Modul Ajar IPAS: Daerah dan Alam SD
Modul Ajar IPAS: Daerah dan Alam SD
KURIKULUM MERDEKA
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : SALAHUDDIN, [Link]
Instansi : SDN No.19 Tamerimbi
Tahun Penyusunan : 2024
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
Fase/Kelas : B/4
BAB : 5. Cerita Tentang Daerahku
Topik : C. Daerahku dan Kekayaan Alamnya
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
B. KOMPETENSI AWAL
Peserta didik dapat mendeskripsikan, mengidentifikasi dan menunjukkan kekayaan alam yang
ada di daerah tempat tinggalnya.
E. DISKRIPSI UMUM
Modul ini disusun untuk membantu peserta didik dalam menujukkan lokasi daerahnya dalam peta
digital, mendeskripsikan, mengidentifikasi dan menunjukkan kekayaan alam yang ada di daerah
tempat tinggalnya. Kemudian secara berkelompok peserta didik akan berdiskusi dan melakukan
permainan untuk mengetahui dan menyimpulkan hubungan pengaruh geografis dengan kekayaan
alam di daerah tempat tinggalnya.
F. PRASYARAT
Peserta didik sebaiknya telah mempunyai kebiasaan beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis, mengeluarkan ide-ide secara mandiri, serta bekerja sama.
KOMPONEN INTI
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pemahaman Di akhir fase ini, peserta didik menjelaskan tugas, peran, dan tanggung jawab
IPAS (sains dan sebagai warga sekolah serta mendeskripsikan bagaimana interaksi sosial yang
sosial) terjadi di sekitar tempat tinggal dan sekolah. Peserta didik mengidentifikasi
ragam bentang alam dan keterkaitannya dengan profesi masyarakat.
D. PEMAHAMAN BERMAKNA
Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengetahui tempat tinggalnya, mendeskripsikan
kekayaan alam yang ada di daerah tempat tinggalnya serta dapat menghubungkan pengaruh
geografis dengan kekayaan alam di daerah tempat tinggalnya.
E. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Apa kalian tahu, dimanakah lokasi tempat tinggal kalian berada? Desa, Kecamatan, Kabupaten
dan Provinsinya apa?
2. Pernahkah kalian ikut menemani ibu berbelanja di pasar? Apa saja yang kalian jumpai di dalam
pasar?
F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
KEGIATAN PENDAHULUAN
1. Guru memberi salam dan menanyakan kabar dari peserta didik.
2. Guru meminta salah satu peserta didik untuk memimpin berdoa. (Beriman, bertakwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia)
3. Guru melakukan pemeriksaan kehadiran peserta didik dengan mengabsen.
4. Guru bersama peserta didik menyanyikan lagu Nasional “Dari Sabang Sampai Merauke”
bersama-sama
5. Guru mengingatkan pembelajaran yang lalu dan mengaitkan materi (aperspsi)
6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran kepada peserta didik tentang apa yang akan dipelajari
hari ini tentang “Daerahku dan Kekayaan Alamnya”
7. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik dan melakukan ice breaking dengan “tepuk
semangat”.
8. Guru memberikan tes pemahaman awal pembelajaran dengan memberikan pertanyaan kepada
siswa
9. Peserta didik menjawab pertanyaan pemantik yang diberikan oleh guru (Bernalar kritis)
a. Apa kalian tahu, dimanakah lokasi tempat tinggal kalian berada? Desa, Kecamatan,
Kabupaten dan Provinsinya apa?
b. Pernahkah kalian ikut menemani ibu berbelanja di pasar? Apa saja yang kalian jumpai di
dalam pasar?
10. Guru memberikan tes pemahaman awal pembelajaran dengan mengajukan beberapa pertanyaan
KEGIATAN INTI
Fase 1 : Orientasi peserta didik pada masalah
1. Peserta didik mengamati slide PPT tentang Daerahku dan Kekayaan Alamnya yang ditunjukkan
oleh guru. (Mengamati)
2. Peserta didik dan guru melakukan tanya jawab tentang PPT yang diamati dan memberikan
pertanyaan.
- Coba kalian tunjukkan lokasi tempat tinggal daerahmu dengan menggunakan peta digital!
- Kekayaan alam apa saja yang ada di daerah sekitar tempat tinggal kalian yang kamu tahu?
