Panduan Lengkap Visual Basic 6 IDE
Panduan Lengkap Visual Basic 6 IDE
net
Pendahuluan
Main Window
Menu bar digunakan untuk menjalankan semua perintah yang terdapat dalam Visual
basic 6. tool bar menyediakan fasilitas visual unutk menjalankan perintah-perintah yang
terdapat dalam menu bar.
Control bar
Control merupakan visual tools akan ditambahkan pada form agar Program dapat
berinteraksi dengan user. Setiap Control memiliki Property, Methods dan Event. Control
yang terlihat pada gambar disebut Intrinsic Control. Kita juga dapat menambahkan
Control yang lain yang disebut External Control dengan cara Klik kanan, pilih
Componen dan beri tanda Control yang akan ditambahkan pada Control Bar.
Form window
Form window merupakan elament utama untuk membuat aplikasi dengan Visual basic.
Pada form inilah Anda akan meletakkan Control yang umum digunakan dalam aplikasi
Window.
Properti window
Digunakan untuk mengatur atau mengganti properti pada saat design time.
Project explorer
Akan menampilkan form dan module lainnya yang digunakan dalam project.
Form layout
Digunakan untuk menentukan posisi form window pada saat program pertama kali
dijalankan.
My First Program
Untuk membangun sebuah aplikasi dalam Visual basic, diperlukan beberapa langkah
yang akan dijelaskan dalam latihan sebagai berikut:
Latihan 1: Tambahkan Control pada Form sehingga akan tampak seprti gambar berikut
Latihan 2:
Ubahlah nama Control pada latihan 1 sebagai berikut
Mengganti Properti
Untuk mengganti property, Anda dapat menggunakan property Window. Property akan
menentukan (interface) dari suatu Control. Misalkan property Caption dari Control Label
akan menampilkan teks yang tampil pada label tersebut. Untuk memahami property
lakukan latihan berikut unutk mengganti property dari project Calculator.
Latihan 3:
Gantilah property Control menjadi sebagai berikut:
'deklarasi variable
Dim dblAngka1, dblAngka2 As Double
'mengambil nilai dari textbox
dblAngka1 = CDbl([Link])
dblAngka2 = CDbl([Link])
'menghitung dan menampilkan hasil
[Link] = CStr(dblAngka1 + dblAngka2)
Packaging
Packaging digunakan untuk membungkus aplikasi yang telah Anda buat sehingga
aplikasi tersebut dapt di distrubusikan atau di instal pada system yang anda kehendaki.
Langkah-langkah packaging :
1. Start Program pilih microscoft Visual tools
2. Pilih Packaging and Deployment Wizard
3. Pilih Project yang Anda package dengan Browse
4. Klik button Package
5. Pilih Standard Setup Package, klik Next
6. Pilih lokasi di mana package disimpan, Klik Next
7. Klik next, pilih single cap, klik Next
8. Beri Title, Klik Next
9. Klik Next sampai tanda Next disable kemudian klik Finish
Form merupakan object Visual Basic pertama yang kita akan tampil dalam Visual Basic
project. Meskipun kita dapat membuat program yang tidak menggunakan form, hampir
semua aplikasi yng dibuat dengan Visual Basic menggunakan satu atau lebih Form. Form
dan Control dalam Visual Basic disebut sebagai object. Form dan setiap Control (object)
akan memiliki Properties, dapat menjalankan suatu Method dan bereaksi terhadap suatu
Event.
Properties merupakan sesuatu yang menentukan tampilan dari suatu Object. Properti
suatu object dapat ditentukan pada saat design-time (sebelum program dijalankan)
dengan menggunakan properties window ataupun pada saat run-time yaitu dengan
melakukan manipulasi/coding pada program.
Event merupakan reaksi suatu object terhadap interaksi dengan user. Misalkan Anda
meng-click Command Button, object ini akan bereaksi dengan menjalankan event Click.
Common Properties
Visible property digunakan untuk mengatur kenampakan (visibility) dari suatu Control.
Visible bernilai true jika Control terlihat dan bernilai false jika tidak terlihat
TabIndex Properties
TabIndex digunakan untuk mengurutkan focus dari control, semakin kecil nilianya maka
akan mendapatkan focus terlebih dahulu jika user menekan tombol Tab (angka terkecil
adalah 0).
Index digunakan untuk membuat suatu control arrays, artinya beberapa Control yang
sama dijadikan array untuk mempermudah pengaksesan.
Tooltip digunakan untuk menampilkan window kecil yang memberi penjelasan tentang
suatu Control jika user meletakkan kursor mouse di atas Control tersebut.
Common Methods
Move
Digunakan untuk memindahkan Control ke suatu posisi tertentu.
Sintak umum:
[Link] left, top, width, height
Parameter top,width, height optional.
Contoh:
[Link] 200,500,400,200
Refresh
Digunakan untuk merefresh nilai/properti suatu Control/Form.
SetFocus
Digunakan untuk meminta focus pada suatu control.
Zorder
Digunakan untuk mengurutkan tampilan control terhadap control yang lain (atas-bawah)
Load/Unload
Digunakan untuk me-load/unload Control dan Form.
End
Untuk mengakhiri seluruh aplikasi
Common Event
Change Event
Change Event terjadi jika user mengubah isi suatu Control, misalkan user mengisi
textbox.
Validate Event
Validate Event terjadi sebelum Control kehilangan focus. Event ini digunakan untuk
melakukan validasi, misalkan user hanya diizinkan untuk memasukkan suatu bilangan
pada textbox.
Contoh:
Private Sub Text1_Validate(Cancel As Boolean)
If Not IsNumeric([Link]) Then
Cancel = True
MsgBox ("Anda harus Memasukkan bilangan!")
