0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
141 tayangan16 halaman

Program Kerja Unit Laundry RSUD Jambi

Dokumen ini adalah program kerja Unit Laundry Rumah Sakit Umum Daerah H. Abdurrahman Sayoeti untuk tahun 2025, yang mencakup pengelolaan linen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti penerimaan, pencucian, dan distribusi linen, serta evaluasi dan pelaporan hasil kegiatan. Tujuan utama adalah untuk menjamin ketersediaan linen bersih dan meminimalisasi risiko infeksi di rumah sakit.

Diunggah oleh

bonitabahar80
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
141 tayangan16 halaman

Program Kerja Unit Laundry RSUD Jambi

Dokumen ini adalah program kerja Unit Laundry Rumah Sakit Umum Daerah H. Abdurrahman Sayoeti untuk tahun 2025, yang mencakup pengelolaan linen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti penerimaan, pencucian, dan distribusi linen, serta evaluasi dan pelaporan hasil kegiatan. Tujuan utama adalah untuk menjamin ketersediaan linen bersih dan meminimalisasi risiko infeksi di rumah sakit.

Diunggah oleh

bonitabahar80
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KOTA JAMBI

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH


H. ABDURRAHMAN SAYOETI KOTA JAMBI

PROGRAM KERJA
UNIT LAUNDRY

EDISI 1
TAHUN 2025

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH H ABDURRAHMAN SAYOETI


JALAN : K.H HASAN ANANG NO. 33 RT. 08 KEL. OLAK KEMANG KOTA JAMBI
TELP (0741) 3052392, IGD(0821) 7336339
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI.....................................................................................................................ii

BAB I Pendahuluan ........................................................................................................ 1

BAB II Latar Belakang ......................................................................................................2

BAB III Tujuan Umum dan Tujuan Khusus .......................................................................3

BAB IV Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan .................................................................4

BAB V Cara Melaksanakan Kegiatan ...............................................................................7

BAB VI Jadwal Pelaksanaan Kegiatan...............................................................................9

BAB VII Sasaran Program..................................................................................................11

BAB VIII Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Pelaporan ................................................12

BAB IX Pencatatan, Pelaporan dan Evaluasi Kegiatan........................................................13

ii
BAB I
PENDAHULUAN

Mengingat Rumah Sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan untuk pelayanan umum,
tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang yang sehat. Memungkinkan terjadinya penularan
penyakit dan gangguan kesehatan dan rumah sakit sebagai sistem terpadu, terdiri dari sub sistem
yang saling terkait, sub sistem yang bertanggung jawab dalam pengelolaan linen adalah Unit
Laundry.
Linen merupakan salah satu kebutuhan pasien di rumah sakit yang dapat memberikan
dampak kenyamanan dan jaminan kesehatan. Linen yang tercemar oleh darah atau cairan tubuh
pasien dapat menularkan penyakit melalui kontak langsung apabila tidak di tangani dengan benar.
Pengelolaan linen dimulai dari perencanaan, pencucian linen kotor menjadi linen bersih
yang dapat membuat pasien menjadi nyaman dan mencegah penyebaran infeksi. Karena pada
dasarnya linen kotor merupakan media penularan penyakit. Salah satu upaya untuk meningkatkan
mutu pelayanan rumah sakit adalah melalui pelayanan medis, khususnya dalam pengelolaan
linen. Linen Rumah Sakit dibutuhkan di setiap ruangan ini sangat bervariasi baik jenis, jumlah
dan kondisinya.
Alur aktivitas fungsional di mulai dari penerimaan linen kotor, penimbangan, pemilahan,
proses pencucian, pemerasan, pengeringan, sortir noda, penyetrikaan, sortir linen rusak, pelipatan,
merapikan dan pengemasan, menyimpan dan mendistribusikan ke unit-unit yang
membutuhkannya,sedangkan linen yang rusak dikirimkan ke kamar jahit.
Untuk Melaksanakan aktivitas tersebut dengan lancar dan baik, maka diperlukan alur
yang terencana dengan baik, Peran sentral lainnya adalah perencanaan, pengadaan, pengelolaan,
pemusnahan, kontrol dan pemeliharaan fasilitas kesehatan dan lain-lain, sehingga linen dapat
tersedia di unit-unit yang membutuhkan.
Pengelolaan linen yang buruk akan menyebabkan potensi penularan penyakit bagi
pasien, Staf dan pengguna linen lainnya. Untuk mendapatkan kualitas linen yang baik, nyaman
dan siap pakai diperlukan perhatian khusus dalam proses pengelolaan pencucian linen di unit
laundry RSUD H. Abdurrahman Sayoeti.

