Elemen Deskripsi
terdekatnya sesuai dengan konteks
untuk mengungkapkan ide, pikiran,
atau perasaan secara tulis tentang
hal-hal konkret dan rutin dalam
aktivitas sehari-hari dan lingkungan
sekitar dengan menggunakan
ungkapan-ungkapan komunikatif
yang sederhana.
D. Capaian Pembelajaran
Pada akhir Fase F, murid memiliki kemampuan sebagai berikut:
1. Menyimak
Memahami informasi umum dan terperinci dari teks lisan
pendek tentang perkenalan diri dan memperkenalkan orang
lain serta menceritakan aktivitas sehari-hari dan
lingkungan sekitar.
2. Berbicara
Menerapkan cara memperkenalkan diri dan orang lain serta
menceritakan aktivitas sehari-hari dan lingkungan sekitar
secara sederhana dengan menggunakan
ungkapan-ungkapan komunikatif sehari-hari.
3. Membaca
Memahami informasi umum dan terperinci dari berbagai
jenis teks tulis pendek tentang perkenalan diri dan
memperkenalkan orang lain serta menceritakan aktivitas
sehari-hari dan lingkungan sekitar.
4. Menulis
Membuat teks tulis pendek untuk memperkenalkan diri dan
orang lain serta menceritakan aktivitas sehari-hari dan
lingkungan.
XXVIII. CAPAIAN PEMBELAJARAN KODING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL
A. Rasional
Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) memiliki
kaitan erat dengan salah satu Asta Cita atau delapan tujuan
strategis nasional yang ingin dicapai oleh Pemerintah Indonesia
yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains,
teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan
gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan
penyandang disabilitas. Hal tersebut diwujudkan dengan
pendidikan yang bermutu untuk semua melalui pembelajaran
adaptif dan bermakna, salah satunya Koding dan KA.
Integrasi pembelajaran Koding dan KA dalam pendidikan
memungkinkan pemanfaatan teknologi secara optimal untuk
mendukung pembangunan nasional. Dalam aspek penguatan
sumber daya manusia (SDM) berkualitas, pembelajaran ini
mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir
kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah, yang sejalan dengan
upaya meningkatkan daya saing global. Dari sisi ekonomi
berkelanjutan, kemampuan dalam koding dan KA membuka
peluang ekonomi baru, mendukung inovasi, dan mendorong
pertumbuhan industri digital, sehingga memungkinkan generasi
muda berkontribusi pada ekonomi kreatif. Lebih jauh, dalam
konteks inovasi dan teknologi untuk pembangunan, pendidikan
berbasis Koding dan KA mencetak generasi inovator yang
mampu berkontribusi pada penelitian serta pengembangan
teknologi guna menyelesaikan berbagai tantangan sosial. Selain
itu, aspek pemerataan akses pendidikan bermutu juga dapat
diperkuat dengan program pembelajaran Koding dan KA,
memastikan semua murid, tanpa memandang latar belakang
sosial-ekonomi, memperoleh kesempatan belajar yang setara.
Tak kalah penting, penguatan identitas nasional tetap terjaga,
karena teknologi dapat digunakan untuk mengangkat dan
mempromosikan budaya lokal dalam konteks global. Dengan
mengintegrasikan pembelajaran Koding dan KA dalam sistem
pendidikan yang mendukung Asta Cita, diharapkan generasi
mendatang mampu menciptakan solusi inovatif bagi tantangan
nasional, mendorong kesejahteraan sosial-ekonomi, serta
memperkuat posisi Indonesia sebagai negara inovatif di kancah
global.
Dengan perkembangan zaman yang makin mengarah pada
digitalisasi di berbagai sektor, penerapan Koding dan KA di
dunia pendidikan diharapkan dapat terus berkembang dan
menjangkau lebih banyak murid, sehingga mereka memiliki
bekal yang cukup untuk bersaing di era industri digital yang
serba cepat dan inovatif.