End If
End Sub
Form
Properties
Nama Property Nilai Keterangan
BorderStyle Default 2-Resizeable Mengatur tampilan Form Border
ControlBox True/false (default: True) False jika tidak ingin min,max
dan close button pada form
Icon .ico,.cur Mengganti ikon pada form
MaxButton True/False (default: True) False untuk menghilangkan Max
button
MinButton True/False (default: True) False untuk menghilangkan Min
Button
Moveable True/False (default: True) False agar Form tidak dapat
dipindah-pindah
ScaleMode Default 1-twip Mengatur Scale atau dimensi dari
ukuran form (pixel, inch, mm
dsb)
ShowInTaskbar True/False (default: True) False agar form tidak tampil pada
taskbar window
StartUpPosistion Default: Window default Mengatir posisi form pada saat
start up
WindowState Default: 0-Normal Mengatur tampilan ukuran form
pada saat start up (normal/sesuai
ukuran sebenarnya, Minimaze
(ukuran minimal), Maximize
(ukuran Maximal)
Event
Initialize event
Initialize event merupakan event yang pertama kali terjadi dalam siklus hidup form.
Event ini akan dipanggil segera setelah kode untuk memanggil form dijalankan, sebelum
window dan control diletakkan pada form tersebut. Event ini biasanya digunakan untuk
menuliskan initialisasi variable yang dibutuhkan oleh form.
Load event
Load event terjadi setelah Initialize event. Event ini dapat digunakan untuk
menginisialisasikan child control yang ada pada form tersebut. Perlu diingat pada saat
load event, form masih invisible, jadi Anda tidak dapat menjalankan perintah untuk
menampilkan suatu graphic pada event ini, misalkan Anda tidak dapat memanggil Mehod
SetFocus.
Resize Event
Resize Event akan terjadi sesaat sebelum form ditampilkan (visible). Anda dapat
menggunakan event ini untuk mengatur ukuran Control sehingga ukuran Control akan
berubah sesuai dengan ukuran Form.
Activate event
Event ini akan terjadi segera setelah Resize event pertama kali terjadi atau jika suatu
Form menjadi form aktif dalam satu aplikasi. Event ini tidak akan terjadi jika user
berpindah ke Aplikasi lain dan kembali mengaktifkan form tersebut.
Paint event
Paint event akan terjadi sesudah activate event dan sering digunakan untuk mengambar
(redraw) from. Biasanya method Circle, Line, Point, Cls dipanggil pada event ini. Event
ini juga terjadi jika kita kembali mengaktifkan form setelah berpindah ke aplikasi yang
lain atau karena refresh method dipanggil.
Deactivate event
Event ini akan terjadi jika user berpindah ke form lain dalam satu aplikasi atau properti
visible diganti menjadi false atau method Hide dipanggil.
QueryUnload event
Jika suatu form akan di-unload (ditutup, program dimatikan), form object akan menerima
QueryUnload event. Event ini memiliki parameter Cancel untuk membatalkan penutupan
dari form dan UnloadMode untuk mengetahui mode yang digunakan untuk menutup
form.
Unload event
Unload event akan terjadi jika Cancel parameter pada QueryUnload tidak dijadikan false.
Event ini biasanya digunkan untuk mengingatkan user untuk menyimpan data dan
sebagainya.
Methods:
Hide
Method Hide digunakan untuk menyembunyikan form (bukan menutup). Jika form
belum di-load, method ini akan memanggil event Load terlebih dahulu.
Show
Method Show digunakan untuk menampilkan form yang disembunyikan dengan methode
Hide jika form sudah di-load.
Print
Method Print digunakan untuk menuliskan String pada form.
Circle
Method Cirle digunakan untuk membuat bentuk lingkaran pada form.
Line
Method Line digunakan untuk membuat garis pada form.
Label
Label digunakan untuk mendeskripsikan Control lain yang tidak memiliki properti
Caption (Textbox, ListBox, ComboBox). Properti yang sering digunakan adalah Caption.
Label tidak pernah menerima focus sehingga tidak mendukung event GotFocus,
LostFocus dan berbagai event keyboard.
Frame
Fungsi dari Frame hampir sama dengan Label yaitu memberi Caption untuk Control
yang tidak memiliki properti ini. Frame juga berfungsi sebgai Container dan host dari
Control lain misalkan untuk membedakan 2 atau lebih kimpulan/group Checkbox dan
OptionButton.
Command Button
Dengan menggunakan CommandButton Anda dapat memiliki suatu button ynfa apabila
di-click akan melakukan suatu perintah program sesuai dengan yang Anda tulis
(mengimplementasikan Click Event). Berikut properti yang sering digunakan dalam
Command Button.
TextBox
Textbox digunakan sebagai cara yang lazim untuk memasukkan suatu input oleh user ke
dalam program sehingga Textbox merupakan Control yang paling sering digunkan pada
Aplikasi Window.
Properties
Nama Property Nilai Keterangan
MultiLine True/false (default:false) True agar Textbox dapat
menerima multiline input
Aligment Left, Center, Right Mengatur text Aligment
Locked True/false True untuk membuat
textBox tidak dapat diubah
nilainya.
MaxLength Integer Menentukan batas maximal
jumlah karakter yang dapat
diisikan dalam text fields
PasswordChar Character (mis. *) Untuk membuat texbox
password
Event yang sering digunakan adalah GotFocus, LostFocus atau Change Event.
