Modul Ajar PowerPoint untuk SMK
Modul Ajar PowerPoint untuk SMK
APLIKASI
PRESENTASI
POWERPOINT
SMK FASE E
ZILFA RISNA
PEMERINTAH ACEH
D I N A S P E N D I D I K A N SMK
NEGERI 2 BANDA ACEH
JALAN SULTAN MALIKUL SALEH LHONG RAYA TELP. (0651) 7559561 FAX. (0651)
7559562
E-mail: smkn2bandaaceh56@[Link] Website:
[Link]
1. Informasi Umum
Kata kunci Presentasi, Slide, Microsoft Office, Desain slide, Animasi, Transisi,
Template slide, Grafik Gambar, Teks, Multimedia, Pengajaran,
Pembelajaran, Bisnis, Pendidikan, Komunikasi Visual, Retensi
Informasi, Keterlibatan audiens, Profesionalisme, Keterampilan
teknis.
3. Deskripsi Aktifitas
3.1 Pertemuan 15 – Konektivitas jaringan lokal
PERTEMUAN 1
Pendahuluan
Inti
Kegiatan Inti
A. Penentu Project
1. Peserta didik dan guru sama-sama memperhatikan video tentang jaringan
Powerpoint
2. Peserta didik diminta untuk menyampaikan pendapat tentang video yang
ditampilkan
3. Peserta didik menyampaikan pendapatnya tentang video yang mereka lihat
4. Guru memberikan slide power point tentang sejarah power point
5. Guru memaparkan tentang apa saja sejarah yang terkait dengan
powerpoint
6. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari
3-4 orang untuk presentasi
B. Versi Powerpoint 145 Menit
7. Peserta didik mencari informasi dari beberapa sumber di internet tentang
versi Powerpoint
8. Peserta didik menyampaikan kepada guru tentang versi Powerpoint
9. Guru memberi penguatan terhadap apa yang telah di sampaikan oleh
peserta didik
10. Peserta didik melakukan analisis kebutuhan dalam versi Powerpoint
Slide Pembuka
Tujuan Analisis
Metode Analisis
Identifikasi Stakeholder
Pemetaan Kebutuhan
11. Guru memantau dan memastikan peserta didik memperoleh sumber yang
akurat dalam menentukan versi powerpoint
D. Penyelesaian Tugas
16. Peserta didik melakukan langkah pertama dalam belajar dasar
powerpont
17. Guru memantau keaktifan, kerjasama dan tanggung jawab peserta didik
selama melaksanakan pembuatan tugas
18. Peserta didik dapat mencatat setiap kendala dan
permasalahan yang ditemukan
19. Peserta didik melakukan uji coba pada computer yang telah
disediakan
20. Guru melakukan monitoring terhadap tugas yang sedang dilakukan
peserta didik
21. Peserta didik memulai membuat dasar power point yang sederhana
22. Peserta didik melakukan konfigurasi sederhana melalui fitur yang ada pada
powerpoint
23. Peserta didik melakukan tes koneksi antar computer yang terhubung
24. Peserta didik melakukan Sharing data untuk memastikan koneksi antar
komputer.
E. Penyelesain Tugas
25. Peserta didik berdiskusi bersama guru membahas tentang tugas yang
telah dibuat
26. Peserta didik memaparkan hasil tugas poweroint yang telah dibuat
27. Peserta didik memberikan tanggapan dan masukkan untuk hasil
powerpoint
28. Peserta didik menyampaikan hasil dari tugas powerpointnya
Penutup
1. Peserta didik mengerjakan evaluasi secara mandiri yang akan dinilai oleh guru
setiap proses pembelajaran selesai
2. Peserta didik bersama dengan guru melakukan refleksi kesimpulan kegiatan
pembelajaran yang telah dilakukan dengan memberikan beberapa pertanyaan:
15 Menit
Apa yang anak- anak pelajari hari ini?
Apa yang paling anak-anak sukai dari pembelajaran kita hari ini?
Apa yang belum anak-anak pahami dari kegiatan membuat
Powerpoint hari ini?
