LAPORAN PRAKTIKUM
SISTEM MODULASI MULTIPLEXING
MODULASI FREQUENCY SHIFT KEYING (FSK)
KELOMPOK 2 KELAS JTD 2B
Anggota Kelompok:
1. AHMAD MAULV I. A. 2241160098
2. CAESAR RISULTRA M. R. 2241160061
3. DEWA JASWADANA C. 2241160097
4. LAYLATUL AZIZAH F. 2241160017
5. MOHAMMAD HAZIM SAFARAS 2241160064
6. RR. SEKAR KURNIA D. 2241160037
PROGRAM STUDI D-IV JARINGAN TELEKOMUNIKASI DIGITAL
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGRI MALANG
2023
DAFTAR ISI
MODULASI FSK
DAFTAR ISI ............................................................................................................ i
DAFTAR GAMBAR .............................................................................................. ii
DAFTAR TABEL................................................................................................... iii
BAB 6 ..................................................................................................................... 1
FREQUENCY SHIFT KEYING (FSK) MODULATOR DEMODULATOR ........ 1
6.1 Objectives ................................................................................................. 1
6.2 Basic Theory ............................................................................................. 1
6.3 Experiment Apparatus .............................................................................. 5
6.4 Procedures ................................................................................................ 5
6.5 Measurement Result ................................................................................. 7
6.6 Problem Discussion ................................................................................ 15
6.7 Conclusion .............................................................................................. 17
6.8 Reference ................................................................................................ 17
i
DAFTAR GAMBAR
Gambar 6. 1 Gambar Modulasi FSK....................................................................... 1
Gambar 6. 2 Gambar circuit diagram modulator FSK ............................................ 2
Gambar 6. 3 Gambar Circuit Diagram FSK Detector ............................................. 3
Gambar 6. 4 Gambar FSK O/P 0V J2 J4 S dan J3 J5 O .......................................... 7
Gambar 6. 5 Gambar FSK O/P 5V J2 J4 S dan J3 J5 O .......................................... 7
Gambar 6. 6 Gambar Data I/P (kuning) 5V, 100Hz ................................................ 8
Gambar 6. 7 Gambar FSK O/P (biru) frekuensi high 12.50 kHz ............................ 8
Gambar 6. 8 Gambar FSK O/P (biru) frekuensi low 819.7 Hz ............................... 8
Gambar 6. 9 Gambar Data O/P (biru) 105.8Hz, 4.16 Vpp ...................................... 8
Gambar 6. 10 Gambar Data I/P (kuning) 5Vpp, 200 Hz......................................... 9
Gambar 6. 11 Gambar FSK O/P (biru) frekuensi high 12.50 kHz .......................... 9
Gambar 6. 12 Gambar FSK O/P (biru) frekuensi low 847.5 Hz ............................. 9
Gambar 6. 13 Gambar Data O/P (biru) 192.0 Hz, 3.92 Vpp ................................... 9
Gambar 6. 14 Gambar Data I/P (kuning) 5V, 400 Hz ........................................... 10
Gambar 6. 15 Gambar FSK O/P (biru) frekuensi high 12.50 kHz ........................ 10
Gambar 6. 16 Gambar FSK O/P (biru) frekuensi low 961.5 Hz ........................... 10
Gambar 6. 17 Gambar Data O/P (biru) 399.8 Hz,4.16 Vpp .................................. 10
Gambar 6. 18 Gambar FSK O/P 0V J2 J4 O, J3 J5 S ............................................11
