0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan41 halaman

Unsur Bunyi dalam Pembelajaran Musik

Modul ajar Seni Musik untuk kelas II SD IT Al-Fatihh ini disusun oleh Tegar Surya Hendrajit S.Pd dan bertujuan untuk mengenalkan siswa pada aneka bunyi di sekitar mereka serta mengembangkan kreativitas dan apresiasi terhadap keragaman budaya. Pembelajaran mencakup eksplorasi bunyi, pengelompokan ragam bunyi melodis dan ritmis, serta praktik langsung menggunakan alat musik. Metode yang digunakan termasuk ceramah interaktif, diskusi, eksperimen sederhana, dan kerja kelompok.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan41 halaman

Unsur Bunyi dalam Pembelajaran Musik

Modul ajar Seni Musik untuk kelas II SD IT Al-Fatihh ini disusun oleh Tegar Surya Hendrajit S.Pd dan bertujuan untuk mengenalkan siswa pada aneka bunyi di sekitar mereka serta mengembangkan kreativitas dan apresiasi terhadap keragaman budaya. Pembelajaran mencakup eksplorasi bunyi, pengelompokan ragam bunyi melodis dan ritmis, serta praktik langsung menggunakan alat musik. Metode yang digunakan termasuk ceramah interaktif, diskusi, eksperimen sederhana, dan kerja kelompok.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

Kurikulum Merdeka

Kesenian Musik

Fase A - Kelas II

Disusun Oleh:
Tegar Surya Hendrajit [Link]

TAHUN 2025/2026

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


MODUL AJAR SENI MUSIK

I. INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : Tegar Surya Hendrajit [Link]
Nama Sekolah : SD IT Al-Fatihh
Tahun Penyusunan : 2025
Modul Ajar : Seni Musik
Fase/Kelas : A/II
Alokasi Waktu : 6 JP x 35 menit (3 Pertemuan)

B. KOMPETENSI AWAL
1. Guru mampu membimbing siswa untuk mengenal aneka bunyi di sekitarnya,
menemukan warna bunyi, mempraktikkan cara menghasilkan bunyi.
2. Guru mampu membimbing siswa untuk mengelompokkan ragam bunyi melodis,
menirukan melodis yang di perkenalkan guru, mempraktikkan cara menghasilkan
bunyi pada alat musik.

C. DELAPAN DIMENSI PROFIL LULUSAN

1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME.


Mengenal aneka bunyi di lingkungan mencerminkan rasa syukur kepada Allah
atas keindahan ciptaan-Nya, termasuk keragaman bunyi yang ada di alam
semesta.
2. Kewargaan
Mengelompokkan ragam bunyi melodis melatih peserta didik menjadi warga
yang menghargai keragaman budaya bangsa dan memahami pentingnya nilai-
nilai kebangsaan.
3. Kreativitas
Menghasilkan bunyi dari benda di sekitar melibatkan kreativitas dalam
mengeksplorasi cara-cara baru untuk menciptakan bunyi yang unik dan
bervariasi.
4. Penalaran Kritis
Mempraktikkan cara menghasilkan bunyi melibatkan kemampuan analisis untuk
memahami hubungan antara teknik, bunyi, dan estetika secara logis.
5. Kolaborasi
Aktivitas ini sering dilakukan dalam kelompok, sehingga melatih peserta didik
untuk bekerja sama, mendengarkan, dan saling bertukar ide tentang keragaman
bunyi.
6. Kemandirian

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


Mengenal aneka bunyi secara mandiri mencerminkan kemandirian peserta didik
dalam mempelajari dan menghargai lingkungan sekitar.
7. Kesehatan
Aktivitas ini mendukung perkembangan kesehatan mental dan emosional peserta
didik melalui pengalaman artistik yang menyenangkan dan menenangkan.
8. Komunikasi
Menyampaikan temuan tentang warna bunyi melatih kemampuan komunikasi
verbal peserta didik untuk menjelaskan ide dan pengalaman secara jelas dan
efektif.

D. SARANA DAN PRASARANA/ALAT DAN BAHAN


1. Laptop
2. LCD Projector
3. Jaringan Internet/Wifi
4. Buku Guru kelas II Seni Musik serta sumber referensi lain
5. Media Ajar Guru Indonesia dari SCI MEDIA
6. Alat bantu audio (speaker)
7. Infocus
8. Video contoh-contoh yang berkaitan dengan materi yang bisa diakses melalui
youtube atau google dengan kata kunci: mengenal bunyi-bunyian, bunyi benda,
bunyi alat music, bunyi alam dan bunyi buatan
9. Video contoh-contoh yang berkaitan dengan materi yang bisa diakses melalui
youtube atau google dengan kata kunci: mengenal alat musik tradisional,
mengenal alat musik rekorder, mengenal alat music pianika, mengenal alat music
bellyra, mengenal bunyi melodis
10. Rekorder, pianika, dan bellyra
11. Gambar alat musik melodis Nusantara, alat musik ritmis Nusantara dan
mancanegara
12. Rebana
13. Kertas berwarna ukuran 15 cm x 15 cm (5 warna)
14. Lingkungan sekolah

E. TARGET PESERTA DIDIK


Peserta didik reguler (bukan berkebutuhan khusus)

F. MODEL PEMBELAJARAN
1. Tatap Muka
2. Discovery Learning

G. PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


H. METODE PEMBELAJARAN
Pertemuan 1 Ceramah Interaktif & Audiovisual, Diskusi Terbimbing dan
Tanya Jawab, Eksperimen Sederhana & Observasi Lapangan,
Penugasan Mandiri & Diskusi, Presentasi Lisan & Refleksi
Kelas.
Pertemuan 2 Demonstrasi Interaktif, Diskusi dan Tanya Jawab Terbuka,
Ceramah Interaktif, Praktik Langsung, Refleksi dan Presentasi
Lisan.
Pertemuan 3 Demonstrasi alat musik, Diskusi terbuka, Kerja kelompok
berbasis proyek musik, Unjuk kerja kelompok, Presentasi visual.

II. KOMPETENSI INTI

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik mampu mengenal aneka bunyi di sekitarnya sebaga bentuk
mencintai lingkungan.
2. Peserta didik mampu menemukan warna bunyi dari lingkungan sekitarnya guna
menghargai keragaman bunyi sebagai benti sikap toleransi terhadap kehidupan
3. Peserta didik mampu mempraktikkan cara menghasilkan bunyi dari benda di
sekitarnya agar mendapatkan pengalaman artistik dan rasa estetik.
4. Peserta didik mampu mengelompokkan ragam bunyi melodis guna menambah
wawasan tentang keragaman budaya Indonesia.
5. Peserta didik mampu menirukan bunyi melodis yang diperkenalakan oleh guru.
6. Peserta duduj mampu mempraktikkan cara menghasilkan bunyi pada alat musik
melodis yang diperkenelakan oleh guru agar dapat mengalami secara langsung
pengalaman artistik dan perasaan estetik.
7. Peserta didik mampu mengelompokkan ragam bunyi ritmis guna menambah
wawasan tentang keragaman budaya Indonesia
8. Peserta didik mampu menirukan bunyi ritmia yang diperkenalkan oleh guru.
9. Peserta didik mampu mempraktikan cara menghasilkan bunyi pada alat musik
ritmis yang diperkenalkan oleh guru agar dapat mengalami secara langsung
pengalaman artistik dan perasaan astetik.