3. Guru memberikan penguatan tentang materi
4. Guru menutup pembelajaran dengan berdo’a
3.2 Asesmen
a. Teknik dan bentuk penilaian
No Aspek Teknik Penilaian Bentuk Penilaian
1 Sikap Observasi Lembar Pengamatan
b. Kriteria penilaian
1) Penilaian sikap
No Aspek Skor Keterangan
1 Berpikir Kritis Peserta didik tidak dapat bernalar kritis dalam
1
mengemukakan pendapat/gagasan
Peserta didik dapat sedikit bernalar kritis dalam
2
mengemukakan pendapat/gagasan (50% tepat)
Peserta didik dapat bernalar kritis dalam
3
mengemukakan pendapat/gagasan (75% tepat)
Peserta didik dapat bernalar kritis dalam
4
mengemukakan pendapat/gagasan dengan tepat
2 Kreatif Peserta didik tidak ada kreatifitas dalam pembuatan
1
infografis
Peserta didik sedikit memiliki kreatifitas dalam
2
pembuatan infografis
Peserta didik cukup memiliki kreatifitas dalam
3
pembuatan infografis dengan kurang kreatif
Peserta didik sangat kreatif dalam pembuatan
4
infografis dengan kreatif
3 Mandiri Peserta didik tidak terlibat aktif dalam pembuatan
1
infografis
Peserta didik ikut berperan aktif dalam pembuatan
2
infografis (aktif dalam 50% kegiatan)
Peserta didik berperan aktif dalam pembuatan
3
infografis (aktif dalam 75% kegiatan)
Peserta didik berperan aktif dalam pembuatan
4
infografis
Petunjuk Penskoran :
1. Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4
���� 𝑎� �����
2. Perhitungan skor akhir menggunakan rumus : Nilai = ����� 𝑀𝑎�����𝑎� x4
3. Peserta didik memperoleh nilai :
Nilai Score
2) Soal
ASESMENT SUMATIF
Rumusan penilaian :
Petunjuk Kerja :
Langkah Kerja :
1. Perencanaan
2. Kumpulkan Materi
3. Mulailah dengan Slide Judul
4. Buat Struktur Slide
5. Tambahkan Konten
6. Format dan Desain
7. Tambahkan Animasi dan Transisi
8. Review dan Revisi
9. Simpan dan Bagikan
10. Praktikkan Presentasi
LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN
dst
3.2.4 Glosarium
1. Slide: Halaman individual dalam presentasi PowerPoint yang berisi konten seperti teks,
gambar, atau grafik.
2. Tema: Sekumpulan desain slide yang konsisten dalam gaya, warna, dan tata letak
3. Tata Letak Slide: Susunan elemen-elemen seperti teks dan gambar di dalam slide,
yang dapat dipilih untuk mengatur tampilan slide secara keseluruhan.
4. Transisi: Efek visual yang diterapkan ketika berpindah dari satu slide ke slide
berikutnya dalam presentasi.
5. Animasi: Efek gerakan yang diterapkan pada elemen-elemen di dalam slide,
seperti teks atau gambar
6. Desain Slide: Penampilan visual dari setiap slide dalam presentasi,
termasuk pengaturan font, warna, dan tata letak.
7. Format: Penyesuaian tampilan dan gaya teks, gambar, atau objek lainnya dalam slide,
termasuk ukuran, warna, dan jenis font.
8. Menyimpan: Tindakan untuk menyimpan presentasi PowerPoint dalam
format file yang sesuai, seperti .pptx, untuk digunakan di masa mendatang.
3.2.5 Referensi
Sejarah dan Evolusi Versi PowerPoint Hingga Saat Ini [2022] ([Link])
Microsoft Power Point : Sejarah, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan ([Link])
A. SEJARAH POWERPOINT
Sejarah PowerPoint dimulai pada pertengahan tahun 1980-an ketika perangkat lunak presentasi mulai
berkembang sebagai alternatif untuk presentasi lisan dan materi cetak. Berikut adalah gambaran umum
tentang sejarah PowerPoint:
1. Awal Pengembangan: PowerPoint pertama kali dikembangkan oleh perusahaan perangkat lunak
Forethought, Inc. di bawah kepemimpinan Robert Gaskins dan Dennis Austin pada tahun 1984.
Ini awalnya dirancang untuk komputer Macintosh.
2. Perkenalan Awal: Versi awal PowerPoint, yang disebut "Presenter", pertama kali diperkenalkan
oleh Forethought, Inc. pada tanggal 22 Mei 1985. Ini adalah salah satu program presentasi grafis
pertama yang tersedia secara komersial untuk komputer pribadi.
3. Pengakuisisi oleh Microsoft: Pada tahun 1987, Microsoft membeli Forethought, Inc. dan
mengubah nama "Presenter" menjadi "PowerPoint". Microsoft melihat potensi besar dalam
perangkat lunak ini sebagai bagian dari strategi ekspansi produknya.
4. Perkembangan dan Integrasi: Microsoft terus mengembangkan PowerPoint sebagai bagian dari
paket perangkat lunak Microsoft Office. Ini diintegrasikan dengan aplikasi lain seperti Word
dan Excel, memungkinkan pengguna untuk membuat presentasi yang lebih dinamis dan
terintegrasi.
