0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan2 halaman

Karakteristik dan Penggunaan Hidrogen H₂

Hidrogen (H₂) adalah unsur non-logam yang sangat mudah terbakar dan merupakan gas diatomik yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Ketersediaan hidrogen di alam sangat terbatas dalam bentuk bebas, namun melimpah dalam senyawa seperti air dan hidrokarbon. Hidrogen digunakan dalam berbagai industri, termasuk pembuatan amonia, energi, dan penelitian kriogenik, tetapi juga memiliki risiko kesehatan dan keselamatan yang signifikan.

Diunggah oleh

qardinal tanjung
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan2 halaman

Karakteristik dan Penggunaan Hidrogen H₂

Hidrogen (H₂) adalah unsur non-logam yang sangat mudah terbakar dan merupakan gas diatomik yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Ketersediaan hidrogen di alam sangat terbatas dalam bentuk bebas, namun melimpah dalam senyawa seperti air dan hidrokarbon. Hidrogen digunakan dalam berbagai industri, termasuk pembuatan amonia, energi, dan penelitian kriogenik, tetapi juga memiliki risiko kesehatan dan keselamatan yang signifikan.

Diunggah oleh

qardinal tanjung
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Hidrogen – H₂

Nama Kimia: Hidrogen


Simbol Unsur: H
Nomor Atom: 1
Bentuk: Gas tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa pada kondisi standar
Kategori: Unsur non-logam, gas diatomik, golongan 1 dalam tabel periodik (walau
bukan logam alkali)
Sifat Berbahaya: Sangat mudah terbakar dan membentuk campuran ledak dengan
udara.

Sifat Fisik

 Massa molekul: 2,01588 g/mol

 Titik lebur: –259,16 °C

 Titik didih: –252,87 °C

 Densitas (gas): ± 0,08988 kg/m³ (pada 0 °C dan 1 atm, teringan di antara semua
gas)

 Kelarutan: Sedikit larut dalam air.

 Sifat kimia: Reduktor kuat, bereaksi dengan oksigen membentuk air secara
eksotermis.

Ketersediaan di Alam

 Jarang ditemukan sebagai H₂ bebas di bumi (terlepas ke atmosfer luar angkasa


karena massa molekulnya sangat rendah).

 Tersedia dalam senyawa seperti air (H₂O), hidrokarbon, dan senyawa organik
lain.

 Di alam semesta, hidrogen adalah unsur paling melimpah (~75% massa).

Produksi Industri

1. Reforming uap metana (Steam Methane Reforming, SMR)

CH4+H2O→CO+3H2CH₄ + H₂O → CO + 3H₂


Diikuti reaksi water gas shift:

CO+H2O→CO2+H2CO + H₂O → CO₂ + H₂

2. Elektrolisis air – memecah air menjadi hidrogen dan oksigen (umumnya untuk
hidrogen murni).

3. Gasifikasi batubara atau proses dari biomassa.

Penggunaan Utama

1. Bahan baku industri kimia – pembuatan amonia (NH₃), metanol, dan


hidrogenasi minyak nabati.

2. Energi & bahan bakar – sel bahan bakar hidrogen, roket, dan pembakaran
langsung.

3. Pemurnian logam – menghilangkan oksida logam.

4. Pendinginan – generator listrik besar menggunakan hidrogen sebagai pendingin.

5. Penelitian kriogenik – hidrogen cair sebagai pendingin suhu ultra-rendah.

Bahaya Kesehatan & Keselamatan

 Mudah terbakar – rentang ledak lebar (4–75% volume di udara).

 Api hidrogen nyaris tak terlihat di siang hari → risiko tak terdeteksi.

 Hidrogen cair sangat dingin, dapat menyebabkan frostbite.

 Dalam ruang tertutup, dapat menggantikan oksigen dan menyebabkan


asphyxiation.

Penanganan & Penyimpanan

 Simpan dalam silinder bertekanan dengan ventilasi baik, jauh dari sumber panas
dan api.

 Gunakan katup dan pipa khusus untuk hidrogen (mencegah kebocoran karena
molekulnya sangat kecil).

 Untuk hidrogen cair, gunakan wadah kriogenik dengan isolasi tinggi.

Anda mungkin juga menyukai