0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan10 halaman

RPP Fisika: Fluida Statik SMA XI

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Fisika di SMA Negeri 1 Lembang, yang berfokus pada materi Fluida Statik. RPP ini mencakup kompetensi inti, kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, materi, metode, media, dan kegiatan pembelajaran selama dua pertemuan. Melalui pendekatan saintifik dan model pembelajaran level of inquiry, siswa diharapkan dapat menerapkan hukum-hukum fluida statik dalam kehidupan sehari-hari dan merancang percobaan yang relevan.

Diunggah oleh

ika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan10 halaman

RPP Fisika: Fluida Statik SMA XI

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Fisika di SMA Negeri 1 Lembang, yang berfokus pada materi Fluida Statik. RPP ini mencakup kompetensi inti, kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, materi, metode, media, dan kegiatan pembelajaran selama dua pertemuan. Melalui pendekatan saintifik dan model pembelajaran level of inquiry, siswa diharapkan dapat menerapkan hukum-hukum fluida statik dalam kehidupan sehari-hari dan merancang percobaan yang relevan.

Diunggah oleh

ika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Lembang


Kelas/Semeseter : XI/ I
Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : Fluida Statik
Alokasi Waktu : 2 pertemuan (8 JP)

A. Kompetensi Inti
Kompetensi Inti
Sikap (KI-1 dan KI-2)
KI-1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
Pengetahuan (KI-3) Keterampilan (KI-4)
Memahami, menerapkan, menganalisis Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah
pengetahuan faktual, konseptual, prosedural konkret dan ranah abstrak terkait dengan
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, sesuai kaidah keilmuan.
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat
dan minatnya untuk memecahkan masalah.

B. Kompetensi Dasar, dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar
Pengetahuan Keterampilan
3.3 Menerapkan hukum-hukum fluida statik 4.3 Merancang dan melanjutkan percobaan yang
dalam kehidupan sehari-hari. memanfaatkan sifat-sifat fluida statis, berikut
presentasi hasil percobaan dan
pemanfaatannya.

Indikator Pencapaian Kompetensi


Pertemuan 1 Pertemuan I
3.3.1 Menentukan faktor-faktor yang 4.3.1 Merancang percobaan tekanan hidrostatis
mempengaruhi besar tekanan hidrostatik. menggunakan pesawat hartle.
3.3.2 Memformulasikan tekanan hidrostatik. 4.3.2 Melakukan percobaan tekanan hidrostatik.
3.3.3 Menerapkan konsep tekanan hidrostatik 4.3.3 Mempresentasikan hasil percobaan
dalam kehidupan sehari-hari. tekanan hidrostatis dan pemanfaatannya
dalam kehidupan sehari-hari.
Pertemuan 2 Pertemuan 2
3.3.4 Mendeskripsikan pengaruh gaya apung 4.3.4 Merancang percobaan gaya apung.
pada benda yang tenggelam, melayang 4.3.5 Melakukan percobaan gaya apung.
dan terapung. 4.3.6 Mempresentasikan hasil percobaan gaya
3.3.5 Menentukan faktor-faktor yang apung dan pemanfaatannya dalam
mempengaruhi besar gaya apung. kehidupan sehari-hari.
3.3.6 Memformulasikan besarnya gaya apung
3.3.7 Menerapkan konsep gaya apung dalam
kehidupan sehari-hari

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui pendekatan saintifik dengan model pembelajaran level of inquiry, peserta didik
mampu membangun kesadaran akan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa, menerapkan hukum-
hukum fluida statik dalam kehidupan sehari-hari serta merancang dan melanjutkan percobaan yang
memanfaatkan sifat-sifat fluida statis, berikut presentasi hasil percobaan dan pemanfaatannya sehingga
dapat menunjukkan kompetensi 4K (kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif).

