Volume Balok Setelah Perubahan Skala
Volume Balok Setelah Perubahan Skala
MODUL AJAR
Nama Sekolah :
Nama Penyusun :
NIK :
INFORMASI UMUM
B. KOMPETENSI AWAL
Capaian Pembelajaran Matematika Setiap FaseD
Pada akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual peserta didik
dengan menggunakan konsep-konsep dan keterampilan matematika yang dipelajari pada
fase ini. Mereka mampu mengoperasikan secara efisien bilangan bulat, bilangan rasional
dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi
ilmiah; melakukan pemfaktoran bilangan prima, menggunakan faktor skala, proporsi dan
laju perubahan. Mereka dapat menyajikan dan menyelesaikan persamaan dan
pertidaksamaan linier satu variabel dan sistem persamaan linier dengan dua variabel
dengan beberapa cara, memahami dan menyajikan relasi dan fungsi. Mereka dapat
menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan
kerucut) untuk menyelesaikan masalah yang terkait, menjelaskan pengaruh perubahan
secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, luas,
dan/atau volume. Mereka dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung,
limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Mereka
dapat menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait dengan garis transversal, sifat
kongruen dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat. Mereka dapat menunjukkan
kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya. Mereka dapat melakukan
transformasi geometri tunggal di bidang koordinat Kartesius. Mereka dapat membuat dan
menginterpretasi diagram batang dan diagram lingkaran. Mereka dapat mengambil sampel
yang mewakili suatu populasi, menggunakan mean, median, modus, range untuk
menyelesaikan masalah; dan menginvestigasi dampak perubahan data terhadap
pengukuran pusat. Mereka dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang,
frekuensi relatif dan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana.
F. MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran tatap muka
KOMPONEN INTI
✪ Menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan metode grafik.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Meningkatkan kemampuan siswa tentang memahami konsep persamaan linear dua
variabel serta menentukan penyelesaian persamaan linear dua variabel.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
▪ Apa yang dimaksud dengan persamaan linear dua variabel?
▪ Apa rumus persamaan linear?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan
▪ Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (meminta seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
▪ Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
Aktivitas Pembuka
▪ Pada aktivitas pembuka, Bapak/Ibu guru dapat menggunakan metode pembelajaran
memilih dan menalar (M1). Bapak/Ibu guru dapat menggali pengetahuan awal peserta
didik dengan mengajak mereka untuk memilih salah satu grafik pada Gambar 1.1 yang
menurut mereka berbeda dan mintalah mereka untuk memberikan alasannya.
Kegiatan Inti
Aktivitas
▪ Bapak/Ibu guru dapat menggunakan metode pembelajaran diskusi matematika
produktif (M6). Pada perencanaan pembelajaran, Bapak/ Ibu guru menyiapkan
kemungkinan jawaban dari peserta didik pada kegiatan Eksplorasi 1.1. Ajaklah peserta
didik untuk membentuk kelompok. Bapak/ibu guru memberikan informasi kepada
peserta didik bahwa mereka akan diajak menemukan konsep persamaan linear dua
variabel. Mereka diminta untuk mendiskusikan kegiatan Eksplorasi 1.1. Pada saat
mereka berdiskusi, Bapak/ibu guru berkeliling untuk memonitor jawaban dan
kemajuan pekerjaan mereka
▪ Setelah peserta didik memahami konsep persamaan linear dua variabel, mintalah
mereka berdiskusi untuk menjawab pertanyaan berikut.
▪ “Dapatkah kalian menentukan harga 1 buku tulis dan harga 1 bolpoin pada kasus
Contoh 1.1? Jelaskan.” Berikan penjelasan tentang penyelesaian persamaan linear dua
variabel pada kasus Contoh 1.1.
▪ Ajak peserta didik untuk mencermati Contoh 1.2, kemudian mintalah mereka untuk
mengerjakan kasus di Ayo Mencoba yang bersesuaian dengan contoh tersebut secara
mandiri.
Kegiatan Penutup
▪ Peserta didik dan guru membuat kesimpulan dan melaksanakan refleksi dari
pembelajaran yang sudah dilakukan.
▪ Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menutup kegiatan dengan do’a.
E. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian Hasil Belajar
Penerapan Konsep
1. Tentukan persamaan dari grafik berikut.
Remedial
▪ Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang capaian pembelajarannya (CP)
belum tuntas.
▪ Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum tuntas mencapai capaian
pembelajaran (CP)
▪ Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum tuntas dalam bentuk
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok, pemanfaatan tutor
sebaya bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis
penilaian.
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
1.1. Konsep Persamaan Linear Dua
Variabel Nama Siswa:
……………………….
Kelas :……………………….
Tanggal :……………………….
Petunjuk!
Kalian diajak untuk menemukankonsep persamaan linear dua variabel. Perhatikan
permasalahanberikut.
Veronika pergi ke toko sembako. Ia berencana membeli beras merahdan tepung terigu. Harga
1 kg beras merah Rp20.000,00, sedangkanharga 1 kg tepung terigu Rp10.000,00. Uang
yang dibayarkanVeronika Rp120.000,00.
1. Tulislah kemungkinan berat (dalam kg) tepung terigu dan berasmerah yang dibeli
Veronika.
Tabel 1.1 Berat Beras Merah dan Tepung Terigu
Berat Berat tepung
berasmerah terigu Uang yang dibayarkan
(dalam kg) (dalam kg)
0 12 0(20.000)+12(10.000)=120.000
0,5 11 0,5(20.000)+11(10.000)=120.000
1 ………… …………………………………...
………… …………………………………...
………… ………… …………………………………...
………… ………… …………………………………...
2. Data di Tabel 1.1 disajikan pada bidang koordinat sebagaiberikut.
3. Buatlah sebuah persamaan yang menghubungkan berat berasmerah dan tepung terigu
(dalam kg) dengan total uang yangdibayarkan Veronika!
4. Persamaan yang kalian temukan pada kasus ini disebut denganpersamaan linear dua
variabel. Tuliskan yang kalian ketahuitentang persamaan linear dua variabel!
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
▪ Guru dan peserta didik mencari berbagai informasi tentang sistem persamaan linear dua
variabel (persamaan linear dua variabel)media atau website resmi dibawa nauangan
kementerian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi.
▪ Buku Panduan Guru dan Siswa Matematikauntuk SMP/MTs Kelas IX : Penerbit, Pusat
Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen PendidikanKementerian
Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2022
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
▪ Persamaan linear dua variabel adalah persamaan yang dapatdinyatakan dalam bentuk
ax+by=c, dengan x, y adalah variabeldan .
▪ Sistem persamaan linear dua variabel Apabila terdapat dua buahpersamaan linear
dua variabel yang berbentuk ax + by = c dandx + ey = f , dengan persamaan satu dan
lainnya saling berkaitanmaka persamaan-persamaan tersebut dinamakan
sistempersamaan linear dua variabel. Bentuk umum sistem persamaanlinear dua
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3A. Jakarta:Erlangga, 2018.
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3B. Jakarta:Erlangga, 2018.
Anton, H., & Rorres, C. Elementary Linear Algebra (11th ed.). Canada:Anton Textbooks,
Inc., 2014.
As’ari, Abdur Rahman, Mohammad Tohir, Erik Valentino, Zainul Imron,and Ibnu Taufiq.
Matematika Kelas VIII Semester 1. SIBI – SistemInformasi Perbukuan Indonesia.
Jakarta: Pusat Kurikulum danPerbukuan, Balitbang, Kemendikbud, 2017.
[Link]
Bakker, Arthur, Monica Wijers, and Gail Burrill. “Second Chance.” [Link] Mathematics
in Context, edited by Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal
Institute. Chicago, IL: EncyclopædiaBritannica, Inc., 2006.
Bertsekas, Dimitri P., and John N. Tsitsiklis. Introduction to Probability.2nd ed. Belmont,
MA: Athena Scientific, 2008.
Black, Keith, Ryan, Alison, Haese, Michael, Haese Robert, Haese, Sandra,Humphries,
Mark. IGCSE Cambridge International [Link]: Haese & Haris
Publication, 2009.
BPS. Statistik Indonesia 2022. Jakarta: Badan Pusat Staistik, [Link], John D., and
Kenneth W. Johnson. Physics. 9th ed. Hoboken, NJ:John Wiley &Sons, 2012.
Greenwood, David, Sara Wooley, Jenny Vaughan, Franca Frank, andJenny Goodman.
Essential mathematics for the Australian Curriculumyear 10. Cambridge
University Press, 2011.
Desmos. “Rigid Transformations and Congruence.” DesmosClassroom Activities, 2020.
[Link]
Ditjen Dukcapil. “Dirjen Dukcapil: Indonesia Miliki Bank Data 37,9 JutaGolongan
Darah.” Ditjen Dukcapil Kemendagri, April 15, 2021.
[Link]
bank-data-379-juta-golongan-darah.
English, Lyn D., Peter Hudson, and Les Dawes. “Engineering-BasedProblem Solving in
the Middle School: Design and Construction withSimple Machines.” Journal of
Pre-College Engineering EducationResearch (J-PEER) 3, no. 2 (2013): Article 5.
[Link]
Gill, Richard David. “Monty Hall Problem.” StatProb: The EncyclopediaSponsored by
Statistics and Probability Societies, 2011.
[Link]
[Link].
Harel, Guershon. “Common Core State Standards for Geometry: AnAlternative
Approach.” Notices of the American Mathematical Society61, no. 1 (2014): 24–35.
[Link]
Illustrative Mathematics. “5.1 Finding Volume.” Illustrative Mathematics,2019.
[Link]
ml
Illustrative Mathematics. “6.1 Are and Surface Area.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.1 Rigid Transformations and Congruence.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.2 Dilations, Similarity, and Introducing Slope.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.4 Linear Equations and Linear Systems.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.5 Function and Volume.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “Geo.5 Solid Geometry.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Kindt, Martin, Abels, M., Spence, Mary S., Brinker, Laura J., and Burrill,Gail. Packages
and polygons. In Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal Institute
(Eds.), Mathematics in [Link]: Encyclopædia Britannica, Inc., 2006.
Kristanto, Yosep Dwi, and Russasmita Sri Padmi. Super Modul MatematikaSMP/MTs
Kelas VII, VIII, IX. Jakarta: Gramedia WidiasaranaIndonesia, 2018.
Kristanto, Yosep Dwi. Metode Statistik: Jilid 1. Yogyakarta: PT Kanisius,2021.
Morrison, Karen, and Nick Hamshaw. Cambridge IGCSE MathematicsCore and Extended
Coursebook. 2nd ed. Cambridge: CambridgeUniversity Press, 2018.
Nugroho H, dkk. Matematika untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: PusatPerbukuan Departemen
Pendidikan Nasional, 2009.
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 3.8.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 8.1.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 8 Mathematics, Unit 4.10.” Open UpResources, 2019.
[Link]
0/[Link].
Pishro-Nik, Hossein. Introduction to Probability, Statistics, and RandomProcesses. Blue
Bell, PA: Kappa Research, 2014.
Quinn, Robert J., and Stephen Tomlinson. “Random Variables:Simulations and Surprising
Connections.” The Mathematics Teacher92, no. 1 (1999): 4–9.
[Link]
Rukmana, Indra, and Wahid Rasyid Saputra. “Transformasi Geometri.”GeoGebra,
September 4, 2022. [Link]
Serra, M. Discovery Geometry An Investigative Approach. Emeryville,CA: Key
Curriculum Press, 2008.
Setiawan & Widdiharto R. Kapita Selekta Pembelajaran Aljabar KelasVIII SMP.
Yogyakarta: PPPPTK, 2009.
SMILE. “Probability.” STEM Learning. SMILE, 2009.
[Link]
Soebagyo J. Matematika Teknik Aljabar Linear dan Matriks. Bandung:Manggu Makmur
Tanjung Lestari, 2020.
Spence L, Insel A, Friedberg S. Elementary Linear Algebra a MatrixApproach. England:
Pearson Education Limited, 2014.
Subchan, Winarni, M. Setirjo Winarko, Lukman Hanafi, MuhammadSyifa`ul Mufid,
Kistosil Fahim, and Wawan Hafid [Link] Kelas IX. SIBI - Sistem
Informasi Perbukuan [Link]: Pusat Kurikulum dan Perbukuan,
Balitbang, [Link] November 19, 2022.
[Link]
Sullivan, Patrick. “Is the Last Banana Game Fair?” Mathematics Teacher:Learning and
Teaching PK-12 113, no. 1 (2020): 33–38. [Link]
Suprihatin, Tatin. “Sistem Persamaan Linear Dua Variabel.” SumberBelajar Kemdikbud,
October 9, 2021.
[Link]
4aabca282ef6a4730.
Surles, William, Jake Crosby, Jonathan McNeil, Malinda SchaeferZarske, and Carleigh
Samson. “Launch into Learning: Catapults!”TeachEngineering. Regents of the
University of Colorado,
[Link]://[Link]/lessons/view/cub_catapult_lesson01.
Swokowski E. W, Cole J. A. Algebra and Trigonometry with AnalyticGeometry, Classic
Twelfth Edition, 2010.
United Nations. “Documentation and Downloads.” Human DevelopmentReports, 2022.
[Link]
Watson, Jane, Noleine Fitzallen, Suzie Wright, and Ben Kelly.“Characterizing Student
Experience of Variation Within a STEMContext: Improving Catapults.” Statistics
Education Research Journal21, no. 1 (2022): Article 9.
[Link]
Mengetahui, ……..,...............................20..
Kepala Sekolah ....................... Guru Mata Pelajaran
................................................ ................................................
NIP. ................................................ NIP. ................................................
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
BAB I SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
SUBBAB B. SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
INFORMASI UMUM
B. KOMPETENSI AWAL
Capaian Pembelajaran Matematika Setiap FaseD
Pada akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual peserta didik
dengan menggunakan konsep-konsep dan keterampilan matematika yang dipelajari pada
fase ini. Mereka mampu mengoperasikan secara efisien bilangan bulat, bilangan rasional
dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi
ilmiah; melakukan pemfaktoran bilangan prima, menggunakan faktor skala, proporsi dan
laju perubahan. Mereka dapat menyajikan dan menyelesaikan persamaan dan
pertidaksamaan linier satu variabel dan sistem persamaan linier dengan dua variabel
dengan beberapa cara, memahami dan menyajikan relasi dan fungsi. Mereka dapat
menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan
kerucut) untuk menyelesaikan masalah yang terkait, menjelaskan pengaruh perubahan
secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, luas,
dan/atau volume. Mereka dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung,
limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Mereka
dapat menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait dengan garis transversal, sifat
kongruen dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat. Mereka dapat menunjukkan
kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya. Mereka dapat melakukan
transformasi geometri tunggal di bidang koordinat Kartesius. Mereka dapat membuat dan
menginterpretasi diagram batang dan diagram lingkaran. Mereka dapat mengambil sampel
yang mewakili suatu populasi, menggunakan mean, median, modus, range untuk
menyelesaikan masalah; dan menginvestigasi dampak perubahan data terhadap
pengukuran pusat. Mereka dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang,
frekuensi relatif dan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana.
F. MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran tatap muka
KOMPONEN INTI
✪ Menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan metode grafik.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Meningkatkan kemampuan siswa tentang memahami konsep sistem persamaan linear dua
variabel, menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan metode
grafik, menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan metode
substitusi, menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan metode
eliminasi serta menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan
metodecampuran.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
▪ Apa saja metode penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel?
▪ Apa yang dimaksud dengan sistem persamaan linear dua variabel dan contohnya?
▪ Apa rumus persamaan linear?
▪ Apa ciri dari sistem persamaan linear dua variabel?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan
▪ Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (meminta seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
▪ Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
Aktivitas Pembuka
▪ Pada aktivitas ini, peserta didik diingatkan kembali tentang materi persamaan garis
lurus. Kemudian Bapak/Ibu guru dapat menggunakan metode menyusun bersama
pertanyaan, permasalahan, dan cerita (M11). Bapak/Ibu guru mengajak peserta didik
untuk mengerjakan Eksplorasi 1.2, yaitu bercerita bercerita berdasarkan grafik yang
sudah disediakan. Bapak/Ibu guru mengajak peserta didik untuk membentuk
kelompok yang terdiri dari dua orang (berpasangan). Mintalah tiap-tiap peserta didik
membagikan ceritanya secara bergantian. Kemudian peserta didik menghubungkan
peristiwa-peristiwa yang ada dalam cerita pasangannya dengan grafik. Berikan waktu
10 menit bagi setiap pasangan untuk berdiskusi.
Kegiatan Inti
Aktivitas 1
▪ Tujuan Aktivitas 1 adalah memahami konsep sistem persamaan linear dua variabel.
Metode yang dapat Bapak/Ibu guru gunakan pada aktivitas ini adalah M6 diskusi
matematika produktif. Aktivitas ini dimulai dengan mengerjakan Eksplorasi 1.3 secara
berkelompok.
Bapak/Ibu guru memonitor jalannya diskusi dan memastikan bahwasetiap anggota
kelompok dapat bekerja sama dengan baik.
▪ Sebagai alternatif kegiatan Eksplorasi 1.3, peserta didik dapatbereksplorasi melalui
aktivitas interaktif berikut.
Aktivitas 2
▪ Aktivitas ini, bertujuan untuk menentukan penyelesaian dari sistem persamaan linear
dua variabel dengan metode grafik. Model pembelajaran dukungan diskusi (M14),
dengan model pembelajaran kooperatif STAD (Student Team Achievement Division)
dapat Bapak/Ibu gunakan pada aktivitas ini. Pembelajaran pada aktivitas ini dimulai
dari menjelaskan langkah-langkah penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel
dengan menggunakan metode grafik sebagai berikut.
1. Menggambar grafik kedua persamaan pada satu bidang Kartesius.
2. Menentukan perkiraan titik potong kedua grafik (jika ada).
3. Memeriksa kembali titik potong kedua grafik dengan memasukkannilai dari
variabel ke setiap persamaan.
▪ Tugaskan peserta didik untuk mencermati Contoh 1.4 kemudian ajak mereka
mengerjakan kegiatan Ayo Mencoba yang bersesuaian dengan contoh 1.4 secara
individu.
▪ Bapak/Ibu guru selanjutnya perlu mengajak peserta didik untuk mengerjakan kegiatan
Eksplorasi 1.4 secara berkelompok. Kegiatan eksplorasi ini untuk memahami bahwa
sistem persamaan linear dua variabel dapat memiliki satu penyelesaian, banyak
penyelesaian, dan tidak memiliki penyelesaian.
▪ Mintalah beberapa kelompok untuk berbagi hasil diskusi dan beri kesempatan
kelompok lain untuk menanggapi. Berikan penghargaan bagi kelompok yang
presentasi dengan memberikan nilai tambahan.
▪ Bapak/Ibu guru memberikan penegasan bahwa sebuah sistem persamaan linear dua
variabel dapat memiliki satu penyelesaian, banyak penyelesaian, dan tidak memiliki
penyelesaian.
▪ Berikutnya peserta didik diminta untuk mendiskusikan masalah dalam Ayo Berpikir
Kritis 1.1
Aktivitas 3
▪ Tujuan aktivitas ini adalah menentukan penyelesaian sistem persamaanlinear dua
variabel dengan metode substitusi. Bapak/Ibu guru dapatmenggunakan metode diskusi
berpasangan (M5). Aktivitas ini diawalidengan mengerjakan kegiatan Eksplorasi 1.5.
Kegiatan ini dikerjakansecara individu.
▪ Setelah itu Bapak/Ibu guru dapat mengatur peserta didik secaraberpasangan untuk
saling membagikan hasil pekerjaan masing-masing.
▪ Mintalah beberapa kelompok berpasangan untuk berbagi hasildiskusi dan beri
kesempatan kelompok lain untuk menanggapi. Berilahpenegasan mengenai cara
penyelesaian sistem pesamaan linear duavariabel dengan metode sustitusi. Bapak/Ibu
guru dapat memintapeserta didik untuk mencermati Contoh 1.5 kemudian
mengerjakankegiatan Ayo Mencoba yang bersesuaian dengan contoh tersebut.
▪ Bapak/Ibu guru dapat mengajak peserta didik untuk berpikir kritis dengan
mengerjakan kegiatan Ayo Berpikir Kritis 1.2 secara berpasangan. Pada saat
mengerjakan kegiatan ini, Bapak/Ibu guru dapat menggunakan metode mengkritik,
mengkoreksi, dan mengklarifikasi (M9). Peserta didik diberikan waktu tiga menit
untuk mengidentifikasi pekerjaan Joko.
▪ Mintalah perwakilan kelompok untuk presentasi. Pada saatpresentasi, peserta didik
menunjukkan kesalahan pekerjaan Joko,kemudian peserta didik memperbaiki
pekerjaan Joko agar menjadipenyelesaian yang tepat.
