0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
45 tayangan18 halaman

Perawatan Sistem Pengapian Kendaraan

Modul ajar ini berfokus pada perawatan sistem pengapian kendaraan ringan, disusun untuk siswa kelas XI di SMKN Tanjungsari. Terdapat rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, langkah-langkah, dan asesmen untuk memastikan pemahaman siswa tentang fungsi, komponen, cara kerja, dan prosedur perawatan sistem pengapian. Pembelajaran dilakukan secara diferensiasi untuk memenuhi kebutuhan siswa dengan berbagai tingkat pemahaman.

Diunggah oleh

Aminudin 92
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
45 tayangan18 halaman

Perawatan Sistem Pengapian Kendaraan

Modul ajar ini berfokus pada perawatan sistem pengapian kendaraan ringan, disusun untuk siswa kelas XI di SMKN Tanjungsari. Terdapat rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, langkah-langkah, dan asesmen untuk memastikan pemahaman siswa tentang fungsi, komponen, cara kerja, dan prosedur perawatan sistem pengapian. Pembelajaran dilakukan secara diferensiasi untuk memenuhi kebutuhan siswa dengan berbagai tingkat pemahaman.

Diunggah oleh

Aminudin 92
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

Judul Modul : Melakukan Perawatan Sistem Pengapian

Nama Penyusun : Sujoko Budi Raharjo, [Link]., [Link]


Elemen : Sistem Elektrikal Kendaraan Ringan
Program : Teknik Kendaran Ringan
Instansi : SMKN Tanjungsari Lam-Sel
Fase/Kelas/Semester : F / XI / III (Tiga)
Alokasi Waktu : 6 x 45 Menit
Jumlah Pertemuan : 3 Pertemuan

A. Tujuan Pembelajaran
Melakukan perawatan sistem pengapian

B Rencana Assessment
Rencana assessment dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

Instrument asesment
No TP Indikator
Awal Proses Akhir
1 Melakukan Peserta didik
perawatan dapat
sistem menjelaskan Tes Tes
pengapian fungsi sistem Tertulis - Tertulis
pengapian
Peserta didik
dapat
menyebutkan Tes Tes
komponen Tertulis - Tertulis
sistem
pengapian
Peserta didik
dapat -
mendeskripsikan Tes Tes
cara kerja Tertulis Tertulis
sistem
pengapian
Peserta didik -
dapat
menjelaskan Check Tes
prosedur List Tertulis
perawatan Observasi
sistem
pengapian
Peserta didik
dapat
melakukan Check Tes
perawatan List Tertulis,
sistem Observasi Penugasan
pengapian
Peserta didik
dapat
melakukan Check Tes
perbaikan List Tertulis,
kerusakan Observasi Penugasan
sistem
pengapian

C. Langkah Pembelajaran

Pembelajaran 1 : Fungsi dan komponen sistem pengapian

1. Pendahuluan
a. Menjelaskan tujuan pembelajaran, apersepsi dan melakukan
asesmen awal.
b. Hasil asesmen awal diolah untuk perencanaan pembelajaran
berdiferensiasi.

Pengelompokan peserta didik


Belum siap Siap Menguasai
Peserta didik tidak Peserta didik dapat Peserta didik dapat
dapat menjawab menjawab dengan menjawab dengan
/salah dari semua benar 1 atau 2 benar dari semua
pertanyaan yang pertanyaan yang pertanyaan yang
diberikan diberikan diberikan

2. Inti.
a. Pembelajaran bediferensiasi konten.

Kelompok pembelajaran diferensiasi


Belum siap Siap Menguasai
Materi disajikan Mencari literasi dari Menggunakan media
dalam bentuk berbagai sumber pembelajaran benda asli
video atau slide belajar sistem pengapian
tentang sistem
pengapian

b. Peserta didik pada kelompok belum siap akan dipandu guru


dalam penyampaian materi ajar menggunakan slide atau
video.
c. Peserta didik pada kelompom siap, dipersilahkan mencari
materi ajar dari berbagai literasi
d. Peserta didik pada kelompok menguasai, diberi penugasan
tentang fungsi dan komponen sistem pengapian secara
berkelompok
e. Peserta didik mempelajari materi fungsi dan komponen
sistem pengapian untuk mencapai indicator menjelaskan
fungsi dan komponen sistem pengapian
f. Peserta didik mempelajari materi fungsi dan komponen
sistem pengapian untuk mencapai indicator menyebutkan
fungsi dan komponen sistem pengapian
g. Pada pembelajaran ini guru tidak melakukan asesmen.