D. Materi Pembelajaran
Dimensi Pengetahuan
Materi
Faktual Konseptual Prosedural Metakognitif
Tekanan 1. Air dalam gelas yang 1. Fluida 1. Langkah-langkah 1. Menyadari
hidrostatik ditutup kertas kemudian 2. Fluida merancang dan konsep yang
dibalik tidak tumpah dan statis melakukan telah dan belum
kertas tidak jatuh. 3. Tekanan percobaan dipahami serta
2. Tekanan udara di gurung hidrostatis tekanan rekomendasi
lebih besar daripada 4. Massa jenis hidrostatis untuk
tekanan udara di permukaan memperbaiki
laut. pembelajaran
3. Diameter gelembung udara selanjutnya.
di dalam air semakin ke
permukaan semakin besar.
4. Dinding bendungan
semakin ke dasar dibuat
semakin tebal.
Gaya 5. Benda di dalam air lebih 7. Gaya apung 2. Langkah-langkah 2. Menyadari
apung ringan daripada benda di 8. Massa jenis merancang dan konsep yang
udara. fluida melakukan telah dan belum
6. Kapal selam dapat 9. Volume percobaan hukum dipahami serta
terapung, tenggelam dan benda Archimedes rekomendasi
melayang. untuk
memperbaiki
pembelajaran
selanjutnya.

E. Pendekatan, Metode dan Model Pembelajaran


Pertemuan Pendekatan Model Metode
I Saintifik Level of inquiry Demonstrasi, Diskusi, percobaan Presentasi
II Saintifik Level of inquiry Demonstrasi, Diskusi, percobaan Presentasi
F. Media
Pertemuan Media Alat dan Bahan
I  Demonstrasi dan Video gelembung dalam fluida. Set alat pesawat hartel yang
 Video botol dberbagai ketinggian terdiri dari selang,
 video botol di udara, dipermukaan laut dan di penggaris, corong, air dan
dalam air, air garam, air sabun
 LKS percobaan tekanan hidrostatis.
 Bahan ajar tekanan hidrostatis

II  Bahan ajar gaya apung Gelas pancur, dinamometer,


 Demonstrasi gaya apung. beban, statif, beker glass,
bola,air garam

G. Sumber Belajar
Abdullah, Mikrajuddin. 2016. Fisika Dasar 1. Bandung: Institut Teknologi Bandung

Giancoli, Douglas.2004. Fisika. Jakarta: Erlangga


Halliday, David, [Link] Dasar. Jakarta: Erlangga
Tipler, Paul.1998. Fisika: Untuk Sains dan Teknik. Jakarta:Erlangga

H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (4 x 45 menit)
Sintak Rincian Kegiatan Waktu
Pembelajaran
Persiapan  Guru mengucapkan salam. Peserta didik diberi kesempatan untuk 20 menit
berdoa. Guru mengecek kehadiran peserta didik dan menanyakan
kabar peserta didik.
 Peserta didik mengerjakan pretest untuk dicek pengetahuan
awalnya.
 Peserta didik mengingat kembali materi tekanan dan fluida yang
telah dipelajari dengan menjawab soal berikut:
Apa itu tekanan? Gaya persatuan luas
Faktor apa saja yang mempengaruhi tekanan? Gaya dan luas
penampang, tekanan sebanding dengan gaya dan berbanding
terbalik dengan luas penampang.
PENDAHULUAN

F
P
Bagaimana formulasinya? A
Apa yang kamu ketahui tentang fluida? Fluida adalah zat yang
dapat mengalir
Apakah perbedaan fluida statis dan fluida dinamis? Fluida yang
tidak bergerak disebut fluida statis dan fluida yang bergerak
disebut fluida dinamis.
Dalam mempelajari fluida, kita menganggap bahwa fluuidanya
ideal. Apa saja sifat fluida ideal?tidak kompresibel, tidak
mengalami gesekan dam alirannya stasioner
 Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai kompetensi
yang akan dicapai yakni menerapkan hukum-hukum fluida statik
dalam kehidupan sehari-hari serta merancang dan melanjutkan
percobaan yang memanfaatkan sifat-sifat fluida statis, berikut
presentasi hasil percobaan dan pemanfaatannya sehingga dapat
menunjukkan kompetensi 4K (kritis, kreatif, kolaboratif, dan
Sintak Rincian Kegiatan Waktu
Pembelajaran
komunikatif)
 Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai cakupan
materi yang meliputi faktor-faktor yang mempengaruhi tekanan
hidrostatis, formulasi dan penerapan tekanan hidrostatis dalam
kehidupan serta kegiatan yang akan dilakukan yakni demonstrasi,
percobaan, diskusi dan presentasi.
 Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai manfaat
mempelajari tekanan hidrostatis yaitu untuk para arsitek merancang
desain bendungan yang kuat dan bagi penyelam untuk menentukan
batas kedalaman yang aman ketika menyelam dan mendesain alat
menyelam yang tahan terhadap tekanan hidrostatis serta bagi para
mendaki gunung untuk menentukan batas ketinggian yang aman
ketika mendaki.