Contoh:
OptionButton
OptionButton/RadioButton digunakan untuk menerima input berupa pilihan dengan jenis
single selection. Jadi dengan OptionButton user hanya diizinkan untuk memilih satu
pilihan dalam satu waktu. Properti penting yang dimiliki oleh OptionButton adalah:
CheckBox
CheckBox digunakan untuk digunakan untuk menerima imput berupa pilhan denan jenis
multiple selection. Jadi dalam satu waktu user dapat memilih lebihdari satu pilihan
dengan memberi tanda Check (√ ).
Properti:
ListBox
ListBox digunakan juga untuk memberi input berupa pilihan (multiple atau single) tetapi
tampilannya berupa suatu List.
Properti:
Untuk menambahkan Item pada List secara run-rime dapat digunakan method AddItem
yanf dimiliki oleh List Object tersebut.
Contoh:
[Link] “Indonesia”
[Link] “Malaysia”
[Link] “India”
ComboBox
ComboBox mirip dengan ListBox dengan perbedaan pada tampilannya. ComboBox tidak
dapat menerima Multiple Selection.
Timer
Timer merupakan Control yang tidak tampak (invisible) pada saat run-time, digunakan
untuk menjalankan suatu proses/kode program secara periodik. Kode progra in dapat
diletakkan pada Timer Event. Interval periode dapat di-set pada properti Interval dalam
milisecond. Properti interval bernilai 0 berarti event timer tidak akan pernah terjadi
(default).
Latihan:
1. Buatlah Project Baru simpan dengan Nama Form: frmWaktu dan nama Project
prjWaktu
2. Buat Control Timer pada Form dan ubah Interval Property menjadi 1000
3. Buatlah Control TextBox pada form dan beri nama txtTimer
4. Double Click Control Timer untuk membuat Timer event. Tuliskan kode program
dibawah ini pada event tersebut.
[Link]=Timer()
5. Buatlah event pada Onload pada form dan tuliskan juga kode di atas
6. Jalankan Program.
DriveListBox
DriveListBox digunakan untuk menampilkan Drive harddisk dan label-nya. Property
yang penting adalah Drive yang akan menghasilkan Disk Drive beserta labelnya.
Contoh:
Print [Link] >>hasilnya c:[localdisk]
DirListBox
DirListBox digunakan untuk menampilkan list untuk hierarki direktori dalam drive atau
folder yang aktif. Property yang penting adalah path(read/write) yang akan menentukan
nama drive beserta nama folder-foldernya.
FileListBox
FileListBox digunakan untuk menampilkan file-file yang berada dalam direktori aktif.
Property yang penting dalam control ini adalah pattern untuk menentukan jenis file
(extension) yang akan ditampilkan, dan Path untuk menentukan pada folder mana file
yang akan ditampilkan.
Contoh:
[Link]=”*.txt” >>menampilkan file text.
Scrollbar
Scrollbar terdiri dari vertical Scrolbar (Vscrollbar) dan horizontal Scrollbar (HScrollbar).
Scrollbar digunakan untuk input data berupa scroll.
Property Keterangan
Min Menentukan nilai minimum
Max Menentukan Nilai maksimum
SmallChange Perubahan Nilai jika user click Panah scrollbar
LargeChange Perubahan Nilai jika user klik di sekitar scroll bar indicator
Value Nilai yang diperoleh dari scroll bar
Event yang penting adalah Change event terjadi jika user klik scrollbar sehingga terjadi
perubahan value.
Mengatur Project
Satu Visual Basic project dapat terdiri dari beberapa Form(*.frm), standard BAS Module
(*.bas), class Module(*.cls) dan satu MDI Form.
Untuk menambah Form, standard BAS Module, Class Module dan MDI Form, klik
menu Project, dan pilih add Form (untuk menambah Form), add Module untuk
menambah Module, add class Module (untuk menambah class Module) dan add MDI
Form (untuk membuat MDI Form).
Module biasanya digunakan untuk mendeklarasikan variable, konstanta atau procedure
yang bersifat publik (bias diakses di setiap Form). Class Module digunakan untuk
membuat/mendeklarasikan class. MDI Form akan dibahas pada bagian selanjutnya.
Untuk mengatur project Anda dapat menggunakan project property dialog box yang
dapat dibuka dengan klik menu Project> namaproject Properties.
Project Properties Dialog Box terdiri atas 5 tab panel yaitu General, Make, Compile,
Component, dan Debugging. Kita akan membahas 3 yang pertama.
Control Array
Selama ini kita menggunakan Control sebagai individual Control, dengan nama,
property, event dan method yang berbeda. Visual Basic 6.0 mempunyai fasilitas untuk
membuat array dari beberapa Control yang sama (Control Array) untuk berbagi event
meskipun tiap Control dapat mempunyai property yang berbeda. Control Array hanya
dapat dibuat pada saat design time dengan minimum satu Control sebgai anggota.
Anda dapat membuatControl Array dengan 3 cara:
- memberi nilai numeric non-desimal, non negatif pada Index Property
- membuat 2 control pada kelas yang sama dengan Name Property yang sama.
- Mnegcopy Control yang sudah terbentuk, paste dan akan muuncul pertanyaan
apakan Anda akan membuat Control array aatau tidak (klik Yes).
Keuntungan menggunakan Control Array:
- Control akan mempunyai Event Procedure yang sama sehingga mengurangi
jumlah baris kode program
- Dapat menambah Control pada saat run-time dengan mudah.
- Control array akan menghabiskan sumber daya (memory) dan akan menghasilkan
Executable file yang lebih kecil.
- Visual Basic dapat menampung sampai 256 Nama Control, sehingga dengan
menggunakan Control array anda dapat meningkatkan jumlah Control yang dapat
dibuat karena satu Control array hanya mereferensi satu nama.