Gambar 6. 19 Gambar FSK O/P 5V J2 J4 O, J3 J5 S ............................................11
Gambar 6. 20 Gambar Data I/P (kuning) 5v, 100Hz ............................................. 12
Gambar 6. 21 Gambar FSK O/P (biru) frekuensi high 1.667 kHz ........................ 12
Gambar 6. 22 Gambar FSK O/P (biru) frekuensi low 1.250 kHz ......................... 12
Gambar 6. 23 Gambar Data O/P (biru) 96.54 Hz, 4.08 Vpp ................................. 12
Gambar 6. 24 Gambar Data I/P (kuning) 5Vpp, 500Hz........................................ 13
Gambar 6. 25 Gambar FSK O/P (biru) frekuensi high 1.613 kHz ........................ 13
Gambar 6. 26 Gambar FSK O/P (biru) frekuensi low 1.282 kHz ......................... 13
Gambar 6. 27 Gambar Data O/P (biru) 218.5 Hz, 4.16 Vpp ................................. 13
Gambar 6. 28 Gambar Data I/P (kuning) 5V, 400Hz ............................................ 14
Gambar 6. 29 Gambar FSK O/P (biru) frekuensi high 1.639 kHz ........................ 14
Gambar 6. 30 Gambar FSK O/P (biru) frekuensi low 1.250 kHz ......................... 14
Gambar 6. 31 Gambar Data O/P (biru) 287.2 Hz, 287.2 Hz ................................. 14
ii
DAFTAR TABEL
Tabel 6. 1 Measured result of FSK Modulator-Demodulator with J2 and J4 short
circuit, J3 and J5 open ............................................................................................. 7
Tabel 6. 2 Measured result of FSK Modulator-Demodulator with J2 and J4 open
circuit, J3 and J5 short Circuit................................................................................11
iii
BAB 6
FREQUENCY SHIFT KEYING (FSK) MODULATOR DEMODULATOR
6.1 Objectives
1. To understand the operation theory of FSK modulator.
2. To design and implement the FSK modulator by using VCO.
3. To understand the operation theory of FSK demodulator.
4. To implement the FSK detector circuit by using PLL.
5. To understand the operation theory of comparator by using operational
amplifier as voltage level converter.
6.2 Basic Theory
Give a brief explanation about:
1. Basic principle of FSK modulation
Frequency Shift Keying (FSK) atau pengiriman sinyal melalui
penggeseran frekuensi. Metode ini merupakan suatu bentuk modulasi
yang memungkinkan gelombang modulasi menggeser frekuensi output
gelombang pembawa. Dalam proses modulasi ini besarnya frekuensi
gelombang pembawa berubah-ubah sesuai dengan perubahan ada atau
tidak adanya sinyal informasi digital. Angka biner 1 direpresentasikan
oleh frekuensi tinggi, sementara angka biner 0 direpresentasikan oleh
frekuensi rendah.
Gambar 6. 1 Gambar Modulasi FSK
1
2. FSK modulator circuit using XR2206
Gambar 6. 2 Gambar circuit diagram modulator FSK
Modulasi FSK (Frequency Shift Keying) adalah salah satu bentuk
modulasi digital yang sederhana. Pada modulasi FSK, dua gelombang
pembawa sinusoida dengan amplitudo yang sama tetapi frekuensi yang
berbeda digunakan. Frekuensi pembawa akan berubah-ubah sesuai
dengan perubahan ada atau tidak adanya sinyal informasi digital.
XR2206 adalah sebuah IC generator fungsi monolitik yang dapat
menghasilkan gelombang sinus, persegi, segitiga, ramp, dan pulsa
berkualitas tinggi dengan stabilitas dan akurasi yang tinggi. XR2206
juga dapat digunakan sebagai modulator FSK.
Diagram rangkaian menunjukkan cara menghubungkan komponen
ke IC XR2206 untuk menghasilkan dua frekuensi output terpisah untuk
aplikasi pembangkitan FSK. Pin kontrol input FSK digunakan untuk
mengontrol saklar arus yang memilih salah satu arus resistor waktu dan
mengarahkannya ke VCO.
