RENCANA PROSES PEMBELAJARAN
(RPP)
TAHUN PELAJARAN 2022/2023
Satuan Pendidikan : SDIT AS SU’ADAA
Kelas/Semester : IV/ I (Satu)
Mata Pelajaran : Matematika
Materi Pokok : Factors and Multiples
Alokasi Waktu : 13 x pertemuan
A. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar :
KI PENGETAHUAN (KI 3) KI PENGETAHUAN (KI 4)
KI 3 : Memahami pengetahuan faktual KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual
dengan cara mengamati dan dalam bahasa yang jelas, sistematis
menanya berdasarkan rasa ingin dan logis, dalam karya yang estetis,
tahu tentang dirinya, makhluk dalam gerakan yang mencerminkan
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, anak sehat, dan dalam tindakan yang
dan benda-benda yang mencerminkan perilaku anak
dijumpainya di rumah, di sekolah beriman dan berakhlak mulia
dan di tempat bermain
KOMPETENSI DASAR DARI KI 3 KOMPETENSI DASAR DARI KI 4
3. 4 : Menyelesaikan faktor dan 4.4 : Mengidentifikasi faktor dan kelipatan
kelipatan suatu bilangan suatu bilangan
3.5 : Menjelaskan bilangan prima 4.5 : Mengidentifikasi bilangan prima
3.6 : Menjelaskan dan menentukan 4.6 : Menyelesaikan masalah yang berkaitan
faktor persekutuan, faktor faktor persekutuan, faktor persekutuan
persekutuan terbesar (FPB), terbesar (FPB), kelipatan dan kelipatan
kelipatan dan kelipatan persekutuan kecil (KPK) Dari dua
persekutuan kecil (KPK) Dari dua bilangan berkaitan dengan kehidupan
bilangan berkaitan dengan sehari - hari
kehidupan sehari - hari
B. Metode Pembelajaran :
Pendekatan Pembelajaran : Scientific
Metode Pembelajaran : Ceramah, diskusi kelompok, tanya jawab, presentasi, dan pemberian tugas
C. Media / Alat Pembelajaran :
Media : PPT, Video Pembelajaran, Lembar Kerja Siswa, Spidol
Computer, Spidol, Papan tulis
D. Sumber Belajar :
Buku Math Champion level 4
LESSON 1 FACTORS
INDIKATOR :
Siswa akan dapat:
menyatakan bahwa jika a ÷ b = c, dimana a, b dan c adalah a whole number, maka b merupakan sebuah
faktor dari a
menentukan bahwa a whole number yang terdiri dari 1-digit merupakan salah satu faktor dari whole
number lain melalui division (pembagian)
mengenali bahwa jika c = a x b, maka a dan b adalah faktor dari c, dimana a, b dan c adalah whole
numbers
membuat daftar faktor dari whole number (hingga 100)
mengenali faktor persekutuan dari dua whole number
menentukan jika sebuah bilangan yang terdiri dari 1-digit merupakan faktor yang sama dari dua bilangan
KATA KUNCI 1:
Factor - Faktor
KONSEP 1:
Factors (faktor-faktor) adalah whole number. Ketika sebuah bilangan yang diberikan di-divide (dibagi)
oleh factor (faktor) - nya sendiri, tidak akan meninggalkan remainder (sisa).
Smallest faktor (factor terkecil) sebuah bilangan adalah 1 dan greatest faktor (factor terbesar) adalah
bilangan itu sendiri.
Prosedur Pembelajaran Apa Yang Dibutuhkan
Ready, Set, Go!
1.
Lihatlah halaman 56. Textbook 4, hal. 56
Perkenalkan kata ‘product’ dan ‘factor’ dengan mengerjakan contoh
yang berhubungan dengan product suatu bilangan (1 x 6) dengan factor-
nya sendiri (1 dan 6).
Jelaskan apa yang dimaksud dengan factor: Factor sebuah bilangan
adalah sebuah whole number. Ketika sebuah bilangan yang diberikan
dibagi dengan faktornya,bilangan itu tidak meninggalkan remainder
(sisa). (Contoh: 8 dapat dibagi habis oleh 2, jadi 2 adalah factor dari 8).
