0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan11 halaman

RPP Kreativitas dan Kewirausahaan XI

Diunggah oleh

irmawoluan08
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan11 halaman

RPP Kreativitas dan Kewirausahaan XI

Diunggah oleh

irmawoluan08
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Satuan Pendidikan: SMA/SMK


Mata Pelajaran: Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan
Kelas/Semester: XI / Ganjil
Topik: Ide dan Peluang Usaha
Alokasi Waktu: 3 x 45 menit
Model Pembelajaran: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

1. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

1. Menganalisis pentingnya kreativitas dan inovasi dalam kewirausahaan.

2. Mengidentifikasi sumber ide dan peluang usaha dari permasalahan sekitar.

3. Mengembangkan ide usaha yang inovatif berdasarkan pendekatan design thinking.

4. Menyajikan proposal sederhana ide usaha secara kreatif dan argumentatif.

2. Materi Pembelajaran

 Pengertian kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan.

 Proses terbentuknya ide dan peluang usaha.

 Sumber ide usaha: masalah sosial, lingkungan, teknologi, dll.

 Pendekatan Design Thinking: Empathize, Define, Ideate, Prototype, Test.

 Contoh ide usaha kreatif dan inovatif dari lingkungan sekitar.

3. Metode Pembelajaran

 Pendekatan: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

 Strategi:

o Inkuiri

o Project Based Learning (PjBL)

o Collaborative Learning

4. Langkah-Langkah Pembelajaran
A. Kegiatan Pendahuluan (15 menit)

 Guru memberi pengantar mengenai pentingnya kreativitas dan inovasi dalam


kewirausahaan.

 Ice breaking: Brainstorming masalah yang sering dijumpai di lingkungan sekitar.

 Menyampaikan tujuan dan tahapan pembelajaran hari ini.

B. Kegiatan Inti (100 menit)

Tahapan Deep Learning:

1. Aktivasi Pengetahuan Awal (Activating Prior Knowledge)

o Diskusi kelompok: Pengalaman berwirausaha atau melihat usaha di


lingkungan.

2. Eksplorasi Konsep (Concept Exploration)

o Guru menjelaskan konsep kreativitas, inovasi, dan design thinking.

o Peserta didik menganalisis studi kasus usaha kecil yang inovatif.

3. Aplikasi Konsep (Meaningful Application)

o Peserta didik membentuk kelompok untuk membuat ide usaha dari masalah
nyata.

o Menerapkan pendekatan design thinking dalam kelompok:

 Empathize: Mengidentifikasi masalah dari wawancara ringan atau


observasi.

 Define: Merumuskan masalah utama.

 Ideate: Brainstorm ide solusi/usaha.

 Prototype: Mendesain konsep usaha sederhana.

 Test: Presentasi dan mendapatkan umpan balik dari guru dan teman.

4. Refleksi dan Metakognisi

o Peserta didik menuliskan refleksi: "Apa yang saya pelajari? Apa yang dapat
saya terapkan?"

C. Kegiatan Penutup (20 menit)

 Menyimpulkan hasil pembelajaran bersama guru.

 Umpan balik dari guru terhadap ide usaha siswa.

 Penugasan: Menyempurnakan proposal ide usaha secara individu.


5. Penilaian

A. Sikap

 Observasi selama diskusi dan kerja kelompok (kerja sama, tanggung jawab, inisiatif).

B. Pengetahuan

 Tes formatif: Pertanyaan pemahaman tentang kreativitas, inovasi, dan design


thinking.

C. Keterampilan

 Penilaian proyek: Kualitas ide usaha, kreativitas, ketepatan dalam penerapan design
thinking.

 Presentasi: Kemampuan menyampaikan ide secara jelas dan menarik.

6. Media dan Sumber Belajar

 Video tentang wirausaha sukses dari ide sederhana.

 Lembar kerja design thinking.

 Internet dan gawai untuk observasi masalah sekitar.

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:


1. Menjelaskan pengertian kreativitas dan pentingnya dalam kewirausahaan.

2. Mengidentifikasi karakteristik individu kreatif.

3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kreativitas.

