LAMPIRAN- LAMPIRAN
Lampiran 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
1. Penilaian Sikap
A. Lakukanlah kegiatan rutin kalian, baik yang terkait dengan ibadah mahdhah (seperti salat,
puasa sunah, membaca Al-Qur’an, dan lain sebagainya) maupun ibadah sosial (seperti
membantu orang lain, bersedekah, dan lain sebagainya), begitu pula perilaku yang terkait
dengan materi, yakni berlomba dalam kebaikan dan etos kerja. Catatlah semua yang sudah
kalian lakukan di buku catatanmu!
B. Berilah tanda centang ( √ ) pada kolom berikut dan berikan alasannya!
Jawaban
No Pernyataan Alasan
S Rg Ts
1 Setelah mempelajari materi ini, telah
tumbuh kesadaran dalam diri saya
untuk bersegera berbuat kebaikan
2 Diri saya telah dididik untuk berusaha
ikhlas dan tawakal apabila cita-cita
belum tercapai
3 Saya terbiasa bekerja bersama-sama
dengan teman dalam satu tim
4 Diri saya terdorong untuk lebih rajin
lagi dalam mengerjakan tugas dari
guru
5 Tumbuh semangat dalam diri saya
untuk meraih juara dalam perlombaan
di sekolah
Keterangan: S = Setuju, Rg = Ragu-Ragu, TS = Tidak Setuju
2. Penilaian Pengetahuan
A. Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D atau E pada jawaban yang paling tepat!
1. Perhatikan tabel berikut ini!
No. Kalimat Huruf Arti
1 a lalu Dia beritahu kalian
2 b maka putuskanlah
3 c dan Kami telah menurunkan
4 d antara dua tangannya/sebelumnya
Pasangan yang tepat adalah ….
A. 1a, 2b, 3c, 4d
B. 1b, 2d, 3a, 4b
C. 1c, 2d, 3b, 4a
D. 1d, 2c, 3b, 4a
E. 1e, 2a, 3d, 4c
2. Berdasarkan Q.S. al-Maidah/9: 48 ditegaskan bahwa kitab Al-Qur’an diturunkan oleh
Allah Swt. dengan haq (kebenaran). Kebenaran tersebut meliputi hal-hal berikut ini,
kecuali ….
A. Dzat yang menurunkan
B. haq dalam kandungannya
C. cara turunnya
D. yang mengantarnya turun
E. penafsiran manusia atas Al-Qur’an
3. Kitab Al-Qur’an berfungsi membenarkan kitab-kitab sebelumnya, yakni Taurat yang
diturunkan kepada Nabi Musa a.s., Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud a.s., dan
Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa a.s. Al- Qur’an menjadi saksi atas kebenaran
kandungan kitab-kitab terdahulu. Dalam hal ini Al-Qur’an berfungsi sebagai ….
A. Muhaimin
B. Mutakabbir
C. Mutawatir
D. Mursyid
E. Murabbi
4. Dalam kedudukannya sebagai pemelihara, Al-Qur’an memelihara dan mengukuhkan
prinsip ajaran Ilahi yang bersifat universal (kully) dan mengandung kemaslahatan abadi
bagi umat manusia sepanjang masa. Berikut ini yang merupakan bukti ajaran Islam
bersifat universal adalah ….
A. Membutuhkan waktu yang lama untuk mempelajarinya
B. Ajarannya mudah dilakukan oleh seluruh golongan manusia
C. Setiap orang berhak menyampaikan isi Al-Qur’an kepada orang lain
D. Memperluas peluang manusia untuk masuk surga
E. Tidak ada syarat tertentu untuk melaksanakan ajaran Islam
5. Umat Islam diperintahkan untuk berlomba-lomba dengan sungguhsungguh dalam
berbuat kebaikan dan menghindari perdebatan yang tidak perlu hingga menghabiskan
waktu sia-sia. Berikut ini yang bukan merupakan hambatan dalam menerapkan
fastabiqul khairat adalah ….
