MODUL AJAR
(DEEP LEARNING)
Satuan Pendidikan : SMP ......
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Nama Guru : ...........
Kelas/ Semester : VIII / Ganjil
Alokasi Waktu : 6 x 45 menit (6 Pertemuan)
Tahun Ajaran : 2025 /2026
IDENTIFIKASI PESERTA DIDIK: Peserta didik di SMP ............ menunjukkan
keberagaman dalam kesiapan belajar materi laporan hasil observasi.
Beberapa peserta didik mungkin memiliki pengetahuan awal tentang
observasi dari pelajaran IPA atau dari pengalaman sehari-hari mengamati
lingkungan sekitar. Namun, formalisasi pengamatan menjadi sebuah laporan
dengan struktur dan ciri kebahasaan tertentu mungkin masih menjadi
tantangan. Minat peserta didik juga bervariasi; beberapa menunjukkan
antusiasme tinggi dalam melakukan pengamatan langsung atau berdiskusi,
sementara yang lain mungkin perlu dorongan untuk berpartisipasi aktif atau
lebih teliti dalam mencatat data. Latar belakang dan pengalaman mereka
dalam menulis laporan juga memengaruhi kesiapan. Kebutuhan belajar juga
beragam; ada yang membutuhkan bimbingan intensif dalam membedakan
fakta dan opini atau menggunakan tanda baca, ada yang perlu dorongan
untuk berkolaborasi dalam kelompok, dan ada pula yang siap untuk
eksplorasi materi yang lebih mendalam serta memimpin kelompok. Guru
perlu memperhatikan aspek-aspek ini untuk memberikan pengalaman belajar
yang inklusif dan memfasilitasi setiap peserta didik mencapai tujuan
pembelajaran secara optimal.
MATERI PELAJARAN: Materi pelajaran pada Bab 1 ini berfokus pada
"Menulis Teks Laporan Hasil Observasi: Peristiwa-Peristiwa yang Diamati".
Materi ini mencakup jenis pengetahuan konseptual (pengertian teks laporan
hasil observasi, topik, gagasan utama, data, fakta, paragraf deskripsi,
paragraf eksposisi, tanda baca, penulisan kata berbahasa asing dan daerah)
dan prosedural (menemukan informasi, mengidentifikasi topik dan gagasan
utama, menemukan data, mengenal struktur teks, mengidentifikasi paragraf
deskripsi dan eksposisi, menulis teks laporan hasil observasi). Relevansi
materi dengan kehidupan nyata peserta didik sangat tinggi, karena
keterampilan observasi dan pelaporan adalah dasar dalam berbagai bidang
keilmuan dan kehidupan sehari-hari. Materi ini melatih kemampuan berpikir
objektif, teliti, dan komunikatif. Tingkat kesulitan materi bervariasi, mulai
dari pengenalan konsep dasar hingga produksi teks yang kompleks, sehingga
memungkinkan diferensiasi pembelajaran. Struktur materi disajikan secara
sistematis, dimulai dari pengenalan umum, kemudian mendalami topik dan
gagasan, data, struktur, jenis paragraf, hingga praktik menulis. Integrasi nilai
dan karakter ditekankan melalui kejujuran dalam menyampaikan fakta,
ketelitian, serta kemampuan bekerja sama.
DIMENSI PROFIL LULUSAN:
1. Penalaran Kritis: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan
membedakan fakta, data, opini, serta menganalisis informasi dalam
teks laporan hasil observasi secara objektif.
2. Komunikasi: Peserta didik mampu menyampaikan hasil observasi
dan gagasannya secara lisan (diskusi, presentasi) dan tulisan (teks
laporan hasil observasi) dengan jelas, terstruktur, dan menggunakan
kaidah kebahasaan yang benar.
3. Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama dalam kelompok
untuk melakukan observasi, mengumpulkan data, dan menyusun
laporan.
4. Kemandirian: Peserta didik mampu secara mandiri melakukan
observasi sederhana dan menuliskan hasil pengamatan mereka.
DESAIN CAPAIAN PEMBELAJARAN: Pada akhir Fase D, peserta didik memiliki
PEMBELAJARAN kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi sesuai tujuan dan memahami
teks arahan/petunjuk, teks cerita pendek, teks puisi sederhana, teks drama,
surat pribadi, dan surat resmi. Peserta didik mampu memahami isi bacaan
sederhana dan meresponnya dengan berbagai bentuk, berbicara dengan
sopan, santun, intonasi yang jelas dan mudah dipahami. Peserta didik juga
mampu menuliskan kembali isi teks arahan/petunjuk, teks cerita pendek, teks
puisi sederhana, teks drama, surat pribadi, dan surat resmi.
LINTAS DISIPLIN ILMU:
1. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) : Siswa belajar mengamati objek-
objek alam, mencatat hasilnya, dan menyusunnya dalam bentuk teks
laporan yang runtut dan objektif.
2. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) : Siswa belajar memahami fenomena
sosial dan mendeskripsikannya dalam laporan berbasis data lapangan.
TOPIK PEMBELAJARAN: Menulis Teks Laporan Hasil Observasi:
Peristiwa-Peristiwa yang Diamati
TUJUAN PEMBELAJARAN:
1. Peserta didik memahami pengertian teks laporan hasil observasi dan
dapat mengidentifikasi informasi yang diperoleh berdasarkan hasil
observasi.
2. Peserta didik mampu mengidentifikasi topik dan gagasan utama teks
laporan hasil observasi.
3. Peserta didik mampu memahami cara melakukan observasi untuk
mendapatkan data serta dapat mengidentifikasi fakta dan data.
4. Peserta didik mampu mengidentifikasi struktur teks laporan hasil
observasi dan menjelaskan bagian-bagiannya.
5. Peserta didik mampu mengidentifikasi paragraf deskripsi dan
eksposisi dalam sebuah teks laporan hasil observasi serta dapat
membuatnya.
6. Peserta didik mampu mengenal tanda baca dan penulisan kata
berbahasa asing dan daerah dalam teks laporan hasil observasi.
7. Peserta didik mampu menulis teks laporan hasil observasi dengan
memperhatikan kaidah kebahasaan.
PRAKTIK PEDAGOGIS:
1. Problem Based Learning : Peserta didik akan melakukan observasi
sederhana dan menulis teks laporan hasil observasi sebagai proyek
akhir.
2. Diskusi kelompok, eksplorasi lapangan (observasi di lingkungan
sekitar), dan presentasi: Peserta didik akan aktif berdiskusi,
mengamati, dan mempresentasikan hasil kerja mereka.
MITRA PEMBELAJARAN:
1. Orang tua/Wali: Guru dapat memberikan lembar panduan
pengamatan untuk orang tua agar dapat membantu peserta didik di
rumah, misalnya saat mengamati kendaraan umum.
2. Guru bidang studi lain (misalnya Guru IPA/IPS): Dapat berkolaborasi
dalam topik observasi yang relevan.
