Penetapan Kurikulum RA 2025/2026
Penetapan Kurikulum RA 2025/2026
Kurikulum
RA MASITOH REJODADI
KAB CILACAP
DOKUMEN 1
LOGO KEMENAG
Nama :
Nam:
Npsn
Status akreditasi
Thn ajaran
Alamat
Rekomendasi pengawas
Pengesahan
1
YAYASAN
SURAT KEPUTUSAN
KEPALA RA ................................
NOMOR ......................
Kepala T..........................
Menimbang : a. Dalam rangka memperlancar proses
pelaksanaan Kurikulum Satuan Pendidikan
sebagai bentuk Implementasi Kurikulum
Merdeka dalam rangka pemulihan
pembelajaran di .................... perlu dibentuk
Tim Pengembang Kurikulum.
b. Untuk menjamin terpeliharanya tata tertib
serta kelancaran tugas Tim Pengembang
Kurikulum Satuan Pendidikan perlu diatur
dalam Surat Keputusan Kepala Sekolah.
Mengingat : 1. Keputusan Menteri Pendidikan, Riset, Dan
Teknologi Republik Indonesia Nomor
262/M/2022 Tentang Perubahan Atas
Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, Dan Teknologi Nomor 56/M/2022
Tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam
Rangka Pemulihan Pembelajaran.
2. Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan
Menengah Nomor 13 Tahun 2025 tentang
Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12
Tahun 2024 tentang Kurikulum pada
Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan
Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
3. KMA 450.....................
4. Kurikulum ......................................................
tahun pelajaran
2
2025/2026 ..................................... yang telah
disahkan pada tanggal 19 Mei 2025.
MEMUTUSKAN
Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA ............................ TENTANG
PENETAPAN
KURIKULUM ..............................................TAHUN
PELAJARAN 2025/2026.
Pertama : Menetapkan Susunan dan Tugas Tim
Pengembang Kurikulum Satuan Pendidikan Tahun
Pelajaran 2025/2026 sebagaimana pada Lampiran
I Surat Keputusan ini.
Kedua : Menugaskan Tim Pengembang Kurikulum
RA............. Tahun Pelajaran 2025/2026 untuk
menyusun Dokumen Kurikulum
RA....... ........................ sesuai Sistematika
Susunan Dokumen sebagaimana pada Lampiran II
Surat Keputusan ini.
Ketiga : Tim Pengembang Kurikulum Satuan Pendidikan
Tahun Pelajaran 2025/2026 melaporkan hasil
kajian Dokumen Kurikulum ..............................
kepada kepala sekolah.
Keempat : Semua biaya yang timbul akibat pelaksanaan
keputusan ini, dibebankan pada anggaran yang
sesuai dan apabila terdapat kekeliruan dalam
keputusan ini, akan direvisi sebagaiamana
mestinya.
Ditetapkan : Cilacap
di
Pada : ..............i 2025
tanggal
Kepala RA..................
.........................................
Tembusan:
1. Kantor Kemenag Kab...........
2. Arsip
3
4
KOP................
Dengan alasan :
⬜ Semua unsur Kurikulum Merdeka terpenuhi dengan lengkap
⬜ Unsur Kurikulum Merdeka terpenuhi tetapi kurang lengkap
⬜ Unsur Kurikulum Merdeka tidak lengkap
Cilacap, 2025
Pengawas RA
NAMA LENGKAP,
NIP. ……………………………
5
HALAMAN PENGESAHAN
………………………………. ..........................................
………………………………… ………………………………………
……… …
NIP. NIP.
6
KATA PENGANTAR
Cilacap, 2025
Kepala RA............
..........................
7
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL i
HALAMAN SK PENETAPAN KRA ii
LEMBAR REKOMENDASI PENGAWAS iv
HALAMAN PENGESAHAN v
KATA PENGANTAR vi
DAFTAR ISI vii
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar Belakang 1
B. Landasan Yuridis 2
C. Landasan Filosofis 5
BAB II ANALISIS KARAKTERISTIK SEKOLAH 7
A. Profil Satuan Pendidikan 7
B. Konteks Sosial dan Ekonomi 8
C. Konteks Budaya 9
D. Analisis Pendidik dan Tenaga Kependidikan 9
E. Analisis Peserta Didik 10
F. Analisis Sarana dan Prasarana 11
G. Analisis Kemitraan dan Kerjasama 12
BAB III VISI MISI TUJUAN 13
A. Visi 13
B. Misi 13
C. Tujuan 14
D. Tujuan Pencapaian 8 Dimensi Profil Lulusan 15
E. Tujuan Pencapaian Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia
Hebat…………………….
8
BAB IV PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN 18
A. Kerangka Pembelajaran Mendalam 18
B. Struktur Kurikulum 20
C. Pembelajaran Intrakurikuler 20
D. Pembelajaran Kokurikuler 22
E. Pembelajaran Ekstrakurikuler 23
F. Pengaturan Waktu Pembelajaran 24
BAB V PERENCANAAN PEMBELAJARAN 26
A. Kerangka Perencanaan 26
B. Capaian Pembelajaran 26
C. Rencana Pembelajaran 38
D. Pelaksanaan Pembelajaran 41
E. Asesmen Pembelajaran 45
BAB VI PENDAMPINGAN, EVALUASI, DAN PENGEMBANGAN
PROFESIONAL 46
A. Pendampingan 46
B. Evaluasi 48
C. Pengembangan Profesional 49
BAB VII PENUTUP 51
DAFTAR PUSTAKA 52
LAMPIRAN 53
A. Contoh Modul Ajar 54
B. SK Tim Pengembang Kurikulum 65
9
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
1
Pembelajaran Mendalam. Nilai-nilai luhur seperti gotong royong,
unggah-ungguh, dan tepo seliro dapat diintegrasikan dalam
pengembangan dimensi profil lulusan, kurikulum berbasis cinta
khususnya dalam membangun karakter anak yang memiliki
keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME, jiwa kewargaan,
kemampuan berkolaborasi, serta keterampilan komunikasi yang baik.