2
3. Synchronouse FSK Detector
Gambar 6. 3 Gambar Circuit Diagram FSK Detector
Aplikasi 565 PLL yang sangat berguna adalah sebagai demodulator
FSK. Dalam 565 PLL pergeseran frekuensi biasanya dilakukan dengan
menggerakkan VCO dengan sinyal data biner sehingga dua frekuensi
yang dihasilkan sesuai dengan keadaan logika 0 dan logika 1 dari sinyal
data biner. Frekuensi yang sesuai dengan keadaan logika 1 dan logika 0
biasanya disebut frekuensi tanda dan ruang. Beberapa standar
digunakan untuk menetapkan space dan frekuensi mark.
Demodulator sinyal FSK dapat dibuat seperti yang diilustrasikan
pada gambar. Demodulator menerima sinyal pada salah satu dari dua
frekuensi pembawa yang berbeda, 1.270 Hz atau 1.070 Hz yang masing-
masing mewakili tingkat tanda logika RS-232 C (- 5 V) atau spasi (+ 14
V). Kopling kapasitansi digunakan pada input untuk menghilangkan
level DC. Ketika sinyal muncul pada masukan 565 PLL, PLL mengunci
frekuensi masukan dan melacaknya di antara dua kemungkinan
frekuensi dengan pergeseran dc yang sesuai pada keluaran. Resistor R1
dan kapasitor C1 menentukan frekuensi kerja bebas VCO. Kapasitor C2
adalah kapasitor filter loop yang menetapkan karakteristik dinamis
demodulator. Kapasitor C2 dipilih lebih kecil dari biasanya untuk
menghilangkan overshoot pada pulsa keluaran. Filter tangga RC tiga
tahap digunakan untuk menghilangkan komponen frekuensi
penjumlahan dari output. Frekuensi VCO diatur dengan R1 sehingga
3
level tegangan dc pada output (pin 7) sama dengan pin 6. Input pada
frekuensi 1.070 Hz menggerakkan tegangan output demodulator ke
level tegangan yang lebih positif, sehingga menggerakkan digital output
ke tingkat tinggi (ruang atau + 14 V). Input pada 1.270 Hz juga
menyebabkan output 565 dc menjadi kurang positif dibandingkan
output digital, yang kemudian turun ke level rendah (tandai atau – 5 V).
4. Implementation of FSK modulation
FSK (Frequency Shift Keying) adalah salah satu bentuk modulasi
digital yang sederhana. FSK dapat digunakan untuk mengirimkan data
frekuensi tinggi melalui LAN dengan kabel koaksial dan transmisi radio
frekuensi tinggi (3 - 30 MHz). Berikut adalah penjelasan mengenai
implementasi modulasi FSK:
Implementasi modulasi FSK dapat dilakukan dengan menggunakan
beberapa metode, seperti synchronous FSK detector dan GOTT circuit.
Synchronous FSK detector adalah metode demodulasi FSK yang
koheren. Metode ini menggunakan local carrier yang terkunci fasa untuk
mendeteksi sinyal FSK. Sedangkan GOTT (Gate-Operated Transistor
Transistor Logic) adalah rangkaian logika digital yang menggunakan
transistor sebagai saklar. Rangkaian GOTT dapat digunakan untuk
mendemodulasi sinyal FSK.
Pengiriman Data Frekuensi Tinggi Melalui LAN dengan Kabel
Koaksial FSK dapat digunakan untuk mengirimkan data frekuensi tinggi
melalui LAN dengan kabel koaksial. Pengiriman data dilakukan dengan
mengubah frekuensi pembawa sesuai dengan sinyal informasi digital.
Sinyal FSK kemudian dikirimkan melalui kabel koaksial untuk diterima
oleh penerima.
Transmisi Radio Frekuensi Tinggi (3 - 30 MHz) FSK juga dapat
digunakan untuk transmisi radio frekuensi tinggi (3 - 30 MHz).
Pengiriman data dilakukan dengan mengubah frekuensi pembawa
sesuai dengan sinyal informasi digital. Sinyal FSK kemudian
dikirimkan melalui transmisi radio frekuensi tinggi untuk diterima oleh
penerima.