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Elemen Mengalami (Experiencing)
 Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengidentifikasi dan merespon unsur-
unsur bunyimusik nada dan irama baik yang menggunakan anggota tubuh
maupun yang menggunakan alat musik ritmis dan melodis.
Elemen Merefleksikan (Reflecting)
 Pada akhir fase ini, peserta didik mampu memberikan tanggapan atau umpan
balik mengenai praktik bermusik dirinya atau orang lain dengan menggunakan
bahasa sehari-hari.
Elemen Berpikir dan Bekerja Secara Artistik (Thinking and Working
Artistically)
BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi
 Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengimitasi pola irama dan bunyi
dasar ragam alat musik ritmis atau melodis. Peserta didik mampu
mengidentifikasi ragam alat musik dan bunyi yang dihasilkannya. Peserta didik
mengetahui cara memainkan dan membersihkan instrumen musik yang
digunakannya.
Elemen Menciptakan (Creating)
 Pada akhir fase ini, peserta didik mampu memproduksi bunyi dan mengimitasi
pola irama menggunakan anggota tubuh atau alat musik ritmis dan melodis
yang tersedia di lingkungan sekitar.
Elemen Berdampak (Impacting) bagi diri sendiri dan orang lain
 Pada akhir fase ini, peserta didik menjalankan praktik bermusik yang
memberikan dampak positif bagi dirinya.

C. PEMAHAMAN BERMAKNA
Peserta didik melatih keterampilan motorik, konsentrasi, dan koordinasi gerak
melalui pola ritme. Selain itu, mereka belajar tentang keteraturan, kedisiplinan, dan
kerja sama saat bermain musik bersama. Pengalaman ini juga menumbuhkan rasa
percaya diri, melatih kepekaan terhadap irama dalam komunikasi maupun aktivitas
fisik, serta memperkaya ekspresi diri dan kemampuan berkreasi secara
menyenangkan.

D. PERTANYAAN PEMANTIK
Mindful Learning
1. Apa bunyi-bunyi yang biasa kamu dengar ketika berada di rumah atau di
sekolah? Apakah kamu pernah memperhatikan dari mana bunyi itu berasal?
2. Kalau kamu dengar bunyi alat musik, apa yang kamu rasakan?
3. Apa yang kamu rasakan ketika mendengar bunyi ritmis dari alat musik seperti
rebana?
Meaningful Learning
4. Apakah kamu pernah mendengar bunyi yang berasal dari alam, seperti angin,
hujan, atau burung? Bagaimana menurutmu bunyi-bunyi itu bisa terjadi?
5. Apa alat musik yang sering kamu lihat di rumah atau sekolahmu?
6. Apa alat musik ritmis yang sering kamu lihat di acara-acara budaya atau
keagamaan? Bagaimana cara alat musik itu dimainkan?
Joyful Learning
7. Kalau kamu bisa membuat bunyi sendiri dari benda-benda di sekitarmu, apa
yang ingin kamu coba?
8. Alat musik mana yang paling menarik buatmu? Kenapa?
9. Jika kamu bisa memainkan alat musik ritmis apa saja, alat musik mana yang
paling ingin kamu coba?

E. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi
1. Guru menyiapkan kebutuhan pembelajaran seperti Media Ajar guru Indonesia
dari SCI MEDIA, menyiapkan lembar kerja peserta didik, dsb.
2. Guru mengingatkan peserta didik untuk mempersiapkan buku teks, laptop, alat
dan bahan yang dibutuhkan.

F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama (2 JP x 35 menit)
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam dan meminta salah satu peserta didik menit
memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan penegasan oleh guru
tentang pentingnya berdoa sebelum memulai suatu kegiatan dalam
rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa Tuhan
Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
2. Guru menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek
kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta
menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
(Joyful Learning)
3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik berbasis deep learning:
 Mindful Learning
Apa bunyi-bunyi yang biasa kamu dengar ketika berada di
rumah atau di sekolah? Apakah kamu pernah memperhatikan
dari mana bunyi itu berasal?
 Meaningful Learning
Apakah kamu pernah mendengar bunyi yang berasal dari alam,
seperti angin, hujan, atau burung? Bagaimana menurutmu bunyi-
bunyi itu bisa terjadi?
 Joyful Learning
Kalau kamu bisa membuat bunyi sendiri dari benda-benda di
sekitarmu, apa yang ingin kamu coba?
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik:
 "Adakah di antara kalian yang tahu apa itu bunyi? Coba berikan
contohnya!"
 "Menurutmu, apakah semua bunyi berasal dari alam? Jelaskan
pendapatmu."
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa
saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses
pembelajaran.
Kegiatan Inti 50
Sintaks 1: Stimulasi/Pemberian Rangsangan menit
Metode: Ceramah Interaktif & Audiovisual
1. Guru menampilkan gambar atau video yang sudah dipersiapkan
untuk pembelajaran menggunakan laptop, infocus, dan pengeras
suara.
 Unsur Mindful Learning: "Fokuslah pada setiap detail bunyi.
Apa yang membuatmu merasakan pentingnya eksplorasi ini?"
2. Guru mempersilahkan siswa untuk memperhatikan gambar dan
menyimak video yang ditayangkan mengenai bunyi dan sumber-

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
sumber bunyi di sekitar.

Sintaks 2: Identifikasi Masalah


Metode: Diskusi Terbimbing dan Tanya Jawab
3. Guru menjelaskan mengenai bunyi yang berasal dari alam dan
bunyi hasil buatan manusia.
Guru menjelaskan bahwa bunyi adalah sesuatu yang terdengar atau
tertangkap oleh telinga. Bunyi ada yang berasal dari alam dan ada
yang dari buatan manusia. Bunyi yang berasal dari alam seperti
bunyi angin (angin bertiup-tiup sepo, angin bertiup kencang),
ombak (ombak menggulung, ombak surut), air (air hujan, air sungai
mengalir) hewan dan lainya. Sedangkan bunyi yang berasal dari
buatan manusia seperti (manusia bernyanyi, bertepuk tangan,
instrumen musik).
 Unsur Meaningful Learning: "Gerakan ini tidak hanya
melatih kepekaan telinga, tetapi juga mengajarkan kita untuk
selalu peka terhadap lingkungan."
4. Setelah mendengarkan penjelasan guru, memperhatikan gambar,
dan menyimak video, guru memberikan kesempatan siswa untuk
bertanya atau menuangkn apa yang mereka pikirkan atau penilaian
terhadap apa yang mereka lihat pada tayangan tersebut.

