PROGRAM SEMESTER
KURIKULUM MERDEKA
SEKOLAH MENENGAH ATAS
Nama penyusun : WARNIAH, [Link]
Nama Sekolah : SMKN 1 CIREBON
Mata pelajaran : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Fase E, Kelas / Semester : X (Sepuluh) / I (Ganjil) & II (Genap)
PROGRAM SEMESTER KURIKULUM MERDEKA
PAI FASE E KELAS X
Mata Pelajaran : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Satuan Pendidikan : SMKN 1 CIREBON
Tahun Pelajaran : 2024/ 2025
Fase E Kelas/Semester : X (Satu) / 1 ( Ganjil )
Pada akhir Fase E, dalam elemen Al-Qur’an dan Hadis, peserta didik mampu menganalisis ayat Al-Qur’an dan Hadits tentang perintah untuk
berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja serta larangan pergaulan bebas dan zina; dapat membaca Al-Qur’an dengan tartil, menghafal
dengan fasih dan lancar ayat Al-Qur’an serta Hadis tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja serta bahaya dari
pergaulan bebas dan zina; dapat menyajikan konten dan paparan tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja serta
larangan pergaulan bebas dan zina; meyakini bahwa sikap kompetitif dalam kebaikan dan etos kerja serta menghindari pergaulan bebas dan
perbuatan zina adalah perintah agama; dan membiasakan sikap kompetitif dalam kebaikan dan etos kerja serta menghindari pergaulan bebas
dan perbuatan zina dengan lebih berhati-hati dan menjaga kehormatan diri.
Dalam elemen aqidah, peserta didik menganalisis makna syu‘ab alīmān (cabang-cabang iman), pengertian, dalil, macam dan manfaatnya;
mempresentasikan makna syu‘ab al-īmān (cabangcabang iman), pengertian, dalil, macam dan manfaatnya; meyakini bahwa dalam iman
terdapat banyak cabang-cabangnya; serta menerapkan beberapa sikap dan karakter sebagai cerminan cabang iman dalam kehidupan.
Dari elemen akhlak, peserta didik menganalisis manfaat menghindari akhlak mażmūmah; membuat karya yang mengandung konten manfaat
menghindari sikap mażmūmah; meyakini bahwa akhlak mażmūmah adalah larangan dan akhlak mahmūdah adalah perintah agama; serta
membiasakan diri untuk menghindari akhlak mażmūmah dan menampilkan akhlak mahmūdah dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam elemen fikih, peserta didik mampu menganalisis implementasi fikih mu‘āmalah dan al-kulliyyāt al-khamsah (lima prinsip dasar hukum
Islam; menyajikan paparan tentang fikih mu‘āmalah dan al-kulliyyāt al-khamsah meyakini bahwa ketentuan fikih mu‘āmalah dan al-kulliyyāt al-
khamsah adalah ajaran agama; serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kepedulian, dan kepekaan sosial.
Dalam elemen sejarah peradaban Islam, peserta didik mampu menganalisis sejarah dan peran tokoh ulama penyebar ajaran Islam di
Indonesia; dapat membuat bagan timeline sejarah tokoh ulama penyebar ajaran Islam di Indonesia dan memaparkannya; meyakini bahwa
perkembangan peradaban di Indonesia adalah sunatullah dan metode dakwah yang santun, moderat, bi al-ḥikmah wa almau‘ iẓat al-ḥasanah
adalah perintah Allah SWT; membiasakan sikap kesederhanaan dan kesungguhan mencari ilmu, tekun, damai, serta semangat menghargai
adat istiadat dan perbedaan keyakinan orang lain.
Fase E Berdasarkan Elemen
Elemen Deskripsi
Al-Qur’an dan Hadis Peserta didik mampu menganalisis ayat Al-Qur’an dan hadis tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja
serta larangan pergaulan bebas dan zina; dapat membaca Al-Qur’an dengan tartil, menghafal dengan fasih dan lancar ayat Al-
Qur’an serta Hadis tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja serta bahaya dari pergaulan bebas dan zina;
dapat menyajikan konten dan paparan tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja serta larangan pergaulan
bebas dan zina; meyakini bahwa sikap kompetitif dalam kebaikan dan etos kerja serta menghindari pergaulan bebas dan perbuatan
zina adalah perintah agama; dan membiasakan sikap kompetitif dalam kebaikan dan etos kerja serta menghindari pergaulan bebas
dan perbuatan zina dengan lebih berhatihati dan menjaga kehormatan diri.