4. Mengembangkan ide kreatif berdasarkan studi kasus atau masalah nyata.

5. Mengkomunikasikan ide kreatif secara lisan dan tulisan secara efektif.

B. Materi Pokok

 Pengertian kreativitas

 Ciri-ciri individu kreatif

 Faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kreativitas

 Teknik pengembangan kreativitas (brainstorming, SCAMPER, mind mapping, dll)

 Studi kasus wirausaha kreatif

C. Pendekatan dan Model Pembelajaran

 Pendekatan: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

 Model: Kolaboratif dan Berbasis Proyek (Project-Based Learning)

 Strategi: Inkuiri, Refleksi, Eksplorasi Konsep, Presentasi

D. Langkah-Langkah Pembelajaran (10 JP)

Alokasi
Pertemuan Kegiatan Pembelajaran
Waktu

Aktivasi: Diskusi awal dan brainstorming tentang kreativitas dan


1 2 JP
contohnya dalam kewirausahaan.

Eksplorasi Konsep: Pemaparan materi tentang pengertian, ciri, dan


2 2 JP
faktor kreativitas.

Analisis Studi Kasus: Mengkaji wirausahawan kreatif dari berbagai


3 2 JP
sektor.

Pengembangan Ide: Siswa melakukan teknik kreatif seperti


4 2 JP
SCAMPER untuk membuat ide usaha.
Alokasi
Pertemuan Kegiatan Pembelajaran
Waktu

Presentasi dan Refleksi: Penyampaian ide usaha kreatif dan refleksi


5 2 JP
proses pembelajaran.

E. Penilaian Pembelajaran

1. Sikap (Observasi selama pembelajaran):

 Tanggung jawab, kerja sama, dan keaktifan dalam diskusi kelompok.

2. Pengetahuan:

 Tes tertulis/kuis tentang konsep kreativitas dan aplikasinya.

3. Keterampilan:

 Proyek pengembangan ide kreatif.

 Presentasi dan orisinalitas ide usaha.

Rubrik Penilaian Keterampilan:

Aspek Skor 1 Skor 2 Skor 3 Skor 4

Orisinalitas Ide Tidak orisinal Sedikit orisinal Cukup orisinal Sangat orisinal

Relevansi dengan Masalah Tidak relevan Kurang relevan Relevan Sangat relevan

Cara Penyampaian Tidak jelas Kurang jelas Cukup jelas Sangat jelas

F. Sumber dan Media Pembelajaran

 Modul Kewirausahaan Kemdikbud

 Video inspiratif wirausahawan muda

 Lembar Kerja Siswa (LKS)

 Media visual: poster, papan ide, software presentasi

G. Penugasan

 Menyusun proposal sederhana ide usaha kreatif yang dikembangkan dari teknik
brainstorming atau SCAMPER.

 Refleksi tertulis individu: “Apa yang saya pelajari dari proses kreatif ini?”
🔍 Identifikasi Murid

 Pengetahuan Awal:
Murid telah mempelajari dasar-dasar sistem sasis dan komponen dasar sistem
pengereman sepeda motor di kelas sebelumnya.

 Minat:
Mayoritas murid memiliki ketertarikan tinggi terhadap sistem teknis kendaraan
bermotor, khususnya pengereman karena aplikasinya langsung pada keselamatan
berkendara.

 Latar Belakang:
Murid berasal dari lingkungan pedesaan dan perkotaan dengan kebiasaan
menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi utama.

 Kebutuhan Belajar:

o Praktik langsung (hands-on)

o Pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning)

o Media digital interaktif (video, simulasi, penilaian digital)

📘 Materi Pelajaran

 Jenis Pengetahuan:
Pengetahuan faktual dan prosedural tentang jenis sistem rem, prinsip kerja,
komponen, perawatan dan perbaikan.

 Relevansi Kehidupan Nyata:


Berkaitan erat dengan keselamatan berkendara dan keterampilan kerja di dunia
bengkel otomotif.

 Tingkat Kesulitan:
Menengah – membutuhkan keterampilan mekanik dan pemahaman sistem kerja
rem.

 Struktur Materi:

1. Sistem rem mekanik (tromol)

2. Sistem rem hidrolik (cakram)

3. Pemeriksaan komponen rem

4. Perawatan dan perbaikan rem

 Integrasi Nilai & Karakter:


Disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian terhadap keselamatan.

 Dimensi Profil Pelajar Pancasila (DPL):


✅ DPL1 – Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
✅ DPL2 – Kewargaan
✅ DPL3 – Penalaran Kritis
❌ DPL4 – Kreativitas
✅ DPL5 – Kolaborasi
✅ DPL6 – Kemandirian
❌ DPL7 – Kesehatan
✅ DPL8 – Komunikasi

🎯 Capaian Pembelajaran

Murid mampu menganalisis sistem rem sepeda motor serta melakukan perawatan dan
perbaikan sistem rem sesuai prosedur kerja yang benar dan aman.