Sintaks 3: Pengumpulan Data


Metode: Eksperimen Sederhana & Observasi Lapangan
5. Guru membentuk kelompok kecil di kelas guna menumbuhkan rasa
sosial.
6. Guru mengajak siswa untuk melakukan aktivitas eksplorasi bunyi
benda-benda di dalam kelas maupun luar kelas guna membangun
dimensi kreatif dalam diri siswa. Eksplorasi bunyi didalam kelas
seperti bunyi dari meja, kursi, botol minum, sendok, lantai, dinding,
penggaris, pensil dan lain-lainya. Guru menjelaskan pada siswa
satu buah media seperti meja dapat menghasilkan beberapa warna
bunyi, misalnya warna bunyi bagiaan atas meja saat dipukul dengan
sendok, akan berbeda warna bunyi Ketika meja di pukul
menggunakan penggaris. Begitu juga ketikan bagian bagian bawah
dan kaki meja di pukul dengan media yang lain. Hal tersebut
dikarenakan bentuk, ukuran, bahan dasar sebuah benda dapat
mempengaruhi bunyi. Eksplorasi di luar kelas seperti menemukan
warna bunyi pada kayu, batu, kucing, ayam, botol bekas, dan lain-
lain.
 Unsur Joyful Learning: "Mari kita temukan bunyi-bunyi unik
di sekitar kita! Rasakan betapa serunya eksplorasi ini!"
 Diferensiasi Proses:
 Peserta Didik dengan Gaya Belajar Visual: Sediakan
poster atau gambar yang menunjukkan sumber-sumber
bunyi.
 Peserta Didik dengan Gaya Belajar Kinestetik: Ajak
peserta didik untuk langsung mempraktikkan gerakan secara
bertahap.
 Diferensiasi Produk:
 Peserta Didik dengan Kemampuan Rendah: Membuat

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
daftar sederhana tentang sumber bunyi yang ditemukan.
 Peserta Didik dengan Kemampuan Tinggi: Membuat
cerita kreatif tentang bagaimana bunyi dapat digunakan
dalam kehidupan sehari-hari.

Sintaks 4: Verifikasi/Pembuktian
Metode: Penugasan Mandiri & Diskusi
7. Setelah melakukan kegiatan eksplorasi, siswa menuliskan bunyi-
bunyi yang mereka temui dan cara menghasilkan bunyinya, sebagai
contoh hasil eskplorasi di dalam kelas “penggaris dipukul sesame
penggaris” dan eksplorasi di luar kelas “batu dipukul dengan kayu”.
 Unsur Mindful Learning: "Perhatikan baik-baik bunyi yang
dihasilkan. Apa yang membuat bunyi tersebut berbeda?"

Sintaks 5: Generalisasi/Kesimpulan
Metode: Presentasi Lisan & Refleksi Kelas
8. Guru meminta siswa untuk menceritakan hasil eksplorasinya di
depan kelas.
 Unsur Meaningful Learning: "Bagaimana pemahaman ini
dapat membantu kita menjadi lebih peka terhadap lingkungan
sekitar?"
Kegiatan Penutup 10
1. Guru mampu memberikan apresiasi terhadap seluruh pemaparan menit
hasil eksplorasi siswa mengenai bunyi yang mereka temukan.
2. Guru mampu memberikan klarifikasi atas seluruh pemaparan siswa
hasil yang mereka temui saat eksplorasi.
3. Guru mengaitkan pembelajaran dengan Dimensi Profil Lulusan
 Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
Menanamkan nilai-nilai kebanggaan terhadap ciptaan Tuhan
yang menghasilkan bunyi.
 Kewargaan
Memahami pentingnya kerja sama dalam tim saat berdiskusi
dan berbagi hasil eksplorasi.
 Penalaran Kritis
Menganalisis manfaat eksplorasi bunyi dalam kehidupan sehari-
hari.
 Kreativitas
Menggunakan metode kreatif untuk menemukan bunyi dari
berbagai benda.
 Kolaborasi
Bekerja sama dalam kelompok saat melakukan eksplorasi
bunyi.
 Komunikasi
 Berlatih menyampaikan pendapat dan kesimpulan secara lisan
dan tertulis.
4. Guru dan siswa melakukan refleksi berupa penegasan selain
menambah wawasan dan memperdalam kepekaan trimbal,
mengenali bunyi beserta sumber bunyi yang dapat meningkatkan
rasa cinta terhadap hasil ciptaan Tuhan.
5. Guru mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk
menyampaikan kesimpulan mengenai materi apresiasi dan

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
eksplorasi bunyi.
6. Guru memberikan lembar kerja tentang apresiasi dan eksplorasi
bunyi. Lembar kerja dibawa saat pertemuan selanjutnya.
7. Guru menutup pembelajaran, dan mengucapkan syukur bersama
sisa dan meminta salah satu sisa untuk memimpin doa selesai
belajar.

Pertemuan kedua (2 JP x 35 menit)


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, menit
Guru memberi salam dan meminta salah satu peserta didik
memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan penegasan oleh guru
tentang pentingnya berdoa sebelum memulai suatu kegiatan dalam
rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa Tuhan
Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
2. Guru menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek
kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta
menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
(Joyful Learning)
3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik berbasis deep learning:
 Mindful Learning
Kalau kamu dengar bunyi alat musik, apa yang kamu rasakan?
 Meaningful Learning
Apa alat musik yang sering kamu lihat di rumah atau
sekolahmu?
 Joyful Learning
Alat musik mana yang paling menarik buatmu? Kenapa?
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik:
 "Adakah di antara kalian yang tahu apa itu bunyi melodis? Coba
berikan contohnya!"
 "Menurutmu, bagaimana cara menghasilkan bunyi dari alat
musik seperti pianika atau rekorder?"
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal
apa saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses
pembelajaran.
Kegiatan Inti 50
Sintaks 1: Stimulasi/Pemberian Rangsangan menit
Metode: Demonstrasi Interaktif
1. Guru menunjukan pianika, rekorder dan/atau bellyra di depan kelas
sambil menanyakan nama alat musik tersebut kepada siswa.
 Unsur Mindful Learning: "Fokuslah pada setiap detail alat
musik. Apa yang membuatmu merasakan pentingnya eksplorasi
ini?"
 Diferensiasi Konten:
 Untuk peserta didik visual: Guru menampilkan gambar
atau video alat musik melodis.

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
 Untuk peserta didik auditori: Guru memainkan nada
sederhana menggunakan alat musik tersebut.

Sintaks 2: Identifikasi Masalah


Metode: Diskusi dan Tanya Jawab Terbuka
2. Guru melanjutkan pertanyaan kepada seluruh siswa dengan
pertanyaan yang membangkitkan minat untuk merangsang
keingintahuan siswa tentang materi bermain musik melodis dengan
kalimat, “Setelah melihat alat musik tadi, bagaimana menghasilkan
bunyi dari alat musik tersebut?”. Pertanyaan dari teknik sederhana
yang dapat mendorong siswa untuk berspekulasi menjawab rasa
ingin tau terhadap materi yang dibahas.
3. Guru mengamati respon siswa dan menerima semua jawaban tanpa
dengan segera memberi umpan balik, agar dapat melihat antusias
siswa. Hal tersebut dapat membentuk keingintahuan siswa tentang
jawaban yang sebenarnya.
 Unsur Meaningful Learning: "Gerakan ini tidak hanya
melatih telinga, tetapi juga mengajarkan kita untuk selalu peka
terhadap lingkungan."