Akidah Peserta didik menganalisis makna syu‘ab alīmān (cabang-cabang iman), pengertian, dalil, macam dan manfaatnya;
mempresentasikan makna syu‘ab al-īmān (cabang-cabang iman), pengertian, dalil, macam dan manfaatnya; meyakini bahwa dalam
iman terdapat banyak cabang-cabangnya; serta menerapkan beberapa sikap dan karakter sebagai cerminan cabang iman dalam
kehidupan.
Akhlak Peserta didik menganalisis manfaat menghindari akhlak mażmūmah; membuat karya yang mengandung konten manfaat
menghindari sikap mażmūmah; meyakini bahwa akhlak mażmūmah adalah larangan dan akhlak maḥmūdah adalah perintah agama;
serta membiasakan diri untuk menghindari akhlak mażmūmah dan menampilkan akhlak maḥmūdah dalam kehidupan sehari-hari.
Fikih Peserta didik mampu menganalisis implementasi fikih mu‘āmalah dan al-kulliyyāt al-khamsah (lima prinsip dasar hukum Islam;
menyajikan paparan tentang fikih mu‘āmalah dan al-kulliyyāt al-khamsah meyakini bahwa ketentuan fikih mu‘āmalah dan al-kulliyyāt
alkhamsah adalah ajaran agama; serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kepedulian, dan kepekaan sosial.
Sejarah Peradaban Peserta didik mampu menganalisis sejarah dan peran tokoh ulama penyebar ajaran Islam di Indonesia; dapat membuat bagan
Islam timeline sejarah tokoh ulama penyebar ajaran Islam di Indonesia dan memaparkannya; meyakini bahwa perkembangan peradaban
di Indonesia adalah sunatullah dan metode dakwah yang santun, moderat, bi al-ḥikmah wa al-mau‘iẓat al-ḥasanah adalah perintah
Allah Swt.; membiasakan sikap kesederhanaan dan kesungguhan mencari ilmu, tekun, damai, serta semangat menghargai adat
istiadat dan perbedaan keyakinan orang lain.
Aloka Juli Agustus September Oktober November Desember
N
Alur dan Tujuan Pembelajaran si
o. 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Waktu
MERAIH Melalui metode
3
talaqqi dan peer
KESUKSESAN teaching, peserta
1.
DENGAN didik dapat
KOMPETISI membaca Q.S. al-
Maidah/5: 48
DALAM tentang kompetisi
KEBAIKAN dalam kebaikan dan
DAN ETOS Q.S. at- Taubah/9:
105 tentang etos
KERJA kerja dengan tartil
dan sesuai kaidah
tajwid serta terbiasa
tadarus Al-Qur`an
setiap hari.
Melalui metode drill
3
and practice dan
metode sorogan,
peserta didik dapat
menghafal Q.S. al-
Maidah/5: 48 dan
Q.S. at-Taubah/9:
105 dan hadis
tentang kompetisi
dalam kebaikan dan
etos kerja dengan
fasih dan lancar.
Melalui model
3
inquiry learning,
peserta didik dapat
menganalisis
asbabun nuzul dan
tafsir Q.S. al-
Maidah/5: 48 dan
Q.S. at-Taubah/9:
105
Melalui model
3
pembelajaran
discovery learning,
peserta didik dapat
menganalisis
manfaat dari
penerapan perilaku
kompetisi dalam
kebaikan dan etos
kerja dalam
kehidupan sehari-
hari.
Melalui model
3
pembelajaran
berbasis proyek
(project based
learning), peserta
didik dapat
membuat dan
menyajikan paparan
tentang Q.S. al-
Maidah/5: 48 dan
Q.S. at-Taubah/9:
105 dan hadis
tentang kompetisi
dalam kebaikan dan
etos kerja.