3. Pustakawan sekolah/daerah: Dapat membantu peserta didik mencari
artikel laporan hasil observasi sebagai referensi.
LINGKUNGAN PEMBELAJARAN:
1. Ruang Fisik:
o Kelas: Untuk diskusi kelompok, menulis draf laporan, dan
presentasi.
o Lingkungan sekolah/sekitar: Untuk melakukan observasi
langsung.
2. Ruang Virtual:
o Platform daring (misalnya YouTube): Untuk menyimak video
laporan hasil observasi.
o KBBI daring: Untuk mencari arti kosakata baru dan verifikasi
data.
3. Budaya Belajar:
o Kolaboratif: Mendorong kerja sama antarpeserta didik dalam
kelompok observasi, pengumpulan data, dan penulisan
laporan.
o Berpartisipasi aktif: Memotivasi setiap peserta didik untuk
menyampaikan pendapat, bertanya, dan memberikan
tanggapan yang konstruktif.
o Rasa ingin tahu: Mendorong peserta didik untuk
mengeksplorasi berbagai peristiwa, keadaan, dan benda-benda
di sekitar mereka.
PEMANFAATAN DIGITAL:
1. Perencanaan: Google Docs/Slides untuk menyusun kerangka
laporan.
2. Pelaksanaan: YouTube untuk menayangkan video laporan hasil
observasi, KBBI daring untuk mencari arti kata dan verifikasi
fakta/data.
3. Asesmen: Google Forms untuk kuesioner refleksi atau pengumpulan
tugas
PENGALAMAN Langkah-Langkah Pembelajaran
BELAJAR
Pertemuan 1: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi dan Informasi di
Dalamnya
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai, yaitu memahami pengertian teks
LHO dan mengidentifikasi informasi di dalamnya.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru terkait pentingnya
kemampuan mengamati dan mencatat informasi.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan mengingat
objek-objek mengesankan yang pernah mereka lihat (misalnya pawai
sepeda hias, konvoi kendaraan, suasana terminal) dan menanyakan
hal-hal penting yang mereka ingat dari objek tersebut. Guru dapat
menjelaskan bahwa tindakan mengamati disebut observasi dan
tulisannya adalah laporan hasil observasi.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
8. Guru memulai dengan menayangkan gambar suasana dalam bus kota
dari umum.
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik:
o "Seperti apa situasi dalam bus kota itu?"
o "Siapa sajakah penumpang bus kota tersebut? Dapatkah
peserta didik menyimpulkannya berdasarkan pakaian yang
mereka kenakan?"
o "Adakah peristiwa menarik yang peserta didik lihat pada
gambar itu?"
Kegiatan Inti
MEMAHAMI (Berkesadaran, Bermakna)
1. Orientasi Peserta Didik pada Masalah: Peserta didik membaca teks
"Penumpang Bus Kota" secara mandiri.
2. Mengorganisasi Peserta Didik untuk Belajar: Peserta didik dibagi
ke dalam kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok ditugaskan
untuk mengidentifikasi informasi dalam teks.
o Peserta didik melakukan anotasi dengan menandai kosakata,
frasa, dan kalimat yang kurang dipahami, serta informasi
penting yang didapat dari observasi.
o Peserta didik membaca arti kata-kata terkait (penumpang
prioritas, difabel, penyandang disabilitas, handle grip, balita,
kruk).
o Peserta didik mengisi umum "Informasi Teks 'Penumpang
Bus Kota'" dengan mencentang informasi yang ada/tidak ada
dalam teks.
3. Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok: Guru
membimbing setiap kelompok dalam menemukan informasi.
o Guru memfasilitasi diskusi tentang sifat objektif teks laporan
hasil observasi.
o Peserta didik berlatih mengenali kalimat objektif dan subjektif
dalam umum, dengan ciri kalimat objektif tidak dipengaruhi
pendapat pribadi penulis dan berisi fakta yang dapat
dibuktikan.
MENGAPLIKASIKAN (Bermakna, Menggembirakan)
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil: Setiap kelompok peserta
didik mempresentasikan hasil identifikasi informasi dan pembedaan
kalimat objektif/subjektif mereka.
o Peserta didik menjelaskan informasi yang ditemukan dan
memberikan alasan mengapa kalimat tertentu
objektif/subjektif.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
5. Menganalisis dan Mengevaluasi: Guru memimpin diskusi kelas
untuk menganalisis dan mengevaluasi hasil presentasi.
o Peserta didik memberikan tanggapan dan pertanyaan kepada
kelompok lain, menggunakan bahasa yang baik dan santun.
o Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang
informasi dalam teks LHO dan sifat objektifnya.
Kegiatan Penutup
1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang teks
LHO dan informasi di dalamnya.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu topik dan gagasan utama.
3. Guru meengapresiasi peserta didik dengan menghargai partisipasi
dan kemampuan mereka.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 2: Mengenali Topik dan Gagasan Utama dalam Teks
Laporan Hasil Observasi
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai, yaitu mengidentifikasi topik dan
gagasan utama teks LHO.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru tentang bagaimana topik
dan gagasan utama membantu memahami inti sebuah tulisan.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan mengingat
kembali teks "Penumpang Bus Kota" dan bertanya apa hal penting
yang hendak disampaikan teks tersebut.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
8. Guru memberikan pertanyaan pemantik:
o "Apa yang peserta didik ketahui tentang laporan hasil
observasi?"
o "Sebutkan judul laporan hasil observasi yang pernah peserta
didik baca!"
o "Menurut peserta didik, topik apa yang hendak disampaikan
penulis dalam laporan hasil observasi yang peserta didik baca
itu?"
Kegiatan Inti
MEMAHAMI (Berkesadaran, Bermakna)
1. Orientasi Peserta Didik pada Masalah: Peserta didik membaca
perbedaan antara topik (ide pokok keseluruhan karangan, bersifat
umum) dan gagasan utama (inti pembicaraan dalam paragraf, bersifat
khusus) di umum.
2. Mengorganisasi Peserta Didik untuk Belajar: Peserta didik
membaca teks "Sepeda Motor di Indonesia".
o Peserta didik menggunakan langkah-langkah menemukan
topik (perhatikan judul, paragraf pertama/terakhir,
kata/peristiwa sering muncul, petunjuk gambar).
o Peserta didik mengidentifikasi topik teks "Sepeda Motor di
Indonesia" dengan mengisi umum.
o Peserta didik mengidentifikasi gagasan utama setiap paragraf
dalam teks "Sepeda Motor di Indonesia" dan mengisi umum.
3. Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok: Guru
membimbing setiap kelompok dalam menemukan topik dan gagasan
utama.
o Guru memfasilitasi diskusi tentang kosakata baru (operan,
manual, kopling, bising, rute, mitra).
o Guru dapat membacakan satu paragraf dan mengajak peserta
didik mendiskusikan gagasan utamanya.
