0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan41 halaman

Pentingnya Pemupukan Efektif

Dokumen ini menjelaskan pentingnya pupuk dan pemupukan dalam pertumbuhan tanaman, khususnya kelapa sawit, serta rincian tentang jenis, dosis, dan waktu aplikasi pupuk yang efektif. Biaya pemupukan merupakan komponen terbesar dalam biaya pemeliharaan, sehingga perhatian khusus diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaannya. Rekomendasi pemupukan untuk tahun 2023 juga disertakan, dengan rincian dosis dan jenis pupuk yang harus digunakan.

Diunggah oleh

Muhamad Altah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan41 halaman

Pentingnya Pemupukan Efektif

Dokumen ini menjelaskan pentingnya pupuk dan pemupukan dalam pertumbuhan tanaman, khususnya kelapa sawit, serta rincian tentang jenis, dosis, dan waktu aplikasi pupuk yang efektif. Biaya pemupukan merupakan komponen terbesar dalam biaya pemeliharaan, sehingga perhatian khusus diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaannya. Rekomendasi pemupukan untuk tahun 2023 juga disertakan, dengan rincian dosis dan jenis pupuk yang harus digunakan.

Diunggah oleh

Muhamad Altah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BSU LEARNING CENTER

MANURING
TRAINING PROGRAMME FIELD ASSISTANT FOR FY23/24 (SUMATERA REGION2)
PUPUK DAN PEMUPUKAN (KPN-SOP-AGRKS-009)

PUPUK
Adalah bahan yang memiliki kandungan satu atau lebih unsur
hara yang diberikan pada tanaman atau media tanam untuk
mendukung proses pertumbuhan agar bisa berkembang secara
maximal.

PEMUPUKAN
Adalah kegiatan penambahan unsur hara bagi tanaman kelapa
sawit untuk mendukung pertumbuhan vegetatif maupun
generatif.
MENGAPA PUPUK PENTING

Fungsinya tidak bisa digantikan /substisusi


1 secara langsung dengan material lain.

Paling berpengaruh terhadap pertumbuhan


2 tanaman & produksi TBS baik jangka pendek
maupun jangka panjang.

3 Komponen Cost Paling Mahal.


MENGAPA PUPUK PENTING

KOMPONEN COST
PALING TINGGI

Presentase biaya pemupukan terhadap biaya total pemeliharaan :


By Pemupukan Rp. [Link]
By Total Pemeliharaan
:
Rp. [Link]
: 61%
MENGAPA PUPUK PENTING – ACTION PLAN

❖ Mengingat begitu pentingnya pupuk dan


mahalnya biaya yang dikeluarkan maka kita
harus focus dan memberikan perhatian
yang lebih serius

❖ Asisten dan Mandor 1 secara bergantian


harus selalu ada di blok pada saat aplikasi
pemupukan
HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN

JENIS DOSIS WAKTU

AKAN EFEKTIF APABILA DIPERHATIKAN 6 TEPAT

CARA TEMPAT ADMINISTRASI


PEMUPUKAN EFEKTIF
1. TEPAT JENIS

Senyawa/Asal Kandungan Unsur Hara


● Anorganik ● Tunggal / 1 unsur (Urea)
● Organik ● Majemuk (NPK 3 Unsur,
Nitrogen Phospos)
Tidak boleh
diaplikasi dalam
waktu berdekatan <
Sifat 4 minggu (Urea-RP,
• Antagonis Dolomit, HGFB).
Boleh diaplikasi
dalam waktu • Sinergis
berdekatan (MOP- • Lambat larut :
Urea, CuSO4). Kebutuhan Tanaman Kelarutan aplikasi awal
● Makro ● Lambat Larut (RP, Dolomit)
tahun.
● Mikro ● Cepat larut (TSP, Urea) • Cepat larut tidak
boleh diaplikasi
pada saat curah
hujan rendah.
SIFAT PUPUK

Antagonis Sinergis
❖ Beberapa jenis pupuk tidak ❖ Beberapa jenis pupuk yang
boleh diaplikasi dalam waktu boleh diaplikasi dalam waktu
berdekatan (kurang dari 4 berdekatan
minggu)
❖ Contoh : ❖ Contoh :
• Urea - RP • MOP - Urea
- Dolomite - CuSO4
- HGFB
- CuSO4
• RP - CuSO4
• MOP - Kieserite
- Dolomite
- HGFB
TEPAT JENIS – TINDAKAN