A. kurangnya ilmu untuk memahami isi Al-Qur’an
B. merasa diri paling benar dan menganggap pihak lain sesat
C. memiliki pendirian yang teguh dan konsisten
D. merasa cukup dengan amal yang dilakukan
E. tidak mau menerima nasihat dari orang lain
6. Perhatikan potongan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini!
Arti dari potongan ayat di atas adalah ….
A. maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah
B. untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang
C. yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan menjaganya
D. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja)
E. Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya
7. Perhatikan potongan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini!
Ayat yang bergaris bawah mengandung hukum bacaan ….
A. Mad jaiz munfashil dan idgham bilaghunnah
B. Mad wajib muttashil dan idgham bilaghunnah
C. Mad jaiz munfashil dan ikhfa’
D. Mad wajib muttashil dan izhar safawi
E. Mad iwadh dan iqlab
8. Islam sangat menghargai seseorang yang bekerja keras untuk memperoleh penghidupan
yang layak, dan mengkonsumsi makanan dari hasil usahanya sendiri. Bagi seorang
muslim, etos kerja bukan hanya bertujuan memenuhi kebutuhan hidup duniawi, tetapi
ada tujuan mulia yakni ….
A. mencapai pangkat tertinggi
B. memperoleh harta yang melimpah
C. sebagai bagian ibadah kepada Allah Swt.
D. dimuliakan oleh masyarakat
E. mendapatkan ketenangan hidup
9. Bekerja keras merupakan perilaku mulia yang harus dilakukan setiap muslim. Di antara
tujuan bekerja dalam Islam adalah menolak kemungkaran. Kemungkaran dapat terjadi
pada seseorang yang menganggur. Kemungkaran tersebut adalah ….
A. Memiliki cita-cita yang terlalu tinggi
B. Rasa malas dan berpangku tangan
C. Sulit membedakan antara kebaikan dan keburukan
D. Mendapatkan sumbangan dari orang lain
E. Tergerak untuk memperbanyak ibadah
10. Seandainya Allah Swt. menghendaki, niscaya umat Nabi Musa a.s., Nabi Isa a.s., dan
umat Nabi Muhammad Saw. akan dijadikan satu umat saja. Tetapi hal ini tidak
dikehendaki oleh Allah Swt. Hikmah yang dapat diambil adalah ….
A. Manusia memiliki nasib berbeda-beda
B. Agar dapat berlomba dalam kebaikan
C. terciptanya kehidupan baru di bumi
D. memperluas kewenangan manusia dalam mengolah bumi
E. semua manusia dikendalikan oleh takdir
B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan jawaban yang benar!
1. Kehidupan dunia diwarnai dengan perubahan yang sangat dinamis. Allah menganjurkan
umatnya agar berkompetisi dalam kebaikan. Nabi Saw. mengajarkan agar mengawali
amal dengan membaca basmalah. Mengapa saat mengawali suatu amal kebaikan harus
dengan membaca basmalah dan berdoa kepada Allah Swt.?
2. Setiap ajaran Al-Qur’an pasti memiliki hikmah dan manfaat, termasuk ajaran fastabiqul
khairat. Sifat mulia ini akan mendatangkan banyak manfaat, baik bagi diri sendiri
maupun orang lain. Sebutkan dan jelaskan manfaat fastabiqul khairat dalam kehidupan
sehari-hari!
3. Berlomba dalam kebaikan dapat dilakukan oleh setiap muslim di manapun ia berada.
Lebih dari itu, Islam sangat menganjurkan agar bersegara melakukan kebaikan dengan
penuh semangat dan etos kerja tinggi. Mengapa seorang mukmin harus bersegera dalam
berlomba-lomba dalam kebaikan dan beretos kerja?
4. Pesaing bukan musuh yang harus dikalahkan tetapi merupakan rekan kerja dalam
berkompetisi secara sehat. Pekerjaan yang dilakukan secara bersama-sama akan
mempererat tali persaudaraan di antara sesama. Mengapa bisa demikian?
