FRAUD
kesalahan dilakukan dengan sengaja dan ada tujuan khusus yang hendak dicapai misalnya
untuk keuntungan pribadi, maka perbuatan tersebut adalah fraud (BPKP, 2008).\
Fraud Tree atau Pohon Fraud sebagai gambaran pola atau skema fraud yang mungkin
terjadi di org yang mungkin terjadi di organisasi.
49 jenis skema fraud yang di kelompokkan dalam 3 kategori utama yaitu korupsi
(corruption), penyalahgunaan aset (asset misappropriation) dan kekeliruan penyajian
laporan keuangan fraudulent misstatement ).
Pada cabang korupsi, sesuai dengan bagan Fraud Tree di atas terdapat empat ranting yaitu
conflicts of interest atau konflik kepentingan, bribery atau penyuapan, illegal gratuities atau
gratifikasi ilegal, dan economic extortion atau pemerasan ekonomi.
Asset misappropriation misappropriation atau penyalahgunaan atau pengambilan aset
secara ilegal biasanya dilakukan oleh pihak yang secara hukum mempunyai kewenangan
untuk mengelola dan mengawasi aset tersebut.
Asset misappropriation dibedakan menjadi cash dan non-cash yang masing-masing
mempunyai ranting-ranting yang lebih rinci.
dalam bentuk cash sesuai dengan teori ini dibedakan menjadi tiga bentuk yaitu skimming,
larceny dan fraudulent disbursement
skimming, cash atau uang “digelapkan” sebelum masuk ke organisasi. Larceny , uang diambil
secara ilegal setelah uang tersebut masuk ke organisasi. Sedangkan fraudulent
disbursement , pelaku fraud melakukan kejahatan saat proses pencatatan dilakukan.