➢ Senyawa/Asal (Anorganik & Organik)


• Areal berpasir diutamakan aplikasi bahan organic terlebih dahulu

➢ Kandungan Unsur Hara


• Asisten harus mengidentifikasi defisiensi hara (makro atau mikro)
setiap blok & untuk diprioritaskan / didahulukan pemupukannya
(hukum liebig)

➢ Kelarutan
• Pupuk yang mempunyai sifat lambat larut diaplikasi awal tahun
• Pupuk urea yang mudah menguap tidak boleh diaplikasikan saat
curah hujan rendah

➢ Sifat Antagonis & Sinergis


• Tidak boleh mengaplikasikan pupuk dalam waktu yg berdekatan
jika bersifat antagonis karena unsur hara tidak terserap maximal oleh
tanaman. Contoh Urea dan Fospat ( meningkatkan keasaman tanah,jadi
degradasi mikro organisma dalam tanah yang berdampak pada
kesuburan tanah )
PEMUPUKAN EFEKTIF
1. TEPAT JENIS

NPK, granular berwarna merah NPK, granular berwarna coklat NPK, granular berwarna biru

Urea, butiran putih RP, tepung coklat krem TSP, butiran/granul abu-abu
PEMUPUKAN EFEKTIF
1. TEPAT JENIS

MOP, kristal merah MOP, kristal putih Dolomite, tepung putih kekuningan

Kieserite, kristal putih keabuan Kaptan, tepung putih HGFB, butiran putih
PEMUPUKAN EFEKTIF
1. TEPAT JENIS

Fe-Chelated, granul kehitaman Polysulphate, tepung putih Agroblen, butiran kuning

CuSO4, kristal biru ZnSO4, kristal putih Zincobo, granul kehitaman


PEMUPUKAN EFEKTIF
1. TEPAT JENIS
KEMASAN PUPUK TUNGGAL
PEMUPUKAN EFEKTIF
1. TEPAT JENIS

KEMASAN PUPUK MAJEMUK

PUPUK COMPOUND PUPUK COMPOUND PUPUK COMPOUND PUPUK COMPOUND


NPK 15-15-6-4 NPK 12-12-17-2 +TE NPK 12-6-22-3 NPK 13-8-27-4 +0,65B
PEMUPUKAN EFEKTIF
1. TEPAT JENIS

▪ Makro

Jenis Pupuk Kandungan % Fungsi

• Sebagai pembentuk klorofil


Urea N 45-46
• Membantu proses Fotosintesis

• Pertumbuhan akar
RP P2O5 28
• Pembungaan buah

• Pembentukan buah
MOP K2O 60
• Mempengaruhi OER

MgO 27 • Aktivator enzim


Kieserite
S 23 • Penyusun klorofil
PEMUPUKAN EFEKTIF
1. TEPAT JENIS

▪ Mikro

Jenis Pupuk Kandungan % Fungsi

• Pertumbuhan jaringan meristem


• Membantu proses fotosintesis
HGFB B2O3 46-47
• Berperan penting terhadap kualitas
buah (buah landak,dll)

CuSO4 Cu 22-23 • Berperan dalam pembentukan klorofil


• Berperan dalam pembentukan
ZnSO4 Zn 22
jaringan
FeSO4 Fe 24 • Berperan dalam pembentukan protein
PEMUPUKAN EFEKTIF

2. TEPAT DOSIS
Salah satu cara agar pokok mendapatkan dosis pupuk
yang tepat adalah dengan SISTEM UNTILAN

1
Kemasan pupuk dari pabrik harus diambil sesuai, 1 untilan untuk berapa
pokok.
(Contoh : 1 until untuk 10 pokok, dosis 1 Kg, berat untilan, 10 Kg / Until)

2
Takaran until dan takaran tabur harus dikalibrasi sesuai dengan dosis
pemupukan yang telah menjadi rekomendasi pupuk.
CONTOH REKOMENDASI PEMUPUKAN
REKOMENDASI PEMUPUKAN TAHUN
2023
PT. BERKAT SAWIT UTAMA
ESTATE BSU3 (BU3C)
Dosis (kg/pkk/rotasi) Bulan Aplikasi dan Jumlah Pupuk (kg)
Tahun Jumlah
No Afd Blok Blok Lama Luas (ha) Jenis Pupuk Program Total (kg) Total (kg)
Tanam Pokok
1 2 3 4 Jul Aug Sep Oct Nov Dec