2
Kurikulum RA …………………. disusun sebagai acuan
penyelenggaraan, pengelolaan keseluruhan program, pelaksanaan
pembelajaran dan evalusi (pengukuran keberhasilan pencapaian
tujuan, program, dan keseluruhan kegiatan pembelajaran) serta
perbaikan mutu RA secara bertahap dan berkesinambungan.
B. Landasan Yuridis
3
10. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2022 Tentang
Standar Kompetensi Lulusan Pada Pendidikan Anak Usia Dini,
Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah;
11. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 Tentang
Standar Isi Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan
Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah;
12. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan
Teknologi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2022 Tentang
Standar Proses Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang
Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan Menengah;
13. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2023 tentang
Standar Pembiayaan pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang
Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah;
14. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2022 Tentang
Standar Penilaian Pendidikan Pada Pendidikan Anak Usia Dini,
Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah;
15. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan
Teknologi Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2023 tentang
Standar Sarana dan Prasarana pada Pendidikan Anak Usia Dini,
Jenjang Pendidikan Dasar dan Jenjang Pendidikan Menengah;
16. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan
Teknologi Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2023 tentang
Standar Pengelolaan pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang
Pendidikan Dasar dan Jenjang Pendidikan Menengah;
17. Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi Republik Indonesia Nomor 262/M/2022 Tentang
Perubahan Atas Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, Dan Teknologi Nomor 56/M/2022 Tentang Pedoman
Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran;
4
18. Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan
Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, Dan Teknologi No.009/H/KR/2022 tentang Dimensi,
Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum
Merdeka;
19. Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan
Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, Dan Teknologi Nomor 048/H/KU/2023 tentang Petunjuk
Teknis Standar Sarana dan Prasarana pada PAUD, Jenjang
Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah;
20. Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan
Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, Dan Teknologi No. 031/H/KR/2024 tentang Kompetensi
dan Tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila;
21. Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan
Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, Dan Teknologi No. 032/H/KR/2024 tentang Capaian
Pembelajaran Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang
Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Pada
Kurikulum Merdeka;
22. Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 tentang
Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan
Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah;
23. Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
Republik Indonesia Nomor 12 Tahun2025 tentang Standart Isi
Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan
Menengah
24. Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
Republik Indonesia Nomor 13 Tahun2025 tentang Perubahan
atas Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
Republik Indonesia Nomor 12 Tahun2025 tentang Kurikulum
5
Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan
Menengah
25. Keputusan BSKP No. 46 2025 tentang capaian
pembelajaran mendalam TK,PAUD, SD,SMP,SMA
26. Standar Kompetensi Lulusan (SKL) terbaru untuk tahun
2025, yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar
dan Menengah Nomor 10 Tahun 2025
27. BSKAP No. 11/H/KR/2024 dan No. 12/H/KR/2024 merujuk
pada dua keputusan berbeda yang dikeluarkan oleh Badan
Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP)
28. KMA 450 Tahun 2024
C. Landasan Filosofis
6
dipelajari, mengapa hal tersebut penting, dan bagaimana cara
mempelajarinya. Guru memfasilitasi anak untuk menjadi pembelajar
yang reflektif sejak usia dini, sesuai dengan tahap perkembangan
kognitifnya.
7
setiap anak dan mempersiapkan mereka menjadi generasi yang siap
menghadapi tantangan masa depan dengan penuh percaya diri,
kreativitas, dan kebijaksanaan dengan penuh cinta.
8
BAB II
ANALISIS KARAKTERISTIK RAUDHATUL ATHFAL
Komponen Keterangan
NPSN
NSM
Status
Terakreditasi
Jenjang Pendidikan
Status Kepemilikan
SK Pendirian
Tanggal SK Pendirian
SK Izin Operasional
9
Tanggal SK Izin Operasional
Lokasi dan
Detail
Kontak
Alamat
Desa
Dusun
Kecamatan
Kabupaten / Kota
Kode Pos
Telepon
Website
10
bermakna tidak selalu bergantung pada materi yang mahal,
melainkan pada kreativitas dan inovasi dalam menciptakan
pengalaman belajar yang autentik.
C. Konteks Budaya
11
strategis untuk mempertahankan identitas budaya sambil
mengembangkan kompetensi abad ke-21.
Kualifikas
No Nama / NIP Jabatan
i
1 S1 Kepala Sekolah
12
2 S1 Operator
3 S1 Guru Kelas A
4 S1 Pendamping Ekstrakurikuler
5 S1 Psikolog
… … … …
13
F. Analisis Sarana dan Prasarana
14
BAB III VISI MISI TUJUAN
‘
A. Visi
15
B. Misi
16
6. Membangun ekosistem pembelajaran yang mendukung
implementasi PM melalui pengembangan kapasitas guru,
optimalisasi lingkungan pembelajaran, penguatan kemitraan
dengan stakeholder, dan pemanfaatan teknologi yang tepat
untuk anak usia dini menumbuhkan sikap toleran
C. Tujuan
17
dan penciptaan lingkungan pembelajaran yang aman dan
nyaman.
2. Kewargaan
18
Mengembangkan sikap toleransi, menghargai keberagaman, dan
memahami aturan sederhana dalam kehidupan bermasyarakat.