3. Guru memberikan motivasi dan arahan agar peserta didik bisa menjawab pertanyaan
dengan benar
4. Peserta didik mencoba menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru (Mandiri)
5. Guru bersama peserta didik merumuskan permasalahan terkait PPT yang diamati yaitu tentang
“Daerahku dan Kekayaan Alamnya”
6. Guru mengajak siswa untuk mengetahui jawabannya dengan mengerjakan LKPD
KEGIATAN PENUTUP
17. Peserta didik dan guru menyimpulkan pembelajaran tentang materi Daerahku dan Kekayaan
Alamnya.
18. Guru melakukan refleksi dari keseluruhan kegiatan pembelajaran.
19. Guru melakukan evaluasi pembelajaran. (Mandiri / Asesmen formatif)
20. Guru memberikan motivasi serta mengingatkan materi yang akan dipelajaripada pertemuan
yang akan datang
21. Guru bersama peserta didik menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
G. REFLEKSI
Refleksi Untuk Peserta Didik
1. Apa kekayaan daerah kalian yang paling penting? Mengapa?
Bervariasi, tergantung pada kekayaan daerah masing-masing. Alasannya pun bervariasi,
karena menjadi sumber perekonomian untuk masyarakat atau dapat memenuhi
kebutuhan masyarakat daerah, dan sebagainya.
2. Adakah keterkaitan antara kenampakan alam daerah tempat tinggalmu dengan potensi kekayaan
alam yang dimiliki daerah kalian? Coba ceritakan dengan singkat.
Ada. Ceritanya akan bervariasi, namun intinya adalah bentang alam sangat berkaitan erat
atau berhubungan dengan ketersediaan kekayaan alam yang ada di sana.
3. Menurut kalian, seberapa penting mengelola kekayaan alam dengan bijak? Mengapa?
Sangat penting, supaya kekayaan alam dapat termanfaatkan dengan baik, tetap terjaga
ketersediaannya dan juga kualitasnya.
4. Apa hal yang dapat diupayakan untuk menjaga kelestarian kekayaan alam yang dimiliki
daerahmu, hingga dapat terus dinikmati oleh generasi berikutnya?
Memanfaatkan dengan bijak, tidak serakah dalam penggunaannya, menggunakan sesuai
kebutuhan dan hemat agar kekayaan alam yang ada di daerah sekitar kita tidak akan cepat
habis.
F. ASESMEN/ PENILAIAN
Asesmen Formatif
Petunjuk!
1. Peserta didik dibagi ke dalam 4 kelompok yang terdiri dari 4 orang.
2. Setiap kelompok akan mendapatkan set permainan yang berisi: Papan permainan,
dadu,pion, dan kartu permainan
3. Guru mentukan urutan bermain sebelum memulai.
4. Sesaat sebelum pemain yang mendapat giliran pertama melempar dadu, pemain yang
mendapat giliran kedua akan mengambil tumpukan kartu yang paling atas, lalu
membacakan tantangan pada kartu untuk dijawab oleh pemain yang akan melempar
dadu.
5. Jika pemain memberikan jawaban yang tepat, boleh melanjutkan melempar dadu dan
melangkahkan pionnya untuk maju sesuai angka yang ditunjukkan pada dadu. Jika
jawaban salah, kesempatan melempar dadu pada putaran tersebut hangus, dan
kesempatan diberikan pada pemain berikutnya.
6. Kartu yang sudah dibacakan, dikembalikan lagi pada tumpukan paling bawah. Begitu
pun seterusnya.
7. Teman-temanmu yang akan menjadi penilai dari jawabanmu. Beberapa kartu merupakan
kartu bonus, sehingga kamu dapat maju dengan melewatkan tantangan.
8. Ramaikan permainan ini dengan kejujuran dan sportivitas. Selamat berjuang! Maju terus,
pantang mundur!
Hasil Kesimpulan :
SOAL EVALUASI DAN SOAL EVALUASI
3. Melalui
kegiatan diskusi,
peserta didik
dapat
menyimpulkan
hubungan
pengaruh
geografis
dengan kekayaan
alam didaerah
tempat
tinggalnya
dengan
tepat.
C. SOAL EVALUASI
SOAL EVALUASI
Nama : ………………………….…
No. Absen : ……………....................
