SATUAN PENGAMANAN RS.
ANTERO HAMRA
No. Dokumen No. Revisi Halaman
RSUD ANTERO 00 1/2
HAMRA
Ditetapkan oleh:
STANDAR Direktur RSUD Antero Hamra
OPERASIONAL Tanggal Terbit
PROSEDUR
(SOP) [Link] Ayunita . M. Kes
NIP. 19811230 200903 2 001
Suatu kelompok petugas yang dibentuk oleh instansi/badan
usaha untuk melaksanakan pengamanan fisik dalam rangka
menyelenggarakan keamanan dilingkungan/kawasan kerjanya.
Pengamanan fisik yaitu segala usaha dan kegiatan
mencegah/mengatasi timbulnya ancaman dan gangguan
keamanan dan ketertiban dilingkungan instansi terkait secara
PENGERTIAN fisik melalui kegiatan pengaturan, penjagaan dan perondaan
serta kegiatan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan
perusahaan. Pelaksanaan pengamanan dilakukan oleh satpam
yang dikoordinir langsung oleh chief security yang dibantu oleh
komandan regu dalam melaksanakan tugas pengamanan
selama 24 jam dengan kekuatan personil yang disusun dalam
sistem jaga shift.
Menyelenggarakan keamanan dan ketertiban dilingkungan kerja
TUJUAN
Perusahaan Khususnya pengamanan fisik (physical security).
KEBIJAKAN -
PROSEDUR 1. Mengadakan peraturan dengan maksud menegakkan tata
tertib yang berlaku dilingkungan kerja, khusus yang
menyangkut keamanan dan ketertiban atau tugas-tugas
lain yang diberikan oleh pimpinan Perusahaan seperti :
2. Pengaturan Tanda Pengenal pegawai /karyawan
3. Pengaturan penerimaan Tamu
4. Pengaturan parkir kendaraan
5. Melaksanakan penjagaan dengan maksud mengawasi
keadaan atau hal-hal yang mencurigakan disekitar lokasi
kerja dan sekitar tempat tugasnya.
6. Melakukan Perondaan/Patroli sekitar kawasan kerjanya
menurut rute dan waktu yang ditentukan dengan maksud
mengadakan penelitian dan pemeriksaaan terhadap segala
sesuatu yang tidak wajar dan tidak pada tempatnya yang
dapat atau diperkirakan menimbulkan ancaman dan
gangguan serta mengatur kelancaran lalu lintas diluar
kawasan atau sekitar lingkungan Perusahaan.
7. Mengadakan pengawalan Pasien/uang/barang apabila
diperlukan.
8. Mengambil langkah-langkah dan tindakan sementara bila
terjadi tindak pidana
9. Mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP)
10. Menangkap dan memborgol pelakunya (apabila tertangkap
basah)
11. Menolong korban
12. Melaporkan/meminta bantuan setempat secepatnya
13. Memberikan tanda-tanda bahaya atau keadaan darurat
melalui alat-alat alarm atau kejadian lain yang
membahayakan jiwa, badan atau harta benda orang
banyak disekitar Perusahaan serta memberikan
pertolongan dan bantuan penyelamatan
UNIT TERKAIT Seluruh Lingkup Rs. Antero Hamra
PATROLI BERKALA RUMAH SAKIT
No. Dokumen No. Revisi Halaman
RSUD ANTERO 00 1/2
HAMRA
Ditetapkan oleh:
STANDAR Direktur RSUD Antero Hamra
OPERASIONAL Tanggal Terbit
PROSEDUR
(SOP) [Link] Ayunita . M. Kes
NIP. 19811230 200903 2 001
Suatu kelompok petugas yang dibentuk oleh instansi/badan
usaha untuk melaksanakan pengamanan fisik dalam rangka
menyelenggarakan keamanan dilingkungan/kawasan kerjanya.
Pengamanan fisik yaitu segala usaha dan kegiatan
mencegah/mengatasi timbulnya ancaman dan gangguan
keamanan dan ketertiban dilingkungan instansi terkait secara
PENGERTIAN fisik melalui kegiatan pengaturan, penjagaan dan perondaan
serta kegiatan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan
perusahaan. Pelaksanaan pengamanan dilakukan oleh satpam
yang dikoordinir langsung oleh chief security yang dibantu oleh
komandan regu dalam melaksanakan tugas pengamanan
selama 24 jam dengan kekuatan personil yang disusun dalam
sistem jaga shift.
Menyelenggarakan keamanan dan ketertiban dilingkungan kerja
TUJUAN
Perusahaan Khususnya pengamanan fisik (physical security).
