Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
5. Array
Array digunakan untuk menyimpan sekumpulan nilai dalam satu variable tunggal. Array terdiri dari sejumlah elemen.
Setiap elemen memiliki index dan nilai. Index disebut pula dengan key. Nilai disebut pula dengan value.
Array
index-nilai index-nilai ... index-nilai
elemen-elemen array
Index dapat berupa bilangan bulat, string atau kombinasi keduanya. Sedangkan nilai dapat berupa data dengan tipe
apapun.
1. Numeric Array
Numeric array merupakan array yang index-nya berupa angka atau numerik. Jika index tidak didefinisikan secara
eksplisit, index pada numeric array dimulai dari 0 hingga jumlah elemen dikurangi 1.
a. Pembuatan numeric array tanpa mendefinisikan index
Numeric array dapat dibentuk tanpa harus mendefinisikan index. Pada cara ini, numerik array dibentuk dengan cara
menuliskan keyword array dan kemudian diikuti dengan kumpulan nilai yang dipisahkan dengan koma. Contoh
pembuatan numeric array:
Hasil eksekusi code diatas yaitu:
array(5) {
[0]=>
int(80)
[1]=>
int(85)
[2]=>
int(90)
[3]=>
int(100)
[4]=>
int(75)
}
1
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
Versi ringkas dalam pembuatan numeric array adalah dengan menggunakan pasangan tanda kurung [ dan ]. Contoh:
Numeric array juga dapat kita tuliskan secara vertikal seperti pada contoh dibawah ini:
Pada contoh-contoh diatas, variable $daftarNilai memiliki 5 elemen. Elemen pertama memiliki nilai 80 dan index 0.
Elemen kedua memiliki nilai 85 dan index 1 dan seterusnya hingga elemen kelima yang memiliki nilai 75 dengan index
4.
Penulisan nilai di numeric array dipisahkan dengan tanda koma. Di PHP, nilai terakhir dapat diikuti dengan tanda koma.
Contoh:
Di PHP, nilai-nilai pada numeric array dapat berupa data dengan tipe apapun dan dalam satu array dapat memuat
nilai-nilai dengan tipe yang berbeda. Pada contoh dibawah ini, array $x berisi nilai bertipe integer, float dan string.
b. Pembuatan numeric array dengan mendefinisikan index
Untuk kelima contoh pembuatan numeric array diatas, kita tidak mendefinisikan index secara eksplisit. Index -index
untuk setiap elemen akan secara otomatis ditentukan mulai dari index 0 hingga jumlah elemen dikurangi satu.
2
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
Kita sebenarnya bisa saja membuat array dengan mendefinisikan index secara explicit. Cara ini melibatkan karakter =>
untuk memasangkan index dengan nilai. Index berada disebelah kiri karakter =>, sedangkan nilai berada disebelah
kanan karakter =>. Pada contoh dibawah ini, variable $x berisi array yang memiliki 3 elemen. Elemen pertama memiliki
index 0 dan nilai berupa string ‘lima ratus’. Elemen kedua memiliki index 1 dan nilai string ‘enam ratus’. Elemen ketiga
memiliki index 2 dan nilai string ‘tujuh puluh’.
Dalam pembuatan numeric array, index tidak harus urut dari 0, 1, 2 dan seterunya. Kita dapat menentukan bilangan
bulat (integer) berapapun untuk index, termasuk bilangan bulat negatif. Pada contoh diatas, variable $x berisi array
yang memiliki 3 elemen. Elemen pertama memiliki index 6 dan nilai ‘lima ratus’. Elemen pertama memiliki index 15
dan nilai ‘enam ratus’. Elemen ketiga memiliki index 4 dan nilai ‘tujuh puluh’.
Selain literal integer, index juga bisa berupa variable. Variable ini tentunya harus memiliki nilai. Contoh
<?php
$i = 3;
//variable $i digunakan sebagai index
$x = [
0=>'lima ratus',
1=>'enam ratus',
2=>'tujuh puluh',
$i=>'delapan ratus'
];
Selain literal dan variable, index juga bisa berupa ekspresi. Pada contoh berikut ini elemen ke-4 memiliki index berupa
expression $i+1.
