CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
FASE D SMP/MTs
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN IPA FASE D
Berbekal capaian pembelajaran yang telah diperoleh di fase sebelumnya, peserta
didik mendeskripsikan bagaimana hukum-hukum alam terjadi pada skala mikro
hingga skala makro dan membentuk sistem yang saling bergantung satu sama lain.
Pada fase ini, peserta didik mengimplementasikan pemahaman terhadap konsep-
konsep yang telah dipelajari untuk membuat keputusan serta menyelesaikan
permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Elemen Capaian Pembelajaran
Pemahaman IPA Kelas 7: peserta didik mampu melakukan klasifikasi
makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik
yang diamati, mengidentifikasi sifat dan karakteristik
zat, Peserta didik mengidentifikasi interaksi antar
makhluk hidup dan lingkungannya, serta dapat
merancang upaya-upaya mencegah dan mengatasi
pencemaran dan perubahan iklim, mengukur besaran
suhu yang diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan,
sekaligus dapat membedakan isolator dan konduktor
kalor, Peserta didik mengelaborasikan pemahamannya
tentang posisi relatif bumi-bulan-matahari dalam sistem
tata surya dan memahami struktur lapisan bumi untuk
menjelaskan fenomena alam yang terjadi dalam rangka
mitigasi bencana.
Kelas 8: membedakan perubahan fisik dan kimia serta
memisahkan campuran sederhana, Peserta didik dapat
mendeskripsikan atom dan senyawa sebagai unit
terkecil penyusun materi serta sel sebagai unit terkecil
penyusun makhluk hidup, memahami hubungan konsep
usaha dan energi, mengukur besaran suhu yang
diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan, sekaligus
dapat membedakan isolator dan konduktor kalor,
Peserta didik memahami gerak, gaya dan tekanan,
Peserta didik memahami getaran dan gelombang,
pemantulan dan pembiasan cahaya termasuk alat- alat
optik sederhana yang sering dimanfaatkan dalam
kehidupan sehari-hari, Peserta didik mengenal pH
sebagai ukuran sifat keasaman suatu zat serta
menggunakannya untuk mengelompokkan materi
(asam-basa berdasarkan pH nya), Peserta didik
memiliki keteguhan dalam mengambil keputusan yang
benar untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang
membahayakan dirinya dan lingkungan.
Kelas 9: mengidentifikasi sistem organisasi kehidupan
serta melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan
sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau
gangguan yang muncul pada sistem organ tertentu
(sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem
pernafasan dan sistem reproduksi). Peserta didik
mengidentifikasi interaksi antar makhluk hidup dan
lingkungannya, serta dapat merancang upaya-upaya
mencegah dan mengatasi pencemaran dan perubahan
iklim. Peserta didik mengidentifikasi pewarisan sifat
dan penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari-
hari.
Peserta mampu melakukan pengukuran terhadap aspek
fisis yang mereka temui dan memanfaatkan ragam
gerak dan gaya (force), memahami hubungan konsep
usaha dan energi, mengukur besaran suhu yang
diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan, sekaligus
dapat membedakan isolator dan konduktor kalor Peserta
didik memahami gerak, gaya dan tekanan, termasuk
pesawat sederhana. Peserta didik memahami getaran
dan gelombang, pemantulan dan pembiasan cahaya
termasuk alat- alat optik sederhana yang sering
dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik dapat membuat rangkaian listrik
sederhana, memahami gejala kemagnetan dan
kelistrikan untuk menyelesaikan tantangan atau masalah
yang dihadapi dalam kehidupan sehari- hari.
Peserta didik mengenal pH sebagai ukuran sifat
keasaman suatu zat serta menggunakannya untuk
mengelompokkan materi (asam-basa berdasarkan pH
nya). Dengan pemahaman ini peserta didik mengenali
sifat fisika dan kimia tanah serta hubungannya dengan
organisme serta pelestarian lingkungan.
Peserta didik memiliki keteguhan dalam mengambil
keputusan yang benar untuk menghindari zat aditif dan
adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan.
Keterampilan proses Untuk kelas 7,8,9
1. Mengamati
Menggunakan berbagai alat bantu dalam melakukan
pengukuran dan pengamatan. Memperhatikan detail
yang relevan dari objek yang diamati.
2. Mempertanyakan dan memprediksi Secara mandiri,
peserta didik dapat mengajukan pertanyaan lebih
lanjut untuk memperjelas hasil pengamatan dan
membuat prediksi tentang penyelidikan ilmiah.
3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan Peserta
didik merencanakan dan melakukan langkah-
langkah operasional berdasarkan referensi yang
benar untuk menjawab pertanyaan. Dalam
penyelidikan, pesertadidik menggunakan berbagai
jenis variabel untuk membuktikan prediksi.
4. Memproses, menganalisis data dan informasi
Menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik, dan
model serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola
atau hubungan pada data secara digital atau non
digital. Mengumpulkan data dari penyelidikan yang
dilakukannya, menggunakan data sekunder, serta
menggunakan pemahaman sains untuk
mengidentifikasi hubungan dan menarik kesimpulan
berdasarkan bukti ilmiah.
5. Mengevaluasi dan refleksi Mengevaluasi kesimpulan
melalui perbandingan dengan teori yang ada.
Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses
penyelidikan dan efeknya pada data. Menunjukkan
permasalahan pada metodologi.
6. Mengomunikasikan hasil Mengomunikasikan hasil
penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan
argumen, bahasa serta konvensi sains yang sesuai
konteks penyelidikan. Menunjukkan pola berpikir
sistematis sesuai format yang ditentukan.