Nomor 1.
Soal
Diagram berikut menampilkan data mengenai populasi hasil belajar murid di dua sekolah, yaitu A
dan B, pada tahun 2023 berdasarkan tingkat kemampuan murid kelas 12 saat tes akhir semester 1.
Diketahui populasi murid kelas 12 di Sekolah A adalah 350 orang, sedangkan di Sekolah B adalah
475 orang.
Semua siswa di atas standar dan berprestasi dari kedua Sekolah disarankan untuk mengikuti kelas
khusus. Jika kapasitas satu kelas hanya bisa menampung 20 siswa, maka jumlah kelas yang
diperlukan adalah …
A. 13
B. 14
C. 15
D. 16
E. 17
Pembahasan Jawaban: D
Pembahasan:
Sekolah A = 34/100×350=119
Sekolah B = (32+8)/100×475=190
Jumlah kelas = (119+190)/20==15.45 ≈16
Jadi jawabannya adalah D
Materi Problem Based Test (PBT)
Nomor 2.
Soal Berikut ini adalah hasil pengamatan Rusli terhadap banyaknya kendaraan yang melewati
dua jalan yang berbeda di siang hari.
Diketahui bahwa total kendaraan yang melintas di Jalan Suratman adalah 120. Sedangkan
kendaraan yang melintas di Jalan Warjito adalah sebanyak 180 kendaraan. Banyak
kendaraan tersebut adalah hasil pengamatan selama 2 jam.
Perbandingan Motor yang melintas di jalan Suratman dengan banyaknya motor atau sepeda
yang melintas di Jalan Warjito adalah ….
A. 12 : 5
B. 9 : 4
C. 2 : 7
D. 8 : 11
E. 9 : 14
Pembahasan Jumlah kendaraan di Jalan Suratman: 120
Jumlah kendaraan di Jalan Warjito: 180
Persentase motor di Jalan Suratman: 60%
Persentase motor di Jalan Warjito: 15%
Persentase sepeda di Jalan Warjito: 40%
60 × 120 = 3 × 120 = 72
Jumlah motor di Jalan Suratman: 100 5
Jumlah motor di Jalan Warjito: 15 × 180 = 3 × 180 = 27
100 20
40
Jumlah sepeda di Jalan Warjito: 100 × 180 = 25 × 180 = 72
Perbandingannya menjadi 72 : (27+72) = 72 : 99
Disederhanakan menjadi 8 : 11
Materi Problem Based Test (PBT)
Nomor 3.
Soal
Hasil olah data [Link] atas survei Potensi Desa (Podes) mendapati, secara nasional terjadi peningkatan UMK
kain dan tenun sebesar 3,8 persen tiap tahun. Persisnya, jika tahun 2014 berjumlah 233.025 unit, empat tahun
berikutnya mencapai 270.108 unit usaha.
Peningkatan tertinggi terdapat di Maluku dengan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 49,63 persen. Dari 81 unit
usaha (2014) menjadi 406 UMK kain dan tenun (2018). Papua di peringkat kedua dengan rata-rata pertumbuhan
tahunan 17,1 persen. Tahun 2014 berjumlah 275 menjadi 705 unit usaha (2018). Meski peningkatan pertumbuhan
terdapat di Maluku dan Papua, tetapi jika berbicara jumlah, Jawa dan Nusa Tenggara masih menguasai sektor ini.
Tahun 2018, masing-masing berjumlah 125.722 dan 75.549 unit usaha.
Menyelisik lebih dalam, terdapat 5 kabupaten/kota dengan jumlah UMK kain dan tenun tertinggi tahun 2014 dan
2018. Menariknya, tahun 2014 wilayah dengan unit usaha tertinggi bervariasi dari Indonesia Barat hingga Timur.
Misalnya saja, Kabupaten Pekalongan (16.999), Kabupaten Ogan Ilir (10.577), Kabupaten Tasikmalaya (9.324),
hingga Sikka (7.741). Hal berbeda terjadi empat tahun selanjutnya. Jumlah UMK kain dan tenun tertinggi didominasi
oleh Indonesia Timur hingga 4 dari 5 berasal dari tanah timur. Meski masih menduduki peringkat pertama dengan
jumlah UMK tenun dan kain tertinggi. Namun, jumlah unit usaha di Kabupaten Pekalongan mengalami penurunan
sebesar 1.841 unit menjadi 15.158 tahun 2018.
Apa yang menyebabkan jumlah unit usaha di Pekalongan mengalami penurunan?
