0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan19 halaman

Rencana Induk Pengelolaan Air Minum Sulteng

Dokumen ini adalah Kerangka Acuan Kerja untuk penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Minum Regional di Provinsi Sulawesi Tengah, yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan air minum yang berkelanjutan dan terarah bagi masyarakat. Kegiatan ini melibatkan identifikasi sumber air, proyeksi kebutuhan, dan penyusunan dokumen perencanaan yang akan menjadi acuan bagi pengembangan infrastruktur air minum. Target dari kegiatan ini adalah menghasilkan lima dokumen yang mencakup laporan pendahuluan hingga laporan akhir dan rencana peraturan gubernur.

Diunggah oleh

rioranggairianto712
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan19 halaman

Rencana Induk Pengelolaan Air Minum Sulteng

Dokumen ini adalah Kerangka Acuan Kerja untuk penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Minum Regional di Provinsi Sulawesi Tengah, yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan air minum yang berkelanjutan dan terarah bagi masyarakat. Kegiatan ini melibatkan identifikasi sumber air, proyeksi kebutuhan, dan penyusunan dokumen perencanaan yang akan menjadi acuan bagi pengembangan infrastruktur air minum. Target dari kegiatan ini adalah menghasilkan lima dokumen yang mencakup laporan pendahuluan hingga laporan akhir dan rencana peraturan gubernur.

Diunggah oleh

rioranggairianto712
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PEKERJAAN :
PENYUSUNAN RENCANA INDUK SISTEM PENGELOLAAN AIR MINUM REGIONAL
PROVINSI SULAWESI TENGAH

1. Latar Belakang : Penyediaan air minum merupakan salah satu kebutuhan dasar dan hak
sosial ekonomi masyarakat yang harus dipenuhi oleh Pemerintah, baik
itu Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat. Ketersediaan air
minum merupakan salah satu penentu peningkatan kesejahteraan
masyarakat, yang mana diharapkan dengan ketersediaan air minum
dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan dapat mendorong
peningkatan produktivitas masyarakat, sehingga dapat terjadi
peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu,
penyediaan sarana dan prasarana air minum menjadi salah satu kunci
dalam pengembangan ekonomi wilayah.
Menilik dari permasalahan tumpang tindihnya program pengembangan
sarana dan prasarana air minum yang terjadi di masa lampau, memberi
suatu pemikiran untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara
sistemik. Di sisi lain, kondisi geografis, topografis dan geologis dan
juga aspek sumber daya manusia yang berbeda di setiap wilayah di
Indonesia, menyebabkan ketersediaan air baku dan kondisi pelayanan air
minum yang berbeda dapat memberikan implikasi penyelenggaraan Sistem
Penyediaan Air Minum yang berbeda untuk masing-masing wilayah.
Untuk itu dibutuhkan suatu acuan yang kuat guna menjamin ketersediaan
air minum bagi masyarakat sesuai dengan tipologi dan kondisi di daerah
tersebut.
Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum merupakan jawaban bagi
acuan pengembangan air minum suatu wilayah. Diharapkan, dengan
adanya Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum dapat menjadi dasar
tersusunnya suatu program pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
wilayah yang berkelanjutan (sustainable) dan terarah.
Salah satu permasalahan yang terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah
mengenai sistem penyediaan air minum yaitu ketersediaan air baku yang
tidak merata di setiap Kabupaten / Kota. Terdapat daerah yang memiliki
banyak ketersediaan air baku dan sebaliknya terdapat daerah yang
kekurangan ketersediaan air baku. Oleh karena itu perlu adanya kerja
sama antara daerah dalam wujud penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air
Minum Regional melalui pemanfaatan potensi air baku secara bersama-
sama yang melibatkan dua atau lebih kabupaten/kota dalam satu provinsi
Sulawesi Tengah.
Sistem Penyediaan Air Minum Regional dibangun atas kerja sama lintas-
kabupaten / kota dan merupakan program penyediaan air minum bagi

1
rakyat yang ada di wilayah layanan Sistem Penyediaan Air Minum
Regional itu, sedangkan pengelolanya adalah Pemerintah Daerah Provinsi.
Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air
Daerah pada Tahun Anggaran 2024 akan mengadakan Pekerjaan
Penyusunan Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum Provinsi
Sulawesi Tengah yang nantinya diharapkan dapat menjadi acuan bagi
pihak-pihak terkait.

2. Maksud dan : A. Maksud


Tujuan
Maksud dari penyelenggaraan Pekerjaan Penyusunan Rencana Induk
Sistem Pengelolaan Air Minum Regional Provinsi Sulawesi Tengah
ini adalah untuk membantu penanggung jawab kegiatan Sistem
Penyediaan Air Minum Regional dalam menyiapkan dokumen
perencanaan pembangunan infrastruktur Sistem Penyediaan Air
Minum Regional Lintas Kabupaten / Kota di Provinsi Sulawesi Tengah
dengan mengacu kepada peraturan perundangan-undangan yang
berlaku.

