0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan139 halaman

RPP Pendidikan Agama Katolik Kelas XII

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti di SMK Negeri 1 Mandrehe. RPP ini mencakup kompetensi inti dan dasar, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode, media, sumber belajar, dan langkah-langkah pembelajaran selama 11 minggu. Fokus utama dari pembelajaran adalah memahami panggilan hidup sebagai umat Allah, keluarga, perkawinan, dan makna kerja dalam konteks ajaran Gereja.

Diunggah oleh

Karyaksi Damai Gulo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan139 halaman

RPP Pendidikan Agama Katolik Kelas XII

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti di SMK Negeri 1 Mandrehe. RPP ini mencakup kompetensi inti dan dasar, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode, media, sumber belajar, dan langkah-langkah pembelajaran selama 11 minggu. Fokus utama dari pembelajaran adalah memahami panggilan hidup sebagai umat Allah, keluarga, perkawinan, dan makna kerja dalam konteks ajaran Gereja.

Diunggah oleh

Karyaksi Damai Gulo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1 MANDREHE


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi Pokok : Panggilan hidup sebagai umat Allah (Gereja)
Alokasi Waktu : 11 Minggu x 3 Jam Pelajaran @45 Menit

A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi
secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah,
masyarakat dan
lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”.
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian
yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan
kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
1.1 bersyukur atas panggilan hidupnya sebagai ● Bersyukur atas panggilan hidupnya sebagai umat Allah
umat Allah (Gereja) dengan menentukan (Gereja) dengan menentukan langkah yang tepat
langkah yang tepat dalam menjawab dalam menjawab panggilan hidup tersebut
panggilan hidup tersebut
2.1 bertanggung jawab atas panggilan hidupnya ● bertanggung jawab atas panggilan hidupnya sebagai
sebagai umat Allah (Gereja) dengan umat Allah (Gereja) dengan menentukan langkah yang
menentukan langkah yang tepat dalam tepat dalam menjawab panggilan hidup tersebut
menjawab panggilan hidup tersebut
3.1 memahami panggilan hidupnya sebagai ● Menjelaskan makna hidup manusia menurut
umat Allah (Gereja) dengan menentukan pengalaman hidup manusiawi (dari sebuah
langkah yang tepat dalam menjawab kisah kesaksian “bangkit dari keterpurukan”).
panggilan hidup tersebut
● Menjelaskan makna hidup manusia menurut ajaran
Kitab Suci (Matius 5:1 – 12)
● Menuliskan refleksi tentang hidup manusia yang
bermakna
● Menjelaskan pemahaman tentang keluarga dalam
kehidupan masyarakat (melalui sebuah kisah
kehidupan)
● Menjelaskan Ajaran Kitab Suci tentang keluarga
(Matius 19;1-13)
● Menjelaskan Ajaran Gereja tentang keluarga
(Gaudium et spes art.52)
● Menjelaskan makna keluarga sebagai
panggilan (Gaudium et spes art.52)

● Menjelaskan makna perkawinan menurut


peraturan Undang-Undang No. 1 tahun 1974
● Menjelaskan makna perkawinan menurut Kitab Suci
(Kej 2:18 – 25; Mark 10:2- 12)
● Menjelaskan makna dan sifat perkawinan menurut
ajaran Gereja (Hukum Kanonik 1055 dan Gaudium et
Spess art. 3a, 48, 52a)

● Menganalis tantangan-tantangan untuk membangun


keluarga yang dicita-citakan (berdasarkan artikel
tentang konferensi tentang keluarga di Manila)
● Menganalisis peluang-peluang untuk membangun
keluarga yang dicita-citakan (berdasarkan artikel
tentang keluarga katolik)
● Menjelaskan ajaran-ajaran Gereja tentang membangun
keluarga yang dicitacitakan (Pastoral Keluarga, KWI,
1976 No. 22–23).
● Menjelaskan refleksi pribadi tentang membangun
keluarga Katolik yang dicitacitakan.

● Menjelaskan arti hidup membiara berdasarkan


kisah hidup [Link] dari Kanak-kanak Yesus.
● Menjelaskan apa inti hidup membiara (LG 42, 44)
● Menjelaskan makna kaul hidup membiara ((Luk 10: 1-
12; Mat 10: 5-15; Yoh 14: 23-24; Flp 2: 7-8)

● Menjelaskan jenis-jenis pekerjaan dalam masyarakat


berdasarkan gambargambar jenis profesi yang
ditampilkan
● Menganalisis arti dan makna kerja menurut ajaran
Gereja (LE, 25, CA 31)
● Menuliskan refleksi tentang kerja sebagai panggilan
hidup

4.1 melakukan aktivitas (misalnya menuliskan ● melakukan aktivitas (misalnya menuliskan


refleksi/doa/puisi) tentang panggilan refleksi/doa/puisi) tentang panggilan hidupnya sebagai
hidupnya sebagai umat Allah (Gereja) umat Allah (Gereja) dengan menentukan langkah yang
dengan menentukan langkah yang tepat
tepat dalam menjawab panggilan hidup tersebut
dalam menjawab panggilan hidup tersebut

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
● Menjelaskan makna hidup manusia menurut pengalaman hidup manusiawi (dari sebuah kisah
kesaksian “bangkit dari keterpurukan”).
● Menjelaskan makna hidup manusia menurut ajaran Kitab Suci (Matius 5:1 – 12)
● Menuliskan refleksi tentang hidup manusia yang bermakna
● Menjelaskan pemahaman tentang keluarga dalam kehidupan masyarakat (melalui sebuah
kisah kehidupan)
● Menjelaskan Ajaran Kitab Suci tentang keluarga (Matius 19;1-13)
● Menjelaskan Ajaran Gereja tentang keluarga (Gaudium et spes art.52)
● Menjelaskan makna keluarga sebagai panggilan (Gaudium et spes art.52)
● Menjelaskan makna perkawinan menurut peraturan Undang-Undang No. 1 tahun 1974
● Menjelaskan makna perkawinan menurut Kitab Suci (Kej 2:18 – 25; Mark 10:2- 12)
● Menjelaskan makna dan sifat perkawinan menurut ajaran Gereja (Hukum Kanonik 1055 dan
Gaudium et Spess art. 3a, 48, 52a)
● Menganalis tantangan-tantangan untuk membangun keluarga yang dicita-citakan (berdasarkan artikel
tentang konferensi tentang keluarga di Manila)
● Menganalisis peluang-peluang untuk membangun keluarga yang dicita-citakan (berdasarkan artikel
tentang keluarga katolik)
● Menjelaskan ajaran-ajaran Gereja tentang membangun keluarga yang dicitacitakan (Pastoral
Keluarga, KWI, 1976 No. 22–23).
● Menjelaskan refleksi pribadi tentang membangun keluarga Katolik yang dicitacitakan.
● Menjelaskan arti hidup membiara berdasarkan kisah hidup [Link] dari Kanak-kanak Yesus.
● Menjelaskan apa inti hidup membiara (LG 42, 44)
● Menjelaskan makna kaul hidup membiara ((Luk 10: 1-12; Mat 10: 5-15; Yoh 14: 23-24; Flp 2: 7-8)
● Menjelaskan jenis-jenis pekerjaan dalam masyarakat berdasarkan gambargambar jenis profesi
yang ditampilkan
● Menganalisis arti dan makna kerja menurut ajaran Gereja (LE, 25, CA 31)
● Menuliskan refleksi tentang kerja sebagai panggilan hidup

D. Materi Pembelajaran
Panggilan hidup berkeluarga
⮚ pengalaman manusiawi tentang makna hidup manusia
⮚ Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia
⮚ Hidup sebagai anugerah Tuhan
⮚ Makna keluarga
⮚ Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga

Perkawinan dalam tradisi Gereja Katolik


⮚ Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum
⮚ Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja
⮚ Perkawinan sebagai Panggilan Hidup

Tantangan dan peluang untuk membangun keluarga yang dicita-citakan


⮚ tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini
⮚ Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan
⮚ hidup keluarga yang dicitacitakan

Panggilan Hidup Membiara


⮚ Arti dan Inti Hidup Membiara
⮚ Ajaran Gereja tentang hidup membiara

Panggilan Karya / Profesi


⮚ Arti dan Makna Kerja
⮚ Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja

E. Metode Pembelajaran
1) Pendekatan : Saintifik
2) Model Pembelajaran : Discovery learning, Problem Based Learning (PBL)
3) Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran

F. Media Pembelajaran
Media :
⮚ Worksheet atau lembar kerja (siswa)
⮚ lembar penilaian
⮚ Cetak: buku, modul, brosur, leaflet, dan gambar.
⮚ Manusia dalam lingkungan: guru, pustakawan, laboran, dan penutur nativ.

Alat/Bahan :
⮚ Penggaris, spidol, papan tulis
⮚ Laptop & infocus
⮚ Audio: kaset dan CD.
⮚ Audio-cetak: kaset atau CD audio yang dilengkapi dengan teks.
⮚ Proyeksi visual diam: OUT dan film bingkai.
⮚ Proyeksi audio visual: film dan bingkai (slide) bersuara.
⮚ Audio visual gerak: VCD, DVD, dan W.
⮚ Visual gerak: film bisu.
⮚ Objek fisik: Benda nyata, model, dan spesimen.
⮚ Komputer.

G. Sumber Belajar
❖ Buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Siswa Kelas XII, Kemendikbud, Tahun 2016
❖ Pengalaman peserta didik dan guru

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1.
Pertemuan Ke-1 (3 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
●Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa untuk
memulai pembelajaran
●Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
●Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
●Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya
●Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
●Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
●Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
●A pabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia


Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung

Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan

Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.

Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung

Pembagian kelompok belajar

Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Ajaran
pemberian Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia
● Pemberian contoh-contoh materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia untuk dapat
dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku paket
atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Ajaran Kitab Suci tentang
Makna Hidup Manusia
→ Mendengar
Pemberian materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai
materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia
yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan
mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Ajaran
Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna
Hidup Manusia yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup
Manusia yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia sesuai dengan
pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :

Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia


dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar
kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia

→ Mengolah informasi dari materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia yang
sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Ajaran Kitab Suci tentang
Makna Hidup Manusia
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif
dalam membuktikan tentang materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup
Manusia berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media
lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Ajaran Kitab
Suci tentang Makna Hidup Manusia dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia
yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia
yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia
yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup
Manusia yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja
yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap
materi
pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia berlangsung, guru
mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri,
berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia yang baru
dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia
yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Ajaran Kitab Suci
tentang Makna Hidup Manusia
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Ajaran Kitab Suci tentang Makna Hidup Manusia kepada
kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

2. Pertemuan Ke-2 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga
● Pemberian contoh-contoh materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Hidup sebagai anugerah Tuhan
dan Makna keluarga
→ Mendengar
Pemberian materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai
materi :
Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga
yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan
mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Hidup
sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan
Makna keluarga yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna
keluarga yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga sesuai dengan
pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar
kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga

→ Mengolah informasi dari materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga yang
sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Hidup sebagai anugerah Tuhan
dan Makna keluarga
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif
dalam membuktikan tentang materi :
Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna
keluarga berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media
lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Hidup sebagai
anugerah Tuhan dan Makna keluarga dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna
keluarga yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga
yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna
keluarga yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna
keluarga yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang
telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi
pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga berlangsung, guru
mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri,
berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga yang baru
dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna
keluarga yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Hidup sebagai
anugerah Tuhan dan Makna keluarga
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Hidup sebagai anugerah Tuhan dan Makna keluarga
kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