<?php
$i = 2;
//expresi $i+1 digunakan sebagai index
3
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
$x = [
0=>'lima ratus',
1=>'enam ratus',
2=>'tujuh puluh',
$i+1=>'delapan ratus'
];
c. Mengakses nilai tertentu pada sebuah numeric array
Nilai dari suatu elemen numeric array dapat diakses dengan menggunakan index. Caranya adalah index diletakkan
diantara tanda [ dan ]. Pada contoh berikut ini, kita mengakses nilai dari elemen yang berindeks 3. Kemudian, nilainya
tersebut kita masukkan ke sebuah variable.
<?php
$daftarNilai = [80, 85, 90, 100, 75];
/*
$daftarNilai[3] artinya adalah mendapatkan nilai yang berindex 3
Nilai yag berindex 3 adalah 100.
Variable $nilaiSeseorang akan bernilai 100.
*/
$nilaiSeseorang = $daftarNilai[3];
Pada contoh berikut ini, kita mengakses nilai dari suatu elemen pada numeric array dan kemudian nilai tersebut
ditampilkan.
<?php
$x = [4,7,57];
echo $x[2]; //tampil 57
Contoh pengaksesan nilai tertentu pada numeric array untuk digunakan didalam sebuah ekspresi aritmetika.
<?php
$x = [4,7,2];
/*
$x[1] artinya adalah mendapatkan nilai yang berindex 1
Nilai yag berindex 1 adalah 7.
Variable $y akan bernilai 38.
*/
$y = 6 * $x[1] - 4;
Kita dapat menampilkan keseluruhan index dan nilai pada numeric array dengan menggunakan function var_dump
atau print_r.
<?php
$x = [4,7,57];
var_dump($x);
4
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
Output dari pemanggilan function var_dump adalah:
array(3) {
[0]=>
int(4)
[1]=>
int(7)
[2]=>
int(57)
}
<?php
$x = [4,7,57];
print_r($x);
Output pemanggilan function print_r adalah:
Array
(
[0] => 4
[1] => 7
[2] => 57
)
Ketika mengakses numeric array, bagaimana jika kita memasukkan index diluar index yang telah didefinisikan? Contoh:
<?php
$x = [4,7,57];
echo $x[5];
Pada contoh diatas, kita mengakses nilai yang berindex 5. Padahal, array yang ada di variable $x hanya memiliki index
0, 1 dan 2. Mengakses nilai dengan memasukkan index diluar yang telah didefinisikan akan menimbulkan pesan
warning.
Warning: Undefined array key 5 in C:\Users\prasetya\Desktop\[Link] on line 4
Didalam sebuah ekspresi, pengaksesan diluar index akan menghasilkan nilai 0. Contoh:
<?php
$x = [4,7,57];
/*
$x[5] bernilai 0 karena diluar index yang didefinisikan.
Ekspresi 5 * 3 + $x[5] sama halnya 5 * 3 + 0
Variable $y bernilai 15;
*/
$y = 5 * 3 + $x[5];
echo $y;
5
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
Selain berupa literal integer, index pada numeric array juga bisa berupa variable atau ekspresi yang bernilai integer.
Contoh index yang berupa variable:
<?php
$x = [4,7,8,6];
/*
$x[$i] bernilai 8 karena $i bernilai 2
$y = 8 - 7 + 6 * 8 = 49
*/
$i = 2;
$y = 8 - 7 + 6 * $x[$i];
Contoh index yang berupa ekspresi.
