Metode CREATE
Metode CREATE
Apakah ada proses kerja atau proses Guru mengajar proses penguapan,
pembelajaran yang bisa “digabungkan”, pembentukan awan, hingga hujan
misalnya dari A dan B menjadi AB? turun. siswa melakukan eksperimen
sederhana untuk melihat bagaimana
uap air terbentuk (IPAS). Setelah
memahami konsep tersebut, siswa
diminta menuliskan kembali proses
siklus air dengan bahasa mereka
sendiri, atau bahkan menulis puisi
tentang air (Bahasa Indonesia).
Apakah ada proses kerja atau proses Siswa menonton video tentang cara
pembelajaran yang bisa “dibalik”, misalnya menghitung luas bangun datar di
dari A – B menjadi B - A? rumah. Di kelas, guru tidak lagi
menjelaskan dasar-dasarnya,
melainkan langsung memimpin
diskusi, meminta siswa bekerja sama
menyelesaikan soal-soal yang lebih
kompleks, atau melakukan proyek
mengukur luas ruangan kelas.
Apakah ada proses kerja atau proses Mempelajari teori dan kaidah
pembelajaran yang bisa “dihilangkan” penulisan surat formal (misalnya,
(seluruhnya atau cuma sebagian), misalnya urutan bagian surat, penggunaan
AB menjadi A sedangkan B dihilangkan atau kata baku) + Menulis surat formal di
menjadi Ab (dengan B diperkecil menjadi atas kertas, mencetak, dan
b)? mengirimkannya melalui pos.
Menjadi Siswa cukup fokus
memahami kaidah penulisan surat,
lalu langsung mempraktikkannya
dalam format yang relevan, seperti
menulis email formal. Aspek fisik
pengiriman surat tidak lagi menjadi
Metode CREATE
bagian dari proses pembelajaran
karena sudah tidak relevan.
Apakah ada proses kerja atau proses Siswa membaca buku teks cetak,
pembelajaran yang bisa “diganti” misalnya mencatat, dan mengerjakan soal di
dari manual ke digital atau dari luring buku tulis.
menjadi daring? Diganti Siswa mengakses materi
pembelajaran melalui e-book, video,
atau platform interaktif. Mereka bisa
mengerjakan latihan langsung di
perangkat yang sering kali dilengkapi
fitur multimedia yang menarik.
Apakah ada proses kerja atau proses Guru menjelaskan semua konsep
pembelajaran yang bisa “diputar” misalnya dan teori ilmiah (misalnya, tentang
dari A – B – C menjadi A – C – B agar lebih fotosintesis) secara mendetail, Siswa
efisien? melakukan eksperimen di
laboratorium berdasarkan teori yang
sudah dijelaskan, Siswa
menganalisis data dari eksperimen
dan menarik kesimpulan.
Menjadi guru hanya memberikan
pengantar singkat tentang konsep
fotosintesis, Guru langsung
menunjukkan hasil atau data dari
eksperimen yang sudah dilakukan
sebelumnya (misalnya, video time-
lapse atau grafik). Siswa diajak untuk
menganalisis dan mendiskusikan
data tersebut terlebih dahulu.
Setelah memahami hubungan antara
data dan teori, siswa melakukan
Metode CREATE
eksperimen mereka sendiri untuk
membuktikan atau menguji ulang
apa yang telah mereka analisis.
Apakah ada proses kerja atau proses Menulis esai lengkap dari awal
pembelajaran yang bisa “diurai” menjadi hingga akhir.
beberapa proses yang baru, misalnya dari menjadi Siswa pertama-tama hanya
P1 diurai menjadi P11 dan P12? fokus pada struktur dan ide. Mereka
diajari cara membuat kerangka
Setelah kerangka selesai, siswa
fokus pada pengembangan ide di
setiap paragraf.