Contoh Control Array berbagi event (KeyPress)
Private Sub Text1_KeyPress(Index As Integer, KeyAscii As
Integer)
MsgBox "A key has been pressed on Text1(" & Index & ")
control"
End Sub
End Sub
Private Sub Text1_LostFocus(Index As Integer)
Text1(Index).BackColor = vbWhite
End Sub
Variable digunakan untuk menyimpan data selama program berjalan (dalam memory).
Pada sebagian besar bahasa pemrograman, variable harus dideklarasikan. Pada Visual
Basic, programmer punya kebebasan untuk tidak mendeklarasikan variable.
Nama variable
Nama variable digunakan untuk mereferensi data yang kita simpam dalam memory.
Suatu saat Anda membutuhkan, dapat menggunakannya dengan berdasar nama variable
tersebut. Aturan untuk menuliskn nama variable:
- harus dimulai dengan huruf
- jumlah character tidak boleh lebih dari 255
- nama variable tidak case-sensitif artinya tidak membedakan huruf kecil dan huruf
besar
- harus unik dalam scope-nya.
Deklarasi Variable
Sintax umum:
Dim namavariable As Datatype
Contoh:
Dim x As Integer
Dim nama As String
Variable DataType
Visual Basic mendukung 6 tipe variabel yaitu:
Numeric
Numeric data type memiliki beberapa jenis yang bergantung pada jenis bilangan dan
range-nya:
Jenis Numeric datatype:
Contoh deklarasi:
String
Digunakan untuk menyimpan data berupa Text. String Variable dapat digunakan
untuk menyimpan data sampai 2 GB.
Contoh:
Dim strNama as String
StrNama=”Asrul Muan”
Boolean
Object
Digunakan untuk menyimpan data berupa object (form/control). Dengan
mendeklarasikan variable sebagai object, Anda dapat menggunkan variable tersebut
untuk mengakses properti dan method yang dimiliki oleh object tersebut.
Variant
Variant merupakan Datatype yang paling special karena dapat mengakomodasi
semua jenis data type.
Global variable
Global variable merupakan variable yang dideklarasikan pada standard BAS Module
dengan keyword public, dengan scope diseluruh aplikasi dan life time sepanjang aplikasi
berjalan.
Jadi anda dapat mengakses dan mengubah nilai dari global varibele di manapun dan
kapanpun sepanjang aplikasi berjalan.
' In a BAS module
Public InvoiceCount as Long ' This is a global variable.
Anda dapat juga mendeklarasikan suatu procedure dengan keyword static sehingg semua
variable dala procedure tersebut merupaka static local variable.
Deklarasi static local variable
Static Sub Tambah()
Dim x as Integer ‘x adalah static variabel
..
End Sub
Konstanta
Konstanta atau Constan adalah salah satu cara untuk menyimpan data tetapi nilai data
tersebut tidak akan berubah selama program berjalan.
Untuk mendeklarasikan konstanta digunakan keyword Const.
Contoh:
Const pi as Double =3.14
Operator
Operator Aritmatika
Operator Pangkat ^
Operator Perkalian *
Operator Pembagian /
Operator Pmbagian Integer \
Operator Sisa Pembagian mod
Operator Penjumlahan +
Operator Pengurangan -
Operator Pembandingan
Operator Lebih Kecil Dari <
Operator Lebih Kecil atau Sama Dengan <=
Operator Lebih Besar Dari >
Operator Lebih Besar atau Sama Dengan >=
Operator Sama Dengan =
Operator Tidak Sama Dengan <>
Operator Logika
- Operator AND
Ekspresi 1 Ekspresi 1 Hasil
False False False
False True False
True False False
True True True
- Operator OR
Ekspresi 1 Ekspresi 2 Hasil
False False False
False True True
True False True
True True True
- Operator NOT
Ekspresi 1 Hasil
False True
True False
- Operator XOR
Ekspresi 1 Ekspresi 2 Hasil
False False False
False True True
True False True
True True False
- Operator EQV
Ekspresi 1 Ekspresi 2 Hasil
False False True
- Operator IMP
Ekspresi 1 Ekspresi 2 Hasil
False False True
False True True
True False False
True True True
Array
Contoh:
Dim Nama (15) as String
Dimensi menunjukkan jumlah nomor element(index) maksimum dari array. Array di atas
dapat menyimpan 16 element data karena index (nomor) element dimulai dengan 0
dengan index terakhir 15.
Untuk memberi nilai pada array tersebut kita harus mereferensi pada indexnya, misalkan:
Nama(0)=”Asrul Muan”
Nama(1)=”Angels Maulana”
....
Nama(15)=”Bill Gates”
Jika kita memberi nilai Nama(16)=”Rcec”, program akan salah, karena index 16 di luar
batas maksimum index.
Mengatur Limit
Secara default index suatu array dimulai dengan 0. kita dapat menentukan pada angka
berapa index tersebut akan dimulai dengan menggunkan deklarasi sebgai berikut:
Dim Nama(1 to 16 ) As String
Dengan deklarasi diatas kita tidak dapat mengisi Nama(0) dengan suatu nilai, tetapi kita
masih dapat mengisi Nama(16) dengan suatu nilai.
MultiDimension Array
Array satu dimensi seperti contoh di atas digunakan untuk menyimpan satu buah jenis
data dalam satu array. Kita dapat juga menyimpan lebih dari satu jenis data dalam satu
array dengan menggunakan multidimensio array. Misalkan kita ingin menyimpan nama
depan dan nama belakang maka kita dapat membuat array sebgai berikut;
Dim Nama(15,1) as String
Untuk memberi nilai array:
Data pertama:
Nama(0,0)=”Asrul” >>nama depan
Nama(0,1)=”Muan”>>nama belakang
Data kedua;
Nama(1,0)=”Angels” >>Nama depan
Nama(1,1)=”Maulana” >> Nama belakang
... dst
Array Dinamic
Kadang-kadang kita belum mengetahui berapa jumlah data yang akan kita masukkan ke
dalam suatu array, sehingga kita tidak dapat menentukan jumlah dimensi array. Untuk
mengatasi masalah ini Anda dapat menggunkan Dinamic Array yaitu dengan cara
mendeklarasikan ulang array yangsudah kita buat dan diubah/ditambah dimensinya.
