II.
SDGs di Indonesia
Sebagai wujud komitmen politik pemerintah untuk melaksanakan agenda SDGs, Presiden Joko
Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) SDGs Nomor 59 Tahun 2017 tentang
Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Perpres tersebut sekaligus
merupakan komitmen agar pelaksanaan dan pencapaian SDGs dilaksanakan secara partisipatif
dengan melibatkan banyak pihak, baik pemerintah tingkat nasional maupun daerah, serta
kelompok-kelompok masyarakat, antara lain akademisi dan pakar, filantropi dan pelaku usaha,
serta organisasi masyarakat sipil dan media.
Pemerintah telah melaksanakan beberapa amanat dalam Perpres tersebut, antara lain: (1) Peta Jalan
(Roadmap) Nasional Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, sebagai dokumen perencanaan yang
memuat kebijakan strategis tahapan pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional hingga 2030
sesuai dengan sasaran pembangunan nasional; (2) melalui Peraturan Menteri PPN/ kepala
Bappenas Nomor 7 tahun 2018 tentang Koordinasi, Perencanaan, Pemantauan, Evaluasi, dan
Pelaporan Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Pemerintah telah menerbitkan
Rencana Aksi Nasional (RAN) periode 2017-2029; dan (3) hingga tahun 2021 telah terbit 29
Rencana Aksi Daerah (RAD) yang dibuat oleh Pemerintah Daerah.
III. Peran Dan Kontribusi BPK Dalam Pencapaian SDGs
Dalam deklarasi negara anggota PBB tentang SDGs yang dituangkan dalam dokumen
“Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development,” dikatakan bahwa
“Pemerintah memiliki tanggung jawab utama untuk melakukan tindak lanjut (follow-up) dan
tinjauan (review), baik di tingkat nasional, regional, maupun global, terhadap kemajuan yang
dicapai dalam mengimplementasikan tujuan dan sasaran selama lima belas tahun mendatang”.
Menyadari pentingnya Agenda 2030, Organisasi Internasional Lembaga Pemeriksa Keuangan -
The International Organization of Supreme Audit Institutions (INTOSAI) pada INCOSAI XXII
(International Congress of Supreme Audit Institution), di Abu Dhabi tahun 2016 sepakat untuk
mengawal program SDGs di negara masing-masing. INTOSAI juga memasukkan SDGs sebagai
Crosscutting Priority 2 dalam Rencana Strategis (Renstra) INTOSAI 2017-2022, yaitu
“Contributing to the follow-up and review of the Sustainable Development Goals within the context