MENGAPLIKASIKAN (Bermakna, Menggembirakan)
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil: Setiap kelompok
mempresentasikan hasil identifikasi topik dan gagasan utama mereka.
o Peserta didik menjelaskan topik dan gagasan utama, serta
alasannya.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
5. Menganalisis dan Mengevaluasi: Guru memimpin diskusi kelas
untuk menganalisis dan mengevaluasi hasil presentasi.
o Peserta didik memberikan tanggapan dan pertanyaan, serta
mengoreksi jika ada kesalahan identifikasi.
o Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang
topik dan gagasan utama.
Kegiatan Penutup
1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang topik
dan gagasan utama dalam teks LHO.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu menemukan data dan fakta.
3. Guru memuliakan peserta didik atas partisipasi aktif mereka.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 3: Mengenal Data dan Fakta dalam Teks Laporan Hasil
Observasi
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai, yaitu memahami cara melakukan
observasi untuk mendapatkan data serta dapat mengidentifikasi fakta
dan data.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru tentang pentingnya data
yang dapat dipertanggungjawabkan dalam setiap laporan.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan mengingat
kembali teks "Penumpang Bus Kota" dan "Sepeda Motor di
Indonesia" serta pelajaran tentang kalimat objektif.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
8. Guru memberikan pertanyaan pemantik:
o "Apa yang dimaksud dengan data dalam laporan hasil
observasi?"
o "Bagaimana cara mengenali data yang ada dalam laporan
hasil observasi?"
Kegiatan Inti
MEMAHAMI (Berkesadaran, Bermakna)
1. Orientasi Peserta Didik pada Masalah: Peserta didik membaca
pengertian data (informasi/keterangan yang benar dan nyata) dan
fakta (hal/keadaan/peristiwa yang merupakan kenyataan atau benar-
benar terjadi) serta perbedaan keduanya di umum.
2. Mengorganisasi Peserta Didik untuk Belajar: Peserta didik
mencermati data dalam laporan "Penumpang Bus Kota" di umum.
o Peserta didik mengidentifikasi data dalam teks "Sepeda Motor
di Indonesia" dan mengisi umum.
o Peserta didik mengidentifikasi kosakata baru (verifikasi,
argumen, subjektif, objektif) dan membuat kalimat baru
menggunakannya.
3. Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok: Guru
membimbing setiap kelompok dalam menemukan data dan fakta.
o Guru memfasilitasi diskusi tentang perbedaan data dan fakta,
serta bagaimana data diperoleh dari pengamatan langsung.
o Peserta didik menyimak video laporan hasil observasi (durasi
5-10 menit) dari internet dan menemukan informasi yang
berisi data dan fakta.
MENGAPLIKASIKAN (Bermakna, Menggembirakan)
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil: Peserta didik
mempresentasikan hasil identifikasi data dan fakta dari teks atau
video.
o Peserta didik menjelaskan data dan fakta yang mereka
temukan dan sumbernya.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
5. Menganalisis dan Mengevaluasi: Guru memimpin diskusi kelas
untuk menganalisis dan mengevaluasi hasil presentasi.
o Peserta didik memberikan tanggapan dan pertanyaan, serta
mengoreksi jika ada kesalahan identifikasi.
o Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang
data dan fakta.
Kegiatan Penutup
1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang data dan
fakta dalam teks LHO.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu struktur teks LHO.
3. Guru memuliakan peserta didik atas usaha dan partisipasi mereka.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 4: Mengenal Struktur Teks Laporan Hasil Observasi
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai, yaitu mengidentifikasi struktur teks
LHO dan menjelaskan bagian-bagiannya.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru tentang pentingnya
struktur dalam sebuah tulisan agar mudah dipahami.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan mengingat
kembali teks "Penumpang Bus Kota" dan mendiskusikan bagian-
bagiannya.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
8. Guru memberikan pertanyaan pemantik:
o "Bagaimana bentuk struktur teks laporan hasil observasi?"
Kegiatan Inti
MEMAHAMI (Berkesadaran, Bermakna)
1. Orientasi Peserta Didik pada Masalah: Peserta didik membaca
penjelasan tentang struktur teks laporan hasil observasi: pembuka
(definisi umum), isi (deskripsi bagian), dan penutup (simpulan).
2. Mengorganisasi Peserta Didik untuk Belajar: Peserta didik
mencermati analisis struktur teks "Penumpang Bus Kota" di umum.
o Peserta didik membaca teks laporan hasil observasi "Bendi di
Kota Padang".
o Peserta didik mengidentifikasi struktur teks "Sepeda Motor di
Indonesia" dan "Bendi di Kota Padang" dengan mengisi
umum.
3. Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok: Guru
membimbing setiap kelompok dalam mengidentifikasi struktur.
o Guru memfasilitasi diskusi tentang kosakata baru (pangkalan,
era, kawasan, roman, ikon, primadona, eksis).
o Guru memberikan kunci untuk menemukan setiap bagian
struktur: paragraf pertama untuk definisi umum, paragraf
selanjutnya untuk penjelasan rinci, dan paragraf terakhir
untuk kesimpulan.
MENGAPLIKASIKAN (Bermakna, Menggembirakan)
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil: Setiap kelompok
mempresentasikan hasil identifikasi struktur teks mereka.
o Peserta didik menjelaskan bagian pembuka, isi, dan penutup
dari teks yang dianalisis.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
5. Menganalisis dan Mengevaluasi: Guru memimpin diskusi kelas
untuk menganalisis dan mengevaluasi hasil presentasi.
o Peserta didik memberikan tanggapan dan pertanyaan, serta
mengoreksi jika ada kesalahan identifikasi.
o Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang
struktur teks LHO.
Kegiatan Penutup
1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang struktur
teks LHO.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu paragraf deskripsi dan eksposisi.
3. Guru memuliakan peserta didik atas usaha dan partisipasi mereka.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 5: Mengidentifikasi Paragraf Deskripsi dan Eksposisi dalam
Laporan Hasil Observasi
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai, yaitu mengidentifikasi paragraf
deskripsi dan eksposisi serta dapat membuatnya.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru tentang bagaimana detail
deskripsi dan kejelasan informasi dapat memperkaya tulisan.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan bertanya
apakah mereka pernah belajar tentang paragraf deskripsi dan
eksposisi sebelumnya.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
8. Guru memberikan pertanyaan pemantik:
o "Apakah pengertian paragraf deskripsi dan eksposisi?"
o "Apakah kata kunci yang tepat untuk dapat membedakan
keduanya?"
o "Pernahkah peserta didik menulis paragraf deskripsi dan
eksposisi?"
Kegiatan Inti
MEMAHAMI,MENGAPLIKASIKAN (Berkesadaran, Bermakna)
1. Orientasi Peserta Didik pada Masalah: Peserta didik membaca
pengertian paragraf deskripsi (menggambarkan detail) dan eksposisi
(menjelaskan informasi) di umum.