<?php
$x = [4,7,8,6];
/*
$x[$i+3] bernilai 6
$y = 8 - 7 + 6 * 6 = 37
*/
$i = 0;
$y = 8 - 7 + 6 * $x[$i+3];
d. Mengganti nilai tertentu pada sebuah numeric array
Sama halnya dengan mengakses nilai, nilai dari elemen tertentu pada numeric array dapat diganti dengan
menggunakan index. Contoh:
<?php
$x = [4,7,57];
//nilai berindex 1, yaitu 7, akan diganti dengan 100
$x[1] = 100;
e. Menambahkan elemen baru pada numeric array
Cara untuk menambahkan elemen baru pada numeric array mirip dengan cara penggantian nilai. Kita dapat
menambahkan dengan cara mendefinisikan secara eksplisit index untuk elemen baru. Contoh:
<?php
$x = [4,7,57];
/*
Variable $x akan berisi 4 elemen.
Elemen baru berindex 3.
Elemen baru memiliki nilai 100.
*/
$x[3] = 100;
6
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
Kita juga dapat menambahkan elemen secara otomatis di belakang elemen-elemen yang sudah ada, tanpa harus
mendefinisikan index secara eksplisit. Index untuk elemen baru ditentukan dari index terbesar yang sudah ada
ditambah satu. Contoh:
<?php
$x = [4,7,57,6];
/*
Variable $x akan berisi 5 elemen.
Index untuk elemen baru secara otomatis adalah 4.
*/
$x[] = 100;
Pada contoh berikut ini, index yang terbesar adalah 57 sehingga index baru adalah 57 + 1.
<?php
$x = [
17=>'A',
7=>'B',
57=>'C',
6=>'D'
];
/*
Variable $x akan berisi 5 elemen.
Elemen baru secara otomatis diberikan index 58 karena index terbesar adalah 57
*/
$x[] = 'E';
f. Menghapus elemen tertentu pada array
Menghapus elemen tertentu pada array dapat dilakukan dengan pemanggilan function unset. Pada contoh berikut ini,
penghapusan dilakukan terhadap elemen ke-2.
Hasil eksekusi code diatas yaitu:
Array
(
[0] => 200
[2] => 100
[3] => 400
)
7
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
Tanpa diikuti dengan index, function unset akan menghapus semua elemen array dan sekaligus membuat variable
array menjadi tidak di-eksis. Contoh:
Hasil eksekusi code diatas akan menimbulkan pesan warning:
Warning: Undefined variable $x in E:\project\teaching_php\array\[Link] on line 7
2. Associative Array
Associative array merupakan array yang index-nya berupa string. Sedangkan nilainya dapat berupa data dengan tipe
apapun.
a. Pembuatan associative array
Pembuatan sebuah associative array perlu mendefinisikan index secara eksplisit. Pembuatannya melibatkan operator
arrow atau karakter => . Karakter => memasangkan index dengan nilai. Index berada disebelah kiri karakter =>,
sedangkan nilai berada disebelah kanan karakter =>. Contoh:
<?php
$daftarSkorTOEFL = array('Ahmad Sobari'=>457, 'Rina Yunita'=>430, 'Devi Astuti'=>500);
Associative array juga bisa dibuat tanpa keyword array. Contoh:
<?php
$daftarSkorTOEFL = ['Ahmad Sobari'=>457, 'Rina Yunita'=>430, 'Devi Astuti'=>500];
Agar lebih rapi, associative array dapat disusun secara vertikal. Contoh:
<?php
$daftarSkorTOEFL = [
'Ahmad Sobari'=>457,
'Rina Yunita'=>430,
'Devi Astuti'=>500
];
Pada ketiga contoh diatas, associative array memiliki 3 elemen. Elemen pertama memiliki index ‘Ahmad Sobari’ dan
nilai 457. Elemen kedua memiliki index ‘Rina Yunita’ dan nilai 430. Elemen ketiga memiliki index ‘Devi Astuti’ dan nilai
500.
b. Mengakses nilai tertentu pada sebuah associative array
Nilai tertentu pada associative array dapat diakses dengan menggunakan index. Index diletakkan diantara tanda [ dan
]. Contoh pengaksesan nilai dari suatu elemen pada associative array untuk dimasukkan ke dalam sebuah variable.
