Kokurikuler Program & RPP
Kokurikuler Program & RPP
Mata
Nama Deskripsi Proses Pembelajaran Kompetensi waktu
NO. Pelajaran
Kegiatan Singkat Mendalam yang (JP)
Terkait
dikembangkan
1 “Cahaya Pembentukan • Pendidikan 1. Membangun • Keimanan dan 72
Dhuha: karakter siswa Agama Pemahaman ketakwaan
Memban yang religius, Islam • Kelas 1- 6 (Dilaksanakan terhadap
gun berakhlak • Bahasa saat sholat Dhuha pertama Tuhan Yang
Karakter mulia, serta Indonesia di awal tahun pelajaran) : Maha Esa
Islami berprestasi. • Pendidikan Murid mempelajari secara • Komunikasi.
Melalui Melalalui Pancasila mendalam tentang tata cara • Kemandirian
Kebiasaa kegiatan rutin sholat Dhuha, keutamaan,
n Mulia” pembiasaan dan manfaatnya.
ibadah sholat • Murid memahami makna
Dhuha dan kandungan ayat-ayat Al-
berjamaah, Quran yang dibaca saat
kultum, dan tilawah.
tilawah bersama • Murid mempelajari materi
kultum yang relevan dengan
kehidupan sehari-hari
7. Kreasi dan Aksi
Nyata:
• Siswa melaksanakan sholat
Dhuha berjamaah secara
rutin di sekolah setiap hari
Jumat.
• Kelas 4, 5, dan 6 menulis
dan menyampaikan kultum
sesuai dengan jadwal yang
telah ditentukan, siswa lain
menyimak dengan hikmat.
• Siswa membaca Al-Quran
bersama-sama dengan tartil
dan khusyuk
• Siswa mengamalkan nilai-
nilai agama dalam
kehidupan sehari-hari.
7. Refleksi
• Murid menuliskan
perubahan sikap atau
pelajaran yang mereka
dapat.
• Guru dan murid menyusun
r3encana tindak lanjut
bagaimana akhlak mulia
bisa dipraktikkan secara
konsisten setiap hari.
2 SEHATI Mengajak PJOK: 7. Membangun • Kewargaan 36
– Sehat, semua murid Senam dan Pemahaman dan • Kolaborasi
Harmoni bergerak sehat gerak dasar. Diskusi bermakna • Kesehatan
s, dan melalui senam IPA: Kelas I–III: Guru bercerita
Peduli pagi, makan Mengenal dengan gambar/video tentang
Bumi ocial makanan makanan manfaat olahraga, makan
Slogan: bergizi, dan sehat dan sehat, dan lingkungan bersih.
“Sehat menjaga pentingnya Kelas IV–VI: Diskusi
Bersama, lingkungan kebersihan. kelompok kecil tentang
Sayang tetap bersih. IPS: Kerja hubungan antara tubuh sehat,
Teman, Kegiatan ini sama dan makanan bergizi, dan
Sayang membuat tubuh gotong lingkungan yang terjaga.
Lingkung kuat, hati royong di 7. Kreasi dan Aksi
an” senang, dan masyarakat. Nyata
lingkungan Bahasa • Senam Bersama:
terjaga. Indonesia: Dilaksanakan setiap Selasa
Membuat pagi di lapangan, dipandu
slogan dan guru PJOK atau siswa kelas
menyampaik atas.
an pesan • Sarapan Bersama: Setiap
kampanye. siswa membawa bekal sehat
Senirupa: (buah, sayur, sumber
Membuat protein).
poster • Kampanye Peduli
kampanye Lingkungan Sehat:
lingkungan. • Kelas I–III: Membuat
gambar atau poster
sederhana.
• Kelas IV–VI: Membuat
slogan, poster, dan orasi
singkat.
• Pemeriksana Kesehatan dan
Imunisasi
• Bekerja sama dengan
Puskesmas Srengseng
Sawah dan Dokcil
7. Refleksi
• Murid menuliskan satu hal
yang akan mereka ubah dari
kebiasaan makan
sebelumnya.
• Guru dan murid membuat
kesepakatan “Komitmen
Sehat Mingguan” dan
menindaklanjuti hasil
pemeriksaan kesehatan anak
• Orang tua dilibatkan
melalui surat atau jurnal
siswa.