Mata pelajaran Koding dan KA bersifat holistik di mana
pembelajaran tidak semata-mata terkait dengan kompetensi
teknis saja. Akan tetapi murid akan mengembangkan dirinya
sebagai pelajar yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, bernalar kritis, peduli, kreatif, kolaboratif,
komunikatif, mandiri, dan sehat. Semua aspek kompetensi yang
akan dicapai melalui pembelajaran Koding dan KA menjadi satu
kesatuan utuh dan saling melengkapi. Ini penting karena akan
menjadi daya dukung bagi murid dalam menghadapi dunia yang
cepat berubah, menghadapi tantangan baru, dan memberi
kontribusi pada kesejahteraan diri maupun orang lain
B. Tujuan
Mata Pelajaran Koding dan KA bertujuan untuk memampukan
murid:
1. Terampil berpikir komputasional untuk menciptakan solusi
untuk menyelesaikan persoalan secara logis, sistematis,
kritis, analitis, kolaboratif, dan kreatif;
2. Adaptif dengan perubahan teknologi dan perkembangan
industri digital;
3. Cakap dan bijak sebagai warga masyarakat digital yang
literat, produktif, beretika, aman, berbudaya, dan
bertanggung jawab;
4. Terampil mengelola dan memanfaatkan data; dan
5. Terampil berkarya dengan menghasilkan rancangan atau
program melalui proses koding dan pemanfaatan KA.
C. Karakteristik
Mata pelajaran Koding dan KA merupakan pendalaman computer
science dengan fokus pada berpikir komputasional, literasi
digital, algoritma pemrograman, analisis data, dan etika KA.
Mata pelajaran Koding dan KA memiliki karakteristik
pembelajaran sebagai berikut.
1. Penanaman etika (keadaban) sebagai fondasi bagi
penguasaan kompetensi di semua jenjang.
2. Kontekstualisasi pembelajaran sesuai dengan situasi yang
dihadapi murid sehari-hari dan permasalahan yang terjadi
di masyarakat/lingkungan sekitar.
3. Penanaman konsep dan kemampuan pradasar pada jenjang
SD.
4. Praktik mendalam berpikir komputasional dan literasi
digital tingkat dasar pada jenjang SMP.
5. Praktik mendalam berpikir komputasional dan literasi
digital tingkat menengah dan lanjut pada jenjang SMA
6. Pembelajaran dapat dilaksanakan secara fleksibel melalui
metode internet-based, plugged (dengan perangkat digital),
atau unplugged (tanpa perangkat digital).
7. Penggunaan pendekatan human-centered di mana manusia
sebagai fokus dalam pembelajaran, pemanfaatan, dan
pengembangan KA.
Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Koding dan KA
adalah sebagai berikut.
Elemen Deskripsi
Berpikir Kerangka berfikir sistematis yang
Komputasional menggabungkan dekomposisi, abstraksi,
identifikasi pola, dan perancangan
algoritma untuk merumuskan solusi
permasalahan kompleks yang dapat
dijalankan oleh manusia atau mesin.
Berpikir komputasional dilakukan dengan
mengintegrasikan logika, kreativitas
berdasarkan data, dan analisis sebagai
tindakan komputasional untuk
memecahkan permasalahan lintas bidang
secara efektif baik mandiri maupun
kolaboratif
Literasi Digital Kecakapan bermedia digital yang berfokus
pada produksi dan diseminasi konten
digital dengan memahami etika dan
keamanan digital.
Elemen Deskripsi
Algoritma Mengembangkan solusi dari berbagai
Pemrograman persoalan dengan membaca bermakna dan
menulis instruksi yang logis, sistematis,
bertahap, konvergen, dan linier
berdasarkan paradigma pemrograman yang
meningkat secara berjenjang, serta dapat
dikerjakan secara mandiri atau
berkolaborasi dengan yang lain.
Analisis Data Kemampuan untuk menstrukturkan,
menginput, memproses (antara lain
menganalisis, mengambil kesimpulan,
membuat keputusan, dan memprediksi),
dan menyajikan data secara bermakna.
Literasi dan Etika Mengetahui konsep dasar KA, bagaimana
Kecerdasan KA bekerja, manfaat dan dampak KA, serta
Artifisial sikap kritis dan etika dalam pemanfaatan
KA.