A. Pekalongan menduduki peringkat pertama dengan jumlah UMK tenun dan kain tertinggi.
B. Jumlah UMK kain dan tenun tertinggi didominasi oleh Indonesia Timur.
C. A dan B salah.
D. A dan B benar.
E. Tidak ada jawaban yang benar.
Pembahasan Pembahasan:
Alasan jumlah unit usaha di Pekalongan mengalami penurunan tidak dijelaskan dalam artikel
sehingga jawaban A dan B tidak benar.
Jawaban: C
Materi Problem Based Test (PBT)
Nomor 4.
Soal Diskon bulanan pada tanggal cantik di toko sepatu Shopec untuk flat shoes adalah sebagai berikut :
Data penjualan manakah yang dapat membentuk sudut 90°?
A. Maret
B. April
C. Mei
D. Juni
E. Juli dan Agustus
Pembahasan 90º/360º x100%
= ¼ x 100%
= 25%
25% adalah diskon pada bulan Mei
Materi Problem Based Test (PBT)
Nomor 5.
Soal Bacalah Soal Berikut
Statistik Harga Produsen Pertanian Subsektor Tanaman Pangan, Hortikultura dan Tanaman Perkebunan Rakyat 2020
yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik mencatat, rata-rata harga nasional kopi biji kering yaitu Rp 20,404
per kilogram. Harga rata-rata ini mengacu pada Arabika atau Robusta sekaligus.
Hasil olah data Lokadata mendapati, terdapat 10 provinsi dengan rata-rata harga kopi biji kering di tingkat petani
yang termurah. Provinsi Riau misalnya, hanya Rp11.115 per kilogram, disusul dengan Kalimantan Utara Rp12.000
per kilogram. Ada juga kopi biji kering dari Jawa Barat yaitu Rp17.327 per kilogram.
Kalau melihat rentang harga kopi termurah di 10 daerah tersebut, bisa dilihat bahwa rata-rata wilayah tersebut
memproduksi kopi Robusta yang harganya memang lebih murah dibanding Arabika. Dari Bengkulu, Jambi,
Sumatera Selatan hingga Lampung memang menjadi sentra produksi Robusta.
Ada catatan untuk Jawa Barat yang terlihat aneh karena masuk dalam peringkat 10 termurah, padahal provinsi ini
dikenal sebagai lumbung Arabika. Data Dinas Perkebunan Jawa Barat menunjukkan bahwa area tanam Robusta
masih cukup luas, yakni 14.446 hektare (2016), tapi luasannya terus menurun.
sumber: [Link]
Diketahui a,b dan c berturut- turut adalah harga kopi per kg di Provinsi Lampung, Bengkulu dan Jambi. Pernyataan
yang benar di bawah ini adalah….
A. a>c>b
B. a<c>b
C. a=c<b
D. b-a<b-c
E. b-a>c-a
Pembahasan Jawaban: E. b-a>c-a
PEMBAHASAN
Diketahui:
harga satu kilo kopi di Lampung=a=Rp 15.313
harga satu kilo kopi di Bengkulu=b=Rp 15.847
harga satu kilo kopi di Lampung=c=Rp 15.635
Ditanyakan:
Pernyataan yang benar dari opsi jawaban yang tersedia.
Jawab:
Cek kebenaran opsi A, B dan C (salah)
Urutan nilai terkecil ke terbesar berturut- turut adalah a,c dan b. Sehingga, jika ketiganya
akan dituliskan dengan tanda pertidaksamaan akan menjadi:
a<c<b atau b>c>a
Maka dapat dipastikan bahwa opsi A, B dan C salah.
Cek kebenaran opsi D (salah)
b-a … b-c
15.847-15.313… 15.847-15.635
534> 212
Cek kebenaran opsi E (BENAR)
𝑏-𝑎 … 𝑐-𝑎
15 . 847 - 15 . 313 … 15 . 635 - 15 . 313
534 > 322
Materi Problem Based Test (PBT)
Nomor 6.
Soal Bacalah teks berikut untuk mengerjakan soal ini!
Melalui pengolahan data lebih rinci, kami menemukan 10 wilayah dengan pengeluaran non-
makanan tertinggi di Indonesia, rata-rata di atas 60 persen. Kesepuluh wilayah tersebut didominasi
kota-kota besar di Pulau Jawa. Hanya ada dua wilayah di luar Jawa, yaitu Kota Gorontalo dan Kota
Baubau, keduanya di Sulawesi. Selain itu, hanya ada satu wilayah kabupaten yang menyelusup di
antara kota-kota, yaitu Kabupaten Sleman di Yogyakarta.
Ternyata, 10 wilayah ini memiliki pola belanja serupa. Bagian terbesar pengeluaran non-pangan
dihabiskan untuk spending di bidang perumahan dan fasilitas rumah tangga. Kota Surabaya tercatat
sebagai wilayah dengan porsi pengeluaran untuk perumahan yang terbesar, yaitu 50 persen, disusul
Jakarta Selatan dengan alokasi 48 persen. Yang juga menarik, warga di 10 kota/ kabupaten ini
membelanjakan lebih banyak uangnya untuk perawatan tubuh (personal care) ketimbang pakaian.
