Berikut adalah SOP Retur Barang oleh Staff Retur kepada Supplier di toko retail.
SOP ini
mengatur proses retur barang yang diterima dari supplier (bukan dari pelanggan), baik karena
barang rusak, tidak sesuai pesanan, atau kelebihan stok.
🔁 SOP RETUR BARANG OLEH STAFF RETUR KEPADA SUPPLIER
Nama SOP: Prosedur Retur Barang ke Supplier
Divisi Terkait: Staff Retur, Gudang, Admin Pembelian, Supplier
Tujuan: Menjamin proses retur barang ke supplier dilakukan secara tertib, tercatat, dan sesuai
dengan ketentuan toko.
Ruang Lingkup: Barang dari supplier yang rusak, tidak sesuai, atau overstock.
🔸 I. PENYEBAB RETUR BARANG KE SUPPLIER
1. Barang rusak saat diterima atau selama penyimpanan.
2. Barang tidak sesuai PO (jumlah, ukuran, warna, jenis).
3. Barang mendekati kadaluarsa (untuk barang konsumsi).
4. Barang overstock dan disetujui untuk dikembalikan (jika ada MoU).
5. Salah kirim oleh supplier.
🔸 II. ALUR PROSES RETUR KE SUPPLIER
1. Pemeriksaan Barang oleh Staff Gudang/Retur
• Staff Retur melakukan pengecekan fisik barang secara berkala atau saat
penerimaan.
• Jika ditemukan barang tidak layak → dicatat di Formulir Barang Rusak/Tidak
Sesuai.
2. Konfirmasi ke Admin Pembelian
• Staff Retur berkoordinasi dengan Admin Pembelian untuk memverifikasi:
• Data PO
• Ketentuan retur sesuai kontrak/syarat pembelian
• Jadwal pengembalian ke supplier
3. Persetujuan Retur
• Admin Pembelian menghubungi supplier untuk mendapatkan persetujuan
retur.
• Jika disetujui, tentukan jadwal penjemputan atau pengiriman retur.
4. Pengemasan dan Labeling
• Staff Retur menyiapkan barang yang akan dikembalikan:
• Dikelompokkan berdasarkan supplier
• Diberi label “RETUR KE SUPPLIER – [Nama Supplier]”
• Dilengkapi dengan dokumen pendukung
5. Pembuatan Dokumen Retur
• Staff Retur/Admin membuat dokumen retur:
• Formulir Retur ke Supplier
• Berita Acara Retur (jika diperlukan)
• Salinan PO atau Invoice terkait
• Semua dokumen disiapkan rangkap dua (untuk toko dan supplier)
6. Penyerahan Barang ke Supplier
• Barang diserahkan ke supplier:
• Diantar oleh kurir toko atau
• Diambil langsung oleh pihak supplier
• Supplier wajib tanda tangan serah terima di dokumen retur
7. Update Sistem & Arsip
• Staff Gudang/Retur mencatat pengurangan stok barang yang diretur.
• Admin mengarsipkan seluruh dokumen retur (fisik & digital).
• Salinan diserahkan ke bagian akuntansi (jika berkaitan dengan pengurangan
hutang).
🔸 III. CATATAN TAMBAHAN
• Barang retur tidak boleh diletakkan bersama stok siap jual.
• Wajib dibuatkan laporan bulanan barang retur ke supplier.
• Setiap supplier bisa punya kebijakan retur berbeda – pastikan sesuai kontrak.
• Jika barang tidak bisa diretur, catat sebagai barang rusak/afkir.
🗂️LAMPIRAN DOKUMEN PENDUKUNG
1. Formulir Retur Barang ke Supplier
2. Berita Acara Retur
3. Form Serah Terima Retur
4. Daftar Barang Rusak / Tidak Sesuai
Jika kamu mau, saya bisa bantu buatkan file Word/PDF lengkap beserta format formulirnya
(siap print atau pakai langsung di toko). Apakah ingin dilanjutkan ke file dokumen?