KEBIJAKAN -
PROSEDUR 1. Patroli/tugas keliling harus dilaksanakan setiap saat secara
terus-menerus (rutin)
2. Pada malam hari patroli harus dilakukan minimal satu jam
sekali (mulai pada pukul 20.00 s/d 07.00 WIB
3. Pada waktu patroli petugas harus selalu waspada,
mengerti, mengetahui dan menguasai keadaan daerah
kerja/area lokasi, sehingga apabila terjadi hal-hal yang
ganjil atau tidak beres akan diketahui sasarannya
4. Siapkan dan pastikan semua perlengkapan patroli
sebelumnya antara lain : Kunci Control (mechine control),
Senter, Pesawat radio Panggil (HT), Tongkat pemukul,
Borgol
5. Adapun tempat-tempat yang harus mendapatkan perhatian
khusus (sementara waktu) untuk di patrol antara lain : Pintu
depan/masuk dan keluar, Pos Satpam
6. Dalam melakukan patroli agar tidak menggunakan rute
yang tetap dan berhentilah pada tempat-tempat tertentu
7. Pada saat salah seorang petugas jaga yang satu
melakukan patroli, petugas jaga lain harus tetap waspada
ditempat jaganya masing-masing (pos tidak boleh
ditinggalkan dalam keadaan kosong dengan alasan
apapun)
8. Setiap selesai melakukan patroli petugas jaga mencatat
dalam buku monitoring keamanan mengenai
keadaan/situasi pada saat patroli pada waktu itu
9. Hal-hal lain mengenai area yang perlu dikontrol secara
terus-menerus akan diperbaharui sambil menunggu
petunjuk dari pihak manajemen Perusahaan
UNIT TERKAIT Semua Lingkup Rs. Antero Hamra
MENERIMA TAMU
No. Dokumen No. Revisi Halaman
00 1/2
RSUD ANTERO
HAMRA
Ditetapkan oleh:
STANDAR Direktur RSUD Antero Hamra
OPERASIONAL Tanggal Terbit
PROSEDUR
(SOP) [Link] Ayunita . M. Kes
NIP. 19811230 200903 2 001
Suatu kelompok petugas yang dibentuk oleh instansi/badan
usaha untuk melaksanakan pengamanan fisik dalam rangka
menyelenggarakan keamanan dilingkungan/kawasan kerjanya.
Pengamanan fisik yaitu segala usaha dan kegiatan
mencegah/mengatasi timbulnya ancaman dan gangguan
keamanan dan ketertiban dilingkungan instansi terkait secara
PENGERTIAN fisik melalui kegiatan pengaturan, penjagaan dan perondaan
serta kegiatan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan
perusahaan. Pelaksanaan pengamanan dilakukan oleh satpam
yang dikoordinir langsung oleh chief security yang dibantu oleh
komandan regu dalam melaksanakan tugas pengamanan
selama 24 jam dengan kekuatan personil yang disusun dalam
sistem jaga shift.
Menyelenggarakan keamanan dan ketertiban dilingkungan kerja
TUJUAN
Perusahaan Khususnya pengamanan fisik (physical security).
KEBIJAKAN -
PROSEDUR 1. Berikan sapaan terlebih dahulu dengan sikap ramah, sopan
santun simpatik, pada sikap berdiri dengan mengucapkan
“selamat pagi/siang/sore, ada yang bisa dibantu pak/bu.
2. Setelah tamu memberikan tujuan dan identitasnya,
persilahkan tamu duduk diruang yang telah disediakan
3. Segera menghubungi pertelepon orang yang dituju tersebut
dengan mengucapkan : “salam, petugas jaga disini ada
tamu yang ingin menemui Bapak/Ibu …………….dari…….
4. Apabila orang/staf yang dituju mempunyai sekretaris,
sekretaris tersebut harus dihubungi dan diberitahukan
adanya tamu
5. Apabila sudah ada konfirmasi orang yang dituju akan
diterima diruang kerja,ruang tamu, atau masih disuruh
menunggu segera konfirmasikan kepada tamu tersebut
6. Antar/berilah petunjuk mengenai lokasi yang harus dituju
tempat tamu diterima dan mintalah tamu untuk mengisi
buku tamu dan berilah tanda visitor kepada tamu tersebut
7. Dalam keadaan tertentu yang disebut oleh pimpinan,
petugas, jaga wajib mengantar/mengawal tamu sampai
dengan resepsionis, misal :
Tamu tersebut adalah Pejabat tinggi dari suatu instansi
pemerintah
Tamu tersebut adalah karyawan yang mempunyai
masalah kepegawaian
8. Ucapkan terima kasih saat tamu akan meninggalkan kantor
dan mintalah kembali kartu visitor
UNIT TERKAIT Semua Lingkup Rs. Antero Hamra
MENERIMA TELEPON
No. Dokumen No. Revisi Halaman
RSUD ANTERO 00 1/2
HAMRA
Ditetapkan oleh:
STANDAR Direktur RSUD Antero Hamra
OPERASIONAL Tanggal Terbit
PROSEDUR
(SOP) [Link] Ayunita . M. Kes
NIP. 19811230 200903 2 001
Suatu kelompok petugas yang dibentuk oleh instansi/badan
usaha untuk melaksanakan pengamanan fisik dalam rangka
menyelenggarakan keamanan dilingkungan/kawasan kerjanya.