5. Popularitas dan Penggunaan Luas: PowerPoint menjadi sangat populer di kalangan bisnis,
pendidikan, dan pemerintahan sebagai alat untuk membuat presentasi yang efektif dan
profesional. Ini menjadi standar industri untuk presentasi grafis.
6. Pembaruan dan Inovasi: Seiring berjalannya waktu, PowerPoint terus mengalami pembaruan
dan inovasi. Fitur-fitur baru seperti animasi, transisi, pemformatan lanjutan, dan integrasi
dengan media digital ditambahkan untuk meningkatkan fungsionalitasnya.
7. Perkembangan Versi Terbaru: Microsoft terus merilis versi terbaru PowerPoint dengan fitur-
fitur canggih dan peningkatan kinerja. Penggunaan komputasi awan juga semakin diperluas,
memungkinkan kolaborasi real-time dan akses dari berbagai perangkat.
8. Dampak pada Presentasi Modern: PowerPoint telah mengubah cara presentasi disampaikan dan
dipahami. Ini telah menjadi alat yang sangat penting dalam berbagai bidang, dari bisnis dan
pendidikan hingga pemerintahan dan militer.
Dengan demikian, sejarah PowerPoint mencerminkan perjalanan panjangnya dari pengembangan
awalnya sebagai program presentasi sederhana hingga menjadi salah satu alat presentasi paling populer
dan digunakan secara luas di dunia saat ini.
B. PENGERTIAN POWERPOINT
PowerPoint adalah sebuah perangkat lunak presentasi yang dikembangkan oleh Microsoft
Corporation. Ini adalah salah satu alat presentasi yang paling populer digunakan di dunia,
terutama dalam lingkungan bisnis, pendidikan, dan pemerintahan. PowerPoint memungkinkan
pengguna untuk membuat slide presentasi yang berisi teks, gambar, grafik, animasi, dan elemen
multimedia lainnya untuk menyampaikan informasi dengan cara yang jelas, menarik, dan
mudah dipahami oleh audiens. Dengan PowerPoint, pengguna dapat merancang presentasi
profesional, mengatur isi secara terstruktur, dan menambahkan efek visual untuk meningkatkan
kesan dan efektivitas pesan yang disampaikan. PowerPoint juga menyediakan berbagai fitur
tambahan seperti tata letak slide yang fleksibel, tema yang dapat disesuaikan, transisi animasi,
dan integrasi dengan aplikasi lain seperti Word dan Excel. Ini membuat PowerPoint menjadi
alat yang sangat berguna dalam komunikasi visual, penyajian data, pelatihan, dan banyak lagi.
C. VERSI POWERPOINT
Berikut adalah beberapa versi utama dari Microsoft PowerPoint yang telah dirilis sejak awal
pengembangannya:
1. PowerPoint 1.0 (1987): Versi pertama PowerPoint dirilis sebagai bagian dari paket Microsoft
Office pada tahun 1987 setelah Microsoft mengakuisisi perusahaan Forethought, Inc. Presentasi
ini adalah versi dasar yang berfokus pada dasar-dasar desain slide.
2. PowerPoint 2.0 (1990): Versi ini diperkenalkan dengan sejumlah peningkatan, termasuk fitur
lebih lanjut untuk animasi slide dan dukungan untuk grafik vektor.
3. PowerPoint 3.0 (1992): PowerPoint 3.0 menambahkan fitur-fitur baru seperti tata letak slide
yang lebih fleksibel, kemampuan untuk menyisipkan file multimedia, dan dukungan untuk
warna TrueType.
4. PowerPoint 4.0 (1994): Versi ini menambahkan fitur seperti animasi yang lebih kompleks, efek
suara, dan kemampuan untuk menyisipkan objek OLE (Object Linking and Embedding) ke
dalam slide.
5. PowerPoint 95 (Versi 7.0) (1995): Versi ini memperkenalkan antarmuka pengguna baru yang
lebih modern, dukungan untuk berbagai format file, dan kemampuan untuk menyimpan
presentasi sebagai file HTML.
6. PowerPoint 97 (Versi 8.0) (1997): PowerPoint 97 membawa sejumlah fitur baru termasuk
animasi yang lebih halus, kontrol lebih lanjut atas tata letak slide, dan integrasi dengan Internet
Explorer.
7. PowerPoint 2000 (Versi 9.0): Versi ini menambahkan fitur-fitur baru seperti pembaruan
tampilan, integrasi yang lebih erat dengan Microsoft Office, dan kemampuan untuk menyimpan
presentasi langsung ke format HTML.
8. PowerPoint 2002 (Versi 10.0): Dikenal juga sebagai PowerPoint XP, versi ini menambahkan
sejumlah perbaikan keamanan dan fitur seperti pemeriksaan ejaan otomatis dan kemampuan
untuk mengonversi presentasi ke format file web.