Sintaks 3: Pengumpulan Data


Metode: Ceramah Interaktif
4. Setelah menerima jawaban siswa, guru memberikan klarifikasi
berupa jawaban yang sebenarnya.
5. Setelah mengklarifikasi jawaban siswa, guru memberikan
pemahaman mengenai bunyi melodis, alat musik melodis, cara
memainkan dan warna bunyi yang di hasilkan. Guru menjelaskan
bahwa “Bunyi melodis adalah bunyi yang tertangkap telinga yang
dapat menghasilkan. Suara manusia sedang bernyanyi termasuk
dalam bunyi melodis, karena dapat menghasilkan nada yang
membentuk rangkaian melodis dengan cara memainkkannya yang
beragam, yaitu di tiup, digesek, di petik, dan di pukul.”
6. Guru mengawali contoh alat musik melodis dengan
memperkenalkan ragam alat musik melodis Nusantara guna
menanam rasa cinta terhadap keberagaman budaya di Indonesia.
7. Setelah menjelaskan tenatang ragam alat musik melodis Nusantara,
guru memperkenalkan pianika, rekorder dan bellyra sebagai alat
musiik melodis modern. Guru memperkenalkan alat musik kepada
siswa dengan contoh kalimat “Pianika merupakan alat musik
mancanegara berasal dari benua Eropa dimainkan dengan cara di
tiup yang bentuknya menyerupai piano dalam ukuran kecil.
Selanjutnya, “Rekorder merupakan alat musik mancanegara,
bermula dari Italia yang bentuknya menyerupai seruling dimainkan
dengan cara di tiup bagian atas lubang tiup. Kemudian, “Bellyra
merupakan alat musik marimba yang berasal dari benua Asia.
Bentuknya menyerupai alat musik marimba karena menggunakan
bilah nada dan dimainkan dengan cara di pukul menggunakan stick
(alat pemukul khusus)”.
8. Setelah menjelaskan mengenai alat musik melodis, guru
membimbing siswa dan memberikan contoh memainkan alat musik
tersebut. Mulai dari meniup rekorder, meniup dan menekan

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
pianika, serta memukul bellyra guna memberikan pengalaman
artistik kepada siswa. Hal yang paling utama dalam proses adalah
siswa mampu mengetahui cara memegang dan menghasilkan bunyi
yang baik.
9. Guru memberikan contoh memainkan rangkaian nada sederhana
pada alat musik.

Guru meminta siswa untuk memainkan nada pentatonik dalam


musik tradisi seperti nada pelog dan selendro yang sudah di pelajari
pada kelas 1. Siswa dapat diajarkan dan diberikan contoh nada
yang tersusun menurun. Guru dapat memberikan contoh
membunyikan nada pada alat musik melodis sesuai dengan sistem
nada pada daerah masing-masing.
 Unsur Joyful Learning: "Mari kita coba mainkan alat musik
ini bersama-sama! Rasakan betapa serunya menciptakan bunyi
sendiri!"
 Diferensiasi Proses:
 Peserta didik kinestetik: Diajak langsung mempraktikkan
cara memainkan alat musik.
 Peserta didik auditori: Fokus mendengarkan bunyi yang
dihasilkan.
 Diferensiasi Produk:
 Peserta didik dengan kemampuan rendah: Membuat
daftar nada yang dimainkan.
 Peserta didik dengan kemampuan tinggi: Menciptakan
pola nada sederhana menggunakan nada pentatonik.

Sintaks 4: Verifikasi/Pembuktian
Metode: Praktik Langsung
10. Guru memberikan kesempatan siswa secara bergantian bermain alat
musik melodis yang tersedia.
 Unsur Mindful Learning: "Perhatikan baik-baik bunyi yang
dihasilkan. Apa yang membuat bunyi tersebut berbeda satu
sama lain?"

Sintaks 5: Generalisasi/Kesimpulan
Metode: Refleksi dan Presentasi Lisan
11. Setelah memberikan pengalaman artistik kepada siswa, guru
menjelaskan dan memberi pemahaman kepada siswa bahwa bunyi
melodis juga dapat dihasilkan melalui benda sekitar membentuk
sebuah susunan nada. Sebagai contoh, 5 gelas yang disusun
berdasarkan ukuran akan menghasilkan 5 nada.
12. Guru meminta 3 orang siswa untuk menceritakan pengalaman
kegiatan pembelajaran 2.
 Unsur Meaningful Learning: "Bagaimana pemahaman ini
dapat membantu kita menjadi lebih peka terhadap bunyi di
sekitar kita?"
Kegiatan Penutup 10
1. Guru mampu memberikan apresiasi terhadap seluruh pemaparan
BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
hasil eksplorasi siswa mengenai bunyi yang mereka temukan. menit
2. Guru mampu memberikan klarifikasi atas seluruh pemaparan siswa
hasil yang mereka temui saat eksplorasi.
3. Guru mengaitkan pembelajaran dengan Dimensi Profil Lulusan
 Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
Menanamkan nilai-nilai kebanggaan terhadap ciptaan Tuhan
yang menghasilkan bunyi indah.
 Kewargaan
Memahami pentingnya kerja sama dalam tim saat berdiskusi
dan berbagi pengalaman bermain alat musik.
 Penalaran Kritis
Menganalisis manfaat eksplorasi bunyi melodis dalam
kehidupan sehari-hari, seperti meningkatkan keterampilan
motorik halus.
 Kreativitas
Menggunakan metode kreatif untuk menciptakan bunyi
melodis dari alat musik maupun benda sekitar.
 Kolaborasi
Bekerja sama dalam kelompok saat melakukan eksplorasi
bunyi melodis.
 Komunikasi
Berlatih menyampaikan pendapat dan kesimpulan secara lisan
dan tertulis.
4. Guru dan siswa melakukan refleksi berupa penegasan selain
menambah wawasan dan memperdalam kepekaan trimbal,
mengenali bunyi beserta sumber bunyi yang dapat meningkatkan
rasa cinta terhadap hasil ciptaan Tuhan.
5. Guru mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk
menyampaikan kesimpulan mengenai materi apresiasi dan
eksplorasi bunyi.
6. Guru memberikan lembar kerja tentang apresiasi dan eksplorasi
bunyi. Lembar kerja dibawa saat pertemuan selanjutnya.
7. Guru menutup pembelajaran, dan mengucapkan syukur bersama
sisa dan meminta salah satu sisa untuk memimpin doa selesai
belajar.

