Menganalisis jenis produk dan menerapkan cara
pemasangan alat ukur, cara pengoperasian alat ukur,
cara pengukuran tinggi cairan, cara penghitungan
jumlah minyak dan penggunaan peralatan bantu lain.
V.21. CAPAIAN PEMBELAJARAN DASAR-DASAR PENGEMBANGAN
PERANGKAT LUNAK DAN GIM
A. Rasional
Materi dan capaian kompetensi pada Mata pelajaran
Dasar-dasar Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim merujuk
pada Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 282
Tahun 2016 tentang Penetapan SKKNI Kategori Informasi
dan Komunikasi Golongan Pokok Aktivitas Pemrograman,
Konsultasi Komputer dan Kegiatan Yang Berhubungan
Dengan Itu (YBDI) Bidang Software Development Sub
Bidang Pemrograman; Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI
Nomor 321 Tahun 2016 tentang Penetapan SKKNI Kategori
Informasi dan Komunikasi Golongan Pokok Telekomunikasi
Bidang Jaringan Komputer; dan Keputusan Menteri
Ketenagakerjaan RI Nomor 172 Tahun 2024 tentang
Penetapan SKKNI Kategori Informasi dan Komunikasi
Golongan Pokok Aktivitas Pemrograman, Konsultasi Komputer,
dan Kegiatan YBDI Bidang Keahlian Pengembangan Video
Game dengan mempertimbangkan deskriptor jenjang
kualifikasi 2 pada KKNI.
Mata pelajaran Dasar-dasar Pengembangan Perangkat
Lunak dan Gim berfungsi membekali murid dengan
seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan sikap agar
memiliki dasar yang kuat dalam mempelajari mata pelajaran
pada Fase F. Lingkup materi mata pelajaran ini meliputi
wawasan di bidang pengembangan perangkat lunak,
jaringan komputer dan gim.
Pembelajaran dapat dilakukan menggunakan berbagai
pendekatan, strategi, metode serta model yang sesuai
dengan karakteristik kompetensi yang harus dipelajari,
sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang interaktif,
inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi
murid untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang
yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, kemandirian sesuai
dengan bakat, minat,
renjana, dan perkembangan fisik serta psikologis murid. murid
diarahkan untuk menemukan sendiri berbagai fakta,
membangun konsep dan nilai-nilai baru secara mandiri
serta memahami dan menerapkan aspek digital consumer
behaviour. Mata Pelajaran ini bersifat holistik dimana
pembelajaran tidak semata-mata terkait dengan
kompetensi teknis saja. Akan tetapi murid akan
mengembangkan dirinya sebagai pelajar yang beriman dan
bertakwa kepada Tuhan Yang, bernalar kritis, peduli,
kreatif, kolaboratif, komunikatif, mandiri dan sehat. Model-
model pembelajaran yang dapat digunakan antara lain
project-based learning, teaching factory, discovery-based learning,
problem-based learning, inquiry-based learning, atau model
lainnya serta metode yang relevan.
Mata pelajaran ini berkontribusi dalam membentuk murid
memiliki keahlian pada bidang pengembangan perangkat
lunak dan gim, jaringan komputer, meningkatkan lebih
lanjut kemampuan logika dan teknologi digital (computational
thinking), yaitu suatu cara berpikir yang memungkinkan
untuk menguraikan suatu masalah menjadi beberapa
bagian yang lebih kecil dan sederhana, menemukan pola
masalah, serta menyusun langkah-langkah solusi mengatasi
masalah sebagai implementasi customer oriented.
Penguasaan kemampuan dasar-dasar pengembangan
perangkat lunak dan gim akan membiasakan murid
bernalar kritis dalam menghadapi permasalahan, bekerja
mandiri, serta kreatif dalam mengembangkan produk-
produk yang memegang prinsip kebhinekaan global dan
menemukan solusi permasalahan kehidupan.
B. Tujuan
Mata pelajaran Dasar-dasar Pengembangan Perangkat
Lunak dan Gim bertujuan membekali murid dengan hard skills
dan soft skills untuk:
1. memahami dunia kerja bidang Pengembangan
Perangkat Lunak dan Gim;
2. menerapkan kecakapan kerja dasar (Basic Job Skills), K3
(Kesehatan, Keselamatan Kerja) dan budaya kerja;
3. menerapkan dasar-dasar jaringan komputer;
4. menerapkan pemrograman terstruktur; dan
5. menerapkan pemrograman berorientasi objek.