B. Tujuan
Tujuan Penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Minum
Regional Provinsi Sulawesi Tengah adalah sebagai berikut:
a. Memperoleh gambaran terhadap terhadap proyeksi penduduk,
proyeksi kebutuhan air, rencana pemenuhan air baku, rencana
jaringan pipa utama, rencana pembiayaan, kelembagaan dan
rencana perlindungan terhadap air baku untuk jangka Panjang.
b. Mengetahui program yang dibutuhkan untuk pencapaian target
pelayanan Sistem Penyediaan Air Minum pada wilayah layanan
Kota / Kabupaten yang berpotensi dilayani oleh Sistem Penyediaan
Air Minum Regional di Provinsi Sulawesi Tengah.
c. Mengetahui potensi-potensi yang dapat dimanfaatkan sebagai
sumber air baku untuk pemenuhan kebutuhan air di Provinsi
Sulawesi Tengah.
d. Memberikan informasi bagi pemerintah pusat, provinsi dan
kabupaten dalam upaya mengembangkan prasarana dan sarana air
minum di Provinsi Sulawesi Tengah melalui program yang terpadu
dan berkelanjutan.

3. Target : Target dari kegiatan penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air
Minum Regional Provinsi Sulawesi Tengah adalah 5 (lima) dokumen yang
terdiri dari :
1. Laporan Pendahuluan
2. Laporan Antara

2
3. Konsep Laporan Akhir
4. Laporan Akhir serta Draft Peraturan Gubernur Tentang Rencana Induk
Sistem Pengelolaan Air Minum Regional Provinsi Sulawesi Tengah
5. Eksekutif Summary

4. Nama Organisasi : a. OPD : Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Daerah
Pengguna Jasa
Provinsi Sulawesi Tengah.
b. Program : Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan
Air Minum.
c. Kegiatan : Pengelolaan Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum ( SPAM ) Lintas Kabupaten / Kota.
d. Sub Kegiatan : Penyusunan Rencana, Kebijakan, Strategi dan Teknis
Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM ).

5. Sumber Dana dan : Kegiatan ini dibiayai dengan sumber dana APBD Rupiah murni Tahun
Perkiraan Biaya
Anggaran 2024, dengan nilai HPS Senilai Rp. Rp. [Link],- ( Satu
miliar sembilan ratus sembilan puluh juta dua ratus dua puluh tujuh ribu
rupiah ).

7. Standar teknis : a. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 18/PRT/M/2007,


Tentang; Penyelenggaraan Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum.
b. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor:
27/PRT/M/2016, Tentang; Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air
Minum

8. Studi – studi : a. Kebijakan dan Strategi Bidang Air Minum Provinsi Sulawesi Tengah
terdahulu
b. Rencana Aksi Bidang Air Minum Provinsi Sulawesi Tengah
c. Studi Penyusunan Identifikasi Air Minum Regional Provinsi Sulawesi
Tengah

9. Referensi hukum : a. Undang – Undang Nomor 11 Tahun 1974 Tentang Pengairan


b. Undang – Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang
c. Undang – Undang Nomor 223 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan
Daerah
d. Undang – Undang Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan
Pemerintah Pengganti Undang - Undang Nomor 2 Tahun 2014
Tentang Perubahan Atas Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2014
Tentang Pemerintahan Daerah Menjadi Undang - Undang.
e. Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua
Atas Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan
Daerah

3
f. Peraturan Pemerintah Nomor 121 Tahun 2015 Tentang
Kepengusahaan Sumber Daya Air
g. Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015 Tentang
Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum
h. Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015 Tentang Kerjasama
Pemerintah dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur
i. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 19/PRT/M/2016 Tentang
Pemberian Dukungan Oleh Pemerintah Daerah Dalam Kerjasama
Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum
j. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor
27/PRT/M/2016 Tentang Penyelenggaraan SPAM
k. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor
29/PRT/M/2016 Tentang Pembentukan Kesepakatan Bersama dan
Perjanjian Kerjasama Di Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat
l. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor
29/PRT/M/2018 Tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Bidang
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
m. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 08 Tahun 2013
Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun
2013 - 2033

10 Lingkup Kegiatan / : A. Lingkup Kegiatan.


Lokasi Pekerjaan
Mengidentifikasi daerah rencana pelayanan dan jenis prasarana yang
tepat dengan melakukan kajian terhadap :
a. Identifikasi jenis sumber air baku, termasuk kualitas dan kuantitas
b. Identifikasi potensi pencemar ( terutama air limbah dan
persampahan ) disekitar sumber air baku potensial.
c. Kondisi topografi.
d. Tingkat pemakaian air secara umum berdasarkan kebutuhan
manusia untuk kehidupan sehari – hari dengan mengumpulkan
data mengenai jumlah penduduk dan tingkat konsumsi air.
e. Melakukan identifikasi kondisi kota / kawasan untuk mengetahui
karakter, fungsi strategis dan konteks regional / nasional kota /
kawasan perencanaan melalui kegiatan investigasi dan
mengumpulkan data – data dan peta yang mencakup :
- Data mengenai Rencana Tata Ruang Wilayah ( RTRW ) dan
Rencana Umum Tata Ruang Kota ( RUTRK ) kawasan yang
menjadi target perencanaan.
- Data – data klimatologi ( iklim ), geologi dan hidrologi.
- Data – data kependudukan ( demografi, aspek sosial, budaya dan
ekonomi ).