2. Mengorganisasi Peserta Didik untuk Belajar: Peserta didik
mencermati contoh paragraf deskripsi dari teks "Penumpang Bus
Kota" dan paragraf eksposisi dari teks "Sepeda Motor di Indonesia"
dan "Bendi di Kota Padang".
o Peserta didik mengidentifikasi kosakata baru (deskripsi,
eksposisi, detail, diraba, tipe).
o Peserta didik mengisi umum "Latihan Membedakan Paragraf
Deskripsi dan Eksposisi" dengan mencentang jenis paragraf
yang sesuai.
3. Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok: Guru
membimbing setiap kelompok dalam mengidentifikasi dan membuat
paragraf.
o Guru memfasilitasi diskusi tentang kunci paragraf deskripsi
(menggambarkan) dan eksposisi (informasi).
o Peserta didik membuat "Buku Pintar" berisi contoh paragraf
deskripsi dan eksposisi secara berkelompok.
MENGAPLIKASIKAN (Bermakna, Menggembirakan)
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil: Setiap kelompok
mempresentasikan buku pintar dan paragraf yang telah mereka buat
di depan kelas.
o Peserta didik menjelaskan ciri-ciri paragraf deskripsi dan
eksposisi yang mereka tulis.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
5. Menganalisis dan Mengevaluasi: Guru memimpin diskusi kelas
untuk menganalisis dan mengevaluasi hasil presentasi.
o Peserta didik memberikan tanggapan dan pertanyaan, serta
mengoreksi jika ada kesalahan.
o Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang
paragraf deskripsi dan eksposisi.
Kegiatan Penutup
1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang paragraf
deskripsi dan eksposisi.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu tanda baca dan penulisan kata berbahasa
asing/daerah.
3. Guru memuliakan peserta didik atas kreativitas dan partisipasi
mereka.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 6: Mengenal Tanda Baca dan Penulisan Kata Berbahasa
Asing dan Daerah, serta Menulis Teks Laporan Hasil Observasi
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai, yaitu mengenal tanda baca dan
penulisan kata berbahasa asing/daerah, serta menulis teks LHO.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru tentang pentingnya
ketelitian dalam penulisan.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan
menampilkan paragraf tanpa tanda baca dan meminta peserta didik
memperbaikinya.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
8. Guru memberikan pertanyaan pemantik:
o "Bagaimanakah cara penulisan tanda baca (titik, koma, titik
dua, dan titik koma) yang benar dalam teks LHO?"
o "Bagaimanakah cara penulisan kata dari bahasa asing dan
bahasa daerah dalam suatu teks LHO?"
Kegiatan Inti
MEMAHAMI (Berkesadaran, Bermakna)
1. Orientasi Peserta Didik pada Masalah: Peserta didik membaca
materi tentang tanda baca (titik, koma, titik dua, titik koma) dan
fungsinya.
2. Mengorganisasi Peserta Didik untuk Belajar: Peserta didik
membaca tata cara penulisan kata dari bahasa daerah dan bahasa
asing (ditulis miring).
o Peserta didik berlatih menempatkan tanda baca pada kalimat
di umum.
o Peserta didik membuat pajangan kalimat dengan tanda baca.
o Peserta didik mengidentifikasi kata dari bahasa daerah dan
bahasa asing dalam artikel yang mereka temukan dan mengisi
umum.
3. Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok: Guru
membimbing peserta didik dalam proses menulis teks LHO.
o Guru menjelaskan langkah-langkah menulis teks LHO:
menemukan topik dan tujuan, melakukan observasi, mencatat
data penting, dan memasukkan data ke dalam tulisan.
o Peserta didik memilih topik yang dekat dengan kehidupan
mereka (misalnya kendaraan ke sekolah, lapangan parkir,
angkot).
o Peserta didik mengisi umum "Lembar Observasi" untuk
mencatat data.
MENGAPLIKASIKAN (Bermakna, Menggembirakan)
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil: Peserta didik menulis
teks laporan hasil observasi mereka, dengan memperhatikan struktur
dan kaidah kebahasaan.
o Setiap kelompok mempresentasikan laporan hasil observasi
mereka.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
5. Menganalisis dan Mengevaluasi: Guru memimpin diskusi kelas
untuk menganalisis dan mengevaluasi laporan.
o Peserta didik lain memberikan umpan balik terhadap laporan
teman, fokus pada kejelasan, kelengkapan data, dan
penggunaan kaidah kebahasaan.
o Guru memberikan umpan balik dan penilaian terhadap
laporan.
Kegiatan Penutup
1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang tanda
baca, penulisan kata, dan menulis teks LHO.
2. Guru mengajak peserta didik untuk terus melakukan observasi dan
menulis laporan sebagai bagian dari pengembangan literasi.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai semua upaya dan
pencapaian mereka.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
ASESMEN Asesmen pada Awal Pembelajaran:
PEMBELAJARAN
Kuis singkat (pilihan ganda)
Asesmen pada Proses Pembelajaran:
Kuis singkat (pilihan ganda)
Asesmen pada Akhir Pembelajaran:
Proyek/Praktik
Mengetahui, ............, Juli 2025
Kepala Sekolah, Guru Mapel
…………… …………
BAHAN AJAR BAB 1: MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
Tujuan Pembelajaran Pada bab ini, peserta didik diharapkan memahami pengertian teks
laporan hasil observasi (LHO) dan dapat menuliskannya. Peserta didik juga diharapkan
mampu memahami informasi, menjelaskan struktur teks LHO, dan menanggapi pendapat
teman saat berdiskusi. Selain itu, peserta didik juga diharapkan dapat menggunakan tanda
baca dan tata cara menulis kata dari bahasa daerah dan bahasa asing dengan benar. Setelah
mempelajari teks laporan hasil observasi melalui berbagai aktivitas pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu melakukan sebuah pengamatan dan menuliskan hasil pengamatan
itu dalam sebuah teks laporan hasil observasi yang objektif.
Materi
A. Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti
menemukan banyak peristiwa. Beberapa di antara peristiwa itu mungkin menarik perhatian
sehingga kita ingin mengamati lebih dekat. Terkadang dari menyaksikan peristiwa itu muncul
keinginan mencatat, hal itu bagus supaya kita dapat terus mengingatnya. Tindakan
mengamati berbagai peristiwa, keadaan, dan benda-benda di sekitar disebut observasi.
Tulisan yang dibuat berdasarkan hasil pengamatan atau tulisan yang mengemukakan fakta-
fakta yang diperoleh melalui pengamatan disebut dengan laporan hasil observasi.
Untuk memahami teks laporan hasil observasi, mari kita cermati teks "Penumpang Bus
Kota". Bus kota adalah alat transportasi umum atau transportasi publik yang digunakan antara
satu tempat ke tempat lain dalam suatu area perkotaan. Masyarakat perkotaan yang
menggunakan jasa layanan transportasi bus kota ini disebut dengan penumpang bus kota.
Pada pukul 07.00 WIB, bus kota nomor 17 melaju di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.