3. Penalaran Kritis
4. Kreativitas
5. Kolaborasi
6. Kemandirian
7. Kesehatan
19
Membiasakan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik yang teratur,
konsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan diri, dan istirahat
yang cukup. Mengembangkan kesadaran tentang keselamatan diri
dan kemampuan mengelola emosi dengan cara yang positif.
8. Komunikasi
20
kebugaran tubuh, meningkatkan potensi diri, dan
meningkatkan nilai sportivitas.
4. Makan Sehat Bergizi, Makan Sehat dan Bergizi berkaitan
dengan prinsip dan nilai tentang pentingnya memenuhi
kebutuhan nutrisi tubuh untuk mendukung kehidupan yang
sehat, seimbang, dan bermakna.
5. Gemar Belajar, Kebiasaan gemar belajar adalah kebiasaan
yang sangat penting dalam perkembangan pribadi dan
akademis. Kebiasaan ini bermanfaat untuk mengembangkan
diri, menumbuhkan kreativitas dan imajinasi, menemukan
kebenaran dan pengetahuan, serta membentuk kerendahan
hati dan rasa empati.
6. Bermasyarakat, Kebiasaan bermasyarakat adalah perilaku
terlibat dalam kegiatan sosial, budaya, atau lingkungan di
komunitas tempat tinggal seseorang. Kebiasaan ini bermanfaat
untuk menumbuhkembangkan nilai gotong royong, kerja sama,
saling menghormati, toleransi, keadilan, dan kesetaraan, serta
meningkatkan tanggung jawab terhadap lingkungan, dan rasa
sekaligus menciptakan kegembiraan.
7. Tidur Cepat , adalah aspek penting dari kehidupan yang
berdampak pada kesehatan fisik, kesejahteraan mental, serta
kehidupan spiritual dan sosial
21
Membentuk karakter dengan membiasakan menghiasi diri
dengan akhlak
terpuji dan menghindari akhlak tercela kepada diri sendiri.
4. Cinta kepada sesama ( Hubbunnas)
Menanamkan empati dan toleransi terhadap sesama manusia.
- Orang tua
- Guru
- Saudara
- Teman
- Sesama umat beragama maupun antar umat beragama
5. Cinta kepada lingkungan ( Hubbulbiah)
Menanamkan kesadaran untuk menjaga lingkungan sebagai
amanah Allah SWT
6. Cinta kepada bangsa dan negara( Hubbul wathon wal
bilad)
Menumbuhkan semangat cinta tanah air sebagai bagian dari
iman.
G. Tujuan RA Holistik Integratif
1. Memenuhi kebutuhan esensial anak secara menyeluruh:
PAUD HI tidak hanya fokus pada aspek pendidikan, tetapi juga
kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak.
2. Mengembangkan potensi anak secara optimal
Dengan pendekatan holistik, PAUD HI membantu anak
mengembangkan seluruh aspek perkembangannya, termasuk
fisik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan nilai agama-moral.
3. Menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman,
dan menyenangkan
PAUD HI berupaya menyediakan lingkungan yang kondusif bagi
perkembangan anak, baik dari segi fisik maupun psikologis.
4. Membangun kesadaran orang tua dan masyarakat
PAUD HI melibatkan keluarga dan masyarakat dalam proses
pendidikan anak, sehingga tercipta dukungan yang
komprehensif.
22
5. Mempersiapkan anak menuju jenjang pendidikan
selanjutnya
PAUD HI membekali anak dengan keterampilan dan
pengetahuan yang diperlukan untuk sukses di pendidikan
dasar.
6. Mendukung program pemerintah dalam mewujudkan
generasi emas Indonesia
PAUD HI sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan
generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berdaya saing.
H. Tujuan RA Ramah anak
1. Menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman
Ini mencakup upaya untuk melindungi anak dari kekerasan,
diskriminasi, dan perlakuan salah, serta memastikan bahwa
lingkungan fisik dan sosial sekolah aman dan kondusif untuk
belajar.
2. Memenuhi hak-hak anak
PAUD ramah anak menjamin hak-hak anak untuk hidup,
tumbuh kembang, mendapatkan perlindungan, dan
mendapatkan pendidikan.
3. Mengembangkan potensi anak secara optimal
PAUD ramah anak berupaya membantu anak mengembangkan
potensi fisik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni secara
optimal sesuai dengan tahap perkembangannya.
4. Membangun karakter anak
PAUD ramah anak membantu membentuk karakter anak yang
baik, seperti memiliki rasa percaya diri, mandiri, bertanggung
jawab, serta menghargai orang lain.
5. Mempersiapkan anak memasuki pendidikan dasar
PAUD ramah anak memberikan dasar-dasar
pengetahuan,keterampilan, dan sikap yang diperlukan anak
untuk sukses di jenjang pendidikan selanjutnya.
6. Meningkatkan kesehatan mental dan fisik anak
23
PAUD ramah anak menciptakan lingkungan yang mendukung
kesehatan mental dan fisik anak, serta mengurangi risiko
bullying dan kekerasan di sekolah.
7. Melibatkan partisipasi aktif anak
PAUD ramah anak memberikan kesempatan bagi anak
untuberpartisipasi dalam perencanaan, kebijakan,
pembelajaran, dan pengawasan di sekolah.
24
BAB IV
PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN
25
parsial, melainkan terintegrasi dalam setiap pengalaman belajar anak
sehingga perkembangan berlangsung secara natural dan bermakna.