Contoh:
Dim nama(15)
Mendeklarasikan ulang:
Redim Nama(30);
Collection
Collection merupakan cara lain untuk menyimpan data yang berupa kumpulan data
sejenis. Keuntungan dibanding menggunkan array adalah collection memiliki properti
dan method sehingga memudahkan programmer untuk mengakses data yag sudah
disimpan dalam collection tersebut. Collection memiliki key sehingga kita dapat
mengakses data berdasarkan key tersebut.
Untuk menggunkan Collection, kita harus mendeklarasikan Collection variable sebagai
berikut:
Dim Simpanan As New Collection
Method yang dimiliki oleh Collection:
- Add Method untuk menambah item ke dalam Collection
- Remove method untuk menghapus item dari Collection
- Item Method untuk mengakses item berdasar index atau key
Property yang dimiliki oleh Collection:
- Count Property untuk mengetaui jumlah item yang terdapat dalam suatu
Collection
Add Method
Add method digunakan mengikuti sytax sebgai berikut:
[Link] nilai, key, data_sebelum,
data_sesudah
Remove Item
Anda dapat menghapus data berdasar key ataupun index.
Berdasar key:
[Link] “Bill Gates”
Berdasar index:
[Link] 3
Item Method
Anda juga dapat mengakses data berdasarkan key ataupun index.
[Link](“Asrul Muan”)
[Link](2)
Count Property
Untuk mengetahui jumlah data dalam Collection gunakan sintax berikut:
[Link]
Contoh:
Procedure
basic akan membuat segmen program tersendiri (procedure). Procedure berguna untuk
melakukan suatu proses yang akan dilakukan berulang-ulang. Keuntungan lain adalah
dengan membagi program ke dalam procedure, pemeliharaan atau modifikasi program
menjadi lebih mudah serta logika program menjadi lebih mudah dimengerti.
Dalam Visual basic ada 2 jenis procedure yaitu subroutine dan function yang akan
dibahas dibagian berikut.
Subroutines
Subroutine merupkan block statement untuk melakukan suatu task tanpa menghasilkan
suatu return value (nilai). Semua event dalam Visual basic adlah procedure. Anda dapat
membuat procedure sendiri dengan syntax unum sebagai berikut:
Anda dapat menuliskan kode diatas langsung atau dapat menggunakan visual tool yang
sudah disedikan oleh Visual Basic yaitu dengan :
Pilih Tools pada menu bar, klik Add procedure akan muncul dialog box seperti dibawah.
Beri nama procedure, pilih Type Sub dan Scope-nya.
Contoh Subroutine:
Function
Function hampir sama dengan Subroutine, tetapi function menghasilkan suatu nilai
(return value). Syntax umum:
namaFunction= return_value
End Function
Anda dapat menulis manual kode di atas atau menggunakan Visual Tool (pilih function
pada Type).
Contoh Function:
Control Flow
If … Then
Syntax Umum:
If (kondisi) Then
‘statemen yang akan dijalankan jika kondisi benar
End if
End if
Select Case
Syntax Umum:
Select Case Expresi
Case 1
‘statement yang akan dijalankan jika expressi bernilai 1
Case 2
‘statement yang akan dijalankan jika expressi bernilai 2
Case Else
‘statement yang akan dijalankan jika expressi tidak bernilai 1 atau 2
End Select
Latihan Select Case
Looping
Do While... loop
Syntax umum:
Do While Kondisi
‘Statement yang akan diloop jika kondisi benar
Loop
Contoh:
Dim x As Integer
x = 1
Do While (x < 10)
Print x
x = x + 1
Loop
While Wend
Syntax umum:
While Kondisi
‘Statement yang akan diloop jika kondisi benar
Wend
Contoh:
Dim x As Integer
x = 1
While (x < 10)
Print x
x = x + 1
Wend
Do Until ...loop
Syntax umum:
Do Until Kondisi
‘Statement yang akan diloop jika kondisi benar
Loop
Contoh:
Dim x As Integer
x = 1
Do Until (x > 10)
Print x
x = x + 1
Loop
For ...Next
Syntax umum:
For n=mulai to akhir
‘Statement yang akan diloop sepanjang n bernilai dari mulai sampai akhir
Loop
Contoh:
Dim x As Integer
For x=1 to 10
Print x
x = x + 1
Loop
Built-in Function
String
Function Contoh Keterangan
InStr Instr(1,”Rcec”,”c”) Posisi pertama dari suatu
Hasil: 2 bagian string yang terdapat
Hasil 0 jika tidak ada yang pada bagian string yang lain
cocok
Numeric
Convertion
Function Keterangan
Asc(Expression) Mengubah karakter menjadi kode ASCII
Cbool(Expression) Konvert suatu expresi menjadi variant dengan sub type Boolean
Cbyte(Expression) Konvert suatu expresi menjadi variant dengan sub type Byte
Ccur(Expression) Konvert suatu expresi menjadi variant dengan sub type Currency
CDate(Expression) Konvert suatu expresi menjadi variant dengan sub type Date
CDbl(Expression) Konvert suatu expresi menjadi variant dengan sub type Double
Chr(Expression) Konvert kode ASCII menjadi karakter
Cint(Expression) Konvert suatu expresi menjadi variant dengan sub type Integer
Clng(Expression) Konvert suatu expresi menjadi variant dengan sub type Long
Csng(Expression) Konvert suatu expresi menjadi variant dengan sub type Single
Cstr(Expression) Konvert suatu expresi menjadi variant dengan sub type String
Hex(Expression) Menghasilkan bilangan Hexadesimal dari suatu bilangan
Oct(Expression) Menghasilkan bilangann Octal dari suatu bilangan
Contoh:
Dim x,y,z as Integer
x= CInt([Link])
y= Cint([Link])
z= x+y
Message Box
Message Box digunakan untuk menampilkan suatu dialog box yang menampilkan suatu
pesan dan meminta user untuk mengklik salah satu tombol. Anda dapat “menangkap”
tombol mana yang diklik oleh user karena Message Box mengembalikan nilai (return
value) berupa integer.