4
f. Melakukan review / kajian terhadap sistem eksisting atau sistem
yang sudah ada untuk merumuskan dan memperoleh gambaran
yang diperlukan dalam upaya perencanaan.
g. Menyusun program dan investasi pengembangan jangka pendek,
jangka menengah dan jangka panjang, rencana pengembangan
kelembagaan, rekomendasi langkah – langkah penguasaan dan
pengamanan sumber air baku.
h. Kelayakan ekonomi untuk memperoleh gambaran mengenai
manfaat yang akan diperoleh.
i. Kelayakan finansial untuk memperoleh gambaran mengenai aspek
pembiayaan pelayanan air minum.
j. Kelayakan lingkungan untuk memperoleh gambaran mengenai
dampak negatif dari pembangunan sistem jaringan air minum.
k. Merumuskan ketetapan mengenai sumber air dan jalur transmisi
alternatif, batasan – batasan wilayah pelayanan, beserta komponen –
komponennya, batasan wilayah study beserta komponen –
komponennya, batas wilyah proyek.
l. Menentukan solusi teknis perencanaan yang akan diterapkan
dengan melakukan kajian yang mendalam terhadap unsur – unsur
perencanaan berdasarkan pendekatan solusi, metode dan
teknologi yang sesuai dengan kondisi wilayah dan kebutuhan
masyarakat yang mencakup :
- Penentuan jenis bangunan pengambil air baku, yang ditentukan
berdasarkan analisis terhadap lokasi penempatan, keamanan
bangunan terhadap daya dukung alam dan gangguan alam (
banjir, longsor, gempa, rembesan dan lain – lain), dimensi
bangunan yang mempertimbangkan kebutuhan harian
maksimum, karakteristik sumber air baku dan bahan /
material yang akan digunakan .
- Unit produksi, yang ditentukan berdasarkan kajian terhadap
kualitas dan kuantitas sumber air baku untuk air minum.
- Unit distribusi ( perpipaan dan perpompaan ), yang ditentukan
berdasarkan analisis terhadap kapasitas dan persyaratan teknis,
lokasi penempatan / jalur perpipaan dan perpompaan, topografi
dan elevasi, , aspek tekanan hidrolis dan debit maksimum harian.
- Unit pelayanan, yang ditentukan berdasarkan cara pelayanan air
minum, jumlah unit pelayanan, kapasitas produksi dan jumlah
jiwa yang akan dilayani.

5
B. Lokasi Pekerjaan.
Lokasi pelaksanaan pekerjaan Penyusunan Rencana Induk Sistem
Pengelolaan Air Minum Regional Provinsi Sulawesi Tengah ini adalah
seluruh kabupaten dan kota di provinsi sulawesi tengah, yaitu :
1. Kota Palu
2. Kabupaten Sigi
3. Kabupaten Donggala
4. Kabupaten Parigi Moutong
5. Kabupaten Poso
6. Kabupaten Tojo Una - Una
7. Kabupaten Toli-toli
8. Kabupaten Buol
9. Kabupaten Morowali
10. Kabupaten Morowali Utara
11. Kabupaten Banggai
12. Kabupaten Banggai Kepulauan
13. Kabupaten Banggai Laut

11 Keluaran : Keluaran dari kegiatan Penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan


Air Minum Regional Provinsi Sulawesi Tengah ini adalah tersusunnya
Dokumen Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum Provinsi Sulawesi
Tengah untuk jangka waktu 20 tahun dengan muatan yang sesuai dengan
peraturan perundangan, yang siap ditindaklanjuti oleh Penyelenggara
Sistem Penyediaan Air Minum Pemerintah Provinsi / Kabupaten / Kota
untuk menjadi dasar dari dokumen Legal Pemerintah Provinsi Sulawesi
Tengah dan Pemerintah Kabupaten / Kota Se Sulawesi Tengah

12 Hak dan kewajiban : a. Saat pelaksanaan Rapat Laporan Pendahuluan sampai dengan Rapat
penyedia jasa
Laporan Antara, Personil yang di sebut dibawah ini :
- Ahli Teknik Lingkungan
- Ahli Teknik Air Minum
- Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota
- Ahli Teknik Sumber Daya Air
- Ahli K3 Konstruksi
- Ahli Sosial
- Ahli Ekonomi
- Ahli Kelembagaan
Wajib hadir dalam memberikan penjelasan dan pemaparan terkait
pelaksanaan Pekerjaan Penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan
Air Minum Regional Provinsi Sulawesi Tengah.

b. Saat pelaksanaan Rapat Konsep Laporan Akhir sampai dengan Rapat


Laporan Akhir, Personil yang di sebut dibawah ini :
6
- Ahli Teknik Lingkungan
- Ahli Teknik Air Minum
Wajib hadir dalam memberikan penjelasan dan pemaparan terkait
pelaksanaan Pekerjaan Penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan
Air Minum Regional Provinsi Sulawesi Tengah.

c. Saat pelaksanaan Kegiatan Koordinasi / Konsultasi Publik , , Personil


yang di sebut dibawah ini :
- Ahli Teknik Lingkungan
- Ahli Teknik Air Minum
Wajib hadir dalam memberikan penjelasan dan pemaparan terkait
pelaksanaan Pekerjaan Penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan
Air Minum Regional Provinsi Sulawesi Tengah.

d. Penyusunan laporan pelaksanaan pekerjaan Penyusunan Rencana


Induk Sistem Pengelolaan Air Minum Regional Provinsi Sulawesi
Tengah berdasarkan hasil kerja konsultan dan ditindak-lanjuti dengan
rapat-rapat pembahasan dan koordinasi dengan instansi terkait
dilanjutkan dengan penyusunan laporan-laporan berupa Laporan
Pendahuluan, Laporan Antara, Konsep Laporan Akhir dan Laporan
Akhir termasuk Ringkasan Eksekutif dan Draft Peraturan Gubernur
Tentang Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Minum Regional Provinsi
Sulawesi Tengah

13 Waktu : Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini adalah 6 (


Pelaksanaan Yang
Diperlukan
enam ) bulan atau 180 ( seratus delapan puluh ) hari kalender terhitung
sejak di keluarkannya SPMK ( Surat Perintah Mulai Kerja )

