TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA)
Tanaman toga adalah salah satu jenis tanaman obat yang dikenal memiliki beragam manfaat. Pasalnya, toga
adalah singkatan dari tanaman obat [Link] tanaman toga yaitu berfungsi sebagai sarana untuk
mendekatkan tanaman obat, sebagai upaya kesehatan masyarakat. Sejatinya, ada banyak contoh jenis tanaman toga
yang ada. Untuk lebih memahami apa maksudnya tanaman toga, dalam artikel ini akan dibahas apa saja tanaman
toga, hingga manfaatnya sebagai tanaman obat.
Pengertian Tanaman Toga
Dikutip dari [Link], pengertian tanaman toga adalah jenis tanaman hasil budidaya, yang
berkhasiat sebagai obat. Sehingga, tanaman toga ini dikenal mampu untuk menyembuhkan macam penyakit.
Menurut Tukimin (2004) dalam [Link], pada hakikatnya toga sendiri diartikan sebagai sebidang tanah
(baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang), di mana bidang tanah itu digunakan untuk membudidayakan
tanaman berkhasiat sebagai obat. Pemanfaatan bidang tanah untuk budidaya tanaman obat keluarga itu, dilakukan
dalam rangka dalam rangka untuk memenuhi keperluan obat-obatan tradisional untuk keperluan keluarga. Di mana
obat tradisional tersebut bisa dibuat sendiri. Lalu, jika hasil budidaya tanaman banyak selanjutnya bisa disalurkan
kepada masyarakat sekitar. Jadi singkatnya, maksud tanaman toga yaitu jenis tanaman obat yang sering
dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisional. Alasannya, karena toga ini cenderung tidak menimbulkan efek
samping bagi kesehatan dan harganya lumayan murah.
Namun, penyebutan tanaman obat keluarga ini lebih mengacu pada penataan pekarangan. Artinya, tidak
berarti tanaman atau tanaman hias bisa berkhasiat obat. Dalam hal ini, suatu tanaman bisa disebut sebagai tanaman
obat, yakni apabila sebagian, seluruh, atau eksudat tersebut bisa digunakan sebagai bahan, obat, ataupun ramuan
obat-obatan.
Manfaat Tanaman Obat Keluarga (TOGA)
TOGA memiliki banyak manfaat yang dapat dilihat dari aspek kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan sosial
budaya, yaitu:
1). Aspek Kesehatan
a. Pemeliharaan Kesehatan: TOGA sebagai obat tradisional banyak digunakan dalam upaya pencegahan
penyakit.
b. Penanggulangan Penyakit: TOGA memiliki manfaat dalam menurunkan morbiditas dan mortalitas suatu
penyakit.
c. Perbaikan Status Gizi: TOGA yang dapat berperan sebagai buah-buahan dan sayuran serta dapat
dimanfaatkan sebagai obat.
2). Aspek Lingkungan
a. Kelestarian Alam: budidaya tumbuhan yang umum dijadikan obat dapat mengurangi kemungkinan untuk
terjadinya kepunahan pada beberapa jenis tumbuhan tersebut.
b. Penghijauan dan Estetika: penanaman tanaman obat sangat berkaitan dengan penghijauan. Tanaman obat
yang ditanam dan ditata dengan baik dapat memberikan keindahan pada lingkugan.
3). Aspek Ekonomi
Tanaman obat dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain sebagai obat, TOGA dapat dijadikan
komoditas yang diperdagangkan sehingga menambah penghasilan. Selain itu, TOGA yang terlebih dahulu
diolah untuk meningkatkan nilai jual dapat mendatangkan keuntungan yang lebih besar.
4). Aspek Sosial Budaya
Penanaman TOGA merupakan upaya pelestarian budaya leluhur dalam memelihara dan mempertahankan
budaya masyarakat.
Fungsi tanaman obat keluarga (TOGA) yaitu :
Sebagai sarana untuk mendekatkan tanaman obat kepada upaya-upaya kesehatan masyarakat yang antara lain
meliputi ;
Upaya Preventif (pencegahan), Upaya Promotif (Meningkatkan derajat kesehatan) dan Upaya Kuratif
(Penyembuhan Penyakit).
Sarana untuk memperbaiki gizi masyarakat, sebab banyak tanaman obat yang dikenal sebagai tanaman
penghasil buah-buahan atau sayur-sayuran
Sarana untuk pelestarian alam dan sarana penyebaran gerakan penghijauan
BEBERAPA JENIS – JENIS TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA)
Jenis-jenis tanaman obat keluarga dapat digolongkan berdasarkan bagian tanaman yang dimanfaatkan. Antara lain
sebagai berikut:
1. Daun
2. Batang
3. Akar
4. Umbi (Rimpang)
5. Biji
6. Buah
7. Bunga
LEMBAR KERJA (LK)
Isilah table berikut dengan contoh-contoh tanaman berdasarkan bagian yang dimanfaatkan sebagai obat!
TABEL : BAGIAN TANAMAN OBAT DAN CONTOH TANAMANNYA
No Bagian Tanaman yang Contoh Tanaman
dimanfaatkan obat
1 Daun
2 Batang
3 Akar
4 Umbi (Rimpang)
5 Biji
6 Buah
7 Bunga