3. Penutup
a. Refleksi
Pembelajaran bediferensiasi konten.
Memberikan pertanyaan kepada peserta didik :

 Apa yang anda peroleh setelah mengikuti


pembelajaran hari ini ?
 Apa yang ingi anda peroleh setelah mempelajari
tentang sistem pengapian ?

b. Tindak lanjut.
Menyampaikan materi pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya.

Pembelajaran 2 : Cara kerja dan prosedur perawatan sistem


pengapian

1. Pendahuluan
a. Menjelaskan tujuan pembelajaran, apersepsi dan motivasi

2. Inti.
a. Pembelajaran bediferensiasi strategi.

Kelompok pembelajaran diferensiasi


Belum siap Siap Menguasai
Peserta didik Peserta didik Peserta didik
diberikan mempelajari cara mempelajari cara kerja
pendampingan kerja dan prosedur dan prosedur perawatan
dalam mempelajari perawatan sistem sistem pengapian pada
cara kerja dan pengapian dari mobil
prosedur berbagai sumber
perawatan sistem literasi dan trainer
pengapian

b. Peserta didik pada kelompok belum siap akan dipandu guru


dalam mempelajari cara kerja dan prosedur perawatan
sistem pengapian.
c. Peserta didik pada kelompom siap, dipersilahkan mencari
materi ajar cara kerja dan prosedur perawatan sistem
[Link] berbagai literasi dan trainer
d. Peserta didik pada kelompok menguasai, diberi penugasan
tentang cara kerja dan prosedur perawatan sistem
pengapian secara berkelompok pada unit mobil.
e. Peserta didik mempelajari materi cara kerja sistem
pengapian untuk mencapai indicator mendeskripsikan cara
kerja sistem pengapian
f. Peserta didik mempelajari materi prosedur perawatan sistem
pengapian untuk mencapai indicator melakukan perawatan
sistem pengapian
g. Guru melakukan asemen tertulis setelah peserta didik
mempelajari cara kerja sistem pengapian. Dan berdasar
hasil asesmen guru melakukan pembimbingan lanjut untuk
mencapai ketuntasan belajar bagi peserta didik.
h. Guru melakukan asemen lisan setelah peserta didik
mempelajari prosedur perawatan sistem pengapian. Dan
berdasar hasil asesmen guru melakukan pembimbingan
lanjut untuk mencapai ketuntasan belajar bagi peserta didik.

3. Penutup
a. Refleksi
Memeberikan pertanyaan kepada peserta didik :

 Materi apa yang belum dipahami ?


 Apa yang akan anda lakukan agar lebih mudah dalam
mempelajari tentang sistem pengapian ?

b. Tindak lanjut.
Menyampaikan materi pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya.

Pembelajaran 3 : Melakukan perbaikan sistem pengapian

1. Pendahuluan
a. Menjelaskan tujuan pembelajaran, apersepsi dan motivasi
2. Inti.
a. Pembelajaran bediferensiasi strategi.

Kelompok pembelajaran diferensiasi


Belum siap Siap Menguasai
Peserta didik diberikan Peserta didik Peserta didik
pendampingan teman melakukan melakukan
sebaya atau guru perbaikan sistem perbaikan sistem
dalam praktik pengapian pengapian
melakukan perbaikan menggunakan menggunakan LKPD
sistem pengapian LKPD dan menjadi tutor
menggunakan LKPD untuk teman
sebayanya

a. Peserta didik pada kelompok belum siap akan didampingi


teman sebaya atau guru dalam praktik melakukan perbaikan
sistem pengapian menggunakan LKPD.
b. Peserta didik pada kelompok siap, dipersilahkan praktik
melakukan perbaikan sistem pengapian menggunakan LKPD
yang tersedia.
c. Peserta didik pada kelompok menguasai, diberi penugasan
praktik melakukan perbaikan sistem pengapian
menggunakan LKPD yang tersedia pada unit mobil. Dan
diberi kemsempatan menjadi tutor untuk teman sebayanya.
d. Peserta didik melakukan praktik perbaikan sistem pengapian
sesuai dengan pengelompokan asesmen awal
untuk mencapai indicator melakukan perbaikan sistem
pengapian
e. Guru melakukan observasi terhadap peserta didik tentang
kinerja melakukan perbaikan sistem pengapian. Dan hasil
yang terkumpul digunakan sebagai pembinaan untuk
mencapai ketuntasan
f. Di akhir pembelajaran guru melakukan asemen sumatif
dengan penugasan secara mandiri melalui praktik
melakukan perbaikan sistem pengapian dengan
menggunakan LKPD.
g. Guru melakukan asemen tertulis yang mencakup materi
tentang fungsi dan komponen sistem pengapian, deskripsi
cara kerja sistem pengapian, melakukan prosedur perawatan
sistem pengapian, melakukan perbaikan sistem pengapian.

