0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan9 halaman

Program Kerja Waka Kesiswaan SMK 2023

Dokumen ini adalah program kerja Wakil Kesiswaan SMK Negeri 2 Gunung Talang untuk tahun ajaran 2023/204, yang mencakup latar belakang, kebijakan umum, dan rincian kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik. Program ini menekankan pentingnya pendidikan yang berkualitas dan dukungan sekolah dalam kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Selain itu, terdapat strategi pembinaan dan rencana kegiatan yang sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan dan pengembangan karakter siswa.

Diunggah oleh

Ika Dian Wahyu Sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan9 halaman

Program Kerja Waka Kesiswaan SMK 2023

Dokumen ini adalah program kerja Wakil Kesiswaan SMK Negeri 2 Gunung Talang untuk tahun ajaran 2023/204, yang mencakup latar belakang, kebijakan umum, dan rincian kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik. Program ini menekankan pentingnya pendidikan yang berkualitas dan dukungan sekolah dalam kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Selain itu, terdapat strategi pembinaan dan rencana kegiatan yang sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan dan pengembangan karakter siswa.

Diunggah oleh

Ika Dian Wahyu Sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM KERJA

WAKIL KESISWAAN

DI BUAT OLEH
IKA DIAN WAHYU SARI, [Link].I
19830918/2009012004

SMK NEGERI 2 GUNUNG TALANG


TAHUN AJARAN 2023/204
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kemajuan suatu bangsa.
Pendidikan yang baik dan maju akan melahirkan tokoh-tokoh yang baik dan maju. Demikian juga
sebaliknya, pendidikan yang kurang baik akan melahirkan generasi yang kurang dapat bersaing
dalam kemajuan zaman. Hal ini menjadi tugas bersama seluruh lembaga pendidik dan tenaga
kependidikan untuk menciptakankan pendidikan yang bermutu. Untuk mencapai hal tersebut,
perubahan dalam pendidikan harus dimulai dari hal yang terkecil seperti di dalam keluarga dan
sekolah.
Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal menjadi tumpuan masyarakat dan
pemerintah dalam memulai perubahan ke arah yang lebih baik. Di sekolah peserta didik mengasah
kemampuan intelektual, spiritual, emosional, dan kinestetik/gerak. Pengasahannya melalui kegiatan
intrakurikuler, kukurikuler, dan ekstrakurikuler.
Sekolah yang secara langsung berhubungan dengan peserta didik dapat mengembangkan
minat, bakat, dan keinginan peserta didik. Prestasi demi prestasi akan terus dicetak oleh peserta
didik jika sekolah memberikan dukungan yang lebih kepada peserta didik. Tugas utama peserta
didik di sekolah adalah belajar. Kegiatan ekstrakurikuler haruslah menjadi penopang yang sangat
kuat terhadap kegiatan belajar di dalam kelas.

B. Kebijakan Umum

Waka Kesiswaan bertugas mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan peserta
didik. Harapan uatamanya adalah bagaimana peserta didik menjadi insan beriman dan bertakwa,
terdidik, dan selalu mengembangkan kepribadiaannya untuk kemanfaatan pribadi, lingkungan, dan
orang lain Semua kegiatan peserta didik sudah terakomodasi dan difasilitasi oleh sekolah Berkenaan
dengan tugas tersebut, Waka Kesiswaan sudah menentukan garis besar semua kegiatan yang boleh
diiikuti oleh peserta didik, diantaranya :
a. Semua kegitan dilaksanakan dengan izin Kepala Sekolah dan Orang Tua peserta didik.

b. Semua kegiatan tidak melupakan tugas utamanya, yaitu belajar.

c. Semua kegiatan selalu berorientasi untuk pengembangan diri setiap peserta didik.

d. Jadwal kegiatan harus disesuaikan dengan agenda kegiatan sekolah.

e. Semua kegiatan sudah terencana dengan baik dan sistematis.

f. Semua kegiatan tidak menyebabkan dampak negatif baik untuk sekolah maupun untuk yang
lainnya.

g. Semua kegiatan ekstrakurikuler harus dilasanakan di luar jam belajar kecuali dalam keadaan
mendesak dengan izin Kepala Sekolah.
C. Landasan Hukum
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 1
butir 6 yang mengemukakan bahwa konselor adalah pendidik, Pasal 3 bahwa pendidikan nasional
bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik, dan Pasal 4 ayat (4) bahwa pendidikan
diselenggarakan dengan memberi keteladanan, membangun kemauan, dan mengembangkan
kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran, dan Pasal 12 Ayat (1b) yang menyatakan
bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan pelayanan
pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal
5 s.d. Pasal 18 tentang standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah. Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah, yang memuat pengembangan diri peserta didik dalam struktur kurikulum setiap satuan
pendidikan di fasilitasi dan/atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan. Dasar
Standardisasi Profesi Konseling yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Tahun 2004 untuk memberi arah pengembangan profesi konseling di sekolah dan di luar sekolah.
BAB II