MEMAHAMI Melalui metode
2. 3
inquiry learning dan
HAKIKAT DAN small group
MEWUJUDKA discussion, peserta
N didik mampu
menganalisis makna
KETAUHIDAN syu’abul iman
(cabang-cabang
DENGAN iman) pengertian,
SYU'ABUL dalil, macam dan
IMAN manfaatnya
(CABANG- Melalui metode
3
CABANG project-based
learning dan mind
IMAN) map, peserta didik
mampu
mempresentasikan
makna syu’abul
iman (cabang-
cabang iman)
Melalui metode
3
reflective tinking,
peserta didik
mampu meyakini
bahwa dalam iman
terdapat banyak
cabang-cabangnya;
Melalui metode
3
refleksi peserta didik
mampu
membiasakan sikap
disiplin, jujur, dan
bertanggung jawab
yang merupakan
beberapa cabang
iman dalam
kehidupan
MENJALANI Melalui model
3. 3
pembelajaran the
HIDUP PENUH learning cell, peserta
MANFAAT didik dapat
DENGAN menganalisis
pengertian, dalil dan
MENGHINDAR contoh perilaku
I BERFOYA- berfoya-foya, riya’,
FOYA, RIYA', sum’ah, takabur,
dan hasad.
SUM'AH,
TAKABUR , Melalui model
3
pembelajaran jigsaw
DAN HASAD learning, peserta
didik dapat
menganalisis
manfaat dan cara
menghindari
perilaku berfoya-
foya, riya’, sum’ah,
takabur dan hasad
serta meyakini
bahwa Islam
melarang perilaku
tercela sehingga
termotivasi untuk
menghindarinya.
Melalui model
3
pembelajaran
berbasis produk,
peserta didik dapat
membuat dan
menyajikan quote
tentang perilaku
berfoya-foya, riya’,
sum’ah, takabur,
dan hasad serta
terbiasa bersikap
rendah hati dalam
kehidupan sehari-
hari.
ULANGAN HARIAN KE 1
3 U
T
S
ASURANSI, Melalui metode
4. 3
discovey learning
BANK, DAN dan information
KOPERASI search mampu
SYARIAH menganalisis
implementasi fikih
UNTUK muamalah:
PEREKONOMI asuransi, bank dan
AN UMAT DAN koperasi syariah di
masyarakat;
BISNIS YANG
MASLAHAH Melalui metode
3
jigsaw, mampu
menyajikan paparan
tentang fikih
muamalah:
asuransi, bank dan
koperasi syariah;
Melalui metode
3 3
discovery learning,
mampu meyakini
bahwa ketentuan
fikih muamalah
adalah ajaran
agama;
MENELEDANI Melalui model
5. 3 3
pembelajaran active
PERAN debate (debat aktif),
ULAMA peserta didik dapat
PENYEBAR menganalisis
sejarah masuknya
AJARAN agama Islam di
ISLAM DI Indonesia dan
INDONESIA perkembangan
kesultanan di
Indonesia.
Melalui model
3 3
pembelajaran index
card macth, peserta
didik dapat
menganalisis tokoh
penyebar ajaran
Islam di Indonesia,
dan meyakini bahwa
perkembangan
peradaban Islam di
Indonesia
merupakan
kehendak Allah Swt.
sehingga termotivasi
untuk meneladani
kesederhanaan dan
semangat menuntut
ilmu dari para
ulama.
Melalui model
3 3
pembelajaran
berbasis produk,
peserta didik dapat
membuat dan bagan
timeline sejarah
tokoh ulama
penyebar Islam di
Indonesia
ULANGAN HARIAN KE 2
P
S
A
S
Jumlah
Cirebon, Juli 2024
Mengetahui
Kepala SMK Negeri 1 Cirebon Guru Pendidikan Agama Islam
Arifuddin,[Link]., M.T Warniah, [Link]
Pembina Tk.1 NIP.197910202024212008
PROGRAM SEMESTER KURIKULUM MERDEKA
PAI FASE E KELAS X
Mata Pelajaran : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Satuan Pendidikan : SMKN 1 CIREBON
Tahun Pelajaran : 2024 / 2025
Fase E Kelas/Semester : X (Satu) / 2 ( Genap)
Capaian Pembelajaran Fase E
Pada akhir Fase E, dalam elemen Al-Qur’an dan Hadis, peserta didik mampu menganalisis ayat Al-Qur’an dan Hadits tentang perintah untuk berkompetisi
dalam kebaikan dan etos kerja serta larangan pergaulan bebas dan zina; dapat membaca Al-Qur’an dengan tartil, menghafal dengan fasih dan lancar ayat Al-
Qur’an serta Hadis tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja serta bahaya dari pergaulan bebas dan zina; dapat menyajikan konten
dan paparan tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja serta larangan pergaulan bebas dan zina; meyakini bahwa sikap kompetitif
dalam kebaikan dan etos kerja serta menghindari pergaulan bebas dan perbuatan zina adalah perintah agama; dan membiasakan sikap kompetitif dalam
kebaikan dan etos kerja serta menghindari pergaulan bebas dan perbuatan zina dengan lebih berhati-hati dan menjaga kehormatan diri.