Message Box memiliki 3 parameter yang penting. Prompt (String) digunkan untuk
menampilkan pesan yang akan diberikan pada user, Button digunakan untuk menentukan
jenis Button yang ditampilkan , jenis icon dan setting lainnya, Title digunakan untuk
menampilkan judul pada message box window.
Parameter Button terdiri atas 5 group:
1. (0-5) menentukan jumlah dan jenis Button yang digunakan.
2. (16, 32, 48, 64) menentukan jenis ikon.
3. (0, 256, 512) menentukan button mana yang default.
4. (0, 4096) menentukan modality dari message box.
5. (65536, 524288, 1048576) menentukan apakah message box sebagai foreground
window juga text alignment dan text direction.
Contoh:
Private Sub Form_QueryUnload(Cancel As Integer, UnloadMode
As Integer)
pesan = MsgBox("Anda ingin keluar?", vbYesNo +
DefaultButton1 + Question, "Asrul")
If pesan = 7 Then
Cancel = True
End If
End Sub
No Button Description
0 OKOnly Button OK
1 OKCancel Button OK dan Cancel
2 AbortRetryIgnore Button Abort, Retry, and Ignore.
3 YesNoCancel Button Yes, No, and Cancel.
4 YesNo Button Yes and No.
Return Values
Constant Value
OK 1
Cancel 2
Abort 3
Retry 4
Ignore 5
Yes 6
No 7
Input Box
Input box digunakan untuk menampilkan dialog box yang menampilkan pesan, text box
untuk memasukkan data dan meminta user untuk mengklik button. Input box
mengembalikan nilai berupa string yaitu nilai yang dimasukkan user ke dalam text box.
Contoh:
Private Sub Command1_Click()
Dim nama As String
nama = InputBox("Masukkan nama Anda?", "asrul", "")
Print nama
End Sub
Menu
Menu merupakan Intrinsic Control untuk membuat menu bar. Untuk membuat menu anda
dapat menggunakan menu Editor (Tools > Menu Editor). Akan muncul Menu Editor
Dialog Box seperti dibawah ini.
Property Keterangan
Caption Menu Caption
Name Nama menu
Index Indek menu
NegotiatePosition Posisi menu bar
Anda dapat membuat menu baru dengan klik insert button. Netx button digunakan untuk
berpindah dari menu satu ke menu yang lain atau jika berada di menu terakhir, next
button akan membuat menu baru jika di klik.
Up-down button digunakan untuk memindah posisi menu secara vertical, left-raight
button digunakan untuk memindah posisi menu secara horizontal (membuat submenu)
Pop-up menu
Hampir semua software komersial memiliki pop-up menu yaitu jika user klik kanan
mouse akan muncul menu. Visual basic menyediakan fasilitas untuk membuat pop-up
menu dengan memanggil method popupmenu.
PopupMenu namaMenu
Namamenu merupakan menu yang sudah didefinisikan terlebih dahulu (event-nya) pada
menu editor.
Contoh:
Private Sub Text1_MouseDown(Button As Integer, _
Shift As Integer, X As Single, Y As Single)
If Button And vbRightButton Then
[Link] = False
PopupMenu mnuMyPopup
[Link] = True
End If
End Sub
ImageList
ImageList digunakan sebagai container dari Image dan Icon yang akan dipakai oleh
Common Control yang lain seperti toolbar, treeview, ListView, tabStrip, ImageCombo.
ImageList akan invisible pada saat run-time dan untuk menampilkannya anda harus
menghubungkannya dengan control lain yang membutuhkan image.
Keuntungan menggunakan ImageList adlah waktu ekseskusi untuk menampilkan image
akan lebih cepat dan effisien karena image sudah diload pada saat design time.
Menambah Image pada Image List
ImageList menghasilkan Image Collection yang terdiri atas image object (item). Seperti
penggunaan Collection yang lain, setip ImageList object dapt direferensi dengan
menggunakanindex atau key-nya. Format image yang dapat disimpan dalam ImageList
berupa bitmap (*.bmp), icon (*.ico), cursor (*cur), JPEG (*.jpg) dan GIF (*.gif).
3. Aktifkan Image tab dan untuk menambah Image klik insert picture button dan
pilih image dari hard disk. Beri nama key yang unik karena key ini akan
Jika anda tidak mengisi parameter index, maka image akan diletakkan pada akhir
Collection.
Contoh:
Dim li As ListImage
Set li = [Link](, "Cut", _
LoadPicture("d:\bitmaps\[Link]"))
Untuk menghapus Image dari imageList Anda dapat menggunakan remove method
dengan parameter Index atau Key-nya.
Contoh:
[Link] "Cut"
Untuk menghapus semua Image dari ImageList Anda dapt menggunakan Clear Method.