3. Pertemuan Ke-3 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.

● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga
● Pemberian contoh-contoh materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Ajaran Kitab Suci dan Ajaran
Gereja tentang Keluarga
→ Mendengar
Pemberian materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai
materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan

merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
KEGIATAN LITERASI
Data Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
collection diidentifikasi melalui kegiatan:
(pengumpulan → Mengamati obyek/kejadian
data) Mengamati dengan seksama materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga
yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan
mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Ajaran
Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja
tentang Keluarga yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang
Keluarga yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga sesuai dengan
pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar
kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga

→ Mengolah informasi dari materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga
yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari
kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung
dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran
Gereja tentang Keluarga

Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)


(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif
dalam membuktikan tentang materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang
Keluarga berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media
lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Ajaran Kitab
Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang
Keluarga yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang
Keluarga yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah
disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang
Keluarga yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja
tentang Keluarga yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja
yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi
pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga berlangsung, guru
mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri,
berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga yang baru
dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang
Keluarga yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :

● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Ajaran Kitab Suci dan
Ajaran Gereja tentang Keluarga
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Keluarga
kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

4. Pertemuan Ke-4 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum
● Pemberian contoh-contoh materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Arti
dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Arti dan Makna Perkawinan
Menurut Pandangan Umum
→ Mendengar

Pemberian materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai
materi :
Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan
Umum yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan
dan mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Arti
dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut
Pandangan Umum yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut
Pandangan Umum yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum sesuai dengan
pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar
kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum

→ Mengolah informasi dari materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum
yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari
kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung
dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Arti dan Makna Perkawinan
Menurut Pandangan Umum
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif
dalam membuktikan tentang materi :
Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut
Pandangan Umum berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau
media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Arti dan
Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan
Umum yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan
Umum yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah
disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan
Umum yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut
Pandangan Umum yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja
yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi
pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum berlangsung,
guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya
diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum yang baru
dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan
Umum yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Arti dan Makna
Perkawinan Menurut Pandangan Umum
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Arti dan Makna Perkawinan Menurut Pandangan Umum
kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

5. Pertemuan Ke-5 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja
● Pemberian contoh-contoh materi Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan
Ajaran Gereja untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Makna Perkawinan menurut
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja
→ Mendengar
Pemberian materi Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja oleh
guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai
materi :
Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan
Ajaran Gereja yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang
disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja yang sedang
dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Makna
Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja yang sedang dipelajari.

→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber


Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Makna Perkawinan menurut Ajaran
Kitab Suci dan Ajaran Gereja yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci
dan Ajaran Gereja yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja sesuai
dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar
kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja

→ Mengolah informasi dari materi Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan
Ajaran Gereja yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau
pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang
berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Makna Perkawinan menurut
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif
dalam membuktikan tentang materi :
Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab
Suci dan Ajaran Gereja berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis,

atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan
berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Makna


Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja dan ditanggapi oleh kelompok
yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci
dan Ajaran Gereja yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan
Ajaran Gereja yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang
telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan
Ajaran Gereja yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab
Suci dan Ajaran Gereja yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar
lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap
materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja
berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin,
rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli
lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja
yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci
dan Ajaran Gereja yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Makna Perkawinan
menurut Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Makna Perkawinan menurut Ajaran Kitab Suci dan
Ajaran Gereja kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

6. Pertemuan Ke-6 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.

Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini
● Pemberian contoh-contoh materi Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Tantangan-tantangan yang
dihadapi keluarga saat ini
→ Mendengar
Pemberian materi Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai
materi :
Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini
yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan
mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Tantangan-tantangan yang dihadapi
keluarga saat ini yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga
saat ini yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini sesuai dengan
pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar
kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini

→ Mengolah informasi dari materi Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini
yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari
kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung
dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Tantangan-tantangan yang
dihadapi keluarga saat ini
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif
dalam membuktikan tentang materi :
Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga
saat ini berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media
lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Tantangan-


tantangan yang dihadapi keluarga saat ini dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat
ini yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat


ini yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah
disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat
ini yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga
saat ini yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah
disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini berlangsung, guru
mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri,
berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini yang baru
dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat
ini yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Tantangan-tantangan
yang dihadapi keluarga saat ini
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Tantangan-tantangan yang dihadapi keluarga saat ini
kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

7. Pertemuan Ke-7 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan
● Pemberian contoh-contoh materi Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Ajaran Gereja tentang Keluarga
yang dicita-citakan
→ Mendengar
Pemberian materi Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai
materi :
Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan
yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan
mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Ajaran
Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Ajaran Gereja tentang Keluarga
yang dicita-citakan yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-
citakan yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan sesuai dengan
pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar
kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan

→ Mengolah informasi dari materi Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan yang
sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Ajaran Gereja tentang Keluarga
yang dicita-citakan
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif
dalam membuktikan tentang materi :
Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-
citakan berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media
lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Ajaran Gereja
tentang Keluarga yang dicita-citakan dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-
citakan yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan
yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-
citakan yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-
citakan yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah
disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan berlangsung, guru
mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri,
berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan yang baru
dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-
citakan yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Ajaran Gereja tentang
Keluarga yang dicita-citakan
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Ajaran Gereja tentang Keluarga yang dicita-citakan
kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

8. Pertemuan Ke-8 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Arti dan Inti Hidup Membiara

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Arti dan Inti Hidup Membiara dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Arti dan Inti Hidup Membiara
● Pemberian contoh-contoh materi Arti dan Inti Hidup Membiara untuk dapat
dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Arti
dan Inti Hidup Membiara
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Arti dan Inti Hidup Membiara
→ Mendengar
Pemberian materi Arti dan Inti Hidup Membiara oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai
materi :
Arti dan Inti Hidup Membiara

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Arti dan Inti Hidup Membiara

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Arti dan Inti Hidup Membiara yang sedang dipelajari
dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Arti dan Inti Hidup Membiara yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Arti
dan Inti Hidup Membiara yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Arti dan Inti Hidup Membiara yang
telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Arti dan Inti Hidup Membiara berupa
kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Arti dan Inti Hidup Membiara

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Arti dan Inti
Hidup Membiara dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Arti dan Inti Hidup Membiara yang dilakukan dan
peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Arti dan Inti Hidup Membiara

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Arti dan Inti Hidup Membiara yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Arti dan Inti Hidup Membiara yang akan selesai
dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Arti dan Inti Hidup Membiara yang terdapat
pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara
individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Arti dan Inti Hidup Membiara berlangsung, guru mengamati sikap siswa
dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur,
tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Arti dan Inti Hidup Membiara yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Arti dan Inti Hidup Membiara yang baru
diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Arti dan Inti Hidup
Membiara
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Arti dan Inti Hidup Membiara kepada kelompok yang
memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

9. Pertemuan Ke-9 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Ajaran Gereja tentang hidup membiara

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Ajaran Gereja tentang hidup membiara dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara
● Pemberian contoh-contoh materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara untuk dapat
dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Ajaran Gereja tentang hidup membiara
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Ajaran Gereja tentang hidup
membiara
→ Mendengar
Pemberian materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai
materi :
Ajaran Gereja tentang hidup membiara

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Ajaran Gereja tentang hidup membiara

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian

Mengamati dengan seksama materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara yang sedang
dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Ajaran
Gereja tentang hidup membiara yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara
yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara yang
telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Ajaran Gereja tentang hidup membiara sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Ajaran Gereja tentang hidup membiara

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar
kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Ajaran Gereja tentang hidup membiara

→ Mengolah informasi dari materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara yang sudah
dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Ajaran Gereja tentang hidup
membiara
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja

keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif
dalam membuktikan tentang materi :
Ajaran Gereja tentang hidup membiara

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara
berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Ajaran Gereja tentang hidup membiara

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Ajaran Gereja
tentang hidup membiara dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara yang
dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Ajaran Gereja tentang hidup membiara

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara yang akan
selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan
secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Ajaran Gereja tentang hidup membiara berlangsung, guru mengamati
sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku
jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Ajaran Gereja tentang hidup membiara yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Ajaran Gereja tentang hidup membiara yang baru
diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Ajaran Gereja tentang
hidup membiara
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Ajaran Gereja tentang hidup membiara kepada kelompok
yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

10. Pertemuan Ke-10 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :

Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Arti dan Makna Kerja

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Arti dan Makna Kerja dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Arti dan Makna Kerja
● Pemberian contoh-contoh materi Arti dan Makna Kerja untuk dapat dikembangkan
peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Arti
dan Makna Kerja
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Arti dan Makna Kerja
→ Mendengar
Pemberian materi Arti dan Makna Kerja oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai
materi :
Arti dan Makna Kerja

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Problem Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
statemen pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
(pertanyaan/ belajar, contohnya :
identifikasi → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
masalah) Arti dan Makna Kerja

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Arti dan Makna Kerja yang sedang dipelajari dalam
bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Arti dan Makna Kerja yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Arti
dan Makna Kerja yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Arti dan Makna Kerja yang telah
disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Arti dan Makna Kerja
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Arti dan Makna Kerja yang telah diperoleh pada
buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan
benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Arti dan Makna Kerja sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Arti dan Makna Kerja

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar
kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Arti dan Makna Kerja

→ Mengolah informasi dari materi Arti dan Makna Kerja yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-
pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Arti dan Makna Kerja
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif
dalam membuktikan tentang materi :
Arti dan Makna Kerja

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Arti dan Makna Kerja berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan
sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat
dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Arti dan Makna Kerja

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Arti dan
Makna Kerja dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Arti dan Makna Kerja yang dilakukan dan peserta
didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Arti dan Makna Kerja

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Arti dan Makna Kerja yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Arti dan Makna Kerja yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Arti dan Makna Kerja yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu
untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Arti dan Makna Kerja berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam
pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh
menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Arti dan Makna Kerja yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Arti dan Makna Kerja yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Arti dan Makna Kerja
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Arti dan Makna Kerja kepada kelompok yang memiliki
kinerja dan kerjasama yang baik.

11. Pertemuan Ke-11 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja
● Pemberian contoh-contoh materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja untuk
dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Arti
dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Arti dan Makna Kerja menurut
Ajaran Gereja

→ Mendengar
Pemberian materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai
materi :
Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja yang
sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Arti
dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran
Gereja yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja
yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar
kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja

→ Mengolah informasi dari materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja yang sudah
dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Arti dan Makna Kerja menurut
Ajaran Gereja
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif
dalam membuktikan tentang materi :
Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja
berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Arti dan
Makna Kerja menurut Ajaran Gereja dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja
yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.

→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja yang
akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran
Gereja yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah
disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja berlangsung, guru
mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri,
berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja
yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Arti dan Makna Kerja
menurut Ajaran Gereja
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Arti dan Makna Kerja menurut Ajaran Gereja kepada
kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

I. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1. Teknik Penilaian (terlampir)
a. Sikap
- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik
terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh
guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap
Aspek Perilaku yang Dinilai
Jumlah Skor Kode
No Nama Siswa
BS JJ TJ DS Skor Sikap Nilai

1 Soenarto 75 75 50 75 275 68,75 C

2 ... ... ... ... ... ... ...

Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin

Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

- Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta
didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian
tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian
diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang
akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya
disiapkan oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :
Jumlah Skor Kode
No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai

Selama diskusi, saya ikut serta


1 50
mengusulkan ide/gagasan.

Ketika kami berdiskusi, setiap


2 anggota mendapatkan kesempatan 50
untuk berbicara. 250 62,50 C

Saya ikut serta dalam membuat


3 50
kesimpulan hasil diskusi kelompok.

4 ... 100

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan

- Penilaian Teman Sebaya


Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama
halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian,
membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format
penilaian teman sebaya :

Nama yang diamati : ...


Pengamat : ...