Discovery Learning  Peserta didik mendemonstrasikan gelas yang ditutup kertas 20 menit
kemudian di balik dan tidak tumpah seperti pada gambar 1 untuk
menunjukkan adanya tekanan hidrostatis kemudian menjawab
pertanyaan berikut:
“apa yang terjadi saat satu gelas yang berisi air ditutup atasnya
dengan kertas kemudian dibalik?mengapa air tidak tumpah dan
kertas tidak jatuh?” kertas tidak jatuh dan air tidak tumpah karena
karena ada tekanan udara yang mendorongnya kertas dari bawah
ke atas. Sementara udara dalam gelas mendorong air ke bawah
dan air juga memiliki tekanan sehingga resultan tekanannya nol
sehingga gelas dan kertas dalam keadaan setimbang.

Gambar 1. Air dalam gelas tidak tumpah karena ada tekanan


udara dan air dalam gelas memiliki tekanan hidrostatis.
 Peserta didik mengamati air dalam pipet yang tidak jatuh dan air
dalam sedotan yang tidak tumpah.
 Peserta didik mengamati contoh konteksual tekanan hidrostatis
INTI

melalui tayangan video botol yang ada di pesawat saat di


ketinggian tertentu dan dipermukaan bumi serta video botol ketika
dipermukaan laut dan ketika berada di dalam laut untuk
menunjukkan adanya tekanan hidrostatis baik di udara maupun di
laut seperti pada gambar 2. Kemudian melakukan diskusi dengan
pertanyaan sebagai berikut:
“mengapa botol botol bisa penyok?”

Gambar 2. Botol diberbagai ketinggian


Sintak Rincian Kegiatan Waktu
Pembelajaran
Apa itu tekanan hidrostatis? Tenakanan yang dimiliki oleh fluida
Apakah tekanan hidrostatis hanya dimiliki oleh benda yang yang
berapa di dalam air? Tidak ,
Bagaimana dengan benda yang di atas udara, apakah juga
memiliki tekanan hidrostatis? Iya, tekanan hidrostatis dimiliki oleh
fluida
 Peserta didik menganalis tekanan udara di daerah pegunungan
dan di pantai.
 Peserta didik menganalisi penyebab standar penerbangan
internasional melarang membawa air mineral ke kabis pesawat.
Interactive  Peserta didik membentuk berkelompok secara heterogen. Tiap 20 menit
Demonstration kelompok terdiri dari 4-5 orang.
 Peserta didik dibimbing guru melakukan demonstrasi membuat
gelembung udara pada dasar tabung untuk menunjukan tekanan
hidrostatis kemudian melakukan diskusi dengan pertanyaan sebagai
berikut:.
 Ketika kalian meniup sebuah gelembung di dalam air, apa yang
terjadi dengan gelembung ketika dia naik ke atas? Berubah
ukurannya menjadi besar.
 Apakah yang menyebabkan terjadinya perubahan ukuran
gelembung udara di dasar air tadi? Adanya perbedaan tekanan
di dalam air
 Apa hubungan antara kedalaman dengan perubahan diameter
gelembung?semakin dalam semakin kecil gelembung udaranya.
Inquiry Lesson  Peserta didik mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi 30 menit
tekanan hidrostatis?.
 Faktor fisika apa saja yang mungkin mempengaruhi tekanan
hidrostatis?
faktor yang mungkin: kedalaman, bentuk wadah fluida, volume
fluida atau, massa jenis fluida, dll.
 Peserta didik mengidentifikasi pengaruh kedalaman terhadap
tekanan hidrostatis melalui demonstrasi menguji tekanan
hidrostatis pada kedalaman yang bervariasi dengan menggunakan
pesawat hartle.
 Apakah tekanan hidrostatis bergantung pada kedalaman? ya
 Peserta didik mengidentifikasi pengaruh bentuk wadah fluida
terhadap tekanan hidrostatis melalui demonstrasi menguji tekanan
hidrostatis pada bentuk wadah fluida yang berbeda namun
ketinggian dan massa jenis fluidanya tetap.
 Apakah tekanan hidrostatis bergantung pada bentuk wadah
fluida? tidak
 Peserta didik mengidentifikasi pengaruh volume fluida terhadap
tekanan hidrostatis melalui demonstrasi menguji tekanan
hidrostatis pada volume fluida yang bervariasi namun ketinggian
dan massa jenisnya tetap
 Apakah tekanan hidrostatis bergantung pada volume fluida?
bisa
 Peserta didik mengidentifikasi pengaruh massa jenis fluida
terhadap tekanan hidrostatis melalui demonstrasi menguji tekanan
hidrostatis pada massa jenis fluida yang berbeda
 Apakah tekann hidrostatis bergantung pada massa jenis fluida?