Pengamanan fisik yaitu segala usaha dan kegiatan
mencegah/mengatasi timbulnya ancaman dan gangguan
keamanan dan ketertiban dilingkungan instansi terkait secara
PENGERTIAN fisik melalui kegiatan pengaturan, penjagaan dan perondaan
serta kegiatan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan
perusahaan. Pelaksanaan pengamanan dilakukan oleh satpam
yang dikoordinir langsung oleh chief security yang dibantu oleh
komandan regu dalam melaksanakan tugas pengamanan
selama 24 jam dengan kekuatan personil yang disusun dalam
sistem jaga shift.
Menyelenggarakan keamanan dan ketertiban dilingkungan kerja
TUJUAN
Perusahaan Khususnya pengamanan fisik (physical security).
KEBIJAKAN -
PROSEDUR 9. Segera angkat begitu telpon berdering jangan biarkan
telepon berdering berulang kali
10. Berikan salam dengan mengucapkan “Selamat
pagi/siang/sore Satpam perusahaan ada yang bisa saya
Bantu, dengan siapa kami bicara ?”
11. Setelah penelepon menyebutkan identitasnya kemudian
menginginkan berbicara dengan seseorang didalam, serta
mengucapkan “Dengan (sebutkan sekali lagi nama dan
departemen dari untuk menghindari kesalahan orang yang
dikehendaki ), mohon ditunggu pak/bu
12. Segera hubungi orang yang dimaksud (tekan tombol
“Hallo”) dan tekan nomor extention yang dituju dengan
mengucapkan “selamat pagi/siang/sore Pak/Bu Satpam
jaga disini ada telepon dari ………….(sebutkan identitas
penelpon) bisa diterima Pak/Bu
13. Apabila sudah ada persetujuan, segera sambungkan
telepon, dengan mengucapkan “silahkan” kepada si
penelpon
14. Apabila orang yang dikehendaki tidak ada ditempat atau
keberatan menerima telepon tersebut, segeralah berbicara
dengan si penelpon dengan menutup sementara dan
kembali mengucapkan “maaf Pak/Bu ………..sedang tidak
berada ditempat ada yang bisa saya sampaikan
………….Baik Pak/Bu kami sampaikan terima kasih
15. Apabila si penelpon memberikan pesan, segera catat
semua pesan dalam ”message list form“ dan sampaikan
saat orang yang dimaksud sudah berada ditempatnya
16. Semua telepon yang diterima harus dicatat dalam buku,
”message list form” dengan mencatat : Siapa yang
menelepon, dari mana, untuk siapa, isi berita kapan
diterima (tgl,hari,jam), dan yang menerima
17. Dalam menerima telepon suara harus jelas dan berwibawa,
sehingga mudah didengar, hindari kata-kata dan cara yang
kurang sopan Segera angkat begitu telpon berdering
jangan biarkan telepon berdering berulang kali
18. Berikan salam dengan mengucapkan “Selamat
pagi/siang/sore Satpam perusahaan ada yang bisa saya
Bantu, dengan siapa kami bicara ?”
19. Setelah penelepon menyebutkan identitasnya kemudian
menginginkan berbicara dengan seseorang didalam, serta
mengucapkan “Dengan (sebutkan sekali lagi nama dan
departemen dari untuk menghindari kesalahan orang yang
dikehendaki ), mohon ditunggu pak/bu
20. Segera hubungi orang yang dimaksud (tekan tombol
“Hallo”) dan tekan nomor extention yang dituju dengan
mengucapkan “selamat pagi/siang/sore Pak/Bu Satpam
jaga disini ada telepon dari ………….(sebutkan identitas
penelpon) bisa diterima Pak/Bu
21. Apabila sudah ada persetujuan, segera sambungkan
telepon, dengan mengucapkan “silahkan” kepada si
penelpon
22. Apabila orang yang dikehendaki tidak ada ditempat atau
keberatan menerima telepon tersebut, segeralah berbicara
dengan si penelpon dengan menutup sementara dan
kembali mengucapkan “maaf Pak/Bu ………..sedang tidak
berada ditempat ada yang bisa saya sampaikan
………….Baik Pak/Bu kami sampaikan terima kasih
23. Apabila si penelpon memberikan pesan, segera catat
semua pesan dalam ”message list form“ dan sampaikan
saat orang yang dimaksud sudah berada ditempatnya
24. Semua telepon yang diterima harus dicatat dalam buku,
”message list form” dengan mencatat : Siapa yang
menelepon, dari mana, untuk siapa, isi berita kapan
diterima (tgl,hari,jam), dan yang menerima
25. Dalam menerima telepon suara harus jelas dan berwibawa,
sehingga mudah didengar, hindari kata-kata dan cara yang
kurang sopan
UNIT TERKAIT Semua Lingkup Rs. Antero Hamra