4
6.3 Experiment Apparatus
1. DC Power Supply 1
2. Function Generator 1
3. Oscilloscope 1
4. GOTT DCT-13 FSK Modulator 1
5. GOTT DCT-14 FSK Demodulator 1
6. BNC to Alligator cable 3
7. BNC to BNC cable 1
8. Large banana to banana cable 5
9. Small banana to banana cable
10. T-connector
6.4 Procedures
1. Refer to figure DCT13-1 on GOTT DCT-6000-07 module. Let J2 and
J4 be short circuit, J3 and J5 be open circuit.
2. From figure DCT13-1, let the two terminal of Data I/P be short circuit
and J1 be open circuit, i.e. at the data signal input terminal (Data I/P),
input 0V DC voltage. By using oscilloscope, observe on the output
signal waveform of FSK signal (FSK O/P), then record the measured
results in Table 6.1
3. From figure DCT13-1, let the two terminal of Data I/P be open circuit
and J1 be short circuit, i.e. at the data signal input terminal (Data I/P),
input 5V DC voltage. By using oscilloscope, observe on the output
signal waveform of FSK signal (FSK O/P), then record the measured
results in Table 6.1.
4. At the data signal input terminal (Data I/P), input 5 V amplitude, 100 Hz
TTL signal. By using oscilloscope, observe on the output signal
waveform of FSK signal (FSK O/P), then record the measured results in
Table 6.1.
5. Connect the modulated FSK signal (FSK O/P) of figure DCT13-1 to the
input terminal (FSK I/P) of figure DCT14-1. Slightly adjust VR1 to get
the best result of Data O/P. By using oscilloscope, observe on the output
5
signal waveforms of Data O/P. Finally record the measured results in
Table 6.1.
6. According to the input signal in Table 6.1, repeat step 4 -5 and record
the measured results in Table 6.1
7. Refer to figure DCT13-1 on GOTT DCT-6000-07 module. Let J2 and
J4 be open circuit, J3 and J5 be short circuit.
8. From figure DCT13-1, let the two terminal of Data I/P be short circuit
and J1 be open circuit, i.e. at the data signal input terminal (Data I/P),
input 0V DC voltage. By using oscilloscope, observe on the output
signal waveform of FSK signal (FSK O/P), then record the measured
results in Table 6.2.
9. From figure DCT13-1, let the two terminal of Data I/P be open circuit
and J1 be short circuit, i.e. at the data signal input terminal (Data I/P),
input 5V DC voltage. By using oscilloscope, observe on the output
signal waveform of FSK signal (FSK O/P), then record the measured
results in Table 6.2.
10. At the data signal input terminal (Data I/P), input 5 V amplitude, 100 Hz
TTL signal. By using oscilloscope, observe on the output signal
waveform of FSK signal (FSK O/P), then record the measured results in
Table 6.2.
11. Connect the modulated FSK signal (FSK O/P) of figure DCT13-1 to the
input terminal (FSK I/P) of figure DCT14-1. Slightly adjust VR1 to get
the best result of Data O/P. By using oscilloscope, observe on the output
signal waveforms of Data O/P. Finally
record the measured results in Table 6.2.
