0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan6 halaman

Pembelajaran Agama Hindu di SD

Dokumen ini menjelaskan alur tujuan pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti di SD Negeri Tange Landa, dengan fokus pada pemahaman nilai-nilai dalam kitab Ramayana dan Purana serta ajaran Tri Murti. Peserta didik diharapkan dapat mengenal dan mengaplikasikan ajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari, serta memahami perilaku baik dan buruk dalam konteks ajaran Hindu. Selain itu, peserta didik juga diharapkan mengenal tempat suci dan perkembangan Agama Hindu di Indonesia.

Diunggah oleh

andrianama93
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan6 halaman

Pembelajaran Agama Hindu di SD

Dokumen ini menjelaskan alur tujuan pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti di SD Negeri Tange Landa, dengan fokus pada pemahaman nilai-nilai dalam kitab Ramayana dan Purana serta ajaran Tri Murti. Peserta didik diharapkan dapat mengenal dan mengaplikasikan ajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari, serta memahami perilaku baik dan buruk dalam konteks ajaran Hindu. Selain itu, peserta didik juga diharapkan mengenal tempat suci dan perkembangan Agama Hindu di Indonesia.

Diunggah oleh

andrianama93
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (A T P)

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

FASE :B

PENYUSUN : SRIATA, [Link]

INSTANSI : SD NEGERI TANGE LANDA


Capaian Pembelajaran:
Pada akhir Fase B peserta didik mampu mengetahui nilai-nilai dalam kitab Ramayana dan Purana yang berwawasan kearifan lokal. Selanjutnya
mengenal aspek panca sraddha dengan memahami ajaran Tri Murti sebagai perwujudan Hyang Widhi Wasa sekaligus menunjukan kemahakuasaan
Hyang Widhi sebagai cadhu śakti. Selain itu pada aspek susila peserta didik memahami sad ripu sebagai perilaku yang harus dihindari, memahami
ajaran subha dan asubha karma. Hal lain terkait dengan penghormatan terhadap bentuk tempat suci Agama Hindu yang ada di seluruh Indonesia
sebagai bentuk penghayatan nilai-nilai kearifan lokal. Selain itu juga dapat mengambil keteladanan dari tokoh yang ada dalam sejarah Hindu.

Mengenal kitab-kitab Purana, Memahami dan Mengenal tempat-tempat


Memahami dan Menguraikan perkembangan
mengetahui mitologi lokal yang menunjukkan contoh- suci dalam agama Hindu
menerapkan Agama Hindu sebelum
terkait dengan kitab-kitab Purana, contoh perilaku yang ada di Indonesia
ajaran Tri kemerdekaan Indonesia serta
dan mengaplikasikan ajaran dari kitab bhakti atas dan melatih diri untuk
Parartha dalam mengenal dan meneladani
Purana yang berwawasan kearifan kemahakuasaan menghargai tempat suci
kehidupan karakter baik dari tokoh-tokoh
lokal dalam kehidupan sehari-hari. Hyang Widhi Wasa di wilayah setempat.
sehari-hari. Hindu pada masa kerajaan Hindu
di Indonesia. sebagai Cadu Sakti.

1 3 5 7 9

2 4 10
8
6

Memahami, menguraikan, perwujudan Mengenal hari suci perayaan hari suci Hindu Mengetahui dan mengaplikasikan isi
dan mengaplikasikan cara -Nya dalam agama Hindu sesuai daerah setempat. cerita dalam kitab Ramayana dan nilai-
pemujaan kepada Hyang sebagai Tri dan mengikuti nilai yang terkandung di dalamnya
TART

Widhi Wasa dalam Murti


Menguraikan ajaran subha dan
Menguraik
asubha karma, menerapkan subha
an
karma dalam kehidupan sehari-
perkemban
hari, serta menghindari asubha
gan Agama
karma.
Hindu
setelah
kemerdeka
an
Indonesia
serta
mengenal
dan
meneladani
karakter
baik dari
tokoh-
tokoh
Hindu
setelah
kemerdeka
an
Elemen Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Alur Tujuan Pembelajaran