3 “Literasi Menumbuhkan • Bahasa 1. Menggali Makna dan • Penalaran 36
FunTastic minat baca dan Indonesia Pengalaman Siswa kritis
” kecintaan pada • Seni Rupa • Guru memandu siswa • Kreativitas
literasi pada • Pendidikan memahami isi bacaan, • Komunikasi.
siswa dengan Pancasila karakter, dan nilai moral.
cara yang • PLBJ • Pengenalan jenis karya
menyenangkan sastra, unsur intrinsik dalam
dan interaktif sebuah cerita & teknik
dengan membaca kreatif.
menggabungkan 2. Kreasi dan Aksi Nyata
berbagai o Membaca Bersama (15
kegiatan kreatif menit di dalam kelas, setiap
dan hari Kamis secara massal)
menyenangkan o Murid membuat karya
seperti kreatif :
membaca cerita, • Membuat dan
bermain peran, mendeklamasikan puisi
membuat • Drama mini dari cerita
cerpen, cergam,, buatan sendiri
dan aktivitas • Mendongeng dari cerita
lainnya yang buatan sendiri
berfokus pada • Menari tarian daerah
pengembangan • Menyanyi lagu daerah
keterampilan atau nasional
literasi dasar. • Membuat cerpen dan
cergam
• Kegiatan dilaksanakan
setiap hari Kamis
• Pojok Literasi Ajaib
(Menata pojok baca dengan
dekorasi menarik,
menyediakan buku-buku
beragam)
• Jelajah Literasi: ( murid
mengunjungi perpustakaan
sesuai jadwal, menjelajahi
museum, atau menggunakan
media digital untuk mencari
informasi)
• Membuat laporan kunjungan
perpustakaan atau review
buku
7. Refleksi
• Guru mengajak murid
mengungkapkan perasaan
setelah menampilkan hasil
karyanya serta mengkaitkan
dalam kehidupan sehari-hari
4 “Pelangi Warna-warni • PAI 7. Membangun 36
Budaya” seni dan budaya • Bahasa Pemahaman • Kewargaan
Indonesia hadir Indonesia (Eksplorasi dan • Kreativitas
dalam tarian • Pendidikan Pengenalan Budaya) • Kolaborasi
tradisional serta Pancasila Mengenalkan anak pada
kriya ramah kekayaan budaya Indonesia
lingkungan dari melalui pendekatan
barang bekas menyenangkan dan interaktif
Program ini melalui:
Cerita Budaya Nusantara:
mengajarkan
Guru membacakan cerita
anak-anak
rakyat atau legenda dari
mengenal, berbagai daerah (misalnya
mencipta, dan Malin Kundang, Timun Mas,
mencintai dll).
budaya bangsa. Mengenal Tarian Daerah:
Anak-anak diperkenalkan
pada berbagai tarian
tradisional (gerakan dasar,
asal daerah, dan maknanya).
Seni dan Lingkungan:
Diskusi ringan tentang barang
bekas — dari mana asalnya,
dan mengapa penting
mendaur ulang.
Menonton dan Mengamati:
Menonton video pendek
tentang tarian dan kriya dari
daerah-daerah Indonesia.
7. Kreasi dan Aksi
Nyata (Praktik dan
Penciptaan Karya)
Mendorong anak berkreasi,
mengekspresikan diri, dan
menerapkan pemahaman
budaya serta kepedulian
lingkungan.
Belajar Menari Bersama:
Anak-anak mempelajari
gerakan sederhana dari tarian
tradisional pilihan (misalnya
Tari Piring, Saman Mini, dll).
Kriya dari Barang Bekas:
Anak membuat kerajinan
tangan dari bahan daur ulang
(contoh: topeng dari kardus
bekas, alat musik dari botol
plastik, hiasan khas daerah
dari kertas/kain perca).
Pentas Mini Pelangi
Budaya:
Anak menampilkan tarian dan
memamerkan hasil kriyanya
dalam event sebelum
pembagian rapot
7. Refleksi
(Pemaknaan dan
Ekspresi Diri)
Mengajak anak menyadari
makna dari kegiatan yang
telah dilakukan serta
menanamkan nilai-nilai
budaya dan keberlanjutan.
Cerita Pengalaman:
Anak diajak menceritakan
bagian yang paling disukai
dari proses belajar.
Jurnal Gambar atau Cerita
Mini:
Anak membuat gambar atau
menulis cerita pendek tentang
pengalaman menari, membuat
kriya, atau budaya yang
paling berkesan.
Kegiatan “Apa Aku Pelajari?”
Anak menyebutkan 1-2 hal
baru yang dipelajari tentang
budaya dan cara menjaga
lingkungan.
