PROGRAM TAHSIN
SDN 15 ANDURING
TAHUN PELAJARAN 2025-2026
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan rahmat
dan karunia-Nya hingga kami dapat menyelesaikan Tahsin Al-Quran ini tepat
pada waktunya.
Program ini pada dasarnya merupakan program operasional
penyelenggaraan Program Tahsin Al-Quran di SDN 15 Anduring tahun
pembelajaran 2025/2026.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa penyusunan program ini masih
banyak kekurangan, baik ditinjau dari materi maupun teknik penyusunannya.
Oleh karena itu, teguran, pandangan, dan koreksi dari berbagai pihak akan kami
terima demi sempurnanya penyusunan program kerja pada waktu yang akan
datang.
Akhirnya kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang
telah memberi bantuan, motivasi serta pembinaan. Semoga amal baiknya
mendapat limpahan rahmat dan kasih sayang dari Allah SWT.
Guru Ekstrakurikuler Tahsin
Mainizar
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.....................................................................................................................2
DAFTAR ISI.......................................................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN................................................................................................................4
a. Latar Belakang......................................................................................................................4
b. Pengertian..............................................................................................................................5
BAB II PENGORGANISASIAN....................................................................................................6
BAB III RENCANA KEGIATAN..................................................................................................7
A. Ruang Lingkup Kegiatan..................................................................................................7
B. Waktu dan Tempat............................................................................................................7
C. Metode Pembelajaran........................................................................................................7
BAB IV PENUTUP.........................................................................................................................8
BAB I
PENDAHULUAN
a. Latar Belakang
Siswa merupakan sumber daya insani potensial bagi pembangunan
bangsa. Oleh karena itu, perlu terus dibina dan dikembangkan sesuai dengan
tujuan Pendidikan Nasional. Pembinaan yang berkelanjutan baik dalam
mengembangkan potensi akademik siswa dan kecakapan spiritual
merupakan hal yang sangat penting dalam membentuk karakter positif
siswa. Dengan harapan dalam mengarungi kehidupannya, siswa memiliki
bekal yang cukup dalam berinteraksi dengan Allah, sesama, alam dan
lingkungan. Dengan cara yang sesuai dan sejalan dengan yang diajarkan
Allah melalui perantara rasul-Nya yang tertuang dalam Al-Quran dan
Hadits.
Al-Quran merupakan kitab suci Rahmatan lil ‘Alamin, rahmat bagi
seluruh alam yang di dalamnya mengandung berbagai macam ilmu, hukum,
teologi, sosial, dan sebagainya. Di dalamnya juga mengandung semua
petunjuk tentang hubungan manusia dengan Allah, manusia dengan
manusia maupun tentang manusia dengan alam sekitarnya.
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya bagi kita untuk mengetahui dan
memahami makna Al-Quran serta mampu membaca pesan yang
terkandung di balik teks, kemudian mengamalkan ajarannya dalam
kehidupan. Maka untuk mendapatkan makna yang sesuai dengan Al-Quran
perlu pemahaman qira’at dan cara membaca Al-Quran dengan benar. Cara
membaca Al-Quran dengan baik dan benar bisa dipelajari dengan ilmu
tajwid. Hal ini sesuai dengan perintah yang ada dalam salah satu ayat Al-
Quran yang artinya: “Dan bacalah Al-Quran itu dengan tartil.” (QS Al-
Muzammil 73:4). Menurut Imam Ali bin Abi Thalib, “Tartil adalah
mentajwidkan huruf-huruf Al-Quran dan mengetahui tempat-tempat waqaf
(berhenti) yang benar”. Sedangkan Ilmu tajwid adalah suatu ilmu yang
berkaitan dengan cara-cara dalam membaca Al-Quran dengan baik dan
benar sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah SAW dan para
sahabat.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, diperlukan sebuah kegiatan yang
dapat mengasah kemampuan siswa agar mampu membaca Al-Quran dengan
baik.
Atas latar belakang tersebut, maka disusunlah program Tahsin Al-Quran.
b. Pengertian
1. Umum
Tahsin, berasal dari kata bahasa arab yang artinya
membaguskan/memperbagus, yang dalam hal ini adalah memperbagus
bacaan Al Quran.
Al-Quran, Adalah Kalamullah yang terdapat dalam mushaf yang berpahala
dalam membacanya
2. Khusus
Tahsin Al Quran adalah sebuah program yang diterapkan kepada siswa, yang
bertujuan agar siswa dapat membaca Al Quran dengan benar sesuai tajwid,
juga agar siswa dapat menghafal Al Quran dengan hafalan yang mutqin/kuat.
c. Tujuan dan Sasaran
a. Tujuan
Dengan adanya pelaksanaan Tahsin Al-Quran bagi siswa diharapkan dapat
membaca Al-Quran dengan baik dan benar sesuai dengan ilmu tajwid, dan
agar dapat menghafal Al Quran dengan hafalan yang kuat sesuai targetnya.
b. Sasaran
Seluruh Siswa/siswi SDN 15 Anduring Tahun Pelajaran 2025/2026.
BAB II
PENGORGANISASIAN
Secara garis besar unsur yang terlibat dalam kepanitiaan Tahsin Al-Quran di
SDN 15 Anduring tahun pembelajaran 2025/2026 yaitu sebagai berikut:
1. Penanggung jawab penyelenggara : Kepala sekolah
2. Penanggung jawab program : Guru PAI
3. Peserta : Siswa
Susunan Panitia Tahsin dan Tahsin Al-Quran
Penanggung jawab penyelenggara : Desra Sulastri, [Link]
Pelaksana Kegiatan : Mainizar
BAB III
RENCANA KEGIATAN
A. Ruang Lingkup Kegiatan
Ruang lingkup kegiatan Tahsin Al-Quran di SDN 15 Anduring tahun
pembelajaran 2025/2026 meliputi:
a. Mengatur jadwal kegiatan
b. Mengabsen peserta kegiatan
B. Waktu dan Tempat
Waktu pelaksanaan Tahsin Al-Quran dilaksanakan pada setiap hari Rabu di luar
kegiatan KBM yang bertempat di Mushola SDN 15 Anduring.
C. Metode Pembelajaran
Tahsin berfokus untuk memperbagus bacaan.
Langkah-langkah pembelajaran Tahsin Al Quran adalah:
1. Membuka kegiatan dengan berdoa
2. Guru memberikan wejangan sebagai penyemangat siswa dalam membaca
dan menghafalkan Al-Quran, atau tentang kejadian penting yang perlu
bimbingan agama.
3. Guru memberikan materi tajwid, dengan merujuk kepada buku tajwid
sekolah Al-A’raf Indonesia, dan mempraktekkannya langsung pada Surah
An-Nuur (metode belajar tajwid)
4. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk melancarkan bacaannya
terlebih dahulu, sebelum mereka menyetorkannya (satu persatu)
5. Guru menyimak satu persatu murid yang membaca Al-Quran (1 halaman)
dan membenarkan bacaan siswa jika terdapat kesalahan (metode klasik)
6. Guru memberikan penjelasan terhadap beberapa ayat khusus yang dibaca
berbeda, seperti saktah, isymam, dan lain sebagainya
7. Menutup kegiatan dengan doa
1.
BAB IV
PENUTUP
Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari penyusunan program ini adalah.
a. Sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan Tahsin Al-Quran serta dapat
dijadikan pedoman demi lancarnya pelaksanaan kegiatan tersebut.
b. Terlaksananya program Tahsin Al-Quran dengan baik