b. Penutup
a. Refleksi
Memeberikan pertanyaan kepada peserta didik :
 Bagaimana perasaan anda setelah mempelajari
perbaikan sistem pengapian ?
 Pengalaman baru apa yang anda dapatkan setelah
mempelajari tentang sistem pengapian ?

b. Tindak lanjut.
Menyampaikan materi pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya.

D. Asesmen

Asesmen Awal :
Tes Tertulis :
1. Apa fungsi sistem pengapian pada kendaraan ?
2. Komponen apa saja yang terdapat pada sistem pengapian
?
Jawaban :
1. Fungsi sistem pengapian pada kendaraan sebagai unit
untuk menghasilkan percikan bunga api.
2. Komponen utama sistem pengapian adalah battery, ballas
resistor, switch ON/OFF, sekering, coil pengapian, kabel
tegangan tinggi, distributor, busi.

Teknik Penskoran
Menggunakan rubric :

Pengelompokan peserta didik


Belum siap Siap Menguasai
Peserta didik tidak Peserta didik dapat Peserta didik dapat
dapat menjawab menjawab dengan menjawab dengan
/salah dari semua benar 1 atau 2 benar dari semua
pertanyaan yang pertanyaan yang pertanyaan yang
diberikan diberikan diberikan

Asesmen Proses :
Tes Tertulis :
1. Jelaskan cara kerja sistem pengapian pada kendaraan ?
2. Sebutkan komponen sistem pengapian ?
Jawaban :
1. Cara kerja sistem pengapian pada kendaraan diawali dari
posisi stop kontak ON sehingga akan terjadi aliran arus
listrik dari battery – stop kontak – sekering . Selanjutnya
arus listrik diperbesar di coil pengapian. Arus listrik
tegangan tinggi dari coil pengapian dikirim ke distributor dan
dibagi sesuai arah busi untuk menghasilkan percikan bunga
api.
2. Komponen sistem pengapian yaitu : battery, switch
ON/OFF, sekering, koil pengapian, kabel tegangan tinggi,
distributor, kapasitor, busi.
Teknik penskoran :
Menggunakan rubric :

Jawaban soal Baru Berkembang Berkembang Mahir


No. 1 Dapat Dapat Dapat
mendekripsikan mendekripsikan mendekripsikan
dengan benar dengan benar dengan benar
tentang cara kerja tentang cara kerjatentang cara kerja
sistem pengapian, sistem pengapian sistem pengapian,
namun masih ada sesuai dengan sesuai dengan
yang belum tepat standar standar, dan
dapat
menjelaskan jika
dikaitkan dengan
permasalahan lain
yang berkaitan
No. 2 Dapat Dapat Dapat
mendekripsikan mendekripsikan mendekripsikan
dengan benar dengan benar dengan benar
tentang tentang komponen tentang komponen
komponen sistem sistem pengapian, sistem pengapian,
pengapian, sesuai dengan sesuai dengan
namun masih ada standar standar, dan
yang belum tepat dapat
menjelaskan jika
dikaitkan dengan
permasalahan lain
yang berkaitan

Rencana tindak lanjut


Mahir : Peserta didik kategori mahir direkomendasikan menjadi
tutor teman sebaya
Berkembang : Peserta didik kategori berkembang diberi penguatan materi
oleh guru
Belum : Peserta didik kategori belum berkembang akan didampingi
Berkembang oleh guru dan teman sebaya dalam mempelajari
perawatan sistem pengapian