26
5. Kurikulum Berbasis Cinta Hubbullah, hubbulrrasul, hubbunnafs,
hubbunas, hubbul biah, hubbul wathon wal bilad
B. Struktur Kurikulum
27
menumbuhkan cinta terhadap tanah air melalui penghormatan
terhadap nilai-nilai kebangsaan, budaya, dan kearifan lokal, menjaga
persatuan dan kedaulatan, serta berkontribusi bagi kemajuan
bangsa.
C. Pembelajaran Intrakurikuler
28
3. Menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari
Memahami (Understanding):
29
⮚ Bertanya dan mencari jawaban melalui discovery learning
Mengaplikasi (Applying):
Merefleksi (Reflecting):
D. Pembelajaran Kokurikuler
30
komunitas lokal sebagai sumber belajar, serta pemanfaatan digital
untuk dokumentasi proses dan presentasi hasil sesuai usia anak.
Pada pembelajaran kokurikuler ini juga diintgrasikan dengan
Kurikulum berbasis Cinta(KBC)
E. Pembelajaran Ekstrakurikuler
31
berpengalaman, dan tetap menerapkan prinsip bermakna dan
menggembirakan sesuai kerangka PM. Kegiatan ekstrakurikuler
dirancang sebagai pengayaan dan pengembangan bakat-minat
khusus anak yang mendukung pencapaian dimensi profil lulusan.
Jenis kegiatan meliputi seni dan kreativitas yaitu :
32
kedatangan untuk transisi dari rumah ke sekolah, dilanjutkan circle
time untuk berbagi pengalaman, kegiatan inti dengan pembelajaran
tematik dalam blok waktu fleksibel, istirahat sebagai pembelajaran
sosial, kegiatan lanjutan yang responsif terhadap energi anak, dan
penutup dengan refleksi sederhana.
Intrakurikuler
Ekstrakurikuler
33
Kelas Mingguan Semester Tahun
RA A 60 menit 17 minggu x 60 2 semester x
(usia 4 - 5 (dilaksanakan menit = 1.020 1.020 menit =
tahun) setiap hari ........) menit 2.040 menit
34
BAB V
PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Berbasis Cinta(KBC)
35
[Link] Profil Lulusan ( uraikan)
B. Capaian Pembelajaran
36
laju perkembangan anak dan dirancang fleksibel untuk
mengakomodasi keberagaman individual.
MASUKKAN CP,
C. Rencana Pembelajaran
37
Gambar: Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam
38
menentukan kerangka pembelajaran yang mencakup empat elemen
yaitu praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan
pembelajaran, dan pemanfaatan digital.
39
Gambar: Perencanaan Pembelajaran Mendalam
D. Pelaksanaan Pembelajaran
40
matematika dasar melalui pola dan bilangan. Integrasi STEAM
dilakukan dalam proyek seperti membuat jembatan dari balok
(engineering), menghias dengan warna-warni (arts), menghitung
berapa balok yang digunakan (mathematics), mengamati mengapa
jembatan bisa kuat (science), dan dokumentasi dengan foto
(technology).
41
mencoba, dan menyimpulkan melalui kegiatan eksplorasi. Contohnya
eksplorasi "Benda yang Tenggelam dan Mengapung" dimana anak
didorong untuk memprediksi, menguji, mengamati, dan
menyimpulkan berdasarkan percobaan yang mereka lakukan sendiri.
Model Pembelajaran
42
lulusan dan berlangsung dalam periode waktu yang sesuai dengan
daya konsentrasi anak.
Prosedur Pelaksanaan
43
Tahap Kegiatan Inti merupakan implementasi pengalaman
belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Fase Memahami
dilakukan melalui eksplorasi dan observasi dimana anak diajak
mengamati, bertanya, dan mencoba memahami konsep baru melalui
pengalaman langsung. Fase Mengaplikasi memberikan
kesempatan anak untuk menerapkan pemahaman mereka dalam
berbagai aktivitas seperti bermain peran, membuat karya, atau
melakukan eksperimen sederhana. Fase Merefleksi dilakukan
dengan meminta anak menceritakan kembali aktivitas mereka,
mengungkapkan perasaan, dan berbagi hasil [Link]
KBC
E. Asesmen Pembelajaran
44
Asesmen awal dilakukan untuk mengidentifikasi kesiapan anak
sebelum pembelajaran dimulai. Ini mencakup pengetahuan awal,
minat, latar belakang keluarga, gaya belajar, dan kebutuhan khusus
anak. Informasi ini digunakan untuk merancang pembelajaran yang
sesuai dengan karakteristik individual anak dan mengantisipasi
kebutuhan dukungan yang diperlukan.
