0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan21 halaman

Modul Ajar IPA Kelas VIII Kurikulum Merdeka

Modul Ajar Kurikulum Merdeka untuk kelas VIII ini berfokus pada Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup, khususnya sistem pernapasan. Peserta didik diharapkan dapat memahami fungsi organ pernapasan, dampak merokok, serta menerapkan pengetahuan untuk menciptakan pola hidup sehat. Pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dan melibatkan berbagai aktivitas untuk meningkatkan keterampilan proses sains.

Diunggah oleh

Estaulina Endang
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan21 halaman

Modul Ajar IPA Kelas VIII Kurikulum Merdeka

Modul Ajar Kurikulum Merdeka untuk kelas VIII ini berfokus pada Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup, khususnya sistem pernapasan. Peserta didik diharapkan dapat memahami fungsi organ pernapasan, dampak merokok, serta menerapkan pengetahuan untuk menciptakan pola hidup sehat. Pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dan melibatkan berbagai aktivitas untuk meningkatkan keterampilan proses sains.

Diunggah oleh

Estaulina Endang
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Modul Ajar Kurikulum Merdeka

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA


IPA FASE D KELAS VIII

INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Nur Fithri Ramadhani
Instansi : SMP N 208
Tahun Penyusunan : Tahun 2023
Jenjang Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Fase / Kelas : D / VIII
Bab II : Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Alokasi Waktu : 2 JP = 2 x 40 menit
B. KOMPETENSI AWAL
Capaian Pembelajaran Fase D
Berbekal capaian pembelajaran yang telah diperoleh di fase sebelumnya, peserta didik
mendeskripsikan bagaimana hukum-hukum alam terjadi pada skala mikro hingga skala makro
dan membentuk sistem yang saling bergantung satu sama lain. Pada fase ini, peserta didik
mengimplementasikan pemahaman terhadap konsep-konsep yang telah dipelajari untuk
membuat keputusan serta menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-
hari.

Elemen Capaian Pembelajaran

Pemahaman IPA Pada akhir fase D, peserta didik mampu melakukan klasifikasi
makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati,
mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan
perubahan fisik dan kimia serta memisahkan campuran sederhana.
Peserta didik dapat mendeskripsikan atom dan senyawa sebagai
unit terkecil penyusun materi serta sel sebagai unit terkecil
penyusun makhluk hidup, mengidentifikasi sistem organisasi
kehidupan serta melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan
sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang
muncul pada sistem organ tertentu (sistem pencernaan, sistem
peredaran darah, sistem pernafasan dan sistem reproduksi).
Peserta didik mengidentifikasi interaksi antar makhluk hidup dan
lingkungannya, serta dapat merancang upaya-upaya mencegah
dan mengatasi pencemaran dan perubahan iklim. Peserta didik
mengidentifikasi pewarisan sifat dan penerapan bioteknologi
dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta mampu melakukan pengukuran terhadap aspek fisis yang
mereka temui dan memanfaatkan ragam gerak dan gaya (force),
memahami hubungan konsep usaha dan energi, mengukur besaran
suhu yang diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan, sekaligus
dapat membedakan isolator dan konduktor kalor Peserta didik
memahami gerak, gaya dan tekanan, termasuk pesawat sederhana.
Peserta didik memahami getaran dan gelombang, pemantulan dan
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

pembiasan cahaya termasuk alat- alat optik sederhana yang sering


dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik dapat membuat rangkaian listrik sederhana,
memahami gejala kemagnetan dan kelistrikan untuk
menyelesaikan tantangan atau masalah yang dihadapi dalam
kehidupan sehari- hari.
Peserta didik mengelaborasikan pemahamannya tentang posisi
relatif bumi-bulan-matahari dalam sistem tata surya dan
memahami struktur lapisan bumi untuk menjelaskan fenomena
alam yang terjadi dalam rangka mitigasi bencana.
Peserta didik mengenal pH sebagai ukuran sifat keasaman suatu
zat serta menggunakannya untuk mengelompokkan materi (asam-
basa berdasarkan pH nya). Dengan pemahaman ini peserta didik
mengenali sifat fisika dan kimia tanah serta hubungannya dengan
organisme serta pelestarian lingkungan.
Peserta didik memiliki keteguhan dalam mengambil keputusan
yang benar untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang
membahayakan dirinya dan lingkungan.