Pertemuan Ketiga (2 JP JP x 35 menit)


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, menit
Guru memberi salam dan meminta salah satu peserta didik
memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan penegasan oleh guru
tentang pentingnya berdoa sebelum memulai suatu kegiatan dalam
rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa Tuhan
Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
2. Guru menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek
kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta
menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
(Joyful Learning)

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik berbasis deep learning:
 Mindful Learning
Apa yang kamu rasakan ketika mendengar bunyi ritmis dari
alat musik seperti rebana?
 Meaningful Learning
Apa alat musik ritmis yang sering kamu lihat di acara-acara
budaya atau keagamaan? Bagaimana cara alat musik itu
dimainkan?"
 Joyful Learning
Jika kamu bisa memainkan alat musik ritmis apa saja, alat
musik mana yang paling ingin kamu coba?
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik:
 “Adakah di antara kalian yang tahu apa itu bunyi ritmis? Coba
berikan contohnya!"
 "Menurutmu, apakah semua bunyi ritmis berasal dari alat
musik?”
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal
apa saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses
pembelajaran.
Kegiatan Inti 55
Sintaks 1: Stimulasi/Pemberian Rangsangan menit
Metode: Demonstrasi alat musik
1. Guru mengangkat dan menunjukan rebana di depan kelas sambil
bertanya kepada siswa “Apa nama alat musik yang saya mainkan
saat mengiringi kalian masuk kelas?”.
 Unsur Mindful Learning: "Fokuslah pada setiap detail bunyi
ritmis ini. Apa yang membuatmu tertarik untuk
mempelajarinya lebih dalam?"
 Diferensiasi Konten:
 Untuk peserta didik visual: Guru menampilkan gambar
atau video alat musik ritmis.
 Untuk peserta didik auditori: Guru memainkan pola
ritmis menggunakan rebana.

Sintaks 2: Identifikasi Masalah


Metode: Diskusi terbuka
2. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk berspekulasi
dan mengutarakan isi pikirannya.
 Unsur Meaningful Learning: "Gerakan ini tidak hanya
melatih telinga, tetapi juga mengajarkan kita untuk selalu peka
terhadap lingkungan."
3. Guru memberikan klarifikasi tentang jawaban siswa yang
sebenarnya.
4. Setelah memberikan klarifikasi, guru menjelaskan tentang rebana
sebagai alat musik ritmis, asal rebana, serta cara memainkan dan
warna bunyi yang dihasilkan. Guru menjelaskan bahwa rebana
merupakan alat musik ritmis dari Timur Tengah yang dimainkan
dengan cara di tepuk menggunakan telapak tangan. Rebana
berbentuk bulat bulat dan pipih, menggunakan membran kulit dari

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
hewan. Secara garis besar alat musik ini dapat menghasilkan 2
warna bunyi yaitu tak dang dung.

Sintaks 3: Pengumpulan Data


Metode: Kerja kelompok berbasis proyek musik
5. Setelah memberikan penjelasan mengeni rebana, guru membagi
seluruh siswa menjadi 5 kelompok. Pembelajaran berkelompok
menumbuhkan nilai-nilai gotong royong yang menunjukan sikap
kerjasama.
6. Guru meminta salah satu siswa untuk perwakilan kelompok
memilih kartu yang sudah disediakan oleh guru.
7. Guru memberikan contoh pola permainan rebana yang ada pada
kartu.
8. Siswa diminta berlatih dengan teman kelompok dengan bimbingan
guru. Guru secara bergantian mengunjungi setiap kelompok untuk
memantau perkembangan latihan setiap kelompok.
 Unsur Joyful Learning: "Mari kita coba mainkan pola ritmis
ini bersama-sama! Rasakan betapa serunya menciptakan irama
sendiri!"
 Diferensiasi Proses:
 Peserta didik kinestetik: Diajak langsung mempraktikkan
cara memainkan rebana.
 Peserta didik auditori: Fokus mendengarkan bunyi ritmis
yang dihasilkan.
 Diferensiasi Produk:
 Peserta didik dengan kemampuan rendah: Membuat
daftar pola ritmis yang dipraktikkan.
 Peserta didik dengan kemampuan tinggi: Menciptakan
pola ritmis baru berdasarkan kartu yang diberikan.

Sintaks 4: Verifikasi/Pembuktian
Metode: Unjuk kerja kelompok
9. Setelah selesai berlatih, setiap kelompok diminta maju secara
bergantian ke depan kelas sesuai dengan nomor urut pada kartu
yang sudah di pilih.
10. Guru dan anggota kelompok lain diminta untuk memperhatikan
kekompakan setiap kelompok yang tampil.
 Unsur Mindful Learning: "Perhatikan baik-baik irama yang
dihasilkan. Apa yang membuat irama tersebut berbeda satu
sama lain?"
11. Guru memberikan apresiasi terhadap semua penampilan siswa dan
memberi hadiah bagi kelompok yang kompak.

Sintaks 5: Generalisasi/Kesimpulan
Metode: Presentasi visual
12. Setelah bermain musik ritmis berkelompok, guru menjelaskan
mengenai alat musik ritmis Nusantara guna menambah wawasan
dan memupuk nilai kebhinekaan global pada siswa. Guru
memperlihatkan gambar alat musik ritmis dan menjelaskan asal
alat music dan cara memainkannya. Guru menjelaskan bahwa alat
music tersebut berasal dari Sumatera Barat dan dimainkan dengan

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
cara dipukul bagian membrannya menggunakan alat pemukul yang
terbuat dari kayu. Guru menjelaskan mengenai alat musik ritmis
mancanegara, yaitu konga. Guru memperlihatkan gambar konga,
kemudian menjelaskan bahwa konga merupakan alat musik ritmis
berasal dari Afrika yang cara memainkannya dengan memukul
membrannya dengan telapak tangan.
13. Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk menceritakan
kesan pada kegiatanpembelajaran bermain bunyi ritmis.
 Unsur Meaningful Learning: "Bagaimana pemahaman ini
dapat membantu kita menjadi lebih peka terhadap keberagaman
budaya di sekitar kita?"
Kegiatan Penutup 10
1. Guru memberi apresiasi terhadap kegiatan pembelajaran 3 dari menit
awal masuk kelas hingga akhir. Mulai dari kegiatan mengenali alat
musik ritmis mengangapi materi pembelajaran, bermain alat musik
ritmis.
2. Guru dan siswa memberikan refleksi berupa penguatan nilai-nilai
keberagaman budaya dan nilai-nilai gotong royong.
3. Guru mengaitkan pembelajaran dengan Dimensi Profil Lulusan
 Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
Menanamkan nilai-nilai kebanggaan terhadap ciptaan Tuhan
yang menghasilkan bunyi indah.
 Kewargaan
Memahami pentingnya kerja sama dalam tim saat berdiskusi
dan berbagi pengalaman bermain alat musik ritmis.
 Penalaran Kritis
Menganalisis manfaat eksplorasi bunyi ritmis dalam kehidupan
sehari-hari, seperti meningkatkan keterampilan motorik halus.
 Kreativitas
Menggunakan metode kreatif untuk menciptakan pola ritmis
dari alat musik ritmis.
 Kolaborasi
Bekerja sama dalam kelompok saat melakukan eksplorasi
bunyi ritmis.
 Komunikasi
Berlatih menyampaikan pendapat dan kesimpulan secara lisan
dan tertulis.
4. Guru memberikan kesempatan siswa untuk menyampaikan
kesimpulan yang di dapat dari kegiatan pembelajaran.
5. Guru memberikan apresiasi kepada siswa yang menyimpulkan
kegiatan pembelajaran.
6. Setelah kegiatan pembelajaran selesai, guru menyampaikan lembar
kerja siswa dan di kumpulkan pertemuan selanjutnya.
7. Guru menutup pembelajaran, mengucap syukur bersama siswa dan
menunjuk salah satu siswa untuk memimpin doa.