1
BAB II
LATAR BELAKANG

Unit Laundry adalah salah satu unit penunjang medik di rumah sakit H. Abdurrahman
Sayoeti yang bertugas menyelengarakan kegiatan pelayanan pengelolaan linen. Kegiatan yang
dilakukan meliputi, penerimaan linen kotor, penimbangan, pemilahan, proses pencucian,
pemerasan, pengeringan, penyetrikaan, sortir linen rusak, pelipatan, merapikan / pengemasan dan
pendistribusian linen bersih. Pada hakikatnya pelayanan Laundry harus dilakukan 24 jam agar
dapat menunjang peningkatan pelayanan kesehatan. Unit Laundry RSUD H. Abdurrahman
Sayoeti belum melalukan 24 jam kerja, tapi sudah dapat memenuhi dan memberikan pelayanan
tersebut,
Untuk Mendapatkan kualitas linen yang baik, nyaman dan siap pakai, di perlukan
perhatian khusus pengelolaan tempat pencucian linen. Sesuai manajemen Laundry RSUD H.
Abdurrahman Sayoeti tentang pembentukan susunan organisasi tata kerja Unit Laundry, untuk
meningkatkan kualitas linen yang baik, nyaman, dan siap pakai diperlukan perhatian khusus
dalam pengelolaan linen seperti kemungkinan terjadinya infeksi nosokomial, pencemaran
lingkungan dan efek dari penggunaan bahan-bahan kimia untuk proses pencucian di unit Laundry
Rumah Sakit.
Pelayanan Laundry dilaksanakan oleh tenaga-tenaga ahli dengan pedoman dan prosedur
kerja yang ada. Pelayanan Laundry di RSUD [Link] Sayoeti meliputi kegiatan
pengelolaan linen di Semua unit/ruangan. Pengambilan linen kotor, pemilahan/penimbangan,
pencucian dan pengeringan linen, penyetrikaan dan pelipatan linen, pendistribusian linen bersih
ke ruangan perawatan serta pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan.
Pembuatan program dilakukan sebagai bahan acuan dan petunjuk untuk mencapai tujuan
Unit Laundry dan mengawasi kegiatan yang telah dilaksanakan serta untuk menghindari
peyimpangan-penyimpangan pelaksanaan dari program yang telah dibuat, sehingga dapat
dirumuskan langkah-langkah perbaikan yang tepat sasaran dan tepat waktu dalam mencapai
indikator kinerja atau yang lebih sering kita sebut sebagai standar pelayanan minimal (SPM) unit
laundry.

2
BAB III
TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS

1. TUJUAN UMUM
Untuk meningkatkan prosedur pelayanan linen yang dapat dijalankan dan sebagai bahan
evaluasi kegiatan di unit Laundry
2. TUJUAN KHUSUS
a. Memberikan pelayanan Laundry yang optimal dan baik
b. Sebagai pedoman kerja untuk mendapatkan linen yang bersih, rapi dan siap pakai.
c. Sebagai panduan dalam meminimalisasi kemungkinan untuk terjadi infeksi silang.
d. Untuk menjamin tenaga kesehatan, pengunjung dan lingkungan dari bahaya
potensial.
e. Untuk menjamin ketersediaan linen disetiap unit/ruangan di rumah sakit.