14 Jenis kontrak : Jenis kontrak yang di gunakan dalam pelaksanaan pekerjaan ini adalah
Kontrak Lumsum

15 Syarat Klasifikasi : A. Syarat Kualifikasi Administrasi :


Penyedia Jasa
1. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk
menjalankan kegiatan/usaha :
a. peserta yang berbadan usaha harus memiliki izin usaha:
- Memiliki Nomor lnduk Berusaha (NlB RBA) dan Sertifikat Standar
terverifikasi (untuk Badan Usaha yang memiliki SBU KBLI 2020);
- Dalam hal Sertifikat Standar sebagaimana dimaksud pada poin
awal belum terverifikasi, peserta menyampaikan NlB, Sertifikat
Standar belum terverifikasi dan tangkapan layar laman OSS yang
mencantumkan bahwa Sertifikat Standar sedang menunggu
verifikasi; atau
- Memiliki Nomor lnduk Berusaha (NlB) dan SBU yang masih
7
berlaku (untuk Badan Usaha yang memiliki SBU KBLI 2017;atau
- Memiliki IUJK/IUJK OSS yang masih berlaku selama masih
melakukan usaha jasa konstruksi.
b. Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) Sesuai ketentuan peraturan
menteri PUPR Nomor 19 Tahun 2014 dengan Kualifikasi Usaha
Menengah
- serta disyaratkan sub bidang klasifikasi/layanan Jasa Konsultasi
Lingkungan KL401 ( KBLI 2017_71120 ) atau subklasifiksi jasa
rekayasa lainnya RK005 ( KBLI 2020_71120 ) Kelompok
perencana pekerjaan pengolahan air bersih.
- Sesuai ketentuan Peraturan menteri PUPR Nomor 06 Tahun 2021
dan Peraturan menteri PUPR Nomor 08 Tahun 2022 Kelompok
Kajian Lingkungan Memiliki subklasifikasi Jasa Rekayasa Lainnya
RK005 (KBLI 71102), Kelompok Perencanaan Sub. Pekerjaan
pengolahan air bersih
2. Mempunyai status valid keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil
Konfirmasi Status Wajib Pajak. 2023 atau 2024

16 Tenaga Yang : A. Tenaga Ahli Dengan Sertifikat Kompetensi Kerja


Dibutuhkan

1. Ahli Teknik Lingkungan ( Team Leader )


Sertifikat Kompetensi Kerja : Ahli Teknik Lingkungan (501)
Madya
Konversi
Ahli Madya Teknik Lingkungan
Bidang Jasa Konstruksi (Jenjang 8)
Tingkat Pendidikan : S2 Teknik Lingkungan
Pengalaman Kerja Professional : 3 (tiga) tahun di bidang
pekerjaan sejenis.
Jumlah Personil : 1 ( satu ) orang
Waktu Penugasan : 6 ( enam ) bulan

Tugas dan Tanggung Jawab nya meliputi hal – hal berikut, namun tidak
terbatas pada hal – hal yang tersebut di bawah ini :
a. Menyusun kriteria desain, metode perencanaan dan tahapan desain.
b. Menyusun rencana kerja dan jadwal kerja
c. Memonitor seluruh kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang di
lakukan serta melaporkan progress pekerjaan secara berkala.
d. Merumuskan kerangka berpikir dan metodologi analisis secara
menyeluruh.
e. Memimpin pembahasan yang di lakukan bersama tim teknis dan
pihak terkait, termasuk dalam mengantisipasi permasalahan /
kendala penyelesaian pekerjaan.
8
f. Mengatur semua personel yang terlibat dalam pengumpulan data
primer dan data sekunder terkait pekerjaan Penyusunan Rencana
Induk Sistem Pengelolaan Air Minum Regional Provinsi Sulawesi
Tengah.
g. Menganalisa data survey lapangan dan data lain yang tersedia.

2 Ahli Teknik Air Minum


Sertifikat Kompetensi Kerja : Ahli Teknik Air Minum (504)
Madya
Konversi
Ahli Madya Teknik Air Minum
(Jenjang 8)
Tingkat Pendidikan : S1 Teknik Lingkungan
Pengalaman Kerja Professional : 3 ( tiga ) tahun di bidang
pekerjaan sejenis.
Jumlah Personil : 1 ( satu ) orang
Waktu Penugasan : 6 ( enam ) bulan

Tugas dan Tanggung Jawab Nya meliputi hal – hal berikut, namun
tidak terbatas pada hal – hal yang tersebut di bawah ini:
a. Menganalisis atau memproyeksi kebutuhan air minum serta
merencanakan kebutuhan sarana dan prasaran air minum dari unit
air baku sampai unit jaringan pelayanan beserta besaran cakupan
layanan air minum.
b. Perhitungan kebutuhan air minum berdasarkan proyeksi jumlah
penduduk.
c. Mengevaluasi pengambilan sumber air baku, melakukan
pengendalian kualitas air serta menguji kualitas air.
d. Analisis dan evaluasi sistem jaringan transmisi serta distribusi
berupa kuantitas / debit, pengaturan aliran, kecepatan aliran,
tekanan dan lain – lain.