Aktivitas penumpang di dalam bus kota cukup beragam, sebagian penumpang sedang
melihat-lihat layar ponsel mereka. Seorang laki-laki berumur sekitar 50 tahun dan
mengenakan kemeja biru sedang berbicara melalui ponsel. Kebanyakan penumpang bus kota
merupakan anak sekolah dan pegawai kantor, itu terlihat dari seragam mereka. Seorang
peserta didik berseragam SMP berdiri tepat di belakang sopir. Seorang ibu hamil duduk satu
meter darinya. Tepat di depan peserta didik itu, seorang ibu lain duduk sembari memangku
anak balitanya. Tidak jauh dari ibu itu, duduk seorang laki-laki penyandang disabilitas atau
difabel dengan kruk yang disandarkan pada kursi. Ibu hamil, ibu dengan anak balita, dan
seorang laki-laki penyandang disabilitas adalah penumpang prioritas. Penumpang prioritas
merupakan penumpang yang didahulukan untuk mendapatkan tempat duduk dalam
transportasi umum, seperti bus kota, pesawat terbang, dan kereta api.
Dalam teks tersebut, kita menemukan beberapa kosakata penting seperti:
● penumpang prioritas: penumpang yang didahulukan untuk mendapat tempat duduk,
seperti orang lanjut usia, difabel, orang sakit, perempuan hamil, dan perempuan yang
membawa anak balita.
● difabel: sebutan lain bagi penyandang disabilitas.
● penyandang disabilitas: orang yang memiliki keterbatasan fisik, intelektual, mental,
dan/atau sensorik.
● handle grip: gantungan pegangan tangan di bus kota.
● balita: singkatan dari bawah lima tahun atau usia anak rentang 2 sampai 5 tahun.
● kruk: tongkat atau alat bantu berjalan untuk orang dengan keterbatasan fisik.
Teks laporan hasil observasi memiliki sifat objektif, yaitu memaparkan suatu keadaan tanpa
dipengaruhi pendapat penulis. Contoh kalimat objektif dari teks "Penumpang Bus Kota"
adalah: "Seorang peserta didik berseragam SMP duduk tepat di belakang sopir" dan "Seorang
laki-laki berumur sekitar 50 tahun dan mengenakan kemeja biru sedang berbicara melalui
handphone". Ciri-ciri kalimat objektif meliputi: berisi fakta yang dapat dibuktikan
kebenarannya, tidak dipengaruhi pendapat pribadi, menyampaikan informasi sebenarnya
tanpa ditambah/dikurangi, dan tidak menggunakan kata-kata subjektif/emotif (sangat, sekali,
luar biasa, kira-kira, mungkin, barangkali).
B. Mengenal Topik dan Gagasan Utama dalam Teks Laporan Hasil Observasi Sebuah
teks memiliki topik dan gagasan utama, begitu juga dengan teks laporan hasil observasi
(LHO). Topik merupakan ide atau pokok pembicaraan dalam teks atau karangan yang
menggambarkan keseluruhan isi karangan, bersifat umum. Gagasan utama adalah ide utama
atau inti pembicaraan yang ada dalam sebuah paragraf, disebut juga ide pokok, dan bersifat
khusus.
Untuk menemukan topik sebuah teks, kita dapat memperhatikan judulnya, hal yang dibahas
dalam paragraf pertama dan terakhir, kata-kata yang paling sering muncul, peristiwa yang
paling sering dibahas, atau petunjuk gambar. Contohnya pada teks "Penumpang Bus Kota",
topik yang paling banyak dibahas adalah aktivitas penumpang bus kota. Dari jawaban-
jawaban tersebut dapat disimpulkan bahwa topik teks "Penumpang Bus Kota" adalah situasi
yang dialami penumpang saat berada dalam bus kota yang penuh penumpang.
Mari kita cermati teks "Sepeda Motor di Indonesia" untuk lebih memahami topik dan
gagasan utama. Saat ini sebagian besar jalan-jalan di Indonesia ramai oleh sepeda motor.
Sepeda motor adalah alat transportasi roda dua yang digerakkan oleh mesin, dengan
bermacam-macam tipe seperti sport, skuter matik, bebek manual, trail, dan cruiser. Sepeda
motor banyak digunakan karena harganya terjangkau dan dapat dibeli dengan cicilan.
Manfaatnya sebagai alat transportasi pribadi yang hemat bahan bakar dan mudah mengakses
rute sulit. Pengendara harus berusia 17 tahun ke atas, memiliki SIM, memakai helm,
membawa STNK, dan mematuhi rambu lalu lintas. Selain pribadi, sepeda motor juga
digunakan sebagai ojek konvensional maupun ojek online (ojol) yang diminati karena
melayani berbagai pesanan.
C. Menemukan Data dalam Teks Laporan Hasil Observasi Sebuah teks laporan hasil
observasi mengandung data. Data merupakan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan
kebenarannya, berisi fakta yang sesuai dengan topik yang diangkat. Semua data dalam teks
laporan hasil observasi diperoleh dari hasil pengamatan langsung.
Perhatikan beberapa data dalam laporan "Penumpang Bus Kota":
1. Seorang laki-laki berumur sekitar 50 tahun dan mengenakan kemeja biru sedang
berbicara melalui ponsel.
2. Seorang ibu hamil duduk sekitar satu meter dari peserta didik.
3. Seorang ibu memangku anak balita duduk di dalam bus.
4. Seorang penyandang disabilitas duduk sambil menyandarkan kruknya di kursi.
5. Ibu hamil, ibu dengan anak balita, dan seorang laki-laki penyandang disabilitas
merupakan penumpang prioritas.
Data dan fakta memiliki perbedaan. Data adalah kumpulan informasi atau keterangan yang
benar dan nyata, dapat berbentuk angka atau tidak. Contoh data berbentuk angka: "Bus yang
dimiliki perusahaan TransKota berjumlah 45 buah". Contoh data tidak berbentuk angka:
"Pemilik perusahaan Transkota bernama Irwan Jaya". Fakta adalah hal (keadaan, peristiwa)
yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi. Contoh fakta: "Warga negara
Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas dan sudah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM)
boleh mengendarai sepeda motor".
D. Mengenal Struktur Teks Laporan Hasil Observasi Sebuah teks laporan hasil observasi
memiliki struktur atau susunan. Umumnya, teks LHO tersusun atas tiga bagian:
1. Pembuka (definisi umum): Bagian ini berada di awal teks dan berisi pengenalan
mengenai objek yang diamati.
2. Isi (deskripsi bagian): Bagian ini membahas objek yang diamati dan mengandung
fakta yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
3. Penutup (simpulan): Bagian yang berisi kesimpulan tentang objek yang diamati.
Contoh analisis struktur teks "Penumpang Bus Kota" adalah sebagai berikut:
● Pembuka: "Bus kota adalah alat transportasi umum atau transportasi publik yang
digunakan antara satu tempat ke tempat lain dalam suatu area perkotaan. Keberadaan
bus kota membantu transportasi masyarakat perkotaan. Masyarakat perkotaan yang
menggunakan jasa layanan transportasi bus kota ini disebut dengan penumpang bus
kota. Mereka menggunakan bus kota untuk menuju tempat-tempat tertentu, seperti
tempat kerja, sekolah, kantor, dan tempat tujuan lainnya."