Aktivitas 4
▪ Aktivitas ini bertujuan menentukan penyelesaian dari sistem persamaanlinear dua
variabel dengan metode eliminasi. Bapak/Ibu guru dapatmenggunakan metode yang
sama seperti aktivitas ke 3 yaitu diskusiberpasangan. Mintalah peserta didik
mengerjakan kegiatan Eksplorasi1.6 secara mandiri.
▪ Bapak/Ibu guru dapat mengatur peserta didik secara berpasangan untuk saling
membagikan hasil pekerjaannya masing-masing.
▪ Mintalah beberapa pasangan untuk berbagi hasil diskusi dan beri kesempatan
kelompok lain untuk menanggapi. Berilah penegasan mengenai cara penyelesaian
sistem pesamaan linear dua variabel dengan metode eliminasi.
▪ Bapak/Ibu guru dapat meminta peserta didik untuk mencermati contoh 1.6 kemudian
mengerjakan kegiatan Ayo Mencoba yang bersesuaian dengan contoh tersebut secara
mandiri.
▪ Bapak/Ibu guru dapat mengajak peserta didik untuk berkomunikasi dengan temannya
tentang matematika dengan mengerjakan kegiatan Ayo Bekerja Sama 1.1 secara
berpasangan. Pada saat mengerjakan kegiatan ini, Bapak/Ibu guru dapat menggunakan
metode kartu berpasangan (M10). Bapak/Ibu guru mengatur peserta didik secara
berpasangan kemudian membagi dua kartu kepada tiap peserta didik dalam pasangan.
Peserta didik A mendapat kartu masalah dan peserta didik B mendapat kartu data.
Aktivitas 5
▪ Tujuan dari aktivitas 5 adalah menentukan penyelesaian dari sistempersamaan linear
dua variabel dengan metode campuran. Bapak/Ibuguru dapat menggunakan metode
pembelajaran diskusi matematikaproduktif (M6).
▪ Di Aktivitas 3 ini, mintalah peserta didik secara individu untukmencermati Contoh
1.7. Di contoh tersebut, peserta didik akan melihatstrategi lain dalam menyelesaikan
sistem persamaan linear duavariabel. Strateginya adalah dengan menggunakan metode
eliminasidan substitusi sekaligus. Sampaikan kepada peserta didik bahwa
strategiseperti itu disebut dengan metode campuran. Setelah itu, mintalahpeserta didik
untuk mengerjakan Ayo Mencoba yang bersesuaiandengan Contoh 1.7.
▪ Apabila waktu untuk mata pelajaran Matematika memungkinkan, Bapak/Ibu guru
dapat menambahkan Pembelajaran Alternatif berikut.
Kegiatan Penutup
▪ Peserta didik dan guru membuat kesimpulan dan melaksanakan refleksi dari
pembelajaran yang sudah dilakukan.
▪ Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menutup kegiatan dengan do’a.
E. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian Hasil Belajar
Pemahaman Konsep
1. Benar atau salah. Pasangan (x, y ) merupakan penyelesaian suatusistem persamaan
linear dua variabel apabila nilai x dan y tersebutmemenuhi semua persamaan pada
sistem persamaan tersebut.
Uji Pemahaman
3. Benar atau salah. Cara satu-satunya yang dilakukan pada metodeeliminasi adalah
menambahkan persamaan satu dan persamaandua.
Penerapan
7. PERDAGANGAN. Harga 3 tangkai bunga lili dan 10 tangkai bungamawar adalah
Rp86.000,00. Buatlah persamaan linear dari masalahtersebut.
8. Selesaikan sistem persamaan berikut.
9. Tentukan nilai n agar sistem persamaan berikut tidak memilikipenyelesaian.
12. GEOMETRI. Diketahui dua sudut salingberpenyiku. Besar sudut yang lebih besar
adalah 6° lebih dariempat kali ukuran sudut yang lebih kecil. Tentukan besar
keduasudut tersebut.
13. KECEPATAN. Alex dan Dava adalah atlet balap sepeda, merekasedang melakukan
balapan dengan jarak rute balap sejauh 2 km.
Kedua pembalap mulai pada waktu yang sama dan melaju dengankecepatan konstan.
Berikut tabel yang memberikan informasitentang waktu dan jarak tempuh Dava
mengendarai sepeda:
Alex menempuh seluruh balapan dengan kecepatan tetap 30 meterper detik. Apakah ada
pemenang dari balapan tersebut?
14. PINJAMAN. Seorang pedagang meminjam uang untuk modalusahanya. Ia
mengambil dua pinjaman dengan total Rp8.000.000,[Link] pertama dengan
bunga sebesar 5% per tahun danpinjaman kedua dengan bunga tahunan sebesar 3%.
Bunga tahunpertama adalah Rp310.000,00. Berapa besar pinjaman masingmasing?
15. KECEPATAN. Sebuah motor menempuh jarak 240 km dalam waktuyang sama
dengan sebuah mobil yang menempuh jarak 222 km.
Jika laju motor adalah 6 km/jam lebih cepat dari laju mobil, tentukankecepatan mobil dan
motor tersebut.
16. GERAK DENGAN ARUS. Sebuah bolapingpong dilempar dari ketapel (lihatGambar
1.22). Ketika berlawanandengan angin kecepatannya adalah 6m/s sedangkan ketika
searah denganangin kecepatannya 10 m/s. Tentukankecepatan angin dan kecepatan
bolapingpong.
24. KECEPATAN. Ampong adalah kakak dari Mores. Mereka sekolah ditempat yang
sama. Ampong berangkat sekolah pukul 06.30 dengankecepatan 40 km/jam. Mores
berangkat 15 menit setelah Ampongdengan melalui jalan yang sama dengan Ampong.
Berapa kecepatankendaraan Mores agar dapat menyusul Ampong dalam waktu
45menit?
25. MENGANALISIS KESALAHAN. Diberikan sistem persamaan linearberikut.
Apabila sistem persamaan tersebut digambar grafik, kedua garisnyasejajar. Jika kedua
garis tidak berpotongan, maka sistem persamaanlinear tersebut tidak memiliki
penyelesaian. Pernyataan ini salah.
Kesalahan apa yang dibuat?
Panel Surya
Energi listrik sangatlah penting untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Banyak yang menawarkan energi baru, tetapi terkadang sumber energibaru lebih mahal.
Tahukah kalian tentang panel surya? Panel suryaadalah pembangkit listrik tenaga surya
yang dapat mengubah cahayamatahari menjadi energi listrik. Apakah panel surya lebih
efektifdaripada perusahaan listrik?
Selesaikan permasalahan berikut.
Ⓓ Berapakah biaya listrik di rumah kalian setiap bulannya? Asumsikanbiaya dan
penggunaan tetap untuk setiap bulan kemudian isilahtabel berikut untuk melihat biaya
listrik.
Ⓐ Berapakah biaya pembelian panel surya dengan daya yang samadengan daya listrik di
rumah kalian? Biaya panel surya tidakdiasumsikan untuk memenuhi 24 jam karena
banyak faktor yangmempengaruhi seperti penggunaan beban yang tidak terkontrol,sinar
matahari tidak stabil, dan keterbatasan sistem. Panel suryaini bertahan sampai 10 tahun.
ⓒ Buatlah model matematika yang kalian peroleh pada poin a dan [Link] gambarlah
grafik pada bidang koordinat.
ⓓ Tentukan titik potong grafik, jelaskan makna dari titik potongtersebut.
ⓔ Kapan perusahaan listrik menjadi pilihan terbaik?
ⓕ Kapan perusahaan listrik berhenti menjadi pilihan terbaik?
ⓖ Kapan perusahaan panel surya menjadi pilihan terbaik?
ⓗ Jika suatu hari kalian membeli rumah, apakah kalian berpikir akanmenggunakan panel
surya? Berikan alasanmu.
F. REFLEKSI
Refleksi Guru
Ingat-ingat kembali pengalaman mengajar di Bab 1 Sistem PersamaanLinear Dua Variabel
ini. Setelah itu, refleksikan pengalaman mengajardengan menanggapi pertanyaan atau
pernyataan panduan berikut.
1. Apakah aktivitas pembuka yang Bapak/Ibu lakukan dapatmengarahkan dan
mempersiapkan peserta didik dalam belajar Bab 1?
2. Strategi-strategi mengajar seperti apa yang Bapak/Ibu gunakanuntuk mengajar Bab 1
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel?
Apakah semua strateginya sudah membantu peserta didik untukbelajar secara optimal?
3. Pelajaran berharga apa yang telah Bapak/Ibu dapatkan? Bagaimanacaranya agar
pembelajaran yang telah dilakukan dapat lebih baiklagi? Kemampuan apa yang perlu
Bapak/Ibu kembangkan lagi agardapat menghadapi situasi tersebut dengan lebih baik
lagi?
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
1.2. Waktunya Bercerita!
Nama Siswa: ……………………….
Kelas :……………………….
Tanggal :……………………….
Petunjuk!
Sekarang kalian diminta untuk bercerita. Apakah kalian siap? Ayoperhatikan Gambar 1.10
berikut!
1. Carilah situasi yang pernah kalian lihat atau alami dan dapatdimodelkan ke dalam
grafik pada Gambar 1.10!
2. Buatlah sebuah cerita tentang situasi pada nomor 1!
3. Sampaikan cerita tersebut pada teman kalian dan mintalah diamenghubungkan cerita
kalian dengan grafik pada Gambar 1.10
Ⓓ Perhatikan Gambar 1.12, garis berwarna apa yang menyatakankasus Putri? Garis
berwarna apa yang menyatakan kasusAkbar?
Ⓐ Jelaskan makna dari kemiringan setiap garis.
ⓒ Tentukan titik potong kedua garis, kemudian jelaskan maknadari titik potong dua
garis.
Apabila harga 1 botol susu kedelai dinyatakan dengan x dan harga1 botol susu sapi
dinyatakan dengan y, modelkan informasi padaGambar 1.13 ke dalam sistem persamaan
linear dua variabel.
Cermati pekerjaan Butet tersebut dan jelaskan strategi yangdigunakan Butet untuk
menemukan nilai x dan y!
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
▪ Guru dan peserta didik mencari berbagai informasi tentang sistem persamaan linear dua
variabel media atau website resmi dibawa nauangan kementerian pendidikan,
kebudayaan, riset dan teknologi.
▪ Buku Panduan Guru dan Siswa Matematikauntuk SMP/MTs Kelas IX : Penerbit, Pusat
Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen PendidikanKementerian
Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2022
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
▪ Bilangan bulat adalah bilangan nol, bilangan asli, atau negatif dari bilangan asli.
▪ Bilangancacah adalah bilangan 0 atau bilangan asli.
▪ Bilanganreal adalah bilangan yang dapat ditempatkan pada garis bilangan, misalnya
▪ Bola adalah kumpulan semua titik dalam ruang yang berjarak sama terhadap titik
tertentu.
▪ Persamaan linear dua variabel adalah persamaan yang dapat dinyatakan dalam
bentuk ax+by=c, dengan x, y adalah variabel dan .
▪ Sistem persamaan linear dua variabel Apabila terdapat dua buah persamaan linear
dua variabel yang berbentuk ax + by = c dan dx + ey = f , dengan persamaan satu dan
lainnya saling berkaitan maka persamaan-persamaan tersebut dinamakan sistem
persamaan linear dua variabel. Bentuk umum sistem persamaan linear dua variabel
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3A. Jakarta:Erlangga, 2018.
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3B. Jakarta:Erlangga, 2018.
Anton, H., & Rorres, C. Elementary Linear Algebra (11th ed.). Canada:Anton Textbooks,
Inc., 2014.
As’ari, Abdur Rahman, Mohammad Tohir, Erik Valentino, Zainul Imron,and Ibnu Taufiq.
Matematika Kelas VIII Semester 1. SIBI – SistemInformasi Perbukuan Indonesia.
Jakarta: Pusat Kurikulum danPerbukuan, Balitbang, Kemendikbud, 2017.
[Link]
Bakker, Arthur, Monica Wijers, and Gail Burrill. “Second Chance.” [Link] Mathematics
in Context, edited by Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal
Institute. Chicago, IL: EncyclopædiaBritannica, Inc., 2006.
Bertsekas, Dimitri P., and John N. Tsitsiklis. Introduction to Probability.2nd ed. Belmont,
MA: Athena Scientific, 2008.
Black, Keith, Ryan, Alison, Haese, Michael, Haese Robert, Haese, Sandra,Humphries,
Mark. IGCSE Cambridge International [Link]: Haese & Haris
Publication, 2009.
BPS. Statistik Indonesia 2022. Jakarta: Badan Pusat Staistik, [Link], John D., and
Kenneth W. Johnson. Physics. 9th ed. Hoboken, NJ:John Wiley & Sons, 2012.
Greenwood, David, Sara Wooley, Jenny Vaughan, Franca Frank, andJenny Goodman.
Essential mathematics for the Australian Curriculumyear 10. Cambridge
University Press, 2011.
Desmos. “Rigid Transformations and Congruence.” DesmosClassroom Activities, 2020.
[Link]
Ditjen Dukcapil. “Dirjen Dukcapil: Indonesia Miliki Bank Data 37,9 JutaGolongan
Darah.” Ditjen Dukcapil Kemendagri, April 15, 2021.
[Link]
bank-data-379-juta-golongan-darah.
English, Lyn D., Peter Hudson, and Les Dawes. “Engineering-BasedProblem Solving in
the Middle School: Design and Construction withSimple Machines.” Journal of
Pre-College Engineering EducationResearch (J-PEER) 3, no. 2 (2013): Article 5.
[Link]
Gill, Richard David. “Monty Hall Problem.” StatProb: The EncyclopediaSponsored by
Statistics and Probability Societies, 2011.
[Link]
[Link].
Harel, Guershon. “Common Core State Standards for Geometry: AnAlternative
Approach.” Notices of the American Mathematical Society61, no. 1 (2014): 24–35.
[Link]
Illustrative Mathematics. “5.1 Finding Volume.” Illustrative Mathematics,2019.
[Link]
ml
Illustrative Mathematics. “6.1 Are and Surface Area.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.1 Rigid Transformations and Congruence.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.2 Dilations, Similarity, and Introducing Slope.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.4 Linear Equations and Linear Systems.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.5 Function and Volume.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “Geo.5 Solid Geometry.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Kindt, Martin, Abels, M., Spence, Mary S., Brinker, Laura J., and Burrill,Gail. Packages
and polygons. In Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal Institute
(Eds.), Mathematics in [Link]: Encyclopædia Britannica, Inc., 2006.
Kristanto, Yosep Dwi, and Russasmita Sri Padmi. Super Modul MatematikaSMP/MTs
Kelas VII, VIII, IX. Jakarta: Gramedia WidiasaranaIndonesia, 2018.
Kristanto, Yosep Dwi. Metode Statistik: Jilid 1. Yogyakarta: PT Kanisius,2021.
Morrison, Karen, and Nick Hamshaw. Cambridge IGCSE MathematicsCore and Extended
Coursebook. 2nd ed. Cambridge: CambridgeUniversity Press, 2018.
Nugroho H, dkk. Matematika untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: PusatPerbukuan Departemen
Pendidikan Nasional, 2009.
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 3.8.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 8.1.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 8 Mathematics, Unit 4.10.” Open UpResources, 2019.
[Link]
0/[Link].
Pishro-Nik, Hossein. Introduction to Probability, Statistics, and RandomProcesses. Blue
Bell, PA: Kappa Research, 2014.
Quinn, Robert J., and Stephen Tomlinson. “Random Variables:Simulations and Surprising
Connections.” The Mathematics Teacher92, no. 1 (1999): 4–9.
[Link]
Rukmana, Indra, and Wahid Rasyid Saputra. “Transformasi Geometri.”GeoGebra,
September 4, 2022. [Link]
Serra, M. Discovery Geometry An Investigative Approach. Emeryville,CA: Key
Curriculum Press, 2008.
Setiawan & Widdiharto R. Kapita Selekta Pembelajaran Aljabar KelasVIII SMP.
Yogyakarta: PPPPTK, 2009.
SMILE. “Probability.” STEM Learning. SMILE, 2009.
[Link]
Soebagyo J. Matematika Teknik Aljabar Linear dan Matriks. Bandung:Manggu Makmur
Tanjung Lestari, 2020.
Spence L, Insel A, Friedberg S. Elementary Linear Algebra a MatrixApproach. England:
Pearson Education Limited, 2014.
Subchan, Winarni, M. Setirjo Winarko, Lukman Hanafi, MuhammadSyifa`ul Mufid,
Kistosil Fahim, and Wawan Hafid [Link] Kelas IX. SIBI - Sistem
Informasi Perbukuan [Link]: Pusat Kurikulum dan Perbukuan,
Balitbang, [Link] November 19, 2022.
[Link]
Sullivan, Patrick. “Is the Last Banana Game Fair?” Mathematics Teacher:Learning and
Teaching PK-12 113, no. 1 (2020): 33–38. [Link]
Suprihatin, Tatin. “Sistem Persamaan Linear Dua Variabel.” SumberBelajar Kemdikbud,
October 9, 2021.
[Link]
4aabca282ef6a4730.
Surles, William, Jake Crosby, Jonathan McNeil, Malinda SchaeferZarske, and Carleigh
Samson. “Launch into Learning: Catapults!”TeachEngineering. Regents of the
University of Colorado,
[Link]://[Link]/lessons/view/cub_catapult_lesson01.
Swokowski E. W, Cole J. A. Algebra and Trigonometry with AnalyticGeometry, Classic
Twelfth Edition, 2010.
United Nations. “Documentation and Downloads.” Human DevelopmentReports, 2022.
[Link]
Watson, Jane, Noleine Fitzallen, Suzie Wright, and Ben Kelly.“Characterizing Student
Experience of Variation Within a STEMContext: Improving Catapults.” Statistics
Education Research Journal21, no. 1 (2022): Article 9.
[Link]
Mengetahui, ……..,...............................20..
Kepala Sekolah ....................... Guru Mata Pelajaran
................................................ ................................................
NIP. ................................................ NIP. ................................................
KURIKULUM MERDEKA
MODUL AJAR
Nama Sekolah :
Nama Penyusun :
NIK :
INFORMASI UMUM
B. KOMPETENSI AWAL
Capaian Pembelajaran Matematika Setiap FaseD
Pada akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual peserta didik
dengan menggunakan konsep-konsep dan keterampilan matematika yang dipelajari pada
fase ini. Mereka mampu mengoperasikan secara efisien bilangan bulat, bilangan rasional
dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi
ilmiah; melakukan pemfaktoran bilangan prima, menggunakan faktor skala, proporsi dan
laju perubahan. Mereka dapat menyajikan dan menyelesaikan persamaan dan
pertidaksamaan linier satu variabel dan sistem persamaan linier dengan dua variabel
dengan beberapa cara, memahami dan menyajikan relasi dan fungsi. Mereka dapat
menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan
kerucut) untuk menyelesaikan masalah yang terkait, menjelaskan pengaruh perubahan
secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, luas,
dan/atau volume. Mereka dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung,
limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Mereka
dapat menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait dengan garis transversal, sifat
kongruen dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat. Mereka dapat menunjukkan
kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya. Mereka dapat melakukan
transformasi geometri tunggal di bidang koordinat Kartesius. Mereka dapat membuat dan
menginterpretasi diagram batang dan diagram lingkaran. Mereka dapat mengambil sampel
yang mewakili suatu populasi, menggunakan mean, median, modus, range untuk
menyelesaikan masalah; dan menginvestigasi dampak perubahan data terhadap
pengukuran pusat. Mereka dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang,
frekuensi relatif dan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana.
Capaian Pembelajaran Berdasarkan ElemenFase D
Elemen Capaian Pembelajaran
Pengukuran Di akhir fase D peserta didik dapat menjelaskan cara untuk
menentukan luas lingkaran dan menyelesaikan masalah yang
terkait. Mereka dapat menjelaskan cara untuk menentukan luas
permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola,
limas
dan kerucut) dan menyelesaikan masalah yang terkait. Mereka
dapat menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari
bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, besar
sudut, luas, dan/atau volume.
Geometri Di akhir fase D peserta didik dapat membuat jaring-jaring bangun
ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dan membuat bangun
ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Peserta didik dapat
menggunakan hubungan antar-sudut yang terbentuk oleh dua
garis yang berpotongan, dan oleh dua garis sejajar yang dipotong
sebuah garis transversal untuk menyelesaikan masalah (termasuk
menentukan jumlah besar sudut dalam sebuah segitiga,
menentukan besar sudut yang belum diketahui pada sebuah
segitiga). Mereka dapat menjelaskan sifat-sifat kekongruenan dan
kesebangunan pada segitiga dan segiempat, dan
menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. Mereka dapat
menunjukkan kebenaran teorema Pythagoras dan
menggunakannya dalam menyelesaikan masalah (termasuk jarak
antara dua titik pada bidang koordinat Kartesius).
