BAB.
II
LANDASAN TEORI
2.1. Dasar Mekatronika
Mekatronika adalah suatu disiplin ilmu teknik yang mengkombinasikan
sinergi dari teknik mesin, elektronika, teknik komputer yang seluruhnya
diintegrasikan untuk merancang, membuat atau memproduksi, mengoperasikan dan
memelihara sebuah sistem untuk mencapai tujuan yang diinginkan secara otomatis,
cepat, tepat dan handal.
Belajar mekatronika akan memahami dengan baik bila menguasai bidang
seperti teknik mekanik, elektrik, hingga teknologi informasi. Dengan demikian,
seseorang perancang mampu menjawab persoalan-persoalan yang memerlukan ilmu
pengetahuan terkait bidang-bidang tersebut.
Sebagai contoh teknologi mekatronika yang digunakan dalam berbagai
aplikasi yaitu robot Industri, Mesin CNC (Computer Numerical Control), Peralatan
Medis, Perangkat Rumah Pintar, Peralatan Manufaktur Otomatis, Sistem Pemantauan
Industri dan lain-lain.
2.2. Arduino Uno.
Arduino Uno adalah board mikrokontroler berbasis ATmega328 (datasheet).
Memiliki 14 pin input dari output digital dimana 6 pin input tersebut dapat digunakan
sebagai output PWM dan 6 pin input analog, 16 MHz osilator kristal, koneksi USB,
jack power, ICSP header, dan tombol reset. Untuk mendukung mikrokontroler agar
dapat digunakan, cukup hanya menghubungkan Board Arduino Uno ke komputer
dengan menggunakan kabel USB atau listrik dengan AC yang-ke adaptor-DC atau
baterai untuk menjalankannya. Setiap 14 pin digital pada arduino uno dapat
digunakan sebagai input dan output, menggunakan fungsi pinMode(), digitalwrite(),
dan digitalRead(). Fungsi fungsi tersebut beroperasi di tegangan 5 volt, Setiap pin
PAGE \* MERGEFORMAT 3
dapat memberikan atau menerima suatu arus maksimum 40 mA dan mempunyai
sebuah resistor pull-up (terputus secara default) 20-50 kOh
Gambar 2.1 Arduino Uno
Arduino Uno memiliki sejumlah fasilitas untuk berkomunikasi dengan
computer. Arduino Uno lain, atau mikrokontroler lain. ATMega328 ini menyediakan
UART TTL (5v) komunikasi serial, yang tersedia pada pin digital 0 (RX dan 1 (TX).
Tabel 2.2 Bagian Arduino
PAGE \* MERGEFORMAT 3
Input dan Output3 Setiap 14 pin digital pada ArduinoUno dapat digunakan
sebagai input atau output, menggunakan fungsi pinMode(), digitalWrite(), dan
digitalRead(). Input/output dioperasikan pada 5 volt. Setiap pin dapat menghasilkan
atau menerima maksimum 40 mA dan memiliki internal pull-up resistor 20-50
Kohms.
ArduinoUno dapat beroperasi melalui koneksi USB atau power supply. Dalam
penggunaan power supply dapat menggunakan adaptor DC atau baterai. Adaptor
dapat dihubungkan dengan jack adaptor pada koneksi port inputsupply.
Komunikasi serial merupakan komunikasi data dengan pengiriman data satu
persatu pada satuan waktu. Transmisi data pada komunikasi serial dilakukan per bit.
2.3. Bluetooth HC-06
Bluetooth adalah protokol komunikasi wireless yang bekerja sebagai
pengirim dan penerima data. Modul Bluetooth HC-06 terdiri dari 4 pin konektor
yaitu yang setiap pin konektor memiliki fungsi yang berbeda - beda.
Gambar 2.3 Modul Bluetooth HC-06
Modul Bluetooth HC-06 dengan supply tegangan sebesar 3,3 V ke pin 12
modul Bluetooth sebagai VCC. Pin 1 pada modul Bluetooth sebagai transmitter,
kemudian pin 2 pada Bluetooth sebagai receiver.
PAGE \* MERGEFORMAT 3
Gambar 2.4 Konfigurasi Pin Bluetooth HC-06
2.4. Sensor PIR
PIR (Passive Infrared) adalah merupakan sebuah sensor yang biasa digunakan
untuk mendeteksi keberadaan manusia dengan menangkap pancaran sinyal infra
merah yang dikeluarkan oleh tubuh manusia maupun hewan.