Jumlah Skor Kode


No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai

1 Mau menerima pendapat teman. 100

Memberikan solusi terhadap


2 100
permasalahan.

Memaksakan pendapat sendiri 450 90,00 SB


3 100
kepada anggota kelompok.

4 Marah saat diberi kritik. 100

5 ... 50
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk
pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)

- Penilaian Jurnal (Lihat lampiran)

b. Pengetahuan
- Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda (Lihat lampiran)
- Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan
Praktek Monolog atau Dialog
Penilaian Aspek Percakapan
Skala Jumlah Skor Kode
No Aspek yang Dinilai 25 50 75 100 Skor Sikap Nilai
1 Intonasi
2 Pelafalan
3 Kelancaran
4 Ekspresi
5 Penampilan
6 Gestur

- Penugasan (Lihat Lampiran)


Tugas Rumah
a. Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik
b. Peserta didik memnta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka telah mengerjakan
tugas rumah dengan baik
c. Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan untuk
mendapatkan penilaian.

c. Keterampilan
- Penilaian Unjuk Kerja
Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan
berbicara sebagai berikut:

Instrumen Penilaian
Sangat Kurang Tidak
Baik
No Aspek yang Dinilai Baik Baik Baik
(100) (75) (50) (25)
1 Kesesuaian respon dengan pertanyaan
2 Keserasian pemilihan kata
3 Kesesuaian penggunaan tata bahasa
4 Pelafalan

Kriteria penilaian (skor)


100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali
skor ideal (100)

Instrumen Penilaian Diskusi


No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1 Penguasaan materi diskusi
2 Kemampuan menjawab pertanyaan
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
3 Kemampuan mengolah kata
4 Kemampuan menyelesaikan masalah

Keterangan :
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik

- Penilaian Proyek (Lihat Lampiran)


- Penilaian Produk (Lihat Lampiran)
- Penilaian Portofolio
Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR, dll

Instrumen Penilain
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1
2
3
4

2. Instrumen Penilaian (terlampir)


a. Pertemuan Pertama
b. Pertemuan Kedua
c. Pertemuan Ketiga

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


a. Remedial
Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa
memberikan soal tambahan misalnya sebagai berikut :
1) Jelaskan tentang Sistem Pembagian Kekuasaan Negara!
2) Jelaskan tentang Kedudukan dan Fungsi Kementerian Negara Republik Indonesia dan
Lembaga Pemerintah Non Kementerian!
3) Jelaskan tentang Nilai-nilai Pancasila dalam Penyelenggaraan pemerintahan!

CONTOH PROGRAM REMIDI

Sekolah : ……………………………………………..
Kelas/Semester : ……………………………………………..
Mata Pelajaran : ……………………………………………..
Ulangan Harian Ke : ……………………………………………..
Tanggal Ulangan Harian : ……………………………………………..
Bentuk Ulangan Harian : ……………………………………………..
Materi Ulangan Harian : ……………………………………………..
(KD / Indikator) : ……………………………………………..
KKM : ……………………………………………..

Nama Indikator yang Bentuk


Nilai Nilai Setelah
No Peserta Belum Tindakan Keterangan
Ulangan Remedial
Didik Dikuasai Remedial

4
Nama Indikator yang Bentuk
Nilai Nilai Setelah
No Peserta Belum Tindakan Keterangan
Ulangan Remedial
Didik Dikuasai Remedial

dst

b. Pengayaan
Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan
Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :
1) Membaca buku-buku tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik
penyelenggaraan pemerintahan Negara yang relevan.
2) Mencari informasi secara online tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik
penyelenggaraan pemerintahan Negara
3) Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang Nilai-nilai Pancasila dalam
kerangka praktik penyelenggaraan pemerintahan Negara
4) Mengamati langsung tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik
penyelenggaraan pemerintahan Negara yang ada di lingkungan sekitar.

Tuhemberua, Juli 2020

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1 MANDREHE


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Kelas/Semester : XII / Genap
Materi Pokok : Berdialog dan bekerja sama dengan umat beragama lain
Alokasi Waktu : 7 Minggu x 3 Jam Pelajaran @45 Menit

A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi
secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah,
masyarakat dan
lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”.
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian
yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan
kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
1.4 bersyukur atas adanya semangat dialog dan ● bersyukur atas adanya semangat dialog dan kerja
kerja sama dengan umat beragama lain sama dengan umat beragama lain

2.4 proaktif dan responsif untuk berdialog serta ● proaktif dan responsif untuk berdialog serta bekerja
bekerja sama dengan umat beragama lain sama dengan umat beragama lain

3.4 memahami makna berdialog serta bekerja ● Menganalisis kekhasan ajaran agama-agama di
sama dengan umat beragama lain Indonesia (agama Islam, Kristen Protestan,
Katolik, Hindu, Buddha, Khonghucu).
● Menganalisis persamaan-persamaan ajaran agama-
agama di Indonesia Indonesia (agama Islam, Kristen
Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, Khonghucu).
● Menganalisis ajaran atau pandangan Gereja
Katolik terhadap agama-agama dan kepercayaan
lain di Indonesia menurut Nostra Aetate (NA) art.
2 dan 3.

● Menganalisis tentang sebab-akibat terjadinya kasus


intoleransi antarumat beragama masyarakat.
● Menganalisis tentang toleransi hidup antarumat
beragama di Indonesia berdasarkan berita media
massa.
● Menjelaskan ajaran Gereja tentang makna dan hakikat
dialog antarumat beragama berdasarkan Nosrea
Aetate art.2

● Menjelaskan bentuk-bentuk kerja sama yang sudah


terjalin antara umat Katolik dan umat beragama lain di
Indonesia (berdasarkan pengalaman keuskupan
Ambonina).
● Menjelaskan hambatan-hambatan kerja sama dan dialog
dalam membangun persaudaraan sejati dengan umat
beragama lain
● Menjelaskan tindakan-tindakan atau kegiatan-kegiatan
yang dapat membangun persaudaraan sejati antarumat
beragama berdasarkan Kitab suci (Lukas 10:25- 37) dan
Ajaran Gereja (NA.1 -2)

4.4 melakukan aktivitas (misalnya menuliskan ● melakukan aktivitas (misalnya menuliskan


refleksi/doa/puisi/rangkuman/waw ancara refleksi/doa/puisi/rangkuman/waw ancara dengan tokoh
dengan tokoh umat) tentang semangat umat) tentang semangat dialog dan kerja sama dengan
dialog dan kerja sama dengan umat
umat beragama lain
beragama lain

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
● Menganalisis kekhasan ajaran agama-agama di Indonesia (agama Islam, Kristen Protestan, Katolik,
Hindu, Buddha, Khonghucu).
● Menganalisis persamaan-persamaan ajaran agama-agama di Indonesia Indonesia (agama Islam, Kristen
Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, Khonghucu).
● Menganalisis ajaran atau pandangan Gereja Katolik terhadap agama-agama dan kepercayaan lain di
Indonesia menurut Nostra Aetate (NA) art. 2 dan 3.
● Menganalisis tentang sebab-akibat terjadinya kasus intoleransi antarumat beragama masyarakat.
● Menganalisis tentang toleransi hidup antarumat beragama di Indonesia berdasarkan berita media massa.
● Menjelaskan ajaran Gereja tentang makna dan hakikat dialog antarumat beragama berdasarkan Nosrea
Aetate art.2
● Menjelaskan bentuk-bentuk kerja sama yang sudah terjalin antara umat Katolik dan umat beragama lain
di Indonesia (berdasarkan pengalaman keuskupan Ambonina).
● Menjelaskan hambatan-hambatan kerja sama dan dialog dalam membangun persaudaraan sejati dengan
umat beragama lain
● Menjelaskan tindakan-tindakan atau kegiatan-kegiatan yang dapat membangun persaudaraan sejati
antarumat beragama berdasarkan Kitab suci (Lukas 10:25- 37) dan Ajaran Gereja (NA.1 -2)

D. Materi Pembelajaran
Memahami Kekhasan Agama-Agama di Indonesia
⮚ kekhasan agama-agama di Indonesia

Dialog Antar Umat Beragama dan Berkepercayaan lain


⮚ kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia
⮚ Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama
⮚ dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari

Membangun Persaudaraan Sejati, melalui kerjasama antar umat beragama dan Berkeperca-yaan
⮚ Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama
⮚ Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama
⮚ usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan
lain

E. Metode Pembelajaran
1) Pendekatan : Saintifik
2) Model Pembelajaran : Discovery learning, Problem Based Learning (PBL)
3) Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran

F. Media Pembelajaran
Media :
⮚ Worksheet atau lembar kerja (siswa)
⮚ lembar penilaian
⮚ Cetak: buku, modul, brosur, leaflet, dan gambar.
⮚ Manusia dalam lingkungan: guru, pustakawan, laboran, dan penutur nativ.

Alat/Bahan :
⮚ Penggaris, spidol, papan tulis
⮚ Laptop & infocus
⮚ Audio: kaset dan CD.
⮚ Audio-cetak: kaset atau CD audio yang dilengkapi dengan teks.
⮚ Proyeksi visual diam: OUT dan film bingkai.
⮚ Proyeksi audio visual: film dan bingkai (slide) bersuara.
⮚ Audio visual gerak: VCD, DVD, dan W.
⮚ Visual gerak: film bisu.
⮚ Objek fisik: Benda nyata, model, dan spesimen.
⮚ Komputer.

G. Sumber Belajar
❖ Buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Siswa Kelas XII, Kemendikbud, Tahun 2016
❖ Pengalaman peserta didik dan guru

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1 (3 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Kekhasan Agama-Agama di Indonesia

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
pemberian materi Kekhasan Agama-Agama di Indonesia dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Kekhasan Agama-Agama di Indonesia
● Pemberian contoh-contoh materi Kekhasan Agama-Agama di Indonesia untuk dapat
dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari
buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan
dengan Kekhasan Agama-Agama di Indonesia
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Kekhasan Agama-Agama di
Indonesia
→ Mendengar
Pemberian materi Kekhasan Agama-Agama di Indonesia oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Kekhasan Agama-Agama di Indonesia

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari


informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui
identifikasi kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Kekhasan Agama-Agama di Indonesia

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Kekhasan Agama-Agama di Indonesia yang sedang
dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Kekhasan Agama-Agama di Indonesia yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Kekhasan Agama-Agama di Indonesia yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Kekhasan Agama-Agama di
Indonesia yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Kekhasan Agama-Agama di Indonesia
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Kekhasan Agama-Agama di Indonesia yang
telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar.

→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan
rasa percaya diri Kekhasan Agama-Agama di Indonesia sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Kekhasan Agama-Agama di Indonesia

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur,
sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Kekhasan Agama-Agama di Indonesia

→ Mengolah informasi dari materi Kekhasan Agama-Agama di Indonesia yang sudah


dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Kekhasan Agama-Agama di
Indonesia
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda
sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin,
taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Kekhasan Agama-Agama di Indonesia

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Kekhasan Agama-Agama di Indonesia
berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Kekhasan Agama-Agama di Indonesia

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Kekhasan


Agama-Agama di Indonesia dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Kekhasan Agama-Agama di Indonesia yang
dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :

Kekhasan Agama-Agama di Indonesia

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Kekhasan Agama-Agama di Indonesia yang


terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Kekhasan Agama-Agama di
Indonesia yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Kekhasan Agama-Agama di Indonesia
yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah
disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi
pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Kekhasan Agama-Agama di Indonesia berlangsung, guru mengamati
sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri,
berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Kekhasan Agama-Agama di Indonesia yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Kekhasan Agama-Agama di Indonesia yang
baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Kekhasan Agama-
Agama di Indonesia
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Kekhasan Agama-Agama di Indonesia kepada
kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

2. Pertemuan Ke-2 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia


Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung

Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar

● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.


Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
KEGIATAN LITERASI
Stimulation Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
(stimullasi/ materi kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia
pemberian dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama
di Indonesia
● Pemberian contoh-contoh materi kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-
umat beragama di Indonesia untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media
interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari
buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan
dengan kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait kasus-kasus intoleransi dan
model toleransi antar-umat beragama di Indonesia
→ Mendengar
Pemberian materi kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di
Indonesia oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari


informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui
identifikasi kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-
umat beragama di Indonesia yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide
presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang

materi kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia


yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia
yang
sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi kasus-kasus intoleransi dan model
toleransi antar-umat beragama di Indonesia yang telah disusun dalam daftar pertanyaan
kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di
Indonesia
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi kasus-kasus intoleransi dan model
toleransi antar-umat beragama di Indonesia yang telah diperoleh pada buku catatan
dengan
tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan
rasa percaya diri kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di
Indonesia sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur,
sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia

→ Mengolah informasi dari materi kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat
beragama di Indonesia yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan
sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan
informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada
lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi kasus-kasus intoleransi dan
model toleransi antar-umat beragama di Indonesia
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai
kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat
aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :

kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan) → Menyampaikan hasil diskusi tentang materi kasus-kasus intoleransi dan model
toleransi antar-umat beragama di Indonesia berupa kesimpulan berdasarkan hasil
analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur,
teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan
sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi kasus-kasus


intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia dan ditanggapi oleh
kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi kasus-kasus intoleransi dan model toleransi
antar-umat beragama di Indonesia yang dilakukan dan peserta didik lain diberi
kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia

→ Menjawab pertanyaan tentang materi kasus-kasus intoleransi dan model toleransi


antar-umat beragama di Indonesia yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi kasus-kasus intoleransi dan model
toleransi antar-umat beragama di Indonesia yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi kasus-kasus intoleransi dan model
toleransi antar-umat beragama di Indonesia yang terdapat pada buku pegangan peserta
didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek
penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di
Indonesia berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap:
nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab,
rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat
beragama di Indonesia yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran kasus-kasus intoleransi dan model toleransi
antar-umat beragama di Indonesia yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran kasus-kasus
intoleransi dan model toleransi antar-umat beragama di Indonesia
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran kasus-kasus intoleransi dan model toleransi antar-umat
beragama di Indonesia kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

3. Pertemuan Ke-3 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
pemberian materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama
● Pemberian contoh-contoh materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari
buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan
dengan Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Ajaran Gereja tentang
Dialog antar-Umat Beragama
→ Mendengar
Pemberian materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari


informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui
identifikasi kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat
Beragama yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang
disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-
Umat Beragama yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat
Beragama yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan
rasa percaya diri Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama sesuai dengan
pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur,
sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan

kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,


mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama

→ Mengolah informasi dari materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama
yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari
kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung
dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Ajaran Gereja tentang
Dialog antar-Umat Beragama
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai
kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat
aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat
Beragama berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau
media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan
berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Ajaran


Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat
Beragama yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat


Beragama yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang
telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-
Umat Beragama yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat
Beragama yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang

telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi
pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama berlangsung, guru
mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri,
berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama yang
baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat
Beragama yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Ajaran Gereja
tentang Dialog antar-Umat Beragama
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Ajaran Gereja tentang Dialog antar-Umat Beragama
kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

4. Pertemuan Ke-4 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari


Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung

Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
materi Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari dengan cara :

pemberian → Melihat (tanpa atau dengan Alat)


rangsangan) Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari
● Pemberian contoh-contoh materi Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari
buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan
dengan Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Dialog antarumat beragama
dalam hidup sehari-hari
→ Mendengar
Pemberian materi Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari


informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui
identifikasi kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-
hari yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan
dan mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Dialog antarumat beragama dalam
hidup sehari-hari yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)

Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:


→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Dialog antarumat beragama dalam
hidup sehari-hari yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi
dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan
rasa percaya diri Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari sesuai dengan
pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur,
sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari

→ Mengolah informasi dari materi Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari
yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari
kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung
dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Dialog antarumat beragama
dalam hidup sehari-hari
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda
sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin,
taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Dialog antarumat beragama dalam hidup
sehari-hari berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau
media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan
berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Dialog


antarumat beragama dalam hidup sehari-hari dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Dialog antarumat beragama dalam hidup
sehari-hari yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-
hari yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah
disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Dialog antarumat beragama dalam
hidup sehari-hari yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Dialog antarumat beragama dalam hidup
sehari-hari yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja
yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap
materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari berlangsung, guru
mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri,
berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari yang
baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Dialog antarumat beragama dalam
hidup sehari-hari yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Dialog antarumat
beragama dalam hidup sehari-hari
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Dialog antarumat beragama dalam hidup sehari-hari
kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

5. Pertemuan Ke-5 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi

● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama


Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung

Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
pemberian materi Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama
rangsangan) Antarumat Beragama dengan cara :
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui
Kerja Sama Antarumat Beragama
● Pemberian contoh-contoh materi Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan
Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama untuk dapat dikembangkan peserta
didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari
buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan
dengan Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama
Antarumat Beragama
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Pemahaman tentang
Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama
→ Mendengar
Pemberian materi Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja
Sama Antarumat Beragama oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama
Antarumat Beragama

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari


informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui
identifikasi kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama
Antarumat Beragama

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan
Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama
Antarumat Beragama yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat
Beragama yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Pemahaman tentang Membangun
Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama yang telah disusun
dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja
Sama Antarumat Beragama
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Pemahaman tentang Membangun
Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama yang telah diperoleh
pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia
yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan
rasa percaya diri Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja
Sama Antarumat Beragama sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama
Antarumat Beragama

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur,
sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :

Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama


Antarumat Beragama

→ Mengolah informasi dari materi Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati,


Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-
pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Pemahaman tentang
Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai
kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat
aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama
Antarumat Beragama
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Pemahaman tentang Membangun
Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama
Antarumat Beragama

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Pemahaman


tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama
dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Pemahaman tentang Membangun
Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama yang dilakukan dan
peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama
Antarumat Beragama

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan


Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Pemahaman tentang Membangun
Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama yang akan selesai
dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Pemahaman tentang Membangun
Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama yang terdapat pada

buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara
individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja
Sama Antarumat Beragama berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi
sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah
tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati,
Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan
Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Pemahaman tentang
Membangun Persaudaraan Sejati, Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Pemahaman tentang Membangun Persaudaraan Sejati,
Melalui Kerja Sama Antarumat Beragama kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.
6. Pertemuan Ke-6 (3 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama


Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung

Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
KEGIATAN LITERASI

Stimulation Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
(stimullasi/ materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan
pemberian Antarpemeluk Agama dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun
Persaudaraan Antarpemeluk Agama
● Pemberian contoh-contoh materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang
Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama untuk dapat dikembangkan peserta
didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari
buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan
dengan Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan
Antarpemeluk Agama
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Ajaran Kitab Suci dan
Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama
→ Mendengar
Pemberian materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun
Persaudaraan Antarpemeluk Agama oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan
Antarpemeluk Agama

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari


informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui
identifikasi kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan
Antarpemeluk Agama

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang
Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan
Antarpemeluk Agama yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan Antarpemeluk
Agama yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran
Gereja tentang Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama yang telah disusun
dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun
Persaudaraan Antarpemeluk Agama
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang
Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama yang telah diperoleh pada buku
catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan
benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan
rasa percaya diri Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun
Persaudaraan Antarpemeluk Agama sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan
Antarpemeluk Agama

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur,
sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan
Antarpemeluk Agama

→ Mengolah informasi dari materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang
Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-
pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Ajaran Kitab Suci dan
Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda
sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin,
taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :

Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan


Antarpemeluk Agama

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja
tentang Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan
Antarpemeluk Agama

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Ajaran


Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan Antarpemeluk
Agama
dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang
Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama yang dilakukan dan peserta didik lain
diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan
Antarpemeluk Agama

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang
Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran
Gereja tentang Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama yang akan selesai
dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja
tentang Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu
untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun
Persaudaraan Antarpemeluk Agama berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang
meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah
tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang Membangun
Persaudaraan Antarpemeluk Agama yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang
Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Ajaran Kitab Suci
dan Ajaran Gereja tentang Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama

● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Ajaran Kitab Suci dan Ajaran Gereja tentang
Membangun Persaudaraan Antarpemeluk Agama kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama
yang baik.

7. Pertemuan Ke-7 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan
lain

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
pemberian materi Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama
rangsangan) dan Kepercayaan lain dengan cara :
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan
Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain
● Pemberian contoh-contoh materi Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun
Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain untuk dapat
dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari
buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan
dengan Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk
Agama dan Kepercayaan lain
→ Menulis

Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Usaha-usaha kongkrit untuk
Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain
→ Mendengar
Pemberian materi Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-
Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama
dan Kepercayaan lain

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari


informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui
identifikasi kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama
dan Kepercayaan lain

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun
Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain yang sedang
dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk
Agama dan Kepercayaan lain yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama
dan Kepercayaan lain yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Usaha-usaha kongkrit untuk
Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain yang
telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-
Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain
→ Mengumpulkan informasi

Mencatat semua informasi tentang materi Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun


Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain yang telah diperoleh
pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang
baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan
rasa percaya diri Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-
Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama
dan Kepercayaan lain

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur,
sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama
dan Kepercayaan lain

→ Mengolah informasi dari materi Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun


Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain yang sudah
dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Usaha-usaha kongkrit untuk
Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai
kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat
aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama
dan Kepercayaan lain

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun
Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama
dan Kepercayaan lain

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Usaha-


usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan
Kepercayaan lain dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun
Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain yang dilakukan dan
peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama
dan Kepercayaan lain

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun


Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Usaha-usaha kongkrit untuk
Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain yang
akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun
Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara
individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-
Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran
yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun Persaudaraan
Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun
Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Usaha-usaha
kongkrit untuk Membangun Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Usaha-usaha kongkrit untuk Membangun
Persaudaraan Sejati antar-Pemeluk Agama dan Kepercayaan lain kepada kelompok yang memiliki
kinerja dan kerjasama yang baik.

I. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1. Teknik Penilaian (terlampir)
a. Sikap
- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik
terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh
guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap
Aspek Perilaku yang Dinilai
Jumlah Skor Kode
No Nama Siswa
BS JJ TJ DS Skor Sikap Nilai

1 Soenarto 75 75 50 75 275 68,75 C

2 ... ... ... ... ... ... ...

Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin

Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

- Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta
didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian
tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian
diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang
akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya
disiapkan oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :
Jumlah Skor Kode
No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai

Selama diskusi, saya ikut serta


1 50
mengusulkan ide/gagasan.
Ketika kami berdiskusi, setiap
2 anggota mendapatkan kesempatan 50
untuk berbicara.
250 62,50 C
Saya ikut serta dalam membuat
3 50
kesimpulan hasil diskusi kelompok.

4 ... 100

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan

- Penilaian Teman Sebaya


Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama
halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian,
membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format
penilaian teman sebaya :

Nama yang diamati : ...


Pengamat : ...

Jumlah Skor Kode


No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai

1 Mau menerima pendapat teman. 100

Memberikan solusi terhadap


2 100
permasalahan.

Memaksakan pendapat sendiri 450 90,00 SB


3 100
kepada anggota kelompok.