3
BAB IV
KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

Adapun kegiatan yang dilaksanakan di Unit Laundry pada Tahun 2025 adalah sebagai
berikut :
A. Kegiatan Pelayanan di Unit Laundry
1. Perencanaan Laundry meliputi :
Perencanaan sumber daya manusia (SDM), Sarana dan prasarana (sapras),
pedoman/metode, perencanaan linen, dan kebutuhan penunjang lainnya.
2. Penanganan Linen meliputi :
Pelayanan linen yang bermutu melalui pengawasan dan pengendalian proses :
• Penerimaan linen kotor
• Pemilahan linen infeksius dan non infeksius
• Pencucian linen sesuai jenisnya yaitu linen infeksius di mesin infeksius dan linen non
infeksius di mesin non infeksius
• Pengeringan linen
• Penyetrikaan dan pelipatan
• Pelabelan dan penyimpanan
• Pendistribusian linen ke unit layanan
• Serta serah terima linen
3. Pemilahan linen yang layak pakai dan tidak layak pakai
Pemilhan dilaksanakan oleh staf pada saat pelabelan dan pengepakan dengan cara melihat
apakah linen terdapat sobekan, terdapat noda atau warna linen yang sudah tidak rata, apakah
ada linen yang sudah tipis atau terlihat menerawang. Kemudian linen di lakukan pemisahan
untuk linen yang layak pakai dengan linen yang tidak layak pakai. Linen yang layak pakai
atau sesuai standar di lakukan pengepakan dan diberi label.
4. Pencatatan dan Pelaporan
Linen yang telah dipak dan diberi nama kemudian dilakukan pencatatan dari segi jumlah
dan jenisnya serta unit yang menerima linen. Linen yang rusak dibuat laporan linen rusak.
Kemudian linen yang telah siap, didistribusikan ke unitnya sesuai jumlahnya.

4
B. Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Unit Laundry
Unit Laundry mempunyai SPM yang dapat dilihat sebagaimana tabel 1 dibawah ini:

Tabel. 1 SPM dan Indikator Mutu di Unit Laundry


Tahun 2025

NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR STANDAR


1 Pelayanan Laundry 1. Tidak adanya kejadian linen yang 100 %
hilang
2. Ketepatan waktu pendistribusian 100 %
linen
SPM Unit Laundry dicapai melalui laporan harian Laundry dengan melihat apakah waktu
linen yang diserahkan oleh petugas Laundry sudah sesuai dengan waktu yang telah di tentukan dan
jumlah yang diterima oleh unit/ruangan sesuai dengan linen yang tercatat di unit/ruangan.

C. Indikator Mutu Unit

Adapun Indikator Mutu Pelayanan unit Laundry dilihat pada tabel 2 dibawah ini.

NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR TARGET

1 Pelayanan Laundry Persentase penyediaan linen bersih 85 %


dan siap pakai

D. Adapun Indikator Kinerja Pegawai (SDM) di Unit Laundry harusnya memuat hal-hal dibawah
ini yaitu:

1. Hasil pemeriksaan angka kuman pada linen yang dicuci memenuhi standar

2. Waktu pendistribusian linen ke unit/ruangan dilaksanakan pada pukul 13.00 – 14.00 Wib
setiap hari senin sampai hari sabtu dan di hari jum’at pukul 10.40 -11.00 Wib

4. Tingkat kepatuhan SDM Laundry dalam penggunaan alat pelindung diri (APD)

6. Tingkat kepatuhan pelaksanaan cuci tangan oleh petugas linen.

7. Jumlah SDM unit Laundry yang mematuhi rekam kehadiran dan memakai identitas diri

8. Kepatuhan SDM unit laundry terhadap budaya keselamatan kerja.

5
E. Rencana Tindak Lanjut dan Rekomendasi Rencana tindak lanjut maupun rekomendasi di
laksanakan setiap jadwal pelaporan yaitu triwulan 1, 2, 3, dan Tahunan. Akan tetapi dapat
dilaksanakan rekomendasi kepada manajemen sesuai kebutuhan