1 AFD-1 288 A08 2023 27 3.753 Rekom 0,50 0,75 - - 1,25 - - 1.876,50 - 2.814,75 - 4.691,25
NPK 13/6/27
AFD-1 288 A08 2023 27 3.753 Real
AFD-1 288 A08 2023 27 3.753 Rekom 0,80 - - - 0,80 3.002,40 - - - - - 3.002,40
RP
AFD-1 288 A08 2023 27 3.753 Real
2 AFD-1 299 A13 2023 49 6.811 Rekom 0,50 0,75 - - 1,25 - - 3.405,50 - 5.108,25 - 8.513,75
NPK 13/6/27
AFD-1 299 A13 2023 49 6.811 Real
AFD-1 299 A13 2023 49 6.811 Rekom 0,80 - - - 0,80 5.448,80 - - - - - 5.448,80
RP
AFD-1 299 A13 2023 49 6.811 Real
3 AFD-1 300 A17 2023 38 5.282 Rekom 0,50 0,75 - - 1,25 - - 2.641,00 - 3.961,50 - 6.602,50
NPK 13/6/27
AFD-1 300 A17 2023 38 5.282 Real
AFD-1 300 A17 2023 38 5.282 Rekom 0,80 - - - 0,80 4.225,60 - - - - - 4.225,60
RP
AFD-1 300 A17 2023 38 5.282 Real
4 AFD-1 317 A19 2023 39 5.421 Rekom 0,50 0,75 - - 1,25 - - 2.710,50 - 4.065,75 - 6.776,25
NPK 13/6/27
AFD-1 317 A19 2023 39 5.421 Real
AFD-1 317 A19 2023 39 5.421 Rekom 0,80 - - - 0,80 4.336,80 - - - - - 4.336,80
RP
AFD-1 317 A19 2023 39 5.421 Real
5 AFD-1 318 A18 2023 39 5.421 Rekom 0,50 0,75 - - 1,25 - - 2.710,50 - 4.065,75 - 6.776,25
NPK 13/6/27
AFD-1 318 A18 2023 39 5.421 Real
AFD-1 318 A18 2023 39 5.421 Rekom 0,80 - - - 0,80 4.336,80 - - - - - 4.336,80
RP
AFD-1 318 A18 2023 39 5.421 Real
ILUSTRASI PELETAKAN UNTILAN DAN PERGERAKAN PEMUPUKAN

X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X

X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X
X XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX XX X

TPP Untilan
Pupuk
PEMUPUKAN EFEKTIF

3. TEPAT WAKTU

1
Sesuai dengan waktu aplikasi rekomendasi R & D. Namun bisa mundur
atau awal 1 bulan dari program (pertimbangan stock).

2
Pemupukan yang optimal jika curah hujan 100 – 200 mm/bln, minimum
60 mm/bln, maximum 300 mm/bln.

3
Pemupukan Urea & ZA (Zwavelzure Amoniak) harus di Stop
• Jika selama 20 hari tidak hujan.
• Jika jumlah hari hujan lebih 20 hari (rata-rata 30 mm/hari).
• Tanah jenuh air (tergenang air).
MEMORANDUM INTERNAL [Link]
KPP 19 Mei 2022
Target Program Pemupukan dan Panduan Aflikasi Pupuk

1. Pupuk merupakan komponen biaya operasional yang tinggi ( 60 – 70 % ) dari total biaya kebun.
2. Pemupukan harus sesuai dengan program rekomendasi R&D. Kebun dilarang memajukan jadwal Pemupukan.
3. Pihak Logistik harus memastikan ketersediaan pupuk di kebun minimal 1 bulan sebelum program akan dilaksanakan.
4. Kondisi setelah turun hujan lebat ( 50 – 100 mm/ hari ) kegiatan Pemupukan tidak boleh dilaksanakan. Boleh
dilaksanakan pada hari berikut nya. Kecuali blok yang akan dipupuk tergenang air atau banjir.
5. Pada saat musim curah hujan rendah atau musim kering maka harus mempertimbangkan frekwensi curah hujan
dengan ketentuan:
a. Pemupukan harus stop apabila 7 hari berturut turut tidak turun hujan.
b. Pemupukan dapat dilanjutkan apabila ada turun hujan minimal 2 hari
hujan 25 mm atau 1 hari hujan dengan curah hujan 50 mm dalam
kurun waktu 7 hari bertutur turut.
c. Pemupukan harus dihentikan kembali apabila :
- Untuk Urea/ ZA tidak ada hujan dalam 3 hari berturut turut ( hari ke 4 )
- Untuk NPK,MOP,Kiesrite,Dolomite , Kaptan dan pupuk Mikro tidak ada hujan 7 hari bertutut turut ( hari ke 8 )
PEMUPUKAN EFEKTIF

4. TEPAT CARA
1
Pupuk ditabur merata, sesuai umur tanaman (tanaman muda didalam
piringan), tanaman tua jarak 1,5 meter dari pokok di luar piringan.