C. Karakteristik
Pada hakikatnya mata pelajaran Dasar-dasar Pengembangan
Perangkat Lunak dan Gim berfokus pada kompetensi
bersifat dasar yang harus dimiliki oleh tenaga
pengembang IT, programmer, database administrator, web
engineer (merancang dan membangun website), game
developer (mengembangkan perangkat lunak multimedia
gim), network engineer, cloud engineer, IT support, field
engineer, dan jabatan lain sesuai dengan perkembangan
dunia kerja. Selain itu murid diberikan pemahaman tentang
proses bisnis, perkembangan penerapan teknologi dan isu-
isu global, entrepreneur profile, job-profile, peluang usaha
dan pekerjaan/profesi. Pengembangan soft skills pada mata
pelajaran Dasar-dasar Pengembangan Perangkat Lunak
dan Gim sangat penting sebagai pembekalan dasar di
dalam membangun etos kerja, meliputi komunikasi,
critical thinking, kolaborasi, dan kreativitas. Mata
pelajaran Dasar-dasar Pengembangan Perangkat Lunak
dan Gim membangun soft skills yang menjadi fondasi
dalam pengembangan hard skills seperti pemodelan,
implementasi, dokumentasi serta testing perangkat lunak.
Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Dasar-dasar
Perangkat Lunak dan Gim adalah sebagai berikut.
Elemen Deskripsi
Wawasan Dunia Meliputi perkembangan teknologi di
Kerja Bidang bidang pengembangan perangkat
Pengembangan lunak dan gim, jaringan komputer,
Perangkat Lunak serta cloud computing, pengenalan
dan Gim jenis-jenis profesi dan kewirausahaan
(job-profile and technopreneurship),
personal branding, peluang usaha di
bidang perangkat lunak dan gim,
Elemen Deskripsi
budaya mutu, manajemen proyek
serta pemahaman terhadap
kebutuhan pelanggan, dan validasi
perangkat lunak dan gim sesuai
dengan User Experience (UX).
Kecakapan Kerja Meliputi penerapan K3 dan budaya
Dasar (Basic Job kerja, seperti cara bekerja yang aman,
Skills), K3, dan identifikasi bahaya di tempat kerja,
Budaya Kerja penerapan budaya kerja 5R, serta
prosedur kerja untuk mencegah
kecelakaan. Selain itu, dibutuhkan
pemahaman dasar tentang cara
menggunakan peralatan atau
teknologi yang biasa digunakan dalam
bidang pengembangan perangkat
lunak dan gim, pengelolaan aset,
desain antarmuka pengguna (grafis,
tipografi, warna, audio, video, dan
interaksi pengguna), serta mempelajari
prinsip dasar algoritma pemrograman.
Teknologi Jaringan Meliputi ragam sistem operasi,
Komputer pengenalan perangkat keras komputer
(hardware), perangkat jaringan,
topologi jaringan, TCP/IP, dan IP
Address.
Pemrograman Meliputi konsep atau sudut pandang
Terstruktur pemrograman yang membagi-bagi
program berdasarkan fungsi atau
prosedur yang dibutuhkan program
komputer, pengenalan struktur data
yang terdiri dari data statis (array baik
dimensi, panjang, tipe data,
pengurutan) dan data dinamis (list,
stack), penggunaan tipe data, struktur
kontrol perulangan dan percabangan.
Elemen Deskripsi
Pemrograman Meliputi penggunaan prosedur dan
Berorientasi Objek fungsi, class, objek, method, package,
access modifier, enkapsulasi, interface,
pewarisan, dan polymorphism.
D. Capaian Pembelajaran
Pada akhir Fase E, murid memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Wawasan dunia kerja bidang pengembangan
perangkat lunak dan gim
Menganalisis langkah-langkah kerja dalam
pengembangan perangkat lunak dan gim dengan metode
yang menerapkan prinsip sesuai kebutuhan pelanggan;
menganalisis perkembangan teknologi di bidang
perangkat lunak, jaringan komputer, cloud computing,
dan gim; menganalisis berbagai profesi serta peluang
kewirausahaan di bidang tersebut; serta
menyimpulkan pentingnya personal branding untuk
membangun rencana karier, mentransfer minat dan
semangat ke dalam upaya berkarir atau berwirausaha
di industri perangkat lunak dan gim.
2. Kecakapan kerja dasar (basic job skills), K3, dan
budaya kerja
Menerapkan prinsip K3, budaya kerja, prosedur kerja, dan
pencegahan kecelakaan kerja, pengelolaan
penggunaan tools pengembangan perangkat lunak dan
gim, pengelolaan aset, pengembangan antarmuka
pengguna (User Interface), serta menganalisis algoritma
pemrograman dalam proses pengembangan dengan
tepat dan efisien.
3. Teknologi jaringan komputer
Menerapkan dasar-dasar jaringan komputer; menganalisis
perangkat keras komputer; membandingkan jenis
topologi dan perangkat jaringan; serta menyusun dan
memecahkan masalah dasar dalam pengaturan
konektivitas jaringan sesuai dengan kebutuhan dan
konteks penggunaannya.
4. Pemrograman terstruktur
Menerapkan prinsip-prinsip pemrograman terstruktur
dalam proyek sederhana pengembangan perangkat lunak