Peserta didik dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi,
translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada
bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk
menyelesaikan masalah.
✪ Membuat jaring- jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas dankerucut) dan
membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya.
✪ Menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan dan volumebangun ruang.
Alur TujuanPembelajaranSubbab:
Berikut ini adalah tujuan pembelajaran yang dicapai di Subbab A Klasifikasi Bangun
Ruang Dan Jaring-Jaring.
9.2.1. Memahami klasifikasi bangun ruang
9.2.2. Menggambarkan jaring-jaring bangun ruang
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang jenis-jenis dan kaitan antarjenisbangun
ruang.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang jaring-jaring bangunruang.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
▪ Apa saja jenis jenis bangun ruang?
▪ Apa itu bangun ruang dan contohnya?
▪ Apa saja 6 bangun ruang?
▪ Apa saja ciri-ciri bangun ruang?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan
▪ Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (meminta seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
▪ Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
Aktivitas Pembuka
▪ Bapak/Ibu guru dapat mengajak peserta didik untuk mengingat-ingat materi bangun
ruang yang telah peserta didik pelajari di SD. Misalnya, Bapak/Ibu guru dapat
menanyakan kepada peserta didik, bangun ruang apa saja yang mereka ingat atau
contoh bangun ruang yang mereka lihat di ruangan kelas atau di rumah.
Kegiatan Inti
Aktivitas 1
▪ Bagilah kelas menjadi beberapa kelompok. Aktivitas 1 bertujuan untuk mengajak
peserta didik agar memahami klasifikasi bangun-bangun ruang secara natural.
▪ Peserta didik akan diajak untuk membayangkan mereka membeli belanjaan untuk
ibunya, seperti yang dapat dilihat pada Eksplorasi 2.1 yang mana telah diberikan ilustrasinya.
▪ Selain menggunakan konteks yang telah diberikan pada Eksplorasi 2.1,
▪ Bapak/ Ibu guru juga dapat memodifikasinya dengan menyesuaikan konteks belanja
yang lebih relevan dengan kekhasan daerah masing-masing. Artinya, barang
belanjaan, kemasan barang, serta benda-benda yang akan dijadikan konteks untuk
memahami berbagai macam bentuk bangun ruang sederhana diserahkan kepada
kreativitas Bapak/Ibu guru.
▪ Setelah mengikuti Eksplorasi 2.1, diharapkan peserta didik dapat memahami berbagai
macam contoh bangun ruang sederhana, nama, dan klasifikasinya. Untuk melatih
kembali pengalaman belajar yang telah didapatkan di Eksplorasi 2.1, Bapak/Ibu guru
dapat menggunakan Contoh 2.1 dan Ayo Mencoba 2.1.
▪ Pada bab ini, tidak akan dibahas lebih detil terkait sifat dari tiap jenis bangun ruang.
Jika dirasa perlu dan ada waktu lebih, Bapak/ Ibu guru, dapat menggunakan fitur Ayo
Berpikir Kritis 2.1 sebagai diskusi pembuka untuk membahas secara mendalam
sifat-sifat dan karakteristik bangun ruang serta definisi formal dari tiap bangun ruang.
Pada bab ini, pengalaman belajar yang diharapkan akan lebih berfokus kepada jaring
dan pengukuran pada bangun ruang.
Aktivitas 2
▪ Pada Aktivitas 2, Bapak/Ibu guru akan membimbing peserta didik untuk menguasai
kemampuan untuk menggambar jaring-jaring melalui praktik nyata dengan aktivitas
hands-on melalui Eksplorasi 2.2.
▪ Sebelum memulai mengerjakan Eksplorasi 2.2, peserta didik dikelompokkan dalam
grup yang berisi 3-4 orang.
▪ Bapak/Ibu guru diharapkan untuk membantu peserta didik menemukan berbagai
macam kardus atau kemasan makanan yang bervariasi. Bantuan dapat dilakukan
dengan cara memberikan kemasan yang sudah disiapkan oleh guru ataupun dengan
mengarahkan bagaimana caranya mendapatkan kardus atau kemasan makanan yang
diinginkan. Siapkan cadangan kemasan jika ada peserta didik yang memotong kardus
tidak sama dengan yang kita inginkan.
▪ Pada Eksplorasi 2.2, peserta didik belajar tentang bagaimana sebuah bangun ruang
diubah menjadi sebuah jaring-jaring.
▪ Selanjutnya, tugas Bapak/Ibu guru adalah untuk membimbing peserta didik untuk
berlatih memvisualisasikan bagaimana mengetahui bentuk bangun ruang jika diketahui
jaring-jaringnya. Untuk keperluan ini, Bapak/Ibu dapat menggunakan Contoh 2.2 dan
Ayo Mencoba 2.2.
▪ Sebagai aplikasi dan perluasan dari materi bangun ruang, fitur Matematika dan Sains
dapat dimanfaatkan untuk menambah wawasan peserta didik terkait jenis-jenis bangun
ruang sisi datar secara umum bukan hanya yang sering diajarkan seperti prisma dan
limas.
Kegiatan Penutup
▪ Peserta didik dan guru membuat kesimpulan dan melaksanakan refleksi dari
pembelajaran yang sudah dilakukan.
▪ Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menutup kegiatan dengan do’a.
E. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian Hasil Belajar
Pemahaman Konsep
1. Sebutkan jenis-jenis bangun ruang.
2. Apa yang dimaksud dengan jaring-jaring bangun ruang?
3. Dapatkah kita membuat jaring-jaring bangun ruang bola?
Penerapan Konsep
4. Gambarkan bangun-bangun ruang berikut!
Ⓓ Bola
Ⓐ Kerucut
ⓒ Tabung
ⓓ Balok
ⓔ Limas segitiga
5. Gambarkan jaring-jaring beberapa bangun ruang berikut!
Ⓓ Limas segi lima
Ⓐ Limas segi enam
ⓒ Prisma segi enam dengan dua cara
ⓓ Kerucut
ⓔ Tabung
F. REFLEKSI
Refleksi Guru
Ingat-ingat kembali pengalaman mengajar di Bab 2 Bangun Ruang ini.
Setelah itu, refleksikan pengalaman mengajar dengan menanggapi
pertanyaan atau pernyataan panduan berikut.
1. Apakah aktivitas pembuka yang Bapak/Ibu lakukan dapat mengarahkandan
mempersiapkan peserta didik dalam belajar Bab 2?
2. Strategi-strategi mengajar seperti apa yang Bapak/Ibu gunakanuntuk mengajar Bab 2
Bangun Ruang? Apakah semua strateginyasudah membantu peserta didik untuk belajar
secara optimal?
3. Pelajaran berharga apa yang telah Bapak/Ibu dapatkan? Bagaimanacaranya agar
pembelajaran yang telah dilakukan dapat lebih baiklagi? Kemampuan apa yang perlu
Bapak/Ibu kembangkan lagi agardapat menghadapi situasi tersebut dengan lebih baik
lagi?
Remedial
▪ Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang capaian pembelajarannya (CP)
belum tuntas.
▪ Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum tuntas mencapai capaian
pembelajaran (CP)
▪ Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum tuntas dalam bentuk
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok, pemanfaatan tutor
sebaya bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis
penilaian.
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
2.1. Mengelompokkan Kemasan
Nama Siswa: ……………………….
Kelas :……………………….
Tanggal :……………………….
Petunjuk!
Robi berbelanja beberapa bahan di pasar dan toko swalayan yangberada di dekat kantor
kecamatan. Barang belanjaan yang dibelimemiliki bentuk kemasan yang berbeda-beda
seperti dapat dilihatpada Gambar 2.2.
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
▪ Guru dan peserta didik mencari berbagai informasi tentang bangun ruang (klasifikasi
bangun ruang dan jaring-jaring) media atau website resmi dibawa nauangan
kementerian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi.
▪ Buku Panduan Guru dan Siswa Matematikauntuk SMP/MTs Kelas IX : Penerbit, Pusat
Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen PendidikanKementerian
Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2022
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
▪ Jaring-jaring Jaring-jaring suatu bangun ruang adalah bentuk dua dimensi yang dapat
dirangkai dan dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi bangun ruang tersebut.
▪ Balok adalah bangun ruang yang memiliki enam sisi yang berbentuk persegi panjang
dan semua sudutnya merupakan sudut siku-siku.
▪ Kubus adalah bangun ruang yang memiliki enam sisi berbentuk persegi.
▪ Prisma adalah bangun ruang yang dibentuk oleh dua segi banyak (yang identik,
terletak pada bidang-bidang yang sejajar, dan sisi-sisi bersesuaiannya sejajar) dan jajar
genjang yang menghubungkan setiap sisi yang bersesuaian kedua segi banyak tersebut.
▪ Luas permukaan suatu bangun datar adalah luas total dari semua sisi bangun ruang
tersebut.
▪ Volume suatu bangun ruang adalah ukuran yang menyatakan seberapa banyak ruang
yang ditempati oleh bangun ruang tersebut. Satuan volume adalah kubus satuan atau
kubik.
▪ Limas adalah bangun ruang yang dibentuk oleh segi banyak dan segitiga-segitiga yang
menghubungkan sisi-sisi segi banyak tersebut dengan satu titik yang tidak sebidang
dengan segi banyak tersebut.
▪ Lingkaran adalah kumpulan semua titik pada bidang yang memiliki jarak sama
terhadap titik tertentu. Titik tertentu ini selanjutnya disebut dengan pusat lingkaran.
▪ Kerucut adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah sisi lengkung dan sebuah sisi
alas berbentuk lingkaran
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3A. Jakarta:Erlangga, 2018.
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3B. Jakarta:Erlangga, 2018.
Anton, H., & Rorres, C. Elementary Linear Algebra (11th ed.). Canada:Anton Textbooks,
Inc., 2014.
As’ari, Abdur Rahman, Mohammad Tohir, Erik Valentino, Zainul Imron,and Ibnu Taufiq.
Matematika Kelas VIII Semester 1. SIBI – SistemInformasi Perbukuan Indonesia.
Jakarta: Pusat Kurikulum danPerbukuan, Balitbang, Kemendikbud, 2017.
[Link]
Bakker, Arthur, Monica Wijers, and Gail Burrill. “Second Chance.” [Link] Mathematics
in Context, edited by Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal
Institute. Chicago, IL: EncyclopædiaBritannica, Inc., 2006.
Bertsekas, Dimitri P., and John N. Tsitsiklis. Introduction to Probability.2nd ed. Belmont,
MA: Athena Scientific, 2008.
Black, Keith, Ryan, Alison, Haese, Michael, Haese Robert, Haese, Sandra,Humphries,
Mark. IGCSE Cambridge International [Link]: Haese & Haris
Publication, 2009.
BPS. Statistik Indonesia 2022. Jakarta: Badan Pusat Staistik, [Link], John D., and
Kenneth W. Johnson. Physics. 9th ed. Hoboken, NJ:John Wiley & Sons, 2012.
Greenwood, David, Sara Wooley, Jenny Vaughan, Franca Frank, andJenny Goodman.
Essential mathematics for the Australian Curriculumyear 10. Cambridge
University Press, 2011.
Desmos. “Rigid Transformations and Congruence.” DesmosClassroom Activities, 2020.
[Link]
Ditjen Dukcapil. “Dirjen Dukcapil: Indonesia Miliki Bank Data 37,9 JutaGolongan
Darah.” Ditjen Dukcapil Kemendagri, April 15, 2021.
[Link]
bank-data-379-juta-golongan-darah.
English, Lyn D., Peter Hudson, and Les Dawes. “Engineering-BasedProblem Solving in
the Middle School: Design and Construction withSimple Machines.” Journal of
Pre-College Engineering EducationResearch (J-PEER) 3, no. 2 (2013): Article 5.
[Link]
Gill, Richard David. “Monty Hall Problem.” StatProb: The EncyclopediaSponsored by
Statistics and Probability Societies, 2011.
[Link]
[Link].
Harel, Guershon. “Common Core State Standards for Geometry: AnAlternative
Approach.” Notices of the American Mathematical Society61, no. 1 (2014): 24–35.
[Link]
Illustrative Mathematics. “5.1 Finding Volume.” Illustrative Mathematics,2019.
[Link]
ml
Illustrative Mathematics. “6.1 Are and Surface Area.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.1 Rigid Transformations and Congruence.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.2 Dilations, Similarity, and Introducing Slope.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.4 Linear Equations and Linear Systems.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.5 Function and Volume.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “Geo.5 Solid Geometry.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Kindt, Martin, Abels, M., Spence, Mary S., Brinker, Laura J., and Burrill,Gail. Packages
and polygons. In Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal Institute
(Eds.), Mathematics in [Link]: Encyclopædia Britannica, Inc., 2006.
Kristanto, Yosep Dwi, and Russasmita Sri Padmi. Super Modul MatematikaSMP/MTs
Kelas VII, VIII, IX. Jakarta: Gramedia WidiasaranaIndonesia, 2018.
Kristanto, Yosep Dwi. Metode Statistik: Jilid 1. Yogyakarta: PT Kanisius,2021.
Morrison, Karen, and Nick Hamshaw. Cambridge IGCSE MathematicsCore and Extended
Coursebook. 2nd ed. Cambridge: CambridgeUniversity Press, 2018.
Nugroho H, dkk. Matematika untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: PusatPerbukuan Departemen
Pendidikan Nasional, 2009.
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 3.8.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 8.1.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 8 Mathematics, Unit 4.10.” Open UpResources, 2019.
[Link]
0/[Link].
Pishro-Nik, Hossein. Introduction to Probability, Statistics, and RandomProcesses. Blue
Bell, PA: Kappa Research, 2014.
Quinn, Robert J., and Stephen Tomlinson. “Random Variables:Simulations and Surprising
Connections.” The Mathematics Teacher92, no. 1 (1999): 4–9.
[Link]
Rukmana, Indra, and Wahid Rasyid Saputra. “Transformasi Geometri.”GeoGebra,
September 4, 2022. [Link]
Serra, M. Discovery Geometry An Investigative Approach. Emeryville,CA: Key
Curriculum Press, 2008.
Setiawan & Widdiharto R. Kapita Selekta Pembelajaran Aljabar KelasVIII SMP.
Yogyakarta: PPPPTK, 2009.
SMILE. “Probability.” STEM Learning. SMILE, 2009.
[Link]
Soebagyo J. Matematika Teknik Aljabar Linear dan Matriks. Bandung:Manggu Makmur
Tanjung Lestari, 2020.
Spence L, Insel A, Friedberg S. Elementary Linear Algebra a MatrixApproach. England:
Pearson Education Limited, 2014.
Subchan, Winarni, M. Setirjo Winarko, Lukman Hanafi, MuhammadSyifa`ul Mufid,
Kistosil Fahim, and Wawan Hafid [Link] Kelas IX. SIBI - Sistem
Informasi Perbukuan [Link]: Pusat Kurikulum dan Perbukuan,
Balitbang, [Link] November 19, 2022.
[Link]
Sullivan, Patrick. “Is the Last Banana Game Fair?” Mathematics Teacher:Learning and
Teaching PK-12 113, no. 1 (2020): 33–38. [Link]
Suprihatin, Tatin. “Sistem Persamaan Linear Dua Variabel.” SumberBelajar Kemdikbud,
October 9, 2021.
[Link]
4aabca282ef6a4730.
Surles, William, Jake Crosby, Jonathan McNeil, Malinda SchaeferZarske, and Carleigh
Samson. “Launch into Learning: Catapults!”TeachEngineering. Regents of the
University of Colorado,
[Link]://[Link]/lessons/view/cub_catapult_lesson01.
Swokowski E. W, Cole J. A. Algebra and Trigonometry with AnalyticGeometry, Classic
Twelfth Edition, 2010.
United Nations. “Documentation and Downloads.” Human DevelopmentReports, 2022.
[Link]
Watson, Jane, Noleine Fitzallen, Suzie Wright, and Ben Kelly.“Characterizing Student
Experience of Variation Within a STEMContext: Improving Catapults.” Statistics
Education Research Journal21, no. 1 (2022): Article 9.
[Link]
Mengetahui, ……..,...............................20..
Kepala Sekolah ....................... Guru Mata Pelajaran
................................................ ................................................
NIP. ................................................ NIP. ................................................
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
BAB II BANGUN RUANG
SUBBAB [Link] SISIDATAR
INFORMASI UMUM
B. KOMPETENSI AWAL
Capaian Pembelajaran Matematika Setiap FaseD
Pada akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual peserta didik
dengan menggunakan konsep-konsep dan keterampilan matematika yang dipelajari pada
fase ini. Mereka mampu mengoperasikan secara efisien bilangan bulat, bilangan rasional
dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi
ilmiah; melakukan pemfaktoran bilangan prima, menggunakan faktor skala, proporsi dan
laju perubahan. Mereka dapat menyajikan dan menyelesaikan persamaan dan
pertidaksamaan linier satu variabel dan sistem persamaan linier dengan dua variabel
dengan beberapa cara, memahami dan menyajikan relasi dan fungsi. Mereka dapat
menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan
kerucut) untuk menyelesaikan masalah yang terkait, menjelaskan pengaruh perubahan
secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, luas,
dan/atau volume. Mereka dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung,
limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Mereka
dapat menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait dengan garis transversal, sifat
kongruen dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat. Mereka dapat menunjukkan
kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya. Mereka dapat melakukan
transformasi geometri tunggal di bidang koordinat Kartesius. Mereka dapat membuat dan
menginterpretasi diagram batang dan diagram lingkaran. Mereka dapat mengambil sampel
yang mewakili suatu populasi, menggunakan mean, median, modus, range untuk
menyelesaikan masalah; dan menginvestigasi dampak perubahan data terhadap
pengukuran pusat. Mereka dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang,
frekuensi relatif dan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana.
Capaian Pembelajaran Berdasarkan Elemen Fase D
Elemen Capaian Pembelajaran
Pengukuran Di akhir fase D peserta didik dapat menjelaskan cara untuk
menentukan luas lingkaran dan menyelesaikan masalah yang
terkait. Mereka dapat menjelaskan cara untuk menentukan luas
permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola,
limas
dan kerucut) dan menyelesaikan masalah yang terkait. Mereka
dapat menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari
bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, besar
sudut, luas, dan/atau volume.
Geometri Di akhir fase D peserta didik dapat membuat jaring-jaring bangun
ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dan membuat bangun
ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Peserta didik dapat
menggunakan hubungan antar-sudut yang terbentuk oleh dua
garis yang berpotongan, dan oleh dua garis sejajar yang dipotong
sebuah garis transversal untuk menyelesaikan masalah (termasuk
menentukan jumlah besar sudut dalam sebuah segitiga,
menentukan besar sudut yang belum diketahui pada sebuah
segitiga). Mereka dapat menjelaskan sifat-sifat kekongruenan dan
kesebangunan pada segitiga dan segiempat, dan
menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. Mereka dapat
menunjukkan kebenaran teorema Pythagoras dan
menggunakannya dalam menyelesaikan masalah (termasuk jarak
antara dua titik pada bidang koordinat Kartesius).
Peserta didik dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi,
translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada
bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk
menyelesaikan masalah.
F. MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran tatap muka
KOMPONEN INTI
✪ Membuat jaring- jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dan
membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya.
✪ Menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang.
✪ Menyelesaikan masalah yang terkait dengan luas permukaan dan volume bangun
ruang.
✪ Menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun datar dan bangun
ruang terhadap ukuran panjang, besar sudut, luas, dan/atau volume.
Alur TujuanPembelajaranSubbab:
Berikut ini adalah tujuan pembelajaran yang dicapai di Subbab B Luas Permukaan Bangun
Ruang Sisi Datar.
9.2.3. Menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan bangunruang sisi datar.
9.2.4. Menyelesaikan masalah yang terkait dengan luas permukaanbangun ruang sisi datar.
9.2.5. Menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional bangunruang sisi datar
terhadap luas permukaannya.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan ide konsep luas permukaan
secara umum.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan rumus luas permukaan kubus,
balok, danprisma.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan rumus luas permukaan limas
segi banyak.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menjelaskan pengaruh perubahan secara
proporsional bangun ruang sisi datar terhadap luaspermukaannya.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
▪ Apa saja rumus bangun ruang sisi datar?
▪ Bagaimana cara menghitung luas permukaan bangun ruang?
▪ Apa yang dimaksud dengan luas permukaan bangun ruang?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan
▪ Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (meminta seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
▪ Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
Aktivitas Pembuka
▪ Untuk aktivitas pembuka, Bapak/Ibu guru bisa mengajak peserta didik untuk
mengingat kembali ide dasar tentang luas yang telah dipelajari di SD. Untuk tujuan
ini, Bapak/Ibu guru dapat menggunakan aktivitas memilih dan menalar. Secara
singkat, aktivitas memilih dan menalar dapat diartikan sebagai aktivitas untuk memilih
sesuatu yang berbeda.
