SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
BAHAYA MEROKOK
DI SUSUN OLEH:
NOORZILA WAHIDA (220103054)
PROGRAM STUDI SI ILMU KEPERAWATAN
FAKULTAS KESEHATAN
UNIVERSITAS PUTRA ABADI LANGKAT
TAHUN AJARAN 2024/2025
SATUAN ACARA PENYULUHAN
BAHAYA ASAP ROKOK
Topik: Bahaya Merokok
Sub Topik: Pentingnya Hidup Sehat
1. Bahaya Merokok
2. Bahaya asap rokok
3. Tanda dan gejala penyakit akibat rokok
4. Penyakit yang terjadi akibat rokok
5. Cara berhenti merokok
Sasaran: Tetangga
Hari/Tanggal: Kamis, 22 mei 2025
Waktu: 60 menit
Tempat: Rumah keluarga Tn.w
II. Tujuan Instruksional Umum
Setelah menggikuti kegiatan penyuluhan tentang bahaya rokok di rumah Tn. Selama 60
menit, di harapkan keluarga yang merokok mampu memahami, mengetahui, dan mengerti
tentang bahaya rokok.
III. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan tentang bahaya rokok selama 60 menit di harapkan
bapak-bapak atau para remaja laki-laki dapat mengetahui tentang:
1. Bahaya Merokok
2. Bahaya asap rokok
3. Tanda dan gejala penyakit akibat rokok
4. Penyakit yang terjadi akibat rokok
5. Cara berhenti merokok
IV. Materi
1. Bahaya Merokok
2. Bahaya asap rokok
3. Tanda dan gejala penyakit akibat rokok
4. Penyakit yang terjadi akibat rokok
5. Cara berhenti merokok
V. Metode
1. penyuluhan
2. Tanya jawab
VI. Media
1. Materi SAP
2. Leaflet
VII. Kegiatan Pembelajaran
No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta
1. 15 menit Pembukaan: Menjawab salam dan memperhatikan
1. Memberi salam
2. Menjelaskan
tujuan
penyuluhan
3. Menyebutkan
materi / pokok
bahasan yang
akan di
sampaikan
2. 30 menit Pelaksanaan : Menyimak dan memperhatikan
Menjelaskan materi
penyuluhan secara
berurutan dan teratur.
Materi:
1. Bahaya
Merokok
2. Bahaya asap
rokok
3. Tanda dan
gejala penyakit
akibat rokok
4. Penyakit yang
terjadi akibat
rokok
5. Cara berhenti
merokok
3. 10 menit Evaluasi : Menyimak dan mendengarkan
Menyimpulkan inti
penyuluhan
Menyampaikan secara
singkat materi
penyuluhan
Memberi kesempatan
kepada tetangga untuk
bertanya
Memberi kesempatan
kepada tetangga untuk
menjawab pertanyaan
yang di lontarkan
4. 5 menit Penutup : Menjawab salam
Menyimpulkan materi
penyuluhan yang telah
di sampaikan
Menyampaikan
terimakasih atas
perhatian dan waktu
yang telah di berikan
kepada peserta
Mengucapkan salam
VII. Evaluasi
a. Prosedur
Pertanyaan lisan tentang :
1. Bahaya Merokok
2. Bahaya asap rokok
3. Tanda dan gejala penyakit akibat rokok
4. Penyakit yang terjadi akibat rokok
5. Cara berhenti merokok
Kriteria
Struktur :
1) Menyiapkan SAP
2) Menyiapkan media
3) Menyiapkan tempat
4) Kontrak waktu dengan sasaran
Proses
1) Sasaran memperhatikan saat diberi Pendidikan Kesehatan
2) Sasaran aktif bertanya
3) Sasaran mampu mengulangi materi yang diberikan oleh presentator
Hasil
Sasaran mampu menjawab pertanyaan
1) 80% = Berhasil
2) 50-80% = Cukup
3) <50% = Kurang berhasil.
