0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan24 halaman

Asesmen dan Layanan BK di SMP

Dokumen ini membahas pentingnya layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di SMPN 8 SATAP Brebes, yang bertujuan untuk membantu siswa dalam mengembangkan karakter, mengelola emosi, dan merencanakan masa depan. Asesmen dalam BK diperlukan untuk memahami kebutuhan belajar siswa dan merancang layanan yang efektif. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan prosedur asesmen, tujuan, fungsi, serta rencana pelaksanaan layanan BK yang berfokus pada pengembangan karier siswa.

Diunggah oleh

fajar syabanjani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan24 halaman

Asesmen dan Layanan BK di SMP

Dokumen ini membahas pentingnya layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di SMPN 8 SATAP Brebes, yang bertujuan untuk membantu siswa dalam mengembangkan karakter, mengelola emosi, dan merencanakan masa depan. Asesmen dalam BK diperlukan untuk memahami kebutuhan belajar siswa dan merancang layanan yang efektif. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan prosedur asesmen, tujuan, fungsi, serta rencana pelaksanaan layanan BK yang berfokus pada pengembangan karier siswa.

Diunggah oleh

fajar syabanjani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

JURNAL PEMBELAJARAN

MODUL 1
ASESMEN DAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
(BK)

Disusun Oleh :
Nama : Amanda Firdaus Idelia G.M, [Link]
Bidang Studi : Bimbingan dan Konseling
NIM 202100341501
LPTK : Universitas UHAMKA
Instansi : SMPN 8 Satap Brebes

PPG BAGI GURU TERTENTU TAHAP 1


TAHUN 2025
JURNAL PEMBELAJARAN
PENTINGNYA BK DI SATUAN PENDIDIKAN

• A. PENDAHULUAN
• Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah menengah pertama (SMP)
sangat krusial, terutama dalam membantu peserta didik menghadapi
masa transisi dari masa anak-anak menuju dewasa. Di SMPN 8 SATAP
Brebes, layanan BK bertujuan membantu siswa dalam mengembangkan
karakter, pengelolaan emosi, pengambilan keputusan serta penyelesaian
masalah baik dibidang akademik maupun personal. BK juga diharapkan
mampu membantu siswa dalam mengenali minat, bakat dan potensi
mereka, serta merencanakan masa depan pendidikan dan karir.
• Asesmen dalam Bimbingan dan Konseling (BK) merupakan proses
pengumpulan data peserta didik untuk memahami kebutuhan belajar,
minat, potensi, dan masalah yang peserta didik hadapi. Informasi ini
kemudian digunakan untuk merencanakan dan memberikan layanan
bimbingan konseling yang efektif
APA YANG DIMAKSUD BIMBINGAN DAN
KONSELING (BK)

• BK atau Bimbingan dan Konseling sebagai


layanan profesional yang merupakan bagian
integral pendidikan pada satuan pendidikan yang
dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling.
• Jadi, Layanan BK bertujuan membantu peserta
didik mengatasi berbagai masalah yang berkaitan
dengan perkembangan pribadi, sosial, belajar,
dan karir serta mendukung pencapaian
keberhasilan akademik dan kesejahteraan
emosional.
Tujuan Assesmen

• Robb (2006), menyebutkan tujuan


asesmen adalah :
• 1. menyaring dan mengidentifikasi anak
• 2. membuat keputusan tentang
penempatan anak
• 3. merancang individualisasi pendidikan
• 4. memonitor kemajuan anak secara individu
• 5. mengevaluasi keefektifan program.
Prinsip-prinsip Asesmen

• Prinsip-prinsip asesmen tersebut adalah :


• 1. Sesuai dengan norma masyarakat atau filosofi hidup
• 2. Keterpaduan
• 3. Realistis
• 4. Tester yang terlatih (qualified)
• 5. Keterlibatan Peserta Didik
• 6. Pedagogis
• 7. Akuntabilitas
• 8, Teknik Asesmen yang Bervariasi dan Komprehensif
• 9. Tindak Lanjut Hasil asesmen hendaknya diikuti dengan
tindak lanjut.
ASESMEN DALAM LAYANAN BK
• Ada 3 langkah dalam prosedur dalam melakukan
asesmen kebutuhan.
• Ketiga langkah tersebut, yakni:
• (1) mengidentifikasi data yang dibutuhkan untuk
menyusun program/layanan bimbingan dan konseling;
• (2) memilih instrumen yang akan digunakan, misalnya Alat
Ungkap Masalah Umum (AUM-U), Daftar Cek Masalah
(DCM), Inventori Tugas Perkembangan (ITP), Angket,
Pedoman Observasi, Pedoman Wawanncara, dan instrumen
yang lain.
• (3) mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan
menginterpretasi data hasil asesmen
kebutuhan.