45
BAB VI
PENDAMPINGAN, EVALUASI, DAN PENGEMBANGAN
PROFESIONAL
A. Pendampingan
P
r
o
Bentuk Frekue Target
g Fokus Pendampingan Pelaksana
Kegiatan nsi Output
r
a
m
C • Pengembangan Setiap Kepala RA •
o Pendampin kemampuan guru dalam bulan atau Guru Peningkatan
a gan menerapkan PM di kelas (minim Senior kualitas
c pembelajar secara praktis al 2 pembelajara
h an sesi) n
i individual •
n • Observasi Implementa
46
g kelas si 3 prinsip
• Diskusi PM
reflektif •
• Feedback Penguasaan
konstruktif 3
pengalaman
belajar
M • Supervisi Pengembangan • KS: • Kepala •
e klinis profesional guru melalui Setiap RA Peningkatan
n Kepala RA bimbingan dan bulan • Pengawas kompetensi
t • Supervisi dukungan berkelanjutan • Madrasah guru
o klinis Pengaw •
ri Pengawas as: Penyelesaia
n • Sharing Setiap n kendala
g pengalama 2 bulan implementa
n si
• •
Pemecahan Pengemban
masalah gan best
bersama practices
P • Penguatan pengetahuan • Juni: • • Dokumen
e Pengemba dan keterampilan teknis ATP Narasumbe ATP
l ngan CP terkait implementasi PM • Juli: r Internal berkualitas
a menjadi Modul • • Modul
ti ATP Ajar Narasumbe pembelajara
h • • r Eksternal n PM
a Penyusuna Agustu • Tim Ahli • Instrumen
n n Modul s: PM asesmen
Ajar PM Modul holistik
• Projek • Sertifikat
Pengemba • kompetensi
ngan Modul Oktobe
Projek r:
• Teknik Asesm
Asesmen en
Holistik
• Workshop
Internal
Keterangan Program:
47
kepala sekolah dan pengawas tidak hanya mengevaluasi tetapi juga
memberikan dukungan dalam mengatasi tantangan implementasi
PM. Sharing pengalaman menjadi kunci dalam transfer pengetahuan
dan best practices.
B. Evaluasi
48
Ketiga adalah evaluasi ketercapaian delapan dimensi profil
lulusan melalui observasi, dokumentasi, dan asesmen autentik.
Setiap dimensi dievaluasi menggunakan indikator yang disesuaikan
dengan tahap perkembangan anak usia dini. Evaluasi dilakukan
secara berkelanjutan untuk memantau progress perkembangan
setiap anak.
C. Pengembangan Profesional
Fokus
Kegiatan Waktu Pelaksana
Pengembangan
Pemahaman PM Workshop PM dasar, Awal Kepala RA +
untuk PAUD Praktik di kelas tahun Narasumber
ajaran
Teknik Bermain Pelatihan praktis, Setiap Tim Internal
Sambil Belajar Sharing antar guru semester
Cara Mengamati Latihan observasi, Bulanan Kepala RA
Anak Diskusi kasus
Komunikasi Role play, Tips Sesuai Psikolog/
dengan Orang praktis kebutuha Konselor
Tua n
49
Sharing Berbagi pengalaman Setiap 2 Informal, santai
Antar Guru mengajar minggu
Kunjungan Saling belajar teknik Bulanan Bergantian antar
Kelas mengajar guru
Diskusi Membahas Sesuai Tim guru + Kepala
Kasus Anak perkembangan anak kebutuhan RA
Pelatihan Update pengetahuan Semester Dinas/Narasumber
Singkat PAUD Eksternal
Kerjasama Sederhana
Dengan Masyarakat:
50
BAB VII
PENUTUP
51
DAFTAR PUSTAKA
52
LAMPIRAN
53
A. Contoh Modul Ajar
PERENCANAAN PEMBELAJARAN
A. IDENTIFIKASI
Peserta Anak usia 4-5 tahun memiliki pengetahuan awal tentang nama dan
Didik anggota keluarga, menunjukkan minat tinggi dalam aktivitas bermain
dan berinteraksi, berasal dari latar belakang sosial budaya yang
beragam, memerlukan lingkungan yang aman untuk mengekspresikan
diri, memiliki rentang perhatian pendek namun antusias dalam
eksplorasi, dan membutuhkan pengalaman belajar yang konkret dan
menyenangkan.
Materi Materi identitas diri mencakup pengetahuan esensial (nama, umur,
Pelajara alamat, anggota keluarga), pengetahuan aplikatif (cara
n memperkenalkan diri, berinteraksi dengan orang lain), dan
pengetahuan nilai dan karakter (percaya diri, kemandirian, sopan
santun). Materi ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari anak,
memiliki tingkat kesulitan yang sesuai dengan tahap perkembangan
usia 4-5 tahun, dan terintegrasi dengan pengembangan karakter serta
nilai-nilai moral.
Dimensi ✅ DPL1
⬜ DPL3 ✅ DPL5 ⬜ DPL7
Profil Keimanan dan
Penalaran Kritis Kolaborasi Kesehatan
Lulusan Ketakwaan terhadap
Tuhan YME
✅ DPL6
✅ DPL2 ⬜ DPL4 ✅ DPL8
Kemandiri
Kewargaan Kreativitas Komunikasi
an
KBC 1. Hubbul
2. Hubbur
ah
rasul
3. Hubbu 4. Hubbun
nafs nas
6. Hubbul
5. Hubbul wathon
Biah wal
Bilad
B. DESAIN PEMBELAJARAN
DOK
Capaia - CP Jati Diri: Anak memahami identitas dirinya yang terbentuk oleh
n ragam minat, kebutuhan, karakteristik gender, agama, dan sosial
Pembel budaya
ajaran - CP Jati Diri: Anak mengenal dan memiliki perilaku positif terhadap
identitas dan perannya sebagai bagian dari keluarga, sekolah,
masyarakat, dan anak Indonesia sehingga dapat menyesuaikan diri
dengan lingkungan, aturan, dan norma yang berlaku;
Lintas Pendidikan Karakter, Seni dan Kreativitas, Bahasa dan Komunikasi,
Disiplin Sosial Emosional, Perkembangan Motorik
Ilmu
Tujuan - Anak mampu mengenali identitas diri dan mengekspresikannya
Pembel melalui berbagai media kreatif dengan percaya diri
ajaran - Anak mampu berinteraksi, berkolaborasi, dan menghargai
perbedaan dengan teman dalam aktivitas kelompok
- Anak mampu merefleksikan pengalaman belajar dan
mengungkapkan perasa
Topik Aku Istimewa: Ayo Kita Berkenalan
Pembel
ajaran
Praktik Pembelajaran berbasis bermain, pembelajaran berbasis proyek