A. Tupoksi Waka Kesiswaan


Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan memiliki fungsi sebagai berikut:

a. Mewakili Kepala Sekolah apabila Kepala Sekolah berhalangan hadir kecuali masalah
keuangan dan penandatanganan surat-surat yang tidak didelegasikan.

b. Menyusun program kegiatan kesiswaan setiap awal semester dan


melaporkannnya kepada Kepala Sekolah untuk mendapatkan pengesahannya.

c. Merencanakan dan melaksanakan penerimaan peserta didik baru.

d. Bersama Waka Bidang Kurikulum mengelola mutasi peserta didik dan melaporkannya
kepada Kepala Sekolah.

e. Merencanakan dan melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) kelas X.

f. Mengorganisasikan:

1. Kegiatan pembinaan OSIS.

2. Kegiatan ekstrakurikuler olah raga

3. Kegiatan ekstrakurikuler Kerohanian

4. Kegiatan ekstrakurikuler Kesenian

5. Kegiatan ekstrakurikuler Pramuka

6. Kegiatan ekstrakurikuler PIKR/PKPR

7. Kegiatan upacara bendera.

8. Enam K (Keamanan, Kebersihan, Ketertiban, Keindahan, Kerindangan, dan


Kekeluargaan).

9. Kegiatan pengembalian peserta didik kelas XII kepada Orang Tua.

10. Kegiatan pendaftaran ke perguruan tinggi negeri/SNMPTN.

11. Mengatur tata tertib peserta didik dan mengurus peserta didik yang melanggar tata
tertib.

12. Mengatur seluruh aktivitas peserta didik baik di dalam maupun di luar sekolah.

B. Mengorganisasi pelaksanaan studi banding/karyawisata peserta didik. Visi dan Misi


Program kerja Waka Kesiswaan mempunyai visi dan misi yang sesuai dengan visi dan misi
sekolah yaitu:
Visi :
a. Wadah Peningkatan kreativitas;
b. Pengembang Intelektual dan Imtak;
c. Pelestari Budaya Santun;
d. Pembimbing Menuju Sukses.
Misi :
a. Membina dan mengembangkan prestasi siswa sesuai bakat, minat, dan kemampuan;
b. Meningkatkan dan mengembangkan intelektualitas dan imtak melalui pembinaan yang
intensif;
c. Menjunjung tinggi martabat dan citra sebagai manusia terpelajar yang berbudi pekerti
luhur, berkepribadian yang mantap, mandiri, dan berdisiplin;
d. Mengembangkan potensi siswa melalui peningkatan kecakapan hidup sejalan dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memasuki tenaga kerja;
e. Mewujudkan kerja sama dan menjalin kekeluargaan di antara warga sekolah sebagai
implementasi dari wawasan Wiyata Mandala.

C. Strategi Pembinaan
a. Mengembangkan kreativitas, bakat, dan minat peserta didik.
b. Membuat kegiatan-kegiatan yang berguna untuk peserta didik.
c. Melaksanakan kegiatan yang kreatif dan inovatif.
d. Membuat program kerja setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh OSIS dan ekskul.
e. Membuat anggaran yang proporsional untuk setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh
OSIS dan ekskul
f. Mencetak peserta didik yang berprestasi di dalam akdemik dan organisasi.

g. Memantau seluruh kegiatan yang bersifat prestasi. Mengikuti seluruh turnamen, lomba-
lomba, seleksi peserta didik berprestasi di dalam sekolah dan luar sekolah.
h. Mengirim peserta didik berprestasi ke tingkat wilayah dan tingkat nasional di bidang
olahraga dan akademik.
i. Mengutus peserta didik mengikuti seminar dan diklat yang dilaksanakan oleh lembaga-
lembaga tertentu yang berhubungan dengan pengembangan kepribadian peserta didik.
j. Mendata kegiatan-kegiatan yang diikuti oleh peserta didik.
BAB III
RINCIAN KEGIATAN

N0 JENIS KEGIATAN SASARAN ( TUJUAN ) TARGET BULAN


1 PPDB Terpenuhinya kuota kelas 130 orang Juni-Juli
Memberikan dasar dan 130 orang JULI
2 Penyelenggaraan MPLS mewujudkan siswa
untuk mampu beradaptasi
dengan lingkungan sekolah baru
3 Peringatan hari besar Guru ?/ Karyawan / Siswa Semua Agustus
siswa
nasional Tertanamnya jiwa
HUTRI Nasionalisme meningkatkan
April
Hari Kartini semangat belajar siswa guna
Juni
Har Lahir Pancasila mencapai tujuan akademik
Nop
Hari Pahlawan
NopD
Hari Guru
es
Hari Ibu