Rata-rata, belanja personal care mencapai 7,2 persen dibandingkan dengan pakaian yang hanya
lima persen.
Satu satunya wilayah dengan persentase pengeluaran yang tinggi untuk keuangan adalah Kota
Denpasar. Di daerah ini, pengeluaran untuk jasa keuangan mencapai sembilan persen dari total
pengeluaran non-pangan pada 2019. Riset DBS Group Research Indonesia (2019) memperkirakan,
10 tahun mendatang, pengeluaran orang Indonesia akan mencapai AS $1,2 triliun, dengan porsi
terbesar untuk perumahan dan fasilitas rumah tangga (AS $304 miliar), diikuti oleh belanja makanan
dan minuman (AS $218 miliar).
Sumber: [Link]
Jika luas lingkaran rata-rata pengeluaran per orang per bulan Kota Bandung adalah pi maka berapa luas lingkaran
kota baubau?
A. 0,36
B. 1,44
C. 1, 44pi
D. 0, 36* pi
E. 1, 2* pi
Pembahasan Jawaban : D. 0,36πpi
Pembahasan:
Diketahui
= rata-rata pengeluaran per orang per bulan kota Bandung =2 juta
rata-rata pengeluaran per orang per bulan kota Baubau =1,2 juta
Ditanyakan :
𝐿𝑂
𝐵𝐵 = luas lingkaran kota Baubau
Jawab
2
𝐿𝑂
𝐵 = 𝜋𝑟
𝜋 = 𝜋𝑟2
𝑟2 = 1
𝑟=1
Karena r=1 maka diameternya adalah , artinya =r Analogi degan
fakta di atas diameter baubau adalah
Jadi jari-jari baubau adalah 𝑟 = 𝐵𝐵
𝐵
= 0, 6
2
2
𝐿𝑂
𝐵 = 𝜋𝑟
= 𝜋0, 62
= 0, 36𝜋
Materi Problem Based Test (PBT)
Nomor 7.
Soal
Mereka yang menyandang disabilitas bukan berarti tidak memiliki kesempatan bekerja baik di perusahaan maupun
membangun usaha mandiri, bahkan mempekerjakan orang lain.
Pemerintah mengatur soal pekerja disabilitas ini dalam Undang-undang Nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang
disabilitas. Aturan ini mewajibkan lembaga pemerintah, pemerintah daerah, BUMN/BUMD mempekerjakan paling
sedikit 2 persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai, dan minimal 1 persen untuk perusahaan swasta.
Bank Mandiri (Persero), misalnya, hingga akhir Juni 2021 mempekerjakan 41 orang penyandang disabilitas dari total
karyawan 38.247. Mereka antara lain bekerja di bagian call center, staf di unit operasi atau administrasi, serta sebagai
programmer, system tester atau system analyst di unit kerja Teknologi Informasi.
sumber: [Link]
Jumlah penyandang disabilitas yang bekerja tahun 2020 … dari tahun sebelumnya.
A. naik
B. turun
C. sama
D. berimbang
E. lebih bervariasi
Pembahasan Jawaban: B. turun
PEMBAHASAN
Jumlah pekerja disabilitas tahun 2019 =366.350 pekerja
Jumlah pekerja disabilitas tahun 2020 =225.048 pekerja
𝐽2 020 = 225 . 048 < 𝐽2 019 = 366 . 350
Sehingga jumlah pekerja disabilitas tahun 2020 turun dari dengan tahun sebelumnya.
Materi Problem Based Test (PBT)
Nomor 8.
Soal Bacalah teks berikut untuk mengerjakan soal ini!
Pandemi memaksa kita beradaptasi. Salah satunya, kita diharuskan lebih banyak tinggal di rumah, dengan demikian
kita cenderung memilih makanan yang kita anggap sehat, seperti sayur dan buah. Dengan demikian, penjualan
makanan “sehat” melesat naik.
Jika makanan "sehat" penjualannya naik, camilan bergula cenderung dijauhi. Survei menunjukkan, ada enam
jenis makanan yang sepi peminat selama pandemi. Es krim, misalnya, penjualannya turun paling drastis (50 persen),
disusul oleh kelompok jus dan sirup (menyusut 20 persen) dan coklat (14 persen).
Direktur PT Campina Ice Cream Industry Tbk., Adji Anjono, mengonfirmasi penurunan penjualan ini. Menurut
Adji, es krim umumnya dibeli saat orang di luar rumah, tanpa rencana, dan kebanyakan oleh anak-anak. Begitu orang
tidak meninggalkan rumah, tingkat permintaan es krim merosot. Turunnya penjualan jus dan sirup cukup memukul
para produsen.
