0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Daftar Pustaka Mikrobiologi dan Kesehatan

Dokumen ini adalah daftar pustaka yang mencakup berbagai sumber mengenai mikrobiologi, kesehatan, dan tanaman obat. Referensi yang tercantum meliputi jurnal, buku, dan laporan dari berbagai institusi pendidikan dan kesehatan. Sumber-sumber ini memberikan informasi penting tentang penelitian dan aplikasi di bidang kesehatan dan farmasi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Daftar Pustaka Mikrobiologi dan Kesehatan

Dokumen ini adalah daftar pustaka yang mencakup berbagai sumber mengenai mikrobiologi, kesehatan, dan tanaman obat. Referensi yang tercantum meliputi jurnal, buku, dan laporan dari berbagai institusi pendidikan dan kesehatan. Sumber-sumber ini memberikan informasi penting tentang penelitian dan aplikasi di bidang kesehatan dan farmasi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

DAFTAR PUSTAKA

Andries, J. R., Gunawan, P. N., Supit, A. 2014. Uji Efek Antibakteri Ekstrak
Bunga Cengkeh terhadap Bakteri Streptococcus mutans secara In Vitro.
Jurnal e-Gigi Volume 2 Nomor 2. Manado: Universitas Sam Ratulangi.
Anwar, Y., Nugroho, S. A., Tantri, N. D. 2018. Karakteristik Sosiodemografi,
Klinis dan Pola Terapi Antiretroviral Pasien HIV/AIDS di RSPI Prof. Dr.
Sulianti Saroso Periode Januari – Juni 2016. Jurnal Farmasi Indonesia.
Purwokerto: Univeritas Muhammadiyah Purwokerto.
Armando, R. 2009. Komposisi 15 Minyak Atsiri Berkualitas. Jakarta: Penebar
Swadaya.
Aryal, S. 2015. Sabouraud Dextrose Agar (SDA) – Composition, Principle, Uses,
Preparation and Colony Morphology. [Link]
Diakses pada tanggal 16 November 2018.
Brooks, Geo F., Janet S. Butel, Stephan A. Mores. 2005. Mikrobiologi
Kedokteran. Alih Bahasa: Edy Muhardi, Kuntaman, Edy Bagus Wasito, Ni
Made Mertaniasih, Setio Husodo, Lindawati Alimasardjono. Jakarta:
Salemba Medika.
Budimulja, U. 1983. Penyakit Jamur. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas
Indonesia.
Bustaman, S. 2011. Potensi Pengembangan Minyak Daun Cengkeh Sebagai
Komoditas Ekspor Maluku. Jurnal Litbang Pertanian. Jakarta: Badan
Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian Republik
Indonesia.
Dama, C., Soelioangan, S., & Tumewu, E. 2012. Pengaruh Perendaman Plat Resin
Akrilik dalam Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) terhadap
Jumlah Blastospora Candida albicans. Jurnal Kedokteran. Manado:
Universitas Sam Ratulangi.
Danarti dan Najiyati, S. 1991. Budidaya dan Penanganan Pasca Panen Cengkih.
Jakarta: Penebar Swadaya.
Entjang, I. 2003. Mikrobiologi dan Parasitologi. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Gandjar, I. dan Sjamsuridjal, W. 2006. Mikologi Dasar dan Terapan. Jakarta:
Yayasan Obor Indonesia.
Graham, R. dan Burns, T. B. 2005. Lecture Notes Dermatology Edisi 8. Alih
Bahasa: Anis, M. Jakarta: Zakaria.

65
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
66

Guenther, E. 2006. Minyak Atsiri Jilid 1. Alih Bahasa: Ketaren, S. Jakarta:


Penerbit Universitas Indonesia.
Hanafiah, K. A. 2014. Rancangan Percobaan Teori dan Aplikasi Edisi Ketiga.
Jakarta: Rajawali Post.
Harahap, M. 2000. Ilmu Penyakit Kulit. Jakarta: Hipokrates.
Hay, R. J. dan Ashbee, H. R. 2010. Mycology. Journal In Rook’s Texbook of
Dermatology 8th Edition. Oxford : Wiley-Blackwell.
Ikawati, H. D. 2014. Aktifitas Antidermatofitik ekstrak Daun Urang Aring
(Eclipta alba (L.) Hassk) terhadap Trichophyton mentagophytes. Jurnal
Kefarmasian Indonesia Volume 4 Nomor 1. Jakarta: Badan Penelitian dan
Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Ivan, P. dan Lukito, A. M. 2003. Khasiat dan Manfaat Sambiloto Raja Pahit
Penakluk Aneka Penyakit. Jakarta: Agromedia Pustaka.
Jawetz, E., Melnick, J. L., Adelberg, E. D., Brooks, G. F., Butel, J. S., Ornston, L.
N. 1996. Mikrobiologi Kedokteran Edisi XX. Jakarta: Buku Kedokteran
EGC.
Jawetz, E., Melnick, J. L., Adelberg’s. 2005. Mikrobiologi Kedokteran Edisi 2.
Alih Bahasa: Widorini, N. Jakarta: Salemba Medika.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Riset Kesehatan Dasar
(Riskesdas). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2017. Laporan Perkembangan
HIV/AIDS dan Penyakit Infeksi Seksual Menular (PIMS) Triwulan I tahun
2017. Jakarta: Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan
Lingkungan (P2PL).
Ketaren. 2008. Konsep dan Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan.
Jakarta: Salemba Medika.
Koensoemardiyah. 2010. A to Z Minyak Atsiri: untuk Industri Makanan, Kosmetik
dan Aromaterapi. Yogyakarta: CV Andi.
Mbatu, R. S. T., Kenanda, P. B., Suharta, I. G. Y., Rita, W. S. 2018. Aktivitas
Minyak Atsiri Daun Cengkeh sebagai Antijamur terhadap Candida
albicans. Jurnal Media Sains Nomor 2 Volume 1. Bali: Universitas
Udayana.
Murtiastutik, D. 2010. Atlas Penyakit Kulit dan Kelamin Edisi 2. Surabaya:
Airlangga University Press.

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta


67

Mutiawati, V. K. 2016. Pemeriksaan Mikrobiologi Pada Candida albicans. Jurnal


Kedokteran Syiah Kuala Volume 16 Nomor 1. Aceh: Universitas Syiah
Kuala.
Mycek, M.J., Harvey, R.A., Champe, P.C. 2001. Farmakologi Ulasan Bergambar
Edisi 2. Alih Bahasa: Agus, A. Jakarta: Widya Medika.
Notoatmodjo, S. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka
Cipta.
Nuraini, D. N. 2014. Aneka Manfaat Bunga untuk Kesehatan. Yogyakarta: Gava
Media.
Pelczar, M. J. dan Chan, E. C. S. 1988. Dasar – dasar Mikrobiologi. Jakarta:
Universitas Indonesia Press.
Pintauli, S dan Hamada, T. 2008. Menuju Gigi dan Mulut Sehat: Pencegahan dan
Pemeliharaannya. Medan: Universitas Sumatera Utara Press.
Pratiwi, S. T. 2008. Mikrobiologi Farmasi. Yogyakarta: Penerbit Erlangga.
Prianto, H., Retnowati, R., Juswono, U. P. 2013. Isolasi dan Karakteristik dari
Minyak Bunga Cengkeh Kering Hasil Destilasi Uap. Kimia Student
Journal Volume 1 Nomor 2. Malang: Universitas Brawijaya.
Rahmi, A., Roebiakto, E., Lutpiatina, L. 2016. Potensi Ekstrak Rimpang Kencur
(Kaempferia galanga L.) Menghambat Pertumbuhan Candida albicans.
Jurnal Teknologi Laboratorium Medik Volume 2 Nomor 2. Banjarmasin:
Jurusan Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan
Banjarmasin.
Sastrohamidjojo, H. 2004. Kimia Minyak Atsiri. Yogyakarta: Gadjah Mada
University Press.
Siregar, R. S. 2004. Penyakit Jamur Kulit Edisi 2. Palembang: Buku Kedokteran
EGC.
Soedarto. 2015. Mikrobiologi Kedokteran. Jakarta: CV Sagung Sato.
Soemarno. 2000. Isolasi dan Identifikasi Bacteri Klinik. Yogyakarta: Akademi
Analis Kesehatan Yogyakarta Kementerian Kesehatan Republik
Indonesia.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
Penerbit Alfabeta.
Suprihatin, S. D. 1982. Kandida dan Kandidiasis pada Manusia. Jakarta: Fakultas
Kedokteran Universitas Indonesia.

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta


68

Suwarto, O. Y. dan Hernawati, S. 2014. Top 15 Tanaman Perkebunan. Jakarta


Timur: Penebar Swadaya.
Thomas, A. N. S. 2007. Tanaman Obat Tradisional. Yogyakarta: Kanisius.
Winarno. 1992. Pengantar Teknologi Pangan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
World Health Organization (WHO). 2013. Traditional Medicine Strategy 2014 –
2023. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Anda mungkin juga menyukai