4 Upacara Setiap hari Guru / Karyawan / Semua siswa


Senin, Kultum dan Terciptanya anak yang disiplin
Senam Mingu Pertama dan berintegritas yang tinggi
Mewujudkan generasi yang
berjiwa
Nasionalisme
5 Peringatan Hari Besar Meningkatkan keamanan Semua
siswa
Keagamaan dan
Feb
Isra Mikraj ketaqwaan keluarga besar SMK
Penyembelihan kurban N 2 Gunung Talang
Juli
di Sekolah
Juli
Tahun baru Hijriah
Maulid Nabi okt
6 Kegiatan OSIS Siswa Semua siswa
LDK dan Reorganisasi Terciptanya Siswa / generasi yang oktober
pengurus Berjiwa pemimpin
Koordinasi dan pembinaan Kelancaran system kepembinaan
pengurus yang sesuai dengan program kerja
Pengadaan alat dan administrasi OSIS
OSIS Memperlancar Program kerja OSIS
7 Kegiatan Pramuka Siswa
Perkemahan HUT Tertanamnya jiwa kemandirian dan Agustus
Pramuka / Jambore generasi yang mampu berkarya
Pelantikan Pramuka Memantapkan rasa akan tanggung
Penggalang jawab sebagai generasi penerus Nopember
Bentuk keikutsertaan sekolah dalam
kegiatan luar sekolah Juli,
Memberikan pelatihan terhadap siswa Oktober,
guna guna meningkatkan prestasi non januari,
LT / Dianpinru akademis April
Memperlancar program Maret
ekstrakurikuler pramuka
Pengadaan Alat – alat
Pramuka
8 OSN Meningkatkan prestasi siswa Maret
9 Lomba KSM Kabupaten Meningkatkan kwalitas SDM Juni
10 Kegiatan UKS dan PMR meningkatkan pelayanan terhadap Oktober
Pengadaan obat – obatan siswa yang sakit
Diklat dan jumbara mewujudkan siswa yang mampu
Pengadaan alat bertanggung jawab sebagaigenerasi
penerus
memperlancar program kerja PMR
Mewujudkan siswa / generasi penerus April
11 Pesantren Kilat
yang berdasarkan iman dan taqwa
Mampu bersaing dan berfikir baik
Mengikuti lomba tingkat
12 dalam bidang akademik maupun non
kabupaten/Provinsi/Nasi
akademik
onal
Mencetak siswa berprestasi di bidang
13 Olah raga
olah raga
Meningkatkan kemandirian dan jiwa Tiap
14 Pramuka
kepemimpinan Jumat
Meningkatkan jiwa sosial dan trampil Tiap Sabtu
15 PIKR/PKPR
dalam PPPK
Memunculkan siswa – siswa Juni
Desember
16 Class Meeting berprestasi pada bidang olah raga dan
seni
Meningkatkan siswa cinta terhadap Februari
17 Study Tour siswa
lingkungan maret
18 Mengenalkan siswa SMP dan sekaligus Maret,
Turnamen Futsal SMP
menarik minat tamatan SLTP ke SMK

Memupuk siswa cinta terhadap Mei


19 Pelepasan / perpisahan
almamater
BAB III
PENUTUP

I. Kesimpulan
Semua kegiatan yang dilaksanakan, baik langsung oleh sekolah maupun oleh
peserta didik yang berkaitan dengan pengembangan kepribadian selalu terencana
dengan baik dan sistematis dengan selalu membuat rencana program kerja dan rencana
anggaran kegiatan. Semua rencana harus dilaksanakan dengan baik sesuai dengan
agenda sekolah dan selalu dipantau oleh Kepala Sekolah melalui Wakasek Kesiswaan.
Peran serta aktif dari seluruh peserta didik sangat diharapkan demi terwujudnya
kepribadian peserta didik yang positif

II. Saran
Sebaik apapun kegiatan itu terencana dan terlaksana, maka penulisan laporan
pertanggungjawaban harus dibuat untuk dijadikan bahan evaluasi dan rekomendasi
untuk kegiatan-kegiatan berikutnya. Harapan utamanya adalah kegiatan yang sudah
terlaksana akan menjadi cermin atau gambaran, sehingga kegiatan berikutnya akan
terlaksana dengan baik dan sukses.

Anda mungkin juga menyukai