0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan2 halaman

Kriteria Pasien Isolasi TB Paru

Dokumen ini menetapkan kriteria pasien untuk isolasi TB Paru di RSUD Kota Serang, bertujuan untuk mencegah penularan penyakit. Pasien yang harus diisolasi termasuk yang memiliki TB Paru aktif dengan komplikasi, TB MDR, dan suspect TB Paru, sementara pasien yang tidak perlu diisolasi adalah mereka yang telah sembuh dari TB dan tidak menunjukkan gejala. Prosedur juga mencakup pertimbangan klinis untuk pasien di luar kriteria serta rujukan untuk pasien dengan resistensi terhadap Rifampicin.

Diunggah oleh

Inke Indah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan2 halaman

Kriteria Pasien Isolasi TB Paru

Dokumen ini menetapkan kriteria pasien untuk isolasi TB Paru di RSUD Kota Serang, bertujuan untuk mencegah penularan penyakit. Pasien yang harus diisolasi termasuk yang memiliki TB Paru aktif dengan komplikasi, TB MDR, dan suspect TB Paru, sementara pasien yang tidak perlu diisolasi adalah mereka yang telah sembuh dari TB dan tidak menunjukkan gejala. Prosedur juga mencakup pertimbangan klinis untuk pasien di luar kriteria serta rujukan untuk pasien dengan resistensi terhadap Rifampicin.

Diunggah oleh

Inke Indah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SPO KRITERIA PASIEN ISOLASI TB

PARU
No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
RSUD KOTA SERANG
Jln. Kp. Baru Penancangan- 1/4
Cipocok Jaya
Tanggal Terbit : Ditetapkan,

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. H. Mu’ammar, M.H
NIP. 19801222 201001 1 005

Pemisahan ruang isolasi pasien dengan penyakit transmisi airborne


PENGERTIAN
berdasarkan kriteria pasien.
1. Menempatkan pasien sesuai dengan transmisi penyakit airborne
TUJUAN
2. Menghindari terjadinya penularan TB Paru pada pasien lain
1. Permenkes No. 27 Tahun 2017 tentang Pedoman Pencegahan
dan Pengendalian Infeksi di Fasyankes
KEBIJAKAN
2. Keputusan Direktur tentang Pedoman Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi di RSUD Kota Serang
A. Kriteria pasien TB Paru yang masuk ruang isolasi:
1. TB Paru aktif dengan gangguan oksigenasi dan hemodinamik
2. TB Paru aktif dengan haemaptoe
3. TB Paru aktif dengan penyakit lain yang memutuhkan pengawasan
4. TB MDR (Multi Drug Resistance)
5. Suspect TB Paru
6. Pasien TB Paru Pengobatan <2 minggu
7. Pasien TB Paru Pengobatan >2 minggu dgn kriteria: lansia, anak,
pasien dengan kondisi immunocompromised, konsumsi
imunosupresan dan konsumsi OAT tidak teratur
8. TB Paru relapse
9. TB SO/TB RO (Rujuk)

B. Bagi pasien dengan TB yang sudah menjalani pengobatan 2-3


minggu pastikan:
PROSEDUR 1. Usia pasien (anak/lansia), komorbid, pasien kanker
2. Apakah pasien minum obat immunosupresan atau tidak
3. Apakah pasien tersebut teratur minum OAT atau tidak (sesuai
dosis dan durasi)

C. Jika ada pasien di luar kriteria di atas, maka akan dilakukan


pertimbangan klinis oleh DPJP
D. Jika TCM menunjukan hasil resisten terhadap Rifampicin,
maka pasien dirujuk ke Rumah Sakit yang sudah ditunjuk
sebagai pengelola pasien TB RO (RSUD Banten dan RSUD
Dr. Drajat).
E. Kriteria Pasien yang tidak perlu masuk ruang isolasi:
1. Pasien dengan riwayat pengobatan TB Paru tuntas dan tidak
menunjukkan gejala klinis
2. Pasien TB Ekstra Paru
3. Pasien TCM Negatif dan Rontgen Paru bersih
1
SPO KRITERIA PASIEN ISOLASI TB
PARU
No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
RSUD KOTA SERANG
Jln. Kp. Baru Penancangan- 05.02.735.2022 01 1/4
Cipocok Jaya
Tanggal Terbit : Ditetapkan,

STANDAR
PROSEDUR 10 Februari 2025
OPERASIONAL
dr. H. Mu’ammar, M.H
NIP. 19801222 201001 1 005

1. IGD
2. IGM & Ruang Bersalin

UNIT TERKAIT 3. Ruang Rawat Inap


4. Ruang Intensive
5. Rawat Jalan

Anda mungkin juga menyukai