Pertemuan 1
Pengenalan Embedded Systems
Pengenalan Embedded Systems
Embedded Systems adalah sistem terpasang yang memiliki
perangkat keras dan perangkat lunak yang terintegrasi untuk
melakukan tugas-tugas tertentu. Sistem ini dirancang untuk
melakukan tugas spesifik dan biasanya tidak dapat digunakan untuk
tugas lain. Konsep dasar dari sistem terpasang adalah
mengintegrasikan perangkat keras dan perangkat lunak ke dalam satu
unit yang kompak.
Contoh aplikasi dari embedded systems meliputi alat-alat
elektronik seperti telepon pintar, televisi, kamera digital, mesin
fotokopi, dll. Sistem terpasang juga digunakan dalam bidang-bidang
seperti automotif, penerbangan, dan pertahanan.
Definisi Embedded Systems
Embedded Systems adalah sistem elektronik yang terintegrasi
dengan perangkat keras dan perangkat lunak untuk melakukan tugas
spesifik dan tertentu. Sistem ini dirancang untuk bekerja sebagai
bagian dari produk lain dan biasanya tidak dapat digunakan untuk
tugas lain. Embedded Systems memiliki kontrol perangkat lunak
yang sangat terbatas dan sering membutuhkan performa real-time.
Ukuran sistem ini biasanya kecil dan tidak terpisah, dan
memiliki konsumsi daya yang rendah. Embedded Systems banyak
digunakan dalam berbagai aplikasi dan industri, seperti elektronik
konsumen, automotif, penerbangan, dan pertahanan.
Sejarah dan perkembangan Embedded Systems
Sejarah embedded systems bisa ditemukan pada tahun 1960-
an, ketika komputer mulai muncul dan digunakan dalam berbagai
aplikasi industri. Pada awalnya, komputer hanya digunakan dalam
bidang-bidang seperti ilmu pengetahuan dan militer, tetapi seiring
waktu komputer mulai digunakan dalam berbagai bidang lain.
Pada tahun 1970-an, minikomputer mulai muncul dan
digunakan dalam sistem kontrol industri. Ini adalah tahap awal dari
perkembangan embedded systems, karena minikomputer mulai
digunakan sebagai bagian dari sistem industri dan produk elektronik.
Pada tahun 1980-an, teknologi mikroprosesor mulai muncul
dan berkembang pesat. Mikroprosesor membuat embedded systems
lebih mudah dan efisien, dan membuka peluang untuk sistem
terpasang digunakan dalam berbagai aplikasi dan industri.
Pada tahun 1990-an, internet mulai berkembang dan
teknologi komunikasi mulai digunakan dalam embedded systems. Ini
memungkinkan sistem terpasang untuk terhubung dan berkomunikasi
satu sama lain, membuka peluang untuk aplikasi baru dan lebih
banyak lagi.
Sampai saat ini, teknologi embedded systems terus
berkembang dan menjadi bagian penting dari banyak produk dan
sistem elektronik. Embedded systems sekarang digunakan dalam
berbagai bidang, seperti elektronik konsumen, automotif,
penerbangan, dan pertahanan, dan memainkan peran penting dalam
mengubah bagaimana kita hidup dan bekerja.
Karakteristik Embedded System
Sistem embedded memiliki berbagai karakteristik yang
mencerminkan sifat dan kebutuhan khususnya. Berikut adalah
beberapa karakteristik umum dari sistem embedded:
Tujuan Khusus (Dedikasi Fungsional):
Fungsi Tertentu: Dirancang untuk melakukan tugas atau fungsi
tertentu, seringkali terkait dengan kontrol atau pemantauan.
Keterbatasan Sumber Daya:
Keterbatasan Daya dan Energi: Karena sering ditanam dalam
perangkat fisik atau baterai, sistem embedded memiliki
keterbatasan daya dan energi.
Memori Terbatas: Batasan dalam kapasitas memori dan
penyimpanan.
Ketergantungan Terhadap Real-Time:
Respons Waktu Nyata (Real-Time): Beberapa sistem
embedded memerlukan respons yang sangat cepat dan dapat
diandalkan, seperti sistem kontrol industri atau sistem otomotif.
Integrasi Perangkat Keras dan Perangkat Lunak:
Perangkat Keras dan Perangkat Lunak Terintegrasi:
Komponen perangkat keras dan perangkat lunak terintegrasi
dalam satu sistem.
Keterbatasan Komunikasi:
Komunikasi Terbatas: Kemampuan terbatas untuk
berkomunikasi dengan perangkat eksternal atau sistem lain.
Protokol Komunikasi Khusus: Penggunaan protokol
komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan aplikasi, seperti
UART, SPI, I2C, atau protokol nirkabel seperti WiFi atau
Bluetooth.
Konsumsi Daya Rendah:
Efisiensi Energi: Desain untuk konsumsi daya yang rendah,
khususnya penting untuk perangkat mobile atau bertenaga
baterai.
Pemrograman Perangkat Lunak:
Pemrograman Tertanam: Operasinya dikendalikan oleh
perangkat lunak atau program yang disematkan dalam sistem.