Lalu, caranya bagaimana?
▪ Salah satu skema pengelolaan kelas untuk aktivitas ini dapat dilakukan sebagai
berikut:
1. Tampilkan Gambar 2.2 di layar atau karton besar dengan tulisan“Pilih satu gambar
yang tidak serupa dengan yang lain.” Mintalahpeserta didik untuk memilih satu
gambar dan menyiapkanalasannya.
2. Selanjutnya, bagi empat sudut kelas untuk empat gambar. Mintalahpeserta didik
berdiri dan menuju ke pojok kelas sesuai dengangambar yang dipilih mereka.
3. Setelah semua peserta didik sudah menuju ke pojok kelas yangsesuai, pilihlah
beberapa orang untuk menjelaskan alasan matematismengapa gambar yang mereka
pilih tidak serupa dengan yang lain.
▪ Bapak/Ibu guru diharapkan memberikan topangan, jika dibutuhkan, agar peserta didik
menggunakan ide luas dalam menjelaskan alasan-alasan mereka. Selain itu, jangan
lupa untuk memberikan kesimpulan di akhir kegiatan yang menyebutkan bahwa soal
ini tidak ada jawaban tunggal yang benar, semua jawaban benar dan bergantung
dengan sudut pandang yang dipilih serta alasan matematis yang tepat.
Kegiatan Inti
Aktivitas 1
▪ Setelah menyelesaikan aktivitas pembuka, aktivitas pertama pada subbab ini berfokus
untuk membimbing peserta didik untuk menemukan ide intuitif tentang luas
permukaan. Untuk tujuan ini, Bapak/Ibu guru dapat menggunakan Eksplorasi 2.3.
Peralatan yang perlu dipersiapkan adalah notes tempel (atau kertas persegi dan perekat
atau perekat lain) dan lemari (atau benda lain yang berbentuk balok dan cukup besar
untuk ditempel notes tempel yang banyak).
Aktivitas 4
▪ Pada aktivitas ini, peserta didik diajak untuk memahami perubahan skala dari bangun
ruang. Ajak peserta didik untuk memperhatikan penjelasan di buku terkait makna
perubahan skala dari sebuah bangun ruang. Selanjutnya, ajak peserta didik untuk
mengerjakan Ayo Mencoba 2.6 dengan memperhatikan Contoh 2.6. Harapannya,
peserta didik mampu mendapatkan pengalaman belajar dalam hal mengamati
perubahan skala sebuah kubus terhadap luas permukaannya. Ajak peserta didik untuk
memperhatikan permasalahan ini pada kasus-kasus lain seperti balok, limas, dan
prisma segitiga. Arahkan mereka untuk dapat membuat dugaan terkait pola dari akibat
perubahan skala bangun ruang sisi datar terhadap luas permukaannya.
Kegiatan Penutup
▪ Peserta didik dan guru membuat kesimpulan dan melaksanakan refleksi dari
pembelajaran yang sudah dilakukan.
▪ Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menutup kegiatan dengan do’a.
E. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian Hasil Belajar
Pemahaman Konsep
1. Tuliskan definisi jaring-jaring suatu bangun ruang.
2. Tuliskan definisi luas permukaan bangun ruang.
3. Untuk setiap pengukuran berikut, pilih satu atau lebih satuan yang sesuai.
Penerapan Konsep
6. Temukan luas permukaan kubus yang memiliki panjang sisi sebagai berikut.
Ⓓ 0,23 m
Ⓐ 103 mm
ⓒ 2,5×106 mm
7. Hitunglah luas permukaan dari beberapa bangun ruang berikut.
8. Sebuah kotak pensil terbuat dari logam dengan dimensi 20 cm×10 cm×3 cm.
Hitunglah berapa luas logam yang dibutuhkan untuk membuat kotak pensil tersebut.
9. Carilah luas bahan yang dibutuhkan untuk membuat tenda berikut.
10. Jika sebuah prisma segitiga sama sisi dengan panjang sisi alas 3 cm dan tinggi 5 cm
diperbesar 3 kali lipat. Tentukan luas permukaan prisma tersebut setelah diperbesar.
F. REFLEKSI
Refleksi Guru
Ingat-ingat kembali pengalaman mengajar di Bab 2 Bangun Ruang ini. Setelah
itu, refleksikan pengalaman mengajar dengan menanggapi pertanyaan atau
pernyataan panduan berikut.
1. Apakah aktivitas pembuka yang Bapak/Ibu lakukan dapat mengarahkandan
mempersiapkan peserta didik dalam belajar Bab 2?
2. Strategi-strategi mengajar seperti apa yang Bapak/Ibu gunakanuntuk mengajar Bab 2
Bangun Ruang? Apakah semua strateginyasudah membantu peserta didik untuk belajar
secara optimal?
3. Pelajaran berharga apa yang telah Bapak/Ibu dapatkan? Bagaimanacaranya agar
pembelajaran yang telah dilakukan dapat lebih baiklagi? Kemampuan apa yang perlu
Bapak/Ibu kembangkan lagi agardapat menghadapi situasi tersebut dengan lebih baik
lagi?
Remedial
▪ Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang capaian pembelajarannya (CP)
belum tuntas.
▪ Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum tuntas mencapai capaian
pembelajaran (CP)
▪ Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum tuntas dalam bentuk
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok, pemanfaatan tutor
sebaya bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis
penilaian.
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
2.3. Menempel Notes Tempel
Nama Siswa: ……………………….
Kelas :……………………….
Tanggal :……………………….
Petunjuk!
Lakukan kegiatan ini secara berkelompok! Carilah lemari (ataubenda serupa) kemudian
tempeli sisi-sisi lemari dengan notestempel seperti yang terlihat pada Gambar 2.10.
Diskusikan dengantemanmu dan jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.
1. Tentukan perkiraan berapa banyak notes tempel yang dibutuhkan untuk menutupi
seluruh lemari.
2. Diskusikan dengan temanmu apa saja strategi yang dapat digunakan untuk menghitung
banyaknya notes tempel yang dibutuhkan untuk menutupi seluruh lemari.
3. Coba narasikan baik dalam tulisan ataupun secara verbal strategi yang telah kalian
diskusikan.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
2.4. Luas Permukaan Kubus, Balok, dan Prisma
Nama Siswa: ……………………….
Kelas :……………………….
Tanggal :……………………….
Petunjuk!
Diketahui sebuah kubus, balok, dan prisma segitiga (lihat Gambar2.11). Kubus tersebut
memiliki panjang rusuk s, sedangkan baloknyamemiliki ukuran panjang alas p, lebar alas l,
dan tinggi t. Di lainpihak, prisma tersebut memiliki alas segitiga yang panjang sisinya
adan tinggi t. Selanjutnya, selesaikan instruksi-instruksi berikut.
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
▪ Jaring-jaring Jaring-jaring suatu bangun ruang adalah bentuk dua dimensi yang dapat
dirangkai dan dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi bangun ruang tersebut.
▪ Balok adalah bangun ruang yang memiliki enam sisi yang berbentuk persegi panjang
dan semua sudutnya merupakan sudut siku-siku.
▪ Kubus adalah bangun ruang yang memiliki enam sisi berbentuk persegi.
▪ Prisma adalah bangun ruang yang dibentuk oleh dua segi banyak (yang identik,
terletak pada bidang-bidang yang sejajar, dan sisi-sisi bersesuaiannya sejajar) dan jajar
genjang yang menghubungkan setiap sisi yang bersesuaian kedua segi banyak tersebut.
▪ Luas permukaan suatu bangun datar adalah luas total dari semua sisi bangun ruang
tersebut.
▪ Volume suatu bangun ruang adalah ukuran yang menyatakan seberapa banyak ruang
yang ditempati oleh bangun ruang tersebut. Satuan volume adalah kubus satuan atau
kubik.
▪ Limas adalah bangun ruang yang dibentuk oleh segi banyak dan segitiga-segitiga yang
menghubungkan sisi-sisi segi banyak tersebut dengan satu titik yang tidak sebidang
dengan segi banyak tersebut.
▪ Lingkaran adalah kumpulan semua titik pada bidang yang memiliki jarak sama
terhadap titik tertentu. Titik tertentu ini selanjutnya disebut dengan pusat lingkaran.
▪ Kerucut adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah sisi lengkung dan sebuah sisi
alas berbentuk lingkaran
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3A. Jakarta:Erlangga, 2018.
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3B. Jakarta:Erlangga, 2018.
Anton, H., & Rorres, C. Elementary Linear Algebra (11th ed.). Canada:Anton Textbooks,
Inc., 2014.
As’ari, Abdur Rahman, Mohammad Tohir, Erik Valentino, Zainul Imron,and Ibnu Taufiq.
Matematika Kelas VIII Semester 1. SIBI – SistemInformasi Perbukuan Indonesia.
Jakarta: Pusat Kurikulum danPerbukuan, Balitbang, Kemendikbud, 2017.
[Link]
Bakker, Arthur, Monica Wijers, and Gail Burrill. “Second Chance.” [Link] Mathematics
in Context, edited by Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal
Institute. Chicago, IL: EncyclopædiaBritannica, Inc., 2006.
Bertsekas, Dimitri P., and John N. Tsitsiklis. Introduction to Probability.2nd ed. Belmont,
MA: Athena Scientific, 2008.
Black, Keith, Ryan, Alison, Haese, Michael, Haese Robert, Haese, Sandra,Humphries,
Mark. IGCSE Cambridge International [Link]: Haese & Haris
Publication, 2009.
BPS. Statistik Indonesia 2022. Jakarta: Badan Pusat Staistik, [Link], John D., and
Kenneth W. Johnson. Physics. 9th ed. Hoboken, NJ:John Wiley & Sons, 2012.
Greenwood, David, Sara Wooley, Jenny Vaughan, Franca Frank, andJenny Goodman.
Essential mathematics for the Australian Curriculumyear 10. Cambridge
University Press, 2011.
Desmos. “Rigid Transformations and Congruence.” DesmosClassroom Activities, 2020.
[Link]
Ditjen Dukcapil. “Dirjen Dukcapil: Indonesia Miliki Bank Data 37,9 JutaGolongan
Darah.” Ditjen Dukcapil Kemendagri, April 15, 2021.
[Link]
bank-data-379-juta-golongan-darah.
English, Lyn D., Peter Hudson, and Les Dawes. “Engineering-BasedProblem Solving in
the Middle School: Design and Construction withSimple Machines.” Journal of
Pre-College Engineering EducationResearch (J-PEER) 3, no. 2 (2013): Article 5.
[Link]
Gill, Richard David. “Monty Hall Problem.” StatProb: The EncyclopediaSponsored by
Statistics and Probability Societies, 2011.
[Link]
[Link].
Harel, Guershon. “Common Core State Standards for Geometry: AnAlternative
Approach.” Notices of the American Mathematical Society61, no. 1 (2014): 24–35.
[Link]
Illustrative Mathematics. “5.1 Finding Volume.” Illustrative Mathematics,2019.
[Link]
ml
Illustrative Mathematics. “6.1 Are and Surface Area.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.1 Rigid Transformations and Congruence.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.2 Dilations, Similarity, and Introducing Slope.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.4 Linear Equations and Linear Systems.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.5 Function and Volume.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “Geo.5 Solid Geometry.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Kindt, Martin, Abels, M., Spence, Mary S., Brinker, Laura J., and Burrill,Gail. Packages
and polygons. In Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal Institute
(Eds.), Mathematics in [Link]: Encyclopædia Britannica, Inc., 2006.
Kristanto, Yosep Dwi, and Russasmita Sri Padmi. Super Modul MatematikaSMP/MTs
Kelas VII, VIII, IX. Jakarta: Gramedia WidiasaranaIndonesia, 2018.
Kristanto, Yosep Dwi. Metode Statistik: Jilid 1. Yogyakarta: PT Kanisius,2021.
Morrison, Karen, and Nick Hamshaw. Cambridge IGCSE MathematicsCore and Extended
Coursebook. 2nd ed. Cambridge: CambridgeUniversity Press, 2018.
Nugroho H, dkk. Matematika untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: PusatPerbukuan Departemen
Pendidikan Nasional, 2009.
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 3.8.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 8.1.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 8 Mathematics, Unit 4.10.” Open UpResources, 2019.
[Link]
0/[Link].
Pishro-Nik, Hossein. Introduction to Probability, Statistics, and RandomProcesses. Blue
Bell, PA: Kappa Research, 2014.
Quinn, Robert J., and Stephen Tomlinson. “Random Variables:Simulations and Surprising
Connections.” The Mathematics Teacher92, no. 1 (1999): 4–9.
[Link]
Rukmana, Indra, and Wahid Rasyid Saputra. “Transformasi Geometri.”GeoGebra,
September 4, 2022. [Link]
Serra, M. Discovery Geometry An Investigative Approach. Emeryville,CA: Key
Curriculum Press, 2008.
Setiawan & Widdiharto R. Kapita Selekta Pembelajaran Aljabar KelasVIII SMP.
Yogyakarta: PPPPTK, 2009.
SMILE. “Probability.” STEM Learning. SMILE, 2009.
[Link]
Soebagyo J. Matematika Teknik Aljabar Linear dan Matriks. Bandung:Manggu Makmur
Tanjung Lestari, 2020.
Spence L, Insel A, Friedberg S. Elementary Linear Algebra a MatrixApproach. England:
Pearson Education Limited, 2014.
Subchan, Winarni, M. Setirjo Winarko, Lukman Hanafi, MuhammadSyifa`ul Mufid,
Kistosil Fahim, and Wawan Hafid [Link] Kelas IX. SIBI - Sistem
Informasi Perbukuan [Link]: Pusat Kurikulum dan Perbukuan,
Balitbang, [Link] November 19, 2022.
[Link]
Sullivan, Patrick. “Is the Last Banana Game Fair?” Mathematics Teacher:Learning and
Teaching PK-12 113, no. 1 (2020): 33–38. [Link]
Suprihatin, Tatin. “Sistem Persamaan Linear Dua Variabel.” SumberBelajar Kemdikbud,
October 9, 2021.
[Link]
4aabca282ef6a4730.
Surles, William, Jake Crosby, Jonathan McNeil, Malinda SchaeferZarske, and Carleigh
Samson. “Launch into Learning: Catapults!”TeachEngineering. Regents of the
University of Colorado,
[Link]://[Link]/lessons/view/cub_catapult_lesson01.
Swokowski E. W, Cole J. A. Algebra and Trigonometry with AnalyticGeometry, Classic
Twelfth Edition, 2010.
United Nations. “Documentation and Downloads.” Human DevelopmentReports, 2022.
[Link]
Watson, Jane, Noleine Fitzallen, Suzie Wright, and Ben Kelly.“Characterizing Student
Experience of Variation Within a STEMContext: Improving Catapults.” Statistics
Education Research Journal21, no. 1 (2022): Article 9.
[Link]
Mengetahui, ……..,...............................20..
Kepala Sekolah ....................... Guru Mata Pelajaran
................................................ ................................................
NIP. ................................................ NIP. ................................................
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
BAB II BANGUN RUANG
SUBBAB [Link] SISIDATAR
INFORMASI UMUM
B. KOMPETENSI AWAL
Capaian Pembelajaran Matematika Setiap FaseD
Pada akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual peserta didik
dengan menggunakan konsep-konsep dan keterampilan matematika yang dipelajari pada
fase ini. Mereka mampu mengoperasikan secara efisien bilangan bulat, bilangan rasional
dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi
ilmiah; melakukan pemfaktoran bilangan prima, menggunakan faktor skala, proporsi dan
laju perubahan. Mereka dapat menyajikan dan menyelesaikan persamaan dan
pertidaksamaan linier satu variabel dan sistem persamaan linier dengan dua variabel
dengan beberapa cara, memahami dan menyajikan relasi dan fungsi. Mereka dapat
menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan
kerucut) untuk menyelesaikan masalah yang terkait, menjelaskan pengaruh perubahan
secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, luas,
dan/atau volume. Mereka dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung,
limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Mereka
dapat menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait dengan garis transversal, sifat
kongruen dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat. Mereka dapat menunjukkan
kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya. Mereka dapat melakukan
transformasi geometri tunggal di bidang koordinat Kartesius. Mereka dapat membuat dan
menginterpretasi diagram batang dan diagram lingkaran. Mereka dapat mengambil sampel
yang mewakili suatu populasi, menggunakan mean, median, modus, range untuk
menyelesaikan masalah; dan menginvestigasi dampak perubahan data terhadap
pengukuran pusat. Mereka dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang,
frekuensi relatif dan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana.
F. MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran tatap mukaKOMPONEN INTI
✪ Membuat jaring- jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dan
membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya.
✪ Menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang.
✪ Menyelesaikan masalah yang terkait dengan luas permukaan dan volume bangun
ruang.
✪ Menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun datar dan bangun
ruang terhadap ukuran panjang, besar sudut, luas, dan/atau volume.
Alur TujuanPembelajaranSubbab:
Berikut ini adalah tujuan pembelajaran yang dicapai di Subbab C Volume Bangun Ruang
Sisi Datar.
9.2.6. Menjelaskan cara untuk menentukan volumebangunruang sisi datar.
9.2.7. Menyelesaikan masalah yang terkait dengan volumebangun ruang sisi datar.
9.2.8. Menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional bangunruang sisi datar
terhadap luas volumenya.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan ide konsep luas volumesecara
umum.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan rumus volumekubus, balok,
danprisma.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan rumus volumelimas segi
banyak.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menjelaskan pengaruh perubahan secara
proporsional bangun ruang sisi datar terhadap luasvolume.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
▪ Apa saja rumus dari volume bangun ruang?
▪ Apa yang dimaksud dengan volume bangun ruang?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan
▪ Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (meminta seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
▪ Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
Aktivitas Pembuka
▪ Bapak/Ibu guru dapat memberikan “pemanasan” kepada peserta didik dengan
menggunakan aktivitas memilih dan menalar dengan menggunakan Gambar 2.3.
Untuk rangkaian kegiatannya akan serupa dengan dua aktivitas pembuka pada dua
subbab sebelumnya.
Kegiatan Inti
Aktivitas 1
▪ Bapak/Ibu guru memberikan informasi kepada peserta didik bahwa mereka akan
diajak menemukan ide intuitif volume bangun ruang. Persiapan yang perlu dilakukan
oleh Bapak/Ibu guru adalah menyiapkan kubus satuan yang terbuat dari plastik atau
kayu. Kubus satuan seperti ini dapat dibeli secara daring. Alternatifnya, Bapak/Ibu
guru dapat menampilkan Gambar 2.16 pada Buku Siswa, di layar atau karton besar di
depan kelas.
▪ Setelah menyelesaikan Eksplorasi 2.6, silahkan Bapak/Ibu guru memperkenalkan
istilah volume sebagai berikut. Volume sebuah bangun ruang adalah suatu ukuran
untuk seberapa banyak ruang yang ditempati oleh bangun ruang tersebut yang
dinyatakan dalam kubus satuan (satuan kubik).
Aktivitas 2
▪ Ajaklah peserta didik untuk membentuk kelompok. Bapak/Ibu guru memberikan
informasi kepada peserta didik bahwa mereka akan diajak menemukan rumus volume
kubus, balok, dan prisma.
▪ Seperti aktivitas sebelumnya, Bapak/Ibu sebaiknya mempersiapkan alat peraga berupa
kubus satuan. Pada Eksplorasi 2.7, peserta didik akan diajak untuk memainkan alat
peraga dengan membangun beberapa bangun yang gambarnya sudah disediakan.
▪ Aktivitas di sana didesain agar peserta didik bermain dengan benda nyata dan
hands-on dan kemudian secara gradual, dibimbing untuk menuju ke abstrak.
Selanjutnya, Bapak/Ibu guru dipersilakan untuk memodifikasi sendiri, seperti apa
bangun yang sebaiknya peserta didik bentuk dari kubus-kubus satuan yang telah
disediakan.
▪ Setelah mengerjakan Eksplorasi 2.7, peserta didik diharapkan bisa memahami rumus
volume kubus, balok, dan prisma.
▪ Selanjutnya, berikan kesempatan peserta didik untuk mencermati Contoh 2.7 dan
Contoh 2.8 serta mengerjakan Ayo Mencoba 2.7 dan Ayo mencoba 2.8.
▪ Pada Ayo Mencoba 2.7 yang terdapat bantuan visual berupa gambaran persegi satuan.
Selanjutnya, pada Ayo Mencoba 2.8 peserta didik akan dihadapkan pada latihan tanpa
menggunakan bantuan visual tersebut.
▪ Sejauh ini, bentuk bangun ruang yang dipelajari volumenya selalu tegak. Lalu
bagaimana jika kita memiliki balok miring, kubus miring, atau prisma miring.