5 “Senyum Mengumpulkan • PAI 1. Menggali Makna dan • Keimanan 36
Mijel: sedekah mijel • Bahasa Pengalaman Siswa dan
Sedekah secara rutin Indonesia • Memberikan ketakwaan
untuk untuk • Pendidika pemahaman tentang terhadap
Bumi dan membantu yang n bahaya mijel bagi Tuhan Yang
Sesama” membutuhkan Pancasila lingkungan bila dibuang Maha Esa
dan mencegah sembarangan • Kewargaan
pencemaran • Diskusi makna sedekah • Kesehatan
lingkungan dan manfaat ocial.
lingkungan 2. Kreasi dan Aksi Nyata
• Mengumpulkan
sedekah mijel dari
murid
• Menyalurkan bantuan
kepada yang
membutuhkan
Bekerjasama dengan
Rumah Sosial Kutub
7. Refleksi
Murid menulis pengalaman
dan nilai yang dipetik.
6 7 pembentukan PAI 1. Menggali Makna dan • Keimanan 36
Kebiasa karakter murid Pendidikan Pengalaman Siswa dan
an Anak melalui Pancasila Pendidik mengajak ketakwaan
Indonesi pembangunan PJOK murid terhadap
IPAS mendiskusikan Tuhan Yang
a Hebat pembiasaan
kegiatan 7 Maha Esa
positif yang
• Kewargaan
dilakukan Kebiasaan Anak
• Kesehatan
secara rutin, Indonesia Hebat •
konsisten, dan 2. Kreasi dan Aksi Nyata:
terencana. Murid melaksanakan 7
Ketujuh Kebiasaan Anak Indonesia
kebiasaan Sehat yang meliputi :
tersebut 1) Bangun pagi;
meliputi: 1) 2) Beribadah;
Bangun pagi; 3) Berolahraga;
2) Beribadah; 4) Makan sehat dan
3) bergizi; 5) Gemar
Berolahraga; belajar;
4) Makan 6) Bermasyarakat, dan
sehat dan 7) Tidur Cepat.
bergizi; 5)
Gemar belajar; Murid mengisi jurnal
6) 7KAIH
Bermasyarakat
, dan 7) Tidur 3. Refleksi
Cepat. Guru dan Murid
mengevaluasi jurnal yang
diisi
7 Klub mengembangk Bahasa 1. Menggali Makna dan Kreativitas 20
Mengara an kemampuan Indonesia Pengalaman Siswa
ng menulis kreatif Senirupa Diskusi manfaat Kemandirian
siswa. Kegiata Pendidikan menulis dan berbagi
Pancasila cerita.
n ini biasanya Komunikasi
berfokus pada Menjelaskan kaidah
berbagai jenis dasar menulis
tulisan seperti (struktur, bahasa,
cerita pendek, ide).
puisi, dan
karya Membaca contoh
jurnalistik. Tuj karya tulis dari
uannya adalah berbagai sumber.
untuk
meningkatkan 2. Kreasi dan Aksi Nyata:
imajinasi, Menentukan topik dan
kosakata, dan genre (cerita pendek, puisi,
kemampuan esai).
berpikir kritis Menulis draft pertama.
siswa melalui Peer review (saling
kegiatan memberikan masukan).
menulis yang Revisi dan finalisasi
menyenangkan karya.
. Menampilkan karya di
majalah dinding sekolah
atau pameran literasi.
3. Refleksi
Siswa menuliskan
pengalaman dan pelajaran
yang dipetik.
Diskusi kesulitan dan
solusi dalam proses
menulis.
h. Asesmen
Formatif: Teknik observasi dengan instrumen catatan anecdotal
Catatan guru
Nama murid
Kewargaan Kolaborasi Kesehatan
c. Praktek Pedagogis
Eksplorasi Konsep: Guru memfasilitasi pemahaman tentang manfaat senam,
sarapan sehat, dan lingkungan bersih.
Kolaborasi: Siswa bekerja sama dalam senam bersama, sarapan sehat, dan aksi
kebersihan.
Kreasi: Siswa membuat ide kampanye peduli lingkungan sederhana.
Refleksi: Siswa menyampaikan pengalaman dan pelajaran yang diperoleh.
d. Lingkungan Bel ajar
Ruang kelas atau perpustakaan yang nyaman.
Media: buku cerita, kertas, alat tulis, LCD projector (jika ada).
e. Kemitraan
Internal: Guru PJOK, guru kelas, OSIS/ekstrakurikuler kesehatan.
Eksternal: Puskesmas setempat, komunitas pecinta lingkungan.
f. Pemanfaatan digital
Laptop, LCD, speaker untuk menampilkan cerita atau puisi inspiratif.
G Kegiatan Pembelajaran (2JP/70 menit)
Pendhuluan (10 menit)
Guru memberi salam, motivasi, dan tujuan kegiatan.
Apersepsi: tanya siswa tentang buku/cerita yang mereka sukai.