VIII. Lampiran Materi
A. Pengertian Bahaya Merokok
World Health Organization (WHO) adalah badan kesehatan dunia yang memberikan
peringatan secara global tentang bahaya merokok dan bahaya kesehatan yang dapat
ditimbulkannya.
Menurut WHO, merokok adalah salah satu penyebab kematian terbesar dan terus
menerus di seluruh dunia. Merokok merusak setiap organ dalam tubuh dan sangat
berbahaya bagi kesehatan.
B. Bahaya Asap Rokok
Di dalam asap rokok, terkandung sekitar 7000 zat kimia berbahaya dan berpotensi
berbahaya bagi kesehatan tubuh, seperti karbon monoksida, benzena, dan amonia.
Selain berbagai zat kimia berbahaya tersebut, asap rokok juga mengandung tar. Tar
merupakan zat kimia yang hanya dihasilkan selama proses pembakaran. Zat kimia ini
diketahui sangat berbahaya bagi kesehatan karena memiliki sifat karsinogenik, yaitu
dapat memicu pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.
Di dalam asap rokok juga terkandung nikotin, yaitu zat kimia organik yang dapat
menimbulkan efek adiksi atau kecanduan. Meski demikian, nikotin bukanlah
penyebab utama penyakit terkait kebiasaan merokok.
Sebaliknya, tar dan berbagai zat kimia berbahaya yang telah disebutkan di atas lah
yang justru menjadi penyebab berbagai penyakit tersebut.
C. Tanda dan gejala penyakit akibat rokok
1. Menyebabkan kanker kerongkongan
Asap rokok yang mengandung bahaya nikotin, tar dan timbal yang seharusnya hanya
layak untuk campuran bahan industri justru masuk kealiran darah manusia dan
merusak DNA dari sel esofagus secara perlahan yang menyebabkan kanker
kerongkongan. Gejalanya :
Kerongkongan terasa perih
Kesulitan menelan
Suara menjadi serak
Pembengkakakan sekitar leher
Demam tinggi dan menggigil
2. Menyebabkan serangan jantung
Zat karbon monoksida yang terkandung dalam nikotin rokok dapat mengikis
persediaan oksigen menuju pembuluh darah jantung, yang mengakibatkan jantung
kesulitan memompa darah dengan normal. Jika darah yang dipompa tersendat sendat
dan berjumlah sangat sedikit maka akan memicu serangan
jantung mendadak. Gejalanya :
Penyebab dada sesak, nyeri dan berat
Cepat lelah ketika berjalan jauh
Detak jantung cepat
Mudah kelelahan
Mudah dehidrasi
3. Menyebabkan kerusakan sel ginjal
Zat karbon monoksida yang ada pada nikotin dan tar rokok menyebabkan denyut
jantung berubah-ubah dan menghambat kelancaran sirkulasi pernafasan serta tekanan
darah. Karsinogen yang susah payah disaring oleh tubuh melalaui ginjal justru
mengakibatkan kerusakan sel ginjal sekaligus perubahan sel DNA. Gejalanya :
Denyut jantung kadang cepat kadang sangat lambat
cepat lelah
Mudah jatuh sakit
Dada terasa sesak dan nyeri
Teakanan darah tidak stabil
4. Menyebabkan munculnya penyakit paru Obstruktif yang kronik
Kecanduan merokok yang biasanya menghabiskan lebih dari dua bungkus dalam satu
hari jika berlanjut selama bertahun tahun maka dapat menyebabkan kesulitan
bernafas dan dada yang sangat nyeri. Kantung udara mengalami kerusakan dan
peradangan hebat karena iritasi oleh zar karbon monoksida, timbal dan tar yang ada
pada tembakau. Gejalanya :
Kesulitan bernafas dengan normal
Dada terasa sangat nyeri
Sesak nafas dan tersengal-sengal
5. Menyebabkan penyakit Bronkitis kronis
Kecanduan merokok dapat mengakibatkan rongga hidung menghasilkan lendir yang
terus-menerus hingga menyebabkan luka kesakitan dalam bernafas ketika tidur.