Bahasa Pemrograman Khusus: Penggunaan bahasa
pemrograman yang sesuai untuk mikrokontroler atau
mikroprosesor tertentu.
Keamanan dan Privasi:
Keamanan Terintegrasi: Beberapa sistem embedded harus
memiliki mekanisme keamanan yang terintegrasi untuk
melindungi data dan fungsi dari ancaman potensial.
Ketergantungan Terhadap Keandalan:
Keandalan Tinggi: Penting untuk aplikasi yang memerlukan
operasi tanpa henti, seperti sistem otomotif atau medis.
Ditanam dalam Produk:
Integrasi dalam Produk: Ditempatkan di dalam produk yang
lebih besar dan berperan sebagai bagian integral dari fungsi
produk tersebut.
Harga Terjangkau:
Biaya Produksi Rendah: Desain untuk produksi massal dan
biaya produksi yang rendah.
Sistem Terdistribusi:
Ketergantungan pada Sistem Terdistribusi: Beberapa sistem
embedded dapat terlibat dalam jaringan dan interaksi dengan
sistem embedded lainnya.
Pemeliharaan Terbatas:
Tidak Dapat Diperbarui Secara Bebas: Pemeliharaan dan
pembaruan sistem mungkin terbatas, terutama jika sistem terletak
di dalam perangkat yang sulit diakses.
Ketergantungan pada Lingkungan Operasional:
Pengaruh Lingkungan: Beberapa sistem embedded harus dapat
beroperasi di lingkungan yang keras atau berubah-ubah, seperti
sistem sensor di lapangan.
Tingkat Kustomisasi Tinggi:
Pemrograman dan Kustomisasi Khusus: Kemampuan untuk
memprogram dan menyesuaikan sesuai kebutuhan aplikasi
tertentu.
Komponen dasar Embedded Systems
Berikut adalah komponen dasar yang terdapat dalam embedded
systems:
• Mikroprosesor atau Mikrokontroler: Merupakan bagian inti
dari sistem embedded, yang bertanggung jawab untuk
mengendalikan dan mengeksekusi tugas-tugas yang ditentukan.
• Memori: Sistem embedded membutuhkan memori untuk
menyimpan program dan data. Ada dua jenis memori utama yaitu
memori ROM (Read-Only Memory) dan memori RAM (Random
Access Memory).
• Peripheral: Peripheral adalah perangkat tambahan yang
terhubung ke sistem embedded dan memungkinkan sistem untuk
berinteraksi dengan lingkungan luar. Beberapa contoh peripheral
termasuk kamera, layar, keyboard, dll.
• Software: Software adalah bagian penting dari embedded
systems, dan meliputi sistem operasi, perangkat lunak aplikasi,
dan driver perangkat.
• Interconnections: Interconnections adalah jaringan atau bus yang
menghubungkan komponen-komponen dalam sistem embedded.
Interconnections memungkinkan komponen untuk berkomunikasi
satu sama lain dan mengirim data dan instruksi.
• Power Supply: Embedded systems membutuhkan sumber daya
listrik untuk berfungsi. Power Supply menyediakan tegangan dan
arus listrik yang dibutuhkan oleh sistem.
• Housing atau Enclosure: Housing atau Enclosure adalah casing
atau wadah yang melindungi komponen-komponen dalam sistem
dan membantu menjaga integritas sistem. Housing juga
memungkinkan sistem untuk dipasang dan ditempatkan dalam
lingkungan operasi yang sesuai.
Aplikasi Embedded Systems
Embedded systems memiliki banyak aplikasi dalam berbagai bidang,
beberapa diantaranya adalah:
• Elektronik konsumen: Embedded systems digunakan dalam
produk elektronik seperti ponsel pintar, tablet, televisi, dll.
• Otomotif: Embedded systems digunakan dalam sistem kendaraan
seperti sistem navigasi, kontrol suhu, sistem hiburan, dll.
• Penerbangan: Embedded systems digunakan dalam sistem
penerbangan seperti sistem navigasi, kontrol mesin, sistem
komunikasi, dll.
• Industri: Embedded systems digunakan dalam sistem kontrol
industri seperti mesin-mesin produksi, sistem pemantauan, dll.
• Medis: Embedded systems digunakan dalam peralatan medis
seperti monitor pasien, alat bantu pendengaran, dll.
• Pertahanan: Embedded systems digunakan dalam sistem
pertahanan seperti sistem senjata, sistem pemantauan, dll.
• Energi: Embedded systems digunakan dalam sistem energi seperti
pemantauan dan kontrol pembangkit listrik, dll.
• Pengendalian rumah: Embedded systems digunakan dalam sistem
pengendalian rumah seperti sistem pemantauan suhu, sistem
keamanan, dll.
• Perangkat wearable: Embedded systems digunakan dalam
perangkat wearable seperti smartwatch, aktivitas tracker, dll.
Ini hanya beberapa contoh aplikasi embedded systems, tetapi
sistem terpasang sekarang digunakan dalam banyak aplikasi lain dan
industri, dan memainkan peran penting dalam memperkaya
kehidupan kita setiap hari.