Keterampilan proses 1. Mengamati


Menggunakan berbagai alat bantu dalam melakukan
pengukuran dan pengamatan. Memperhatikan detail yang
relevan dari objek yang diamati.
2. Mempertanyakan dan memprediksi Secara mandiri, peserta
didik dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk
memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi tentang
penyelidikan ilmiah.
3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan Peserta didik
merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional
berdasarkan referensi yang benar untuk menjawab pertanyaan.
Dalam penyelidikan, peserta didik menggunakan berbagai
jenis variabel untuk membuktikan prediksi.
4. Memproses, menganalisis data dan informasi Menyajikan data
dalam bentuk tabel, grafik, dan model serta menjelaskan hasil
pengamatan dan pola atau hubungan pada data secara digital
atau non digital. Mengumpulkan data dari penyelidikan yang
dilakukannya, menggunakan data sekunder, serta
menggunakan pemahaman sains untuk mengidentifikasi
hubungan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah.
5. Mengevaluasi dan refleksi Mengevaluasi kesimpulan melalui
perbandingan dengan teori yang ada. Menunjukkan kelebihan
dan kekurangan proses penyelidikan dan efeknya pada data.
Menunjukkan permasalahan pada metodologi.
6. Mengomunikasikan hasil Mengomunikasikan hasil
penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan argumen,
bahasa serta konvensi sains yang sesuai konteks penyelidikan.
Menunjukkan pola berpikir sistematis sesuai format yang
ditentukan.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

C. PROFIL PELAJAR PANCASILA

▪ Mandiri,
▪ Bergotong-royong, dan
▪ Kreatif
▪ Bernalar kritis,
D. SARANA DAN PRASARANA

1. Sumber Utama :
a. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia,
2021, Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP Kelas VIII, P Penulis : Okky Fajar Tri
Maryana, dkk.
b. Laptop, LCD, PC, Proyektor, White Board, Jaringan Internet, Penghapus, Sticky note,
ALat Tulis Sekolah.
2. Sumber Utama :
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat dilingkungan sekitar
dan disesuaikan dengan materi yang dibahasa.

E. TARGET PESERTA DIDIK

▪ Peserta didik reguler/tipikal.


F. MODEL PEMBELAJARAN

▪ Model pembelajaran Problem Based Learning


G. KATA KUNCI DALAM BAB INI

• Pernapasan • Paru-paru
• Respirasi sel • Penyakit pernapasan

H. MATERI PEMBELAJARAN

Bab 2 Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup


Sistem Pernapasan manusia

KOMPONEN INTI

A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN


Alur Tujuan Pembelajaran :

Subbab 2.3 Sistem Pernapasan :


▪ Mengetahui fungsi dan struktur organ-organ pernapasan, bahaya rokok, perokok pasif,
serta penyakit penyakit akibat merokok
▪ Mendeskripsikan proses manusia bernapas dan proses pertukaran gas
▪ Menganalisa grafik mengenai kandungan karbon monoksida dalam darah perokok
▪ Memberikan solusi untuk para perokok pasif

Tugas Akhir Bab :


Modul Ajar Kurikulum Merdeka

▪ Mengumpulkan informasi mengenai penyakit yang berhubungan dengan sistem tubuh


manusia
▪ Mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk membuat suatu panduan pola hidup sehat untuk
memperingan penyakit tersebut

B. PEMAHAMAN BERMAKNA

a. Bagaimana cara tubuhmu bekerja?


b. Bagaimana kita bernapas?
c. Organ apa saja yang melibatkan system pernapasan?
d. Apakah keterkaitan antara merokok dengan system pernapasan? Penyakit apa saja yg
disebabkan oleh merokok

C. PERTANYAAN PEMANTIK

▪ Apa yang bisa kamu lakukan untuk tubuhmu?

D. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Sub Bab 2.3 Sistem Pernapasan

Alur Tujuan Pembelajaran


Tujuan pembelajaran dalam subbab mengenai sistem pernapasan ini adalah mengetahui
fungsi dan struktur organ-organ pernapasan, mendeskripsikan bagaimana kita bernapas dan
proses pertukaran gas. Serta mengarahkan pelajar untuk menyadari gaya hidup sehat dengan
tidak merokok yang dapat memberi dampak positif bagi sistem pernapasan manusia. Pelajar
juga menyadari bahwa perokok pasif juga berisiko terkena penyakit yang berhubungan
dengan sistem pernapasan. Oleh karena itu diharapkan pelajar mampu memberikan solusi
bagi para perokok pasif tersebut.
Kegiatan Pendahuluan
a) Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa, memperhatikan kesiapan peserta
didik, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk.
b) Mengatur tempat duduk peserta didik dan mengkondisikan kelas agar proses
pembelajaran berlangsung menyenakan.
c) Guru memotivasi peserta didik agar tetap memiliki semangat dalam proses pembelajaran.
d) Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran.
e) Guru mempersiapkan segala peralatan yang akan digunakan dalam proses pembelajaran.
Apersepsi
Guru bisa menanyakan kepada pelajar berapa kali manusia bisa bernapas dalam sehari ,
Bagaimanakah proses pernapasan yang berlangsung dalam hidup kita. Apakah merokok
dapat mempengaruhi secara negative system pernapasan manusia ?
Kegiatan Inti
Aktivitas Pemantik
Guru dapat memberikan video mengenai proses pernapasan manusia serta bahayanya
perokok pasif dengan memanfaatkan video-video yang terdapat pada youtube. Kemudian
guru juga dapat memberikan video mengenai manfaat berhenti merokok.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Kata kunci: proses pernapasan, perokok pasif, manfaat berhenti merokok.