12. According to the input signal in Table 6.2, repeat step 9 -10 and record
the measured results in Table 6.2
6
6.5 Measurement Result
Tabel 6. 1 Measured result of FSK Modulator-Demodulator with
J2 and J4 short circuit, J3 and J5 open
Data I/P Output Signal
Signal
0V FSK O/P
Gambar 6. 4 Gambar FSK O/P 0V J2 J4 S dan J3 J5 O
𝒇 = 𝟖𝟑𝟎. 𝟔 𝑯𝒛
𝑨 = 𝟓. 𝟏𝟐 𝑽𝒑𝒑
5V FSK O/P
Gambar 6. 5 Gambar FSK O/P 5V J2 J4 S dan J3 J5 O
𝒇 = 𝟏𝟐. 𝟓𝟑 𝒌𝑯𝒛
𝑨 = 𝟓. 𝟐𝟎 𝑽𝒑𝒑
7
TTL Data I/P FSK O/P
5V
100Hz
Gambar 6. 6 Gambar Data I/P Gambar 6. 7 Gambar FSK O/P
(kuning) 5V, 100Hz (biru) frekuensi high 12.50 kHz
Gambar 6. 8 Gambar FSK O/P
(biru) frekuensi low 819.7 Hz
𝒇𝒉𝒊𝒈𝒉 = 𝟏𝟐. 𝟓𝟎 𝒌𝑯𝒛
𝒇𝒍𝒐𝒘 = 𝟖𝟏𝟗. 𝟕 𝑯𝒛
Data O/P
Gambar 6. 9 Gambar Data O/P (biru) 105.8Hz, 4.16 Vpp
𝒇 = 𝟏𝟎𝟓. 𝟖𝑯𝒛, 𝑨 = 𝟒. 𝟏𝟔 𝑽𝒑𝒑
8
TTL Data I/P FSK O/P
5V
200Hz
Gambar 6. 10 Gambar Data Gambar 6. 11 Gambar FSK O/P
I/P (kuning) 5Vpp, 200 Hz (biru) frekuensi high 12.50 kHz
Gambar 6. 12 Gambar FSK O/P
(biru) frekuensi low 847.5 Hz
𝒇𝒉𝒊𝒈𝒉 = 𝟏𝟐. 𝟓𝟎 𝒌𝑯𝒛
𝒇𝒍𝒐𝒘 = 𝟖𝟒𝟕. 𝟓 𝑯𝒛
Data O/P
Gambar 6. 13 Gambar Data O/P (biru) 192.0 Hz, 3.92 Vpp
𝒇 = 𝟏𝟗𝟐. 𝟎 𝑯𝒛, 𝑨 = 𝟑. 𝟗𝟐 𝑽𝒑𝒑
9
TTL Data I/P FSK O/P
5V
400Hz
Gambar 6. 14 Gambar Data Gambar 6. 15 Gambar FSK O/P
I/P (kuning) 5V, 400 Hz (biru) frekuensi high 12.50 kHz
Gambar 6. 16 Gambar FSK O/P
(biru) frekuensi low 961.5 Hz
𝒇𝒉𝒊𝒈𝒉 = 𝟏𝟐. 𝟓𝟎 𝒌𝑯𝒛
𝒇𝒍𝒐𝒘 = 𝟗𝟔𝟏. 𝟓 𝑯𝒛
Data O/P
Gambar 6. 17 Gambar Data O/P (biru) 399.8 Hz,4.16 Vpp
𝒇 = 𝟑𝟗𝟗. 𝟖 𝑯𝒛, 𝑨 = 𝟒. 𝟏𝟔 𝑽𝒑𝒑
10
Tabel 6. 2 Measured result of FSK Modulator-Demodulator
with J2 and J4 open circuit, J3 and J5 short Circuit
Data Output Signal
I/P
Signal
0V FSK O/P
Gambar 6. 18 Gambar FSK O/P 0V J2 J4 O, J3 J5 S
𝒇 = 𝟏. 𝟐𝟓𝟎 𝒌𝑯𝒛
𝑨 = 𝟓. 𝟐𝟎 𝑽𝒑𝒑
5V FSK O/P
Gambar 6. 19 Gambar FSK O/P 5V J2 J4 O, J3 J5 S
𝒇 = 𝟏. 𝟔𝟒𝟕 𝒌𝑯𝒛
𝑨 = 𝟓. 𝟐𝟎 𝑽𝒑𝒑
11
TTL Data I/P FSK O/P
5V
100Hz
Gambar 6. 20 Gambar Data Gambar 6. 21 Gambar FSK O/P (biru)
I/P (kuning) 5v, 100Hz frekuensi high 1.667 kHz
Gambar 6. 22 Gambar FSK O/P (biru)
