0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan2 halaman

Prosedur Penanganan Code Grey Rumah Sakit

code grey standar operasional prosedur

Diunggah oleh

septianprananda539
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan2 halaman

Prosedur Penanganan Code Grey Rumah Sakit

code grey standar operasional prosedur

Diunggah oleh

septianprananda539
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

AKTIFASI CODE GREY

No. Dokumen No. Revisi Halaman


SPO/033/I/2025 00 1/2

Ditetapkan Oleh :
Karumkital Dr. dr. Tarmizi Taher

Tanggal terbit
SPO 31/01/2025

dr. Umbar Sarjono, [Link]


Mayor Laut (K) NRP 17279/P
Code Grey merupakan emergensi atas adanya tindakan kekerasan
verbal, kekerasan fisik atau agresitivitas dari pengunjung yang
PENGERTIAN
berpotensi membahayakan keselamatan petugas, mengganggu
pelayanan dan merusak fasilitas Rumkital Dr. dr. Tarmizi Taher.
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk penanganan Code
TUJUAN
Grey (Kejadian Kekerasan).
Berdasarkan Keputusan Kepala Rumah Sakit Dr. dr. Tarmizi Taher
KEBIJAKAN SK/009/I/2025 tentang Daftar Kelompok yang Beresiko terhadap
Tindakan Kekerasan.
1. Petugas yang menyaksikan tindakan kekerasan segera
menghubungi penjagaan bahwa telah terjadi tindakan kekerasan di
lokasi kejadian.
2. Penjagaan mengumumkan/prayen adanya kode grey di lokasi
tertentu melalui pengeras suara.
3. Anggota divisi jaga beserta PAM/Provost jaga menuju lokasi
kejadian.
4. Petugas mengendalikan tindakan kekerasan dengan cara
mendekati pelaku dan menenangkannya.
PROSEDUR
5. Pelaku diamankan petugas ke tempat tersendiri umtuk klarifikasi
permasalahan yang ada.
6. Petugas menghubungi karumkit jika kejadian pada saat jam kerja,
bila di luar jam kerja dikoordinasikan dengan tertua jaga.
7. Bagian terkait menggali informasi penyebab pelaku melakukan
tindakan kekerasan dan melakukan edukasi.
8. Apabila kondisi tidak terkendali perlu menghubungi aparat penegak
hukum terdekat c.q. Pomal Kodaeral II dan Polsek Lubuk
Begalung.
1. Penjagaan
2. PAM
UNIT TERKAIT
3. Provost
4. Semua Unit Terkait

Anda mungkin juga menyukai