Tes Lisan :
1. Langkah pertama untuk mengetahui penyebab sistem
pengapian jika mengalami masalah?
2. Sebutkan Komponen yang terdapat pada sistem
pengapian?
Jawaban :
1. Langkah pertama yang dilakukan jika ada masalah pada
Sistem pengapian adalah check sumber arus utama yaitu
battery, selanjunya switch ON/OFF dan seterusnya.
2. Komponen-komponen pada sistem pengapian setidak-
tidaknya yaitu : battery, switch ON/OFF, sekering, koil
pengapian, kabel tegangan tinggi, distributor, kapasitor,
busi..
Teknik penskoran :
Menggunakan rubric :

Jawaban soal Baru Berkembang Berkembang Mahir


No. 1 Hanya menjawab Dapat Dapat
dengan sebagian menjelasankan menjelasankan
penjelasan tentang langkah tentang langkah
tentang langkah pertama pertama
pertama menangani trouble menangani trouble
menangani pada sistem pada sistem
trouble pada pengapian pengapian dengan
sistem pengapian, benar dan tepat
dan dikaitkan
dengan kondisi
nyata
No. 2 Hanya menjawab Dapat Dapat
dengan sebagian menjelaskan menjelaskan
penjelasan tentang tentang
tentang komponen- komponen-
komponen- komponen pada komponen pada
komponen pada sistem pengapian, sistem pengapian,
sistem pengapian, dengan benar dan
tepat juga aplikasi
abad terakhir
Rencana tindak lanjut
Mahir : Peserta didik kategori mahir direkomendasikan menjadi
tutor teman sebaya
Berkembang : Peserta didik kategori berkembang diberi penguatan materi
oleh guru
Belum : Peserta didik kategori belum berkembang akan didampingi
Berkembang oleh guru dan teman sebaya dalam mempelajari
throuble shotting dan komponen sistem pengapian

Kompeten Nilai
No Komponen/ Sub Komponen Skor
K BK B S
1 Dimensi Kompetensi
1.1 Task Skill
Dapat mengerjakan pekerjaan √ 1
secara sistematis
1.2 Task Managerial Skill
Dapat bekerja dengan beberapa √ 1
pekerjaan sekaligus
1.3 Contingency Managerial skill
Responsif bertindak pada kondisi √ 1
kerja yang abnormal
1.4 Job Roll Environment Skill
Komunikatif dan melaksanakan √ 1
aturan penggunaan tempat kerja,
peralatan dan media kerja
1.5 Transfer Skill
Dapat bekerja dalam berbagai √ 1
metode / peralatan
Sub 1 (n/5x20) 20 0
2 Proses Pekerjaan
2.1 Melakukan pemeriksaan sistem
pengapian
o Menggunakan pakaian kerja dan
sepatu
o Melakukan pemeriksaan sesuai
SOP 4 0
o Menggunakan peralatan sesuai
SMB
o Bekerja dengan memperhatikan
K3LH
2.2 Melakukan perawatan sistem
pengapian
o Menggunakan pakaian kerja dan
sepatu
o Melakukan pemeriksaan sesuai
SOP 4 0
o Menggunakan peralatan sesuai
SMB
o Bekerja dengan memperhatikan
K3LH
2.3 Melakukan perbaikan sistem
pengapian
o Menggunakan pakaian kerja dan
sepatu
o Melakukan pemeriksaan sesuai
SOP 4 0
o Menggunakan peralatan sesuai
SMB
o Bekerja dengan memperhatikan
K3LH
Sub 2 (n/12x50) 50
3 Hasil Pekerjaan
Melakukan pemeriksaan sistem 1
pengapian
Melakukan perawatan sistem 1
pengapian
Melakukan perbaikan sistem 1
pengapian
Sub 3 (n/3x30) 30
Skor Total ( Sub 1+Sub 2 + Sub 3 100
Kesimpulan :
Peserta didik dianggap mencapai tujuan pembelajaran jika perolehan skor diatas
75
Rencana Tindak Lanjut :

Skor 0 sd 75 : Peserta didik diberikan remedial dan pendampingan


pada bagian yang belum dikuasai
Skor 71 sd 85 : Peserta didik dianggap telah mencapai tujuan
pembelajaran dan siap diberi materi selanjutnya
Skor 86 sd 100 : Peserta didik diberikan pengayaan dan materi
pembelajaran yang lebih menantang sesuai kehidupan
nyata