Gambar 2.5 Sensor Pir
2.5. Buzzer
Buzzer adalah sebuah komponen elektronika yang berfungsi untuk mengubah
getaran listrik menjadi getaran suara. Pada dasarnya prinsip kerja buzzer hamper
sama dengan loud speaker, jadi buzzer juga terdiri dari kumparan yang terpasang
pada diafragma dan kemudian kumparan tadi akan tertarik ke dalam atau keluar,
tergantung dari arah arus polaritas magnetnya, karena kumparan dipasang pada
diafragma maka setiap gerakan kumparan akan menggerakan diafragma secara bolak-
balik sehingga membuat udara bergetar yang akan menghasilkan suaara. Buzzer biasa
digunakan sebagai indicator bahwa proses program telah diketahui berjalan sesuai
dengan keninginan.
PAGE \* MERGEFORMAT 3
Gambar 2.6 Buzzer
2.6. Relay.
Relay merupakan alat pemutus dan penyambung peralatan listrik sebuah
saklar elektromagnetik yang prinsip kerjanya menggunakan azas kumparan listrik,
untuk mengaktifkan relay tersebut maka diperlukan penguatan arus berupa rangkaian
transistor sedemikian rupa. Pada rancangan ini relay digunakan untuk menghidupkan
dan mematikan motor ac sebagai pengaduk bola, pendorong bola dan pemutar
tembakan bola.
Gambar 2.7 Relay
2.7. Mosfet IRF 520
MOSFET (Metal Oxide Semiconductor Field Effect Transistor) adalah sebuah
perangkat semionduktor yang secara luas di gunakan sebagai switch dan sebagai
penguat sinyal pada perangkat elektronik. MOSFET adalah inti dari sebuah IC
( integrated Circuit ) yang di desain dan di fabrikasi dengan single chip karena
ukurannya yang sangat kecil. MOSFET memiliki empat gerbang terminal antara lain
adalah Source (S), Gate (G), Drain (D) dan Body(B).
PAGE \* MERGEFORMAT 3
Gambar 2.8 Mosfet IRF 520
2.8. Sumber Tegangan (Power Suplay)
Gambar 2.9 Sumber Tegangan 12 Volt dc
Sumber tegangan pada alat ini adalah power suplay dari computer yang di
salurkan tegangan ke alat sebesar 12 volt dc. Power suplay jenis ini tidak lah mutlak
yang terpenting sumber tegangan yang masuk 12 volt dc dengan arus diatas 2 Amper,
karena menyesuaikan daya yang dibutuhkan oleh system alat.
2.9. Perangkat lunak Mit App Inventor.
Gambar 2.10 Tampilan App Inventor
PAGE \* MERGEFORMAT 3
App Inventor adalah aplikasi web sumber terbuka yang awalnya
dikembangkan oleh Google, dan saat ini dikelola oleh Massachusetts Institute of
Technology(MIT). App Inventor memungkinkan pengguna baru untuk memprogram
komputer untuk menciptakan aplikasi perangkat lunak bagi sistem operasi Android.
MIT App Inventor merupakan platform untuk memudahkan proses pembuatan
aplikasi sederhana tanpa harus mempelajari atau menggunakan bahasa pemrograman
yang terlalu banyak. Kita dapat mendesain aplikasi android sesuai keinginan dengan
menggunakan berbagai macam layout dan komponen yang tersedia.
2.10. Perangkat Lunak Arduino IDE
Arduino IDE adalah software yang digunakan untuk membuat sketch
pemrogaman atau dengan kata lain arduino IDE sebagai media untuk pemrogaman
pada board yang ingin diprogram. Arduino IDE ini berguna untuk mengedit,
membuat, meng-upload ke board yang ditentukan, dan meng-coding program
tertentu. Arduino IDE dibuat dari bahasa pemrogaman JAVA, yang dilengkapi
dengan library C/C++(wiring), yang membuat operasi input/output lebih mudah.
Gambar 2.11 Tampilan awal Arduino
Pada Gambar, Arduino IDE memiliki toolbars IDE yang memberikan akses
instan ke fungsi-fungsi yang penting, yaitu :
1. Tombol Verify, untuk mengkompilasi program yang saat ini dikerjakan
PAGE \* MERGEFORMAT 3
2. Tombol Upload, untuk mengkompilasi program dan mengupload ke papan arduino
3. Tombol News, menciptakan lembar kerja baru
4. Tombol Open, untuk membuka program yang ada di file system
5. Tombol Save, untuk menyimpan program yang dikerjakan
6. Tombol Stop, untuk menghentikan serial number yang sedang dijalankan
2.10. Perangkat Lunak Simulator UnoArduSim
UnoArduSim adalah salah satu perangkat lunak simulasi apabila kita belum
mempunyai Arduino uno atau mengecek program yang kita buat, sehingga
memudahkan kita pengecekan program apakah sudah sesuai dengan keinginan atau
belum.
Gambar 2.12 Simulator UnoArduSim
PAGE \* MERGEFORMAT 3