Kegiatan Inti – Deep Learning & PJBL (50 menit)
1. Membaca Bersama (15 menit)
2. Menulis Kreatif (15 menit) – pantun, puisi, cerpen singkat.
3. Membacakan/Mendongeng (20 menit) – siswa menyampaikan karyanya.
Penutup (10 menit)
Refleksi: siswa menyebutkan pesan dari karya yang dibacakan.
Apresiasi karya siswa.
h. Asesmen
Formatif: Teknik observasi dengan instrumen catatan anecdotal
Catatan guru
Nama murid
Kewargaan Kreativitas Komunikasi
c. Praktek Pedagogis
Eksplorasi konsep keragaman budaya.
Kolaborasi membuat mini pertunjukan atau pameran budaya.
Kreasi dalam bentuk lagu, tarian, pakaian tradisional, atau kerajinan.
Refleksi pengalaman.
d. Lingkungan Bel ajar
Ruang kelas atau perpustakaan yang nyaman.
Media: laptop, sound system, Alat musik sederhana, kostum, gambar budaya.
e. Kemitraan
Internal: Guru PJOK, guru kelas, OSIS/ekstrakurikuler kesehatan.
Eksternal: Puskesmas setempat, komunitas pecinta lingkungan.
f. Pemanfaatan digital
Laptop, LCD, speaker untuk menampilkan cerita atau puisi inspiratif.
G Kegiatan Pembelajaran (2JP/70 menit)
1. Orientasi & Eksplorasi (Pendahuluan, ±15 menit)
Guru memperkenalkan proyek Pelangi Budaya dan tujuan pembelajaran.
Apersepsi: Menampilkan gambar/video tarian dan kriya dari berbagai daerah.
Diskusi singkat: “Apa yang kalian ketahui tentang budaya Indonesia dan cara
menjaga lingkungan?”
2. Penyelidikan & Kreativitas (Inti, ±60 menit)
a. Eksplorasi Budaya
Membaca dan mendiskusikan cerita rakyat/legenda.
Mengenal tarian tradisional: asal daerah, makna, gerakan dasar.
b. Proyek Kreatif (PJBL)
Kelompok membuat tarian mini (contoh: Tari Piring atau Tari Saman Mini).
Membuat kriya dari barang bekas: topeng, alat musik, hiasan khas daerah.
Setiap kelompok merencanakan, membagi tugas, dan bekerja sama dalam
proyek.
c. Observasi & Refleksi Mendalam (Deep Learning)
Siswa mendiskusikan alasan memilih gerakan/kriya tertentu dan
hubungannya dengan budaya & lingkungan.
Guru membimbing pertanyaan berpikir kritis: “Mengapa penting
melestarikan budaya? Bagaimana barang bekas bisa bermanfaat?”
3. Presentasi & Pentas Mini (±20 menit)
Setiap kelompok menampilkan tarian dan memamerkan hasil kriya.
Siswa lain memberikan apresiasi dan umpan balik positif.
4. Refleksi & Penilaian (±15 menit)
Jurnal atau cerita mini: siswa menulis/gambar pengalaman, pelajaran baru,
dan makna budaya.
Diskusi “Apa yang aku pelajari dan bagaimana aku bisa menerapkannya?”
Guru menilai berdasarkan pengetahuan, keterampilan, sikap, kolaborasi,
dan kreativitas.
Refleksi
Apresiasi karya siswa.
h. Asesmen
Formatif: Teknik observasi dengan instrumen catatan anecdotal
Catatan guru
Nama murid
Kewargaan Kreativitas Komunikasi
B. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu memahami makna sedekah dan kepedulian lingkungan,
melaksanakan kegiatan sedekah mijel secara ikhlas, menjaga kebersihan diri dan
lingkungan, serta merefleksikan manfaat berbagi untuk sesama dan bumi.
c. Praktek Pedagogis
Menggunakan model PJBL berbasis service learning, di mana siswa belajar melalui
aksi nyata memberi manfaat pada orang lain dan lingkungan.
d. Lingkungan Bel ajar
Dilaksanakan di kelas, halaman sekolah, dan area pengumpulan sedekah mijel.
Lingkungan diatur bersih dan tertib.
e. Kemitraan
Melibatkan guru PAI, PPKn, komite sekolah, dan pihak penerima manfaat sedekah.
f. Pemanfaatan digital
Laptop, LCD, speaker untuk menampilkan cerita atau puisi inspiratif.
G Kegiatan Pembelajaran (1JP/35 menit)
Pendahuluan (5 menit)
Guru menjelaskan konsep sedekah mijel (sedekah makanan, barang, atau tanaman kecil)
serta pentingnya menjaga lingkungan.