frekuensi low 1.250 kHz
𝒇𝒉𝒊𝒈𝒉 = 𝟏. 𝟔𝟔𝟕 𝒌𝑯𝒛
𝒇𝒍𝒐𝒘 = 𝟏. 𝟐𝟓𝟎 𝒌𝑯𝒛
Data O/P
Gambar 6. 23 Gambar Data O/P (biru) 96.54 Hz, 4.08 Vpp
𝒇 = 𝟗𝟔. 𝟓𝟒 𝑯𝒛, 𝑨 = 𝟒. 𝟎𝟖 𝑽𝒑𝒑
12
TTL Data I/P FSK O/P
5V
200Hz
Gambar 6. 24 Gambar Data Gambar 6. 25 Gambar FSK O/P (biru)
I/P (kuning) 5Vpp, 500Hz frekuensi high 1.613 kHz
Gambar 6. 26 Gambar FSK O/P (biru)
frekuensi low 1.282 kHz
𝒇𝒉𝒊𝒈𝒉 = 𝟏. 𝟔𝟏𝟑 𝒌𝑯𝒛
𝒇𝒍𝒐𝒘 = 𝟏. 𝟐𝟖𝟐 𝒌𝑯𝒛
Data O/P
Gambar 6. 27 Gambar Data O/P (biru) 218.5 Hz, 4.16 Vpp
𝒇 = 𝟐𝟏𝟖. 𝟓 𝑯𝒛, 𝑨 = 𝟒. 𝟏𝟔 𝑽𝒑𝒑
13
TTL Data I/P FSK O/P
5V
400Hz
Gambar 6. 28 Gambar Data Gambar 6. 29 Gambar FSK O/P (biru)
I/P (kuning) 5V, 400Hz frekuensi high 1.639 kHz
Gambar 6. 30 Gambar FSK O/P (biru)
frekuensi low 1.250 kHz
𝒇𝒉𝒊𝒈𝒉 = 𝟏. 𝟔𝟑𝟗 𝒌𝑯𝒛
𝒇𝒍𝒐𝒘 = 𝟏. 𝟐𝟓𝟎 𝒌𝑯𝒛
Data O/P
Gambar 6. 31 Gambar Data O/P (biru) 287.2 Hz, 287.2 Hz
𝒇 = 𝟐𝟖𝟕. 𝟐 𝑯𝒛, 𝑨 = 𝟒. 𝟐𝟒 𝑽𝒑𝒑
14
6.6 Problem Discussion
1. What is the difference between FSK O/P signal table 6.1 and Table
6.2?
• Tabel 6.1
Tabel 6.1 adalah hasil pengukuran output sinyal FSK pada
rangkaian modulator-demodulator FSK dengan J2 dan J4 short
circuit, J3 dan J5 open circuit. Input sinyal data pada Tabel 6.1
adalah 0V DC voltage hasilnya nanti akan menjadi frekuensi output
dari FSK O/P pada frekuensi pada bit 0, 5V DC voltage yang
hasilnya nanti akan menjadi frekuensi output dari FSK O/P pada bit
1, FSK O/P adalah proses modulasi FSK yang terdiri dari dua
frekuensi, yaitu frekuensi high dan frekuensi low.
• Tabel 6.2
Tabel 6.2 adalah hasil pengukuran output sinyal FSK pada
rangkaian modulator-demodulator FSK dengan J2 dan J4 open
circuit, J3 dan J5 short circuit. Input sinyal data pada Tabel 6.2
adalah 0V DC voltage hasilnya nanti akan menjadi frekuensi output
dari FSK O/P pada frekuensi pada bit 0, 5V DC voltage yang
hasilnya nanti akan menjadi frekuensi output dari FSK O/P pada bit
1, FSK O/P adalah proses modulasi FSK yang terdiri dari dua
frekuensi, yaitu frekuensi high dan frekuensi low.