● Isi: "Seorang ibu hamil duduk sekitar satu meter dari peserta didik tersebut. Tepat di
depan peserta didik itu, seorang ibu lain duduk sembari memangku anak balitanya.
Tidak jauh dari ibu itu, duduk seorang laki-laki penyandang disabilitas atau difabel
dengan kruk yang disandarkan pada kursi. Dst .... (Paragraf ke-2 berisi penjelasan
yang lebih terperinci)"
● Penutup: "Penumpang prioritas merupakan penumpang yang didahulukan untuk
mendapatkan tempat duduk dalam transportasi umum, seperti bus kota, pesawat
terbang, dan kereta api."
Mari kita cermati teks "Bendi di Kota Padang". Bendi adalah salah satu alat transportasi
tradisional yang ditarik oleh kuda yang masih digunakan di Kota Padang. Bendi pertama kali
ditemukan oleh sarjana Hindia Belanda bernama Charles Theodore Deeleman. Di Kota
Padang, bendi sudah digunakan sejak akhir abad ke-18, tepatnya tahun 1892. Pangkalan
bendi terletak di perempatan jalan Pasar Raya Padang, dengan tarif berkisar antara
Rp50.000,00 sampai dengan Rp100.000,00 per 30 menit. Saat ini bendi bermanfaat sebagai
alat transportasi jarak dekat di Kota Padang dan untuk menyusuri tempat wisata. Bendi
membantu para wisatawan dan masih tetap eksis sampai sekarang.
E. Mengidentifikasi Paragraf Deskripsi dan Eksposisi dalam Laporan Hasil Observasi
Dalam teks laporan hasil observasi, kita akan menemukan paragraf berjenis deskripsi dan
eksposisi.
● Paragraf deskripsi: bertujuan menggambarkan suatu hal secara detail sehingga
pembaca dapat melihat, membayangkan, dan merasakan apa yang sedang
dideskripsikan. Contoh: "Tepat di depan peserta didik berseragam SMP itu, seorang
ibu lain duduk sembari memangku anak balitanya. Tidak jauh dari ibu itu, duduk
seorang laki-laki penyandang disabilitas atau difabel dengan kruk yang disandarkan
pada kursi."
● Paragraf eksposisi: bertujuan menguraikan atau menyampaikan sebuah informasi
agar pembaca memperoleh tambahan pengetahuan. Contoh dari teks "Sepeda Motor
di Indonesia": "Sepeda motor adalah alat transportasi roda dua yang digerakkan oleh
mesin. Ada bermacam-macam tipe sepeda motor. Ada sepeda motor jenis sport yang
berkecepatan tinggi, bersuara bising, dan biasa digunakan oleh pembalap. Ada sepeda
motor skuter matik yang dapat hidup otomatis tanpa menggunakan operan gigi
manual. Ada sepeda motor bebek manual tanpa kopling. Ada sepeda motor trail yang
biasa digunakan di medan berat/off road. Terakhir, ada sepeda motor cruiser yang
dikenal dengan motor gede (moge) yang berkecepatan tinggi."
Kosakata penting:
● deskripsi: menggambarkan
● eksposisi: menjelaskan
● detail: terperinci
● diraba: disentuh
● tipe: jenis
F. Mengenal Tanda Baca dan Penulisan Kata Berbahasa Asing dan Daerah Saat
membaca sebuah tulisan, kita akan menemukan beberapa tanda baca. Tanda baca atau
pungtuasi adalah tanda grafis yang digunakan secara konvensional untuk memisahkan
pelbagai bagian dari satuan bahasa tertulis. Tanda baca membantu menata kata dan kalimat
sehingga maksudnya mudah dipahami.
Beberapa jenis tanda baca yang akan kita pelajari:
● Tanda titik (.): dipakai untuk mengakhiri kalimat. Contoh: "Bus itu penuh
penumpang. Saya berdiri di belakang sopir."
● Tanda koma (,): dipakai untuk pemerincian tiga unsur atau lebih dalam satu kalimat.
Contoh: "Harga beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya cukup
stabil di pasaran."
● Tanda titik dua (:): dipakai di akhir pernyataan yang diikuti dengan pemerincian.
Contoh: "Kami memerlukan alat tulis berikut: pena, pensil, penghapus, dan
peruncing."
● Tanda titik koma (;): dipakai untuk pengganti kata penghubung yang menunjukkan
hubungan setara dalam sebuah kalimat. Contoh: "Hari masih pagi; penumpang masih
sepi."
Dalam teks laporan hasil observasi, kita juga menemukan kata-kata dari bahasa daerah dan
bahasa asing yang ditulis dengan huruf miring. Penulisan ini penting karena kata-kata
tersebut belum diserap atau belum disesuaikan dengan ejaan bahasa Indonesia. Contoh dari
teks "Bendi di Kota Padang" adalah: "jajanan lengkitang, pensi, karupuak kuah, pisang bakar,
kelapa muda, soto, satai, dan aneka macam seafood. Wisatawan menikmati aneka jajanan
kuliner sambil ber-selfie ria menunggu sunset pada sore hari di Pantai Padang." Kata-kata
yang dicetak miring tersebut adalah contoh kata dari bahasa daerah (karupuak kuah) dan
bahasa Inggris (selfie, sunset, seafood).
G. Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Setelah mempelajari pengertian, struktur, dan
data dalam laporan hasil observasi, kini saatnya kita menulis sebuah laporan hasil observasi
sendiri. Sebelum mulai menulis, ada beberapa langkah yang harus dilakukan:
1. Temukan topik dan tujuan: Pilih topik dari lingkungan sekitar yang disukai,
misalnya kendaraan yang dipakai peserta didik ke sekolah, lapangan parkir sekolah,
atau alat transportasi sungai. Menentukan topik dan tujuan membantu kita fokus
mencari data yang dibutuhkan.
2. Lakukan observasi atau pengamatan: Observasi adalah cara untuk menemukan
informasi yang dibutuhkan.
3. Catat data penting: Data yang diperoleh saat observasi langsung harus dicatat agar
tidak ada yang tertinggal, dan harus dapat dibuktikan kebenarannya.
4. Masukkan data ke dalam tulisan: Susun data tersebut ke dalam teks laporan hasil
observasi sesuai strukturnya:
o Pembuka (paragraf pertama): penjelasan umum mengenai objek yang
diamati.
o Isi (paragraf kedua dan seterusnya): penjelasan lebih terperinci mengenai
objek yang diamati.
o Penutup (paragraf terakhir): kesimpulan terhadap objek yang diamati.
Setelah menulis laporan, kita dapat berdiskusi dan mempresentasikannya di depan kelas,
melengkapi laporan dengan gambar dan materi pendukung lain agar menarik.