Sumber: [Link]
Sama seperti soal sebelurnnya Mang Otoy, Mince dan Annas ingin membeli makanan yang ada pada grafik di atas.
Ada berapa cara memilih makanan jika diperbolehkan memilih makanan yang sama?
A. 36
B. 216
C. 350
D. 120
E. 720
Pembahasan Jawaban : B. 216
Pembahasan :
Diketahui:
Banyaknya makanan & minuman yang tersedia di grafik =6 jenis
Banyaknya orang yang akan membeli makanan & minuman =3 orang
Ditanyakan:
Banyaknya cara memilih makanan dengan ketentuan setiap orang boleh memilih makanan
yang sama
6 6 6
Materi Problem Based Test (PBT)
Nomor 9.
Soal Berikut adalah data penjualan beberapa jenis pakaian di Toko Bu Rara pada minggu ini:
Banyak pakaian yang terjual di hari Senin adalah 300 sedangkan di hari Selasa adalah seban
pakaian.
Perbandingan penjualan Rok di hari Senin dan Kaos sekaligus Celana di hari Selasa adalah …
A. 2 : 7
B. 3 : 5
C. 2 : 5
D. 3 : 7
E. 5 : 7
Pembahasan Banyak pakaian terjual di hari Senin: 300
Banyak pakaian terjual di hari Selasa: 240
Persentase rok hari Senin: 24%
Persentase kaos hari Selasa: 35%
Persentase celana hari Selasa: 15%
Banyak rok Senin: 24 × 300 = 24 × 3 = 72
100
Banyak kaos Selasa: 35 × 240 = 7 × 240 = 7 × 12 = 84
100 20
15 3
Banyak celana Selasa: 100 × 240 = 20 × 240 = 3 × 12 = 36
Jumlah kaos dan celana Selasa: 84 + 36 = 120
Perbandingannya menjadi 72 : 120, disederhanakan menjadi 3 : 5
Materi Problem Based Test (PBT)
Nomor 10.
Soal
Lokadata mengamati data pernikahan dari Kementerian Agama sepanjang 2010 hingga 2020. Jumlah pernikahan
setiap tahunnya memang berfluktuasi. Namun, jika melihat data selama dua tahun terakhir ada penurunan. Jika pada
2019 terdapat 1,97 juta pasangan menikah, pada tahun lalu jumlahnya hanya 1,79 juta saja atau turun 10 persen.
Menurut Plt. Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ditjen Bimas Islam, Muhammad Adib Machrus, fluktuasi
yang terlihat adalah hal biasa. Namun, pandemi menjadikannya luar biasa. “Pastinya faktor yang utama karena
selama pandemi ada pembatasan. Itu dampaknya langsung pada peristiwa pernikahan yang kami catat,” ujar Adib
kepada Lokadata, Rabu (14/7/2021).
Dalam masa PPKM (Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) Darurat yang berlaku 3-20 Juli, Kemenag
kembali memperketat aturan akad nikah. Demi perlindungan segala pihak yang terlibat, pelaksanaan akad nikah
dalam masa PPKM darurat hanya diperbolehkan bagi calon pengantin yang sudah mendaftar sebelum 3 Juli 2021.
Kementerian Agama juga menutup sementara pendaftaran pernikahan baru pada 3-20 Juli 2021. “Sekarang ini,
jumlah penghulu yang gugur di masa pandemi sudah 80 orang. Ini memang masalah serius,” kata Adib. Dia
mengimbau masyarakat untuk menunda pernikahan selama PPKM darurat untuk menghindari akad nikah menjadi
klaster baru.
sumber: [Link]
Berdasarkan data, rata- rata jumlah pernikahan yang terjadi selama lima tahun terakhir adalah….
A. 1,81 juta
B. 1,86 juta
C. 1,91 juta
D. 1,96 juta
E.2,1 juta
Pembahasan Jawaban: C. 1,91 juta
PEMBAHASAN
Jumlah pernikahan tahun 2016 =1,84 juta
Jumlah pernikahan tahun 2017 =1,94 juta
Jumlah pernikahan tahun 2018 =2,02 juta
Jumlah pernikahan tahun 2019 =1,97 juta
1, 79 𝑗𝑢𝑡𝑎 +
Jumlah pernikahan tahun 2020 =
Total pernikahan selama lima tahun terakhir =9,56 juta
9, 56 juta
Rata-rata jumlah pernikahan selama lima tahun terakhir = = 5
=1,912 juta≈1,91 juta
Materi Problem Based Test (PBT)