Selanjutnya, Bapak/Ibu guru dapat memberikan pelajaran tambahan kepada peserta
didik tentang volume bangunbangun tersebut dengan prinsip Cavalieri. Caranya dapat
dilakukan dengan menyimak fitur Ayo Berpikir Kreatif 2.1.
Aktivitas 3
▪ Bahasan terakhir dalam kategori volume bangun ruang sisi datar adalah tentang
volume limas. Ajak peserta didik untuk membentuk kelompok.
▪ Bapak/Ibu guru memberikan informasi kepada peserta didik bahwa mereka akan
diajak untuk menduga volume limas terhadap prisma yang terkait dengan kegiatan
hands-on.
▪ Harapannya, setelah menemukan dugaan keterkaitan antara volume limas dan volume
prisma, Bapak/Ibu guru merujuk kembali kepada rumus prisma yang sebelumnya telah dipelajari.
▪ Selanjutnya, Bapak/Ibu guru dapat mengajak peserta didik untuk menyimpulkan
1
bahwa volume limas dapat dicari dengan Atjika A adalah luas alas limas dan t
3
adalah
tinggi limas.
▪ Bapak/Ibu dapat memberikan latihan kepada peserta didik dari fitur Ayo Mencoba 2.9
setelah mengajak mereka mengamati Contoh 2.9.
▪ Kegiatan pembelajaran tambahan untuk materi volume limas dapat diberikan oleh
Bapak/Ibu guru dengan materi menemukan volume limas terpancung atau terpotong.
Narasi awal dari materi ini dapat diambil dari fitur Ayo Berpikir Kritis.
Aktivitas 4
▪ Pada aktivitas ini, peserta didik diajak untuk memahami akibatperubahan skala dari
bangun ruang sisi datar terhadap volumenya.
▪ Ajak peserta didik untuk mengerjakan, secara kelompok, Ayo Mencoba2.10 dengan
memperhatikan Contoh 2.10. Harapannya, peserta didikmampu mendapatkan
pengalaman belajar dalam hal mengamatiperubahan skala sebuah kubus terhadap
volumenya.
▪ Ajak pesertadidik untuk memperhatikan permasalahan ini pada kasus-kasus lainseperti
balok, limas, dan prisma segitiga. Arahkan mereka untuk dapatmembuat dugaan
terkait pola dari akibat perubahan skala bangunruang sisi datar terhadap volumenya.
Kegiatan Penutup
▪ Peserta didik dan guru membuat kesimpulan dan melaksanakan refleksi dari
pembelajaran yang sudah dilakukan.
▪ Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menutup kegiatan dengan do’a.
E. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian Hasil Belajar
Pemahaman Konsep
1. Apa yang kalian pahami tentang konsep volume?
2. Bagaimana cara menemukan volume sebuah kubus, balok, dan prisma?
3. Bagaimana kaitan antara volume limas dan prisma yang keduanya memiliki alas dan
tinggi yang sama?
Penerapan Konsep
4. Hitunglah volume tiap-tiap bangun berikut:
6. Sebuah bahan kayu dipakai untuk pinggiran atap rumah sebagai berikut. Jika kayu ini
memiliki ketebalan 8 cm, tentukan volume kayu yang dibutuhkan untuk pinggiran
atap ini untuk satu sisi rumah yang ditampilkan.
7. Sebuah balok memiliki ukuran panjang 5, lebar 3, dan tinggi 7. Jika balok tersebut
diubah ukurannya dengan skala 4, maka tentukanvolume balok setelah diubah.
F. REFLEKSI
Refleksi Guru
Ingat-ingat kembali pengalaman mengajar di Bab 2 Bangun Ruang ini.
Setelah itu, refleksikan pengalaman mengajar dengan menanggapi
pertanyaan atau pernyataan panduan berikut.
1. Apakah aktivitas pembuka yang Bapak/Ibu lakukan dapat mengarahkandan
mempersiapkan peserta didik dalam belajar Bab 2?
2. Strategi-strategi mengajar seperti apa yang Bapak/Ibu gunakanuntuk mengajar Bab 2
Bangun Ruang? Apakah semua strateginyasudah membantu peserta didik untuk belajar
secara optimal?
3. Pelajaran berharga apa yang telah Bapak/Ibu dapatkan? Bagaimanacaranya agar
pembelajaran yang telah dilakukan dapat lebih baiklagi? Kemampuan apa yang perlu
Bapak/Ibu kembangkan lagi agardapat menghadapi situasi tersebut dengan lebih baik
lagi?
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
▪ Guru dan peserta didik mencari berbagai informasi tentang bangun ruang (volume
bangun ruang sisi datar) media atau website resmi dibawa nauangan kementerian
pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi.
▪ Buku Panduan Guru dan Siswa Matematikauntuk SMP/MTs Kelas IX : Penerbit, Pusat
Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen PendidikanKementerian
Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2022
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
▪ Jaring-jaring Jaring-jaring suatu bangun ruang adalah bentuk dua dimensi yang dapat
dirangkai dan dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi bangun ruang tersebut.
▪ Balok adalah bangun ruang yang memiliki enam sisi yang berbentuk persegi panjang
dan semua sudutnya merupakan sudut siku-siku.
▪ Kubus adalah bangun ruang yang memiliki enam sisi berbentuk persegi.
▪ Prisma adalah bangun ruang yang dibentuk oleh dua segi banyak (yang identik,
terletak pada bidang-bidang yang sejajar, dan sisi-sisi bersesuaiannya sejajar) dan jajar
genjang yang menghubungkan setiap sisi yang bersesuaian kedua segi banyak tersebut.
▪ Luas permukaan suatu bangun datar adalah luas total dari semua sisi bangun ruang
tersebut.
▪ Volume suatu bangun ruang adalah ukuran yang menyatakan seberapa banyak ruang
yang ditempati oleh bangun ruang tersebut. Satuan volume adalah kubus satuan atau
kubik.
▪ Limas adalah bangun ruang yang dibentuk oleh segi banyak dan segitiga-segitiga yang
menghubungkan sisi-sisi segi banyak tersebut dengan satu titik yang tidak sebidang
dengan segi banyak tersebut.
▪ Lingkaran adalah kumpulan semua titik pada bidang yang memiliki jarak sama
terhadap titik tertentu. Titik tertentu ini selanjutnya disebut dengan pusat lingkaran.
▪ Kerucut adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah sisi lengkung dan sebuah sisi
alas berbentuk lingkaran
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3A. Jakarta:Erlangga, 2018.
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3B. Jakarta:Erlangga, 2018.
Anton, H., & Rorres, C. Elementary Linear Algebra (11th ed.). Canada:Anton Textbooks,
Inc., 2014.
As’ari, Abdur Rahman, Mohammad Tohir, Erik Valentino, Zainul Imron,and Ibnu Taufiq.
Matematika Kelas VIII Semester 1. SIBI – SistemInformasi Perbukuan Indonesia.
Jakarta: Pusat Kurikulum danPerbukuan, Balitbang, Kemendikbud, 2017.
[Link]
Bakker, Arthur, Monica Wijers, and Gail Burrill. “Second Chance.” [Link] Mathematics
in Context, edited by Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal
Institute. Chicago, IL: EncyclopædiaBritannica, Inc., 2006.
Bertsekas, Dimitri P., and John N. Tsitsiklis. Introduction to Probability.2nd ed. Belmont,
MA: Athena Scientific, 2008.
Black, Keith, Ryan, Alison, Haese, Michael, Haese Robert, Haese, Sandra,Humphries,
Mark. IGCSE Cambridge International [Link]: Haese & Haris
Publication, 2009.
BPS. Statistik Indonesia 2022. Jakarta: Badan Pusat Staistik, [Link], John D., and
Kenneth W. Johnson. Physics. 9th ed. Hoboken, NJ:John Wiley & Sons, 2012.
Greenwood, David, Sara Wooley, Jenny Vaughan, Franca Frank, andJenny Goodman.
Essential mathematics for the Australian Curriculumyear 10. Cambridge
University Press, 2011.
Desmos. “Rigid Transformations and Congruence.” DesmosClassroom Activities, 2020.
[Link]
Ditjen Dukcapil. “Dirjen Dukcapil: Indonesia Miliki Bank Data 37,9 JutaGolongan
Darah.” Ditjen Dukcapil Kemendagri, April 15, 2021.
[Link]
bank-data-379-juta-golongan-darah.
English, Lyn D., Peter Hudson, and Les Dawes. “Engineering-BasedProblem Solving in
the Middle School: Design and Construction withSimple Machines.” Journal of
Pre-College Engineering EducationResearch (J-PEER) 3, no. 2 (2013): Article 5.
[Link]
Gill, Richard David. “Monty Hall Problem.” StatProb: The EncyclopediaSponsored by
Statistics and Probability Societies, 2011.
[Link]
[Link].
Harel, Guershon. “Common Core State Standards for Geometry: AnAlternative
Approach.” Notices of the American Mathematical Society61, no. 1 (2014): 24–35.
[Link]
Illustrative Mathematics. “5.1 Finding Volume.” Illustrative Mathematics,2019.
[Link]
ml
Illustrative Mathematics. “6.1 Are and Surface Area.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.1 Rigid Transformations and Congruence.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.2 Dilations, Similarity, and Introducing Slope.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.4 Linear Equations and Linear Systems.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.5 Function and Volume.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “Geo.5 Solid Geometry.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Kindt, Martin, Abels, M., Spence, Mary S., Brinker, Laura J., and Burrill,Gail. Packages
and polygons. In Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal Institute
(Eds.), Mathematics in [Link]: Encyclopædia Britannica, Inc., 2006.
Kristanto, Yosep Dwi, and Russasmita Sri Padmi. Super Modul MatematikaSMP/MTs
Kelas VII, VIII, IX. Jakarta: Gramedia WidiasaranaIndonesia, 2018.
Kristanto, Yosep Dwi. Metode Statistik: Jilid 1. Yogyakarta: PT Kanisius,2021.
Morrison, Karen, and Nick Hamshaw. Cambridge IGCSE MathematicsCore and Extended
Coursebook. 2nd ed. Cambridge: CambridgeUniversity Press, 2018.
Nugroho H, dkk. Matematika untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: PusatPerbukuan Departemen
Pendidikan Nasional, 2009.
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 3.8.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 8.1.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 8 Mathematics, Unit 4.10.” Open UpResources, 2019.
[Link]
0/[Link].
Pishro-Nik, Hossein. Introduction to Probability, Statistics, and RandomProcesses. Blue
Bell, PA: Kappa Research, 2014.
Quinn, Robert J., and Stephen Tomlinson. “Random Variables:Simulations and Surprising
Connections.” The Mathematics Teacher92, no. 1 (1999): 4–9.
[Link]
Rukmana, Indra, and Wahid Rasyid Saputra. “Transformasi Geometri.”GeoGebra,
September 4, 2022. [Link]
Serra, M. Discovery Geometry An Investigative Approach. Emeryville,CA: Key
Curriculum Press, 2008.
Setiawan & Widdiharto R. Kapita Selekta Pembelajaran Aljabar KelasVIII SMP.
Yogyakarta: PPPPTK, 2009.
SMILE. “Probability.” STEM Learning. SMILE, 2009.
[Link]
Soebagyo J. Matematika Teknik Aljabar Linear dan Matriks. Bandung:Manggu Makmur
Tanjung Lestari, 2020.
Spence L, Insel A, Friedberg S. Elementary Linear Algebra a MatrixApproach. England:
Pearson Education Limited, 2014.
Subchan, Winarni, M. Setirjo Winarko, Lukman Hanafi, MuhammadSyifa`ul Mufid,
Kistosil Fahim, and Wawan Hafid [Link] Kelas IX. SIBI - Sistem
Informasi Perbukuan [Link]: Pusat Kurikulum dan Perbukuan,
Balitbang, [Link] November 19, 2022.
[Link]
Sullivan, Patrick. “Is the Last Banana Game Fair?” Mathematics Teacher:Learning and
Teaching PK-12 113, no. 1 (2020): 33–38. [Link]
Suprihatin, Tatin. “Sistem Persamaan Linear Dua Variabel.” SumberBelajar Kemdikbud,
October 9, 2021.
[Link]
4aabca282ef6a4730.
Surles, William, Jake Crosby, Jonathan McNeil, Malinda SchaeferZarske, and Carleigh
Samson. “Launch into Learning: Catapults!”TeachEngineering. Regents of the
University of Colorado,
[Link]://[Link]/lessons/view/cub_catapult_lesson01.
Swokowski E. W, Cole J. A. Algebra and Trigonometry with AnalyticGeometry, Classic
Twelfth Edition, 2010.
United Nations. “Documentation and Downloads.” Human DevelopmentReports, 2022.
[Link]
Watson, Jane, Noleine Fitzallen, Suzie Wright, and Ben Kelly.“Characterizing Student
Experience of Variation Within a STEMContext: Improving Catapults.” Statistics Education
Research Journal21, no. 1 (2022): Article 9. [Link]
Mengetahui, ……..,...............................20..
Kepala Sekolah ....................... Guru Mata Pelajaran
................................................ ................................................
NIP. ................................................ NIP. ................................................
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
BAB II BANGUN RUANG
SUBBAB [Link]
INFORMASI UMUM
B. KOMPETENSI AWAL
Capaian Pembelajaran Matematika Setiap FaseD
Pada akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual peserta didik
dengan menggunakan konsep-konsep dan keterampilan matematika yang dipelajari pada
fase ini. Mereka mampu mengoperasikan secara efisien bilangan bulat, bilangan rasional
dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi
ilmiah; melakukan pemfaktoran bilangan prima, menggunakan faktor skala, proporsi dan
laju perubahan. Mereka dapat menyajikan dan menyelesaikan persamaan dan
pertidaksamaan linier satu variabel dan sistem persamaan linier dengan dua variabel
dengan beberapa cara, memahami dan menyajikan relasi dan fungsi. Mereka dapat
menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan
kerucut) untuk menyelesaikan masalah yang terkait, menjelaskan pengaruh perubahan
secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, luas,
dan/atau volume. Mereka dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung,
limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Mereka
dapat menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait dengan garis transversal, sifat
kongruen dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat. Mereka dapat menunjukkan
kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya. Mereka dapat melakukan
transformasi geometri tunggal di bidang koordinat Kartesius. Mereka dapat membuat dan
menginterpretasi diagram batang dan diagram lingkaran. Mereka dapat mengambil sampel
yang mewakili suatu populasi, menggunakan mean, median, modus, range untuk
menyelesaikan masalah; dan menginvestigasi dampak perubahan data terhadap
pengukuran pusat. Mereka dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang,
frekuensi relatif dan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana.
Capaian Pembelajaran Berdasarkan Elemen Fase D
Elemen Capaian Pembelajaran
Pengukuran Di akhir fase D peserta didik dapat menjelaskan cara untuk
menentukan luas lingkaran dan menyelesaikan masalah yang
terkait. Mereka dapat menjelaskan cara untuk menentukan luas
permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas
dan kerucut) dan menyelesaikan masalah yang terkait. Mereka
dapat menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari
bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, besar
sudut, luas, dan/atau volume.
Geometri Di akhir fase D peserta didik dapat membuat jaring-jaring bangun
ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dan membuat bangun
ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Peserta didik dapat
menggunakan hubungan antar-sudut yang terbentuk oleh dua
garis yang berpotongan, dan oleh dua garis sejajar yang dipotong
sebuah garis transversal untuk menyelesaikan masalah (termasuk
menentukan jumlah besar sudut dalam sebuah segitiga,
menentukan besar sudut yang belum diketahui pada sebuah
segitiga). Mereka dapat menjelaskan sifat-sifat kekongruenan dan
kesebangunan pada segitiga dan segiempat, dan
menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. Mereka dapat
menunjukkan kebenaran teorema Pythagoras dan
menggunakannya dalam menyelesaikan masalah (termasuk jarak
antara dua titik pada bidang koordinat Kartesius).
Peserta didik dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi,
translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada
bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk
menyelesaikan masalah.
F. MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran tatap muka
KOMPONEN INTI
✪ Membuat jaring- jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dan
membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya.
✪ Menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang.
✪ Menyelesaikan masalah yang terkait dengan luas permukaan dan volume bangun
ruang.
✪ Menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun datar dan bangun
ruang terhadap ukuran panjang, besar sudut, luas, dan/atau volume.
Alur TujuanPembelajaranSubbab:
Berikut ini adalah tujuan pembelajaran yang dicapai di Subbab D Lingkaran.
9.2.9. Menjelaskan definisi lingkaran.
9.2.10. Menentukan keliling lingkaran dengan menggunakan fakta bahwaπ merupakan
perbandingan keliling lingkaran dengan panjangdiameternya.
9.2.11. Menentukan luas lingkaran.
9.2.12. Menentukan panjang busur lingkaran.
9.2.13. Menentukan luas juring lingkaran.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan konstanta pi, menemukan
rumus keliling lingkaran.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan rumus luas lingkaran.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan rumus untuk mencari panjang
busur.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan rumus untuk mencari
luasjuring.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
▪ Rumus lingkaran apa saja?
▪ Sebutkan apa saja unsur-unsur lingkaran?
▪ Apa yang dimaksud dengan lingkaran itu?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan
▪ Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (meminta seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
▪ Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
Aktivitas Pembuka
▪ Di aktivitas pembuka, ajak peserta didik untuk membaca dan mengerjakan kegiatan
Eksplorasi 2.9 secara mandiri selama kurang lebih 3–5 menit. Di dalam kegiatan itu,
peserta didik diminta untuk memilih satu bangun datar yang menurut mereka berbeda
dengan yang lain. Beberapa kemungkinan jawaban dari peserta didik disajikan sebagai
berikut.
▪ Setelah itu, mintalah peserta didik untuk berpasangan. Dalam pasangan itu, mintalah
tiap-tiap peserta didik membagikan jawabannya kepada temannya. Berilah waktu
sekitar 5 menit bagi tiap pasangan untuk berdiskusi. Setelah itu, mintalah beberapa
pasangan untuk membagikan hasil diskusinya ke kelas.
▪ Bapak/Ibu guru selanjutnya dapat menyoroti presentasi pasangan yang memilih
bangun keempat (yaitu lingkaran) dengan mengajukan pertanyaan kepada seluruh
peserta didik apa saja karakteristik yang membedakan bangun tersebut dengan yang
lain. Setelah itu, tunjukkan gambar benda-benda di sekitar peserta didik yang
bentuknya berupa lingkaran. Untuk melakukannya, Bapak/Ibu guru dapat
menggunakan Gambar 2.38 pada Buku Siswa.
▪ Tunjuk salah satu peserta didik untuk memberikan pendapatnya tentang karakteristik
lingkaran berdasarkan pengamatannya terhadap gambar yang ditunjukkan oleh
Bapak/Ibu sebelumnya. Catatlah kata-kata penting yang dinyatakan oleh peserta didik
tersebut di papan tulis. Tunjuk peserta didik lain untuk melengkapi pendapat peserta
didik sebelumnya. Catatlah juga kata-kata penting yang diungkap peserta didik kedua
tersebut. Lanjutkan teknik ini sampai Bapak/Ibu merasa bahwa pendapat peserta didik
yang ditunjuk cukup untuk mendeskripsikan karakteristik dari lingkaran. Setelah itu,
tegaskan definisi lingkaran dengan mengajak peserta didik mencermati Definisi 2.1 di
Buku Siswa tentang lingkaran. Kenalkan juga istilah-istilah penting yang sangat
terkait dengan definisi tersebut, yaitu jari-jari dan titik pusat lingkaran.
Kegiatan Inti
Aktivitas 1
▪ Tujuan Aktivitas 1 adalah agar peserta didik dapat menentukan keliling lingkaran
dengan menggunakan fakta bahwa π merupakan perbandingan keliling lingkaran
dengan panjang diameternya.
▪ Untuk itu, Bapak/Ibu guru perlu mengenalkan satu unsur lingkaran yang disebut
dengan diameter. Diameter merupakan ruas garis yang menghubungkan dua titik pada
lingkaran dan melalui titik pusat.
▪ Setelah peserta didik mengenal diameter, ajaklah mereka untuk mengerjakan Ayo
Berpikir Kritis 2.5 dan menyimpulkan bahwa panjang diameter lingkaran sama
dengan dua kali panjang jari-jarinya. Berikut ini contoh pengerjaan Ayo Berpikir
Kritis 2.5.
▪ Setelah itu, Bapak/Ibu perlu mengatur agar peserta didik bekerja di dalam
kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 3–4 orang. Di dalam kelompok tersebut,
mintalah mereka untuk berdiskusi dan mengerjakan kegiatan Eksplorasi 2.10. Selama
mereka mengerjakan,
▪ Bapak/Ibu guru berkeliling dari satu kelompok ke kelompok lainnya untuk memantau
pekerjaan kelompok dan memberikan bantuan jika diperlukan. Berikut ini alternatif
penyelesaikan untuk kegiatan Eksplorasi 2.10.