G. ASESMEN
No Jenis Asesmen Bentuk Asesmen
1.  Pertanyaan pemantik tersebut di atas.
Diagnostik
 Tanya jawab sebagai tindak lanjut.

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


2. Observasi, Performa, dan Ulangan Harian
Formatif

3. Pengerjaan Proyek
Sumatif

H. KEGIATAN REMEDIAL DAN PENGAYAAN


Pengayaan dan Remidial
1. Peserta didik yang hasil belajarnya belum mencapai target guru melakukan
pengulangan materi dengan pendekatan yang lebih individual dan memberikan
tugas individual tambahan untuk memperbaiki hasil belajar peserta didik yang
bersangkutan.
2. Peserta didik yang daya tangkap dan daya kerjanya lebih dari peserta didik lain,
guru memberikan kegiatan pengayaan yang lebih menantang dan memperkuat
daya serapnya terhadap materi yang telah dipelajari.
Pertemuan Pertama :
Jumlah Sumber dan Cara Menghasilkan
Nama Peserta Didik Bunyi
Dalam ruangan Alam Terbuka
1.
2.
3.

Pertemuan Kedua :
Nama Peserta Jumlah Alat Musik Melodis Jumlah Alat Musik
Didik Nusantara Melodis Mancanegara

1.

3.

Pertemuan Ketiga :
Nama Peserta Jumlah Alat Musik Jumlah Alat Musik
Didik Ritmis Nusantara Ritmis Mancanegara
1.
2.
3.

I. REFLEKSI GURU
Pertemuan Pertama :
No Pertanyaan Jawaban
(1) (2) (3)
BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi
1 Apakah manajemen kelas telah
memenuhi tujuan pembelajaran
yang hendak dicapai?
2 Apakah konsentrasi dan fokus
peserta didik terjaga dengan baik
saat guru menjelaskan materi?
3 Apakah peserta didik cukup aktif
dalam mengikuti pembelajaran
4 Apakah seluruh peserta didik
dapat mengikuti pembelajaran
dengan baik?
5 Apakah proses pembelajaran
yang dilakukan cukup efektif?
6 Apakah peserta didik mengalami
kesulitan dalam penerapan
metode pembelajaran di atas?
7 Apakah pelaksanaan
pembelajaran 1 dapat
meningkatkan minat belajar
peserta didik untuk apresiasi dan
eksplorasi bunyi?
8 Apakah sarana/prasana
pembelajaran cukup memadai?
9 Apakah pemerolehan hasil
pembelajaran cukup tinggi?
10 Apakah hasil pembelajaran
cukup berkualitas?

Pertemuan Kedua :
No Pertanyaan Jawaban
(1) (2) (3)
1 Apakah manajemen kelas telah memenuhi
tujuan pembelajaran yang hendak dicapai?
2 Apakah konsentrasi dan fokus peserta didik
terjaga dengan baik saat guru menjelaskan
materi?
3 Apakah peserta didik cukup aktif dalam
mengikuti pembelajaran?
4 Apakah seluruh peserta didik dapat
mengikuti pembelajaran dengan baik?

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


5 Apakah proses pembelajaran yang
dilakukan cukup efektif?
6 Apakah peserta didik mengalami kesulitan
dalam penerapan metode pembelajaran di
atas?
7 Apakah pelaksanaan pembelajaran 2 dapat
meningkatkan minat belajar peserta didik
dalam bermain bunyi melodis?
8 Apakah sarana/prasana pembelajaran cukup
memadai?
9 Apakah pemerolehan hasil pembelajaran
cukup tinggi?
10 Apakah hasil pembelajaran cukup
berkualitas?

Pertemuan Ketiga :
No Pertanyaan Jawaban
(1) (2) (3)
1 Apakah manajemen kelas telah memenuhi tujuan
pembelajaran yang hendak dicapai?
2 Apakah konsentrasi dan fokus peserta didik terjaga
dengan baik saat guru menjelaskan materi?
3 Apakah peserta didik cukup aktif dalam mengikuti
pembelajaran?
4 Apakah seluruh peserta didik dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik?
5 Apakah proses pembelajaran yang dilakukan cukup
efektif?
6 Apakah peserta didik mengalami kesulitan dalam
penerapan metode pembelajaran di atas?
7 Apakah pelaksanaan pembelajaran 3 dapat
meningkatkan minat belajar peserta didik dalam
bermain bunyi ritmis?
8 Apakah sarana/prasana pembelajaran cukup
memadai?
9 Apakah pemerolehan hasil pembelajaran cukup
tinggi?
10 Apakah hasil pembelajaran cukup berkualitas?

Yogyakarta, Januari 2025


Mengetahui,

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

……………………. …………………….
NIP. - NIP. -

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


III. LAMPIRAN

A. PENILAIAN
1. Penilaian Diagnostik
a. Diagnostik Non Kognitif
Asesmen diagnostik non kognitif di awal pembelajaran dilakukan untuk
menggali hal-hal meliputi kesejahteraan psikologi peserta didik, sosial emosi,
aktivitas peserta didik selama belajar di rumah, kondisi keluarga dan
pergaulan peserta didik, gaya belajar, karakter, dan minat siswa.
Pilihan
No Pertanyaan Jawaban
Ya Tidak
1. Apa kabar hari ini?
2. Apakah ada yang sakit hari ini?
3. Apakah kalian dalam keadaan sehat?
4. Apakah anak-anak merasa bersemangat hari ini?
5. Apakah anak-anak sudah makan?
6. Apakah tadi malam sudah belajar?

b. Diagnotik Kognotif

No Pertanyaan

Apa bunyi-bunyi yang biasa kamu dengar ketika berada di rumah atau
1.
di sekolah? Apakah kamu pernah memperhatikan dari mana bunyi itu
berasal?
2. Kalau kamu dengar bunyi alat musik, apa yang kamu rasakan?

3. Apa yang kamu rasakan ketika mendengar bunyi ritmis dari alat musik
seperti rebana?
Apakah kamu pernah mendengar bunyi yang berasal dari alam, seperti
4.
angin, hujan, atau burung? Bagaimana menurutmu bunyi-bunyi itu
bisa terjadi?
5. Apa alat musik yang sering kamu lihat di rumah atau sekolahmu?