Lendir akan terus ada bisa terus ada sampai kira-kira 3 bulan. Jika tidak segera diobati
lendir akan terus keluar dan mempengaruhi ketajaman indera penciuman. Gejalanya :
Nafas sesak
Dada terasa nyeri dan berat
Keluar lendir dari rongga hidung terus menerus
Kertajaman indera penciuman berkurang
6. Menyebabkan imponten pada pria
Pada pria yang berusia 30 sampai 40 tahunan dan aktif merokok, zat nikotin akan
mengakibatkan peningkatan disfungsi ereks. Zat pada rokok bersifat menggerogoti
dan merusak pembuluh darah dan arteri secara perlahan lahan sehingga cepat atau
lambat akan ada penyumbatan aliran darah kepenis. Jika kondisi ini terus berlanjut
dari tahun ketaahun dapat mengakibatkan ekajulasi dini lalu perlahan lahan tidak
mempunyai kemampuan lagi untuk ereksi dan akhirnya
menjadi impontensi. Gejalanya :
Terlalu cepat ejakulasi
Tubuh mudah lelah
Tidak mampu ereksi
7. Menyebabkan penyakit alzheimer
Zat pada rokok sangat aktif merusak bagian jaringan otak yang menyebabkan
penurunan daya ingat dan ketidak mampuan menganalisa informasi yang akurat.
Pembuluh darah menuju otak mengalami kerusakan dan mengalami peradangan
sehingga jumlah sel otak menjadi berkurang. Gejalanya :
Sering lupa
Sakit kepala
Sering jatuh sakit
Kesulitan untuk menganalisa informasi dengan cepat
8. Menyebabkan osteoporosis
Zat nikotin, tar dan timbal pada rokok mampu mengganggu keseimbangan hormon
esterogen pada wanita yang berfungsi untuk mempertahankan kepadatan tulang.
Kepadatan tulang terus terkikis dan mudah rapuh walaupun masih dalam usia
produktif, karena ketersediaan kalsium alami dalam tulang sedikit demi sedikit habis
terserap oleh racun yang ada padaa nikotin dan tar. Gejalanya :
Tulang tersa ngilu dan nyeri
Mudah terkilir dan patah jika terkena benturan
9. Menyebabkan kerusakan jaringan bawah kulit
Zat yang ada pada rokok mampu mengikis kolagen kulit dan mengacaukan
keseimbangan minyak kulit alami yang berada dibawah kulit hingga membuatnya
menjadi dehidrasi, kering, kusam, bersisik, mudah luka dan nampak tua. Gejalanya :
Kulit nampak kering dan kusam
Kulit mudah terluka dan iritasi ringan
Kulit nampak tua dan keriput
Kulit bersisik dan cenderung mudah terkena penyakiut gatal gatal
Timbul bercak tidak rasa seperti pigmentasi
10. Menyebabkan daya tahan tubuh menurun
Organ tubuh yang terus menerus terkena asap rokok yang mengandung jutaan
radikal bebas berbahaya akan mengalami iritasi dan keracunan, yang membuat daya
tahan tubuh menjadi menurun dan mengakibatkan tubuh mudah jatuh
sakit. Gejalanya :
Mudah jatuh sakit
Bobot tubuh tidak meningkat
Tubuh mudah kelelahan
Sering mengaantuk
Sering terserang flu
D. Penyakit yang terjadi akibat rokok
1. Menyebabkan kanker kerongkongan
2. Menyebabkan serangan jantung
3. Menyebabkan kerusakan sel ginjal
4. Menyebabkan munculnya penyakit paru Obstruktif yang kronik
5. Menyebabkan penyakit Bronkitis kronis
6. Menyebabkan imponten pada pria
7. Menyebabkan penyakit Alzheimer
8. Menyebabkan osteoporosis
9. Menyebabkan kerusakan jaringan bawah kulit
10. Menyebabkan daya tahan tubuh menurun
E. Cara Berhenti Merokok
1. Mengelola stres
Stres bisa menjadi salah satu alasan seseorang memilih untuk merokok karena
kandungan nikotin di dalamnya dapat memberikan efek relaksasi dengan cepat. Meski
demikian, beberapa penelitian membuktikan bahwa kebiasaan merokok justru dapat
membuat seseorang lebih mudah mengalami stres.
