0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
205 tayangan4 halaman

Capaian Pembelajaran Fikih Kelas VIII

Diunggah oleh

yyusnidet
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
205 tayangan4 halaman

Capaian Pembelajaran Fikih Kelas VIII

Diunggah oleh

yyusnidet
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

KURIKULUM MERDEKA

Nama Madrasah : ................................................


Nama Penyusun : ................................................
NIP : ................................................
Mata pelajaran : Fikih
Fase D, Kelas / Semester : VIII (Delapan) / I (Ganjil) & II (Genap)
CAPAIAN PEMBELAJARAN
MATA PELAJARAN : FIKIH

A. Rasional Pembelajaran Fikih


Pembelajaran Fikih merupakan proses pembentukan pengetahuan, sikap, dan keterampilan
oleh peserta didik melalui kinerja kognitifnya yang berbasis fakta dan fenomena sosial
keagamaan yang kontekstual. Pembelajaran mengandung tiga karateristik utama yaitu: (a)
proses pembelajaran melibatkan proses mental secara maksimal yang menghendaki
aktivitas peserta didik untuk berpikir, (b) pembelajaran diarahkan untuk memperbaiki dan
meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang pada gilirannya kegiatan berpikir
itu dapat membantu peserta didik untuk memeroleh pengetahuan yang mereka konstruksi
sendiri, dan (c) pembelajaran Fikih yang berupa ajaran-ajaran, prinsip-prinsip dan dogma-
dogma agama Islam itu diupayakan sekontekstual mungkin disesuaikan dengan fakta,
fenomena sosial keagamaan dan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
(IPTEK), sehingga pemahaman agama tidak tekstualis/kaku namun fleksibel dan tetap
dalam koridor metodologi yang valid. Dengan demikian fikih memiliki makna bagi
kehidupan peserta didik karena mewarnai cara berpikir, bersikap dan bertindak dalam
kehidupannya.

Oleh karena itu, pembelajaran Fikih mengarusutamakan pada pembentukan sikap dan
perilaku beragama melalui kontekstualisasi ajaran agama, pembiasaan, pembudayaan, dan
keteladanan semua warga madrasah. Iklim akademis-religius perlu diciptakan sedemikian
rupa sehingga budaya madrasah menjadi wahana berseminya paham keagamaan yang
moderat, internalisasi akhlak mulia, budaya anti korupsi dan model kehidupan beragama,
berbangsa dan bernegara yang baik bagi masyarakat. Hubungan guru dengan peserta didik
dalam proses pembelajaran dibangun dengan ikatan kasih sayang dan saling membantu,
bekerja sama untuk menggapai rida Allah Swt.

B. Tujuan Mata Pelajaran Fikih


Pembelajaran Fikih di madrasah secara bertahap dan holistik diarahkan untuk menyiapkan
peserta didik yang memiliki kompetensi memahami hukum-hukum Islam sehingga
memungkinkan peserta didik menjalankan kewajiban beragama dengan baik terkait
hubungan dengan Allah Swt., maupun sesama manusia dan alam semesta. Pemahaman
keagamaan tersebut terinternalisasi dalam diri peserta didik, sehingga nilai-nilai agama
menjadi pertimbangan dalam cara berpikir, bersikap dan bertindak untuk menyikapi
fenomena kehidupan. Selain itu, peserta didik diharapkan mampu mengekspresikan
pemahaman agamanya dalam hidup bersama yang multikultural, multietnis, multipaham
keagamaan dan kompleksitas kehidupan lainnya secara bertanggung jawab, toleran, dan
moderat dalam kerangka berbangsa dan bernegara Indonesia yang berdasarkan Pancasila
dan Undang-Undang Dasar 1945.