3 Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota


Sertifikat Kompetensi Kerja : Ahli Perencanaan Wilayah dan
Kota (502) Madya
Konversi
Ahli Madya Perencana Tata Ruang
Wilayah dan Kota (Jenjang 8)
Tingkat Pendidikan : S1 Teknik Planologi/ Perencanaan
Wilayah dan Kota
Pengalaman Kerja Professional : 3 ( tiga ) tahun di bidang
pekerjaan sejenis.
Jumlah Personil : 1 ( satu ) orang
9
Waktu Penugasan : 4 ( empat ) bulan

Tugas dan Tanggung Jawab nya meliputi hal – hal berikut, namun tidak
terbatas pada hal – hal yang tersebut di bawah ini:
a. Membantu ketua tim untuk menyusun Kajian Pengembangan
Wilayah.
b. Mempelajari rencana tata ruang wilayah seluruh kabupaten/kota di
Sulawesi Tengah;
c. Melakukan analisa sumber daya alam, analisa tingkat pelayanan
prasarana, analisa perkembangan Wilayah (Kawasan/Kota)

4 Ahli Teknik Sumber Daya Air


Sertifikat Kompetensi Kerja : Ahli Teknik Sumber Daya Air
(211) Madya
Konversi
Ahli Madya Bidang Keahlian
Teknik Sumber Daya Air (Jenjang
8)
Tingkat Pendidikan : S1 Teknik Sipil/ Pengairan
Pengalaman Kerja Professional : 3 ( tiga ) tahun di bidang
pekerjaan sejenis.
Waktu Penugasan : 4 ( empat ) bulan

Tugas dan Tanggung Jawab nya meliputi hal – hal berikut, namun tidak
terbatas pada hal – hal yang tersebut di bawah ini:
a. Berkolaborasi dengan tenaga ahli lainnya untuk memperoleh data –
data dasar untuk keperluan pemanfaatan sumber daya air.
b. Melakukan analisis water balance dan hal – hal lainnya berkaitan
dengan pengolahan data analisis hidrologi.

5 Ahli K3 Konstruksi
Sertifikat Kompetensi Kerja : Ahli K3 Konstruksi (603) Muda
Konversi
Ahli Muda K3 Konstruksi (Jenjang
7)
Tingkat Pendidikan : S1 Teknik Sipil
Pengalaman Kerja Professional : 3 ( tiga ) tahun di bidang
pekerjaan sejenis
Waktu Penugasan : 4 ( empat ) bulan

Tugas dan Tanggung Jawab nya meliputi hal – hal berikut, namun tidak
terbatas pada hal – hal yang tersebut di bawah ini:
a. Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang
10
dan terkait K3 Konstruksi
b. Mengkaji dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan survey
c. Merencanakan dan menyusun program K3
d. Membuat prosedur kerja dan instruksi kerja penerapan ketentuan
K3
e. Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan
program, prosedur kerja dan instruksi kerja K3
f. Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan
pedoman teknis K3 konstruksi

B. Tenaga Ahli Tanpa Sertifikat Kompetensi Kerja

1. Ahli Ekonomi
Tingkat Pendidikan : S1 Ekonomi
Pengalam Keja Proffesional : 3 ( tiga ) tahun di bidang pekerjaan
sejenis
Jumlah Personil : 1 ( satu ) orang
Waktu Penugasan : 4 ( empat ) bulan

Tugas dan Tanggung Jawab nya meliputi hal – hal berikut, namun tidak
terbatas pada hal – hal yang tersebut di bawah ini:
a. Mengumpulkan data mengenai aspek ekonomi meliputi sektor
formal dan informal
b. Mengumpulkan data mengenai aspek sosial ekonomi masyarakat
c. Melakukan analisis kecenderungan perkembangan terhadap
aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat
d. Melakuka analisis kualitas kehidupan ( sosial, ekonomi, kultur )
e. Menganalisis prospek pengembangan ekonomi kawasan ke depan
f. Menganalisis kendala / hambatan yang di hadapi wilayah
perencanaan, terutama karena faktor eksternal
g. Menyusun program investasi

2. Ahli Sosial
Tingkat Pendidikan : S1 Sosial
Pengalaman Kerja Professional : 3 ( tiga ) tahun di bidang
pekerjaan sejenis
Jumlah Personil : 1 ( satu ) orang
Waktu Penugasan : 4 ( empat ) bulan

Tugas dan Tanggung Jawab nya meliputi hal – hal berikut, namun tidak
terbatas pada hal – hal yang tersebut di bawah ini:
a. Mengidentifikasi dan menganalisa kondisi sosial masyarakat
b. Menganalisa sistem kemasyarakaan yang harus di akomodasi dalam
11
pengembangan daerah target perencanaan
c. Menganalisa peran masyarakat dalam pembangunan
d. Mengidentifikasi nilai warisan budaya yang perlu diakomodasi
dalam pengembangan di wilayah perencanaan

3. Ahli Kelembagaan
Tingkat Pendidikan : S1 Hukum
Pengalaman Kerja Proffesional : 3 ( tiga ) tahun di bidang
pekerjaan sejenis
Jumlah Personil : 1 ( satu ) orang
Waktu Penugasan : 4 ( empat ) bulan

Tugas dan Tanggung Jawab nya meliputi hal – hal berikut, namun tidak
terbatas pada hal – hal yang tersebut di bawah ini:
a. Membantu team leader dalam menyiapkan dan menyelenggarakan
public hearing
b. Melakukan analisa kelembagaan tentang aturan hukum dan
administrasi;
c. Melakukan analisa kelembagaan dan administrasi pembangunan

C. Teknisi / Analis ( Sub Professional )


1. Asisten Ahli Teknik Lingkungan
Tingkat Pendidikan : S1 Teknik Lingkungan
Pengalaman Kerja Professional : 1 ( satu ) tahun di bidang
pekerjaan sejenis
Jumlah Personil : 1 ( satu ) orang
Waktu Penugasan : 6 ( enam ) bulan

Tugas dan Tanggung Jawab nya meliputi hal – hal berikut, namun tidak
terbatas pada hal – hal yang tersebut di bawah ini:
a. Berkemampuan melaksanakan tugas dan kewajibannya dalam
membantu tugas / kewajiban tenaga ahli teknik lingkungan bidang
jasa konstruksi sesuai bidang kompetensi nya.