6. Apa alat musik ritmis yang sering kamu lihat di acara-acara budaya
atau keagamaan? Bagaimana cara alat musik itu dimainkan?
7. Kalau kamu bisa membuat bunyi sendiri dari benda-benda di
sekitarmu, apa yang ingin kamu coba?
8. Alat musik mana yang paling menarik buatmu? Kenapa?

9. Jika kamu bisa memainkan alat musik ritmis apa saja, alat musik mana

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


yang paling ingin kamu coba?

2. Penilaian Formatif
a. Penilaian Sikap
Penilaian sikap melalui tiga aspek, yaitu : sikap spiritual, sikap sosial, dan
sikap terhadap materi pembelajaran.
Pertemuan Pertama :
Kriteria Penilaian
1 2 3 4 5
Sikap Spiritual
 Berdoa di awal dan di akhir kegiatan
pembelajaran
 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
 Menghargai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
Sikap Sosial
 Santun
 Menjawab salam dan sapaan guru di awal
dan di akhir pembelajaran
 Menggunakan Bahasa yang sopan selama
kegiatan pembelajaran
 Menyimak saat guru menjelaskan materi
Peduli
 Menjaga kebersihan tempat duduk
 Membantu teman saat dibutuhkan
 Menjaga lingkungan saat kegiatan
eksplorasi
Disiplin
 Tepat waktu dalam mengikuti kegiatan
pembelajaran
 Membuat dan mengumpulkan tugas tepat
waktu
 Menggunakan seragam lengkap dan rapi
 Mengikuti kegiatan bernyanyi bersama saat
kegiatan pembuka
Kerja Sama
 Menunjukkan kekompakkan dengan teman
kelompok
 Menunjukkan sikap tenang saat bekerja
bersama teman kelompok
Keterangan:
1-5 merupakan tahapan pengamalan sikap dari yang tidak melaksanakan
hingga melaksanakan dengan baik.
BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi
Pertemuan Kedua :
Kriteria Penilaian
1 2 3 4 5
Sikap Spiritual
 Berdoa di awal dan di akhir kegiatan
pembelajaran
 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
Sikap Sosial
Santun
 Menjawab salam dan sapaan guru di awal
dan di akhir pembelajaran
 Menggunakan bahasa yang sopan selama
kegiatan pembelajaran
 Menyimak saat guru menjelaskan materi
Peduli
 Menjaga kebersihan tempat duduk
 Membantu teman saat dibutuhkan
Disiplin
 Tepat waktu dalam mengikuti kegiatan
pembelajaran
 Membuat dan mengumpulkan tugas tepat
waktu
 Menggunakan seragam lengkap dan rapi
 Mengikuti kegiatan bernyanyi bersama saat
kegiatan pembuka
Kerja Sama
 Menunjukkan kekompakkan dengan teman
kelompok
 Menunjukkan sikap tenang dan apresiatif
kelompok lain tampil
Keterangan:
1-5 merupakan tahapan pengamalan sikap dari yang tidak melaksanakan
hingga melaksanakan dengan baik.

Pertemuan Ketiga :
Kriteria Penilaian
1 2 3 4 5
Sikap Spiritual
 Berdoa di awal dan di akhir kegiatan
pembelajaran

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
Sikap Sosial
Santun
 Menjawab salam dan sapaan guru di awal
dan di akhir pembelajaran
 Menggunakan bahasa yang sopan selama
kegiatan pembelajaran
 Menyimak saat guru menjelaskan materi
Peduli
 Menjaga kebersihan tempat duduk
 Membantu teman saat dibutuhkan
Disiplin
 Tepat waktu dalam mengikuti kegiatan
pembelajaran
 Berbaris dengan sesuai instruksi guru
 Masuk kelas dengan beraturan
 Membuat dan mengumpulkan tugas tepat
waktu
 Menggunakan seragam lengkap dan rapi
 Mengikuti kegiatan bernyanyi bersama saat
kegiatan pembuka
Kerja Sama
 Menunjukkan kekompakkan dengan teman
kelompok
 Menunjukkan sikap tenang dan apresiatif
saat kelompok lain tampil
Keterangan:
1-5 merupakan tahapan pengamalan sikap dari yang tidak melaksanakan hingga
melaksanakan dengan baik.

b. Penilaian Pengetahuan
Penilaian pengetahuan dilakukan melalui tes tertulis dengan melihat kempuan
siswa untuk mengingat dan memahami materi pembelajaran.
Pertemuan Pertama :
Kriteria Penilaian
1 2 3 4 5
Mampu menuliskan contoh bunyi yang
dihasilkan dari alam
Mampu menuliskan contoh bunyi yang
dihasilkan dari hewan

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


Mampu menemukan ragam bunyi berasal dari
dalam ruangan (Dapur)
Mampu menemukan ragam bunyi yang berasal
dari dalam ruangan (Kamar belajar)
Mampu menemukan ragam bunyi yang berasal
dari dalam ruangan (Kamar mandi)
Mampu menemukan ragam bunyi yang berasal
dari luar ruangan (Halaman rumah)
Mampu menemukan ragam bunyi yang berasal
dari luar ruangan (Kebun)
Mampu menemukan ragam bunyi yang berasal
dari luar ruangan (Sawah)
Keterangan:
1-5 merupakan tahapan pengetahuan dari yang terendah hingga tertinggi.

Pertemuan Kedua :
Nama Kriteria Penilaian
Peserta Didik 1 2 3 4 5
Mampu menuliskan dan
mengelompokkan ragam alat
musik melodis tiup
Mampu menuliskan dan
mengelompokkan ragam alat
musik melodis pukul
Mampu menuliskan dan
mengelompokkan ragam alat
musik melodis gesek
Memiliki pemahaman yang baik
dalam mendeskripsikan cara
memainkan alat musik melodis
Keterangan:
1-5 merupakan tahapan pengetahuan dari yang terendah hingga tertinggi.

Pertemuan Ketiga :
Kriteria Penilaian
1 2 3 4 5
Mampu menuliskan ragam alat musik ritmis
Mampu membedakan warna bunyi yang
dihasilkan rebana
Mampu menjawab pertanyaan guru saat
pembelajaran

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


Mampu menemukan bunyi lemah berasal dari
dalam ruangan
Mampu menemukan bunyi sedang berasal dari
dalam ruangan
Mampu menemukan bunyi kuat berasal dari
dalam ruangan
Mampu menemukan bunyi lemah berasal dari
luar ruangan
Mampu menemukan bunyi sedang berasal dari
luar ruangan
Mampu menemukan bunyi kuat berasal dari luar
ruangan
Keterangan:
1-5 merupakan tahapan pengetahuan dari yang terendah hingga tertinggi.

c. Penilaian Keterampilan
Penilaian keterampilan dilakukan guru selama proses pembelajaran berlangsung.
Pertemuan Pertama :
Penilaian
Kriteria
1 2 3 4 5
Mampu menemukan ragam bunyi hasil
eksplorasi di dalam kelas
Mampu menemukan ragam bunyi hasil
eksplorasi di luar kelas
Memiliki kreativitas tinggi dalam Teknik
menghasilkan sumber bunyi dari hasil
eksplorasi
Keterangan:
1-5 merupakan tahapan keterampilan dari yang terendah hingga tertinggi.