APA TUJUAN LAYANAN BK DI SEKOLAH?

• Tujuan umum layanan • Tujuan khusus layanan bimbingan dan


konseling adalah membantu peserta
bimbingan dan konseling didik agar mampu: (1) memahami dan
adalah membantu peserta menerima diri dan lingkungannya
didik agar dapat mencapai • (2)merencanakan kegiatan
penyelesaian studi,perkembangan karir
kematangan dan
dan kehidupannya dimasa yang akan
kemandirian dalam datang
kehidupannya serta • (3) mengembangkan potensinya
menjalankan tugas- tugas seoptimal mungkin
• (4) menyesuaikan diri dengan
perkembangannya yang lingkungannya
mencakup aspek pribadi, • (5) mengatasi hambatan atau kesulitan
sosial, belajar, karir secara yang dihadapi dalam kehidupannya
utuh dan optimal. • (6) mengaktualisasikan dirinya secara
bertanggung jawab.
APA FUNGSI LAYANAN BK DI SEKOLAH?

• 1. Fungsi Pemahaman : membantu siswa memahami diri


mereka sendiri, termasuk potensi, kelemahan, minat dan
bakat, serta memahami lingkungan sekitar mereka.
• 2. Fungsi Pencegahan : mencegah munculnya masalah melalui
program-program yang bertujuan menghindari masalah sosial,
akademik atau emosional yang mungkin terjadi.
• [Link] Pengembangan: Membantu siswa mengembangkan
potensi diri secara optimal, baik dalam bidang akademis
maupun non-akademis.
• 4. Fungsi Pengentasan: Memberikan bantuan kepada siswa
yang mengalami masalah, baik masalah pribadi, sosial,
maupun akademik.
LAYANAN PROGRAM BIMBINGAN KONSELING

• Layanan dasar
• Layanan Perencanaan Individual
• Layanan responsif
• Dukungan sistem
LAYANAN DASAR BIMBINGAN KLASIKAL

• Layanan dasar merupakan • Bimbingan Klasikalmerupakan layanan


layanan yang didesain untuk yang diberikan kepada seluruh peserta
didik dalam satuan kelas yang bersifat
membantu peserta didik
pencegahan, pemeliharaan dan
memiliki pengetahuan, sikap dan pengembangan untuk memenuhi
keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan dalam bidang
tahap perkembangan peserta pribadi, sosial, belajar, dan karier
peserta didik secara utuh (Fahrozin et
didik. Layanan dasar bersifat
al., 2016).
preventif dan developmental • Tujuan Bimbingan Klasikal
yang dapat dilaksanakan secara • Secara umum bimbingan klasikal
klasikal dalam kelas besar bertujuan untuk membantu peserta
(minimal 1 JP) atau di luar kelas didik agar memiliki kompetensi
secara terbuka dengan alat kemandirian untuk mencapai
perkembangan yang optimal dalam
bantu/media tertentu, dan/atau bidang pribadi, sosial, belajar, dan karier.
dilakukan secara berkelompok 4- Secara khusus, bimbingan klasikal
8 orang peserta didik dengan bertujuan untuk mencapai standar
membahas topik-topik actual. kompetensi kemandirian peserta didik
dan Profil Pelajar Pancasila
LAYANAN RESPONSIF KONSELING INDIVIDU
AKSI NYATA

• Setelah saya mempelajari dan memahami


isi modul kemudian saya melakukan
asesmen kebutuhan dan merancang
kegiatan layanan BK sebgai aksi nyata
bimbingan klasikal.

RENCANA PELAKSANAAN
LAYANAN BIMBINGAN
KLASIKAL

• RANCANGAN PELAKSANAAN LAYANAN :


