0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan5 halaman

Prosedur Rujukan Pasien Puskesmas 2024

Dokumen ini adalah SOP tentang rujukan pasien dari UPT Puskesmas Taretta, yang menjelaskan prosedur dan kebijakan terkait rujukan pasien ke rumah sakit. Terdapat langkah-langkah yang harus diikuti oleh petugas medis dalam menangani rujukan, baik untuk keadaan darurat maupun non-darurat. Selain itu, dokumen ini mencantumkan referensi peraturan kesehatan yang relevan dan persyaratan untuk memastikan keselamatan pasien selama proses rujukan.

Diunggah oleh

asmi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan5 halaman

Prosedur Rujukan Pasien Puskesmas 2024

Dokumen ini adalah SOP tentang rujukan pasien dari UPT Puskesmas Taretta, yang menjelaskan prosedur dan kebijakan terkait rujukan pasien ke rumah sakit. Terdapat langkah-langkah yang harus diikuti oleh petugas medis dalam menangani rujukan, baik untuk keadaan darurat maupun non-darurat. Selain itu, dokumen ini mencantumkan referensi peraturan kesehatan yang relevan dan persyaratan untuk memastikan keselamatan pasien selama proses rujukan.

Diunggah oleh

asmi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RUJUKAN

No. Dokumen : SOP/070 /UKP/


PKM-T/ 2024
SOP No. Revisi :002

Tanggal Terbit : 02 Januari 2024


Halaman : 1/5

UPT PUSKESMAS NURLAELA,[Link],Ns.M.M


TARETTA Nip. 19790919 200012 2 002

Pasien dirujuk adalah pasien yang atas pertimbangan

1. Pengertian dokter/petugas yang memerlukan pelayanan di RS baik untuk


diagnosis penunjang atau terapi.

Sebagai acuan penanganan pasien untuk mendapatkan pelayanan


2. Tujuan yang lebih memadai

Keputusan kepala upt puskesmas taretta nomor 085 tahun 2024


3. Kebijakan tentang pelayanan rujukan

1. Keputusan menteri kesehatan republik indonesia Nomor 47


tahun 2018 tentang peayanan Kegawatdaruratan;

2. Peraturan mentri kesehatan republik indonesia nomor HK.


07/MENKES/1986/2022 tentang praktek klinis bagi dokter di

4. Referensi fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama

3. Peraturan Bupati Bone Nomor 1 Tahun 2021 Tentang


Pedoman Pengendalian Gratifikasi Di Lingkungan Pemerintah
Daerah

5. Prosedur Persiapan Alat Dan Bahan


/Langkah- 1. Tabung oksigen
langkah 2. Nasal canule
3. Cairan infus(rl)
4. Ambulance
5. Form monitoring rujukan
6. Form rujukan
7. Set rujukan
1. Petugas yang melaksanakan
a. Dokter
b. Perawat
c. Bidan
d. Sopir ambulance
2. Langkah-langkah
a. Petugas melakukan anamnesis terhadap pasien
b. Petugas menegakkan diagnosis dan menentukan rencana
layanan medis yang akan di berikan kepada pasien berupa
rujukan ke fasilitas kesehatanyang lebih lengkap,karna
keterbatasan layanan di puskemas
c. Petugas mengiformasikan kepada paisen/keluarga tentang
kondisi pasien
d. Petugas menjelaskan bahwa pasien harus di rujuk,alasan
rujuk,serta RS yg tujuan
e. Petugas meminta persetujuan pasien Apabila pasien
menolak untuk di lakukan rujukan,petugas memberikan
informasi tentang alternatif pengobatan,risiko alternatif
pengobatan,resiko tentang keputusan yang diambil pasien
dan tanda tangan penolakan rujukan
f. Apabila pasien setuju untuk dilakukan rujukan petugas
menulis secara lengkap data di dalam surat rujukan yang
Petugas mencatat rujukan dalam buku register rujukan
 RUJUKAN NON EMERGENCY
1. Petugas Medis Menyerahkan rujukan Kepada Pasien
2. Petugas Medis Mempersilahkan Pasien Menuju Tempat
Rujukan
 RUJUKAN EMERGENCY
1. Petugas melakukan komunikasi dengan fasilitas kesehatan
tujuan rujukan
2. Petugas menginformasikan kepada pasien/keluarga mengenai
tempat rujukan
3. Petugas mempersiapkan pasien
4. Petugas medis melakukan stabilisasi kondisi pasien
5. Sementara itu sopir menyiapkan rujukan
6. Petugas medis mengevakuasi pasien ke sarana rujukan
7. Petugas medis meminitoring kondisi pasien selama dalam
perjalanan ke tempat rujukan
8. Petugas medis menyerahkan pasien ke fasilitas kesehatan
rujukan
9. Petugas medis menyampaikan informasi yang dibutuhkan oleh
fasilitas rujukan
10. Petugas medis kembali ke puskesmas

Menegakkan Memberikan
Melakukan
informasi tentang
anmnesis Diagnosis
kondisi pasien

p
Persetujuan Menjelaskan kepada
pasien keluarga bahwa pasien
harus di rujuk
Jika setuju
petugas
Jika menolak Memberikan informasi
membuatkan tentang alternatif ,resiko
rujukan keputusan,pengobatan dan TTD di
lembar penolakan

NON EMERGENY
EMERGENCY

Menyerahkan surat
rujukan kepada pasien
komunikasi dengan fasilitas
kesehatan tujuan rujukan
Mempersilahkan
6. Diagram Alir Pasien Tempat
menginformasikan kepada
Rujukan
pasien/keluarga mengenai
tempat rujukan
mempersiapkan pasien

Petugas medis melakukan stabilisasi kondisi pasien


Petugas medis melakukan stabilisasi kondisi pasien

sopir menyiapkan rujukan

medis mengevakuasi pasien ke sarana


rujukan

Petugas medis menyerahkan meminitoring kondisi pasien


pasien ke fasilitas kesehatan selama dalam perjalanan ke
rujukan tempat rujukan

menyampaikan informasi yang medis kembali ke


dibutuhkan oleh fasilitas rujukan puskesmas

7. Hal-hal 8. Petugas telah melakukan tindakan atau pertolongan


yang pertama di IGD Sebelum di rujuk k RS
9. Petugas mendampingi pasien adalah petugas yang
kompeten/terlatih menangani kegawatdaruratan

perlu di 10. Selama dalam perjalanan hingga sampai di fasilitas

perhatikan kesehat
11. an rujukan,petugas tetap memantau kondisi pasien dan
memastikan kondisi pasien dalam keadaan stabil

1. Unit pelayanan medis


[Link] Terkait 2. Fasilitas Rujukan

[Link] 1. Form bukti transport rujukan

Terkait 2. Form surat rujukan

TANGGAL
N
YANG DIUBAH ISI PERUBAHAN MULAI
O
DIBERLAKUKAN

Surat Keputusan
1 Kebijakan Kepala Puskesmas 2 januari 2024
Nomor Tahun 2024
[Link]
Historis Penambahan

Perubahan Peraturan Bupati Bone


Nomor 1 Tahun 2021
Tentang Pedoman 02 januari 2024
2 Referensi Pengendalian
Gratifikasi Di
Lingkungan Pemerintah
Daerah

Anda mungkin juga menyukai