Pedago sederhana, pembelajaran kolaboratif melalui aktivitas kelompok,
gis pembelajaran eksploratif dengan pendekatan inkuiri
Kemitra - Lingkungan lembaga: Guru kelas, kepala RA, guru pendamping
an - Masyarakat: Orang tua sebagai narasumber tentang keluarga,
Pembel kakek nenek yang bisa bercerita
ajaran - Lingkungan Luar Lembaga: Komunitas sekitar lembaga untuk
sharing pengalaman
Lingkun - Ruang Fisik: Area bermain yang fleksibel, sudut seni dan
gan kreativitas, area bercerita dan sharing circle, display area untuk
Pembel memamerkan karya anak
ajaran - Ruang Virtual: Video cerita interaktif, musik dan lagu digital,
dokumentasi pembelajaran
- Budaya Belajar: Menciptakan atmosfer saling menghargai,
keamanan emosional, kebebasan berekspresi, dan eksplorasi tanpa
takut salah
Pemanf - Perencanaan: Persiapan video cerita dan lagu digital, aplikasi
aatan dokumentasi pembelajaran
Digital - Pelaksanaan: Video interaktif "Ayo Berkenalan", musik latar untuk
aktivitas, dokumentasi foto dan video proses belajar anak
- Asesmen: Portofolio digital karya anak, rekaman video presentasi
sederhana anak
- Dukungan media ajar digital ( link
C. PENGALAMAN BELAJAR
DOK
1. Salam dan doa , Asmaul Husna, hafalan surat pendek, doa, harian, hadist,
kalimat thoyibah, syiroh Nabi dengan penuh perhatian dan kesadaran
2. Teknik pemusatan konsentrasi: "Duduk seperti katak yang tenang,
rasakan napas masuk dan keluar"
3. Lagu selamat datang yang menyebutkan nama setiap anak
4. Video cerita "Ayo Berkenalan" dengan pertanyaan reflektif
5. Menghubungkan cerita dengan pengalaman nyata anak: "Siapa yang
pernah bertemu teman baru?"
6. Membangun ekspektasi positif: "Hari ini kita akan belajar hal istimewa
tentang diri kita!"
INTI
Pada tahap ini, anak aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami,
mengaplikasi, dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip pembelajaran
berkesadaran, bermakna, menggembirakan untuk mencapai tujuan
pembelajaran.
DOK
melingkar. Guru memulai cerita dengan memperkenalkan sebuah
karakter, misalnya "Ini adalah Budi. Budi suka...". Anak yang memegang
bola atau boneka melanjutkan cerita dengan menambahkan informasi
tentang dirinya sendiri. Bola atau boneka dioper ke anak berikutnya yang
harus melanjutkan cerita dengan informasi tentang dirinya.
Bicaralah dengan anak-anka tentang seperti apa cat itu sebelum dia
memutar kotak. Kemudian, minta dia memutar kotak dengan cepat.
Tanyakan padanya seperti apa catnya sekarang. Bagaimana itu berubah?
Gunakan foto untuk berbicara tentang apa yang sama dan apa yang
berbeda sebelum dan sesudah memutar kotak.
DOK
irama musik. Variasi dapat dilakukan dengan melompat ke depan, ke
belakang, atau menyamping. Kegiatan ini membantu anak
mengembangkan keterampilan motorik kasar, keseimbangan, dan
koordinasi.
Kegiatan 3 : Lompat Nama Alat dan bahan (bermakna, komunikasi):
Kapur atau tali untuk membuat kotak-kotak di lantai Cara bermain: Buat
kotak-kotak di lantai sejumlah huruf terbanyak dari nama-nama anak di
kelas. Setiap anak melompat dari kotak ke kotak sesuai huruf dalam
namanya sambil mengeja nama mereka. Teman-teman lain mengikuti
dan mengulangi nama anak yang sedang melompat.
DOK
kemandirian). Alat dan Bahan: tongkat, bola, balok kayu. Cara Bermain:
- BUat labirin menggunakan balok kayu, kemudian minta dua anak
untuk balap mengeluarkan bola dari labirin menggunakan tongkat
kayu.
- Yang berhasil lebih dahulu yang menang.
DOK
dilakukan, menyimpulkan pembelajaran, dan anak terlibat dalam perencanaan
pembelajaran selanjutnya:
1. Lingkaran refleksi: setiap anak berbagi satu hal yang dipelajari hari ini
dengan penuh kesadaran
2. Gerakan tubuh yang merepresentasikan perasaan hari ini
3. Penyimpulan bersama tentang keistimewaan setiap individu
4. Pratinjau pembelajaran besok dengan menciptakan antusiasme
5. Doa penutup dengan rasa syukur atas pembelajaran hari ini
6. Apresiasi dan pelukan untuk setiap pencapaian anak
D. ASESMEN PEMBELAJARAN
Asesmen pada Awal Pembelajaran:
● Observasi kesiapan: Mengamati kesiapan emosional dan sosial anak saat
memasuki kelas
● Wawancara sederhana: "Siapa namamu? Siapa yang ada di rumah?" untuk
mengetahui pengetahuan awal
● Checklist motorik: Kemampuan dasar motorik halus dan kasar
Asesmen pada Proses Pembelajaran:
● Catatan anekdot: Dokumentasi perkembangan harian anak dalam
berinteraksi dan mengekspresikan diri
● Foto dokumentasi: Proses pembuatan karya, ekspresi wajah, dan interaksi
antar anak
● Observasi partisipasi: Tingkat keterlibatan anak dalam setiap aktivitas
● Self-assessment sederhana: "Bagaimana perasaanmu hari ini?" dengan
emoji atau gambar ekspresi
Asesmen pada Akhir Pembelajaran:
● Portofolio karya: Kumpulan hasil karya anak selama 6 pertemuan beserta
refleksi singkat
● Presentasi sederhana: Kemampuan anak memperkenalkan diri di depan
teman-teman
● Observasi holistik: Perkembangan dalam 5 dimensi profil lulusan yang
ditargetkan
● Dokumentasi video: Rekaman singkat anak saat bercerita tentang dirinya
……………………………………………
………………………………………
NIP. NIP.