Asesmen akhir sumatif


Tes Tulis Pilihan Ganda
Tujuan Indikator No Soal
Pembelajaran
Melakukan Peserta didik dapat Sistem pengapian yang ada pada
perawatan menjelaskan fungsi kendaraan pada prinsipnya
sistem sistem pengapian adalah sistem untuk ….
pengapian a. Menghasilkan percikan
bunga api
b. Membuang api
c. Mengurangi bahan bakar
d. Menghasilkan arus
tegangan tinggi
e. Menyimpan bahan bakar
Pembahasan
Jawab : A
Sudah jelas.
Peserta didik dapat Sistem pengapian terdiri dari
menjelaskan fungsi gabungan rangkaian komponen-
komponen sistem komponen tersebut di bawah ini,
pengapian kecuali …
a. Battery
b. Ballast resistor
c. Switch On / Off
d. Motor stater
e. Distributor

Pembahasan :
Jawab : D
Sudah jelas
Peserta didik dapat Komponen sistem pengapian
mendeskripsikan cara yang digunakan sebagai
kerja sistem komponen pengatur arus listrik
pengapian tegangan tinggi pada sistem
pengapian adalah …
a. Didtributor
b. Rotor
c. Capacitor
d. Resistor
e. Connector

Pembahasan :
Jawab : C
Sudah jelas
Peserta didik dapat Langkah pertama yang dilakukan
melakukan perbaikan jika Pada sistem pengapian tidak
sistem pengapian menghasilkan bunga api, adalah..
a. Check Jaringan listrik
sistem pengapian
b. Check sochet
c. Check boklam lampu
tanda
d. Check voltage battery
e. Check saklar lampu
Pembahasan :
Jawab : D
Sudah jelas
Peserta didik dapat Perawatan sistem pengapian
melakukan perawatan adalah sangat penting dan sangat
sistem pengapian bermanfaat seperti tersebut di
bawah ini kecuali :
a. Memperpanjang usia
rangkaian sistem
pengapian
b. Nyaman saat berkendara
c. Penghematan biaya
perbaikan
d. Pemborosan waktu dan
biaya perawatan.
e. Tampilan yang selalu
original.
Pembahasan :
Jawab : D
Pemborosan waktu dan biaya
perawatan tidak termasuk
manfaat dalam hal ini.

Penskoran :
Skor total adalah jawaban benar (5)x 20 = 100

Rencana Tindak Lanjut :


Skor 0 sd 75 : Peserta didik diberikan remedial dan pendampingan
pada bagian yang belum dikuasai
Skor 71 sd 85 : Peserta didik dianggap telah mencapai tujuan
pembelajaran dan siap diberi materi selanjutnya
Skor 86 sd 100 : Peserta didik diberikan pengayaan dan materi
pembelajaran yang lebih menantang sesuai kehidupan
nyata

Penugasan
Menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) / job sheet

CP Nama :
Job sheet Perawatan Kelas :
SMK Sistem pengapian Nilai :

I. Tujuan Pembelajaran :
1 Siswa dapat merawat sistem pengapian
2 Siswa dapat melakukan pemeriksaan sistem pengapian
3 Siswa dapat melakukan perbaikan sistem pengapian

II. Keselamatan kerja :


1 Tidak bercanda di bengkel
2 Gunakan workpak
3 Tidak melakukan hubungan singkat battery saat pemeriksaan

III. Alat bahan yang digunakan :


1 Alat yang digunakan :
a. Tang
b. Obeng
c. Multitester
2 Bahan yang digunakan :
a. Kabel listrik
b. Lap pembersih
c. Kuas pembersih

IV. Langkah Kerja :


1. Doa Pembuka
2. Persiapan alat bahan
3. Merawat sistem pengapian
4. Melakukan pemeriksaan sistem pengapian
5. Melakukan perbaikan sistem pengapian
6. Laporan
7. Kemas-kemas
8. Doa penutup
V. Hasil

Hasil Pemeriksaan sistem pengapian :


Kondisi
No Kegiatan Kesimpulan
Bagus Rusak
1 Merawat sistem
pengapian
2 Melakukan
pemeriksaan sistem
pengapian
3 Melakukan
perbaikan sistem
pengapian
Kesimpulan :
Sistem pengapian dalam kondisi baik dan layak pakai

:
Materi
Sistem pengapian
Sistem pengapian pada mobil adalah rangkaian komponen yang bertugas
menghasilkan percikan api di dalam ruang bakar untuk membakar
campuran udara dan bahan bakar, sehingga mesin mobil dapat hidup dan
menghasilkan tenaga. Sistem ini sangat penting karena tanpa percikan
api, mesin tidak akan bisa menyala.
Cara Kerja Sistem Pengapian:
Sistem pengapian bekerja dengan mengubah energi listrik bertegangan
rendah dari baterai menjadi tegangan tinggi yang diperlukan untuk
menghasilkan percikan api pada busi.