5. Q.S at-Taubah/9:105 berisi pesan-pesan mulia yang harus dilakukan oleh setiap muslim
dalam kehidupan sehari-hari. Sebutkan pesan-pesan mulia yang terkandung dalam Q.S at-
Taubah/9:105!
3. Penilaian Keterampilan
Bacalah dan hafalkan ayat-ayat berikut ini!
Q.S. al-Maidah/9: 48
Q.S at-Taubah/9: 105
Lampiran 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
1. Q.S. al-Maidah/5: 48 berisi perintah untuk berlomba dalam kebaikan.
2. Al-Qur’an diturunkan oleh Allah Swt. dengan haq (kebenaran), dan membenarkan kitab-kitab
sebelumnya.
3. Al-Qur’an adalah muhaimin terhadap kitab-kitab terdahulu karena ia menjadi saksi atas
kebenaran kandungan kitab-kitab terdahulu.
4. Al-Qur’an memelihara dan mengukuhkan prinsip ajaran Ilahi yang bersifat universal (kully)
dan mengandung kemaslahatan abadi bagi umat manusia sepanjang masa.
5. Tiap-tiap umat memiliki aturan (syariat) yang akan menuntunnya menuju kebahagiaan abadi.
6. Allah Swt. telah menjadikan syariat Nabi Muhammad Saw. Sebagai penyempurna syariat para
nabi terdahulu serta membatalkan sebagian syariat sebelumnya.
7. Berlomba dalam kebaikan merupakan suatu ajakan kepada orang lain dengan dimulai dari diri
sendiri untuk selalu menempuh jalan yang diridai oleh Allah Swt.
8. Q.S. at-Taubah/9: 105 berisi perintah untuk bekerja keras (etos kerja).
9. Allah Swt. memerintahkan untuk beramal saleh hingga manfaatnya bisa dirasakan oleh diri
sendiri maupun masyarakat luas.
10. Setiap amal akan dilihat oleh Allah Swt., Rasulullah Saw. dan mukminin di akhirat kelak.
Lampiran 3
GLOSARIUM
ahli kitab : orang-orang yg berpegang pada ajaran kitab suci selain Alquran
akhlak mahmudah : akhlak yang terpuji.
akhlak mazmumah : akhlak tercela.
aklamasi : pernyataan setuju secara lisan dari seluruh peserta rapat terhadap suatu usul tanpa melalui
pemungutan suara
amalun bil arkan : Ikrar Billisan ialah mengakui kebenaran seiringan dengan Hati tentang ucapan kebenaran
iman yang tidak perlu diragukan lagi dalam ucapan
animisme : kepercayaan kepada roh yang mendiami semua benda (pohon, batu, sungai, gunung, dsb)
asuransi : pertanggungan atau perjanjian antara dua belah pihak, di mana pihak satu berkewajiban
membayar iuran/kontribusi/premi. Pihak yang lainnya memiliki kewajiban memberikan jaminan sepenuhnya
kepada pembayar iuran/kontribusi/ premi apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau barang
miliknya sesuai dengan perjanjian yang sudah dibuat
autodidak : orang yang mendapat keahlian dengan belajar sendiri
bank : badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya
kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf
hidup rakyat banyak
content creator : merupakan sebutan bagi seseorang yang melahirkan berbagai materi konten baik berupa
tulisan, gambar, video, suara, maupun gabungan dari dua atau lebih materi.
dalil : suatu hal yang menunjuk pada apa yang dicari; berupa alasan, keterangan dan pendapat yang merujuk
pada pengertian, hukum dan hal-hal yang berkaitan dengan apa yang dicari
dera : pukulan (dengan rotan, cemeti dan sebagainya) sebagai hukuman.
digital : berhubungan dengan angka-angka untuk sistem perhitungan tertentu; berhubungan dengan
penomoran
dinamisme : kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi
keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup
egoisme : tingkah laku yang didasarkan atas dorongan untuk keuntungan diri sendiri daripada untuk
kesejahteraan orang lain
etnis : konsep yang diciptakan berdasarkan ciri khas sosial yang dimiliki sekelompok masyarakat yang
membedakannya dari kelompok yang lain
fitrah : asal kejadian, keadaan yang suci dan kembali ke asal.