4 Marah saat diberi kritik. 100

5 ... 50

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk
pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)

- Penilaian Jurnal (Lihat lampiran)

b. Pengetahuan
- Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda (Lihat lampiran)
- Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan
Praktek Monolog atau Dialog
Penilaian Aspek Percakapan
Skala Jumlah Skor Kode
No Aspek yang Dinilai 25 50 75 100 Skor Sikap Nilai
1 Intonasi
2 Pelafalan
3 Kelancaran
4 Ekspresi
5 Penampilan
6 Gestur

- Penugasan (Lihat Lampiran)


Tugas Rumah
a. Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik
b. Peserta didik memnta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka telah mengerjakan
tugas rumah dengan baik
c. Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan untuk
mendapatkan penilaian.

c. Keterampilan
- Penilaian Unjuk Kerja
Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan
berbicara sebagai berikut:
Instrumen Penilaian
Sangat Kurang Tidak
Baik
No Aspek yang Dinilai Baik Baik Baik
(100) (75) (50) (25)
1 Kesesuaian respon dengan pertanyaan
2 Keserasian pemilihan kata
3 Kesesuaian penggunaan tata bahasa
4 Pelafalan

Kriteria penilaian (skor)


100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali
skor ideal (100)

Instrumen Penilaian Diskusi


No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1 Penguasaan materi diskusi
2 Kemampuan menjawab pertanyaan
3 Kemampuan mengolah kata
4 Kemampuan menyelesaikan masalah

Keterangan :
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik

- Penilaian Proyek (Lihat Lampiran)


- Penilaian Produk (Lihat Lampiran)
- Penilaian Portofolio
Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR, dll

Instrumen Penilain
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1
2
3
4

2. Instrumen Penilaian (terlampir)


a. Pertemuan Pertama
b. Pertemuan Kedua
c. Pertemuan Ketiga

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


a. Remedial
Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa
memberikan soal tambahan misalnya sebagai berikut :
1) Jelaskan tentang Sistem Pembagian Kekuasaan Negara!
2) Jelaskan tentang Kedudukan dan Fungsi Kementerian Negara Republik Indonesia dan
Lembaga Pemerintah Non Kementerian!
3) Jelaskan tentang Nilai-nilai Pancasila dalam Penyelenggaraan pemerintahan!

CONTOH PROGRAM REMIDI

Sekolah : ……………………………………………..
Kelas/Semester : ……………………………………………..
Mata Pelajaran : ……………………………………………..
Ulangan Harian Ke : ……………………………………………..
Tanggal Ulangan Harian : ……………………………………………..
Bentuk Ulangan Harian : ……………………………………………..
Materi Ulangan Harian : ……………………………………………..
(KD / Indikator) : ……………………………………………..
KKM : ……………………………………………..

Nama Indikator yang Bentuk


Nilai Nilai Setelah
No Peserta Belum Tindakan Keterangan
Ulangan Remedial
Didik Dikuasai Remedial

dst

b. Pengayaan
Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan
Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :
1) Membaca buku-buku tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik
penyelenggaraan pemerintahan Negara yang relevan.
2) Mencari informasi secara online tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik
penyelenggaraan pemerintahan Negara
3) Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang Nilai-nilai Pancasila dalam
kerangka praktik penyelenggaraan pemerintahan Negara
4) Mengamati langsung tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik
penyelenggaraan pemerintahan Negara yang ada di lingkungan sekitar.

Tuhemberua, Juli 2020

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]

Catatan Kepala Sekolah


....................................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................................
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1 MANDREHE


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi Pokok : Keadilan, kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan
ciptaan Alokasi Waktu : 6 Minggu x 3 Jam Pelajaran @45 Menit

A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi
secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah,
masyarakat dan
lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”.
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian
yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan
kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
1.2 beriman kepada Yesus Kristus yang ● beriman kepada Yesus Kristus yang mengajarkan nilai-
mengajarkan nilai-nilai keadilan, kejujuran, nilai keadilan, kejujuran, kebenaran, perdamaian dan
kebenaran, perdamaian dan keutuhan keutuhan ciptaan yang diajarkan-Nya
ciptaan yang diajarkan-Nya
2.2 peduli pada nilai-nilai; keadilan, kejujuran, ● peduli pada nilai-nilai; keadilan, kejujuran, kebenaran,
kebenaran, perdamaian dan keutuhan perdamaian dan keutuhan ciptaan sesuai dengan ajaran
ciptaan sesuai dengan ajaran Yesus Kristus Yesus Kristus

3.2 memahami nilai-nilai keadilan, kejujuran, ● Menjelaskan makna nilai-nilai keadilan menurut ajaran
kebenaran, perdamaian dan keutuhan Kitab Suci (Am 5:7-15; Luk 11:37-46)
ciptaan sesuai dengan ajaran Yesus Kristus ● Menjelaskan makna nilai-nilai kejujuran menurut ajaran
Kitab Suci(Mat 5:33- 37; 23:13-16)
● Menjelaskan makna nilai-nilai kebenaran menurut
ajaran Kitab Suci(Kel 23: 1-3. 6-8; Ul 16: 18-19;
Mat
5:37; Yoh 8:43 – 47)
● Menjelaskan makna nilai-nilai perdamaian menurut
ajaran Kitab Suci (Yoh 14:27; 16:33; Luk 1:78-79; Mat
5:39)
● Menjelaskan makna nilai-nilai keutuhan ciptaan
menurut ajaran Kitab Suci (Kej 1:1-24)

● Menjelaskan peraturan-perturan negara yang


melandasi perjuangan penegakan nilai-nilai penting
dalam kehidupan masyarakat berdasarkan Pancasila
dan UUD 45
● Menjelaskan ajaran-ajaran Gereja yang menjadi
landasan bagi umat Katolik untuk memperjuangkan
nilai-nilai penting dalam kehidupan masyarakat (Rerum
Novarum Quadragesimo Anno, Pacem In Terris
Populorum Progressio)
● Menjelaskan upaya-upaya konkret untuk
memperjuangkan nilai-nilai penting dalam kehidupan
masyarakat.

● Menganalisis makna perjuangan tokoh-tokoh tertentu


yang memperjuangan keadilan, kejujuran, kebenaran
dan kedamaian sesuai teladan Yesus.
● Menjelaskan peran Yesus dalam memperjuangkan
keadilan, kejujuran, kebenaran dan kedamaian
berdasarkan Mrk 10:17- 25; Mat 23:1- 15.
● Menjelaskan ajaran dan upaya Gereja mewujudkan
keadilan, kejujuran, kebenaran dan kedamaian dalam
hidup masyarakat.

4.2 melakukan aktivitas (misalnya menuliskan ● melakukan aktivitas (misalnya menuliskan


refleksi/doa/puisi/rangkuman) tentang nilai- refleksi/doa/puisi/rangkuman) tentang nilai-nilai
nilai keadilan, kejujuran, kebenaran, keadilan, kejujuran, kebenaran, perdamaian dan
perdamaian dan keutuhan ciptaan sesuai
keutuhan ciptaan sesuai dengan ajaran Yesus Kristus
dengan ajaran Yesus Kristus

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
● Menjelaskan makna nilai-nilai keadilan menurut ajaran Kitab Suci (Am 5:7-15; Luk 11:37-46)
● Menjelaskan makna nilai-nilai kejujuran menurut ajaran Kitab Suci(Mat 5:33- 37; 23:13-16)
● Menjelaskan makna nilai-nilai kebenaran menurut ajaran Kitab Suci(Kel 23: 1-3. 6-8; Ul 16: 18-19;
Mat 5:37; Yoh 8:43 – 47)
● Menjelaskan makna nilai-nilai perdamaian menurut ajaran Kitab Suci (Yoh 14:27; 16:33; Luk 1:78-79;
Mat 5:39)
● Menjelaskan makna nilai-nilai keutuhan ciptaan menurut ajaran Kitab Suci (Kej 1:1-24)
● Menjelaskan peraturan-perturan negara yang melandasi perjuangan penegakan nilai-nilai penting
dalam kehidupan masyarakat berdasarkan Pancasila dan UUD 45
● Menjelaskan ajaran-ajaran Gereja yang menjadi landasan bagi umat Katolik untuk
memperjuangkan nilai-nilai penting dalam kehidupan masyarakat (Rerum Novarum Quadragesimo
Anno, Pacem In Terris Populorum Progressio)
● Menjelaskan upaya-upaya konkret untuk memperjuangkan nilai-nilai penting dalam kehidupan
masyarakat.
● Menganalisis makna perjuangan tokoh-tokoh tertentu yang memperjuangan keadilan,
kejujuran, kebenaran dan kedamaian sesuai teladan Yesus.
● Menjelaskan peran Yesus dalam memperjuangkan keadilan, kejujuran, kebenaran dan
kedamaian berdasarkan Mrk 10:17- 25; Mat 23:1- 15.
● Menjelaskan ajaran dan upaya Gereja mewujudkan keadilan, kejujuran, kebenaran dan
kedamaian dalam hidup masyarakat.

D. Materi Pembelajaran
Nilai-nilai penting dalam masyarakat yang diperjuangkan
⮚ Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan

Landasan untuk memperjuangkan nilai-nilai penting dalam masyarakat


⮚ Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara
⮚ ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting
dalam kehidupan masyarakat
⮚ visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat

Yesus Kristus pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian


⮚ Pengalaman Hidup Pengikut Yesus
⮚ Ajaran Kitab Suci
⮚ Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian
E. Metode Pembelajaran
1) Pendekatan : Saintifik
2) Model Pembelajaran : Discovery learning, Problem Based Learning (PBL)
3) Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran

F. Media Pembelajaran
Media :
⮚ Worksheet atau lembar kerja (siswa)
⮚ lembar penilaian
⮚ Cetak: buku, modul, brosur, leaflet, dan gambar.
⮚ Manusia dalam lingkungan: guru, pustakawan, laboran, dan penutur nativ.

Alat/Bahan :
⮚ Penggaris, spidol, papan tulis
⮚ Laptop & infocus
⮚ Audio: kaset dan CD.
⮚ Audio-cetak: kaset atau CD audio yang dilengkapi dengan teks.
⮚ Proyeksi visual diam: OUT dan film bingkai.
⮚ Proyeksi audio visual: film dan bingkai (slide) bersuara.
⮚ Audio visual gerak: VCD, DVD, dan W.
⮚ Visual gerak: film bisu.
⮚ Objek fisik: Benda nyata, model, dan spesimen.
⮚ Komputer.