Kitab Suci Pada akhir fase, setelah  Mengenal kitab-kitab Purana, 1. Mengenal kitab-kitab Purana, mengetahui mitologi
mempelajari materi mengetahui mitologi lokal yang lokal yang terkait dengan kitab-kitab Purana, dan
pembelajaran, Peserta didik terkait dengan kitab-kitab mengaplikasikan ajaran dari kitab Purana yang
dapat mengenal Purana Purana, dan mengaplikasikan berwawasan kearifan lokal dalam kehidupan sehari-
sebagai mitologi ajaran dari kitab Purana yang hari.
berwawasan kearifan lokal berwawasan kearifan lokal dalam
dan dapat mengetahui kehidupan sehari-hari. 2. Memahami, menguraikan, dan mengaplikasikan
nilai-nilai dalam kitab cara pemujaan kepada Hyang Widhi Wasa dalam
Ramayana yang dapat  Mengetahui dan mengaplikasikan perwujudan-Nya sebagai Tri Murti
diaplikasikan dalam isi cerita dalam kitab Ramayana 3. Memahami dan menerapkan ajaran Tri Parartha
kehidupan sehari-hari. dan nilai-nilai yang terkandung di dalam kehidupan sehari-hari.
dalamnya
Tattwa Pada akhir fase, selain  Memahami, menguraikan, dan 4. Mengenal hari suci dalam agama Hindu dan
memahami Hyang Widhi mengaplikasikan cara pemujaan mengikuti perayaan hari suci Hindu sesuai daerah
Wasa dalam kepada Hyang Widhi Wasa dalam setempat.
perwujudannya sebagai Tri perwujudan-Nya sebagai Tri
Murti, Peserta didik juga Murti 5. Menguraikan perkembangan Agama Hindu sebelum
dapat mengembangkan kemerdekaan Indonesia serta mengenal dan
pemahaman konsep  Memahami dan menunjukkan meneladani karakter baik dari tokoh-tokoh Hindu
tentang kemahakuasaan contoh-contoh perilaku bhakti pada masa kerajaan Hindu di Indonesia.
Hyang Widhi Wasa sebagai atas kemahakuasaan Hyang
Cadu Sakti. Widhi Wasa sebagai Cadu Sakti.
Susila Pada akhir fase, setelah  Memahami dan menerapkan 6. Mengetahui dan mengaplikasikan isi cerita dalam
mempelajari materi ajaran Tri Parartha dalam kitab Ramayana dan nilai-nilai yang terkandung
pembelajaran, Peserta didik kehidupan sehari-hari. di dalamnya
dapat memahami ajaran Tri  Menguraikan ajaran subha dan
Parartha dan dapat asubha karma, menerapkan 7. Memahami dan menunjukkan contoh-contoh
menentukan tingkah laku subha karma dalam kehidupan perilaku bhakti atas kemahakuasaan Hyang Widhi
yang baik (Subha Karma) sehari-hari, serta menghindari Wasa sebagai Cadu Sakti.
serta menghindari perilaku asubha karma.
yang tidak baik (Asubha 8. Menguraikan ajaran subha dan asubha karma,
Karma) dalam kehidupan menerapkan subha karma dalam kehidupan sehari-
sehari-hari. hari, serta menghindari asubha karma.

Acara Pada akhir fase, setelah  Mengenal hari suci dalam agama 9. Mengenal tempat-tempat suci dalam agama

mempelajari materi Hindu dan mengikuti perayaan Hindu yang ada di Indonesia dan melatih diri

pembelajaran, Peserta didik hari suci Hindu sesuai daerah untuk menghargai tempat suci di wilayah

dapat mengenal nama- setempat setempat

nama Hari suci dan sebutan


tempat suci yang ada di  Mengenal tempat-tempat suci 10. Menguraikan perkembangan Agama Hindu
Nusantara. dalam agama Hindu yang ada setelah kemerdekaan Indonesia serta mengenal
di Indonesia dan melatih diri dan meneladani karakter baik dari tokoh-tokoh
untuk menghargai tempat suci Hindu setelah kemerdekaan Indonesia.
di
wilayah setempat
Sejarah Pada akhir fase, setelah  Menguraikan perkembangan
mempelajari materi Agama Hindu sebelum
pembelajaran, Peserta didik kemerdekaan Indonesia serta
dapat menguraikan mengenal dan meneladani
perkembangan Agama karakter baik dari tokoh-tokoh
Hindu sebelum dan setelah Hindu pada masa kerajaan Hindu
kemerdekaan Indonesia, di Indonesia.
dan mengenal nama-nama
tokoh Hindu selama masa  Menguraikan perkembangan
kerajaan Hindu dan setelah Agama Hindu setelah
kemerdekaan di Indonesia. kemerdekaan Indonesia serta
mengenal dan meneladani
karakter baik dari tokoh-tokoh
Hindu setelah kemerdekaan
Indonesia.

Anda mungkin juga menyukai