Inquiry Laboratory (Menggunakan Jigsaw versi Bounded Inquiry Lab: satu kelompok 50 menit
menemukan hubungan antara massa jenis fluida terhadap tekanan
hidrostatis dan kelompok lainnya menemukan hubungan antara
ketinggian dengan tekanan hidrostatis)
 Tiap anggota tim ahli secara berkelompok mengidentifikasi,
membedakan, dan mengendalikan variabel-variabel, merancang
Sintak Rincian Kegiatan Waktu
Pembelajaran
dan melakukan percobaan untuk menemukan hubungan antara Ph,
h, dan hubungan antara Ph dengan .
 Tiap anggota tim ahli kembali ke kelompok asal untuk melaporkan
hasil kerjanya kemudian berdiskusi untuk mengolah data,
menjawab soal diskusi untuk menentukan bahwa Ph sebanding
dengan h dan juga .
 Peserta didik menemukan dan menjelaskan hubungan matematis
tekanan hidrostatis, Ph =  g h
 Peserta didik mengomunikasikan hasil percobaan sementara
peserta didik yang tidak presentasi mengkritisi hasil kinerja
kelompok yang presentasi secara individu.
Real-world  Peserta didik mengaplikasikan konsep tekanan hidrostatis dalam 20 menit
applications dunia nyata membuat desain bendungan.
 Peserta didik mengerjakan post test kemudian merefleksi diri; 20 menit
PENUTUP

konsep mana yang telah dan belum dipahami.


 Peserta didik mereview dan menyimpulkan materi yang telah
dipelajari dan mendapat informasi mengenai kegiatan pembelajaran
pada pertemuan selanjutnya yaitu prinsip Pascal dan mendapat
tugas untuk mempelajari materi tersebut.
 Kelompok dengan kinerja terbaik diberi apresiasi oleh guru
 Peserta didik menutup pelajaran dengan doa.
Pertemuan 2 (4 x 45 menit)
Sintak Rincian Kegiatan Waktu
Pembelajaran
Persiapan  Guru mengucapkan salam. peserta didik diberi kesempatan untuk 20 menit
berdoa. Guru mengecek kehadiran peserta didik dan menanyakan
kabar peserta didik.
 Peserta didik mengerjakan pretest untuk dicek pengetahuan
awalnya.
 Peserta didik mengingat kembali materi massa jenis yang telah
dipelajari.
Apa itu massa jenis?
Apakah semua benda memiliki massa jenis yang sama?
Faktor apa saja yang mempengaruhi massa jenis benda?
PENDAHULUAN

Bagaimana formulasinya?
 Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai yakni
menerapkan hukum-hukum fluida statik dalam kehidupan sehari-
hari serta merancang dan melanjutkan percobaan yang
memanfaatkan sifat-sifat fluida statis, berikut presentasi hasil
percobaan dan pemanfaatannya sehingga dapat menunjukkan
kompetensi 4K (kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif)
 Guru mengungkapkan cakupan materi yang meliputi gaya apung,
faktor-faktor yang mempengaruhi gaya apung, formulasi serta
penerapan gaya apung dalam kehidupan sehari-hari serta kegiatan
yang akan dilakukan yakni demonstrasi, percobaan, diskusi dan
presentasi.
 Guru menyampaikan manfaat mempelajari gaya apung yaitu untuk
para petani memilih biji yang berkualitas baik, untuk menentukan
telur yang masih segar dan telah busuk, untuk merancang prinsip
kerja jembatan poton dan kapal selam.
Discovery  Peserta didik melakukan demonstrasi menekan benda terapung ke 20 menit
Learning dalam air kemudian melakukan tanya jawab untuk mengembangkan
konsep gaya apung berdasarkan pengalaman langsung.
 Apa yang terjadi saat anda menekan benda terapung ke dalam
air? Diharapkan siswa menjawab terasa berat seolah ada
kekuatan
 Dari mana kekuatan tersebut berasal?
 Peserta didik melakukan demonstrasi megangkat benda tenggelam
di dalam air ke udara kemudian melakukan tanya jawab untuk
mengembangkan konsep gaya apung berdasarkan pengalaman
langsung.
 Ketika kamu mengangkat benda keluar air, Bagaimana berat
benda ketika di dalam air dan di udara? Adakah perbedaannya?
INTI