Link yang disarankan:
Proses pernapasan
[Link]
Perokok pasif
[Link]
[Link]
Manfaat berhenti merokok
[Link]
[Link]

Alternatif Aktivitas Pemantik


Jika dirasa sambungan internet tidak memadai, guru dapat melakukan aktivitas untuk
mengkalkulasi uang yang didapat jika seseorang berhenti merokok. Guru harus mencari
informasi berapa harga sebungkus rokok. Dan guru harus mencari data tentang banyaknya
remaja yang merokok untuk mengingatkan pelajar bahwa aktivitas merokok bukanlah
aktivitas yang baik.
Setelah guru mendapat informasi tersebut, guru mengajak pelajar untuk menghitung
banyaknya uang yang mereka kumpulkan jika mereka tidak merokok. Dimulai dengan
berhenti merokok selama sebulan, lalu setahun, lima tahun, sepuluh tahun, dan seterusnya.
Aktivitas Utama 1
a) Aktivitas utama yang terdapat pada halaman 71 ini, mengajak pelajar untuk memprediksi
kandungan karbon monoksida dalam darah seorang perokok melalui data dari grafik
batang.
b) Pelajar diminta untuk menggambar ulang grafik tersebut dan memprediksi apa yang
terjadi jika seseorang merokok lebih banyak dari 2 pak. Diharapkan dengan aktivitas ini,
pelajar mampu menganalisis dan memprediksi data.
c) Pelajar juga ditantang untuk menganalisis kenapa seseorang yang tidak merokok, di
dalam darahnya juga terkandung karbon monoksida. Dalam kegiatan ini pelajar diajak
kembali mengingat bahasan di sistem peredaran darah yang ada di subbab sebelumnya.

Ayo kita prediksi!


Semakin banyak rokok yang dihisap oleh seorang perokok, maka semakin banyak
kandungan karbon monoksida yang ada di dalam darah mereka .
Memprediksikan
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

1. Gambarlah ulang grafik batang di dalam buku catatanmu, untuk menunjukkan berapa
banyak kandungan karbon dioksida dalam darah seorang perokok jika ia
mengkonsumsi 3 pak, 4 pak dan 5 pak perharinya, berikan alasan dari g rafik yang
kalian gambar!
Jawaban:
Jawaban: 3 pak maka data ada di angka 60 pada Y -axis (karbon monoksida dalam
darah ppm), sementara 4 pak akan ada di angka 80, dan 5 pak akan ada di angka 100.
Hal ini disebabkan tren yang terlihat pada rokok 1 pak dan 2 pak dengan perbedaan 20
ppm.
Tantangan
2. Di dalam grafik terlihat seseorang yang tidak merokok, namun memiliki kandungan
karbon monoksida di dalam darahnya. Kira-kira apa penyebabnya? Berikan alasanmu
Jawaban:
Seseorang yang tidak merokok tetap mengandung karbon monoksida dalam darahnya
karena udara yang mereka hirup. Komposisi karbon dioksida di atmosfer berkisar 1-10
ppm.

Aktivitas Utama 2 dan Penilaian


Aktivitas utama mengenai “Ayo kita berikan solusi” merupakan curahan hati seorang remaja
yang merupakan seorang perokok pasif. Hal ini dirasa cukup dekat dengan kehidupan para
pelajar, karena bisa jadi orang tua atau kakek nenek mereka juga seorang perokok. Di sini
pelajar diminta untuk memberikan solusi kepada remaja perokok pasif tersebut. Berharap
solusi itu dapat mereka terapkan ke lingkungan mereka sendiri. Penilaian aktivitas ini akan
menggunakan rubric
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Refleksi
Guru dapat membuat kuis mengenai sistem pernapasan dengan menggunakan kuis tertulis
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Interaksi Guru dengan Orang Tua/Wali


Orang tua/wali dapat membantu dengan mendampingi pelajar saat mencari informasi
mengenai bahaya merokok dan manfaat berhenti merokok. Pelajar juga dapat mewawancarai
orang tua mereka jika mereka seorang perokok, mengenai berapa banyak biaya yang
dikeluarkan oleh mereka untuk membeli rokok. Pelajar juga dapat mewawancarai orang tua
mereka, jika jika orang tua kebetulan perokok yang telah berhenti, mengenai manfaat
berhenti merokok.

Kegiatan Penutup
a) Guru membuat kesimpulan atau rangkuman dari materi yang disampaikan dalam satu
pembelajaran.
b) Peserta didik diminta menceritakan kesannya selama melakukan kegiatan belajar ini serta
menjelakan manfaat yang dirasakan. Relfeksi pemikiran dan proses berpikir (Bernalar
kritis).
c) Guru menutup proses pembelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan
kepada peserta didik untuk memimpin doa bersama.

E. REFLEKSI

Refleksi Guru :
• Apakah Kegiatan belajar berhasil?
• Berapa persen peserta didik mencapai tujuan?
• Kesulitan apa yang dialami guru dan peserta didik?
• Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?
• Apakah seluruh peserta didik mengikuti pelajaran dengan baik?