Dalam elemen aqidah, peserta didik menganalisis makna syu‘ab alīmān (cabang-cabang iman), pengertian, dalil, macam dan manfaatnya; mempresentasikan
makna syu‘ab al-īmān (cabangcabang iman), pengertian, dalil, macam dan manfaatnya; meyakini bahwa dalam iman terdapat banyak cabang-cabangnya;
serta menerapkan beberapa sikap dan karakter sebagai cerminan cabang iman dalam kehidupan.
Dari elemen akhlak, peserta didik menganalisis manfaat menghindari akhlak mażmūmah; membuat karya yang mengandung konten manfaat menghindari
sikap mażmūmah; meyakini bahwa akhlak mażmūmah adalah larangan dan akhlak mahmūdah adalah perintah agama; serta membiasakan diri untuk
menghindari akhlak mażmūmah dan menampilkan akhlak mahmūdah dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam elemen fikih, peserta didik mampu menganalisis implementasi fikih mu‘āmalah dan al-kulliyyāt al-khamsah (lima prinsip dasar hukum Islam;
menyajikan paparan tentang fikih mu‘āmalah dan al-kulliyyāt al-khamsah meyakini bahwa ketentuan fikih mu‘āmalah dan al-kulliyyāt al-khamsah adalah
ajaran agama; serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kepedulian, dan kepekaan sosial.
Dalam elemen sejarah peradaban Islam, peserta didik mampu menganalisis sejarah dan peran tokoh ulama penyebar ajaran Islam di Indonesia; dapat
membuat bagan timeline sejarah tokoh ulama penyebar ajaran Islam di Indonesia dan memaparkannya; meyakini bahwa perkembangan peradaban di
Indonesia adalah sunatullah dan metode dakwah yang santun, moderat, bi al-ḥikmah wa almau‘ iẓat al-ḥasanah adalah perintah Allah SWT; membiasakan
sikap kesederhanaan dan kesungguhan mencari ilmu, tekun, damai, serta semangat menghargai adat istiadat dan perbedaan keyakinan orang lain.
Fase E Berdasarkan Elemen
Elemen Deskripsi
Al-Qur’an dan Hadis Peserta didik mampu menganalisis ayat Al-Qur’an dan hadis tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja serta larangan
pergaulan bebas dan zina; dapat membaca Al-Qur’an dengan tartil, menghafal dengan fasih dan lancar ayat Al-Qur’an serta Hadis tentang perintah
untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja serta bahaya dari pergaulan bebas dan zina; dapat menyajikan konten dan paparan tentang
perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja serta larangan pergaulan bebas dan zina; meyakini bahwa sikap kompetitif dalam
kebaikan dan etos kerja serta menghindari pergaulan bebas dan perbuatan zina adalah perintah agama; dan membiasakan sikap kompetitif dalam
kebaikan dan etos kerja serta menghindari pergaulan bebas dan perbuatan zina dengan lebih berhatihati dan menjaga kehormatan diri.
Akidah Peserta didik menganalisis makna syu‘ab alīmān (cabang-cabang iman), pengertian, dalil, macam dan manfaatnya; mempresentasikan makna
syu‘ab al-īmān (cabang-cabang iman), pengertian, dalil, macam dan manfaatnya; meyakini bahwa dalam iman terdapat banyak cabang-cabangnya;
serta menerapkan beberapa sikap dan karakter sebagai cerminan cabang iman dalam kehidupan.