 Mengapa demikian?
 Dari mana kekuatan tersebut berasal?
 Apakah ada yang tahu, disebut apakah kekuatan misterius ini?
 Peserta didik mendemonstrasikan beberapa benda yang telah diberi
label massa jenis yang berbeda kemudian di masukan ke dalam air
sehingga ada benda yang terapung, tenggelam dan melayang
kemudian melakukan tanya jawab untuk mengembangkan konsep
terapung, tenggelam dan melayang berdasarkan pengalaman
langsung.
 Apa yang menentukan apakah suatu benda dapat terapung,
melayang atau tenggelam di air?
 Bagaimana hubungan antara massa jenis benda terhadap
fenomena terapung, melayang dan tenggelam?
Sintak Rincian Kegiatan Waktu
Pembelajaran
Interactive  Peserta didik membentuk berkelompok secara heterogen. Tiap 20 menit
Demonstration kelompok terdiri dari 4-5 orang.
 Peserta didik melakukan demonstrasi menekan benda yang terapung
di air dengan memvariasi volume benda tercelub sekaligus
melakukan diskusi kelas untuk membangun konsep gaya apung
dengan pertanyaan sebagai berikut:
 Apa yang kamu rasakan ketika menekan benda yang terapung ke
dalam air?
 Apa yang kamu rasakan ketika semakin banyak volume benda
yang terendam di dalam air? Adakah perbedaannya?
 Ketika kamu menekan benda semakin dalam hingga tenggelam,
bagaimana gaya apungnya?
 Apa hubungan antara berat benda di udara, berat benda yang di
dalam air, dan gaya apung?
 Peserta didik dibimbing guru melakukan demonstrasi menimbang
benda di udara dan di dalam air sekaligus melakukan tanya-jawab
untuk menentukan besar gaya apung dengan pertanyaan sebagai
berikut:
 Adakah perbedaan berat benda di udara dan di dalam air?
Mengapa demikian?
 Bagaimana kita bisa menghitung gaya apung?
 Gambarkan diagram bebas gaya ketika benda di udara dan di
dalam zat cair!
 Menggunakan diagram gaya pada zat cair dan di udara:

Fa = Gaya apung
Fc = Gaya dalam zat cair
Fu = Gaya di udara


Di Udara Dalam zat Cair
F = 0 F = 0
Fu + mg = 0 Fa + Fc + mg = 0

Disamakan:
Fa + Fc + mg = Fu + mg
Fa = Fu – Fc

 Perhatikan berat benda yang terapung di atas permukaan air


( terendam hanya sebagian dalam air)! Apakah ada gaya apung yang
bekerja pada benda tersebut?
 Bagaimana kita bisa mengukur dan menghitung gaya apungnya?
 Secara perlahan masukan benda ke dalam air. Beri bobot sampai 0.
Mengapa skala tersebut berbunyi nol?
Catatan: Fu = Fa (Fa = Fu - 0)
Sintak Rincian Kegiatan Waktu
Pembelajaran
Inquiry Lesson  Peserta didik mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi 30 menit
gaya apung melalui demonstrasi.
 Faktor fisika apa saja yang mungkin mempengaruhi gaya apung?
faktor yang mungkin: massa jenisfluida, kedalaman, berat atau
komposisi, bentuk, volume atau ukuran, dll.
 Peserta didik mengidentifikasi pengaruh volume benda tercelup
terhadap gaya apung melalui demonstrasi menguji aluminium dan
tembaga dengan volume yang sama.
 Apakah kekuatan apung yang diberikan pada benda bergantung
pada berat benda?
 Peserta didik mengidentifikasi pengaruh kedalaman terhadap gaya
apung melalui demonstrasi menguji gaya apung pada kedalaman
yang bervariasi dengan posisi seluruh benda tercelup.
 Apakah gaya apung yang diberikan oleh zat cair bergantung
pada kedalaman
 Peserta didik mengidentifikasi pengaruh bentuk benda terhadap
gaya apung melalui demonstrasi menguji lempeng tanah liat yang
mengalami deformasi setelah tes pertama.
 Apakah gaya apung yang dialami benda yang terendam
berhubungan dengan bentuknya?
 Peserta didik mengidentifikasi pengaruh orientasi benda terhadap
gaya apung melalui demonstrasi menguji balok aluminium yang
diorientasikan di sepanjang tiga sumbu berbeda.
 Apakah gaya apung yang dialami oleh benda terendam
bergantung pada orientasinya?
 Peserta didik mengidentifikasi pengaruh ukuran benda terhadap
gaya apung melalui demonstrasi dua benda berukuran berbeda
dengan massa yang sama,
 Apakah gaya apung yang dialami benda terendam yang terkait
dengan ukurannya?
 Peserta didik mengidentifikasi pengaruh massa jenis benda
terhadap gaya apung melalui demonstrasi menguji benda yang
berbeda massa jenis
 Dari apa yang telah Anda lihat sejauh ini, dapatkah Anda
simpulkan apakah gaya apung bergantung pada massa jenis
benda?
 Peserta didik mengidentifikasi pengaruh massa jenis fluida
terhadap gaya apung melalui demonstrasi menguji benda yang
berbeda massa jenisfluida berbeda
 Apakah gaya apung yang diberikan oleh zat cair bergantung
pada jenis zat cair?