Refleksi Peserta Didik :


• Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari pelajaran ini?
• Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaikan hasil belajaramu?
• Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini?
• Jika kamu diminta untuk memberikan binta 1 sampai 5, berapa bintang akan kamu berikan
pada usaha yang kamu lakukan?
• Bagian mana dari pembelajaran ini yang kamu menyenakan?

F. ASESMEN / PENILAIAN

a. Sumatif:
Penilaian Sumatif
Kelas : 8
Topik : Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Tema : Pola Hidup Sehat
Manusia terserang berbagai macam penyakit karena pola hidup yang tidak sehat. Makan
sembarangan, tidur yang tidak cukup, malas berolahraga dan merokok menjadi penyebab
mereka terkena penyakit-penyakit itu.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Sebagai seorang yang telah belajar mengenai pola makan dan hidup yang sehat, bantulah
orang-orang yang menderita penyakit di bawah ini, dengan memberikan panduan hidup yang
sehat termasuk pola makan, tipe olahraga ataupun aktivitas untuk mereka.
Instruksi:
Pilihlah satu penyakit di bawah ini
• Diabetes tipe 1 atau tipe 2 • Stroke
• Obesitas • Darah tinggi
• Batu empedu • GERD/ maag
• Aterosklerosis
Produk bisa berupa buku panduan hidup sehat, essay, poster, ataupun infografik. Di dalam
produk tersebut haurs berisi
1. Penjelasan mengenai penyakit yang dipilih
2. Tipe diet/makanan yang justru memperparah penyakit yang diderita
3. Buatlah menu diet selama satu hari yang mampu menurunkan resiko penyakit tersebut.
Carilah info tentag jumlah kalori yang dibutuhkan oleh penderita penyakit tersebut. Menu
makanan yang dibuat juga harus menyertakan berapa banyak kalori per porsinya.
4. Diskusikan dan analisislah efek dari diet dan pola hidup sehat yang kalian buat
berdasarkan faktor- faktor di bawah ini: budaya, lingkungan, ekonomi, dan faktor sosial
(bisa dipilih salah satu) berdasarkan pertanyaan-pertanyaan pemandu berikut
a. Apakah manfaat yang kalian/penderita ambil dari diet dan pola hidup sehat yang telah
kalian buat?
b. Apa kerugian atau kekurangan yang bisa disebabkan dari diet dan pola hidup yang
kalian buat?
c. Berdasarkan manfaat dan kerugian yang kalian sebutkan, buatlah kesimpulan, apakah
diet dan pola hidup sehat yang kalian buat merupakan solusi terbaik dari penyakit
tersebut?
Penjelasan dari faktor-faktor yang disebutkan di atas
1. Budaya: Berhubungan dengan pengetahuan, kepercayaan, tingkah laku, nilai-nilai budaya,
tujuan hidup yang membentuk karakter pada sekelompok orang.
2. Ekonomi: Berhubungan dengan produksi, distribusi, uang, kekayaan dan penghasilan
3. Lingkungan: Berhubungan dengan suatu objek, makhluk hidup, ataupun keadaan di
sekitar kita
4. Sosial: berhubungan dengan interaksi antar manusia, kesejahteraan, kelas sosial, keadilan,
dan keselamatan manusia.
Ingatlah:
1. Untuk memparafrase informasi yang kalian dapat baik dari buku ataupun internet, ataupun
dari tenaga ahli
2. Cantumkan setidaknya 3 sumber yang terpercaya
3. Lengkapi dengan daftar pustaka di akhir produk.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Bagaimana Sains berdampak untuk kehidupan

Level pencapaian Deskripsi Diindikasikan dengan

Pelajar dapat • Pelajar mampu


mendeskripsikan informasi
• Mendeskripsikan bagaimana yang didapat, yang
Sains digunakan untuk berhubungan dengan
menyelesaikan suatu masalah penyakit yang disebutkan di
atau isu khusus atas, tipe makanan yang
• Mendiskusikan dan memperparah kondisi
menganalisis bagaimana penyakit, kalori yang
implikasi penggunaan Sains dibutuhkan, serta tipe diet
berdampak untuk memecahkan yang mampu menurunkan
masalah atau isu yang resiko penyakit tersebut,
berhubungan dengan suatu berikut kalori dari tipe diet/
faktor yang telah dipilih menu makan yang dibuat.
(kesehatan, lingkungan, sosial, • Pelajar mampu
ekonomi, moral, etika, dan mendiskusikan dan
budaya) menganalisis dengan detail
• Secara konsisten menggunakan seluruh pertanyaan
terminologi sains dalam pemandu dan bagaimana
Sangat mahir
Mengkomunikasikan informasi menjelaskan efek positif
(9-10) yang didapat secara jelas dan dan negatif dari pola
terperinci. hidup/metode diet yang
• Secara konsisten dihubungkan dengan salah
mendokumentasikan sumber satu faktor yang disebutkan
yang didapat secara terperinci di atas.
• Pelajar menggunakan
terminologi sains secara
konsisten dan jelas dalam
produk mereka.
• Pelajar menyediakan
gambar atau diagram yang
relevan untuk mendukung
isi produk sebagai
representasi visual.
• Pelajar menyertakan
kutipan maupun daftar
pustaka, dari sumber yang
dipakai secara konsisten.