9. PowerPoint 2003 (Versi 11.0): PowerPoint 2003 memperkenalkan sejumlah fitur baru seperti
dukungan untuk animasi kustom, efek gambar, dan kemampuan untuk menyematkan font ke
dalam presentasi.
10. PowerPoint 2007 (Versi 12.0): Versi ini menghadirkan antarmuka pengguna yang disesuaikan
dengan pita (ribbon), integrasi dengan Microsoft Office Fluent, dan fitur seperti tema desain dan
SmartArt.
11. PowerPoint 2010 (Versi 14.0): PowerPoint 2010 menambahkan fitur baru seperti pembaruan
efek visual, kemampuan untuk menyisipkan video langsung dari internet, dan integrasi dengan
layanan penyimpanan cloud.
12. PowerPoint 2013 (Versi 15.0): Versi ini membawa sejumlah peningkatan termasuk desain slide
yang lebih responsif, dukungan untuk presentasi daring, dan kemampuan untuk menyisipkan
gambar 3D.
13. PowerPoint 2016 (Versi 16.0): PowerPoint 2016 menambahkan fitur-fitur seperti real-time
collaboration, kemampuan untuk menyisipkan video online, dan integrasi yang lebih baik
dengan Office 365.
14. PowerPoint 2019: Versi ini menambahkan sejumlah fitur baru termasuk Morph dan Zoom untuk
efek transisi yang halus, kemampuan untuk menyematkan font ke dalam presentasi, dan
integrasi yang ditingkatkan dengan Office 365.
Selain versi-versi utama ini, Microsoft juga terus merilis pembaruan dan perbaikan keamanan untuk
PowerPoint melalui pembaruan daring, memastikan pengguna selalu memiliki akses ke fitur-fitur
terbaru dan yang paling aman.
D. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN POWERPOINT
Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan PowerPoint:
1. Kelebihan:
2. Membuat Presentasi yang Menarik: PowerPoint memungkinkan pengguna untuk membuat
presentasi yang menarik dan visual dengan mudah, menggunakan berbagai fitur seperti
tema, animasi, transisi, dan grafik.
3. Fleksibilitas Desain: Pengguna dapat menyesuaikan desain slide sesuai dengan kebutuhan
dan preferensi mereka, mulai dari pemilihan tema hingga pengaturan tata letak slide.
4. Penggunaan yang Luas: PowerPoint adalah alat yang sangat populer dan digunakan secara
luas di berbagai bidang, seperti bisnis, pendidikan, pemerintahan, dan lain-lain. Ini
membuatnya menjadi alat yang mudah digunakan dan dipahami oleh banyak orang.
5. Integrasi dengan Aplikasi Lain: PowerPoint terintegrasi dengan Microsoft Office suite,
memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengimpor data dari aplikasi lain seperti
Word dan Excel ke dalam presentasi.
6. Kemudahan Berbagi: Presentasi PowerPoint dapat dengan mudah dibagikan dengan rekan
kerja, klien, atau audiens lainnya melalui email, penyimpanan cloud, atau platform berbagi
file.
Kekurangan:
1. Kelebihan Animasi yang Berlebihan: Terlalu banyak menggunakan efek animasi dan
transisi dalam PowerPoint dapat mengalihkan perhatian audiens dari pesan yang sebenarnya
ingin disampaikan.
2. Keterbatasan Kreativitas: Beberapa pengguna merasa terbatas dalam hal kreativitas karena
PowerPoint cenderung membatasi pilihan desain dan tata letak slide.
3. Kesulitan dalam Pengelolaan Konten: Presentasi PowerPoint dengan banyak slide dan
konten yang kompleks dapat sulit untuk dikelola dan diedit, terutama ketika dikerjakan
secara kolaboratif oleh tim.
4. Keterbatasan Aksesibilitas: Beberapa fitur dan desain dalam PowerPoint mungkin tidak
ramah terhadap aksesibilitas, membuatnya sulit diakses bagi individu dengan kebutuhan
khusus.
5. Ketergantungan pada Teknologi: Presentasi PowerPoint memerlukan teknologi untuk
ditampilkan, sehingga rentan terhadap masalah teknis seperti kegagalan perangkat keras atau
perangkat lunak.
Meskipun PowerPoint memiliki kelebihan dan kekurangan, itu tetap menjadi alat yang sangat
berguna dalam menyampaikan informasi dan ide-ide dengan cara yang jelas dan menarik. Itu semua
tergantung pada bagaimana pengguna memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia dan
memperhitungkan kebutuhan audiens mereka.