📚 Lintas Disiplin Ilmu

1. Fisika: Konsep tekanan fluida pada rem hidrolik

2. PKn: Nilai kewargaan dan keselamatan berkendara

3. TIK: Penggunaan simulasi interaktif sistem rem

📌 Tujuan Pembelajaran

Pertemuan 1 (6 JP)

1. Murid dapat mengidentifikasi jenis-jenis sistem rem dan prinsip kerjanya melalui
diskusi dan tayangan video.

2. Murid dapat menjelaskan fungsi dan cara kerja komponen sistem rem tromol dan
cakram secara lisan dan tertulis.

3. Murid dapat melakukan pemeriksaan sistem rem secara visual dan fungsional pada
sepeda motor.

Pertemuan 2 (6 JP)

1. Murid dapat melakukan perawatan sistem rem tromol dan cakram sesuai SOP.

2. Murid dapat menganalisis kerusakan ringan dan melakukan perbaikan sistem rem.

3. Murid dapat menyusun laporan kerja dan mempresentasikannya secara kelompok.

📑 Topik Pembelajaran

1. Jenis dan prinsip kerja sistem rem

2. Fungsi dan komponen sistem rem

3. Pemeriksaan dan perawatan rem tromol dan cakram


4. Perbaikan sistem rem

5. Laporan kerja perawatan sistem rem

👨‍🏫 Praktik Pedagogis

1. Project Based Learning: Proyek perawatan sistem rem

2. Contextual Learning: Hubungan dengan keselamatan berkendara

3. Problem Based Learning: Studi kasus rem tidak berfungsi optimal

🤝 Kemitraan Pembelajaran

 Internal: Guru TIK & Guru PPKn

 Eksternal: Bengkel resmi Yamaha/Honda, alumni SMK

🏫 Lingkungan Pembelajaran

 Fisik: Bengkel praktik sepeda motor sekolah

 Virtual: LMS sekolah, grup WhatsApp

 Budaya Belajar: Kolaboratif, reflektif, dan disiplin

💻 Pemanfaatan Digital

 Video simulasi rem hidrolik dari YouTube

 Penilaian digital (Google Form, Quizizz)

 Laporan praktik (Google Docs)

🧠 Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Kegiatan Awal

Prinsip: Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan

 Guru menyapa siswa dan berdoa bersama.

 Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan manfaatnya.

 Apersepsi: Pengalaman rem blong → diskusi singkat.


 Motivasi:

o Menonton video kecelakaan karena rem rusak

o Pertanyaan pemantik: “Bagaimana mencegah hal ini?”

o Link video

B. Kegiatan Inti

1. Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan)

 Diskusi kelompok tentang jenis rem dan prinsip kerja

 LKPD + tayangan multimedia

o Materi Video

 Studi kasus: Rem kurang pakem → siswa menganalisis penyebab

2. Mengaplikasi (Bermakna dan Menggembirakan)

 Praktik langsung: Pemeriksaan, perawatan, perbaikan rem

 Proyek Mini: Video/poster “Tips Merawat Sistem Rem”

3. Merefleksi (Berkesadaran dan Menggembirakan)

 Diskusi reflektif: “Apa yang saya pelajari hari ini?”

 Jurnal harian digital: Tantangan & solusi saat praktik

C. Kegiatan Penutup

 Guru memberi umpan balik dan apresiasi

 Siswa menyimpulkan pembelajaran bersama guru

 Tugas rumah: Rencana perawatan rem motor di rumah

 Teaser materi selanjutnya: Sistem suspensi

🧾 Asesmen Pembelajaran

1. Asesmen Awal

 Pre-test (pilihan ganda/uraian singkat)

 Tanya jawab eksploratif


 Kuesioner minat dan pengalaman belajar

2. Asesmen Proses

Assessment for Learning:

 Observasi kinerja siswa

 LKPD

Assessment as Learning:

 Self-assessment (jurnal refleksi)

 Peer assessment (presentasi proyek mini)

Assessment of Learning:

 Penilaian praktik (lembar observasi)

 Rubrik kinerja saat perawatan rem

3. Asesmen Akhir

 Tes tertulis (pilihan ganda, essay)

 Tes lisan (tanya jawab & presentasi)

 Penilaian kinerja praktik

 Penilaian proyek kelompok

📎 [Link Soal Asesmen – dapat ditambahkan kemudian]

Anda mungkin juga menyukai