Contoh:
[Link]
Contoh:
Set [Link] = [Link]("Cut").Picture
Menggabungkan Image
Untuk menggabungkan 2 image dalam satu image anda dapat menggunkan effek overlay
Contoh:
PaintPicture [Link](1).Picture, 0, 10, 64, 64
PaintPicture [Link](2).Picture, 100, 10, 64, 64
PaintPicture [Link](1, 2), 200, 10, 64, 64
Toolbar
Sebagian besar Apliksi window menambahkan toolbar untuk menjalankan perintah
perintah penting. Walaupun keberadan toolbar tidak dapt menggantikan menu, teteapi
aplikasi yang menggukan toolbar kan kelihatan lebih hidup.
Visual basic menyediakan toolbar control yang berisi button dan control lainya yang
dapat di-atur secara lebih interaktif oleh oleh end-user.
Toolbar control terdiri atas Button Collection, yang berisi Button object. Setiap button
object dapat digunakan sebagi push button, separator atau temapt untuk control lain
(textbox atau combobox) yang diletakkan pada toolbar.
Button object mengexpos Buttonmenus collection yang berisi Buttonmenu object dimana
button menu merupakan item dari drop-down menu.
Untuk membuat toolbar anda juga dapat menggunakan toolbar wizard. Anda harus meng-
intall component ini dan aktifkan dengan menggunakan Add-in Manager pada tools
menu. Dengan menggunakan button panah anda dapat memasukkan atau menghapus tool
dari toolbar.
Kemudaian Anda dapat melakukan setting property pada toolbar dengan klik kanan dan
pilih property. Dibawah ini penjelasan tentang property-property tersebut:
Property Keterangan
AllowCustomize Property dapat di-setting pada run-time
Wrappable Toolbar akan dibuat multiline jika lebar form tidak cukup
Showtip Menampilkan tooltip
ButtonWidth Lebar default button
Button Object
Property Keterangan
Index Menentukan posisi Button dalam toolbar, akan secara otomatis
ditentukan jika Anda klik insert Button Button.
Caption Memberi Caption pada button (kosongkan jika hanya ingin
menampilkan icon.
Description
key Sebagai identitas Button agar program lebih mudah terbaca
Style Menentukan Jenis button:
0-tbrDefault untuk button biasa
1-tbrCheck untuk check Button
2-tbrButtonGroup Untuk mengelompokkan Check button
sehingga hanya satu button yang dapat
di-press dalam satu waktu.
3-tbrSeparator Button sebagai separator
4-tbrPlaceholder Separator dimana lebarnya bergantung
pada width property.
5-DropDown Button dengan dropdown menu jika di
klik.
Image Menentukan image/icon yang ditampilkan pada button dengan
menggunkan key pada imageList Control.
Run-Time Property
Anda dapat menambahkan Buton pada saat run-time dengan menggunakan sintak sebagai
berikut:
Jika Anda menggunakan Button dengan style DropDown anda dapat menambahkam
menu dengan sintak:
Status Bar
Status bar digunakan untuk menampilkan informasi kepada user pada bagian bawah dari
form. Status bar meng-expos panels Collection yang berisi Panel Object. Panel Object
merupakan daerah pada status bar untuk menampilkan informasi sesuai dengan style
yang ditentukan.
Untuk mengaktifkan Control ini anda dapat menggunakan Component Dialog Box dan
pilih Microsoft Common Control 6.0 (SP4).
TreeView
Treeview digunakan untuk menampilkan hierarki suatu item (seperti pada window
Explorer). Tanda plus (+) mengindikasikan bahwa item memiliki child item. Untuk
mengaktifkan Control ini caranya sama dengan pengaktifan Control yang menjadi
anggota Microsoft Common Control 6.0.
TreeView menghasilkan Node Collection yang terdiri atas Node object yang memiliki
beberapa properties untuk mendefinisikan bagaimana TreeView akan ditampilkan.
Relative digunakan untuk untuk menentukan Node yang sudah ada sebagai acuan Node
yang baru (berupa index atau key String).
Relationship menentukan hubungan antara Node yang baru dengan Node yang dijadikan
acuan (Relative).
Menampilkan Informasi
User berharap jika TreeView Dikklik pada Node tertentu akan menampilkan informasi
yang dibutuhkan. Untuk menerapkan hal ini Anda dapat menggunakan Click Event dan
Anda dapat menentukan Node mana yang diklik dengan menggunakan parameter yang
dikirim pada event Click ini (berupa Node dan Anda dapat mengambil nilai Index atau
Key dari Node tersebut).
Untuk menampilkan informasi anda dapat menggunakan info() method sebagai berikut;
ListView
ListView digunakan untuk menampilkan list /daftar suatu item seperti pada window
explorer yang menampilkan list dari file yang terdapat pada folder terterntu. ListView
dan TreeView biasanya digunakan secara bersaman untuk membuat suatu aplikasi yang
mirip dengan Window Explorer.
ListView mendukug 4 mode tampilan grafis yaitu : Icon, Small Icon, List dan Report.
Untuk memahami 4 mode tersebut Anda dapat membandingkannya dengan Window
Exporer pada perintah views (Report mirip dengan Details).
ListView menghasilkan 3 Collection yaitu ListItems Collection, ColumnHeader
Collection dan ListSubItems. ListItems Collection terdiri atas ListItem Object yang
berhubungan dengan item pada control. ColumnHeader Collection terdiri atas
ColumHeader Object yang akan berpengaruh terhadap tampilan ListView pada mode
Report. ListSubItems berisi data yang akan ditampilkan pada cell dalam mode Report.
Design-Time Properties
Anda dapat mengatur setting ListView dengan klik kanan pada Listview Control dan
pilih properties, akan muncul Property Dialog Box.