Kelas : IV
BUTIR SOAL
1. Coba jelaskan dimanakah lokasi tempat kalian berada?
2. Sebutkan kekayaan alam yang ada di daerahmu yang pernah kalianjumpai?
3. Menurut kalian, apa kekayaan dari daerahmu yang paling penting?Mengapa?
4. Menurut kalian, seberapa penting mengelola kekayaan alam dengan bijak?Mengapa?
5. Apa saja yang sudah dilakukan masyarakat untuk memanfaatkankekayaan alam
di daerah tempat tinggal kalian?
JAWABAN
1. Jawaban bisa bervariasi dari peserta didik sesuai dengan lokasi tempat tinggalnya.
2. Tumbuhan (mangga, rambutan, semangka, padi, jagung dll), hewan (sapi, kambing, ayam,
bebek)
3. Kebijaksanaan guru. Jawaban bervariasi. karena menjadi sumber perekonomian untuk
masyarakat atau dapat memenuhi kebutuhan masyarakat daerah Salah satu kekayaan di
daerah saya di Kabupaten Tulungagung adalah pantai gemah, pantai sine, pantai popoh.
Karena pantai yang ada di Tulungagung sebagai salah satu tempat wisata, olahraga dan juga
sebagai sumber perekonomian bagi daerah sekitarnya. Batu marmer yang terkenal di
Tulungagung digunakan untuk kerajinan seperti : lantai, perabot rumah, asesoris. Bambu
dibuat kerajinan perabot rumah, alat dapur dan juga digunakan untuk alat musik seperti
angklung. Pohon kelapa bisa digunakan untuk membuat minyak goreng. Tebu untuk
pembuatan gula.
4. Sangat penting, kekayaan alam harus dikelola dengan bijak agar tetap terjaga
ketersediaannya dan juga kualitasnya, tidak boleh berlebihan dalam menggunakannya agar
tidak cepat bisa habis.
5. Ada yang membuat kerajinan dari batu marmer, mengolah hasil pertanian di sawah atau
kebun seperti sayur, buah, padi, jagung, cabe dll
2.
3.
4.
5.
Tahukah kalian bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki ragam bentang alam yang berbeda-beda?
Lalu, tahukah kalian, bahwa hal ini pun berpengaruh terhadap potensi sumber daya yang dimiliki oleh
masing-masing daerah?
Bentang alam disetiap daerah berbeda-beda sesuai dengan letak geografisnya. Contoh bentang alam
/ kenampakan alam yang bisa kita temui antara lain :
1. Pegunungan
Daerah pegunungan dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, perkebunan, dan kehutanan. Selain itu,
daerah pegunungan dimanfaatkan untuk sektor pariwisata, rekreasi, dan olahraga. Pemanfaatan
daerah pegunungan untuk perekonomian dan usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Misalnya:
Pegunungan Dieng (Jawa Tengah) digunakan oleh masyarakat sebagai lahan pertanian kentang,
Puncak Bogor (Jawa Barat) untuk lahan perkebunan teh, Pegunungan Bromo (Jawa Timur) untuk
rekreasi, dan Pegunungan Jayawijaya (Papua) untuk jalur pendakian dan tambang emas.
2. Dataran rendah
Dataran rendah dimanfaatkan masyarakat untuk lahan pertanian, peternakan, perikanan,
perkebunan, perkantoran, industri, perdagangan dll. Pemanfaatan dataran rendah untuk aktivitas
perekonomian misalnya: Karawang (Jawa Barat) sebagai pusat industri, Jakarta untuk pusat
perkantoran dan perdagangan, Semarang (Jawa Tengah) untuk perikanan/tambak, dan Provinsi
Riau, Jambi, Sumatera Selatan (Pulau Sumatera) untuk perkebunan kelapa sawit.
3. Pantai dan laut
Pantai dan laut dimanfaatkan sebagai tempat pariwisata, perikanan, perdagangan, transportasi,
olahraga, industri dll. Contoh pemanfaatan pantai untuk kegiatan perekonomian adalah: Pantai di
Pulau Bali untuk pariwisata, perdagangan dan perhotelan, Pantai di Selatan Pulau Jawa (Kebumen)
menghasilkan sarang burung walet, Pantai di wilayah Pantura Jawa (Indramayu, Cirebon, Brebes,
Tegal) untuk perikanan tambak dan air payau. Contoh pemanfaatan wilayah laut misalnya: Selat
Bali sebagai jalur transportasi masyarakat dari Pulau Jawa ke Pulau Bali, laut di Kepulauan Natuna
(Kepulauan Riau) untuk pertambangan minyak bumi dll.