• Komponen Layanan : Layanan Dasar
• Strategi Layanan : Bimbingan Klasikal
• Bidang Bimbingan : Karier
• Topik Layanan : Merancang Cita-Cita Karier
• Tugas Perkembangan : Pengembangan Karier
• Fungsi Bimbingan : Pemahaman dan Pengembangan
• Sasaran : Siswa Kelas VIII
• Teknik Layanan : Penugasan
• Tujuan Layanan : Peserta didik mampu menentukan pilihan pendidikan
lanjutan yang sesuai dengan kemampuan diri seperti memiliki
keyakinan tujuan hidup dan cita-cita serta merencanakan strategi
pengembangan diri
TAHAP AWAL / PEMBUKA
• 1. Mengucapkan salam dan mengajak berdoa
• 2. Menanyakan kegiatan sebelumnya dan kesehatan
atau kondisi peserta didik
• 3. Mengabsen dan Mengapresiasikan kehadiran .
• 4. Menyampaikan profil belajar dari hasil Assesment
Diagnostik Non Kognitif ( yang dilakukan sebelumnya)
• 5. Guru menyampaikan tujuan layanan
• 6. Menyampaikan kesiapan belajar murid dari hasil
assessment awal
• 7. Guru menyampaikan langkah-langkah kegiatan dan cakupan
materi layanan
• 8. Memotivasi peserta didik dengan ice breking/ permainan
TAHAP INTI
• Apersepsi : Guru mengadakan permainan tebak
• 3. Membimbing penyelidikan
gambar tentang contoh-contoh karier untuk
mengetahui pengetahuan awal murid.
individu dan kelompok
• 1. Orientasi peserta didik kepada masalah • a. Peserta didik Searching di
• a. Peserta didik mengamati video tentang website/blog/youtube dll menggunakan
pengangguran dan kesulitan mencari kerja, HP, atau melakukan wawancara
dilanjutkan curah pendapat isi video langsung dengan pegawai di sekolah
• b. Murid di ajak bermain game “Yes Or No” untuk mencari informasi tentang bidang
tentang masalah-masalah yang menghambat karier, jenis karier, kaitan karier dengan
cita-cita karier. kelanjutan studi hasilnya dituangkan
• 2. Mengorganisasikan peserta didik dalam LKPD kelompok.
• a. Guru membagikan pazle 10 bidang
• b. Berdasarkan hasil searching dan
karier , dan dikerjakan dalam kelompok
(kelompok acak) . diskusi kelompok peserta didik diminta
• b. peserta didik diminta mengamati hasil memilih salah satu karier yang diminati
puzzle , selanjutnya diminta memilih serta atau yang dicita-citakan dan
membentuk kelompok sesuai bidang karier yang dituangkan dalam LKPD Individu
diminati dan sesuai cita-cita. (kelompok sesuai (penugasan jika tdk
minat)
• selesai di kelas)
• c. Tiap kelompok di bagi LKPD
TAHAP AKHIR/ PENUTUP
• 1. Peserta didik menyimpulkan kegiatan
bersama
• 2. Peserta didik merefleksi kegiatan
• 3. Guru menyampaikan pengumuman
tentang tugas dan kegiatan minggu
depan
• 4. Guru menutup kegiatan dengan
mengajak peserta didik bersyukur
dan mengucapkan salam
EVALUASI DAN TINDAK LANJUT
• EVALUASI PROSES
Antusiasme peserta didik, Kesesuaian program,
Ketersediaan sarana prasarana
• EVALUASI HASIL
Understanding, Comfortable, Action
• TINDAK LANJUT
Bersumber dari LKPD guru Memberi tugas kepada
peserta didik untuk membuat Video/poster/mind
mapping tentang cita-cita kariernya.
REFLEKSI
• REFLEKSI
• Pemberian layanan bimbingan klasikal yang saya lakukan dimulai dari need assesment
yang saya berikan dalam bentuk AKPD (Angket Kebutuhan Peserta Didik). Hasil olah dan
analisis tersebut menunjukan bahwa item “Saya belum memahami tentang karir”
merupakan item yang paling banyak dipiih oleh peserta didik sehingga prosentasenya
tinggi dan harus segera ditangani/ diberikan layanan. Berdasarkan hal tersebut saya
membuat Rencana Pelaksanann Layanan Bimbingan Klasikal Merancang Cita-Cita Karier.
Topik tersebut saya kembangkan menjadi sebuah gambaran yang isinya tentang Cita-Cita
Karier, bakat, minat dan hobi.
• Need assesment dalam layanan BK sangat penting dan wajib untuk diadakan. Tanpa
assesment kebutuhan layanan BK tidak akan bisa berjalan dan bermakna. Seluruh
peserta didik mendapatkan layanan bimbingan klasikal sesuai dengan kebutuhan
mereka. Layanan klasikal juga asesmen awal untuk peserta didik membutuhkan layanan
konseling individu.
• Tantangan yang saya hadapi saat memberikan materi tersubut adalah peserta didik yang
tidak membutuhkan materi tersebut dalam layanan klasikal, mungkin mereka akan
merasa kurang tertarik dengan materi tersebut.
KESIMPULAN
• Layanan Dasar dalam bimbingan klasikal
sangat penting dilakukan oleh guru BK.
Layanan tersebut memudahkan peserta didik
untuk mendapatkan berbagai materi sesuai
dengan kebutuhan mereka termasuk pribadi,
sosial, belajar, karier. Layanan BK yang terbaik
harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan
oleh peserta didik.
DOKUMENTASI
UMPAN BALIK PESERTA DIDIK

Anda mungkin juga menyukai