8
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
<?php
$daftarSkorTOEFL = [
'Ahmad Sobari'=>457,
'Rina Yunita'=>430,
'Devi Astuti'=>500,
'Arif Setiawan'=>490,
'Endah'=>380
];
/*
$daftarSkorTOEFL['Devi Astuti'] artinya adalah nilai yang berindex 'Devi Astuti'
Nilai yang berindex 'Devi Astuti' adalah 500.
Variable $skor akan bernilai 500.
*/
$skor = $daftarSkorTOEFL['Devi Astuti'];
Contoh pengaksesan nilai tertentu pada associative array dengan tujuan untuk ditampilkan nilainya.
<?php
$daftarSkorTOEFL = [
'Ahmad Sobari'=>457,
'Rina Yunita'=>430,
'Devi Astuti'=>500,
'Arif Setiawan'=>490,
'Endah'=>380
];
echo $daftarSkorTOEFL['Devi Astuti']; //tampil 500
Contoh pengaksesan nilai tertentu pada associative array untuk digunakan didalam sebuah ekspresi aritmetika.
<?php
$daftarSkorTOEFL = [
'Ahmad Sobari'=>457,
'Rina Yunita'=>430,
'Devi Astuti'=>500,
'Arif Setiawan'=>490,
'Endah'=>380
];
//$skorPersen bernilai 73.86
$skorPersen = $daftarSkorTOEFL['Devi Astuti'] / 677 * 100;
Kita dapat menampilkan keseluruhan index dan nilai pada associative array dengan menggunakan function var_dump
atau print_r.
<?php
$daftarSkorTOEFL = [
'Ahmad Sobari'=>457,
'Rina Yunita'=>430,
9
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
'Devi Astuti'=>500,
'Arif Setiawan'=>490,
'Endah'=>380
];
var_dump($daftarSkorTOEFL);
Output dari pemanggilan function var_dump adalah:
array(5) {
["Ahmad Sobari"]=>
int(457)
["Rina Yunita"]=>
int(430)
["Devi Astuti"]=>
int(500)
["Arif Setiawan"]=>
int(490)
["Endah"]=>
int(380)
}
<?php
$daftarSkorTOEFL = [
'Ahmad Sobari'=>457,
'Rina Yunita'=>430,
'Devi Astuti'=>500,
'Arif Setiawan'=>490,
'Endah'=>380
];
print_r($daftarSkorTOEFL);
Output pemanggilan function print_r adalah:
Array
(
[Ahmad Sobari] => 457
[Rina Yunita] => 430
[Devi Astuti] => 500
[Arif Setiawan] => 490
[Endah] => 380
)
Ketika mengakses associative array, bagaimana jika kita memasukkan index diluar index yang telah didefinisikan?
Contoh:
<?php
$daftarSkorTOEFL = [
'Ahmad Sobari'=>457,
'Rina Yunita'=>430,
10
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
'Devi Astuti'=>500,
'Arif Setiawan'=>490,
'Endah'=>380
];
echo $daftarSkorTOEFL['Budiman'];
Pada contoh diatas, kita mengakses nilai yang berindex ’Budiman’. Padahal, variable $daftarSkorTOEFL tidak memiliki
index ‘Budiman’. Mengakses nilai dengan memasukkan index diluar yang telah didefinisikan akan menimbulkan pesan
warning.
Warning: Undefined array key "Budiman" in C:\Users\[Link] on line 10
Didalam sebuah ekspresi, pengaksesan diluar index akan menghasilkan nilai 0. Contoh:
<?php
$daftarSkorTOEFL = [
'Ahmad Sobari'=>457,
'Rina Yunita'=>430,
'Devi Astuti'=>500,
'Arif Setiawan'=>490,
'Endah'=>380
];
/*
$daftarSkorTOEFL['Budiman'] bernilai 0 karena diluar index yang didefinisikan.