Inquiry (Menggunakan Jigsaw versi Bounded Inquiry Lab: satu kelompok 40 menit
Laboratory menemukan hubungan antara massa jenis fluida terhadap gaya apung
dan kelompok lainnya menemukan hubungan antara volume benda
dengan gaya apung)
 Tiap anggota tim ahli secara berkelompok mengidentifikasi,
membedakan, dan mengendalikan variabel-variabel, merancang dan
melakukan percobaan untuk menemukan hubungan antara Fa, V,
dan c.
 Tiap anggota tim ahli kembali ke kelompok asal untuk melaporkan
hasil kerjanya kemudian berdiskusi untuk mengolah data, menjawab
soal diskusi untuk menentukan bahwa Fa sebanding dengan V dan
juga  c. Peserta didik kemudian berspekulasi mengenai sifat
hubungan antara ketiga variabel.
 Peserta didik menemukan dan menjelaskan hubungan matematis
yang sebenarnya, Fa = cVg
 Peserta didik mengomunikasikan hasil percobaan sementara peserta
Sintak Rincian Kegiatan Waktu
Pembelajaran
didik yang tidak presentasi mengkritisi hasil kinerja kelompok yang
presentasi secara individu.
Real-world  Peserta didik mengaplikasi konsep gaya apung dalam dunia nyata 30 menit
applications menggunakan pendekatan berbasis proyek membuat bentuk perahu
yang dapat memuat beban maksimum kemudian menguji kapasitas
beban yang dapat diangkut oleh perahu dalam perahu yang
mengapung hingga ke titik akan tenggelam.
 Peserta didik mengerjakan post test kemudian merefleksi diri; 20 menit
PENUTUP

konsep mana yang telah dan belum dipahami.


 Peserta didik mereview dan menyimpulkan materi yang telah
dipelajari dan mendapat informasi mengenai kegiatan pembelajaran
pada pertemuan selanjutnya yaitu tegangan permukaan dan
mendapat tugas untuk mempelajari materi tersebut.
 Kelompok dengan kinerja terbaik diberi apresiasi oleh guru
 Peserta didik menutup pelajaran dengan doa.

H. Penilaian
Aspek Teknik Instrumen
Sikap (Rasa ingin tahu tinggi) Observasi Lembar pegamatan sikap
Keterampilan (Bekerjasama dan Observasi Lembar pegamatan keterampilan
Berkomunikasi)
Pengetahuan Tes (Pilihan Jamak) Penilaian formatif dan Penilaian
sumatif (soal dan penskoran)

I. Lampiran
Lampiran 1 Teknik Penilaian
Lampiran 2 LKS
Lampiran 3 Soal formatif
Lembang, 10 September 2018
Guru Pamong, Guru PPG Pelajaran Fisika,

Isnaini, S. Pd Ika Kusmiyati, S. Pd


NIP. 197206031998012003 NIM. 1708876
Dosen Pembimbing I, Dosen Pembimbing II,

Dr. Parsaoran Siahaan, M. Pd Dr. Ida Kaniawati, M. Si


NIP. 195803011980021002 NIP. 196807031992032001

Anda mungkin juga menyukai