▪ Peserta didik diminta untuk mencermati Contoh 2.11. Di dalam contoh tersebut,
peserta didik akan ditunjukkan bagaimana menggunakan nilai π untuk menentukan
keliling lingkaran. Setelah itu, ajaklah mereka secara mandiri untuk mengerjakan Ayo
Mencoba 2.11. Berikut ini alternatif penyelesaiannya.
Aktivitas 2
▪ Tujuan Aktivitas 2 adalah agar peserta didik dapat menentukan luas lingkaran.
Aktivitas ini diawali dengan pengenalan dua unsur lingkaran, yaitu busur dan juring,
kemudian dilanjutkan dengan pengerjaan Eksplorasi 2.11. Di akhir kegiatan eksplorasi
tersebut peserta didik diharapkan akan menemukan rumus untuk menentukan luas
lingkaran jika diketahui panjang jari-jari lingkaran tersebut. Rumus tersebut kemudian
akan digunakan untuk menentukan luas lingkaran di Ayo Mencoba 2.12.
▪ Pertama, bukalah Aktivitas 1 ini dengan pengenalan dua unsur lingkaran, yaitu busur
dan juring lingkaran. Jelaskan bahwa busur merupakan bagian lingkaran, sedangkan
juring merupakan daerah yang dibatasi dua jari-jari lingkaran dan busur di antara
jari-jari tersebut. Untuk memvisualisasikan dua konsep tersebut, mintalah peserta
didik untuk mencermati Gambar 2.41 di dalam Buku Siswa.
▪ Setelah itu, Bapak/Ibu perlu mengorganisasikan peserta didik untuk berkelompok
yang terdiri dari 3–4 orang. Mintalah tiap-tiap kelompok untuk berdiskusi dan
mengerjakan kegiatan Eksplorasi 2.11. Selama peserta didik berdiskusi, Bapak/Ibu
berkeliling dari satu kelompok ke kelompok lainnya untuk memantau pekerjaannya
dan memberikan bantuan jika diperlukan. Berikut ini alternatif penyelesaian untuk
kegiatan eksplorasi tersebut.
▪ Di akhir Aktivitas 2, Bapak/Ibu guru dapat memberikan tugas kepada peserta didik
tentang penentuan luas lingkaran. Soal Latihan D yang dapat digunakan sebagai
penugasan misalnya soal nomor 4 dan 6.
Aktivitas 3
▪ Di akhir Aktivitas 3 ini, peserta didik diharapkan mampu menentukan panjang busur
lingkaran. Aktivitas ini dimulai dengan pengenalan satu unsur lingkaran, yaitu sudut
pusat. Kegiatan pembelajaran dilanjutkan dengan pengerjaan kegiatan Eksplorasi 2.12
yang tujuannya untuk menemukan hubungan antara besar sudut pusat dengan panjang
busur di hadapan sudut pusat tersebut. Hubungan tersebut kemudian digunakan untuk
menentukan panjang busur lingkaran di dalam Contoh 2.13 dan Ayo Mencoba (dalam
konteks panjang jalan).
▪ Bapak/Ibu guru dapat memulai pembelajaran dengan mengenalkan satu unsur
lingkaran, yaitu sudut pusat. Sudut pusat merupakan sudut yang dibentuk oleh dua
jari-jari lingkaran. Untuk lebih memahaminya, peserta didik dapat diminta untuk
mencermati contoh sudut pusat pada Gambar 2.45 yang ada di Buku Siswa.
▪ Bapak/Ibu guru selanjutnya mengorganisasi peserta didik agar berkelompok yang
beranggotakan 3–4 orang. Mintalah mereka untuk berdiskusi dan mengerjakan
kegiatan Eksplorasi 2.12. Selama peserta didik berdiskusi, Bapak/Ibu guru perlu
berkeliling ke tiap-tiap kelompok untuk memantau pekerjaan mereka dan memberikan
bantuan jika diperlukan. Berikut ini alternatif penyelesaian kegiatan Eksplorasi 2.12
Aktivitas 4
▪ Di akhir Aktivitas 4, peserta didik diharapkan dapat menentukan luasjuring lingkaran.
Kegiatan pembelajaran diawali dengan pengerjaanEksplorasi 2.13 secara
berkelompok. Eksplorasi tersebut bertujuanuntuk memandu peserta didik menemukan
hubungan antara besarsudut pusat dan juring yang dibentuk oleh sudut pusat tersebut.
▪ Setelahitu, hubungan tersebut digunakan peserta didik untuk menentukanluas juring
suatu lingkaran.
▪ Pertama, Bapak/Ibu guru mengelompokkan peserta didik yangberanggotakan 3–4
orang. Setelah itu, mereka diminta berdiskusiuntuk mengerjakan Eksplorasi 2.13.
Selama mereka berdiskusi, Bapak/Ibu guru berkeliling ke tiap-tiap kelompok untuk
memantau prosesdiskusinya dan memberikan bantuan jika diperlukan. Berikut
inialternatif penyelesaian kegiatan eksplorasi tersebut.
▪ Bapak/Ibu guru menunjuk perwakilan dari beberapa kelompokuntuk
mempresentasikan hasil pekerjaan kelompoknya.
▪ Bapak/Ibu guru membahas dan menghubungkan hasil pekerjaan yangdipresentasikan
oleh perwakilan kelompok tersebut secara klasikal.
▪ Peserta didik menyimpulkan dan membandingkannya dengan Sifat 2.9di Buku Siswa.
Tegaskan juga bahwa besar sudut pusat proporsionaldengan juring yang dibentuknya,
yaitu
▪ Setelah peserta didik memahami Sifat 2.9, Bapak/Ibu guru memintamereka untuk
mencermati Contoh 2.14. Di contoh tersebut, merekaakan melihat bagaimana
menentukan luas juring. Setelah itu, mintalahpeserta didik untuk mengerjakan Ayo
Mencoba 2.14 secara mandiri.
Kegiatan Penutup
▪ Peserta didik dan guru membuat kesimpulan dan melaksanakan refleksi dari
pembelajaran yang sudah dilakukan.
▪ Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menutup kegiatan dengan do’a.
E. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian Hasil Belajar
Penerapan Konsep
6. Untuk tiap-tiap lingkaran yang diketahui r (panjang jari-jari) atau d (panjang
diameter) berikut, tentukan keliling dan luasnya!
Ⓓr = 12 cm
Ⓐd = 50 cm
ⓒr = 3,5 m
7. Diketahui sebuah lingkaran panjang diameternya 42 cm. Tentukan panjang busur dan
luas juringnya jika sudut pusatnya
Ⓓθ = 150°
Ⓐθ = 225°
ⓒθ = 300°
8. Seorang arsitek sedang merencanakan taman yang di tengahtengahnya akan dibangun
patung globe (bola dunia). Agar para pengunjungnya dapat mengelilingi globe
tersebut dengan jarak yang sama, dia memilih lingkaran sebagai bentuk dasar taman
tersebut. Rencana taman itu diperlihatkan pada Gambar 2.53. Tentukan volume
prisma berikut dalam a dan b.
F. REFLEKSI
Refleksi Guru
Ingat-ingat kembali pengalaman mengajar di Bab 2 Bangun Ruang ini. Setelah
itu, refleksikan pengalaman mengajar dengan menanggapi pertanyaan atau
pernyataan panduan berikut.
1. Apakah aktivitas pembuka yang Bapak/Ibu lakukan dapat mengarahkandan
mempersiapkan peserta didik dalam belajar Bab 2?
2. Strategi-strategi mengajar seperti apa yang Bapak/Ibu gunakanuntuk mengajar Bab 2
Bangun Ruang? Apakah semua strateginyasudah membantu peserta didik untuk belajar
secara optimal?
3. Pelajaran berharga apa yang telah Bapak/Ibu dapatkan? Bagaimanacaranya agar
pembelajaran yang telah dilakukan dapat lebih baiklagi? Kemampuan apa yang perlu
Bapak/Ibu kembangkan lagi agardapat menghadapi situasi tersebut dengan lebih baik
lagi?
Subbab D Lingkaran
1. Saya dapat menentukan luas lingkaran
2. Saya dapat menentukan luas juring
Remedial
▪ Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang capaian pembelajarannya (CP)
belum tuntas.
▪ Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum tuntas mencapai capaian
pembelajaran (CP)
▪ Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum tuntas dalam bentuk
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok, pemanfaatan tutor
sebaya bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis
penilaian.
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
2.9 Memilih Bangun Datar
Nama Siswa: ……………………….
Kelas :……………………….
Tanggal :……………………….
Petunjuk!
Dari empat bangun datar pada Gambar 2.37, pilihlah salah satuyang menurut kalian paling
berbeda dibandingkan dengan yanglain! Bersiaplah untuk menjelaskan pilihan kalian!
2.
3.
4.
5.
3. Untuk tiap-tiap benda, hitunglah perbandingan antara kelilingdan panjang
diameternya. Catat hasilnya pada kolom terakhir diTabel 2.2. Apa yang dapat kalian
simpulkan?
Tiap juring lingkaran tersebut dapat dipotong dan disusunkembali menjadi bentuk
seperti pada Gambar 2.44.
Susunan juring pada Gambar 2.44 tersebut menyerupai jajargenjang. Tentukan alas
dan tinggi jajar genjang tersebut!
3. Tentukan luas lingkaran pada Gambar 2.43 dengan menggunakanpendekatan luas jajar
genjang pada Gambar 2.44.
1
kalinya dari keliling lingkarantersebut. Akan tetapi, Abel berpendapat bahwa2
busurtersebut panjangnya 60 kali keliling lingkarannya.
36
0
Menurut kalian, mengapa Paulina dan Abel berpikir sepertiitu? Kalian setuju
dengan siapa, Paulina atau Abel?
^
ⓒTentukan panjang busur 𝐴𝐵 !
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
▪ Guru dan peserta didik mencari berbagai informasi tentang bangun ruang (lingkaran)
media atau website resmi dibawa nauangan kementerian pendidikan, kebudayaan, riset
dan teknologi.
▪ Buku Panduan Guru dan Siswa Matematikauntuk SMP/MTs Kelas IX : Penerbit, Pusat
Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen PendidikanKementerian
Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2022
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
▪ Jaring-jaring Jaring-jaring suatu bangun ruang adalah bentuk dua dimensi yang dapat
dirangkai dan dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi bangun ruang tersebut.
▪ Balok adalah bangun ruang yang memiliki enam sisi yang berbentuk persegi panjang
dan semua sudutnya merupakan sudut siku-siku.
▪ Kubus adalah bangun ruang yang memiliki enam sisi berbentuk persegi.
▪ Prisma adalah bangun ruang yang dibentuk oleh dua segi banyak (yang identik,
terletak pada bidang-bidang yang sejajar, dan sisi-sisi bersesuaiannya sejajar) dan jajar
genjang yang menghubungkan setiap sisi yang bersesuaian kedua segi banyak tersebut.
▪ Luas permukaan suatu bangun datar adalah luas total dari semua sisi bangun ruang
tersebut.
▪ Volume suatu bangun ruang adalah ukuran yang menyatakan seberapa banyak ruang
yang ditempati oleh bangun ruang tersebut. Satuan volume adalah kubus satuan atau
kubik.
▪ Limas adalah bangun ruang yang dibentuk oleh segi banyak dan segitiga-segitiga yang
menghubungkan sisi-sisi segi banyak tersebut dengan satu titik yang tidak sebidang
dengan segi banyak tersebut.
▪ Lingkaran adalah kumpulan semua titik pada bidang yang memiliki jarak sama
terhadap titik tertentu. Titik tertentu ini selanjutnya disebut dengan pusat lingkaran.
▪ Kerucut adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah sisi lengkung dan sebuah sisi
alas berbentuk lingkaran
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3A. Jakarta:Erlangga, 2018.
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3B. Jakarta:Erlangga, 2018.
Anton, H., & Rorres, C. Elementary Linear Algebra (11th ed.). Canada:Anton Textbooks,
Inc., 2014.
As’ari, Abdur Rahman, Mohammad Tohir, Erik Valentino, Zainul Imron,and Ibnu Taufiq.
Matematika Kelas VIII Semester 1. SIBI – SistemInformasi Perbukuan Indonesia.
Jakarta: Pusat Kurikulum danPerbukuan, Balitbang, Kemendikbud, 2017.
[Link]
Bakker, Arthur, Monica Wijers, and Gail Burrill. “Second Chance.” [Link] Mathematics
in Context, edited by Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal
Institute. Chicago, IL: EncyclopædiaBritannica, Inc., 2006.
Bertsekas, Dimitri P., and John N. Tsitsiklis. Introduction to Probability.2nd ed. Belmont,
MA: Athena Scientific, 2008.
Black, Keith, Ryan, Alison, Haese, Michael, Haese Robert, Haese, Sandra,Humphries,
Mark. IGCSE Cambridge International [Link]: Haese & Haris
Publication, 2009.
BPS. Statistik Indonesia 2022. Jakarta: Badan Pusat Staistik, [Link], John D., and
Kenneth W. Johnson. Physics. 9th ed. Hoboken, NJ:John Wiley & Sons, 2012.
Greenwood, David, Sara Wooley, Jenny Vaughan, Franca Frank, andJenny Goodman.
Essential mathematics for the Australian Curriculumyear 10. Cambridge
University Press, 2011.
Desmos. “Rigid Transformations and Congruence.” DesmosClassroom Activities, 2020.
[Link]
Ditjen Dukcapil. “Dirjen Dukcapil: Indonesia Miliki Bank Data 37,9 JutaGolongan
Darah.” Ditjen Dukcapil Kemendagri, April 15, 2021.
[Link]
bank-data-379-juta-golongan-darah.
English, Lyn D., Peter Hudson, and Les Dawes. “Engineering-BasedProblem Solving in
the Middle School: Design and Construction withSimple Machines.” Journal of
Pre-College Engineering EducationResearch (J-PEER) 3, no. 2 (2013): Article 5.
[Link]
Gill, Richard David. “Monty Hall Problem.” StatProb: The EncyclopediaSponsored by
Statistics and Probability Societies, 2011.
[Link]
[Link].
Harel, Guershon. “Common Core State Standards for Geometry: AnAlternative
Approach.” Notices of the American Mathematical Society61, no. 1 (2014): 24–35.
[Link]
Illustrative Mathematics. “5.1 Finding Volume.” Illustrative Mathematics,2019.
[Link]
ml
Illustrative Mathematics. “6.1 Are and Surface Area.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.1 Rigid Transformations and Congruence.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.2 Dilations, Similarity, and Introducing Slope.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.4 Linear Equations and Linear Systems.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.5 Function and Volume.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “Geo.5 Solid Geometry.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Kindt, Martin, Abels, M., Spence, Mary S., Brinker, Laura J., and Burrill,Gail. Packages
and polygons. In Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal Institute
(Eds.), Mathematics in [Link]: Encyclopædia Britannica, Inc., 2006.
Kristanto, Yosep Dwi, and Russasmita Sri Padmi. Super Modul MatematikaSMP/MTs
Kelas VII, VIII, IX. Jakarta: Gramedia WidiasaranaIndonesia, 2018.
Kristanto, Yosep Dwi. Metode Statistik: Jilid 1. Yogyakarta: PT Kanisius,2021.
Morrison, Karen, and Nick Hamshaw. Cambridge IGCSE MathematicsCore and Extended
Coursebook. 2nd ed. Cambridge: CambridgeUniversity Press, 2018.
Nugroho H, dkk. Matematika untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: PusatPerbukuan Departemen
Pendidikan Nasional, 2009.
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 3.8.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 8.1.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 8 Mathematics, Unit 4.10.” Open UpResources, 2019.
[Link]
0/[Link].
Pishro-Nik, Hossein. Introduction to Probability, Statistics, and RandomProcesses. Blue
Bell, PA: Kappa Research, 2014.
Quinn, Robert J., and Stephen Tomlinson. “Random Variables:Simulations and Surprising
Connections.” The Mathematics Teacher92, no. 1 (1999): 4–9.
[Link]
Rukmana, Indra, and Wahid Rasyid Saputra. “Transformasi Geometri.”GeoGebra,
September 4, 2022. [Link]
Serra, M. Discovery Geometry An Investigative Approach. Emeryville,CA: Key
Curriculum Press, 2008.
Setiawan & Widdiharto R. Kapita Selekta Pembelajaran Aljabar KelasVIII SMP.
Yogyakarta: PPPPTK, 2009.
SMILE. “Probability.” STEM Learning. SMILE, 2009.
[Link]
Soebagyo J. Matematika Teknik Aljabar Linear dan Matriks. Bandung:Manggu Makmur
Tanjung Lestari, 2020.
Spence L, Insel A, Friedberg S. Elementary Linear Algebra a MatrixApproach. England:
Pearson Education Limited, 2014.
Subchan, Winarni, M. Setirjo Winarko, Lukman Hanafi, MuhammadSyifa`ul Mufid,
Kistosil Fahim, and Wawan Hafid [Link] Kelas IX. SIBI - Sistem
Informasi Perbukuan [Link]: Pusat Kurikulum dan Perbukuan,
Balitbang, [Link] November 19, 2022.
[Link]
Sullivan, Patrick. “Is the Last Banana Game Fair?” Mathematics Teacher:Learning and
Teaching PK-12 113, no. 1 (2020): 33–38. [Link]
Suprihatin, Tatin. “Sistem Persamaan Linear Dua Variabel.” SumberBelajar Kemdikbud,
October 9, 2021.
[Link]
4aabca282ef6a4730.
Surles, William, Jake Crosby, Jonathan McNeil, Malinda SchaeferZarske, and Carleigh
Samson. “Launch into Learning: Catapults!”TeachEngineering. Regents of the
University of Colorado,
[Link]://[Link]/lessons/view/cub_catapult_lesson01.
Swokowski E. W, Cole J. A. Algebra and Trigonometry with AnalyticGeometry, Classic
Twelfth Edition, 2010.
United Nations. “Documentation and Downloads.” Human DevelopmentReports, 2022.
[Link]
Watson, Jane, Noleine Fitzallen, Suzie Wright, and Ben Kelly.“Characterizing Student
Experience of Variation Within a STEMContext: Improving Catapults.” Statistics
Education Research Journal21, no. 1 (2022): Article 9.
[Link]
Mengetahui, ……..,...............................20..
Kepala Sekolah ....................... Guru Mata Pelajaran
................................................ ................................................
NIP. ................................................ NIP. ................................................
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
BAB II BANGUN RUANG
SUBBAB E. LUAS PERMUKAAN BANGUN RUANG SISI LENGKUNG
INFORMASI UMUM
B. KOMPETENSI AWAL
Capaian Pembelajaran Matematika Setiap FaseD
Pada akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual peserta didik
dengan menggunakan konsep-konsep dan keterampilan matematika yang dipelajari pada
fase ini. Mereka mampu mengoperasikan secara efisien bilangan bulat, bilangan rasional
dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi
ilmiah; melakukan pemfaktoran bilangan prima, menggunakan faktor skala, proporsi dan
laju perubahan. Mereka dapat menyajikan dan menyelesaikan persamaan dan
pertidaksamaan linier satu variabel dan sistem persamaan linier dengan dua variabel
dengan beberapa cara, memahami dan menyajikan relasi dan fungsi. Mereka dapat
menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan
kerucut) untuk menyelesaikan masalah yang terkait, menjelaskan pengaruh perubahan
secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, luas,
dan/atau volume. Mereka dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung,
limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Mereka
dapat menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait dengan garis transversal, sifat
kongruen dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat. Mereka dapat menunjukkan
kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya. Mereka dapat melakukan
transformasi geometri tunggal di bidang koordinat Kartesius. Mereka dapat membuat dan
menginterpretasi diagram batang dan diagram lingkaran. Mereka dapat mengambil sampel
yang mewakili suatu populasi, menggunakan mean, median, modus, range untuk
menyelesaikan masalah; dan menginvestigasi dampak perubahan data terhadap
pengukuran pusat. Mereka dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang,
frekuensi relatif dan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana.
Capaian Pembelajaran Berdasarkan Elemen Fase D
Elemen Capaian Pembelajaran
Pengukuran Di akhir fase D peserta didik dapat menjelaskan cara untuk
menentukan luas lingkaran dan menyelesaikan masalah yang
terkait. Mereka dapat menjelaskan cara untuk menentukan luas
permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas
dan kerucut) dan menyelesaikan masalah yang terkait. Mereka
dapat menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari
bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, besar
sudut, luas, dan/atau volume.