$daftarSkorTOEFL['Budiman'] / 677 * 100 sama halnya 0 / 677 * 100
Variable $skorBudimanDalamPersen bernilai 0;
*/
$skorBudimanDalamPersen = $daftarSkorTOEFL['Budiman'] / 677 * 100;
Index pada associative array bersifat case-sensitive. Index ‘Ahmad Sobari’ berbeda dengan index ‘ahmad sobari’.
Contoh pembuatan associative array berikut ini tidak menimbulkan error.
<?php
$daftarSkorTOEFL = [
'Ahmad Sobari'=>457,
'ahmad sobari'=>550
];
c. Mengganti nilai tertentu pada sebuah associative array
Sama halnya dengan mengakses nilai, nilai dari elemen tertentu yang ada di sebuah associative array dapat diganti
dengan menggunakan index. Contoh:
<?php
$daftarSkorTOEFL = [
'Ahmad Sobari'=>457,
'Rina Yunita'=>430,
'Devi Astuti'=>500,
'Arif Setiawan'=>490,
'Endah'=>380
];
11
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
//nilai berindex 'Rina Yunita', yaitu 430, akan diganti dengan 480
$daftarSkorTOEFL['Rina Yunita'] = 480;
Selain literal string, index pada associative array juga bisa berupa variable yang mengandung string. Contoh:
<?php
$daftarSkorTOEFL = [
'Ahmad Sobari'=>457,
'Rina Yunita'=>430,
'Devi Astuti'=>500,
'Arif Setiawan'=>490,
'Endah'=>380
];
//nilai berindex 'Rina Yunita', yaitu 430, akan diganti dengan 480
$namaMahasiswa = 'Rina Yunita';
$daftarSkorTOEFL[$namaMahasiswa] = 480;
d. Menambahkan elemen baru pada associative array
Cara untuk menambahkan elemen baru pada associative array mirip dengan cara penggantian nilai. Kita dapat
menambahkan dengan cara mendefinisikan secara eksplisit index untuk elemen baru. Contoh:
<?php
$daftarSkorTOEFL = [
'Ahmad Sobari'=>457,
'Rina Yunita'=>430,
'Devi Astuti'=>500,
'Arif Setiawan'=>490,
'Endah'=>380
];
/*
Array yang ada di $daftarSkorTOEFL akan berisi 6 elemen.
Elemen baru berindex 'Eko Setiawan' dan memiliki nilai 480.
*/
$daftarSkorTOEFL['Eko Setiawan'] = 480;
Selain literal string, index pada associative array juga bisa berupa variable yang mengandung string. Contoh:
<?php
$daftarSkorTOEFL = [
'Ahmad Sobari'=>457,
'Rina Yunita'=>430,
'Devi Astuti'=>500,
'Arif Setiawan'=>490,
'Endah'=>380
];
12
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
/*
Array yang ada di $daftarSkorTOEFL akan berisi 6 elemen.
Elemen baru berindex 'John Doe' dan memiliki nilai 475.
*/
$namaSiswa = 'John Doe';
$daftarSkorTOEFL[$namaSiswa] = 475;
3. Mixed Array
Mixed array merupakan array yang index-nya bisa berupa integer maupun string. Sedangkan nilainya dapat berupa
data dengan tipe apapun.
a. Pembuatan mixed array
Pembuatan sebuah mixed array dapat dilakukan dengan mendefinisikan index secara eksplisit maupun implisit.
Pembuatannya mixed array dapat melibatkan operator arrow =>. Pada contoh berikut ini, array memiliki 3 buah
elemen: elemen pertama bernilai 500 dan berindex 0, elemen kedua bernilai 8000 dan berindex 3 dan elemen ketiga
bernilai 6000 dan berindex ‘nilai’.