Pelajar dapat: • Pelajar mampu meringkas


informasi yang didapat,
• Meringkas bagaimana Sains yang berhubungan dengan
digunakan untuk penyakit yang disebutkan di
menyelesaikan suatu masalah atas, tipe makanan yang
Mahir atau isu khusus. memperparah kondisi
(7-8) • Mendeskripsikan implikasi penyakit, kalori yang
penggunaan Sains untuk dibutuhkan, serta tipe diet
memecahkan masalah atau isu yang mampu menurunkan
yang berhubungan dengan resiko penyakit tersebut,
suatu faktor yang telah dipilih berikut kalori dari tipe diet/
(kesehatan, lingkungan, sosial, menu makan yang dibuat.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

ekonomi, moral, etika, dan • Pelajar mampu


budaya) mendeskripsikan seluruh
• Terkadang menggunakan pertanyaan pemandu dan
terminologi sains dalam bagaimana menjelaskan
mengkomunikasikan informasi efek positif dan negatif dari
yang didapat secara jelas dan pola hidup/metode diet
terperinci. yang dihubungkan dengan
• Terkadang mendokumentasikan salah satu faktor yang
sumber yang didapat secara disebutkan di atas.
terperinci • Pelajar menggunakan
sebagian besar terminologi
sains dalam produk mereka.
• Pelajar menyediakan
gambar atau diagram untuk
mendukung isi produk
sebagai representasi visual.
• Pelajar menyertakan baik
kutipan maupun daftar
pustaka, dari sumber yang
dipakai secara konsisten
dengan sedikit kesalahan
• Pelajar mampu membuat
kerangka informasi yang
berhubungan dengan
penyakit yang disebutkan di
atas, tipe makanan yang
memperparah kondisi
penyakit, kalori yang
dibutuhkan, serta tipe diet
yang mampu menurunkan
resiko penyakit tersebut,
berikut Kalori dari tipe diet/
menu makan yang dibuat.

Pelajar dapat: • Pelajar mampu membuat


kerangka seluruh
• Membuat kerangka bagaimana pertanyaan pemandu dan
Sains digunakan untuk bagaimana efek positif dan
menyelesaikan suatu masalah negatif dari pola
atau isu khusus. hidup/metode diet yang
• Membuat kerangka implikasi dihubungkan dengan salah
penggunaan Sains untuk satu faktor yang disebutkan
memecahkan masalah atau isu di atas.
Cukup mahir yang berhubungan dengan • Pelajar cukup jarang
(4-6) suatu faktor yang telah dipilih menggunakan sebagian
(kesehatan, lingkungan, sosial, besar terminologi sains
ekonomi, moral, etika, dan dalam produk mereka.
budaya) • Pelajar menyediakan
• Cukup jarang menggunakan gambar atau diagram yang
terminologi sains dalam tidak relevan dengan isi
mengkomunikasikan informasi produk.
yang didapat • Pelajar hanya menyertakan
• Terkadang mendokumentasikan kutipan atau daftar pustaka,
sumber yang didapat
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

dari sumber yang dipakai


dengan sedikit kesalahan.
• Pelajar mencoba
• pelajar dapat (dengan segala
menyebutkan informasi
keterbatasan)
yang berhubungan dengan
• Menyebutkan bagaimana Sains
penyakit yang disebutkan di
digunakan untuk
atas, tipe makanan yang
menyelesaikan suatu masalah
memperparah kondisi
atau isu khusus.
penyakit, kalori yang
• Menyebutkan implikasi dibutuhkan, serta tipe diet
penggunaan Sains untuk yang mampu menurunkan
memecahkan masalah atau isu resiko penyakit tersebut,
yang berhubungan dengan berikut kalori dari tipe diet/
suatu faktor yang telah dipilih menu makan yang dibuat.
(kesehatan, lingkungan, sosial,
• Pelajar mencoba
ekonomi, moral, etika, budaya)
menyebutkan seluruh
pertanyaan pemandu dan
bagaimana efek positif dan
negatif dari pola
hidup/metode diet yang
dihubungkan dengan salah
satu faktor yang disebutkan
di atas.
• Pelajar tidak menggunakan
• Tidak menggunakan
atau sangat sedikit sekali
terminologi sains dalam
menggunakan terminologi
mengkomunikasikan informasi
sains dalam produk mereka
yang didapat
• Pelajar mencoba
• Tidak mendokumentasikan
menyediakan gambar atau
Berusaha sumber yang didapat
diagram yang tidak relevan
(1-3) dengan isi produk.
• Pelajar hanya menyertakan
kutipan atau daftar pustaka,
dari sumber yang dipakai
dan tidak sesuai dengan
konvensi yang disepakati.