Pemanfaatan dan Kemampuan memanfaatkan KA untuk
Pengembangan penyelesaian masalah dan peningkatan
Kecerdasan efisiensi pada kehidupan nyata, serta
Artifisial menciptakan dan memperbaiki sistem KA.
Semua elemen harus dicakup dalam pembelajaran sesuai
Capaian Pembelajaran (CP), namun beban belajar (JP) yang
dialokasi pada setiap elemen pada mata pelajaran Koding dan
KA tidak harus sama. CP dapat dilakukan dengan mengambil
kasus tematik yang dipetakan ke dalam konsep dan praktik
setiap elemen sesuai konteks. Beban belajar dan proses
pembelajaran sebaiknya dirancang sesuai dengan karakteristik
satuan pendidikan (murid, guru, serta sarana dan prasarana)
dan lingkungan, yang dilakukan oleh tim kurikulum sebelum
pelaksanaan mata pelajaran sehingga beban setiap elemen dapat
disesuaikan.
3.1. Berpikir Komputasional
Menerapkan berpikir komputasional untuk
memecahkan permasalahan sehari-hari yang
kompleks.
3.2. Literasi Digital
Menerapkan produksi dan diseminasi konten
digital dalam bentuk sajian multimedia.
3.3. Algoritma Pemrograman
Membandingkan beberapa algoritma dan
menerapkan algoritma pemrograman untuk
menghasilkan aplikasi.
3.4. Analisis Data
Memahami konsep dasar basis data dan
menerapkan pengolahan data pada basis data.
3.5. Literasi dan Etika Kecerdasan Artifisial
Memahami bagaimana KA mengenali pola citra
dan suara, dan memahami profesi di bidang KA;
memahami bahwa manusia harus memikul
tanggung jawab etika dan hukum atas
penggunaan KA sehingga pada kondisi tertentu
pengambilan keputusan tidak sepenuhnya
diserahkan pada KA.
3.6. Pemanfaatan dan Pengembangan Kecerdasan
Artifisial
Menerapkan prompt engineering pada KA
generatif, mengevaluasi konten berbasis KA, dan
memahami AI system design melalui proses
design thinking.
4. Fase F (Umumnya untuk Kelas XI dan XII SMA/MA)
Pada akhir Fase E, murid memiliki kemampuan sebagai
berikut.
4.1. Berpikir Komputasional
Menerapkan berpikir komputasional untuk
memecahkan permasalahan kompleks di
kehidupan masyarakat dan melakukan prediksi.
4.2. Literasi Digital
Menerapkan produksi dan diseminasi konten
digital tingkat lanjut untuk mendukung
pengembangan aplikasi dan KA.
4.3. Algoritma Pemrograman
Memahami algoritma dan menerapkan
pemrograman berorientasi objek, menerapkan
engineering process, dan mengembangkan
aplikasi untuk perangkat IoT atau aplikasi
kompleks lainnya
4.4. Analisis Data
Memahami data encoding, menerapkan basis
data dalam pengembangan aplikasi, dan
memahami mahadata.
4.5. Literasi dan Etika Kecerdasan Artifisial
Memahami dampak KA terhadap
ketenagakerjaan dan bidang lainnya. memahami
bahwa pengembang KA harus bertanggung
jawab dan mematuhi prinsip human-centered
dan etika yang ada.
4.6. Pemanfaatan dan Pengembangan Kecerdasan
Artifisial
Memahami dasar-dasar algoritma Machine
Learning, dasar-dasar Natural Language
Processing, mengembangkan model KA
sederhana, mengembangkan aplikasi dengan
menggunakan model KA yang sudah ada, dan
menyelesaikan permasalahan sederhana dalam
kehidupan sehari-hari dengan menggunakan KA.
KEPALA BADAN
TTD.
TONI TOHARUDIN
Salinan sesuai dengan aslinya, NIP 197004011995121001
Kepala Bagian Keuangan dan Umum,
ELLIS DARMAYANTI
NIP 198002062010122002