Fondasi : dasar bangunan yang kuat
gaduh : rusuh dan gempar karena perkelahian (percekcokan dsb); ribut; huru-hara
ghadhab : marah. Orang yang memiliki sifat ini disebut pemarah.
gharar : suatu akad yang mengandung unsur penipuan karena tidak adanya kepastian, baik mengenai ada
atau tidaknya objek akad, besar kecilnya jumlah, mahupun kemampuan menyerahkan objek yang disebutkan
di dalam akad tersebut
had : menentukan batasnya supaya tidak melebihi jumlah, ukuran, dan sebagainya; membatasi.
hati sanubari : perasaan batin
hawa nafsu desakan hati dan keinginan keras (untuk menurutkan hati, melepaskan marah, dsb
hedonisme : pandangan yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama dalam
hidup
hidayah : petunjuk atau bimbingan dari Allah Swt
Hijrah : perpindahan Nabi Muhammad Saw. bersama sebagian pengikutnya dari Makkah ke Madinah untuk
menyelamatkan diri dan sebagainya dari tekanan kaum kafir Quraisy
hudud : memisahkan sesuatu agar tidak tercampur dengan yang lain, merupakan bentuk tunggal dari kata ini,
yakni had.
ihsan : seseorang yang menyembah Allah Swt. seolaholah ia melihat-Nya, dan jika ia tidak mampu
membayangkan melihat-Nya, maka orang tersebut membayangkan bahwa sesungguhnya Allah Swt. melihat
perbuatannya
ikhtiar : alat, syarat untuk mencapai maksud; daya upaya
iman : percaya atau membenarkan
import : pemasukan barang dan sebagainya dari luar negeri
instan : langsung (tanpa dimasak lama) dapat diminum atau dimakan
iqrarun bil lisan : mengakui kebenaran seiringan dengan hati tentang ucapan kebenaran iman yang tidak
perlu diragukan lagi dalam ucapan
islam : salah satu agama dari kelompok agama yang diterima oleh seorang nabi (agama samawi) yang
mengajarkan monoteisme tanpa kompromi, iman terhadap wahyu, iman terhadap akhir zaman, dan tanggung
jawab
islamisasi : pengislaman
karakteristik : mempunyai sifat khas sesuai dengan perwatakan tertentu
khalifah : penguasa; pengelola
kodrat : kekuasaan Allah Swt.