2
Dilarang menabur pupuk secara menumpuk di piringan, akan merusak
sel-sel akar.
Broadcast
1.. 4 mangkok untuk satu pokok;
X 2.. Satu mangkok untuk dimuka, belakang,
kiri dan kanan pokok;
3.. Jarak penaburan 1 s/d 3 meter dari pokok;
4.. Untuk 1 mangkok di tabur minimal 2 x taburan;
5.. Penaburan di mulai dari dalam ( Jalan Tengah ) keluar
Circle Band ( Collection road )
PEMUPUKAN EFEKTIF

5. TEPAT TEMPAT TBM

Tempat Tabur

TM 30 cm

Tempat Tabur
Pupuk makro ditabur Pupuk mikro ditabur
di dalam piringan di radius 30 cm dari
1m batang
50 cm

Pupuk makro ditabur 1 Pupuk mikro ditabur


meter dari batang di radius 50 cm dari
kearah pinggir piringan pokok
PEMUPUKAN EFEKTIF
6. TEPAT ADMINISTRASI
1
Laporan realisasi pemupukan pada satu blok harus sesuai dengan
blok yg diaplikasikan (tidak boleh dialihkan ke blok lain).

2
Jumlah aplikasi pupuk di satu blok harus sesuai dengan jumlah
pupuk yang dikeluarkan dari gudang.

3
Untuk memastikan akurasi laporan pemupukan vs pupuk keluar
dari gudang maka setiap bulan harus dilakukan rekonsiliasi data
(Ast. Afdeling vs KTU).

4
Laporan pemupukan harus didokumentasikan dengan baik karena
data historis pemupukan sangat penting untuk analisa produksi.

5
Karung untilan harus diadministrasikan dan jumlah yg keluar harus
sama dengan yg dikembalikan.
PUPUK BERPENGARUH TERHADAP PRODUKSI

PRODUKSI TBS PUPUK

N P Mg K
(N) 162,5 Kg, (P) 21,6 Kg,
30 ton TBS (K) 279,2 Kg, (Mg) 49,1 Kg.

Hara yang terpakai ini harus di kembalikan dalam bentuk pupuk


(Konversikan ke Urea, RpH dan MOP)
FUNGSI UNSUR HARA BAGI TANAMAN

• Pertumbuhan sel tanaman, jaringan dan


organ tanaman (bahan sintesis klorofil)
N daun tanaman.

• Berperan untuk pertumbuhan akar dan


batang tanaman.
P

• Pengatur proses fisiologi tanaman seperti


fotosintesis, membuka menutup nya
K stomata (pembentukan buah).
PUPUK MAKRO DAN PUPUK MIKRO

Adalah unsur hara yang


dibutuhkan oleh tanaman
dalam jumlah yang banyak
(N, P, K, Mg).
MAKRO
MIKRO
Adalah unsur hara yang
dibutuhkan oleh tanaman
dalam jumlah yang sedikit
(Fe, Cu, Zn, dan Mn)

Cendrung untuk areal gambut


PRINSIP UTAMA PEMUPUKAN

• Setiap pokok harus menerima setiap


PRINSIP jenis pupuk dengan dosis sesuai
rekomendasi R&D.
PERTAMA

• Aplikasi pemupukan diutamakan/


PRINSIP didahulukan jenis pupuk yang
terlihat gejala defisiensi unsur hara
KEDUA (Defisiensi unsur hara N-gejala daun
akan berwarna kuning dll).
DEFISIENSI UNSUR HARA

Defisiensi Unsur K Defisiensi Unsur HGFB


Defisiensi Unsur N Defisiensi Unsur P

Defisiensi Unsur Mg Defisiensi Unsur Fe Defisiensi Unsur Cu


PENURUNAN EFISIENSI PUPUK

Waktu
Tidak
Tepat
(10-20%)

Tempat
Serangan
Tidak
Hama
Tepat
(5-10%)
(5-10%)
Efisiensi
Turun

Hara
Gulma
Tidak
Semak
Seimbang
(5-10%)
(20-50%)
KEBUTUHAN TENAGA PEMUPUKAN

Jumlah pupuk
TK = = TK
Output x hari kerja

Sangat tergantung kepada Output/Prestasi kerja Kg/TK.