2. Asisten Ahli Teknik Air Minum


Tingkat Pendidikan : S1 Teknik Sipil
Pengalaman Kerja Proffesional : 1 ( satu ) tahun di bidang
pekerjaan sejenis
Jumlah Personil : 1 ( satu ) orang
Waktu Penugasan : 6 ( enam ) bulan

Tugas dan Tanggung Jawab nya meliputi hal – hal berikut, namun tidak
terbatas pada hal – hal yang tersebut di bawah ini:
12
a. Berkemampuan melaksanakan tugas dan kewajibannya dalam
membantu tugas / kewajiban Tenaga Ahli Teknik Air Minum sesuai
bidang kompetensi nya.

3. Surveyor
Tingkat Pendidikan : S1 Teknik Sipil
Pengalaman Kerja Professional : 1 ( satu ) tahun di bidang
pekerjaan sejenis
Jumlah Personil : 6 ( enam ) orang
Waktu Penugasan : 4 ( empat ) bulan

Tugas dan Tanggung Jawab nya meliputi hal – hal berikut, namun tidak
terbatas pada hal – hal yang tersebut di bawah ini:
a. Membantu Kegiatan survey dan pengukuran diantaranya
pengukuran topografi lapangan dan melakukan penyusunan dan
penggambaran data-data lapangan.
b. Mencatat dan mengevaluasi hasil pengukuran yang telah dilakukan
sehingga dapat meminimalisir kesalahan dan melakukan tindak
koreksi dan pencegahannya
c. Membantu team leader dalam melakukan survey dan pengukuran
pada lokasi pekerjaan
d. Membantu team leader atau tenaga ahli lainnya dalam melakukan
pengukuran dan survey pada lokasi pekerjaan

4. Drafter / CAD Operator


Tingkat Pendidikan : S1 Teknik Arsitektur
Pengalaman Kerja Professional : 1 ( satu ) tahun di bidang
pekerjaan sejenis
Jumlah Personil : 2 ( dua ) orang
Waktu Penugasan : 4 ( empat ) bulan

Tugas dan tanggung jawab nya meliputi hal – hal berikut, namun tidak
terbatas pada hal – hal yang tersebut di bawah ini:
a. Membantu team leader atau tenaga ahli lainnya dalam membuat
gambar desain yang diperlukan.
b. Membantu membuat gambar rancangan dan gambar kerja sesuai
dengan persyaratan dan spesifikasi teknis yang ada

5. Estimator Biaya Konstruksi


Tingkat Pendidikan : S1 Teknik Sipil
Pengalaman Kerja Professional : 1 ( satu ) tahun di bidang
pekerjaan sejenis
Jumlah Personil : 1 ( satu ) orang
13
Waktu Penugasan : 4 ( empat ) bulan

Tugas dan tanggung jawab nya meliputi hal – hal berikut, namun tidak
terbatas pada hal – hal yang tersebut di bawah ini:
a. Mempelajari, membandingkan, dan memastikan kelengkapan
gambar, spesifikasi teknis, daftar kuantitas
b. Memperkirakan biaya awal berdasarkan gambar untuk tender,
menghitung biaya berdasarkan pekerjaan sejenis, membandingkan
pagu dengan hasil hitungan
c. Menghitung biaya – biaya pekerjaan secara rinci berdasarkan
gambar dan spesifikasi teknis, mencari data harga satuan bahan,
upah kerja dan sub kontrak untuk pekerjaan khusus, menghitung
volume setiap item pekerjaan, menyusun biaya akhir termasuk
eskalasi / deskalasi

D. Tenaga Pendukung ( Supporting Staff )


1. Operator Komputer
Tingkat Pendidikan : SMU / SMK
Pengalaman Kerja Professional : 1 ( satu ) tahun
Jumlah Personil : 1 ( satu ) orang
Waktu Penugasan : 6 ( enam ) bulan

Tugas dan Tanggung Jawab nya meliputi hal – hal berikut, namun tidak
terbatas pada hal – hal yang tersebut di bawah ini:
a. Membantu menginventarisasi dokumen - dokumen yang berkaitan
dengan pelaksanaan pekerjaan
b. Membantu Team dalam menyiapkan dan membuat dokumen -
dokumen yang berkaitan dengan administrasi dan pelaporan

17 Laporan - laporan : Hasil produk dari kegiatan dituangkan dalam laporan yang harus
diserahkan secara berurutan sesuai dengan tahapan dan jadwal
pelaksanaan. Laporan pekerjaan Penyusunan Rencana Induk Sistem
Pengelolaan Air Minum Regional Provinsi Sulawesi Tengah yang harus
diserahkan meliputi :

A. Laporan Pendahuluan.
Laporan Pendahuluan diserahkkan 14 ( empat belas ) hari kalender setelah
diterbitkan SPMK dan diterima setelah dilakukan konsultasi pembahasan
dengan tim teknis. Jumlah Laporan Pendahuluan yang diserahkan
sebanyak 10 ( sepuluh ) buku. Garis besar Laporan Pendahuluan berisi :