Penyusunan program tahunan yaitu pada bulan Januari direncanakan pengusulan program
kegiatan pada tahun 2025. Usulan kebutuhan dapat direvisi dan diusulkan kembali pada
perencanaan perubahan bulan Juni tahun berjalan. Hasil capaian kinerja tahun berjalan
dianalisis dan dibuat telaah/ kajian program sehingga dapat dilaksanakan rencana tindak lanjut
terhadap masalah program yang mungkin tidak terlaksana. Apa yang menjadi kendala
tercapainya suatu program sehingga menghasilkan rekomendasi yang akan menjadi program
tahun berikutnya

6
BAB V
CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
Program dan Kegitan yang direncanakan di unit laundry dilaksanakan melalui tahapan berikut
ini, yaitu :

1. Menyusun program kerja dan jadwal kegiatan unit di unit Laundry tahun 2025 dilaksanakan
pada akhir bulan Desember tahun 2024.

2. Melaksanakan program kerja sesuai jadwal kegiatan unit di unit Laundry

3. Memonitoring dan mengevaluasi kegiatan dan program di unit Laundry dalam periode
Triwulan I, Triwulan II (Semester I) dan Triwulan III, serta Triwulan IV (Semester II) yang
akan dibuat menjadi Laporan Tahunan unit Laundry Tahun 2025.

4. Memantau dan mengawasi proses kegiatan pelayanan di unit Laundry melalui pertemuan
rapat dan koordinasi, kegiatan supervisi standar pelayanan dan standar prosedur (SPO)
Laundry dan mem-follow up usulan kegiatan sehingga mengetahui tingkat keberhasilan
program/kegiatan yang dilaksanakan di unit Laundry serta mengevaluasi capaian program,
capaian SPM ataupun Indikator mutu unit Laundry tahun 2025.

5. Melaporkan hasil kegiatan dan pengawasan ke Kasi. Penunjang Medis dan Non Medis.

6. Mengevaluasi program dan menyusun Laporan harian, bulanan dan tahunan

7. Menyusun Program tahun 2025

7
Tabel 1. Rencana kerja kegiatan unit laundry tahun 2025

BULAN
NO RENCANA KERJA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Perencanaan sarana dan


prasarana (pemilaharaan
1 dan penambahan alat √
elektronik seperti mesin
cuci, meja, setrika uap)

Ketepatan waktu distribusi


linen bersih sesuai dengan
jadwal (distribusi seni –
2 sabtu jam 13.00 – 14.00, √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
untuk hari jum’at jam
10.40 – 11.10 WIB)

Membuat pelaporan harian


3 unit laundry √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

Memberikan pelatihan
teknis kepada petugas
laundry ( cara
pencampuran
4 chemical/rinso, cara √ √ √ √ √ √
pelipatan dan cara
pembersihan seluruh alat
yang ada di laundry
Kegiatan khusus
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Pengawasan dan
1 pengendalian mutu
pelayanan laundry
● Sosoalisasi SPO laundry √ √ √ √
● Reward and punishment

Memenuhi indikator mutu


2 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
unit laundry

● Tidak ada terjadinya


√ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
kejadian linen hilang
● Ketetapan waktu
pendistribusian linen √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

● Ketetapan waktu
penyediaan linen bersih √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
dan siap pakai

8
BAB VI
JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
Adapun yang menjadi program dan kegiatan di Unit Laundry Tahun Anggaran 2025 dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Tabel 1. Program dan Kegiatan unit Laundry RSUD H. Abdurrahman Sayoeti tahun 2025