Akhlak Peserta didik menganalisis manfaat menghindari akhlak mażmūmah; membuat karya yang mengandung konten manfaat menghindari sikap
mażmūmah; meyakini bahwa akhlak mażmūmah adalah larangan dan akhlak maḥmūdah adalah perintah agama; serta membiasakan diri untuk
menghindari akhlak mażmūmah dan menampilkan akhlak maḥmūdah dalam kehidupan sehari-hari.
Fikih Peserta didik mampu menganalisis implementasi fikih mu‘āmalah dan al-kulliyyāt al-khamsah (lima prinsip dasar hukum Islam; menyajikan paparan
tentang fikih mu‘āmalah dan al-kulliyyāt al-khamsah meyakini bahwa ketentuan fikih mu‘āmalah dan al-kulliyyāt alkhamsah adalah ajaran agama;
serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kepedulian, dan kepekaan sosial.
Sejarah Peradaban Peserta didik mampu menganalisis sejarah dan peran tokoh ulama penyebar ajaran Islam di Indonesia; dapat membuat bagan timeline sejarah tokoh
Islam ulama penyebar ajaran Islam di Indonesia dan memaparkannya; meyakini bahwa perkembangan peradaban di Indonesia adalah sunatullah dan
metode dakwah yang santun, moderat, bi al-ḥikmah wa al-mau‘iẓat al-ḥasanah adalah perintah Allah Swt.; membiasakan sikap kesederhanaan dan
kesungguhan mencari ilmu, tekun, damai, serta semangat menghargai adat istiadat dan perbedaan keyakinan orang lain.
Aloka Januari Februari Maret April Mei Juni
No
Alur dan Tujuan Pembelajaran si
. 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Waktu
6. MENJAUHI Melalui metode 3
PERGAULAN reading aloud dan
BEBAS DAN the power of two,
PERBUATAN peserta didik
ZINA UNTUK mampu
MELINDUNGI membiasakan diri
HARKAT DAN membaca dengan
MARTABAT tartil Q.S.
MANUSIA al-Isra’/17: 32, dan
Q.S. an-Nur/24: 2,
serta hadis terkait;
Melalui metode 3
muraja’ah dan
metode tasmi’,
peserta didik
mampu
menghafalkan
dengan fasih dan
lancar Q.S. al-
Isra’/17: 32, dan
Q.S. an- Nur /24:
2, serta hadis
terkait;
Melalui metode 3
make a match,
card sort dan
information
search, peserta
didik mampu
menganalisis Q.S.
al-Isra’/17: 32, dan
Q.S. an-Nur/24: 2,
serta hadis
tentang larangan
pergaulan bebas
dan perbuatan
zina;
Melalui model 3
pembelajaran
berbasis proyek
(project based
learning), peserta
didik mampu
menyajikan
paparan
mengenai bahaya
larangan
pergaulan bebas
dan perbuatan
zina.
Melalui model 3
discovery
learning, peserta
didik mampu
meyakini bahwa
pergaulan bebas
dan zina
merupakan
larangan agama
Melalui model 3
discovery
learning, peserta
didik mampu
membiasakan
sikap menghindari
pergaulan bebas
dan perbuatan
zina dengan
berhati-hati dan
menjaga
kehormatan diri
Melalui metode 3
reading aloud dan
the power of two,
peserta didik
mampu
membiasakan diri
membaca dengan
tartil Q.S.
al-Isra’/17: 32, dan
Q.S. an-Nur/24: 2,
serta hadis terkait;
7. HAKIKAT Melalui model 3
MENCINTAI pembelajaran
ALLAH SWT., point counter-
KHAUF, RAJA' point, peserta
DAN TAWAKAL didik dapat
menganalisis
cabang iman:
hakikat mencintai
Allah Swt., khauf,
raja’, dan tawakal
kepada-Nya,
sehingga meyakini
bahwa dalam
iman terdapat
banyak cabang-
cabangnya, dan
tercermin pada
akhlak mulia
dalam kehidupan
sehari-hari.
Melalui model 3
pembelajaran
ciritical incident,
peserta didik
dapat
menganalisis
tanda-tanda
mencintai Allah
Swt., khauf, raja’,
dan tawakal
kepada-Nya,
sehingga meyakini
bahwa dalam
iman terdapat
banyak cabang-
cabangnya, dan
tercermin pada
akhlak mulia
dalam kehidupan
sehari-hari.