2. 2
Gambarkan strategi yang dipakai untuk menemukan semua factor dari
sebuah bilangan.
Tunjukkanlah pada siswa bagaimana operasi division (tanpa
meninggalkan remainder) digunakan untuk menentukan apakah sebuah
bilangan merupakan sebuah faktor dari bilangan lainnya.
Tunjukkanlah daftar faktor bilangan 6 dengan menggunakan aturan
keterbagian.
Tekankan bahwa 5 dan 4 bukan faktor dari 6 karena 5 dan 4 tidak dapat
membagi 6 tanpa remainder (sisa). 1, 2, 3 dan 6 merupakan faktor dari 6
karena mereka dapat membagi angka 6 tanpa remainder (sisa).
3.
Tunjukkan pada siswa daftar faktor bilangan 32. Mintalah siswa untuk
berlatih secara berpasangan menuliskan faktor bilangan tersebut.
4.4
Mintalah siswa berlatih secara berpasangan untuk menemukan semua
factor yang mungkin memberikan 24 sebagai hasil kali. Kemudian, siswa
harus menuliskan daftar faktor -nya.
Textbook 4, hal. 57
5.
Ajarkan siswa untuk menemukan jika sebuah bilangan adalah sebuah
faktor dengan cara membaginya. Bilangan tersebut merupakan faktor jika
Prosedur Pembelajaran Apa Yang Dibutuhkan
sebuah bilangan lain dapat dibagi habis oleh faktor tersebut. Contohnya:
12 dapat dibagi habis oleh 3, jadi 3 adalah factor dari 12.
6.
Jelaskan tentang ketentuan keterbagian pada siswa. Contohnya, 16 tidak
dapat dibagi oleh 5, jadi 5 bukan sebuah faktor.
Strategi berikut ini dapat diajarkan pada siswa dengan menggunakan 16
sebagai contoh:
Step 1: Tuliskan angka ‘1’ dan angka ’16’ sebagai faktor. Berikanlah
spasi di antaranya.
Step 2: Periksalah apakah 2 adalah sebuah faktor dari bilangan tersebut.
2 membagi 16. 2 x 8 = 16. Jadi, 8 juga adalah sebuah factor dari bilangan
tersebut.
Tuliskan angka ‘2’ di spasi setelah ‘1’ dan ‘8’ di sebelah ‘16’.
Step 3: Periksalah apakah 3 adalah sebuah faktor dari bilangan tersebut.
3 tidak dapat membagi habis 16. Jadi, angka 3 bukan merupakan sebuah
faktor.
Step 4: Periksalah apakah 4 adalah sebuah faktor dari bilangan tersebut.
4 membagi habis 16. 4 x 4 = 16. Jadi, 4 merupakan sebuah faktor dari
bilangan tersebut.
Tulislah angka ‘4’ di spasi antara ‘2’ dan ‘8’. Hal ini memberikan daftar
angka yang merupakan factor dari angka 16: 1, 2, 4, 8, 16.
7.7
Siswa berlatih secara berpasangan untuk menemukan faktor dari
bilangan yang diberikan.
8.
Jelaskan pada siswa tentang strategi bagaimana cara menemukan factor
yang sama dari dua buah bilangan.
Step 1: Buatlah sebuah daftar faktor dari bilangan pertama.
Step 2: Buatlah sebuah daftar faktor dari bilangan kedua.
12: 1, 2, 3, 4, 6, 12
Step 3: lingkarilah faktor-faktor yang sama.
Jawabannya adalah 1, 2, and 4.
9.
Siswa berlatih secara berpasangan dalam menggunakan strategi tersebut
untuk menemukan faktor persekutuan dari 2 bilangan yang diberikan.
10.
Siswa harus berlatih secara berpasangan menggunakan pembagian untuk
menemukan apakah sebuah bilangan merupakan faktor persekutuan dari
dua bilangan. Ingatkan siswa bahwa sebuah bilangan merupakan faktor
persekutuan bila bilangan itu bisa membagi habis kedua bilangan Textbook 4,
tersebut. hal. 58
11.