Property pada General tab
Property Keterangan
View Menetukan jenis mode:
lvwIcon, lvwSmallIcon, lvwList, lvwReport
Arrange Mengatur alignment (hanya berlaku pada mode Icon dan
SmallIcon):
lvwAutoLeft >> Left Aligment
lvwAutoTop>> Top Aligment
lvwNone >>tanpa Aligment (default)
LabelEdit Menentukan apakan user dapt meng-edit label item atau tidak:
LabelWrap Menentukan apakah label yang terlalu panjang akan dibuat garis
baru atau tidak (wrap)
MultiSelect Mengizinkan Multiselection atau tidak
AllowColumnreOrder Jika bernilai True (di-check) maka user dapat mengatur urustan
dari kolom pada mode Report.
Untuk menampilkan Icon/image pada item, Anda dapat menggunakan ImageList. Anda
diizinkan untuk menghubungkan ListView dengan maksimal 3 ImageList. Misalkan
mode Icon menggunakan ImageList1, mode SmallIcon menggunakan ImageList2 dan
IamgeList3 digunakan oleh Columheader.
Contoh menambah Node
Set [Link] = ImageList1
Set [Link] = ImageList2
Set [Link] = ImageList3
Note: ImageList yang sama dapat digunakan untuk property yang berbeda.
Anda dapat menggunakan ImageList tab (pada property window) untuk mengatur Icon
yang digunakan pada ListView.
Run-Time Operation
Anda dapat menambahkan Item dengan menggunakan Add method:
Add([Index], [Key], [Text], [Icon], [SmallIcon]) As ListItem
ProgressBar
Progress Bar digunakan untuk memberi informasi kepada user tentang status suatu
proses.
Design-time Properties
Dibandingkan dengan Control yang lain dalam Microsoft Common Control 6.0,
Progressbar memiliki property yang paling sedikit.
Property pada Progress Bar
Property Keterangan
Min Nilai Minimum Progress Bar
Max Nilai Maksimum Progress Bar
Run-Time Operation
Untuk melihat status dari suatu proses yang sedang berjalan, anda dapat menggnaka
property value. Nilai yang dapat dimasukkan dalam property ini bernilai integer dan
dibatasi oleh nilai Max dan Min property.
Contoh menambah item pada ListVew
Dim i As Integer
For i = 0 To [Link]
[Link] = i
Next
TabStrib
Tabbed Dialog Box (panel bertumpuk) telah menjadi standard pada aplikasi berbasis
window. Dengan Visual Basic 6.0 Anda dapat membuat Tabbed Dialog Box dengan
menggunakan TabStrip dan SSTab. Perbedaan antara TabStrip dan SSTab adalah
TabStrip tidak dapat digunakan sebagai Contaner dari Control yang lain.
Run-Time Operation
Dengan menggunakan TabStrip Anda berharap jika Anda klik suatu Control, maka akan
muncul Control tertentu dan jika klik tab yang lain akan muncul Control yang lain pula.
Karena TabStrip bukan merupakan Container, untuk melakukan hal tersebut Anda harus
menggunakan koding program.
Beberapa ontoh berikut akan memberi gambaran bagaimana mengguunakan Tabstrip.
Meletakkan TabStrip tepat pada Control-nya
Private Sub Form_Load()
Dim pic As PictureBox
For Each pic In picTab
[Link] [Link], [Link], _
[Link], [Link]
[Link] = 0
Next
End Sub
Untuk menambah tab pada run time anda dapat menggunakan sintak:
Add([Index], [Key], [Caption], [Image]) As Tab
Untuk menghapus tab Anda dapat menggunakan remove method dengan parameter index
atau key dari tab.
SSTab
Sperti TabStrip, SSTab digunakan untuk membuat tampilan yang berupa tab panel (panel
dengan bertumpuk). Di setiap tab panel tersebut Anda dapat meletakkan Control anak
(SSTAB adalah Container) dan berpindah dari satu tab panel ke tab panel yang lain.
Untuk menambahkan Control ini pada Control box Anda dapat klik kanan Control box,
pilih komponen, akan muncul component dialog box dan pilih Tabbed Dilog Control 6.0.
SSTab Event
Click event terjadi jika user klik tab panel untuk berpindah dari satu panel ke panel lain.
Even ini digunakan untuk validasi perpindahan tab tersebut. Click event ini mempunyai
parameter PreviousTab yang nilainya merupakan indek dari panel yang ditinggalkan.
Contoh
Private Sub SSTab1_Click(PreviousTab As Integer)
‘previousTab merupakan index dari tab sebelumnya
end sub
CommonDialog Control
Digunakan untuk menampilkan Color, Font, Printer, FileOpen, FileSave dan Help
window Dialog box.
Method untuk menampilkan dialog box tersebut:
Method Keterangan
ShowColor Menampilkan Color Dialog Box
ShowFont Menampilkan Font Dialog Box
Property Keterangan
Color Mengambil nilai warna dari color dialog box
FontName Mengambil nilai nama font dari font dialog box
FontSize Mengambil nilai ukuran font dari font dialog box
FontBold Mengambil nilai bold format font dari font dialog box
FontItalic Mengambil nilai italic format font dari font dialog box
FontUnderline Mengambil nilai underline format font dari font dialog box
FontStrikethru Mengambil nilai Strikeout format font dari font dialog box
Filter Filter jenis file yang akan dibuka/save
FilterIndex Menentukan default Filter
DefaultExt Menentukan default Extension
FileName Mengambil nama file dari FileOpen dialog box
MaxFileSize Ukuran maksimum fie yang dapat dibuka
HelpFile Menentukan lokasi file help