Melalui model 3
pembelajaran
berbasis produk,
peserta didik
dapat membuat
dan
mempresentasika
n media
pembelajaran
tentang hakikat
mencintai Allah
Swt., khauf, raja’,
dan tawakal
kepada-Nya,
sehingga meyakini
bahwa dalam
iman terdapat
banyak cabang-
cabangnya, dan
tercermin pada
akhlak mulia
dalam kehidupan
sehari-hari.
8. MENGHINDARI Melalui metode 3
AKHLAK discovery
MADZMUMAH learning, mampu
DAN menganalisis
MEMBIASAKAN manfaat
AKHLAK menghindari sikap
MAHMUDAH temperamental
AGAR HIDUP (ghadhab),
NYAMAN DAN menumbuhkan
BERKAH sikap kontrol diri
dan berani dalam
kehidupan sehari-
hari pengertian,
dalil, macam dan
manfaatnya.
Melalui metode 3
small group
discussion,
mampu
menyajikan
paparan tentang
menghindari
perilaku
temperamental
(ghadhab),
menumbuhkan
sikap kontrol diri
dan berani;
Melalui metode 3
reflective thinking
mampu meyakini
bahwa sikap
temperamental
(ghadhab)
merupakan
larangan dan
sikap kontrol diri
dan berani adalah
perintah agama
Melalui metode 3
story telling,
mampu
menghindari sikap
temperamental
(ghadhab) dan
membiasakan
sikap kontrol diri
dan berani dalam
kehidupan sehari-
hari.
ULANGAN HARIAN KE 1 U
T
S
9. MENERAPKAN AL Melalui model 3
KULLIYATU AL pembelajaran
KHAMSAH jigsaw learning,
DALAM peserta didik
KEHIDUPAN dapat
SEHARI-HARI menganalisis
pengertian dan
urutan al-kulliyatu
al-khamsah,
sehingga dapat
mempengaruhi
sikap dalam
memecahkan
masa’il al-diniyah
(masalah-masalah
keagamaan) dan
menumbuhkan
sikap kepekaan
sosial di
masyarakat.
Melalui model 3
pembelajaran
inquiry learning,
peserta didik
dapat
menganalisis
macam-macam
dan penerapan al-
kulliyatu al-
khamsah,
sehingga dapat
mempengaruhi
sikap dalam
memecahkan
masa’il aldiniyah
(masalah-masalah
keagamaan) dan
menumbuhkan
sikap kepekaan
sosial di
masyarakat.
Melalui model 3
pembelajaran
berbasis produk,
peserta didik
dapat menyajikan
paparan tentang
al-kulliyatu al-
khamsah,
sehingga dapat
mempengaruhi
sikap dalam
memecahkan
masa’il al-diniyah
(masalahmasalah
keagamaan) dan
menumbuhkan
sikap kepekaan
sosial di
masyarakat.
10 PERAN TOKOH Melalui metode 3 3
. ULAMA DALAM discovey learning
PENYEBARAN dan information
ISLAM DI search, mampu
INDONESIA menganalisis
(METODE peran tokoh ulama
DAKWAH ISLAM Islam di Indonesia
OLEH WALI (Wali Songo)
SONGO DI TANAH dalam
JAWA) menyebarkan
ajaran Islam;
Melalui metode 3 3
timeline, mampu
mempresentasika
n paparan
mengenai sejarah
perjuangan dan
metode dakwah
Wali Songo di
Indonesia yang
dilakukan secara
damai;
Melalui metode 3 3
mask party,
mampu meyakini
metode dakwah
yang moderat, bi
al-hikmah wa al-
mau’idlatil
hasanah adalah
perintah Allah
Swt.;
Melalui metode 3 3
problem-based
learning, mampu
membiasakan
sikap
kesederhanaan,
tekun, damai
kesungguhan
dalam mencari
ilmu, dan
semangat
menghargai adat
istiadat dan
perbedaan
keyakinan orang
lain.
ULANGAN HARIAN KE 2 P
S
A
T
Jumlah 24
Mingg
u
Cirebon, Juli 2024
Mengetahui
Kepala SMK Negeri 1 Cirebon Guru Pendidikan Agama Islam
Arifuddin,[Link]., M.T Warniah, [Link]
Pembina Tk.1 NIP.197910202024212008
NIP. 197508062000031003