Terdapat perbedaan dalam frekuensi low dan high antara
kedua tabel ini, dengan Tabel 6.1 memiliki frekuensi yang lebih
tinggi dibandingkan dengan Tabel 6.2.
pada tabel 6.1 perbedaan frekuensi high dan low sangat
besar. Perbedaan yang besar antara frekuensi tinggi dan rendah
dalam FSK dapat membantu dalam demodulasi sinyal dan
pemahaman data digital yang dikirim melalui modulasi FSK.
Frekuensi tinggi yang konstan digunakan sebagai referensi,
sedangkan frekuensi rendah berubah untuk mewakili data. Jadi, ini
adalah salah satu aspek kunci dari bagaimana FSK bekerja untuk
mengirimkan data digital melalui modulasi frekuensi.
15
Sedangkan pada tabel 6.2 perbedaan frekuensi high dan low
sangat tidak terlalu besar. Perbedaan yang kecil antara frekuensi
tinggi dan rendah dalam FSK susah dalam membantu demodulasi
sinyal dan pemahaman data digital yang dikirim melalui modulasi
FSK.
2. Is there any relationship between Data I/P signal frequency and FSK
O/P frequency?
Pada Data I/P Proses modulasi FSK (Frequency Shift Keying)
menggantikan data digital, seperti bit 0 dan bit 1, menjadi FSK O/P
berupa sinyal analog dengan dua frekuensi pembawa yang berbeda,
yang biasanya disebut "mark" dan "space." Sinyal "mark"
menggambarkan satu keadaan data (misalnya, bit 1), sementara sinyal
"space" menggambarkan keadaan data yang berbeda (misalnya, bit 0).
1. Bit 0 (space): Ketika bit 0 diterima, proses modulasi FSK akan
menghasilkan sinyal "space." Ini mengacu pada frekuensi rendah
pada sinyal pembawa FSK.
2. Bit 1 (mark): Ketika bit 1 diterima, proses modulasi FSK akan
menghasilkan sinyal "mark." Ini mengacu pada frekuensi tinggi
pada sinyal pembawa FSK.
Jadi, proses data input FSK ketika bit 0 dan bit 1 menghasilkan FSK
output, bit 0 akan menghasilkan frekuensi "space" pada sinyal
pembawa, sementara bit 1 akan menghasilkan frekuensi "mark" pada
sinyal pembawa. FSK digunakan untuk mengkodekan dan mengirim
data digital, di mana perubahan frekuensi pembawa menggambarkan
perubahan dalam bit data yang dikirimkan.
3. Explain the relationship beween Data I/P and Data O/P!
Data O/P adalah implementasi dari Demodulasi FSK adalah proses
yang berkebalikan dari modulasi FSK, di mana sinyal FSK yang telah
dimodulasi akan dikembalikan ke bentuk data digital aslinya yaitu Data
I/P. Proses ini melibatkan pengenalan perubahan frekuensi pada sinyal
FSK dan mengubahnya menjadi bit data yang sesuai.
16
6.7 Conclusion
Frequency Shift Keying (FSK) atau pengiriman sinyal melalui
penggeseran frekuensi. Angka biner 1 direpresentasikan oleh frekuensi
tinggi, sementara angka biner 0 direpresentasikan oleh frekuensi rendah.
Pada percobaan diatas Data I/P sebagai input sinyal informasi, FSK O/P
adalah sinyal termodulasi. dan Data O/P adalah sinyal demodulasi.
6.8 Reference
[1] Noviana Purwita Sa’iyanti, Aries Pratiarso. “Pembuatan Modul
Praktikum Teknik Modulasi Digital FSK, BPSK, Dan QPSK dengan
Menggunakan Software.”
[Link]
[2] “PLL Application-FSK(Frequency Shift Keying)Demodulator.”
[Link]
[3] “Frequency Shift Keying (FSK) Generator Using PLL 565.”
[Link]
generator-using-pll-565/
17