LANGKAH RENCANA TARGET TEMPAT PELAKSANA DAN


NO KEGIATAN TUJUAN
KERJA ANGGARAN WAKTU PELAKSANAAN PESERTA
Pengembangan SDM LAUNDRY 1. 2
a Pelatihan umum Petugas pelaksana Pendidikan dan APBD 1 kali - Petugas pelaksana Laundry
. unit Laundry Laundry mendapat pelatihan (Diklat) dalam 1
pelatihan dasar eksternal tahun
2 Pembuatan Program kerja, Pedoman Dan Laporan
a Menyusun Mewujudkan organisasi Pembuatan 1 bulan 1 Unit laundry - Admin
. program,pedoman, yang terarah di unit dokumen kali
dan Laporan laundry
tahunan terkait
unit Laundry
3. Pelayanan Unit LAUNDRY
a Melakukan Tercatatnya jumlah linen Mencatat jumlah Setiap hari Unit /Ruangan - Petugas pelaksana Laundry
. pengambilan linen di unit/ruangan agar tidak linen di buku jam kerja
kotor terjadi kehilangan register sesuai yang
diambil
b Penimbangan dan Menyesuaikan kapasitas Membedakan dari Setiap hari Ruang Laundry - Petugas pelaksana Laundry
. Pemilahan linen mesin cuci dengan tingkat kotoran yg jam kerja
infeksius dan non jumlah berat linen kotor terkena darah dan
infeksius dengan kebutuhan bahan tidak
kimia/Rinso
c Pencucian dan Membersihkan linen Pencucian dan Setiap hari Ruang Laundry - Petugas pelaksana Laundry
. pengeringan infeksius dan non Pengeringan linen jam kerja
infeksius sesuai bahan linen.

9
LANGKAH RENCANA TARGET TEMPAT PELAKSANA DAN
NO KEGIATAN TUJUAN
KERJA ANGGARAN WAKTU PELAKSANAAN PESERTA
d Penyetrikaan , Agar linen tertutup Penyetrikaan, Setiap hari Ruang Laundry - Petugas pelaksana Laundry
. pelipatan dan dan tetap terjaga pelipatan dan jam kerja
Packing kesterilannya Packing dan
pemberian label
e Pendistribusian Mendistribusikan linen Pendistriusian linen Setiap hari Unit/ruangan - Petugas Laundry dan unit
. Linen bersih ke unit terkait pada pukul: 13.00 – jam kerja terkait
14:00 Wib di hari
senin – sabtu
Di hari jum’at
pukul: 10.40 -11.00
4. Pengelola laporan harian
a Melakukan Supaya tidak terjadi Pencatatan linen Setiap hari Ruang Laundry - Admin dan Petugas pelaksana
. pencatatan linen kehilangan linen perhari sesuia jam kerja Laundry
dengan linen yang
diambil di
unit/ruangan
b Membuat Bertanggung jawab atas Mengumpulkan Setiap hari Ruang Laundry - Petugas Admin
. Laporan harian, kegiatan yang di lakukan data dan evaluasi dan 1
bulanan dan di unit Laundry kegiatan bulan
tahunan sekali
5 Pemeliharaan Mesin
a Maintenance alat Menjaga ketersedian alat Memeriksa kinerja Setiap hari Ruang Laundry - Admin dan petugas pelaksana
. sarana dan mesin dan kesiapan dan menjaga kerja Laundry
prasarana di unit operasional. kebersihan mesin
laundry setiap hari
6 Perencanaan -
Penambahan staff Meningkatkan APBD -
serta sarana dan keterampilan staf dan
prasarana efisiensi operasional unit
Laundry

10
BAB VII
SASARAN PROGRAM

Dalam rangka pelaksanaan program Unit Laundry di RSUD H. Abdurrahman Sayoeti, tahun 2025,
maka perlu dijabarkan sasaran dari program unit Laundry adalah sebagai berikut:
Sasaran :

1. Terdata Jumlah SDM di unit Laundry

2. Terlaksananya monitoring, evaluasi kegiatan pengelolaan linen dan Pelayanan di Unit Laundry

3. Terpenuhinya kebutuhan linen disetiap unit RSUD H. Abdurrahman Sayoeti

4. Terlaksananya peningkatan disiplin SDM di unit Laundry

5. Terlaksananya program peningkatan Mutu unit laundry

Dalam menerapkan peran dan fungsinya pelayanan pengelolaan linen Laundry RSUD H
Abdurrahman Sayoeti semenjak tahun 2018 sampai dengan 2024 Unit Laundry telah dilengkapi
dengan peralatan yang terdiri dari mesin cuci infeksius, mesin cuci non infeksius, mesin penggering
dan setrika.