G. Sumber Belajar
❖ Buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Siswa Kelas XII, Kemendikbud, Tahun 2016
❖ Pengalaman peserta didik dan guru

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1 (3 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
pemberian materi Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan
rangsangan) dengan cara :
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran,
perdamaian dan keutuhan ciptaan
● Pemberian contoh-contoh materi Makna nilai keadilan,kejujuran,
kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan untuk dapat dikembangkan
peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca
materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Makna nilai
keadilan,kejujuran,
kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Makna nilai
keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan
→ Mendengar
Pemberian materi Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian
dan keutuhan ciptaan oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan
ciptaan

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian,


mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan
ciptaan

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai
ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin
tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang
(pengumpulan telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Makna nilai keadilan,kejujuran,
kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan yang sedang dipelajari
dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca
berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan
dan pemahaman tentang materi Makna nilai keadilan,kejujuran,
kebenaran,
perdamaian dan keutuhan ciptaan yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari
kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran,
perdamaian dan keutuhan ciptaan yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Makna nilai
keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan yang
telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran,
perdamaian dan keutuhan ciptaan
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Makna nilai keadilan,kejujuran,
kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan yang telah diperoleh pada
buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya diri Makna nilai keadilan,kejujuran,
kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan sesuai dengan
pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan
ciptaan

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok
kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain,
kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi
melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar
sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan
Data) cara :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan
ciptaan

→ Mengolah informasi dari materi Makna nilai keadilan,kejujuran,


kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan yang sudah dikumpulkan
dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang
berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Makna nilai
keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif
serta
deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan
ciptaan

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas
jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization (menarik COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
kesimpulan) Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Makna nilai
keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan berupa
kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media
lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan
berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan
ciptaan

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi


Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan
ciptaan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Makna nilai keadilan,kejujuran,
kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan yang dilakukan dan peserta
didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan
ciptaan

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Makna nilai keadilan,kejujuran,


kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Makna nilai
keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan yang
akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Makna nilai
keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang
telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa
terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan
ciptaan berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,
disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin
tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan
keutuhan ciptaan yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran,
perdamaian dan keutuhan ciptaan yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Makna nilai
keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian dan keutuhan ciptaan
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Makna nilai keadilan,kejujuran, kebenaran, perdamaian
dan keutuhan ciptaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

2. Pertemuan Ke-2 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
pemberian materi Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang
diperjuangkan oleh negara
● Pemberian contoh-contoh materi Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang
diperjuangkan oleh negara untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari
media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca
materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Nilai-nilai kehidupan
masyarakat yang diperjuangkan oleh negara
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Nilai-nilai
kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara
→ Mendengar
Pemberian materi Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan
oleh negara oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian,


mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai
ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin
tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang
(pengumpulan telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Nilai-nilai kehidupan
masyarakat yang diperjuangkan oleh negara yang sedang dipelajari
dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan
mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca
berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan
pemahaman tentang materi Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang
diperjuangkan oleh negara yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari
kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang
diperjuangkan oleh negara yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Nilai-nilai kehidupan
masyarakat yang diperjuangkan oleh negara yang telah disusun dalam
daftar pertanyaan kepada guru.
COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang
diperjuangkan oleh negara
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Nilai-nilai kehidupan
masyarakat yang diperjuangkan oleh negara yang telah diperoleh pada
buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya diri Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang
diperjuangkan oleh negara sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok
kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain,
kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi
melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar
sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan
Data) cara :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara

→ Mengolah informasi dari materi Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang


diperjuangkan oleh negara yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati
dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Nilai-nilai
kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif
serta
deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas
jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization (menarik COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
kesimpulan) Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Nilai-nilai kehidupan
masyarakat yang diperjuangkan oleh negara berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi


Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara dan
ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Nilai-nilai kehidupan masyarakat
yang diperjuangkan oleh negara yang dilakukan dan peserta didik lain
diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Nilai-nilai kehidupan masyarakat


yang diperjuangkan oleh negara yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Nilai-nilai
kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara yang akan selesai
dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Nilai-nilai kehidupan
masyarakat yang diperjuangkan oleh negara yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan
secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi
pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara
berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin,
rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli
lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan oleh negara
yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang
diperjuangkan oleh negara yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Nilai-nilai kehidupan
masyarakat yang diperjuangkan oleh negara
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Nilai-nilai kehidupan masyarakat yang diperjuangkan
oleh negara kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

3. Pertemuan Ke-3 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting
dalam kehidupan masyarakat

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
pemberian materi ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk
rangsangan) memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat dengan cara :
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan
kita untuk memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan
masyarakat
● Pemberian contoh-contoh materi ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja
sebagai landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting dalam
kehidupan masyarakat untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari
media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca
materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan ajaran Kitab Suci dan ajaran
Gereja sebagai landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting
dalam kehidupan masyarakat
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait ajaran Kitab
Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk memperjuangkan
nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat
→ Mendengar
Pemberian materi ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan
kita untuk memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan
masyarakat oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk
memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian,


mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk
memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai
ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin
tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang
(pengumpulan telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja
sebagai landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting dalam
kehidupan masyarakat yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca
berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan
pemahaman tentang materi ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai
landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan
masyarakat yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari
kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai
landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan
masyarakat yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi ajaran Kitab Suci dan
ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai
penting dalam kehidupan masyarakat yang telah disusun dalam daftar
pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai
landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan
masyarakat
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi ajaran Kitab Suci dan ajaran
Gereja sebagai landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting
dalam kehidupan masyarakat yang telah diperoleh pada buku catatan
dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang
baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya diri ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja
sebagai landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting dalam
kehidupan masyarakat sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk
memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok
kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain,
kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi
melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar
sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan
Data) cara :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk
memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat

→ Mengolah informasi dari materi ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja
sebagai landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting dalam
kehidupan masyarakat yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati
dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi ajaran Kitab
Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk memperjuangkan
nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta
deduktif dalam membuktikan tentang materi :
ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk
memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas
jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization (menarik COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
kesimpulan) Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi ajaran Kitab Suci dan ajaran
Gereja sebagai landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting
dalam kehidupan masyarakat berupa kesimpulan berdasarkan hasil
analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan
sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk
memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi


ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk
memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat dan
ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi ajaran Kitab Suci dan ajaran
Gereja sebagai landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting
dalam kehidupan masyarakat yang dilakukan dan peserta didik lain diberi
kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk
memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat

→ Menjawab pertanyaan tentang materi ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja
sebagai landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting dalam
kehidupan masyarakat yang terdapat pada buku pegangan peserta didik
atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi ajaran Kitab
Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk memperjuangkan
nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat yang akan selesai
dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi ajaran Kitab Suci dan ajaran
Gereja sebagai landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting
dalam kehidupan masyarakat yang terdapat pada buku pegangan peserta
didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk
mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk
memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat berlangsung, guru mengamati sikap
siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku
jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk
memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai
landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat yang baru
diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran ajaran Kitab Suci dan
ajaran Gereja sebagai landasan kita untuk memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja sebagai landasan
kita untuk memperjuangkan nilainilai penting dalam kehidupan masyarakat kepada kelompok yang
memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

4. Pertemuan Ke-4 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
pemberian materi visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai penting
rangsangan) dalam masyarakat dengan cara :
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi visi negara dan visi Gereja sebagai landasan
perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat
● Pemberian contoh-contoh materi visi negara dan visi Gereja sebagai
landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat untuk
dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca
materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan visi negara dan visi Gereja
sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait visi negara dan
visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam
masyarakat
→ Mendengar
Pemberian materi visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan
atas nilai-nilai penting dalam masyarakat oleh guru.

→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai
penting dalam masyarakat

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian,


mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai
penting dalam masyarakat

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai
ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin
tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang
(pengumpulan telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi visi negara dan visi Gereja sebagai
landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat yang
sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang
disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca
berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan
dan pemahaman tentang materi visi negara dan visi Gereja sebagai
landasan
perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat yang
sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari
kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi visi negara dan visi Gereja sebagai landasan
perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat yang sedang
dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi visi negara dan visi
Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam
masyarakat yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi visi negara dan visi Gereja sebagai landasan
perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi visi negara dan visi Gereja
sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat
yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya diri visi negara dan visi Gereja sebagai
landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat sesuai
dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai
penting dalam masyarakat

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok
kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain,
kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi
melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar
sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan
Data) cara :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai
penting dalam masyarakat

→ Mengolah informasi dari materi visi negara dan visi Gereja sebagai
landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat yang
sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun
hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi
yang
sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar
kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi visi negara dan
visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam
masyarakat
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif
serta
deduktif dalam membuktikan tentang materi :
visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai
penting dalam masyarakat

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas
jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization (menarik COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
kesimpulan) Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi visi negara dan visi Gereja
sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat
berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau
media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi,
kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai
penting dalam masyarakat
→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi
visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai
penting dalam masyarakat dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi visi negara dan visi Gereja
sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat
yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai
penting dalam masyarakat

→ Menjawab pertanyaan tentang materi visi negara dan visi Gereja


sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat
yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang
telah
disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi visi negara
dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam
masyarakat yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi visi negara dan visi Gereja
sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat
yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja
yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa
terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai
penting dalam masyarakat berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi
sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah
tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-
nilai penting dalam masyarakat yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran visi negara dan visi Gereja sebagai landasan
perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran visi negara dan visi
Gereja sebagai landasan perjuangan atas nilai-nilai penting dalam masyarakat
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran visi negara dan visi Gereja sebagai landasan perjuangan
atas nilai-nilai penting dalam masyarakat kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.

5. Pertemuan Ke-5 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
pemberian materi Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian
rangsangan) dengan cara :
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran,
Kebenaran, dan Kedamaian
● Pemberian contoh-contoh materi Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan,
Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian untuk dapat dikembangkan
peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca
materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Ajaran Kitab Suci tentang
Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Ajaran Kitab
Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian
→ Mendengar
Pemberian materi Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran,
Kebenaran, dan Kedamaian oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan
Kedamaian

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian,


mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan
Kedamaian

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai
ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin
tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang
(pengumpulan telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan,
Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian yang sedang dipelajari dalam
bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca
berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan
pemahaman tentang materi Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan,
Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari
kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran,
Kebenaran, dan Kedamaian yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Ajaran Kitab
Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian yang
telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan,
Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Ajaran Kitab Suci tentang
Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian yang telah diperoleh
pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya diri Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan,
Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan
Kedamaian

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok
kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain,
kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi
melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar
sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan
Data) cara :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan
Kedamaian

→ Mengolah informasi dari materi Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan,


Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian yang sudah dikumpulkan dari
hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang
berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Ajaran Kitab
Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta
deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan
Kedamaian

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas
jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization (menarik COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
kesimpulan) Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Ajaran Kitab Suci tentang
Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan
Kedamaian

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi


Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan
Kedamaian dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Ajaran Kitab Suci tentang
Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian yang dilakukan dan
peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan
Kedamaian

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Ajaran Kitab Suci tentang


Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Ajaran Kitab
Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian yang akan
selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Ajaran Kitab Suci tentang
Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah
disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap
materi
pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan
Kedamaian berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap:
nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab,
rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan
Kedamaian yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran,
Kebenaran, dan Kedamaian yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Ajaran Kitab Suci
tentang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Kedamaian
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Ajaran Kitab Suci tentang Keadilan, Kejujuran,
Kebenaran, dan Kedamaian kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

6. Pertemuan Ke-6 (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
pemberian materi Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian dengan
rangsangan) cara :
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran,
Kebenaran dan Kedamaian
● Pemberian contoh-contoh materi Yesus Kristus, Pejuang Keadilan,
Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian untuk dapat dikembangkan peserta
didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca
materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Yesus Kristus, Pejuang
Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Yesus Kristus,
Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian
→ Mendengar
Pemberian materi Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran,
Kebenaran dan Kedamaian oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian,


mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai
ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin
tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang
telah diidentifikasi melalui kegiatan:
(pengumpulan → Mengamati obyek/kejadian
data) Mengamati dengan seksama materi Yesus Kristus, Pejuang Keadilan,
Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian yang sedang dipelajari dalam
bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca
berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan
dan pemahaman tentang materi Yesus Kristus, Pejuang Keadilan,
Kejujuran,
Kebenaran dan Kedamaian yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari
kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran,
Kebenaran dan Kedamaian yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Yesus Kristus,
Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian yang telah
disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Yesus Kristus, Pejuang Keadilan,
Kejujuran,
Kebenaran dan Kedamaian
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Yesus Kristus, Pejuang
Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian yang telah diperoleh
pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya diri Yesus Kristus, Pejuang Keadilan,
Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok
kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain,
kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi
melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar
sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan
Data) cara :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian

→ Mengolah informasi dari materi Yesus Kristus, Pejuang Keadilan,


Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati
dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Yesus Kristus,
Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta
deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas
jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization (menarik COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
kesimpulan) Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Yesus Kristus, Pejuang
Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi


Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian
dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Yesus Kristus, Pejuang Keadilan,
Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian yang dilakukan dan peserta didik
lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Yesus Kristus, Pejuang Keadilan,


Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Yesus
Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian yang
akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Yesus Kristus, Pejuang
Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan
secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi
pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian
berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin,
rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli
lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan
Kedamaian yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran,
Kebenaran dan Kedamaian yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Yesus Kristus,
Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran dan Kedamaian
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Yesus Kristus, Pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran
dan Kedamaian kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

I. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1. Teknik Penilaian (terlampir)
a. Sikap
- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik
terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh
guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap
Aspek Perilaku yang Dinilai
Jumlah Skor Kode
No Nama Siswa
BS JJ TJ DS Skor Sikap Nilai

1 Soenarto 75 75 50 75 275 68,75 C

2 ... ... ... ... ... ... ...

Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin

Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

- Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta
didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian
tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian
diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang
akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya
disiapkan oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :
Jumlah Skor Kode
No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai

Selama diskusi, saya ikut serta


1 50
mengusulkan ide/gagasan.

Ketika kami berdiskusi, setiap


2 anggota mendapatkan kesempatan 50
untuk berbicara. 250 62,50 C

Saya ikut serta dalam membuat


3 50
kesimpulan hasil diskusi kelompok.

4 ... 100

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan

- Penilaian Teman Sebaya


Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama
halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian,
membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format
penilaian teman sebaya :

Nama yang diamati : ...


Pengamat : ...

Jumlah Skor Kode


No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai

1 Mau menerima pendapat teman. 100

Memberikan solusi terhadap


2 100
permasalahan.

Memaksakan pendapat sendiri 450 90,00 SB


3 100
kepada anggota kelompok.

4 Marah saat diberi kritik. 100

5 ... 50

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk
pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)

- Penilaian Jurnal (Lihat lampiran)

b. Pengetahuan
- Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda (Lihat lampiran)
- Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan
Praktek Monolog atau Dialog
Penilaian Aspek Percakapan
Skala Jumlah Skor Kode
No Aspek yang Dinilai 25 50 75 100 Skor Sikap Nilai
1 Intonasi
2 Pelafalan
3 Kelancaran
4 Ekspresi
5 Penampilan
6 Gestur

- Penugasan (Lihat Lampiran)


Tugas Rumah
a. Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik
b. Peserta didik memnta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka telah mengerjakan
tugas rumah dengan baik
c. Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan untuk
mendapatkan penilaian.

c. Keterampilan
- Penilaian Unjuk Kerja
Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan
berbicara sebagai berikut:

Instrumen Penilaian
Sangat Kurang Tidak
Baik
No Aspek yang Dinilai Baik Baik Baik
(75)
(100) (50) (25)
1 Kesesuaian respon dengan pertanyaan
2 Keserasian pemilihan kata
3 Kesesuaian penggunaan tata bahasa
4 Pelafalan

Kriteria penilaian (skor)


100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali
skor ideal (100)

Instrumen Penilaian Diskusi


No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1 Penguasaan materi diskusi
2 Kemampuan menjawab pertanyaan
3 Kemampuan mengolah kata
4 Kemampuan menyelesaikan masalah

Keterangan :
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik
- Penilaian Proyek (Lihat Lampiran)
- Penilaian Produk (Lihat Lampiran)
- Penilaian Portofolio
Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR, dll

Instrumen Penilain
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1
2
3
4

2. Instrumen Penilaian (terlampir)


a. Pertemuan Pertama
b. Pertemuan Kedua
c. Pertemuan Ketiga

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


a. Remedial
Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa
memberikan soal tambahan misalnya sebagai berikut :
1) Jelaskan tentang Sistem Pembagian Kekuasaan Negara!
2) Jelaskan tentang Kedudukan dan Fungsi Kementerian Negara Republik Indonesia dan
Lembaga Pemerintah Non Kementerian!
3) Jelaskan tentang Nilai-nilai Pancasila dalam Penyelenggaraan pemerintahan!

CONTOH PROGRAM REMIDI

Sekolah : ……………………………………………..
Kelas/Semester : ……………………………………………..
Mata Pelajaran : ……………………………………………..
Ulangan Harian Ke : ……………………………………………..
Tanggal Ulangan Harian : ……………………………………………..
Bentuk Ulangan Harian : ……………………………………………..
Materi Ulangan Harian : ……………………………………………..
(KD / Indikator) : ……………………………………………..
KKM : ……………………………………………..

Nama Indikator yang Bentuk


Nilai Nilai Setelah
No Peserta Belum Tindakan Keterangan
Ulangan Remedial
Didik Dikuasai Remedial

dst

b. Pengayaan
Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan
Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :
1) Membaca buku-buku tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik
penyelenggaraan pemerintahan Negara yang relevan.
2) Mencari informasi secara online tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik
penyelenggaraan pemerintahan Negara
3) Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang Nilai-nilai Pancasila dalam
kerangka praktik penyelenggaraan pemerintahan Negara
4) Mengamati langsung tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik
penyelenggaraan pemerintahan Negara yang ada di lingkungan sekitar.

Tuhemberua, Juli 2021

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]

Catatan Kepala Sekolah


....................................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................................
RENCANAPELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1 MANDREHE


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi Pokok : Makna Hidup Manusia
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan makna hidup manusia menurut pengalaman hidup manusiawi (dari sebuah kisah
kesaksian “bangkit dari keterpurukan”).
2. Menjelaskan makna hidup manusia menurut ajaran Kitab Suci (Matius 5:1 – 12).
3. Menuliskan refleksi tentang hidup manusia yang bermakna.

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Makna Hidup Manusia.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Makna Hidup Manusia dengan cara melihat, mengamati, membaca melalui tayangan yang di
tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Makna Hidup Manusia.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Makna Hidup Manusia

Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Makna Hidup
Creativity
Manusia . Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum
dipahami

KegiatanPenutup (15 Menit)


 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek
Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]

RENCANAPELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi Pokok : Panggilan Hidup Berkeluarga
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan pemahaman tentang keluarga dalam kehidupan masyarakat.
2. Menjelaskan Ajaran Kitab Suci tentang keluarga (Matius 19: 1-13).
3. Menjelaskan Ajaran Gereja tentang keluarga (Gaudium et spes art.52).
4. Menjelaskan makna keluarga sebagai panggilan (Gaudium et spes art.52).

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Panggilan Hidup Berkeluarga.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Panggilan Hidup Berkeluarga dengan cara melihat, mengamati, membaca melalui tayangan yang di
tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Panggilan Hidup Berkeluarga.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Panggilan Hidup
Berkeluarga
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Panggilan
Creativity
Hidup Berkeluarga . Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal
yang belum dipahami
KegiatanPenutup (15 Menit)
 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]


.
RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi Pokok : Perkawinan dalam tradisi katolik
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan makna perkawinan menurut peraturan Undang-Undang No. 1 tahun 1974.
2. Menjelaskan makna perkawinan menurut Kitab Suci (Kej 2:18-25; Mark 10:2- 12).
3. Menjelaskan makna dan sifat perkawinan menurut ajaran Gereja (Hukum Kanonik 1055 dan Gaudium et
Spess art. 3a, 48, 52a)

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Perkawinan dalam tradisi katolik.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Perkawinan dalam tradisi katolik dengan cara melihat, mengamati, membaca melalui tayangan yang
di tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Perkawinan dalam tradisi katolik.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Perkawinan dalam
tradisi katolik
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Perkawinan
Creativity
dalam tradisi katolik . Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal
yang belum dipahami
KegiatanPenutup (15 Menit)
 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Genap
Materi Pokok : Kekhasan Agama-Agama di indonesia
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Memahami kekhasan ajaran agama-agama di Indonesia (agama Islam, Kristen Protestan, Katolik,
Hindu, Buddha, Khonghucu).
2. Memahami persamaan-persamaan ajaran agama-agama di Indonesia Indonesia (agama Islam,
Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, Khonghucu).
3. Memahami ajaran atau pandangan Gereja Katolik terhadap agama-agama dan kepercayaan lain di
Indonesia menurut Nostra Aetate (NA) art. 2 dan 3.

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Kekhasan Agama-Agama di indonesia.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Kekhasan Agama-Agama di indonesia dengan cara melihat, mengamati, membaca melalui tayangan
Literasi yang di tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Kekhasan Agama-Agama di indonesia.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Kekhasan Agama-
Agama di indonesia
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Kekhasan
Creativity Agama-Agama di indonesia . Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali
hal-hal yang belum dipahami
KegiatanPenutup (15 Menit)
 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Genap
Materi Pokok : Dialog Antarumat Beragama dan kepercayaan lain
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Memahami tentang sebab-akibat terjadinya kasus intoleransi antarumat beragama di masyarakat.
2. Memahami tentang toleransi hidup antarumat beragama di Indonesia berdasarkan berita media
massa.
3. Menjelaskan ajaran Gereja tentang makna dan hakikat dialog antarumat beragama berdasarkan
Nostra Aetate art.2
B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Dialog Antarumat Beragama dan kepercayaan lain.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Dialog Antarumat Beragama dan kepercayaan lain dengan cara melihat, mengamati, membaca
melalui tayangan yang di tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Dialog Antarumat Beragama dan kepercayaan lain.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Dialog Antarumat
Beragama dan kepercayaan lain
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Dialog
Creativity
Antarumat Beragama dan kepercayaan lain . Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk
menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami
KegiatanPenutup (15 Menit)
 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]


.

RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan
Budi Pekerti
Kelas/Semester : XII / Genap
Materi Pokok : Melalui Kerja Sama Antarumat beragama dan kepercayaan lain
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan bentuk-bentuk kerja sama yang sudah terjalin antara umat Katolik dan umat beragama
lain di Indonesia (berdasarkan pengalaman keuskupan Amboina).
2. Menjelaskan hambatan-hambatan kerja sama dan dialog dalam membangun persaudaraan sejati
dengan umat beragama lain.
3. Menjelaskan tindakan-tindakan atau kegiatan-kegiatan yang dapat membangun persaudaraan sejati
antarumat beragama berdasarkan Kitab Suci (Lukas 10:25- 37) dan Ajaran Gereja (NA.1 -2).

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Melalui Kerja Sama Antarumat beragama dan kepercayaan lain.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Melalui Kerja Sama Antarumat beragama dan kepercayaan lain dengan cara melihat, mengamati,
Literasi membaca melalui tayangan yang di tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Melalui Kerja Sama Antarumat beragama dan kepercayaan lain.

Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Melalui Kerja Sama
Antarumat beragama dan kepercayaan lain
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Melalui Kerja
Creativity Sama Antarumat beragama dan kepercayaan lain . Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk
menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami
KegiatanPenutup (15 Menit)
 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]


.

RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Genap
Materi Pokok : Membangun Bangsa dan Negara yang dikehendaki Tuhan
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Memahami situasi masyarakat Indonesia dewasa ini (berdasarkan sebuah kasus perburuhan di
Tangerang).
2. Memahami situasi masyarakat Indonesia dalam terang Kitab Suci (Luk 4:18- 19).
3. Menjelaskan ajaran Gereja tentang usaha-usaha masyarakat untuk membangun masyarakat seperti
yang dikehendaki Tuhan (Evangelii Nuntiandi artikel 31).
4. Menjelaskan hambatan-hambatan dalam usaha membangun masyarakat yang dikehendaki Tuhan dan
cara mengatasinya.
5. Menjelaskan partisipasi aktif yang dapat dilakukan untuk membangun masyarakat yang dikehendaki
Tuhan

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Membangun Bangsa dan Negara yang dikehendaki Tuhan.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Membangun Bangsa dan Negara yang dikehendaki Tuhan dengan cara melihat, mengamati,
membaca melalui tayangan yang di tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Membangun Bangsa dan Negara yang dikehendaki Tuhan.

Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Membangun Bangsa
dan Negara yang dikehendaki Tuhan
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Membangun
Creativity
Bangsa dan Negara yang dikehendaki Tuhan . Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk
menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami

KegiatanPenutup (15 Menit)


 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]

RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Genap
Materi Pokok : Tantangan dan Peluang Umat Katolik dalam Membangun Bangsa dan Negara
Seperti yang Dikehendaki Tuhan
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Memahami tantangan-tantangan yang dihadapi umat Katolik saat ini berdasarkan masalah-masalah
sosial yang sedang terjadi di Indonesia.
2. Memahami peluang-peluang umat Katolik untuk membangun bangsa dan negara Indonesia.
3. Menjelaskan ajaran Gereja tentang tantangan dan peluang dalam membangun bangsa dan negara.
(Gaudium et spes art. 64, 76, Ensiklik Populorum Progressio, art. 21, Dignitatis Humanae, art. 1).
4. Menjelaskan tentang usaha-usaha untuk menghadapi tantangan dan peluang untuk ikut terlibat aktif
membangun bangsa dan negara sesuai kehendak Tuhan (berdasarkan kisah tokoh katolik nasional,
[Link]).

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Tantangan dan Peluang Umat Katolik dalam Membangun Bangsa dan Negara Seperti yang Dikehendaki Tuhan.

Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Tantangan dan Peluang Umat Katolik dalam Membangun Bangsa dan Negara Seperti yang
Dikehendaki Tuhan dengan cara melihat, mengamati, membaca melalui tayangan yang di tampilkan.

Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Tantangan dan Peluang Umat Katolik dalam Membangun Bangsa dan
Negara Seperti yang Dikehendaki Tuhan.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Tantangan dan Peluang
Umat Katolik dalam Membangun Bangsa dan Negara Seperti yang Dikehendaki Tuhan

Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Tantangan da
Creativity
Peluang Umat Katolik dalam Membangun Bangsa dan Negara Seperti yang Dikehendaki Tuhan .
Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami

KegiatanPenutup (15 Menit)


 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]

RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Genap
Materi Pokok : Dasar Keterpanggilan Gereja Katolik dalam Membangun Bangsa dan negara
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Memahami dasar atau landasan umat Katolik untuk terlibat dalam pembangunan bangsa dan negara.
2. Memahami tindakan atau perwujudan panggilan sebagai anggota Gereja Katolik dalam membangun
bangsa dan negara.
3. Menjelaskan peran Gereja Katolik Indonesia dalam pembangunan bangsa dan negara

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Dasar Keterpanggilan Gereja Katolik dalam Membangun Bangsa dan negara.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Dasar Keterpanggilan Gereja Katolik dalam Membangun Bangsa dan negara dengan cara melihat,
mengamati, membaca melalui tayangan yang di tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Dasar Keterpanggilan Gereja Katolik dalam Membangun Bangsa dan
negara.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Dasar Keterpanggilan
Gereja Katolik dalam Membangun Bangsa dan negara
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Dasar
Creativity
Keterpanggilan Gereja Katolik dalam Membangun Bangsa dan negara . Peserta didik kemudian
diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami

KegiatanPenutup (15 Menit)


 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]


.
RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi Pokok : Tantangan dan Peluang untuk membangun keluarga yang dicita-citakan
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menganalis tantangan-tantangan untuk membangun keluarga yang dicita-citakan.
2. Menjelaskan ajaran-ajaran Gereja tentang membangun keluarga yang dicita-citakan.
3. Menjelaskan refl eksi pribadi tentang membangun keluarga Katolik yang dicita-citakan.

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Tantangan dan Peluang untuk membangun keluarga yang dicita-citakan.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Tantangan dan Peluang untuk membangun keluarga yang dicita-citakan dengan cara melihat,
mengamati, membaca melalui tayangan yang di tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Tantangan dan Peluang untuk membangun keluarga yang dicita-citakan.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Tantangan dan Peluang
untuk membangun keluarga yang dicita-citakan
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Tantangan da
Creativity
Peluang untuk membangun keluarga yang dicita-citakan . Peserta didik kemudian diberi kesempatan
untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami

KegiatanPenutup (15 Menit)


 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi Pokok : Panggilan hidup membiara/religius
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan arti hidup membiara/religius berdasarkan kisah hidup [Link] dari Kanak-kanak Yesus.
2. Menjelaskan apa inti hidup membiara/religius (LG 42, 44)
3. Menjelaskan makna kaul hidup membiara/religius (Luk 10: 1-12; Mat 10: 5-15; Yoh 14: 23-24; Flp 2: 7-8)

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Panggilan hidup membiara/religius.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Panggilan hidup membiara/religius dengan cara melihat, mengamati, membaca melalui tayangan
yang di tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Panggilan hidup membiara/religius.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Panggilan hidup
membiara/religius
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Panggilan
Creativity
hidup membiara/religius . Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-
hal yang belum dipahami

KegiatanPenutup (15 Menit)


 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi Pokok : Panggilan karya/profesi
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan jenis-jenis pekerjaan dalam masyarakat berdasarkan gambargambar jenis profesi yang
ditampilkan.
2. Menganalisis arti dan makna kerja menurut ajaran Gereja (LE, 25, CA 31).
3. Menuliskan refleksi tentang kerja sebagai panggilan hidup.

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Panggilan karya/profesi.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Panggilan karya/profesi dengan cara melihat, mengamati, membaca melalui tayangan yang di
tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Panggilan karya/profesi.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Panggilan karya/profesi

Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Panggilan
Creativity
karya/profesi . Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang
belum dipahami

KegiatanPenutup (15 Menit)


 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran
KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]

RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi Pokok : Nilai-Nilai Kehidupan Penting dalam masyarakat yang diperjuangkan
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan makna nilai-nilai keadilan menurut ajaran Kitab Suci
2. Menjelaskan makna nilai-nilai kejujuran menurut ajaran Kitab Suci
3. Menjelaskan makna nilai-nilai kebenaran menurut ajaran Kitab Suci
4. Menjelaskan makna nilai-nilai perdamaian menurut ajaran Kitab Suci
5. Menjelaskan makna nilai-nilai keutuhan ciptaan menurut ajaran Kitab Suci

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Nilai-Nilai Kehidupan Penting dalam masyarakat yang diperjuangkan.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Nilai-Nilai Kehidupan Penting dalam masyarakat yang diperjuangkan dengan cara melihat,
mengamati, membaca melalui tayangan yang di tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Nilai-Nilai Kehidupan Penting dalam masyarakat yang diperjuangkan.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Nilai-Nilai Kehidupan
Penting dalam masyarakat yang diperjuangkan
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Nilai-Nilai
Creativity
Kehidupan Penting dalam masyarakat yang diperjuangkan . Peserta didik kemudian diberi
kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami

KegiatanPenutup (15 Menit)


 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]


.

RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi Pokok : Landasan untuk Memperjuangkan nilai-nilai penting dalam masyarakat
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan peraturan-perturan negara yang melandasi perjuangan penegakan nilai-nilai penting
dalam kehidupan masyarakat berdasarkan Pancasila dan UUD’45.
2. Menjelaskan ajaran-ajaran Gereja yang menjadi landasan bagi umat Katolik untuk memperjuangkan
nilai-nilai penting dalam kehidupan masyarakat (Rerum Novarum Quadragesimo Anno, Pacem In
Terris Populorum Progressio).
3. Menjelaskan upaya-upaya konkret untuk memperjuangkan nilai-nilai penting dalam kehidupan
masyarakat.

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Landasan untuk Memperjuangkan nilai-nilai penting dalam masyarakat.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Landasan untuk Memperjuangkan nilai-nilai penting dalam masyarakat dengan cara melihat,
mengamati, membaca melalui tayangan yang di tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Landasan untuk Memperjuangkan nilai-nilai penting dalam masyarakat.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Landasan untuk
Memperjuangkan nilai-nilai penting dalam masyarakat
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Landasan
Creativity
untuk Memperjuangkan nilai-nilai penting dalam masyarakat . Peserta didik kemudian diberi
kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami

KegiatanPenutup (15 Menit)


 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]

RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)
Sekolah : SMK NEGERI 1
MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi Pokok : Yesus Kristus, Pejuang Keadilan,kejujuran,kebenaran dan kedamaian
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menganalisis makna perjuangan tokoh-tokoh tertentu yang memperjuangan keadilan, kejujuran,
kebenaran, dan kedamaian sesuai teladan Yesus.
2. Menjelaskan peran Yesus dalam memperjuangkan keadilan, kejujuran, kebenaran, dan kedamaian
berdasarkan Mrk 10: 17-25; Mat 23: 1-15.
3. Menjelaskan ajaran dan upaya Gereja mewujudkan keadilan, kejujuran, kebenaran, dan kedamaian
dalam hidup masyarakat.

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Yesus Kristus, Pejuang Keadilan,kejujuran,kebenaran dan kedamaian.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Yesus Kristus, Pejuang Keadilan,kejujuran,kebenaran dan kedamaian dengan cara melihat,
mengamati, membaca melalui tayangan yang di tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Yesus Kristus, Pejuang Keadilan,kejujuran,kebenaran dan kedamaian.

Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Yesus Kristus, Pejuang
Keadilan,kejujuran,kebenaran dan kedamaian
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Yesus Kristus,
Creativity
Pejuang Keadilan,kejujuran,kebenaran dan kedamaian . Peserta didik kemudian diberi kesempatan
untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami

KegiatanPenutup (15 Menit)


 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi Pokok : Keberagaman sebagai realitas asal kehidupan manusia
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan keberagaman, kemajemukan bangsa Indonesia berdasarkan semboyan negara Bhinneka
Tunggal Ika.
2. Menjelaskan peluang-peluang dan tantangan realitas keberagaman pada bangsa Indonesia.

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Keberagaman sebagai realitas asal kehidupan manusia.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Keberagaman sebagai realitas asal kehidupan manusia dengan cara melihat, mengamati, membaca
melalui tayangan yang di tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Keberagaman sebagai realitas asal kehidupan manusia.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Keberagaman sebagai
realitas asal kehidupan manusia
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Keberagaman
Creativity
sebagai realitas asal kehidupan manusia . Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk
menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami

KegiatanPenutup (15 Menit)


 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran

KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]

RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJA
RAN (RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 1


MANDREHE
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi Pokok : Mengupayakan Perdamaian dan persatuan bangsa
Alokasi Waktu : 90 Menit (24 x pertemuan)
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menganalisis konflik-konflik sosial yang terjadi di Indonesia berdasarkan sebuah kasus pertikaian
antar-suku.
2. Menganalisis ajaran Kitab Suci tentang perdamaian dan persatuan menurut Yesaya 11:1-9; Mateus
5:9. 21-25; Roma 5:1-21.
3. Menganalisis ajaran Gereja tentang perdamaian dan persatuan, menurut GS.1 dan GS.78.

B. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi
selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajari materi :
Mengupayakan Perdamaian dan persatuan bangsa.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh,

KegiatanInti ( 90 Menit )
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
Literasi Mengupayakan Perdamaian dan persatuan bangsa dengan cara melihat, mengamati, membaca
melalui tayangan yang di tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
khususnya pada materi Mengupayakan Perdamaian dan persatuan bangsa.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Mengupayakan
Perdamaian dan persatuan bangsa
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
Communication
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Mengupayaka
Creativity
Perdamaian dan persatuan bangsa . Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan
kembali hal-hal yang belum dipahami

KegiatanPenutup (15 Menit)


 Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
 Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran.
 Guru Memberikan penghargaan( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepad
kelompok yang kinerjanya Baik.
 Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan denga
materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
 Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.

C. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap: Observasi dalam proses pembelajaran
2. Penilaian Pengetahuan: Tes lesan dan tes tulis bentuk uraian
3. Penilaian Keterampilan: Praktek

Mengetahui
Guru Mata Pelajaran
KARYAKSI DAMAI GULO, [Link]

Anda mungkin juga menyukai