Nilailah pemahaman murid dengan mengajak mereka untuk menemukan
faktor persekutuan. Textbook 4,
hal. 59
Prosedur Pembelajaran Apa Yang Dibutuhkan
Tugas Individu
Berikan tugas siswa untuk mengerjakan Practice 1, Workbook 4. Workbook 4, Practice
1,
hal. 40-41
LESSON 2 MULTIPLES
INDIKATOR :
Siswa akan dapat:
menyatakan bahwa sebuah kelipatan dari a whole number merupakan produk (hasil kali) dari whole
number itu sendiri dengan whole number lainnya
menentukan jika sebuah bilangan bulat merupakan kelipatan dari bilangan bulat 1-digit lainnya melalui
division
membuat daftar (hingga 12) multiple (kelipatan) angka 1-digit bilangan bulat yang telah diberikan
mengidentifikasi common multiple (kelipatan persekutuan) yang sama antara 2 atau 3 buah bilangan
bulat yang terdiri dari 1-digit
menghubungkan konsep ‘factor’ (‘faktor’) dan ‘multiple’ (‘pengali’)
KEY TERMS 2:
Multiple – kelipatan
KEY CONCEPT 2:
Multiple (kelipatan) whole number 1-digit ditemukan melalui multiplying (mengalikan) whole number
tersebut dengan whole number lainnya
Konsep factor (faktor) dan multiples (kelipatan) adalah berhubungan: 2 adalah factor (faktor) 8 dan 8
adalah multiple (kelipatan) 2
Instructional Procedure What You Will Need
Ready, Set, Go!
1.
Lihatlah halaman 59. Textbook 4, hal. 59
Perkenalkan kata ‘multiple’ dengan menghubungkannya pada
multiplication table/tabel perkalian.
Ajaklah siswa untuk membaca multiplication table 3. Hasil kali dari
multiplication table 3 adalah multiples 3.
2. 2
Peragakan dan tunjukkan pada siswa strategi untuk menentukan apakah
sebuah bilangan merupakan multiple dari bilangan lainnya. Gunakanlah
ketentuan divisibility (aturan keterbagian) dalam demo tersebut.
Jelaskan bahwa sebuah bilangan merupakan sebuah kelipatan jika
bilangan tersebut bisa membagi kelipatan sepenuhnya..
3.
Ajaklah siswa bekerja secara berpasangan untuk melatih strategi di atas
dan untuk menemukan apakah sebuah bilangan merupakan kelipatan
dari bilangan lainnya.
4.
Instructional Procedure What You Will Need
Tunjukkanlah sebuah contoh daftar 3 multiples pertama dari sebuah
bilangan. Siswa akan membuat daftar hanya sampai 12 multiples
pertama dari sebuah bilangan. Textbook 4, hal. 60
5.
Ajaklah siswa bekerja berpasangan untuk membuat daftar multiple dari
bilangan, contohnya: 7.
Kemudian ajaklah mereka untuk menemukan multiple yang pertama,
kedua dan seterusnya.
6.
Ujilah pemahaman siswa dengan memberikan mereka latihan soal ini.
7.7
Jelaskanlah strategi untuk menemukan common multiples dari dua atau
lebih bilangan.
Kerjakan contoh tersebut untuk menunjukkan pada siswa bagaimana
cara menemukan kelipatan persekutuan dari sebuah bilangan dengan
membuat daftar multiple dari bilangan-bilangan tersebut.
8.
Siswa harus bekerja secara berpasangan untuk melengkapi latihan
menemukan kelipatan persekutuan dari bilangan 4 dan 6.
9 to 11.9 1
Ujilah pemahaman siswa dengan mengajak mereka untuk melakukan
latihan.
Catatan: siswa mungkin bingung dengan istilah ‘factors’ dan
‘multiples’. Bantulah siswa untuk membuat perbedaan antara istilah Textbook 4, hal. 61
tersebut.
Contohnya: Temukanlah factors dari angka 8.
(1, 2, 4, 8)
Temukanlah multiples dari angka 8.
(8, 16, 24, 32, ...)