1. Tanggapan dan Usulan Terhadap Kerangka Acuan Kerja ( KAK ).


14
2. Review Program Mutu pelaksanaan kontrak.
3. Uraian pendekatan pelaksanaan pekerjaan, mencakup :
- Metodologi
- Program kerja
- Review studi – studi terdahulu
- Kajian hasil identifikasi peraturan – peraturan terkait, standar –
standar terkait, kebijakan – kebijakan pemerintah daerah di wilayah
perencanaan
4. - Gambaran umum pelaksanaan pekerjaan Penyusunan Rencana
Induk Sistem Pengelolaan Air Minum Regional Provinsi Sulawesi
Tengah
- Kriteria perencanaan penyusunan Rencana Induk SistemPengelolaan
Air Minum Regional Provinsi Sulawesi Tengah

B. Laporan Antara.
Laporan Antara diserahkan 120 ( seratus dua puluh ) hari kalender setelah
diterbitkan SPMK dan diterima setelah dilakukan konsultasi pembahasan
dengan tim teknis dan PEMDA setempat. Laporan Antara dibuat sebanyak
20 ( dua puluh ) buku.
Konsultan wajib menyusun Laporan Antara ini berdasarkan garis besar
sebagai berikut :
1. Pendahuluan
a. Latar Belakang; yang menjelaskan tentang gambaran umum pekerjaan,
lokasi perencanaan, permasalahan – permasalahan yang di hadapi
terkait Penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Minum
Regional Provinsi Sulawesi Tengah
b. Maksud dan Tujuan; yang menjelaskan mengenai maksud dan tujuan
terkait Penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Minum
Regional Provinsi Sulawesi Tengah
c. Sasaran; yang menjelaskan mengenai sasaran yang ingin di capai dari
penyusunan rencana induk sistem pengelolaan air minum regional
provinsi sulawesi tengah
d. Keluaran; yang menjelaskan secara rinci produk yang di hasilkan
terkait penyusunan rencana induk sistem pengelolaan air minum
regional provinsi sulawesi tengah
e. Sistematika Laporan; menjabarkan urutan – urutan laporan dalam
skema penulisan ilmiah

2. Gambaran Umum
Menjelaskan posisi, karakteristik wilayah perencanaan dalam hal ini
mencakup :
a. Kondisi fisik daerah ( geografi dan administrasi, iklim, topografi,
hidrologi, geologi serta melakukan identifikasi titik dan lokasi spesifik
15
wilayah rawan bencana )
b. Sarana dan prasarana ; melakukan identifikasi sarana prasarana
daerah target perencanaan mencakup :
- Sarana prasarana jaringan air minum eksisting
- Infrastruktur drainase dan jalan
- Titik pembuangan limbah dan sampah
- Identifikasi kawasan strategis (pariwisata, industri dan kawasan
komersial)
c. Melakukan identifikasi mengenai kondisi sosial, budaya dan ekonomi
masyarakat
d. Informasi mengenai rencana tata guna lahan dan penggunaan lahan
berdasarkan rencana tata ruang wilayah provinsi / kabupaten / kota
e. Data demografi, penyebaran dan kepadatan kependudukan
f. Identifikasi keuangan daerah perencanaan meliputi penerimaan
daerah, pengeluaran daerah serta pembiayaan daerah

3. Kondisi eksisting Sistem Penyediaan Air Minum


Melakukan identifikasi kondisi eksisting di wilayah perencanaan meliputi :
a. Gambaran Umum Sistem Penyediaan Air Minum Eksisting
b. Aspek Teknis mencakup;
- Sistem penyediaan air minum Perkotaan ( Jaringan
Perpipaan_dilengkapi dengan peta dan bukan Jaringan Perpipaan_di
lengkapi dengan peta ),
- Sistem penyediaan air minum Perdesaan (Jaringan
Perpipaan_dilengkapi dengan peta dan bukan Jaringan
Perpipaan_dilengkapi dengan peta),
c. Aspek Non Teknis mencakup; Aspek Keuangan, Aspek Kelembagaan,
Aspek Pengaturan
d. Kendala dan Permasalahan mencakup ;
1. Aspek Teknis
- Permasalahan Penyelenggaraan SPAM BUMD SPAM
- Permasalahan Penyelenggaraan SPAM Lembaga Pengelola Non
BUMD SPAM
2. Aspek Non Teknis

4. Merumuskan standar / kriteria perencanaan yang relevan di wilayah


perencanaan, mencakup ;
a. Kriteria Perencanaan mengenai Unit Air Baku, Unit Transmisi, Unit
Produksi, Unit Distribusi dan Unit Pelayanan
b. Standar Kebutuhan Air mencakup ; Kebutuhan Domestik, Kebutuhan
Non Domestik, Kebutuhan Hari Maksimum (Qmax), Tingkat
Kebocoran
c. Proyeksi Jumlah Penduduk
16
d. Perhitungan Kebutuhan Air Baku
e. Menentukan Periode Perencanaan, termasuk menentukan periode
review / kaji ulang dalam batas waktu tertentu
f. Mengidentifikasi dan merumuskan Kriteria Daerah Layanan

C. Konsep Laporan Akhir.


Konsep Laporan Akhir di buat sebanyak 20 ( dua puluh ) buku dan
diserahkan 150 (seratus lima puluh) hari kalender setelah diterbitkan
SPMK serta diterima setelah dilakukan konsultasi pembahasan dengan Tim
Teknis dan PEMDA setempat. Konsep Laporan Akhir ini berisikan hasil
Laporan Antara yang lengkap dan telah sempurna dan memuat Konsep
Laporan Akhir yang wajib di susun oleh Konsultan berdasarkan garis besar
sebagai berikut :

