Script Bedside Handover – Ruang Rawat Inap Bedah
Pemeran
- Bu Rina – Kepala Perawat Shift Pagi (Senior, tegas)
- Pak Andi – Kepala Perawat Shift Malam (Senior, informatif)
- Siti – Perawat Shift Malam (detail, teliti)
- Budi – Perawat Shift Malam (observasi pasien)
- Lina – Perawat Shift Malam (pantau alat & dokumentasi)
- dr. Raka – Dokter jaga (tegas, singkat)
- Ibu Ratna – Pasien post operasi appendektomi (45 tahun)
Scene 1 – Perpindahan dari Nurse Station ke Bed Pasien
(Pukul 07.00 pagi. Tim perawat shift pagi dan malam berkumpul di nurse station, lalu
berjalan menuju Bed 3 sambil membawa form handover, chart pasien, dan rekam medis.)
Bu Rina: Selamat pagi semua. Kita mulai handover pasien di Bed 3, Ibu Ratna. Pak Andi,
silakan memimpin.
Pak Andi: Baik, Bu. Mari kita ke pasiennya langsung.
Scene 2 – Pembukaan di Samping Tempat Tidur
(Tim berdiri di sisi kiri tempat tidur. Pasien dalam posisi semi-Fowler, terlihat nyaman
namun masih menggunakan O₂ nasal cannula.)
Pak Andi: Selamat pagi, Ibu Ratna. Ini adalah tim perawat shift pagi yang akan melanjutkan
perawatan Ibu. Kami akan melakukan laporan singkat di sini. Apakah Ibu bersedia?
Ibu Ratna: Bersedia, Pak.
Scene 3 – Laporan SBAR
Pak Andi: Siti, silakan laporan dengan format SBAR.
Siti:
S (Situation): Pasien sadar penuh, compos mentis, keluhan utama nyeri pada luka operasi
skala 5/10. Tidak ada mual atau muntah. Saat ini memakai O₂ nasal cannula 2 lpm, infus RL
20 tpm.
B (Background): Pasien masuk IGD kemarin pukul 17.00 dengan nyeri perut kanan bawah.
Riwayat hipertensi, terkontrol dengan obat. Dilakukan operasi appendektomi semalam
pukul 23.00, operasi lancar tanpa komplikasi.
A (Assessment): TD 120/80 mmHg, Nadi 82x/menit, RR 20x/menit, Suhu 36,8°C, SpO₂ 98%
dengan oksigen. Luka operasi tertutup perban steril, kering, tidak ada rembesan. Kateter
urin terpasang, output 400 ml/6 jam, jernih. NGT terpasang, aspirasi cairan lambung 50 ml,
warna kekuningan.
R (Recommendation): Monitor tanda vital tiap 4 jam, pantau nyeri, mobilisasi pasif sore
nanti, ganti perban besok pagi, lanjutkan infus RL dan oksigen sesuai instruksi, observasi
tanda infeksi.
Scene 4 – Tambahan Informasi Tim Malam
Budi: Eliminasi BAB belum, BAK lancar via kateter, output sesuai.
Lina: Oksigen, infus, dan NGT sudah dicek, berfungsi baik. Dokumentasi sudah lengkap di
rekam medis.
Scene 5 – Tanggapan Dokter Jaga
dr. Raka: Instruksi saya tetap: mulai mobilisasi pasif sore nanti, analgesik injeksi sesuai
kebutuhan, dan tetap pantau tanda vital. Bila ada tanda infeksi atau penurunan kesadaran,
laporkan segera.
Scene 6 – Penerimaan oleh Tim Pagi
Bu Rina: Baik, laporan diterima. Untuk shift pagi:
- Siti dan Lina, periksa ulang infus dan oksigen sekarang.
- Budi, dampingi pasien saat mobilisasi sore nanti.
Pastikan edukasi pasien tentang perawatan luka dan posisi tidur yang nyaman.
Bu Rina (kepada pasien): Ibu, kami akan memantau kondisi Ibu secara berkala dan
memberitahu setiap tindakan yang kami lakukan.
Ibu Ratna: Terima kasih, Bu.
Scene 7 – Penutup
Pak Andi: Demikian laporan dari shift malam. Terima kasih, semoga shift pagi berjalan
lancar.
Bu Rina: Terima kasih semuanya. Handover selesai.