Tidak mengerjakan/ Pelajar tidak mencapai standar Tidak membuat produk yang
sangat terbatas yang dideskripsikan di atas. sesuai dengan kriteria

b. Formatif
Sub Bab 2.3 Sistem Pernapasan
Aktivitas “Ayo kita prediksi”
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Aktivitas “Ayo kita berikan solusi”


Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Penilaian Rubrik

Mengingat
1. Di bagian manakah suara diproduksi?
a. Faring c. Trakea
b. Laring d. Alveoli
2. Penyakit yang disebabkan karena rusaknya alveolus pada paru-paru, sehingga
menyebabkan kesulitan bernapas adalah:
a. Emfisema c. Bronkitis
b. Aterosklerosis d. Asma
3. Apakah fungsi alveolus?
Jawaban:
Alveolus berfungsi untuk pertukaran gas antara oksigen dan karbondioksida
Mengklasifikasikan
4. Manakah bagian dari sistem pernapasan yang menghubungkan antara mulut dengan
hidung?
Jawaban:
faring
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Menjelaskan
5. Jelaskan proses pertukaran gas di paru-paru
Jawaban:
Setelah darah dipompa dari jantung, darah melewati arteri, kemudian ke kapiler yang
membungkus alveolus. Darah dalam kondisi membawa banyak karbondioksida dan
sedikit oksigen. Ketika sampai di alveolus darah yang membawa karbondioksida ditukar
dengan oksigen yang ada di alveolus. Sekarang darah membawa banyak oksigen dan
sedikit karbondioksida. Lalu darah mengantarkan oksigen ke sel-sel tubuh yang lain. Saat
berada di sel-sel tubuh, darah menukar oksigen dengan karbondioksida yang merupakan
sisa metabolisme dari sel.
Karbondioksida diangkut kembali menuju jantung, untuk kemudian dibawa kembali
menuju paru-paru.

c. Reflektif:
1. Menggunakan tabel T-I-S (Tahu-Ingin Tahu- Sudah Tahu) untuk memantau
perkembangan diri pelajar selama proses belajar.

Tabel 2.4 Tabel T-I-S

Aku TAHU (T) Aku INGIN tahu (I) Aku SUDAH belajar (S)

Jawaban pertanyaan pada poin b dan c tadi dapat dituliskan oleh pelajar dalam kolom T
2. Menggunakan metode “jigsaw” untuk menguji pemahaman pelajar mengenai bab yang
telah diajarkan. Guru dapat membuat kelompok yang terdiri dari 4 pelajar. Pelajar ke-1
mendapat topik 2.1, pelajar ke-2 mendapat topik 2.2, pelajar ke-2 mendapat topik 2.3,
pelajar ke-2 mendapat topik 2.4. Dalam kelompok tersebut pelajar harus menerangkan
kembali topik sesuai dengan topik yang diberikan kepada pelajar lain di grupnya.

Refleksi Akhir Bab Guru


Pada Refleksi Akhir, guru mengulas dan mengintrospeksi proses belajar mengajar yang telah
dilakukan. Berdasarkan hasil refleksi ini, guru dapat melakukan perubahan baik dalam
strategi perencanaan maupun dalam pelaksanaan pembelajaran. Tindakan reflektif ini
penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Adapun pertanyaan-pertanyaan
yang dapat diajukan acuan untuk menjadi indikator dalam refleksi akhir adalah sebagai
berikut:
1. Apakah seluruh kegiatan pembelajaran mengenai struktur dan fungsi tubuh makhluk
hidup yang telah direncanakan terlaksana dengan lancar? Jika belum, kira-kira apa yang
menjadi penghambat proses tersebut?
2. Apakah pelajar menguasai seluruh materi pembelajaran mengenai struktur dan fungsi
tubuh? Jika belum, siapa sajakah pelajar tersebut dan materi mana saja yang belum
dikuasai?
3. Solusi apa saja yang bisa diajukan sebagai perbaikan untuk pembelajaran struktur dan
fungsi tubuh makhluk hidup yang selanjutnya?
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Pengayaan
Pengayaan diberikan kepada siswa yang mendapat kriteria paham dalam materi ini dengan
kegiatan pemberian materi lanjutan.
Remedial
Remedial diberikan kepada siswa yang mendapat kriteria paham sebagian dan tidak paham
dengan kegiatan mengulang pembelajaran di luar jam pelajaran.

LAMPIRAN

A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)


(Sub Bab 2.3 Sistem Pernapasan)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Mengingat

1. Di bagian manakah suara diproduksi?


a. Faring c. Trakea
b. Laring d. Alveoli
2. Penyakit yang disebabkan karena rusaknya alveolus pada paru-paru, sehingga
menyebabkan kesulitan bernapas adalah:
a. Emfisema c. Bronkitis
b. Aterosklerosis d. Asma
3. Apakah fungsi alveolus?
Mengklasifikasikan
4. Manakah bagian dari sistem pernapasan yang menghubungkan antara mulut dengan
hidung?
Menjelaskan
5. Jelaskan kandungan zat berbahaya dari rokok!
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK

• Guru dan peserta didik mencari berbagai informasi tentang Struktur dan Fungsi Tubuh
Makhluk Hidup dari berbagai media atau website resmi dibawa nauangan kementerian
pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi.
• Buku Panduan Guru dan Siswa Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP Kelas VIII :
Kemendikbudristek 2021.