DOK
DOK
Rencana Pembelajaran (RA)
DOK
c. Asesmen awal dilakukan dengan mengajak anak mengamati
tanaman di sekitar madrasah, kemudian berdiskusi tentang
keadaan tanaman yang telah dilihat dengan bantuan pertanyaan:
● bu guru tadi melihat tanaman yang layu dan mati? ada yang
tau kenapa ya?
● Bagaimana cara merawat tanaman supaya tidak mati?
● Siapa yang menciptakan tanaman disekitar kita?
● Anak diberikan kesempatan untuk mengemukakan
pendapatnya tentang tanaman yang dilihatnya dan bagaimana
cara merawatnya.
● Guru memberikan penegasan bahwa tanaman adalah makhluk
hidup Ciptaan Alloh yang membutuhkan air, tanah dan cahaya
dan kita harus bersyukur kepada Alloh sebagai wujud cinta kita
kepada Alloh dan cinta kepada lingkungan dengan cara
merawatnya.
DOK
1). Tanaman apa saja yang tadi anak-anak tanam?
2). Apakah ada perbedaan antara tanaman yang satu dengan yang
lain (misal terong dengan cabe)
3). Apa yang harus kita lakukan agar tanaman yang ditanam
tumbuh subur?
DOK
kepada Alloh tanaman pupuk ya bu guru
(hubbulloh) di
madrasah Kadang
maupun mengucapkan
dirumah. rasa syukur
dan
menunjukan
rasa senang
merawat
tanaman
Jarang
mengucapkan
rasa syukur,
ekspresi datar
saat merawat
tanaman
Anak terbiasa Menyiram v Hana menyusun jadwal
merawat dengan tepat,
menyiram tanaman,
lingkungan membersihka
sebagai n gulma, dan menyiram memakai
wujud cinta memperhatika
botol bekas air mineral
lingkungan n kondisi
(Hubbulbiah) tanaman sedikit demi sedikit
di madrasah
dan menuliskan di
maupun di
rumah jurnal “daun nya ada
yang patah”
Menyiram dan
membersihka
n tanaman
secara umum
dengan baik
Menyiram
tetapi kurang
memperhatika
n cara atau
waktu yang
tepat
Mengetahui,
Kepala Guru
……………………………………
…………………………………
DOK
NIP NIP
ASESMEN RA…………………..
CATATAN ANEKDOT
TAHUN AJARAN 2025/2026
Jenjang / Kelas : Semester / Minggu :
Guru Kelas :
Tangg Nama
Kejadian Teramati Analisis Capaian
al Anak
DOK
DOK
ASESMEN RA…………………………………
CEKLIS IKTP (INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN
PEMBELAJARAN)
TAHUN AJARAN 2025/2026
Jenjang / Kelas : Semester / Minggu :
Guru Kelas :
Nama Anak
N Keterangan /
IKTP Sudah Belum
o Kejadian Teramati
Muncul Muncul
Menyebutkan
1 nama lengkap
dengan jelas
Menyebutkan
2 nama orang tua
(ayah dan ibu)
Menyebutkan
3
alamat rumahnya
Berani berkenalan
4 dengan teman
baru
Dapat berinteraksi
5 dengan guru di
sekolah
Melompat sambil
6 menyebutkan
namanya
Menulis/mencoba
7 menulis namanya
sendiri
Mau berbagi
8 mainan dengan
teman sebaya
Menanggapi
9 perasaan teman
dengan tepat
Menggambar peta
1
sederhana rumah
0
mereka
DOK
ASESMEN RA………………………
DOKUMENTASI HASIL KARYA
TAHUN AJARAN 2025/2026
Jenjang / Kelas : Semester / Minggu :
Guru Kelas :
DOK
ASESMEN RA…………………………
FOTO BERSERI
TAHUN AJARAN 2025/2026
Jenjang / Kelas : Semester / Minggu :
Guru Kelas :
DOK
KOP
SURAT KEPUTUSAN
KEPALA .......................
NOMOR ........................
TENTANG
TIM PENGEMBANG KURIKULUM RA..................
TAHUN PELAJARAN 2025/2026
Kepala RA..............................................
Menimbang : c. Dalam rangka memperlancar proses
pelaksanaan Kurikulum Satuan Pendidikan
sebagai bentuk Implementasi Kurikulum
Merdeka dalam rangka pemulihan
pembelajaran di RA.................. perlu dibentuk
Tim Pengembang Kurikulum.
d. Untuk menjamin terpeliharanya tata tertib
serta kelancaran tugas Tim Pengembang
Kurikulum Satuan Pendidikan perlu diatur
dalam Surat Keputusan Kepala Sekolah.
Mengingat : 5. UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem
Pendidikan Nasional.
6. UU Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah
Daerah.
7. UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan
Dosen sebagai tenaga Profesional.
8. Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008
tentang Guru.
9. Peraturan Pemerintah Nomor 4 tahun 2022
tentang Standar Nasional Pendidikan.
10. Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018
Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala
Sekolah, dan Pengawas Sekolah.
11. Permendikbudristek Nomor 5 Tahun 2022
Tentang Standar Kompetensi Lulusan pada
Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan
Dasar, dan Pendidikan Menengah.
12. Permendikbudristek Nomor 7 Tahun 2022
Tentang Standar Isi pada Pendidikan Anak Usia
DOK
Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Pendidikan
Menengah.
13. Permendikbudristek Nomor 16 Tahun 2022
Tentang Standar Proses pada Pendidikan Anak
Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan
Jenjang Pendidikan Menengah.
14. Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022
Tentang Standar Penilaian Pendidikan pada
Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan
Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.
15. Kepmendikbudristek Nomor 262/M/2022
Tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam
Rangka Pemulihan Pembelajaran.
16. Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum,
dan Asesmen Pendidikan Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi
No.009/H/KR/2022 tentang Dimensi, Elemen,
dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada
Kurikulum Merdeka;
17. Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum,
dan Asesmen Pendidikan Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi
No. 031/H/KR/2025 tentang Kompetensi dan
Tema Kokurikuler
18. Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum,
dan Asesmen Pendidikan Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi
No. 032/H/KR/2025 tentang Capaian
Pembelajaran Pada Pendidikan Anak Usia Dini,
Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang
Pendidikan Menengah Pada Kurikulum
Merdeka;
19. Keputusan Menteri Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik
Indonesia Nomor 12 Tahun 2025 tentang
Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini,
Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang
Pendidikan Menengah;
Memperhatik : a. Surat Perintah Kepala RA tentang Penetapan
an Kurikulum Raudhatul Athfal Tahun Pelajaran
2025/2026
DOK
MEMUTUSKAN
Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA RA...................TENTANG
PEMBENTUKAN TIM PENGEMBANG KURIKULUM
SATUAN PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN
2025/2026.
Pertama : Menetapkan Susunan dan Tugas Tim Pengembang
Kurikulum Satuan Pendidikan Tahun Pelajaran
2025/2026 sebagaimana pada Lampiran I Surat
Keputusan ini.
Kedua : Menugaskan Tim Pengembang Kurikulum RA
Tahun Pelajaran 2025/2026 untuk menyusun
Dokumen Kurikulum RA............. sesuai
Sistematika Susunan Dokumen sebagaimana
pada Lampiran II Surat Keputusan ini.
Ketiga : Tim Pengembang Kurikulum Satuan Pendidikan
Tahun Pelajaran 2025/2026 melaporkan hasil
kajian Dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan
(KSP) kepada kepala sekolah.
Keempat : Semua biaya yang timbul akibat pelaksanaan
keputusan ini, dibebankan pada anggaran yang
sesuai dan apabila terdapat kekeliruan dalam
keputusan ini, akan direvisi sebagaiamana
mestinya.
Kelima : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan
dan berakhir sebelum Tahun Pelajaran 2025/2026
dimulai.
Ditetapkan :
di
Pada : 2025
tanggal
Kepala RA.............
....................................
Tembusan:
3. Kantor Kemenag [Link]
4. Arsip
DOK
DOK
LAMPIRAN I
SURAT KEPUTUSAN KEPALA RA...............
NOMOR >.........................
TENTANG
TIM PENGEMBANG KURIKULUM RA..............
TAHUN PELAJARAN 2025/2026
Ditetapkan :
di
Pada : 2025
tanggal
Kepala RA..........................
............................................
DOK
LAMPIRAN II
SURAT KEPUTUSAN KEPALA RA.........
NOMOR .................................
TENTANG
TIM PENGEMBANG KURIKULUM SATUAN
PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026
HALAMAN SAMPUL
HALAMAN SK PENETAPAN KRA
LEMBAR REKOMENDASI PENGAWAS
HALAMAN PENGESAHAN
HALAMAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Karakteristik Satuan Pendidikan
B.1 Profil Satuan Pendidikan
B.2 Konteks Sosial dan Ekonomi
B.3 Konteks Budaya
B.4 Pendidik dan Tenaga Kependidikan
B.5 Peserta Didik
B.6 Kemitraan/Kerjasma
C. Analisis Kebutuhan lembaga
D. Landasan Pengembangan Kurikulum
D.1 Landasan Yuridis
D.2 Landasan Sosiologis
D.3 Landasan Pedagogis
BAB II VISI MISI DAN TUJUAN PENDIDIKAN
A. Tujuan Pendidikan Nasional
B. Visi Lembaga Pendidikan
B. Misi Lembaga Pendidikan
D. Tujuan Lembaga Pendidikan
BAB III PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN
A. Intrakurikuler
B. Kokurikuler
C. Ekstrakurikuler
D. Aktualisasi Budaya
E. Pengaturan Waktu Belajar
F. Kalender Pendidikan
BAB IV PERENCANAAN PEMBELAJARAN
A. Rencana Pembelajaran
B. Pelaksanaan Pembelajaran
C. Asesmen Pembelajaran
DOK
BAB V PENDAMPINGAN, EVALUASI, DAN PENGEMBANGAN
PROFESIONAL
A. Pendapingan
B. Evaluasi
C. Pengembangan Profesional
BAB VI PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
A. Contoh Modul Ajar
B. SK Tim Pengembang Kurikulum
Ditetapkan :
di
Pada : 2025
tanggal
Kepala RA.............................
.............................................
DOK
DOK