Sarana dan Prasarana yang ada di Unit Laundry masih tergolong minim, untuk meningkatkan
mutu pelayanan Unit Laundry maka perlu ditingkatkan kebutuhan sarana dan prasaran seperti
persediaan air panas untuk mesin infekius dan rehap ruang penyimpanan BHP dan BMHP, ruang
ganti petugas, ruangan penyimpanan linen bersih, serta meja setrika. Hal ini perlu di penuhi agar
pelayanan di Unit Laundry dapat berjalanan lancar dan dapat meningkat kan mutu linen bersih
rumah sakit yang berkualitas, aman, dan terjaga.

11
BAB VIII
EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN

A. Pencatatan dan Pelaporan


a. Pencatatan
1. Pencatatan adalah pengisian jumlah linen yang di cuci di buku agenda
2. Pengawasan dan pengamatan kegiatan dan kondisi yang berkaitan dengan program.
b. Pelaporan
Laporan kegiatan merupakan laporan internal yang terbagi secara priodik yaitu
laporan harian, bulanan dan tahunan yang mencakup :
1. SDM Laundry
• Kuantitas SDM unit laundry
• Disiplin kerja SDM unit laundry
2. Alat dan Fasilitas Laundry
• Kelengkapan peralatan Unit laundry
• Masalah yang berhubungan dengan fasilitas yang belum teratasi.
1. Kinerja Unit laundry
• Produktivitas
• Jumlah pencucian linen per unit/ ruangan
• Biaya Operasional Laundry
• Sisa stok bahan kimia dan BHP unit laundry
• Indikator Mutu prioritas unit
• Ketepatan pencucian linen infeksius sesuai standar SPO
B. Evaluasi Kegiatan dan Pelaporan
Evaluasi kegiatan adalah evaluasi pelaksanaan program secara menyeluruh.
Evaluasi kegiatan dilakukan dan di buat dalam bentuk laporan harian, bulanan dan Tahunan
yang di serahkan ke koordinator laundry dan kasi penunjang medis/non medis.

12
BAB IX
PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI
A. Pencatatan
Semua kegiatan Laundry dilaksanakan pada saat melaksanakan kegiatan pelayanan Laundry
yaitu :
1. Pencatatan pencucian linen kotor ( Kg) di lakukan setiap hari.
2. Pencatatan linen harian sesuai jenis linen dan unit/ruangan
3. Pencatatan serah terima linen bersih (jumlah yang diserahkan ke unit sesuai dengan
jumlah dan jenis linen yang diambil) di lakukan setiap hari
4. Pencatatan jumlah linen yang di sterilisasi dari unit Laundry ke unit CSSD.
5. Pencatatan pengggunaan BHP dan BMHP di Unit laundry setiap bulan.
6. Pelaporan dilakukan paling lambat 1 (satu) bulan setelah pelaksanaan kegiatan pelayanan.
7. Evaluasi Kinerja unit laundry dan dilaporkan setiap 1 bulan sekali

13
B. Penutup
Seperti halnya dengan berbagai pelayanan yang diberikan di Rumah Sakit, maka salah satu
syarat pelayanan yang baik di rumah sakit adalah pelayanan Laundy.

Demikian program kerja ini kami susun dengan harapan dapat dijadikan acuan dalam
pelayanan di Rumah Sakit RSUD H. Abdurrahman Sayoeti biak untuk perencanaan kerja
ataupun untuk standar pelayanan.

Kami menyadari dalam penyusunan program kerja ini masih banyak kekurangan, sehingga
di harapkan adanya saran sebagai perbaikan selanjutnya.

Mengetahui
Kasi Penunjang Medis dan Non Medis Koordinator Unit Laundry

Amiruddin, SKM Fitri Anggraini, [Link]


NIP. 197003311995031001 NIP. 198008242014072004

14

Anda mungkin juga menyukai