Kegiatan Inti – Deep Learning & PJBL (25 menit)
4. Siswa membawa sedekah sesuai kesepakatan dan membantu membersihkan
area sekolah..
Penutup (5 menit)
Refleksi: Diskusi tentang pengalaman berbagi dan menjaga bumi.
h. Asesmen
Formatif: Teknik observasi dengan instrumen catatan anecdotal
Catatan guru
Nama murid
Kewargaan Kreativitas Komunikasi
Formatif: Observasi sikap peduli dan kerjasama.
Nama Murid Kewargaan Kolaborasi Keimanan & Ketakwaan
Sumatif (Rubrik Kegiatan Sedekah):
Aspek Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1
Sangat peduli dan Kurang
Kewargaan Cukup peduli Tidak peduli
aktif peduli
Bekerja sama sangat Tidak bekerja
Kolaborasi Cukup baik Kurang baik
baik sama
Mengaitkan sedekah
Keimanan & Cukup Kurang Tidak
dengan ajaran agama
Ketakwaan mengaitkan mengaitkan mengaitkan
secara jelas
Komponen Deskripsi
Dimensi Profil Pelajar
Kreativitas, Kemandirian, Komunikasi
Pancasila
Tujuan Pembelajaran 1) Menghasilkan karya tulis fiksi/nonfiksi yang orisinal dan
menarik.
2) Menyelesaikan proses menulis secara mandiri dengan
Komponen Deskripsi
pengelolaan waktu yang baik.
3) Menyampaikan ide dan karya secara lisan/tulisan secara jelas,
santun, dan terstruktur.
“Jika kamu bisa menjadi tokoh dalam cerita, siapa kamu dan apa
Pertanyaan Pemantik
yang akan kamu lakukan?”
Ruang literasi/kelas kondusif, papan ide, perpustakaan, platform
Lingkungan Belajar
digital sederhana (Google Docs/Padlet).
Kemitraan Guru Bahasa Indonesia (teknik menulis), Guru Seni Budaya
Pembelajaran (ilustrasi cerita), Pustakawan (referensi bacaan).
B. Sintaks PJBL
Tahap Aktivitas Guru & Siswa Produk/Output
Guru memaparkan tujuan dan contoh karya,
1. Orientasi Proyek Ide awal cerita
memancing ide dengan pertanyaan pemantik.
[Link] Siswa menentukan tema, genre, dan membuat
Draft outline
Proyek outline cerita.
[Link] Siswa mencari referensi bacaan, melakukan Catatan ide dan
Informasi diskusi kelompok. referensi
4. Pembuatan
Siswa menulis karya (fiksi/nonfiksi). Naskah cerita
Produk
Siswa melakukan peer review, merevisi karya
5. Revisi & Editing Naskah final
berdasarkan masukan.
6. Presentasi Siswa membacakan atau menceritakan karya
Presentasi karya
Produk di depan kelas.
Siswa menulis jurnal refleksi proses menulis
7. Refleksi Jurnal refleksi
dan pembelajaran yang didapat.
C. Instrumen Penilaian
Teknik
No Kompetensi Indikator Instrumen
Penilaian
1 Kreativitas Ide orisinal, alur memikat, tokoh Analisis karya Lembar analisis
Teknik
No Kompetensi Indikator Instrumen
Penilaian
unik karya
Menyelesaikan karya tepat waktu
2 Kemandirian Observasi Catatan guru
dengan sedikit bantuan
Presentasi jelas, santun, dan Observasi Lembar penilaian
3 Komunikasi
interaktif presentasi presentasi
D. Rubrik Penilaian
Formatif:
Skor Kreativitas Kemandirian Komunikasi
Menampilkan ide yang orisinal, Menyelesaikan tugas menulis Menyampaikan ide dengan
4 menarik, dan memanfaatkan tanpa bantuan, mengatur waktu jelas, terstruktur, dan
beragam teknik penulisan. dengan sangat baik. percaya diri.
Ide cukup bervariasi, masih ada Menyelesaikan tugas dengan Menyampaikan ide cukup
3 unsur umum, teknik penulisan sedikit bantuan, pengaturan waktu jelas, terkadang kurang
cukup baik. cukup baik. terstruktur.
Menyampaikan ide kurang
Ide kurang bervariasi, teknik Membutuhkan banyak bantuan
2 jelas dan kurang
penulisan sederhana. untuk menyelesaikan tugas.
terstruktur.
Ide meniru sepenuhnya, tidak Tidak dapat menyelesaikan tugas Tidak mampu
1
ada variasi. meski dibantu. menyampaikan ide.