C. GLOSARIUM

Glosarium
epiglotis: Katup yang berada di dalam esofagus yang mencegah makanan masuk ke dalam
saluran napas.
hemoglobin: Protein dalam darah yang mengandung besi dan mampu mengikat oksigen
kalori: Energi yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas dan menjalankan fungsinya
dengan baik.
silia: Rambut-rambut halus yang terdapat di trakea yang berfungsi untuk menyaring udara
yang masuk

D. DAFTAR PUSTAKA

Daftar Pustaka
Arnold, B., Jones, G., Jones, M., & Poole, E. (2002). Absolute Science Year 7. London:
HarperCollins Publishers Ltd.
Pearson. Interactive Science. New Jersey, Pearson, 2011.
Rickard, G., Burger, N., Clarke, W., Geelan, D., Loveday, D., Moncton, S., . . . Whalley, K.
(n.d.). Science Focus 1. Sydney: Pearson Heinemann.
Rickard, G., Burger, N., Clarke, W., Geelan, D., Loveday, D., Moncton, S., . . . Whalley, K.
(n.d.). Science Focus 2. London : Pearson Heinemann.
Rickard, G., Burger, N., Clarke, W., Geelan, D., Loveday, D., Moncton, S., . . .
Whalley, K. (n.d.). Science Focus 3. London: Pearson Heinemann.
Royal Society of Chemistry. (n.d.). Chemistry for the Gifted and Talented. Student
Worksheet 01SW Atoms, Elements, Molecules, Compounds and Mixtures.
Wood, Robert Muir (1991). Atlas of the Natural World. Oxford: Oxford University Press.

Situs-situs Internet:
Apkpure. “Human Anatomy Atlas 2021: Complete 3D Human Body.” Human Anatomy
Atlas 2021: Complete 3D Human Body, APKPure, [Link]
anatomy-atlas-2021-complete-3d-human-body/com. [Link]. Akses 2
Desember 2020.
Bastos, Luise. “History of Microscopes.” History of Microscopes,Sutori,
[Link]
FS3xYGY9QBX4vazqu4FLSSu. Akses 20 Oktober 2020.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

BBC (10 Oktober 2018). Tsunami Palu Donggala: korban tewas jadi 2.045, bantuan mulai
menembus wilayah terisolir. Diakses dari:
[Link] tanggal 6 Desember 2020.
Boyden, Carrie (n.d.). Part 2 – The Structure of the Earth. Better Lesson. Diakses dari:
[Link] tanggal 20 November 2020.
[Link]. “Micrographia work by Hooke.” Micrographia work by Hooke,
[Link], [Link] Akses 21 Oktober 2020.
Buka Lapak. “KUPING GAJAH snack Premium 300g.” KUPING GAJAH snack Premium
300g, 2020, [Link]
gajah-snack-premium-300g. Akses 3 Desember 2020.
BYJU’S The learning app. “Facts About Animal cell.” The Interesting Facts About The
Animal Cell and Its Organelles, [Link], [Link]
animal-cell/. Akses 20 Oktober 2020.
Castro, Joseph. “11 Surprising Facts About the Circulatory System.” 11 Surprising Facts
About the Circulatory System, Live Science, 25 September 2013,
[Link]
Akses 5 Desember 2020.
CNN Indonesia, and Fajrian. “Ketahui Besaran Kalori Menu Sarapan Khas Indonesia.”
Ketahui Besaran Kalori Menu Sarapan Khas Indonesia,
CNN Indonesia, 15 Juli 2016, [Link]
265-144892/ketahui-besaran-kalori-menusarapan-khas-indonesia. Akses 2
Desember 2020.
Dosen Pendidikan. “Sel Hewan.” Gambar Sel Hewan- Pengertian, Bagian,Struktur dan
Fungsi, 13 November 2020, [Link] Akses
15 November 2020.
Dynatech [Link]. “Mengenal Mikroskop Cahaya, Cara Kerja Serta Bagian-
Bagiannya.” Mengenal Mikroskop Cahaya, Cara Kerja, 15 November 2019,
[Link] Akses 20
Oktober 2020.
Ediger, Winona Dimeo, and Simplemost. “The World’s Largest Flower Garden Is In A Very
Unexpected Place.” Where’s the world largest flower garden?, Simplemost, 3
August 2017, [Link]
unexpected-place/. Akses 20 October 2020.
[Link]. “Sel Punca sebagai Medicinal Signaling Cell Berpotensi Besar untuk
Terapi COVID-19.” Sel Punca sebagai Medicinal Signaling Cell Berpotensi Besar
untuk Terapi COVID-19 [Indonesia], 20 September 2020,
[Link]
cellberpotensi-besar-untuk-terapi-covid-19/. Akses 20 Oktober 2020.
Food For Kids Indonesia. “Cerdas Baca Label untuk Hindari Alergen.” Food For Kids, 9
Juni 2014, [Link]
untuk-Hindari-Alergen. Akses 6 November 2020.
Friedman, Janice. “Biology Junction.” Leeuwenhoek Article- BIOLOGY JUNCTION,
[Link], 21 April 2017,
[Link] Akses 20 Oktober
2020.
[Link]. “Robert Hooke.” Robert Hooke (Author of Micrographia),
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