<?php
$x = array(500, 3 => 8000, 'nilai' => 6000);
Mixed array juga bisa dibuat tanpa keyword array. Contoh:
<?php
$x = [500, 3 => 8000, 'nilai' => 6000];
Agar lebih rapi, mixed array dapat disusun secara vertikal. Contoh:
<?php
$x = [
500,
3 => 8000,
'nilai' => 6000
];
b. Mengakses nilai tertentu pada sebuah mixed array
Nilai tertentu pada mixed array dapat diakses dengan menggunakan index. Index diletakkan diantara tanda [ dan ].
Contoh pengaksesan nilai pada mixed array untuk dimasukkan ke dalam sebuah variable.
<?php
$x = [
500,
3 => 8000,
'nilai' => 6000
];
/*
13
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
$x[3] artinya adalah nilai yang berindex 3
Nilai yang berindex 3 adalah 8000.
Variable $y akan bernilai 8000.
*/
$y = $x[3];
Contoh pengaksesan nilai tertentu pada mixed array dengan tujuan untuk ditampilkan nilainya.
<?php
$x = [
500,
3 => 8000,
'nilai' => 6000
];
echo $x[3] //tampil 8000
Contoh pengaksesan nilai tertentu pada mixed array untuk digunakan didalam sebuah ekspresi aritmetika.
<?php
$x = [
500,
3 => 8000,
'nilai' => 6000
];
//$y bernilai 6200
$y = $x['nilai] + 8000 - 7800;
Kita dapat menampilkan keseluruhan index dan nilai pada sebuah mixed array dengan menggunakan function
var_dump atau print_r.
<?php
$x = [
500,
3 => 8000,
'nilai' => 6000
];
var_dump($x);
Output dari pemanggilan function var_dump adalah:
array(3) {
[0]=>
int(500)
[3]=>
int(8000)
["nilai"]=>
int(6000)
}
14
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
<?php
$x = [
500,
3 => 8000,
'nilai' => 6000
];
print_r($x);
Output pemanggilan function print_r adalah:
Array
(
[0] => 500
[3] => 8000
[nilai] => 6000
)
Ketika mengakses mixed array, bagaimana jika kita memasukkan index diluar index yang telah didefinisikan? Contoh:
<?php
$x = [
500,
3 => 8000,
'nilai' => 6000
];
echo $x[4];
Pada contoh diatas, kita mengakses nilai yang berindex 4. Padahal, variable $x tidak memiliki index 4. Mengakses nilai
dengan memasukkan index diluar yang telah didefinisikan akan menimbulkan pesan warning.
Warning: Undefined array key 4 in C:\Users\[Link] on line 8
Didalam sebuah ekspresi, pengaksesan diluar index akan menghasilkan nilai 0. Contoh:
<?php
$x = [
500,
3 => 8000,
'nilai' => 6000
];
/*
$x[6] bernilai 0 karena diluar index yang didefinisikan.
$x[x] + 400 * 100 sama halnya 0 + 400 * 100
Variable $y bernilai 40000;
*/
$y = $x[6] + 400 * 100;
15
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
c. Mengganti nilai tertentu pada sebuah mixed array
Sama halnya dengan mengakses nilai, nilai dari elemen tertentu yang ada di sebuah mixed array dapat diganti dengan
memanfaatkan index. Contoh:
<?php
<?php
$x = [
500,
3 => 8000,
'nilai' => 6000
];
//nilai berindex 'nilai', yaitu 6000, akan diganti dengan 7000
$x['nilai'] = 7000;
Selain literal string dan integer, index pada mixed array juga bisa berupa variable. Contoh:
<?php
$x = [
500,
3 => 8000,
'nilai' => 6000
];
//nilai berindex 3, yaitu 8000, diganti dengan 200
$i = 3;
$x[$i] = 200;
//nilai berindex 'nilai', yaitu 6000, diganti dengan 400
$j = 'nilai';
$x[$j] = 400;
d. Menambahkan elemen baru pada mixed array
Cara untuk menambahkan elemen baru pada mixed array mirip dengan cara penggantian nilai. Kita dapat
menambahkan dengan cara mendefinisikan secara eksplisit index untuk elemen baru. Contoh:
<?php
$x = [
500,
3 => 8000,
'nilai' => 6000
];
/*
Array yang ada di $x akan berisi 4 elemen.