4. Sungai
Sungai digunakan masyarakat sebagai jalur transportasi, perdagangan, perikanan, olahraga, irigasi,
dan PLTA. Pemanfaatan sungai di Indonesia, misalnya: Sungai Kapuas (Kalimantan Barat)
sebagai jalur transportasi, Sungai Musi (Sumatera Selatan) untuk perdagangan, Sungai Opak
(DIY) untuk wahana olahraga, Sungai Bengawan Solo untuk irigasi dll.
5. Danau dan Waduk
Danau dan waduk dimanfaatkan untuk perikanan, pariwisata, olahraga, irigasi, PLTA.
Pemanfaatan danau dan waduk di Indonesia antara lain: Danau Toba (Sumatera Utara) untuk
pariwisata dan irigasi, Waduk Jatiluhur (Jawa Barat) untuk PLTA, Waduk Gajah Mungkur (Jawa
Tengah) untuk sarana irigasi.
Kabupaten Tulungagung, misalnya, memiliki bentang alam yang terdiri dari dataran tinggi, dataran
rendah, dan beberapa daerahnya berbatasan langsung dengan pantai lautan.
kek
Curah hujan yang rendah juga, di dataran Kabupaten Tulungagung, padi, jagung, kacang tanah,
semangka, cabe, bawang merah dan bawang merah dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Bambu juga termasuk sumber daya alam yang banyak dimanfaatkan. Perabotan rumah tangga,
perabotan dapur, dan dinding rumah terbuat dari bambu. Bukan hanya itu, bambu juga digunakan
sebagai alat musik dan bahan membuat mainan.
Di daerah kalian, pasti ada sesuatu yang bisa dan biasa dimanfaatkan penduduknya. Bisa berupa
tumbuhan atau hewan. Bisa juga sungai, danau, rawa, gunung, dan sebagainya.
Jadi penasaran ya, apa saja kekayaan alam yang ada di daerah kita?
Yuk, kita jelajahi bersama!
ALAT PERAGA
DAFTAR PUSTAKA
Amalia Fitri, dkk 2021. Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial UntukSD Kelas
IV. Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Radjiman dan Triyono, A. 2009. BSE Ilmu Pengetahuan Sosial 4 untuk Sekolah Dasar Kelas IV.
Jakarta: Pusat Perbukuan, Depdiknas
Kuswanto. 2008. Ilmu Pengetahuan Sosial Untuk Sekolah Dasar/MI Kelas IV. Bandung: Pusat
Perbukuan Depdiknas.
Ash, Doris. 1999. The Process Skills of Inquiry. National Science Foundation, USA.
Loxley, Peter, Lyn Dawes, Linda Nicholls, dan Babd Dore. 2010. Teaching Primary [Link]
Education Limited.
Murdoch, Kath. 2015. The Power of Inquiry: Teaching and Learning with Curiosity, Creativity,and
Purpose in the Contemporary Classroom. Melbourne, Australia. Seastar Education.
Pearson Education Indonesia. 2004. New Longman Science 4. Hongkong: Longman HongKong
Education.
Tjitrosoepomo, Gembong. 2016. Morfologi Tumbuhan. Yogyakarta: Gadjah Mada UniversityPress.
Winarsih, Sri. 2019. Seri Sains Perkembangbiakan Makhluk Hidup. Semarang: Alprin.
[Link] pada 13 Oktober 2020.
[Link] pada 13 Oktober 2020.
[Link] Diunduh pada 13 Oktober 2020.
[Link] Diunduh
pada 13 Oktober 2020.
[Link] Diunduh pada 14Oktober 2020.
[Link] Diunduh pada 14 Oktober 2020.
[Link] Diunduh pada 14 Oktober2020.
[Link] Diunduh pada 14 Oktober 2020.
[Link] Diunduh pada 14 Oktober 2020.
[Link] Diunduh pada 14 Oktober 2020.
[Link] Diunduh pada 31Oktober 2020.
[Link] Diunduh pada 31Oktober 2020.
[Link] Diunduh pada 31
Oktober 2020.
[Link] Diunduh pada5 November
2020.
[Link]
ng_and_ingestion_by_orangutans_on_germination_success_of_peat_forest_plants/. Diunduh
pada 5 November 2020.