C. Karakteristik Mata Pelajaran Fikih


Fikih merupakan sistem atau seperangkat aturan syariat yang berkaitan dengan perbuatan
manusia (mukallaf). Aturan tersebut terkait hubungan manusia dengan Allah Swt.
(hablum minallah), sesama manusia (hablum minannas) dan dengan makhluk lainnya
(hablum minal ghair) dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Fikih menekankan pada pemahaman yang benar mengenai ketentuan hukum dalam Islam
serta implementasinya dalam ibadah dan muamalah dalam konteks keindonesiaan
sehingga semua perilaku sehari-hari sesuai aturan dan bernilai ibadah serta memiliki
dimensi ukhrawi.

D. Elemen-elemen Mata Pelajaran Fikih


Mata Pelajaran Fikih mencakup elemen keilmuan yang meliputi fikih ibadah, fikih
muamalah, dan ushul fikih, sebagai berikut:
Elemen Deskripsi
Fikih Ibadah Mengulas hukum dan tata cara pelaksanaan ritual ibadah
yang memungkinkan peserta didik melaksanakan
kewajiban beragamanya dengan baik dan benar terkait
hubungannya dengan Allah Swt. sehingga tertanam
spiritualitas dalam diri yang akan mempengaruhi sikap
dan perilaku sehari-hari dalam konteks berbangsa,
bernegara, dan bermasyarakat global.
Fikih Muamalah Mengulas hukum dan tata cara interaksi dengan sesama
manusia dan alam dalam rangka memenuhi kebutuhan
hidup sehari-hari, sehingga nilai-nilai agama menjadi
pertimbangan dalam cara berpikir, bersikap dan
bertindak untuk menyikapi fenomena kehidupan dalam
konteks berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat
global.
Ushul Fikih Memberikan pemahaman konsep dan tata cara
pengambilan hukum Islam dari sumbernya sehingga
tindakan kreatif dan inovatif dalam menyikapi situasi
global tidak keluar dari aturan syariat dalam konteks
beragama, berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat
global.
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Fikih
Fase D (Kelas VII, VIII, dan IX Madrasah Tsanawiyah)

Pada akhir fase D, pada elemen fikih ibadah, peserta didik memiliki pemahaman yang lebih
mendalam tentang rukun Islam melalui analisis naqli dan aqli, termasuk mencakup hukum
wadh'iy berupa syarat wajib, syarat sah, rukun dan batalnya. Disamping itu, ada stressing
khusus seperti pemahaman terhadap arti bacaan salat dan macam-macam sujud. Tujuan
akhirnya adalah peserta didik memiliki kesadaran ilmiah untuk menjalankan perintah Allah
Swt dan menjauhi larangan-Nya.

Pada elemen muamalah peserta didik memahami konsep dasar mawaris dan aktifitas sosial-
ekonomi seperti transaksi jual beli, hutang piutang, gadai, larangan riba dan lainnya yang
dapat menjadi dasar mereka melakukan aktifitas muamalah secara benar dalam konteks
beragama, berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat global.

Elemen Capaian Pembelajaran


Fikih Ibadah Memahami tata cara beribadah yang baik dan benar melalui kajian naqli
dan aqli yang meliputi thaharah dari hadas dan najis, berbagai macam
salat dan rukhshohnya, pemahaman terhadap arti bacaan salat, macam-
macam sujud, puasa ramadhan dan rangkaian ibadah sunnah yang
menyertainya, berbagai jenis infak dan zakat, ketentuan kurban dan
akikah, pelaksanaan haji dan umroh beserta macam-macamnya,
klasifikasi makanan, minuman, dan hewan yang halal dan haram, serta
pemulasaraan jenazah.
Fikih Muamalah Memahami konsep Islam tentang kepemilikan dan berbagai cara
perpindahannya baik yang transaksional seperti jual beli, khiyar, qiradl,
larangan riba, 'ariyah, wadi'ah, hutang-piutang, gadai, hiwalah, ijarah
maupun ketentuan warisan.

Mengetahui, ..........., ......................... 20..


Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran

.......................................... ..........................................
NIP. ................................ NIP. ................................

Anda mungkin juga menyukai