ASESMEN FORMATIF
SATUAN PENDIDIKAN
KELAS / SEMESTER : VIII / Ganjil
MATA PELAJARAN : Bahasa Indonesia
TOPIK : Menulis Teks Laporan Hasil Observasi: Peristiwa-Peristiwa
yang Diamati
TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu:
1. Memahami pengertian dan struktur teks laporan hasil observasi.
2. Mengidentifikasi gagasan utama dan fakta berdasarkan hasil observasi.
3. Menyusun teks laporan hasil observasi sesuai kaidah kebahasaan.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
No Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Level Kognitif
1 Mengidentifikasi pengertian dan struktur teks laporan hasil C2 (Memahami)
observasi
2 Menentukan gagasan utama dari teks laporan hasil observasi C3 (Menerapkan)
3 Menganalisis penggunaan tanda baca dan istilah asing dalam C4 (Menganalisis)
laporan
4 Menyusun kalimat deskripsi dan eksposisi dalam konteks C4 (Menganalisis)
laporan observasi
5 Menyimpulkan isi teks laporan hasil observasi C5
(Mengevaluasi)
SOAL PILIHAN GANDA (10 soal – HOTS dengan stimulus)
Stimulus untuk soal 1–5:
Bacalah cuplikan teks berikut!
Judul: Kebersihan Sungai Ciliwung Pasca Program Normalisasi
Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai utama di Jakarta. Setelah dilakukan program
normalisasi selama lima bulan, terlihat perubahan signifikan dari segi kebersihan. Sampah
yang sebelumnya menggunung mulai berkurang. Banyak warga kini mulai memanfaatkan
bantaran sungai untuk bercocok tanam secara hidroponik. Selain itu, berbagai komunitas juga
aktif menggelar aksi bersih sungai setiap minggu.
1. Apa topik utama dari cuplikan teks di atas?
A. Program bercocok tanam hidroponik di kota
B. Normalisasi sungai sebagai solusi banjir
C. Perubahan kondisi Sungai Ciliwung pasca normalisasi
D. Peran warga dalam mencegah pencemaran sungai
E. Aktivitas komunitas pecinta lingkungan
Kunci: C
2. Struktur bagian awal paragraf di atas berisi ....
A. simpulan akhir laporan
B. hasil deskripsi umum
C. pendapat pribadi penulis
D. klasifikasi fenomena alam
E. latar belakang masalah
Kunci: B
3. Kalimat berikut yang merupakan kalimat eksposisi adalah ....
A. Banyak warga kini memanfaatkan bantaran sungai.
B. Sungai Ciliwung merupakan sungai utama di Jakarta.
C. Setelah normalisasi, sungai menjadi bersih.
D. Komunitas aktif membersihkan sungai setiap minggu.
E. Sampah yang sebelumnya menggunung mulai berkurang.
Kunci: E
4. Pernyataan berikut yang mengandung fakta adalah ....
A. Program ini sangat luar biasa dan menginspirasi.
B. Komunitas seharusnya mengadakan lomba bersih sungai.
C. Normalisasi berlangsung selama lima bulan.
D. Saya harap semua sungai bisa dibersihkan juga.
E. Pemerintah perlu lebih giat melakukan sosialisasi.
Kunci: C
5. Istilah "hidroponik" dalam teks tersebut termasuk dalam ....
A. istilah daerah
B. kata serapan dari bahasa Sanskerta
C. istilah ilmiah dari bahasa asing
D. kata tidak baku
E. istilah teknis dalam laporan pribadi
Kunci: C
Stimulus untuk soal 6–10:
Cuplikan hasil observasi:
Judul: Kondisi Lalu Lintas di Sekitar Sekolah
Setiap pagi, arus kendaraan di depan SMP Nusantara sangat padat. Banyak pengendara
sepeda motor yang melawan arah. Hal ini membuat siswa kesulitan menyeberang. Petugas
keamanan sekolah dan relawan pramuka kini rutin membantu penyeberangan demi
keselamatan siswa.
6. Gagasan utama dalam paragraf tersebut adalah ....
A. Petugas membantu penyeberangan siswa
B. Siswa kesulitan menyeberang jalan
C. Padatnya arus kendaraan di depan sekolah
D. Relawan pramuka aktif di sekolah
E. Pengendara motor melawan arah
Kunci: C
7. Fakta yang terdapat dalam teks tersebut adalah ....
A. Petugas keamanan terlihat galak kepada pengguna jalan
B. Semua siswa wajib menyeberang di zebra cross
C. Lalu lintas padat setiap pagi di depan sekolah
D. Pramuka dilarang mengatur lalu lintas jalan raya
E. Penyeberangan tidak diperlukan di jalan kecil
Kunci: C
8. Kalimat deskripsi yang tepat berdasarkan teks tersebut adalah ....
A. Para siswa terlihat sangat ketakutan setiap pagi.
B. Kendaraan memenuhi jalan depan sekolah seperti banjir.
C. Keadaan lalu lintas saat pagi sangat sibuk dan ramai.
D. Petugas lalu lintas bersikap tidak ramah kepada pengguna jalan.
E. Semua siswa menggunakan kendaraan pribadi.
Kunci: C
9. Fungsi dari paragraf eksposisi dalam teks laporan observasi adalah ....
A. Mempengaruhi pembaca agar berubah pikiran
B. Menyajikan penilaian terhadap peristiwa
C. Memberikan data dan penjelasan secara logis
D. Menyampaikan hiburan atau cerita lucu
E. Menggunakan bahasa puitis dan majas
Kunci: C
10. Berikut yang termasuk kaidah kebahasaan dalam teks laporan observasi adalah ....
A. Kalimat perintah dan tanya
B. Majas hiperbola dan ironi
C. Kata ganti orang pertama dan kedua
D. Kalimat aktif, istilah ilmiah, dan kata kerja mental
E. Pantun dan puisi
Kunci: D
RUBRIK PENILAIAN
Rentang
Kategori
Skor
90 – 100 Sangat Baik
75 – 89 Baik
60 – 74 Cukup
Perlu
< 60
Pendampingan
TOTAL NILAI: 100 (masing-masing soal bernilai 10)
ASESMEN FORMATIF AKHIR (PROYEK)
SATUAN PENDIDIKAN : SMP .............
KELAS / SEMESTER : VIII / Ganjil
MATA PELAJARAN : Bahasa Indonesia
MATERI : Menulis Teks Laporan Hasil Observasi:
Peristiwa-Peristiwa yang Diamati
TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu:
1. Memahami pengertian dan struktur teks laporan hasil observasi.
2. Mengidentifikasi gagasan utama dan fakta berdasarkan hasil observasi.
3. Menyusun paragraf deskripsi dan eksposisi sesuai kaidah.
4. Menulis teks laporan hasil observasi berdasarkan pengalaman nyata.
INDIKATOR PENCAPAIAN
No Indikator Pencapaian
1 Mengidentifikasi objek yang diamati dan menyusun informasi berdasarkan
pengamatan
2 Menggunakan struktur dan kaidah kebahasaan laporan hasil observasi
3 Menyusun paragraf deskripsi dan eksposisi secara tepat
4 Menyajikan laporan hasil observasi dalam bentuk teks tertulis dengan bahasa baku
KISI-KISI PROYEK
No IPK Level Kognitif Bentuk
Penilaian
1 Menulis teks laporan hasil observasi dengan C6 (Mencipta) Proyek
struktur dan kaidah Individu
2 Menyajikan paragraf deskripsi dan eksposisi C5 Proyek
yang sesuai (Mengevaluasi) Individu
3 Mengolah data hasil observasi menjadi laporan C4 Proyek
informatif (Menganalisis) Individu
SOAL PROYEK
STIMULUS
Amati dan catatlah aktivitas sosial, kebersihan, atau lingkungan di sekitar rumah atau
sekolahmu! Pilih salah satu objek atau peristiwa untuk kamu amati secara langsung selama
minimal dua hari. Catat perubahan, fakta, dan hal menarik yang terjadi.