[Link], [Link] Robert_Hooke. Akses


20 Oktober 2020.
[Link] diakses
14 Desember 2020.
[Link]
pemecah-rekor-kecepatan diakses 2 November 2020.
Jurnalanakpangan. “Jurnal Anak Pangan.” Jangan Makan Mie Instan Pakai Nasi, 18
Oktober 2016, [Link]
[Link]. Akses 2 November 2020.
Kabar Pandeglang. “Sistem Pernapasan Pada Manusia.” Sistem Pernapasan Pada Manusia,
[Link], 2017, [Link]
pada-manusia/. Akses 5 Desember 2020.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (26 Maret 2018). Miliki
127 Gunung Api Aktif Jadikan Indonesia “Laboratorium” Gunung Api Dunia.
Diakses dari: [Link]
gunung-api-aktif-jadikan-indonesia-laboratorium-gunungapi-dunia tanggal 3
Desember 2020.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. “Apa saja kandungan di dalam sebatang rokok
? (2).” Apa saja kandungan di dalam sebatang rokok ? (2),
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 9 Desember 2018,
[Link]
sajakandungan-di-dalam-sebatang-rokok-2. Akses 5 Desember 2020.
Kemdikbud. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Diakses dari: [Link] tanggal 15
Desember 2020.
Miconos. “Jenis-Jenis Mikroskop.” Jenis-Jenis Mikroskop, Miconos, 2020,
[Link]
Nave, C. R. (2017). Convergent Boundaries between Tectonic Plates. HyperPhysics.
Diakses dari: [Link] tanggal 25
November 2020.
Noe, Adrianne. “The Hooke Microscope.” The Hooke Microscope, The Scientist Magazine,
1 Nopember 2007, [Link]
microscope-45935. Akses 20 Oktober 2020.
Nurdiarsih, Fadjriah (21 Agustus 2018). Beda Magnitudo dengan Skala Richter sebagai
Ukuran Gempa. Diakses dari [Link]
magnitudo-dengan-skala-richter-sebagai-ukurangempa tanggal 6 Desember 2020.
Paterson, D. (2018, May). Education in Chemistry_Mixtures: What do they look like?
Retrieved from Royal Society of Chemistry: [Link]/2FxsuyJ
Pkpure. “Human Anatomy Atlas 2021: Complete 3D Human Body.” Human Anatomy Atlas
2021: Complete 3D Human Body, APKPure, [Link]
anatomy-atlas-2021-complete-3d-human-body/[Link]. Akses 2
Desember 2020.
Prabowo, Dani (26 Desember 2019). 5 Fakta Gempa dan Tsunami Aceh, Tragedi yang
Terjadi 15 Tahun Lalu... Diakses dari:
[Link]
tsunami-aceh-tragediyang-terjadi-15-tahun-lalu?page=all tanggal 6 Desember 2020.
Ramadhan, Bagus. “Penemu Kromosom 23, Pria Kelahiran Pekalongan.” penemu-
kromosom 23, Pria Kelahiran Pekalongan, [Link], 13 Oktober
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

2015, [Link]
pria-kelahiran-pekalongan. Akses 20 Oktober 2020.
Rickard, Greg. Science Focus 1. Second ed., Australia, Pearson Heinemann, 2009.
Samiadi, Lika Aprialia. “Infografik: Hipertensi di Indonesia.” Infografik: Hipertensi di
Indonesia, Hello Sehat, 2 September 2020,
[Link]
Akses 5 Desember 2020.
Sari, M., (2015). 7 Cara Kerja Hidung Manusia. [Link]
kerja-hidung diakses 9 November 2020.
Shalihah, Nur Fitriatus (26 Desember 2019). Hari Ini dalam Sejarah: Letusan Gunung
Krakatau Terdahsyat Dimulai. Diakses dari:
[Link]
letusangunung-krakatau-terdahsyat-dimulai?page=all tanggal 9 Desember 2020.
[Link]. “Microscope Magnification.” Microscope Magnification,
[Link], 2020, [Link] Akses 20 Oktober 2020.
Shelly, S. (n.d.). Science Project: Density Experiment. [Link]
fair/article/density-simple-exploration/ diakses tanggal 14 November 2020.

Jakarta, 18 September 2024

Kepala Sekolah SMPN 208 Jakarta Guru Mata Pelajaran

( Mujiningsih, [Link] ) ( Nur Fithri Ramadhani, [Link] )


NIP. 197112011994122003 NIP. 199104082023212046

Anda mungkin juga menyukai