1. 1. Baterai:

Sumber energi listrik utama pada mobil, yang memasok daya ke seluruh
sistem pengapian.

2. 2. Kunci Kontak:

Berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan aliran listrik ke sistem


pengapian.
3. 3. Ignition Coil:

Mengubah tegangan rendah dari baterai menjadi tegangan tinggi yang


diperlukan untuk memicu percikan api pada busi.

4. 4. Distributor (pada sistem konvensional):

Mendistribusikan tegangan tinggi dari ignition coil ke busi yang sesuai


pada setiap silinder pada waktu yang tepat.

5. 5. Platina/Contact Point (pada sistem konvensional):

Berfungsi sebagai saklar yang membuka dan menutup sirkuit untuk


menghasilkan percikan api.

6. 6. Kondensor (pada sistem konvensional):

Mencegah percikan api pada platina saat membuka dan menutup.

7. 7. Busi:

Tempat terjadinya percikan api di dalam ruang bakar, yang membakar


campuran udara dan bahan bakar.

8. 8. Kabel Busi:
Menyalurkan tegangan tinggi dari koil pengapian ke busi.

Jenis Sistem Pengapian:


 Sistem Pengapian Konvensional (Platina):

Menggunakan platina sebagai saklar untuk memutus dan


menghubungkan arus listrik.

 Sistem Pengapian Transistor:

Menggunakan transistor sebagai saklar elektronik untuk kontrol yang


lebih presisi.

 Sistem Pengapian CDI (Capacitor Discharge Ignition):

Menggunakan kapasitor untuk menyimpan energi dan melepaskannya ke


busi untuk percikan api.

 Sistem Pengapian DLI (Distributorless Ignition):


Tidak menggunakan distributor, melainkan setiap silinder memiliki
ignition coil sendiri dan dikontrol oleh ECU (Electronic Control Unit).

Pentingnya Perawatan Sistem Pengapian:


Perawatan sistem pengapian secara berkala sangat penting untuk
menjaga performa mesin dan mencegah kerusakan. Pemeriksaan
komponen seperti busi, koil, dan kabel busi secara rutin dapat membantu
mencegah masalah pada sistem pengapian dan memastikan mesin tetap
beroperasi dengan baik
Daftar Pustaka

Peraturan Pemerintah

Toni Toharudin, (2025). Capaian Pembelajaran pada anak usia dini, jenjang
pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan
menengah. Kepala Badan Standar, dan Asesmen
Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan
Menengah Nomor 046 / H / KR / 2025

Buku

Shopan Pangestu S.T Sistem kelistrikan body, Body electrical old vs body
electrival new”
Danang Adiyanto sistem kelistrikan body pada mobil golf listrik”.

Journal Ilmiah :

[Link]

[Link]
listrik/

Artikel
[Link]
63ID1063&oq=sistem+strater+&gs_lcrp=EgZjaHJvbWUqCQgBEAAYDRiABDIGC
AAQRRg5MgkIARAAGA0YgAQyCQgCEAAYDRiABDIJCAMQABgNGIAEMggIB
BAAGA0YHjIICAUQABgNGB4yCAgGEAAYDRgeMggIBxAAGA0YHjIICAgQABg
NGB4yCAgJEAAYDRge0gEIODgzOGowajeoAgiwAgHxBYVO3ajvdXpx&sourcei
d=chrome&ie=UTF-8

[Link]
sistem-starter-pada-mobil-
0000000120#:~:text=Sistem%20starter%20merupakan%20komponen%20pada,p
ada%20aki%20menjadi%20energi%20mekanik.

[Link]

[Link]
D1063ID1063&oq=sistem+pengapian+mobil&gs_lcrp=EgZjaHJvbWUyBggAEEU
YOTIHCAEQIRiPAjIHCAIQIRiPAtIBCTEzNzE2ajBqN6gCCLACAfEF1lYXV3wIthb
xBdZWF1d8CLYW&sourceid=chrome&ie=UTF-8

[Link]
[Link]
Link modul :
Link Modul ajar deep learning sistem lampu tanda :
[Link]

Link modul ajar deep learning sistem pengapian


[Link]

Anda mungkin juga menyukai