INSTRUKSI PROYEK
Judul Proyek: Menyusun Laporan Hasil Observasi tentang Peristiwa Sosial/Lingkungan
Sekitar
1. Pilih salah satu topik:
o Kondisi kebersihan di lingkungan sekolah
o Aktivitas jual beli di kantin sekolah
o Kebiasaan siswa dalam membuang sampah
o Kegiatan pos ronda di lingkungan rumah
o Kondisi tanaman di taman sekolah
2. Lakukan observasi langsung selama minimal dua hari.
3. Buat catatan lapangan dan dokumentasi bila perlu.
4. Susun teks laporan hasil observasi dengan struktur berikut:
o Pernyataan umum
o Uraian / deskripsi
o Simpulan / penutup (jika perlu)
5. Gunakan paragraf deskripsi dan eksposisi dalam laporanmu.
6. Perhatikan penggunaan bahasa baku, tanda baca, dan istilah asing/daerah.
7. Ketik atau tulis rapi laporanmu dan kumpulkan sesuai tenggat waktu.
KUNCI JAWABAN
Laporan dikatakan benar dan sesuai apabila memenuhi kriteria:
● Sesuai struktur teks laporan observasi
● Mengandung paragraf deskripsi dan eksposisi
● Memuat fakta hasil observasi (bukan rekaan)
● Menggunakan bahasa baku dan efektif
● Mengikuti kaidah penulisan (ejaan, tanda baca, dan istilah)
RUBRIK PENILAIAN PROYEK (TOTAL NILAI: 100)
Aspek yang Dinilai Skor Deskripsi Penilaian
Maksimal
Kesesuaian struktur teks 20 Ada pernyataan umum, uraian/deskripsi, dan
laporan simpulan (jika diperlukan)
Kejelasan isi dan data hasil 20 Data yang disampaikan faktual, berdasarkan
observasi pengamatan, tidak mengada-ada
Penggunaan paragraf 15 Menampilkan paragraf deskripsi dan
deskripsi dan eksposisi eksposisi secara tepat dan jelas
Penggunaan kaidah 15 Menggunakan bahasa baku, tanda baca
kebahasaan (baku, istilah) tepat, dan istilah ilmiah sesuai konteks
Kreativitas dan orisinalitas 15 Laporan menarik dibaca, tidak menjiplak,
penyampaian laporan disusun dengan sudut pandang sendiri
Kerapian dan sistematika 15 Penulisan rapi, sistematis, konsisten dalam
penyusunan format dan ejaan
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
SATUAN PENDIDIKAN : SMP ...........
KELAS / SEMESTER : VIII / Ganjil
MATA PELAJARAN : Bahasa Indonesia
MATERI : Menulis Teks Laporan Hasil Observasi: Peristiwa-
Peristiwa yang Diamati
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Memahami pengertian teks laporan hasil observasi dan mengidentifikasi informasi
dari hasil pengamatan.
2. Menentukan topik dan gagasan utama dari laporan hasil observasi.
3. Menjelaskan langkah-langkah observasi untuk memperoleh fakta dan data.
4. Menjelaskan struktur dan bagian-bagian teks laporan hasil observasi.
5. Menyusun paragraf deskripsi dan eksposisi dalam teks laporan.
6. Menggunakan tanda baca serta penulisan kata asing/daerah secara tepat.
7. Menulis teks laporan hasil observasi dengan memperhatikan kaidah kebahasaan.
ALAT DAN BAHAN
● Lembar observasi
● Kertas catatan
● Alat tulis
● Kamus/daring untuk mencari istilah asing dan daerah
● Contoh teks laporan hasil observasi
● Gawai (opsional untuk dokumentasi hasil observasi)
TUGAS / SOAL
Stimulus:
Kamu diminta melakukan observasi terhadap suatu peristiwa atau objek di sekitarmu yang
menarik dan informatif, seperti:
● Kebersihan di kantin sekolah
● Perilaku hewan peliharaan di rumah
● Kegiatan kerja bakti di lingkungan RT
● Pertumbuhan tanaman di halaman sekolah
Langkah Kerja:
1. Pilih salah satu objek atau peristiwa di atas.
2. Lakukan observasi selama 1–2 hari dan catat data yang ditemukan.
3. Susun teks laporan hasil observasi dengan memperhatikan struktur:
o Pernyataan Umum
o Uraian (deskripsi dan eksposisi)
o Simpulan (jika perlu)
4. Gunakan kalimat efektif dan bahasa baku.
5. Sertakan minimal 5 data atau fakta hasil pengamatan.
6. Gunakan minimal 2 kata berbahasa asing atau daerah yang relevan dan beri catatan
artinya.
7. Serahkan laporan dalam bentuk tulisan tangan atau ketikan yang rapi.
KUNCI JAWABAN (KRITERIA KEBENARAN)
Laporan yang baik harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
● Struktur lengkap (pernyataan umum, uraian, simpulan)
● Fakta yang disajikan sesuai dengan hasil observasi langsung
● Paragraf deskripsi dan eksposisi digunakan secara tepat
● Bahasa baku, ejaan, dan tanda baca sesuai PUEBI
● Terdapat penggunaan kata asing atau daerah yang tepat dan relevan
RUBRIK PENILAIAN (TOTAL NILAI: 100)
Aspek Penilaian Skor Kriteria Penilaian
Maksimal
Kesesuaian struktur teks 20 Struktur lengkap, urut, dan sesuai kaidah
laporan
Kelengkapan dan keakuratan 20 Fakta nyata, minimal 5 data
data
Penggunaan paragraf deskripsi 15 Paragraf sesuai konteks, menjelaskan
& eksposisi secara rinci dan informatif
Kebakuan bahasa dan tanda 15 Bahasa baku, ejaan sesuai PUEBI, tanda
baca baca tepat
Ketepatan penulisan kata 10 Kata asing/daerah sesuai konteks dan
asing/daerah dijelaskan
Kreativitas penyusunan dan 10 Menarik, rapi, dan ada gaya bahasa
penyajian laporan sendiri
Kerapian dan sistematika 10 Penulisan rapi dan sistematis
penulisan
Skor Minimum Ketuntasan (KKM): 75