Pertemuan Kedua :
Penilaian
Kriteria
1 2 3 4 5
Mampu meniup pianica dan
rekorder dengan teknik yang benar
Mampu menekan tuts pianica
dengan teknik yang benar
Mampu memposisikan jari dengan
benar saat memegang stik bellyra
Memiliki memukul bellyra dengan
tepat

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


Mampu memunculkan warna bunyi
yang sesuai dengan karakter alat
musik yang dimainkan
Mampu memainkan melodi yang
dicontohkan oleh guru
Keterangan:
1-5 merupakan tahapan keterampilan dari yang terendah hingga tertinggi.

Pertemuan Ketiga :
Kriteria Penilaian
1 2 3 4 5
Mampu menirukan teknik memegang
rebana
Mampu menghasilkan 2 warna bunyi
dengan benar
Mampu memainkan pola dengan baik
bersama teman kelompok
Keterangan:
1-5 merupakan tahapan keterampilan dari yang terendah hingga tertinggi.

3. Penilaian Sumatif
Penilaian sumatif merupakan penilaian yang dilakukan guru setelah
menyelesaikan proses pembelajaran. Hasil penilaian sumatif digunakan untuk
mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik, mengukur konsep dan
pemahaman peserta didik, serta mendorong untuk melakukan aksi dalam
mencapai kompetensi yang dituju.
1. Segala sesuatu yang terdengar atau tertangkap oleh telinga disebut ....
a. Bunyi b. Rupa

c. Pola d. Tempo

2. Berikut ini bunyi yang berasal dari alam adalah ....


a. Meja b. Air hujan

c. Dinding d. Batu

3. Bunyi yang tertangkap telinga yang dapat menghasilkan nada disebut


bunyi ....
a. Instrumen b. Pop

c. Melodis d. Ritmis

4. Alat musik melodis Nusantara sasando berasal dari ....

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


a. Jawa b. Aceh

c. Sumatera Barat d. Nusa Tenggara Timur

5. Perhatikan gambar di bawah ini!

Cara memainkan alat musik tradisional di atas adalah ....


a. Dipukul b. Dipetik

c. Digesek d. Ditiup

6. Alat musik modern yang cara memainkannya dengan dipetik adalah ....
a. Rekorder b. Violin

c. Gitar d. Bellyra

7. Bunyi yang menghasilkan ritme/irama disebut ....


a. Bunyi melodis b. Bunyi ritmis

c. Tempo lagu d. Volume

8. Alat musik ritmis Nusantara yang berasal dari Papua adalah ....
a. Kulanter b. Gandang Tambua

c. Gimba d. Tifa

9. Perhatikan gambar berikut!

Alat musik ritmis tradisional di atas menghasilkan bunyi dengan


menggunakan ....
a. Ditiup b. Digesek

c. Tongkat d. Telapak tangan

10. Rebana merupakan alat musik ritmis dari Timur Tengah yang
dimainkan dengan cara ....

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


a. Digesek b. Ditiup

c. Ditepuk d. Dipetik

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


B. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

LKPD I
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
[Link] :

A. Tujuan
Peserta didik mampu menemukan warna bunyi dari lingkungan sekitarnya guna
menghargai keragaman bunyi sebagai bentuk sikap toleransi terhadap kehidupan.

B. Alat dan Bahan


1. Buku tulis
2. Alat tulis
3. Lembar Kerja Peserta Didik
*dapat menyesuaikan kebutuhan peserta didik

C. Instruksi Kerja
Temukanlah ragam warna bunyi dan cara menghasilkan bunyi dalam lingkungan yang
ada pada gambar di bawah. Tuliskan sebanyak-banyaknya ke dalam buku tugas masing-
masing dan dapat meminta bantuan anggota keluarga. Kalian dapat menemukan beberapa
warna bunyi dari benda yang sama. Berikut format penulisan tugas:

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi
BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi
LKPD II
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
[Link] :

A. Tujuan
Peserta didik mampu mempraktikkan cara menghasilkan bunyi pada alat musik melodis
dengan benar.

B. Alat dan Bahan


1. Buku tulis
2. Alat tulis
3. Penggaris
4. Lembar Kerja Peserta Didik
*dapat menyesuaikan kebutuhan peserta didik

C. Instruksi Kerja
Sebutkan dan jelaskan nama alat music melodis yang ada di pulau tempat tinggalmu,
beserta nama daerah asal alat music dan cara menghasilkan bunyinya!
Berikut format penulisan tugas:

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi
LKPD III
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
[Link] :

A. Tujuan
Peserta didik mampu mengelompokkan ragam bunyi ritmis dengan benar.

B. Alat dan Bahan


1. Buku tulis
2. Alat tulis
3. Lembar Kerja Peserta Didik
*dapat menyesuaikan kebutuhan peserta didik

C. Instruksi Kerja
Temukan dan tuliskanlah bunyi ritmis yang dapat kamu temui di lingkungan sekitarmu
(dalam ruangan dan luar ruangan)! Bunyi ritmis yang kamu temui, disusun berdasarkan
warna bunyi dari yang lemah, sedang, dan kuat. Berikut format penulisan tugas:

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


C. BAHAN BACAAN
Pertemuan 1:

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


Pertemuan 2:

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi
Pertemuan 3:

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi


BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi
D. GLOSARIUM
 Apresiasi : penghargaan/kesadaran terhadap nilai seni dan budaya.
Contoh : apresiasi seni.
 Artistik : mempunyai nilai seni.
BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi
Contoh : pengalaman artistik.
 Bunyi : sesuatu yang terdengar (didengar) atau ditangkap oleh telinga.
Contoh : bunyi pohon roboh.
 Eksplorasi : kegiatan untuk memperoleh pengalaman baru dari suatu hal.
Contoh : eksplorasi bunyi alam.
 Estetis : mengenai keindahan.
Contoh : perasaan estetis.
 Melodis : sumber bunyi yang tertangkap oleh telinga yang menghasilkan
nada dan atau membentuk susunan nada.
Contoh : alat musik melodis.
 Nada : bunyi yang memiliki tinggi dan rendah yang relatif
teratur/memiliki frekuensi tertentu.
Contoh : nada diatonik dan nada pentatonis.
 Ritmis : sumber bunyi yang tidak bernada/alat music tidak bernada.
Contoh : alat musik ritmis.
 Warna bunyi : perbedaan karakter yang dihasilkan dari sumber bunyi.
Contoh : warna bunyi ‘tak’ yang dihasilkan tabuhan rebana.

E. DAFTAR PUSTAKA
Mulyana, Aton Rustandi dan Ayuthia Mayang Sari. (2021). Buku Panduan Guru Seni
Musik untuk SD Kelas II. Jakarta: Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi.

BAB |I Apresiasi dan Eksplorasi Bunyi

Anda mungkin juga menyukai