Tabur/Ecer 450 – 600 Kg/Hk -> Makro.
3 Ha/Hk -> Mikro.

Output :
Penguntilan 1.200 – 1.500 Kg -> Makro.
160 Kg -> Mikro.
KELENGKAPAN KERJA

1. Topi Jepang

2. Kacamata

3. Masker

4. Baju Seragam

5. Sarung Tangan A P D
6. Apron

7. Sepatu Boot
KELENGKAPAN KERJA

1 Timbangan
2 Takaran Until
3 Alat Perata
4 Alat Pemecah

Alat Kerja Until


KELENGKAPAN KERJA

1 Angkong
Gendongan
2 Untilan
Takaran Alat Kerja
3 Tabur Lapangan
4 Tractor / DT
ALUR KERJA PEMUPUKAN

GUDANG
PUPUK

TEMPAT UNTIL
KENDARAAN KENDARAAN UNTIL
PUPUK

Muat Untilan Distribusi Until ke Dibawa ke dalam blok


Titik Point (TPH) dengan Angkong

APLIKASI
PEMUPUKAN
SYSTIM KERJA PEMUPUKAN

1
Pemupukan di mulai dari batas tengah ke arah jalan. PELAPORAN ADMINISTRASI PEMUPUKAN

2 Kegiatan Time Spv


1 tim pupuk (KKP) : 1 orang pelangsir Buku rekomendasi pupuk Harian Assistant
2 orang penabur
Assistant/Kr
Papan pupuk Harian
ani
3
Until harus di ecer sesuai kebutuhan pupuk per Buku pintar Assistant Harian Assistant
baris atau per teresan (jumlah pokok hidup yang
Monitoring program & Assistant/Kr
sudah ditulis dipokok sebelah jalan). Bulanan
Realisasi pupuk ani
Mandor/
4 Monitoring Harian
Pengawasan pupuk harus bergantian mandor dan Krani
assistant.

5
Pelaporan administrasi pemupukan.
ILUSTRASI PERGERAKAN TK PEMUPUKAN
Collection Road

Pasar Tengah

KKP1
PEMERIKSAAN KUALITAS
COSTING BOOK PEMUPUKAN

COSTING BOOK
PEMUPUKAN …
HK COST LABOUR
COST LABOUR/HA BAHAN (KG) COST BAHAN COST BAHAN/HA TOTAL COST HASIL HA TOTAL COST/HA
TGL BLOK KHT KONTRAK KHT KONTRAK TOTAL KET
HI SHI HI SHI HI SHI HI SHI HI SHI HI SHI HI SHI HI SHI HI SHI HI SHI HI SHI HI SHI
TEKNIK PENENTUAN SAMPEL DAUN

Daun ke 17 merupakan daun yang paling peka karena


menunjukan perbedaan yang paling besar dalam
tingkat Hara N, P, dan K.
Sangat kuat korelasinya dengan produksi tanaman.
Berdasarkan penentuan pelepah 1 yang membuka duri
manis sudah sempurna, pada pangkal pelepah.

Anak daun diambil 3 helai


kanan dan 3 helai daun kiri
Anak daun yang tidak rusak
Dan harus utuh dan baik.
/////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////// 40 /////
KESIMPULAN MATERI

MANURING

1. Mengapa pupuk penting : sumber 1 atau 2 jenis nutrisi bagi tanaman


untuk pertumbuhan vegetatif dan generatif.
2. Mengapa pupuk tidak bisa digantikan dengan material lain
3. Pentingnya mengetahui tentang rekomendasi dan program pemupukan
4. Harus menguasai tentang sifatnya pupuk, antagonis atau sinergis
5. Harus tahu arti 6 T dalam pelaksanaan pupuk
6. Fungsi unsur hara bagi tanaman
7. Difesiensi unsur hara dan gejalanya
8. System pemupukan yang baik dan benar
9. Apa solusi jika pupuk terlambat datang tidak sesuai dengan program
10. Komponen cost perawatan yang paling tinggi ( 61 % )

/////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////// 41 /////

Anda mungkin juga menyukai