kolektif : secara bersama; secara gabungan
kompetisi : persaingan
kontemporer : pada waktu yang sama; semasa; sewaktu; pada masa kini; dewasa ini
koperasi : sebuah organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan
bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas
kekeluargaan
literasi : kemampuan menulis dan membaca
maslahat sesuatu yang mendatangkan kebaikan (keselamatan dan sebagainya)
materialisme : andangan hidup yang men-cari dasar segala sesuatu yang termasuk kehidupan manusia di dl
alam kebendaan semata-mata dng mengesampingkan segala sesuatu yg mengatasi alam indra
pmetode : cara teratur yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang
dikehendaki
misi : perutusan yg dikirimkan oleh suatu negara ke negara lain untuk melakukan tugas khusus dl bidang
diplomatik, politik, perdagangan, kesenian
monopoli : situasi yang pengadaan barang dagangannya tertentu (di pasar lokal atau nasional)
sekurangkurangnya sepertiganya dikuasai oleh satu orang atau satu kelompok, sehingga harganya dapat
dikendalikan
mudharat : Bahaya, kerugian
mukimin : seseorang yang bermukim (bertempat tinggal disuatu tempat)
nasabah : orang yang mempercayakan pengurusan uangnya kepada bank untuk digunakan dalam
operasional bisnis perbankan yang dengan hal tersebut mengharap imbalan berupa uang atas simpanan
tersebut
niaga : kegiatan jual beli untuk memperoleh untung
optimis : orang yang selalu berpengharapan (berpandangan) baik dalam menghadapi segala hal) otoritas hak
melakukan tindakan atau hak membuat peraturan untuk memerintah orang lain
platform : tempat untuk menjalankan perangkat lunak, merupakan dasar atau tempat dimana sistem operasi
bekerja
polis : sebuah bukti kontrak perjanjian yang tertulis antara kedua pihak dalam asuransi yaitu pihak
penanggung (perusahaan asuransi) dengan pihak tertanggung (nasabah asuransi), yang berisi segala hak dan
kewajiban antara masing-masing pihak tersebut
premi : sejumlah uang yang harus dibayarkan setiap bulannya sebagai kewajiban dari tertanggung atas
keikutsertaannya di asuransi. Besarnya premi atas keikutsertaan di asuransi yang harus dibayarkan telah
ditetapkan oleh perusahaan asuransi dengan memperhatikan keadaan-keadaan dari tertanggung
revolusi : perubahan yang cukup mendasar dalam suatu bidang
riba : penetapan bunga atau melebihkan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan persentase tertentu
dari jumlah pinjaman pokok yang dibebankan kepada peminjam
rida : kelapangan jiwa dalam menerima takdir Allah Swt
santri : orang yang mendalami agama Islam, umumnya di pondok pesantren
selawat : doa kepada Allah untuk Nabi Muhammad saw. beserta keluarga dan sahabatnya.
Sentralisasi : penyatuan segala sesuatu ke suatu tempat yang dianggap sebagai pusat; penyentralan;
pemusatan
silaturahmi : tali persahabatan (persaudaraan)
syariah : hukum dan aturan Islam yang mengatur seluruh sendi kehidupan umat manusia, baik muslim
maupun non-muslim
syirik : menyekutukan Allah Swt
syu’abul iman : cabang-cabang iman
takaful : usaha saling melindungi dan tolong-menolong diantara sejumlah orang/pihak melalui investasi
dalam bentuk aset dan /atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu
melalui akad (perikatan) yang sesuai syariah
talkshow : gelar wicara yaitu uatu jenis acara televisi atau radio yang berupa perbincangan atau diskusi
seorang atau sekelompok orang «tamu» tentang suatu topik tertentu (atau beragam topik) dengan dipandu
oleh pemandu gelar wicara.
tasdiqun bil qalbi : potensi dalam setiap jiwa manusia dalam pengakuan kebenaran didalam hati
tasyakuran selamatan untuk bertasyakur
taubat sadar dan menyesal akan dosa (perbuatan yang salah atau jahat) dan berniat akan memperbaiki
tingkah laku dan perbuatan
tawakal pasrah diri kepada kehendak Allah; percaya dengan sepenuh hati kepada Allah (dalam penderitaan,
dsb)
toleran bersifat atau bersikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat,
pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dsb) yang berbeda atau bertentangan dng pendirian sendiri
tradisi : adat kebiasaan turun-temurun (dari nenek moyang) yang masih dijalankan oleh masyarakat
ujub : sifat mengagumi serta senantiasa membanggakan dirinya sendiri
universal : umum (berlaku untuk semua orang atau untuk seluruh dunia); bersifat (melingkupi) seluruh
dunia;
wabah : penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar orang di daerah yang
luas (seperti wabah cacar, disentri, kolera, corona)
zina ghairu muhsan : zina yang dilakukan oleh orang yang sama-sama belum menikah
zina muhsan : zina yang dilakukan oleh orang yang sudah menikah dengan dengan orang yang bukan
pasangannya, baik orang tersebut sudah menikah atau belum.