0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
51 tayangan2 halaman

RPP Pembelajaran Mendalam Kelas 6 IPAS

Dokumen ini adalah perencanaan pembelajaran mendalam untuk mata pelajaran IPAS Kelas 6 yang bertujuan agar siswa dapat memahami sistem pencernaan manusia dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. RPP mencakup berbagai elemen seperti model pembelajaran, identifikasi peserta didik, materi pelajaran, serta asesmen yang komprehensif. Selain itu, dokumen ini juga menekankan pentingnya integrasi nilai karakter dan keterampilan kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas dalam proses pembelajaran.

Diunggah oleh

Umi Hanik Asfuriyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
51 tayangan2 halaman

RPP Pembelajaran Mendalam Kelas 6 IPAS

Dokumen ini adalah perencanaan pembelajaran mendalam untuk mata pelajaran IPAS Kelas 6 yang bertujuan agar siswa dapat memahami sistem pencernaan manusia dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. RPP mencakup berbagai elemen seperti model pembelajaran, identifikasi peserta didik, materi pelajaran, serta asesmen yang komprehensif. Selain itu, dokumen ini juga menekankan pentingnya integrasi nilai karakter dan keterampilan kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas dalam proses pembelajaran.

Diunggah oleh

Umi Hanik Asfuriyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROMPT AI RPP DEEP LEARNING

BUAT RPP DENGAN AI

"Buatkan perencanaan pembelajaran mendalam (PPM) lengkap untuk mata pelajaran IPAS Kelas
6, dengan tujuan pembelajaran: ‘Murid mampu mengidentifikasi fungsi organ dan perannya
dalam system pencernaan manusia, menganalisis tahapan dan proses pencermaan makanan
dalam tubuh, meyimpulkan jenis-jenis nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh yang berasal dari
sumber makanan bergizi, dan merancang bekal makanan sehat dan bergizi dengaan kandungan
gizi yang seimbang.”

Perencanaan pembelajaran harus mencakup:

1. Rekomendasi Model yang sesui tujuan pembelajaran yang berpusat pada siswa yang
sesuai dengan sintaknya
2. Identifikasi Peserta Didik: Lakukan identifikasi kesiapan belajar peserta didik
(pengetahuan awal, minat, latar belakang, kebutuhan belajar).
3. Identifikasi Materi Pelajaran: Jelaskan jenis pengetahuan (faktual, konseptual,
prosedural, metakognitif), kaitan dengan kehidupan sehari-hari, dan integrasi
nilai/karakter pada dimensi profil lulusan.
4. Dimensi Profil Lulusan : kolaborasi, komunikasi, kreativitas, penalaran kritis
5. Capaian Pembelajaran : -
6. Lintas Disiplin Ilmu: Sebutkan keterkaitan dengan bahasa Indonesia, Seni Budaya
7. Tujuan Pembelajaran: Rumuskan tujuan pembelajaran spesifik dengan kata kerja
operasional pada level kognitif memahami, mengaplikasi, dan merefleksi sesuai
taksonomi Solo.
8. Topik Pembelajaran: Definisikan topik utama.
9. Praktik Pedagogis: Jelaskan rekomendasi model/metode/strategi serta integrasi prinsip
pembelajaran mendalam (berkesadaran, bermakna, menggembirakan) untuk mencapai
profil lulusan pada dimensi profil lulusan.
10. Rekomendasi Metode Pembelajaran: Sertakan metode pembelajaran yang sesuai
(observasi, praktik, diskusi kelompok, presentasi, ceramah).
11. Kemitraan Pembelajaran: Identifikasi pihak-pihak yang dapat dilibatkan (guru lain,
peserta didik lain, tokoh masyarakat, dunia usaha dab dunia insdutri kerja atau mitra
profesional) yang paling cocok dengan tujuan pembelajaran.
12. Lingkungan Pembelajaran: Jelaskan pengaturan ruang fisik, ruang virtual, dan budaya
belajar.
13. Pemanfaatan Digital: Sebutkan penggunaan teknologi (video interaktif, aplikasi yang
cocok yang mendukung tujuan pembelajaran).
14. Kegiatan Awal Pembelajaran: Rancang kegiatan awal yang berkesadaran, bermakna,
kontekstual, dan menggembirakan.
15. Kegiatan INTI Pembelajaran:
o Pertemuan (Memahami): Fokus pada sintaks (1 pertemuan).
o Pertemuan (Mengaplikasi): Fokus pada sintaks 'Mengembangkan dan
Menyajikan Hasil Karya kontekstual dan mampu diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari (1 pertemuan).
o Pertemuan (Merefleksi): Fokus pada sintaks yang bertujuan untuk
menengevaluasi dan memaknai proses serta hasil dari tindakan atau praktik nyata
yang telah mereka lakukan dan menentukan tindaklanjut ke depan dan mengelola
proses belajar secara mandiri, dengan meneruskan dan mengembangkan strategi
belajar yang berhasil dan memperbaiki yang belum berhasil dengan
o tetap meningkatkan motivasi belajar dan kepercayaan diri (1 pertemuan).
o Kegiatan inti juga menggunakan prinsip berkesadaran, bermakna, kontekstual,
dan menggembirakan yang memastikan terdapat aktivitas olah fikir, oleh hati,
olah rasa, olah raga.
16. Kegiatan Penutup: Rancang kegiatan penutup yang berkesadaran, bermakna, dan
menggembirakan.
17. Asesmen pada Awal Pembelajaran (Diagnostik Kognitif): Buat 5 soal esai sebagai
pemantik pada level mengingat, memahami, menganalisis. Sertakan kunci jawaban dan
penjelasan.
18. Asesmen pada Proses Pembelajaran (Formatif): Berikan rekomendasi bentuk
instrumen dan contoh rubrik Lembar Observasi Diskusi Kelompok (memiliki indikator
dan kreteria) dalam bentuk tabel.
19. Asesmen pada Akhir Pembelajaran (Sumatif): Buat 10 soal pilihan ganda (5 opsi,
tingkat kesulitan mudah-sulit) dan 5 soal esai (studi kasus kontekstual, tingkat kesulitan
sedang-sulit). Sertakan kisi-kisi penilaian yang meliputi tujuan pembelajaran, materi,
bentuk soal, nomor soal, level kognitif, jenis soal, serta kunci jawaban/pedoman
penilaian.
20. Rubrik Penilaian Diskusi Kelas: Buatkan rubrik penilaian diskusi kelas (indikator:
keaktifan bertanya, kerjasama, kreativitas, kemampuan komunikasi; kriteria: baru
memulai, berkembang, cakap, mahir) dalam bentuk tabel."

Anda mungkin juga menyukai