Elemen baru berindex 'skor' dan memiliki nilai 9000.
*/
$x['skor'] = 9000;
Selain literal string, index pada mixed array juga bisa berupa variable. Contoh:
16
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
<?php
$x = [
500,
3 => 8000,
'nilai' => 6000
];
/*
Array yang ada di $x akan berisi 4 elemen.
Elemen baru berindex 'skor' dan memiliki nilai 9000.
*/
$indeks = 'skor';
$x[$indeks] = 9000;
4. Multi-dimensional Array
Multi-dimensional array merupakan suatu array yang nilai dari elemen-elemenya adalah array.
a. Pembuatan multi-dimensional array
Multi-dimensional array dapat dibuat dengan menggunakan keyword array tanpa perlu mendefinisikan index secara
eksplisit. Sebagai contoh, diberikan sebuah matrix:
1.1 3.2 4.4
𝑋 = [1.2 3.4 4.6]
1.5 3.3 4.9
Matrix X diatas dapat diwujudkan sebagai multi-dimensional array, lebih spesifiknya array berdimensi 2. Implementasi
matrix X sebagai array di PHP, yaitu:
Kita juga dapat menuliskan multi-dimensional array dengan cara singkat (tanpa keyword array):
17
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
Array-array yang menjadi elemen suatu array dapat berupa mixed array. Sebagai contoh, diberikan sebuah tabel
dengan kolom Kode Barang bersifat unik (tidak ada duplikasi):
Kode Barang Nama barang Stock Total Terjual
K108 Volvo 22 18
K100 BMW 15 13
K104 Saab 5 2
K109 Land Rover 17 15
Tabel diatas dapat kita implementasikan sebagai multi-dimensional array. Nilai-nilai kolom Kode Barang digunakan
sebagai index.
b. Mengakses nilai tertentu pada sebuah multi-dimensional array
Nilai tertentu pada multi-dimensional array dapat diakses dengan menggunakan index. Index diletakkan diantara
tanda [ dan ].
Contoh pengaksesan nilai tertentu pada multi-dimensional array untuk dimasukkan ke dalam sebuah variable.
18
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
Contoh pengaksesan nilai tertentu pada multi-dimensional array dengan tujuan untuk ditampilkan nilainya.
Contoh pengaksesan nilai tertentu pada multi-dimensional array untuk digunakan didalam sebuah ekspresi aritmetika.
Kita dapat menampilkan keseluruhan index dan nilai pada multi-dimensional array dengan menggunakan function
var_dump atau print_r.
19
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
Output dari pemanggilan function print_r adalah:
Array
(
[K108] => Array
(
[nama barang] => Volvo
[stock] => 22
[total terjual] => 18
)
[K100] => Array
(
[nama barang] => BMW
[stock] => 15
[total terjual] => 13
)
[K104] => Array
(
[nama barang] => Saab
[stock] => 5
[total terjual] => 2
)
[K109] => Array
(
[nama barang] => Land Rover
[stock] => 17
[total terjual] => 15
)
c. Mengganti nilai tertentu pada sebuah multi-dimensional array
Sama halnya dengan mengakses nilai, nilai tertentu yang ada di sebuah multi-dimensional array dapat diganti dengan
menggunakan index. Contoh:
20
Dasar-Dasar Pemrograman - Agung Prasetya – Prodi Informatika Universitas Bhinneka PGRI
d. Menambahkan elemen baru pada multi-dimensional array
Cara untuk menambahkan elemen baru pada multi-dimensional array mirip dengan cara penggantian nilai.
Kita dapat menambahkan elemen baru berupa array dengan cara mendefinisikan secara eksplisit index untuk elemen
baru. Pada contoh dibawah ini, kita
Kita juga dapat menambahkan
21