Geometri Di akhir fase D peserta didik dapat membuat jaring-jaring bangun
ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dan membuat bangun
ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Peserta didik dapat
menggunakan hubungan antar-sudut yang terbentuk oleh dua
garis yang berpotongan, dan oleh dua garis sejajar yang dipotong
sebuah garis transversal untuk menyelesaikan masalah (termasuk
menentukan jumlah besar sudut dalam sebuah segitiga,
menentukan besar sudut yang belum diketahui pada sebuah
segitiga). Mereka dapat menjelaskan sifat-sifat kekongruenan dan
kesebangunan pada segitiga dan segiempat, dan
menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. Mereka dapat
menunjukkan kebenaran teorema Pythagoras dan
menggunakannya dalam menyelesaikan masalah (termasuk jarak
antara dua titik pada bidang koordinat Kartesius).
Peserta didik dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi,
translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada
bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk
menyelesaikan masalah.
F. MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran tatap muka
KOMPONEN INTI
✪ Membuat jaring- jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dan
membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya.
✪ Menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang.
✪ Menyelesaikan masalah yang terkait dengan luas permukaan dan volume bangun
ruang.
✪ Menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun datar dan bangun
ruang terhadap ukuran panjang, besar sudut, luas, dan/atau volume.
Alur TujuanPembelajaranSubbab:
Berikut ini adalah tujuan pembelajaran yang dicapai di Subbab E Luas Permukaan Bangun
Ruang Sisi Lengkung.
9.2.14. Menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan bangunruang sisi lengkung.
9.2.15. Menyelesaikan masalah yang terkait dengan luas permukaanbangun ruang sisi
lengkung.
9.2.16. Menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional bangunruang sisi lengkung
terhadap luas permukaannya.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan rumus luas permukaan tabung.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan rumus luas permukaan kerucut.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan rumus luas permukaan bola.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menjelaskan pengaruh perubahan secara
proporsional bangun ruang sisi lengkung terhadap luas permukaannya.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
▪ Apa saja rumus bangun ruang sisi lengkung?
▪ Apa luas permukaan bangun ruang?
▪ Sisi lengkung kerucut ada berapa?
▪ Jelaskan apa yang dimaksud dengan bangun ruang sisi lengkung?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan
▪ Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (meminta seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
▪ Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
Aktivitas Pembuka
▪ Bapak/Ibu guru dapat menggali pengetahuan awal peserta didik dan keterampilan
peserta didik terkait jenis-jenis dan contoh-contoh bangun ruang sisi lengkung. Kalau
di bangun ruang sisi datar ada kubus, prisma, dan limas, maka di bangun ruang sisi
lengkung ada bola, tabung, dan kerucut.
▪ Mintalah peserta didik untuk menyebutkan benda-benda yang mereka temukan di
sekitar mereka yang berbentuk bola, tabung, maupun kerucut.
Kegiatan Inti
Aktivitas 1
▪ Bapak/Ibu dipersilakan mengatur peserta didik agar dapat berkelompok untuk
mengerjakan Eksplorasi 2.14. Aktivitas ini bertujuan untuk membantu peserta didik
untuk menemukan luas permukaan tabung. Caranya serupa dengan yang sudah
dilakukan pada subbab B. Ide besarnya adalah dengan mengajak peserta didik untuk
“membedah” tabung sehingga didapatkan jaring-jaringnya. Namun, untuk kasus
tabung, mungkin Bapak/Ibu bisa mengajarkan bagaimana cara menggambar
jaring-jaring tabung yang bendanya bisa kita pegang, misalnya kaleng minuman
bersoda. Bapak/Ibu diharapkan dapat mempersiapkan kaleng soda atau wadah
makanan lain yang berbentuk tabung.
▪ Selanjutnya, ajaklah peserta didik untuk mencermati Contoh 2.15 dan mengerjakan
Ayo Mencoba 2.15.
Aktivitas 2
▪ Peserta didik diajak untuk membentuk kelompok. Bapak/Ibu guru memberikan
informasi kepada peserta didik bahwa mereka akan menemukan rumus luas
permukaan kerucut melalui Eksplorasi 2.15.
▪ Sebelum mulai mengerjakan aktivitas eksplorasi tersebut, peserta didik sebaiknya
sudah menyiapkan kertas yang akan digunakan untuk menjiplak beberapa gabungan
bangun datar dan gunting.
▪ Kemudian, Bapak/Ibu guru dapat mengarahkan peserta didik untuk menyimak Contoh
2.16 dan mengerjakan Ayo Mencoba 2.16.
▪ Melalui fitur Matematika dalam Budaya, Bapak/Ibu guru dapat menggugah rasa
nasionalisme peserta didik dengan mengagumi kebudayaan nenek moyang yang salah
satunya berupa peninggalan rumah adat Mbaru Niang. Rumah ini memiliki bentuk
geometris yang sederhana yakni berupa kerucut. Ajaklah peserta didik untuk mengamati
dan menyelidiki mengapa desainnya seperti itu serta makna filosofisnya apa.
Aktivitas 3
▪ Bapak/Ibu guru memberikan informasi kepada peserta didikbahwa mereka akan diajak
menemukan luas permukaan bola secaraberkelompok. Bapak/Ibu guru
mempersiapkan bola-bola kecil yangmudah digunting. Usahakan ada beberapa variasi
ukuran bola. Artinya,tidak semua bola yang diberikan kepada peserta didik berukuran
samapersis.
▪ Selanjutnya, ajak peserta didik untuk memperhatikan Contoh 2.17 dan mengerjakan
Ayo Mencoba 2.17.
Aktivitas 4
▪ Pada aktivitas ini, peserta didik diajak untuk memahami akibat perubahan skala dari
bangun ruang sisi lengkung terhadap luas permukaannya. Ajak peserta didik untuk
mengerjakan, secara kelompok, Ayo Mencoba 2.18 dengan memperhatikan Contoh
2.18. Harapannya, peserta didik mampu mendapatkan pengalaman belajar dalam hal
mengamati perubahan skala sebuah tabung terhadap luas permukaannya. Ajak peserta
didik untuk memperhatikan permasalahan ini pada kasus-kasus lain seperti kerucut
dan bola. Giring mereka untuk dapat membuat dugaan terkait pola dari akibat
perubahan skala bangun ruang sisi lengkung terhadap luas permukaannya.
Kegiatan Penutup
▪ Peserta didik dan guru membuat kesimpulan dan melaksanakan refleksi dari
pembelajaran yang sudah dilakukan.
▪ Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menutup kegiatan dengan do’a.
E. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian Hasil Belajar
Penerapan Konsep
5. Hitunglah luas permukaan tiap-tiap bangun pada Gambar 2.64.
F. REFLEKSI
Refleksi Guru
Ingat-ingat kembali pengalaman mengajar di Bab 2 Bangun Ruang ini. Setelah
itu, refleksikan pengalaman mengajar dengan menanggapi pertanyaan atau
pernyataan panduan berikut.
1. Apakah aktivitas pembuka yang Bapak/Ibu lakukan dapat mengarahkandan
mempersiapkan peserta didik dalam belajar Bab 2?
2. Strategi-strategi mengajar seperti apa yang Bapak/Ibu gunakanuntuk mengajar Bab 2
Bangun Ruang? Apakah semua strateginyasudah membantu peserta didik untuk belajar
secara optimal?
3. Pelajaran berharga apa yang telah Bapak/Ibu dapatkan? Bagaimanacaranya agar
pembelajaran yang telah dilakukan dapat lebih baiklagi? Kemampuan apa yang perlu
Bapak/Ibu kembangkan lagi agardapat menghadapi situasi tersebut dengan lebih baik
lagi?
Remedial
▪ Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang capaian pembelajarannya (CP)
belum tuntas.
▪ Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum tuntas mencapai capaian
pembelajaran (CP)
▪ Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum tuntas dalam bentuk
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok, pemanfaatan tutor
sebaya bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis
penilaian.
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
2.14 Luas Permukaan Tabung
Nama Siswa: ……………………….
Kelas :……………………….
Tanggal :……………………….
Petunjuk!
Temukan satu atau lebih barang yang berbentuk tabung tertutupdi sekitarmu. Misalnya,
kalian bisa menggunakan wadah makanan,tempat kok, dan lain sebagainya (lihat Gambar
2.55). Selanjutnya,ikuti beberapa instruksi berikut untuk memahami bagaimanacaranya
menghitung luas permukaan tabung.
1. Perhatikan benda-benda yang telah kalian dapatkan. Ada berapa sisi dari tiap-tiap
benda yang kalian temukan? Berbentuk apa saja sisinya?
2. Gambarkan tiap sisi dari tiap benda berbentuk tabung yangkalian dapatkan. Kalian
dapat melakukannya dengan caramenaruh benda tersebut di atas kertas sehingga sisi
yangberbentuk lingkaran terletak di bawah.
3. Untuk tiap benda, hitunglah luas tiap sisi yang telah kaliangambar.
4. Untuk tiap benda, hitunglah total luas sisi-sisinya. Total luas sisisisiinilah yang disebut
sebagai luas permukaan.
5. Berdasarkan pegalaman kalian di atas, tentukan rumus luaspermukaan tabung jika
jari-jari alasnya adalah r dan tingginyaadalah t.
1. Nyatakan hubungan antara luas permukaan bola yang memiliki jari-jari r dan luas
lingkaran dengan jari-jari yang sama!
2. Nyatakan luas permukaan bola dalam π dan r.
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
▪ Guru dan peserta didik mencari berbagai informasi tentang bangun ruang (luas
permukaan bangun ruang sisi lengkung) media atau website resmi dibawa nauangan
kementerian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi.
▪ Buku Panduan Guru dan Siswa Matematikauntuk SMP/MTs Kelas IX : Penerbit, Pusat
Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen PendidikanKementerian
Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2022
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
▪ Jaring-jaring Jaring-jaring suatu bangun ruang adalah bentuk dua dimensi yang dapat
dirangkai dan dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi bangun ruang tersebut.
▪ Balok adalah bangun ruang yang memiliki enam sisi yang berbentuk persegi panjang
dan semua sudutnya merupakan sudut siku-siku.
▪ Kubus adalah bangun ruang yang memiliki enam sisi berbentuk persegi.
▪ Prisma adalah bangun ruang yang dibentuk oleh dua segi banyak (yang identik,
terletak pada bidang-bidang yang sejajar, dan sisi-sisi bersesuaiannya sejajar) dan jajar
genjang yang menghubungkan setiap sisi yang bersesuaian kedua segi banyak tersebut.
▪ Luas permukaan suatu bangun datar adalah luas total dari semua sisi bangun ruang
tersebut.
▪ Volume suatu bangun ruang adalah ukuran yang menyatakan seberapa banyak ruang
yang ditempati oleh bangun ruang tersebut. Satuan volume adalah kubus satuan atau
kubik.
▪ Limas adalah bangun ruang yang dibentuk oleh segi banyak dan segitiga-segitiga yang
menghubungkan sisi-sisi segi banyak tersebut dengan satu titik yang tidak sebidang
dengan segi banyak tersebut.
▪ Lingkaran adalah kumpulan semua titik pada bidang yang memiliki jarak sama
terhadap titik tertentu. Titik tertentu ini selanjutnya disebut dengan pusat lingkaran.
▪ Kerucut adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah sisi lengkung dan sebuah sisi
alas berbentuk lingkaran
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3A. Jakarta:Erlangga, 2018.
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3B. Jakarta:Erlangga, 2018.
Anton, H., & Rorres, C. Elementary Linear Algebra (11th ed.). Canada:Anton Textbooks,
Inc., 2014.
As’ari, Abdur Rahman, Mohammad Tohir, Erik Valentino, Zainul Imron,and Ibnu Taufiq.
Matematika Kelas VIII Semester 1. SIBI – SistemInformasi Perbukuan Indonesia.
Jakarta: Pusat Kurikulum danPerbukuan, Balitbang, Kemendikbud, 2017.
[Link]
Bakker, Arthur, Monica Wijers, and Gail Burrill. “Second Chance.” [Link] Mathematics
in Context, edited by Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal
Institute. Chicago, IL: EncyclopædiaBritannica, Inc., 2006.
Bertsekas, Dimitri P., and John N. Tsitsiklis. Introduction to Probability.2nd ed. Belmont,
MA: Athena Scientific, 2008.
Black, Keith, Ryan, Alison, Haese, Michael, Haese Robert, Haese, Sandra,Humphries,
Mark. IGCSE Cambridge International [Link]: Haese & Haris
Publication, 2009.
BPS. Statistik Indonesia 2022. Jakarta: Badan Pusat Staistik, [Link], John D., and
Kenneth W. Johnson. Physics. 9th ed. Hoboken, NJ:John Wiley & Sons, 2012.
Greenwood, David, Sara Wooley, Jenny Vaughan, Franca Frank, andJenny Goodman.
Essential mathematics for the Australian Curriculumyear 10. Cambridge
University Press, 2011.
Desmos. “Rigid Transformations and Congruence.” DesmosClassroom Activities, 2020.
[Link]
Ditjen Dukcapil. “Dirjen Dukcapil: Indonesia Miliki Bank Data 37,9 JutaGolongan
Darah.” Ditjen Dukcapil Kemendagri, April 15, 2021.
[Link]
bank-data-379-juta-golongan-darah.
English, Lyn D., Peter Hudson, and Les Dawes. “Engineering-BasedProblem Solving in
the Middle School: Design and Construction withSimple Machines.” Journal of
Pre-College Engineering EducationResearch (J-PEER) 3, no. 2 (2013): Article 5.
[Link]
Gill, Richard David. “Monty Hall Problem.” StatProb: The EncyclopediaSponsored by
Statistics and Probability Societies, 2011.
[Link]
[Link].
Harel, Guershon. “Common Core State Standards for Geometry: AnAlternative
Approach.” Notices of the American Mathematical Society61, no. 1 (2014): 24–35.
[Link]
Illustrative Mathematics. “5.1 Finding Volume.” Illustrative Mathematics,2019.
[Link]
ml
Illustrative Mathematics. “6.1 Are and Surface Area.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.1 Rigid Transformations and Congruence.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.2 Dilations, Similarity, and Introducing Slope.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.4 Linear Equations and Linear Systems.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.5 Function and Volume.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “Geo.5 Solid Geometry.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Kindt, Martin, Abels, M., Spence, Mary S., Brinker, Laura J., and Burrill,Gail. Packages
and polygons. In Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal Institute
(Eds.), Mathematics in [Link]: Encyclopædia Britannica, Inc., 2006.
Kristanto, Yosep Dwi, and Russasmita Sri Padmi. Super Modul MatematikaSMP/MTs
Kelas VII, VIII, IX. Jakarta: Gramedia WidiasaranaIndonesia, 2018.
Kristanto, Yosep Dwi. Metode Statistik: Jilid 1. Yogyakarta: PT Kanisius,2021.
Morrison, Karen, and Nick Hamshaw. Cambridge IGCSE MathematicsCore and Extended
Coursebook. 2nd ed. Cambridge: CambridgeUniversity Press, 2018.
Nugroho H, dkk. Matematika untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: PusatPerbukuan Departemen
Pendidikan Nasional, 2009.
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 3.8.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 8.1.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 8 Mathematics, Unit 4.10.” Open UpResources, 2019.
[Link]
0/[Link].
Pishro-Nik, Hossein. Introduction to Probability, Statistics, and RandomProcesses. Blue
Bell, PA: Kappa Research, 2014.
Quinn, Robert J., and Stephen Tomlinson. “Random Variables:Simulations and Surprising
Connections.” The Mathematics Teacher92, no. 1 (1999): 4–9.
[Link]
Rukmana, Indra, and Wahid Rasyid Saputra. “Transformasi Geometri.”GeoGebra,
September 4, 2022. [Link]
Serra, M. Discovery Geometry An Investigative Approach. Emeryville,CA: Key
Curriculum Press, 2008.
Setiawan & Widdiharto R. Kapita Selekta Pembelajaran Aljabar KelasVIII SMP.
Yogyakarta: PPPPTK, 2009.
SMILE. “Probability.” STEM Learning. SMILE, 2009.
[Link]
Soebagyo J. Matematika Teknik Aljabar Linear dan Matriks. Bandung:Manggu Makmur
Tanjung Lestari, 2020.
Spence L, Insel A, Friedberg S. Elementary Linear Algebra a MatrixApproach. England:
Pearson Education Limited, 2014.
Subchan, Winarni, M. Setirjo Winarko, Lukman Hanafi, MuhammadSyifa`ul Mufid,
Kistosil Fahim, and Wawan Hafid [Link] Kelas IX. SIBI - Sistem
Informasi Perbukuan [Link]: Pusat Kurikulum dan Perbukuan,
Balitbang, [Link] November 19, 2022.
[Link]
Sullivan, Patrick. “Is the Last Banana Game Fair?” Mathematics Teacher:Learning and
Teaching PK-12 113, no. 1 (2020): 33–38. [Link]
Suprihatin, Tatin. “Sistem Persamaan Linear Dua Variabel.” SumberBelajar Kemdikbud,
October 9, 2021.
[Link]
4aabca282ef6a4730.
Surles, William, Jake Crosby, Jonathan McNeil, Malinda SchaeferZarske, and Carleigh
Samson. “Launch into Learning: Catapults!”TeachEngineering. Regents of the
University of Colorado,
[Link]://[Link]/lessons/view/cub_catapult_lesson01.
Swokowski E. W, Cole J. A. Algebra and Trigonometry with AnalyticGeometry, Classic
Twelfth Edition, 2010.
United Nations. “Documentation and Downloads.” Human DevelopmentReports, 2022.
[Link]
Watson, Jane, Noleine Fitzallen, Suzie Wright, and Ben Kelly.“Characterizing Student
Experience of Variation Within a STEMContext: Improving Catapults.” Statistics
Education Research Journal21, no. 1 (2022): Article 9.
[Link]
Mengetahui, ……..,...............................20..
Kepala Sekolah ....................... Guru Mata Pelajaran
................................................ ................................................
NIP. ................................................ NIP. ................................................
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
BAB II BANGUN RUANG
SUBBAB F. VOLUME BANGUN RUANG SISI LENGKUNG
INFORMASI UMUM
B. KOMPETENSI AWAL
Capaian Pembelajaran Matematika Setiap FaseD
Pada akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual peserta didik
dengan menggunakan konsep-konsep dan keterampilan matematika yang dipelajari pada
fase ini. Mereka mampu mengoperasikan secara efisien bilangan bulat, bilangan rasional
dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi
ilmiah; melakukan pemfaktoran bilangan prima, menggunakan faktor skala, proporsi dan
laju perubahan. Mereka dapat menyajikan dan menyelesaikan persamaan dan
pertidaksamaan linier satu variabel dan sistem persamaan linier dengan dua variabel
dengan beberapa cara, memahami dan menyajikan relasi dan fungsi. Mereka dapat
menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan
kerucut) untuk menyelesaikan masalah yang terkait, menjelaskan pengaruh perubahan
secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, luas,
dan/atau volume. Mereka dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung,
limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Mereka
dapat menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait dengan garis transversal, sifat
kongruen dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat. Mereka dapat menunjukkan
kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya. Mereka dapat melakukan
transformasi geometri tunggal di bidang koordinat Kartesius. Mereka dapat membuat dan
menginterpretasi diagram batang dan diagram lingkaran. Mereka dapat mengambil sampel
yang mewakili suatu populasi, menggunakan mean, median, modus, range untuk
menyelesaikan masalah; dan menginvestigasi dampak perubahan data terhadap
pengukuran pusat. Mereka dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang,
frekuensi relatif dan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana.
Capaian Pembelajaran Berdasarkan Elemen Fase D
Elemen Capaian Pembelajaran
Pengukuran Di akhir fase D peserta didik dapat menjelaskan cara untuk
menentukan luas lingkaran dan menyelesaikan masalah yang
terkait. Mereka dapat menjelaskan cara untuk menentukan luas
permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas
dan kerucut) dan menyelesaikan masalah yang terkait. Mereka
dapat menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari
bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, besar
sudut, luas, dan/atau volume.
Geometri Di akhir fase D peserta didik dapat membuat jaring-jaring bangun
ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dan membuat bangun
ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Peserta didik dapat
menggunakan hubungan antar-sudut yang terbentuk oleh dua
garis yang berpotongan, dan oleh dua garis sejajar yang dipotong
sebuah garis transversal untuk menyelesaikan masalah (termasuk
menentukan jumlah besar sudut dalam sebuah segitiga,
menentukan besar sudut yang belum diketahui pada sebuah
segitiga). Mereka dapat menjelaskan sifat-sifat kekongruenan dan
kesebangunan pada segitiga dan segiempat, dan
menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. Mereka dapat
menunjukkan kebenaran teorema Pythagoras dan
menggunakannya dalam menyelesaikan masalah (termasuk jarak
antara dua titik pada bidang koordinat Kartesius).
Peserta didik dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi,
translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada
bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk
menyelesaikan masalah.
F. MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran tatap muka
KOMPONEN INTI
✪ Membuat jaring- jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dan
membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya.
✪ Menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang.
✪ Menyelesaikan masalah yang terkait dengan luas permukaan dan volume bangun
ruang.