Untuk meredakan stres, ubah kebiasaan merokok secara perlahan dengan melakukan
beberapa aktivitas yang disenangi, seperti berolahraga, mendapatkan terapi pijat,
atau meditasi. Selain itu, sebisa mungkin hindari pula situasi yang bisa mendatangkan
stres.
2. Menghindari pemicu kebiasaan merokok
Saat sedang berusaha berhenti merokok, sebisa mungkin hindari faktor atau kebiasaan
yang dapat membuat Anda kembali merokok, seperti minum kopi atau alkohol,
maupun berkumpul dengan sesama perokok.
Jika terbiasa merokok setelah makan, Anda bisa mencari cara lain sebagai pengganti,
misalnya dengan mengunyah permen karet atau menggosok gigi.
3. Mengonsumsi makanan sehat
Sebagian perokok aktif sering merasa kurang berselera untuk makan. Hal ini karena
nikotin di dalam rokok dapat mengurangi sensitivitas indra perasa dan penciuman.
Penelitian menunjukkan bahwa makanan sehat, seperti sayur dan buah-buahan, dapat
mengurangi hasrat untuk kembali merokok. Tak hanya itu, makanan sehat juga dapat
memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh sekaligus mengembalikan selera makan yang
berkurang akibat merokok.
4. Berolahraga secara rutin
Tak hanya membuat tubuh lebih sehat dan bugar, olahraga juga dapat mengurangi
kecanduan akan nikotin. Saat keinginan untuk merokok datang, Anda dapat
mengalihkan keinginan ini dengan melakukan olahraga, seperti jalan santai, berenang,
atau bersepeda.
5. Membersihkan rumah secara berkala
Kebersihan rumah juga dapat menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung Anda
berhenti merokok. Anda bisa mencuci pakaian, sprei, karpet, atau tirai yang
mengandung aroma rokok.
Anda juga bisa menggunakan pengharum ruangan untuk menghilangkan bau asap
rokok dan mengalihkan pikiran dari berbagai hal yang bisa mengingatkan Anda pada
rokok, termasuk baunya.
6. Melibatkan keluarga dan teman terdekat
Beri tahu keluarga dan kerabat dekat bahwa Anda sedang dalam proses berhenti
merokok. Dengan demikian, mereka dapat membantu dan memberikan dukungan agar
Anda selalu ingat akan tujuan berhenti merokok yang ingin dicapai.
7. Mencoba terapi pengganti nikotin (nicotine-replacement therapy)
Terapi pengganti nikotin umumnya bertujuan untuk mengatasi rasa frustrasi dan
meredakan gejala putus obat yang sering dirasakan saat berusaha berhenti
merokok. Media terapi pengganti rokok ada beragam, seperti permen karet, tablet
hisap, dan koyo nikotin.
Meski dianggap aman dan dapat mengurangi kecanduan akan rokok, Anda tetap
disarankan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum melakukan NRT.
8. Menjalani terapi perilaku
Konseling dengan psikolog atau konselor dapat membantu Anda mengidentifikasi
faktor pemicu kebiasaan merokok dan menemukan strategi berhenti merokok yang
sesuai dengan kondisi Anda.
Untuk memaksimalkan keberhasilannya, terapi perilaku dapat dipadukan dengan
terapi pengganti nikotin dan pemberian obat-obatan oleh dokter.
9. Mencoba hipnoterapi
Cara berhenti merokok juga dapat berupa terapi alternatif berupa hipnoterapi.
Efektivitas hipnoterapi untuk menghentikan kebiasaan merokok memang belum
diketahui secara pasti. Namun, sebagian orang mengaku telah merasakan manfaatnya.
Beberapa jenis obat, seperti bupropion dan varenicline, juga dapat membantu Anda
berhenti merokok. Namun, obat ini hanya boleh dikonsumsi sesuai anjuran dan di
bawah pengawasan dokter.