1. Proyeksi Kebutuhan Air


a. Arah Pengembangan_di lengkapi dengan Peta RTRW
b. Rencana Daerah Pelayanan_di lengkapi dengan Peta Rencana
Daerah Pelayanan
c. Proyeksi Jumlah Penduduk
d. Proyeksi Kebutuhan Air Minum

2. Potensi Dan Rencana Pengembangan Air Baku


a. Potensi Air Permukaan_di lengkapi dengan peta
- Air Permukaan yang Telah Di manfaatkan / Di Kembangkan
- Potensi Air Permukaan Yang Dapat Di manfaatkan / Di
kembangkan
- Potensi Air Tanah_Di lengkapi dengan Peta
b. Neraca Air
c. Alternatif Sumber Air Baku
d. Perizinan
e. Kriteria dan Penjaringan Potensi Air Baku Sistem Penyediaan Air
Minum Lintas Kabupaten / Kota
- Air Baku Yang dapat Di gunakan
- Air Baku Yang Debit Andalannya Dapat Mengalami Kekeringan
- Air Baku Defisit

3. Rencana Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum


a. Kebijakan, Struktur, dan Pola Pemanfaatan Ruang Wilayah
- Kebijakan Tata Ruang_ dilengkapi dengan peta
- Struktur Tata Ruang_ dilengkapi dengan peta
- Pola Pemanfaatan Ruang Wilayah_ dilengkapi dengan peta
b. Penyelenggaraan Wilayah / Daerah Pelayanan ( Zonasi )_dilengkapi
dengan peta
17
c. Rencana Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
d. Matriks Pemilihan Sistem Penyediaan Air Minum Lintas Kabupaten
e. Skema Sistem Penyediaan Air Minum Lintas Kabupaten / Kota
- Kawasan Sistem Penyediaan Air Minum Lintas Kabupaten / Kota
ke – 1
- Kawasan Sistem Penyediaan Air Minum Lintas Kabupaten / Kota
ke – 2
f. Kapasitas Sistem Sistem Penyediaan Air Minum Lintas Kabupaten /
Kota
- Kawasan Sistem Penyediaan Air Minum Lintas Kabupaten / Kota
ke – 1
- Kawasan Sistem Penyediaan Air Minum Lintas Kabupaten / Kota
ke – 2
g. Perkiraan Biaya CAPEX dan OPEX
h. Prioritas Sistem Penyediaan Air Minum Lintas Kabupaten / Kota
i. Keterpaduan Dengan Sarana dan Prasarana Sanitasi
- Potensi Pencemaran Air Baku_dilengkapi dengan peta
- Rekomendasi Pengaman Sumber Air Baku

4. Analisa Pendanaan
a. Kebutuhan Investasi, sumber dan Pola Pendanaan
- Kebutuhan Investasi
- Sumber dan Pola Pendanaan
- Sumber Pendanaan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
Lintas Kabupaten / Kota
- Pentahapan Sumber Pendanaan
b. Dasar Penentuan Asumsi Keuangan
- Metode Analisis
- Hasil Analisis Keuangan
c. Analisa Kelayakan Keuangan dan Ekonomi

5. Rencana Pengembangan Kelembagaan


a. Lembaga Penyelenggara Sistem Penyediaan Air Minum
b. Struktur Organisasi
- Badan Layanan Umum Daerah ( BLUD )
- Badan Usaha Milik Daerah ( BUMD )
- Pengembangan Lembaga Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum
Provinsi
c. Kebutuhan Sumber Daya Manusia
d. Rencana Pengembangan Sumber Daya Manusia ( SDM )

D. Laporan Akhir.
Laporan Akhir diserahkan 180 ( seratus delapan puluh ) hari kalender
18
setelah diterbitkan SPMK dan diterima setelah melakukan perbaikan dan
penyempurnaan serta telah meng akomodir masukkan – masukkan dan
saran – saran perbaikan dan penyempurnaan dari Tim Teknis.
Laporan Akhir berisikan Laporan Antara dan Konsep Laporan Akhir yang
lengkap dan telah sempurna termasuk Draft Peraturan Gebernur Tentang
Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Minum Regional Provinsi Sulawesi
Tengah. Laporan Akhir dibuat sebanyak 30 ( tiga puluh ) buku.

E. Eksekutif Summary.
Berupa buku pengantar atau ringkasan singkat dan padat dari Laporan
Akhir. Ringkasan Eksekutif ini dibuat 30 ( tiga puluh ) buku dan
diserahkan 180 ( seratus delapan puluh ) hari kalender setelah diterbitkan
SPMK.

Semua dokumen laporan di back up dalam bentuk softcopy ( dalam format


file asli sesuai aplikasi ) termasuk dokumentasi proses survey di lokasi –
lokasi perencanaan dalam bentuk foto ( format file Jpg ) ataupun dalam
bentuk video ( format file mp4 ) dimasukkan kedalam 1 ( satu ) buah SSD (
solid state drive ) kapasitas 1 TB dengan spesifikasi Western Digital ( WD )
Elements SE SSD External 1 TB-USB 3.0

Palu, 05 April 2024


Mengetahui Diteteapkan,
Kuasa Pengguna Anggaran Pejabat Pembuat Komitmen
Bidang Air Minum dan Penyehatan Bidang Air Minum dan Penyehatan
Lingkungan Permukiman Lingkungan Permukiman

SURYA FIBRIANTI, ST.,MM JOENI RETNOWATI, ST


Nip. 197702062006042005 Nip. 19720601200212205

19

Anda mungkin juga menyukai