✪ Menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun datar dan bangun
ruang terhadap ukuran panjang, besar sudut, luas, dan/atau volume.
Alur TujuanPembelajaranSubbab:
Berikut ini adalah tujuan pembelajaran yang dicapai di Subbab F. Volume Bangun Ruang
Sisi Lengkung.
9.2.17. Menjelaskan cara untuk menentukan volume bangun ruang sisilengkung.
9.2.18. Menyelesaikan masalah yang terkait dengan volume bangun ruangsisi lengkung.
9.2.19. Menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional bangunruang sisi lengkung
terhadap volumenya.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan rumus volume tabung.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan rumus volume kerucut.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menemukan rumus volume bola.
▪ Meningkatkan kemampuan siswa tentang menjelaskan pengaruh perubahan secara
proporsional bangun ruang sisi lengkung terhadap volumenya.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
▪ Apa saja rumus bangun ruang sisi lengkung?
▪ Apa saja rumus dari volume bangun ruang?
▪ Apa yang dimaksud bangun ruang sisi lengkung gambarkan satu contohnya?
▪ Apa itu sisi lengkung tabung?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan
▪ Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (meminta seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
▪ Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
Aktivitas Pembuka
▪ Bapak/Ibu guru dapat menggali pengetahuan awal peserta didik dan keterampilan
peserta didik terkait menentukan volume prisma dan limas. Paling tidak, akan
dijelaskan bahwa kita bisa menganalogikan keterkaitan antara volume kerucut dengan
volume limas dan volume tabung dengan volume prisma. Selain itu, Bapak/Ibu guru
juga dapat menggunakan Pembelajaran Alternatif berikut sebagai aktivitas pembuka
untuk subbab ini.
Kegiatan Inti
Aktivitas 1
▪ Bapak/Ibu guru memberikan informasi kepada peserta didik bahwamereka akan diajak
menemukan rumus volume tabung dengan bekerjasecara berkelompok. Untuk tujuan
ini, silakan Bapak/Ibu menggunakanEksplorasi 2.17. Tujuan utamanya adalah untuk
menjembatani pesertadidik berdasarkan pengetahuan mereka tentang volume prisma
yangkemudian dibangun untuk menemukan rumus volume tabung.
▪ Selanjutnya ajaklah peserta didik untuk memperhatikan Contoh 2.19 serta
mengerjakan Ayo Mencoba 2.19.
Aktivitas 2
▪ Bapak/Ibu guru memberikan informasi kepada peserta didik bahwa mereka akan
diajak menemukan kerucut dengan bekerja secara berkelompok. Bapak/Ibu guru
dipersilakan untuk menggunakan Eksplorasi 2.18 untuk keperluan ini. Tidak seperti
Ekplorasi 2.17 sebelumnya, Eksplorasi 2.18 lebih bersifat hands-on. Sebaiknya
Bapak/ Ibu mempersiapkan atau mengarahkan peserta didik untuk menyiapkan
kerucut tanpa alas dan tabung tanpa tutup yang memiliki jari-jari dan tinggi yang
sama. Siapkan pula pasir atau butiran stirofoam.
▪ Ajak peserta didik untuk menyimak Contoh 2.20 serta mengerjakan Ayo mencoba
2.20.
▪ Jika masih ada waktu yang memungkinkan, Bapak/Ibu guru dapat mengajak peserta
didik untuk menelisik lebih jauh tentang kerucut dengan Aktivitas Interaktif yang
telah disediakan di Buku Siswa. Pada aktivitas tersebut, peserta didik akan diajak
untuk menelisik keterkaitan besar sudut pada sebuah juring dengan tinggi kerucut
yang dihasilkan jika juringnya dibuat sebagai selimut kerucut.
Aktivitas 3
▪ Volume bola adalah topik bahasan terakhir pada bab ini. Bapak/Ibu guru memberikan
informasi kepada peserta didik akan diajak menemukan volume bola dengan bantuan
pengetahuan mereka tentang volume tabung dan kerucut.
▪ Kemudian, ajak peserta didik untuk mengerjakan Eksplorasi 2.19.
▪ Setelah menemukan rumus bola, ajaklah peserta didik untuk menyimak Contoh 2.21
dan mengerjakan Ayo Mencoba 2.21.
Aktivitas 4
▪ Pada aktivitas ini, peserta didik diajak untuk memahami akibat perubahan skala dari
bangun ruang sisi lengkung terhadap luas permukaan dan volumenya. Ajak peserta
didik untuk mengerjakan, secara kelompok, Ayo Mencoba 2.22 dengan
memperhatikan Contoh 2.22. Harapannya, peserta didik mampu mendapatkan
pengalaman belajar dalam hal mengamati perubahan skala sebuah bangun ruang sisi
lengkung terhadap luas permukaan dan volumenya. Ajak peserta didik untuk
memperhatikan permasalahan ini pada kasus lain seperti tabung dan gabungan
beberapa bangun ruang sisi lengkung lainnya. Arahkan mereka untuk dapat membuat
dugaan terkait pola dari akibat perubahan skala bangun ruang sisi lengkung terhadap
luas permukaan dan volumenya.
Kegiatan Penutup
▪ Peserta didik dan guru membuat kesimpulan dan melaksanakan refleksi dari
pembelajaran yang sudah dilakukan.
▪ Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menutup kegiatan dengan do’a.
E. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian Hasil Belajar
7. Jika sebuah ring beton dibuat dengan ukuran seperti pada Gambar2.76, berapa volume
ring tersebut?
8. Berapa liter gas bumi yang dapat ditampung dengan truk yangmemiliki tabung
penyimpanan besar seperti Gambar 2.77 dengandiameter 2 meter dan panjang 12
meter?
9. Sebuah wadah eskrim berbentuk kerucut diisi penuh es-krimseperti Gambar 2.78. Jika
diameter wadah eskrim adalah 8 cm,dan tingginya adalah 14 cm, tentukan volume
eskrim yang dapatdiisikan pada wadah eskrim tersebut.
10. Sebuah bangunan tangki penyimpanan gas bumi berbentuk bolayang dapat dilihat
pada Gambar 2.79. Jika diameter tangki iniadalah 20 meter, berapa liter gas yang
dapat ditampung oleh satutangki?
11. Tan memiliki usaha pengemasan garam beryodium. Mulanya, adasatu kemasan yang
berbentuk tabung dengan ukuran diameter 10cm dan tinggi 10 cm. Akhirnya, Tan
menginginkan kemasan lainyang sedikit lebih kecil sehingga harga jualnya lebih
[Link] kemasan tabung lain yang memiliki ukuran 0,75 dariukuran
semula. Tentukan berapa volume garam pada kemasantabung besar dan tabung kecil.
Tentukan pula perbandinganvolume antara keduanya.
Uji Pemahaman
1. Benar atau salah. Volume prisma tegak lebih kecil dari prisma miring walaupun
memiliki luas alas dan tinggi yang sama.
2. Benar atau salah. Jika memiliki tinggi dan jari-jari yang sama, maka volume tabung
sama dengan volume bola ditambah dengan volume kerucut.
3. Benar atau salah. Jika memiliki tinggi dan alas yang sama, maka perbandingan
volume kerucut dan prisma adalah 1:3.
4. Apabila memiliki jari-jari dan tinggi yang sama, maka perbandingan antara volume
tabung dan volume kerucut adalah ….
Penerapan
5. Sebuah bola diletakkan dalam sebuah kubus sehingga seluruh sisi kubus menempel
pada bola (Gambar 2.80). Tentukan perbandinganantara volume bola dan volume
kubus tersebut.
6. Sebuah kerucut dan prisma persegi memiliki ukuran tinggi yangsama. Selain itu,
panjang sisi alas prisma dan diameter kerucutmemiliki ukuran yang sama.
Ⓓ Tentukan perbandingan volume prisma dan kerucut tersebut
Ⓐ Tentukan perbandingan luas prisma dan kerucut tersebut
7. Tentukan luas permukaan dan volume setiap bangun pada Gambar2.81.
9. Ka’bah merupakan sebuah bangunan suci umat muslim yangberada di Saudi Arabia.
Ka’bah memiliki tinggi sektar 13,1 m.
Alasnya berbentuk segi empat. Dimensi alasnya kurang lebih13,16 m×11,20 m×12,84
m×11,53 m.
Ⓓ Tentukan perkiraan volume ka’bah.
Ⓐ Ka’bah biasanya ditutupi dengan kain hitam yang disebutdengan kiswah. Jika ia
menutupi keempat sisi tegak ka’bah,tentukan perkiraan total luas kain ini.
10. Tempat minum domba di sebuah peternakan di Amerika Serikatdidesain sehingga
memiliki bentuk seperti tabung yang dipotongseperti Gambar 2.83. Diameter tabung
tersebut adalah 40 cmsedangkan panjangnya 5 meter.
Tentukan volume air yang dapat ditampung oleh satu tempat minum ini!
11. Diketahui dua buah kerucut, A dan B, memiliki volume yang sama (Gambar 2.84).
Jika keliling alas kerucut B adalah 55 cm, tentukantinggi dari kerucut B.
12. William seorang pengusaha muda yang sedang membuka usahakafe kopi. Di kafenya,
disediakan dua ukuran kemasan kopi berbetuktabung, kecil dan besar. Kemasan besar
1,25 lebihnya dari kemasankecil. Jika diameter kemasan kecil adalah 7,5 cm dan
tinggi 10 cm,tentukan volume kedua kemasan serta perbandingannya.
Penalaran
13. Kerucut terpancung adalah kerucut yang dipotong ujungnya sepertitampak pada
Gambar 2.85. Diketahui jari-jari kerucut terpancungadalah r1, jari-jari kerucut kecil
adalah r2, tinggi kerucut besaradalah h1 dan tinggi kerucut yang terpotong adalah h2.
ⒶDesain yang kedua berbentuk prisma segitiga sama sisi denganpanjang sisi 11,75
cm dan tinggi 4,3 cm.
F. REFLEKSI
Refleksi Guru
Ingat-ingat kembali pengalaman mengajar di Bab 2 Bangun Ruang ini.
Setelah itu, refleksikan pengalaman mengajar dengan menanggapi
pertanyaan atau pernyataan panduan berikut.
1. Apakah aktivitas pembuka yang Bapak/Ibu lakukan dapat mengarahkandan
mempersiapkan peserta didik dalam belajar Bab 2?
2. Strategi-strategi mengajar seperti apa yang Bapak/Ibu gunakanuntuk mengajar Bab 2
Bangun Ruang? Apakah semua strateginyasudah membantu peserta didik untuk belajar
secara optimal?
3. Pelajaran berharga apa yang telah Bapak/Ibu dapatkan? Bagaimanacaranya agar
pembelajaran yang telah dilakukan dapat lebih baiklagi? Kemampuan apa yang perlu
Bapak/Ibu kembangkan lagi agardapat menghadapi situasi tersebut dengan lebih baik
lagi?
▪ Aplikasi lain yang juga didukung dengan kemampuan Augmented Reality, adalah
GeoGebra 3D Graphing Calculator. Kalian dapat memasang aplikasi ini melalui
Google Play Store dengan memindai kode QR berikut.
▪ Aktivitas interaktif yang telah kami desain di Desmos ini dapat digunakan untuk
mengkesplorasi materi lingkaran. Lebih spesifiknya, pada aktivitas tersebut, kalian
dapat menyelidiki hubungan antara sudut pusat dan sudut keliling.
Remedial
▪ Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang capaian pembelajarannya (CP)
belum tuntas.
▪ Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum tuntas mencapai capaian
pembelajaran (CP)
▪ Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum tuntas dalam bentuk
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok, pemanfaatan tutor
sebaya bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis
penilaian.
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
2.17 Volume Tabung
Nama Siswa: ……………………….
Kelas :……………………….
Tanggal :……………………….
Petunjuk!
Perhatikan keempat bangun ruang pada Gambar2.66. Keempatnya memiliki dua
kesamaan. Yang pertama adalahmereka sama-sama memiliki tinggi 5 satuan. Yang kedua
adalahmereka memiliki alas dengan jarak terjauh dari titik pusat ke sisiadalah 1 satuan
panjang. Dengan menggunakan estimasi π≈3,14,ikuti instruksi-instruksi berikut.
[Link]
[Link]
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
▪ Guru dan peserta didik mencari berbagai informasi tentang bangun ruang (volume
bangun ruang sisi lengkung) media atau website resmi dibawa nauangan kementerian
pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi.
▪ Buku Panduan Guru dan Siswa Matematikauntuk SMP/MTs Kelas IX : Penerbit, Pusat
Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen PendidikanKementerian
Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2022
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
▪ Jaring-jaring Jaring-jaring suatu bangun ruang adalah bentuk dua dimensi yang dapat
dirangkai dan dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi bangun ruang tersebut.
▪ Balok adalah bangun ruang yang memiliki enam sisi yang berbentuk persegi panjang
dan semua sudutnya merupakan sudut siku-siku.
▪ Kubus adalah bangun ruang yang memiliki enam sisi berbentuk persegi.
▪ Prisma adalah bangun ruang yang dibentuk oleh dua segi banyak (yang identik,
terletak pada bidang-bidang yang sejajar, dan sisi-sisi bersesuaiannya sejajar) dan jajar
genjang yang menghubungkan setiap sisi yang bersesuaian kedua segi banyak tersebut.
▪ Luas permukaan suatu bangun datar adalah luas total dari semua sisi bangun ruang
tersebut.
▪ Volume suatu bangun ruang adalah ukuran yang menyatakan seberapa banyak ruang
yang ditempati oleh bangun ruang tersebut. Satuan volume adalah kubus satuan atau
kubik.
▪ Limas adalah bangun ruang yang dibentuk oleh segi banyak dan segitiga-segitiga yang
menghubungkan sisi-sisi segi banyak tersebut dengan satu titik yang tidak sebidang
dengan segi banyak tersebut.
▪ Lingkaran adalah kumpulan semua titik pada bidang yang memiliki jarak sama
terhadap titik tertentu. Titik tertentu ini selanjutnya disebut dengan pusat lingkaran.
▪ Kerucut adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah sisi lengkung dan sebuah sisi
alas berbentuk lingkaran
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3A. Jakarta:Erlangga, 2018.
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3B. Jakarta:Erlangga, 2018.
Anton, H., & Rorres, C. Elementary Linear Algebra (11th ed.). Canada:Anton Textbooks,
Inc., 2014.
As’ari, Abdur Rahman, Mohammad Tohir, Erik Valentino, Zainul Imron,and Ibnu Taufiq.
Matematika Kelas VIII Semester 1. SIBI – SistemInformasi Perbukuan Indonesia.
Jakarta: Pusat Kurikulum danPerbukuan, Balitbang, Kemendikbud, 2017.
[Link]
Bakker, Arthur, Monica Wijers, and Gail Burrill. “Second Chance.” [Link] Mathematics
in Context, edited by Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal
Institute. Chicago, IL: EncyclopædiaBritannica, Inc., 2006.
Bertsekas, Dimitri P., and John N. Tsitsiklis. Introduction to Probability.2nd ed. Belmont,
MA: Athena Scientific, 2008.
Black, Keith, Ryan, Alison, Haese, Michael, Haese Robert, Haese, Sandra,Humphries,
Mark. IGCSE Cambridge International [Link]: Haese & Haris
Publication, 2009.
BPS. Statistik Indonesia 2022. Jakarta: Badan Pusat Staistik, [Link], John D., and
Kenneth W. Johnson. Physics. 9th ed. Hoboken, NJ:John Wiley & Sons, 2012.
Greenwood, David, Sara Wooley, Jenny Vaughan, Franca Frank, andJenny Goodman.
Essential mathematics for the Australian Curriculumyear 10. Cambridge
University Press, 2011.
Desmos. “Rigid Transformations and Congruence.” DesmosClassroom Activities, 2020.
[Link]
Ditjen Dukcapil. “Dirjen Dukcapil: Indonesia Miliki Bank Data 37,9 JutaGolongan
Darah.” Ditjen Dukcapil Kemendagri, April 15, 2021.
[Link]
bank-data-379-juta-golongan-darah.
English, Lyn D., Peter Hudson, and Les Dawes. “Engineering-BasedProblem Solving in
the Middle School: Design and Construction withSimple Machines.” Journal of
Pre-College Engineering EducationResearch (J-PEER) 3, no. 2 (2013): Article 5.
[Link]
Gill, Richard David. “Monty Hall Problem.” StatProb: The EncyclopediaSponsored by
Statistics and Probability Societies, 2011.
[Link]
[Link].
Harel, Guershon. “Common Core State Standards for Geometry: AnAlternative
Approach.” Notices of the American Mathematical Society61, no. 1 (2014): 24–35.
[Link]
Illustrative Mathematics. “5.1 Finding Volume.” Illustrative Mathematics,2019.
[Link]
ml
Illustrative Mathematics. “6.1 Are and Surface Area.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.1 Rigid Transformations and Congruence.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.2 Dilations, Similarity, and Introducing Slope.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.4 Linear Equations and Linear Systems.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.5 Function and Volume.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “Geo.5 Solid Geometry.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Kindt, Martin, Abels, M., Spence, Mary S., Brinker, Laura J., and Burrill,Gail. Packages
and polygons. In Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal Institute
(Eds.), Mathematics in [Link]: Encyclopædia Britannica, Inc., 2006.
Kristanto, Yosep Dwi, and Russasmita Sri Padmi. Super Modul MatematikaSMP/MTs
Kelas VII, VIII, IX. Jakarta: Gramedia WidiasaranaIndonesia, 2018.
Kristanto, Yosep Dwi. Metode Statistik: Jilid 1. Yogyakarta: PT Kanisius,2021.
Morrison, Karen, and Nick Hamshaw. Cambridge IGCSE MathematicsCore and Extended
Coursebook. 2nd ed. Cambridge: CambridgeUniversity Press, 2018.
Nugroho H, dkk. Matematika untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: PusatPerbukuan Departemen
Pendidikan Nasional, 2009.
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 3.8.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 8.1.” Open Up Resources,2019.
[Link]
/[Link].
Open Up Resources. “Grade 8 Mathematics, Unit 4.10.” Open UpResources, 2019.
[Link]
0/[Link].
Pishro-Nik, Hossein. Introduction to Probability, Statistics, and RandomProcesses. Blue
Bell, PA: Kappa Research, 2014.
Quinn, Robert J., and Stephen Tomlinson. “Random Variables:Simulations and Surprising
Connections.” The Mathematics Teacher92, no. 1 (1999): 4–9.
[Link]
Rukmana, Indra, and Wahid Rasyid Saputra. “Transformasi Geometri.”GeoGebra,
September 4, 2022. [Link]
Serra, M. Discovery Geometry An Investigative Approach. Emeryville,CA: Key
Curriculum Press, 2008.
Setiawan & Widdiharto R. Kapita Selekta Pembelajaran Aljabar KelasVIII SMP.
Yogyakarta: PPPPTK, 2009.
SMILE. “Probability.” STEM Learning. SMILE, 2009.
[Link]
Soebagyo J. Matematika Teknik Aljabar Linear dan Matriks. Bandung:Manggu Makmur
Tanjung Lestari, 2020.
Spence L, Insel A, Friedberg S. Elementary Linear Algebra a MatrixApproach. England:
Pearson Education Limited, 2014.
Subchan, Winarni, M. Setirjo Winarko, Lukman Hanafi, MuhammadSyifa`ul Mufid,
Kistosil Fahim, and Wawan Hafid [Link] Kelas IX. SIBI - Sistem
Informasi Perbukuan [Link]: Pusat Kurikulum dan Perbukuan,
Balitbang, [Link] November 19, 2022.
[Link]
Sullivan, Patrick. “Is the Last Banana Game Fair?” Mathematics Teacher:Learning and
Teaching PK-12 113, no. 1 (2020): 33–38. [Link]
Suprihatin, Tatin. “Sistem Persamaan Linear Dua Variabel.” SumberBelajar Kemdikbud,
October 9, 2021.
[Link]
4aabca282ef6a4730.
Surles, William, Jake Crosby, Jonathan McNeil, Malinda SchaeferZarske, and Carleigh
Samson. “Launch into Learning: Catapults!”TeachEngineering. Regents of the
University of Colorado,
[Link]://[Link]/lessons/view/cub_catapult_lesson01.
Swokowski E. W, Cole J. A. Algebra and Trigonometry with AnalyticGeometry, Classic
Twelfth Edition, 2010.
United Nations. “Documentation and Downloads.” Human DevelopmentReports, 2022.
[Link]
Watson, Jane, Noleine Fitzallen, Suzie Wright, and Ben Kelly.“Characterizing Student
Experience of Variation Within a STEMContext: Improving Catapults.” Statistics
Education Research Journal21, no. 1 (2022): Article 9.
[Link]
Mengetahui, ……..,...............................20..
Kepala Sekolah ....................... Guru Mata Pelajaran
................................................ ................................................
NIP. ................................................ NIP. ................................................