Tugas Individu
Berilah tugas siswa yaitu mengerjakan pupils Practice 2, Workbook 4. Workbook 4, Practice
2,
hal. 42 - 43
LESSON 3 PRIME NUMBERS
INDIKATOR :
Siswa akan dapat:
Mendefinisikan bahwa prime number adalah bilangan yang hanya memiliki 2 faktor yaitu 1 dan bilangan
itu sendiri.
Mengidentifikasikan prime number dari beberapa kumpulan bilangan
Memahami bahwa sebuah bilangan dapat dinyatakan sebagai hasil kali dari faktor prima (prime factors)
Menyatakan sebuah bilangan sebagai hasil kali dari faktor prima dari bilangan tersebut
Kata Kunci 3:
Factor - Faktor
Prime number – Bilangan prima
Prime factor – Faktor prima
Prime factorisation – Faktorisasi Prima
Konsep 3:
Prime numbers adalah bilangan yang hanya memiliki 2 faktor yaitu 1 dan bilangan itu sendiri.
Semua bilangan prima adalah bilangan ganjil, kecuali 2. Ini karena semua bilangan genap dapat dibagi
oleh 2, yang membuat bilangan tersebut memiliki setidaknya 3 faktor yaitu 1, bilangan itu sendiri, dan 2.
Prosedur Pembelajaran Yang Dibutuhkan
Ready, Set, Go!
Prime Numbers
1. Textbook 4, hal. 62
Lihat halaman 62.
Ingatkan kembali definisi dari faktor. Ingatkan siswa dengan
menjelaskan contoh-contoh yang berkaitan dengan hasil kali dari sebuah
bilangan (2) dan faktornya (1 dan 2)
Tanyakan: Apa saja faktor dari 2?
Katakan: 2 = 1 x 2
Jadi, faktor dari 2 adalah 1 dan 2.
Ulangi langkah di atas dan buat daftar mengenai semua faktor dari
masing-masing bilangan. Tunjukkan kepada siswa bahwa cara lain
untuk menemukan faktor adalah dengan meletakkan jumlah
obyek/benda ke dalam susunan baris dan kolom/membentuk persegi
panjang.
Jelaskan kepada siswa bilangan yang mana dari 1 sampai 6 yang
merupakan prime numbers dengan melihat faktor-faktor mereka.
Katakan: 2 dan 3 masing-masing memiliki 2 faktor: 1 dan bilangan itu
sendiri. Oleh karena itu, 2 dan 3 adalah prime numbers.
4 memiliki 3 faktor yaitu, 1, 2, dan 4. Bilangan tersebut memiliki lebih
dari 2 faktor sehingga 4 bukan prime number.
Bimbing siswa untuk menyimpulkan apa itu prime number.
Say: Prime numbers adalah bilangan-bilangan yang hanya memiliki 2
faktor; 1 dan bilangan itu sendiri.
Say: Dengan demikian, prime number hanya dapat dibagi oleh 1 dan
bilangan itu sendiri.
Note: Dalam tahapan ini, siswa mungkin bertanya: kecuali untuk
bilangan 2, mengapa bilangan genap bukan prime number?
Berikan penjelasan kepada siswa bahwa semua bilangan genap dapat
dibagi habis oleh 2 sehingga setidaknya bilangan genap memiliki
setidaknya 3 faktor.
2–4
Gunakan pertanyaan ini untuk menilai siswa secara informal jika mereka
dapat mengidentifikasi prime number dengan melihat faktor-faktornya.
Ingatkan siswa bahwa sebuah prime number hanya memiliki dua faktor; 1
Prosedur Pembelajaran Yang Dibutuhkan
dan bilangan itu sendiri. Jika sebuah bilangan memiliki lebih dari dua
faktor, bilangan tersebut bukan prime number.
5
Tujuan dari soal ini adalah untuk melihat apakah siswa dapat
menggunakan pengetahuannya untuk mengidentifikasikan prime numbers Textbook 4, hal. 63
dari kumpulan bilangan-bilangan.
6
Prime factors
Lihat halaman 64. Textbook 4, hal. 64
Ingatkan kembali bahwa prime number adalah sebuah bilangan yang
hanya memiliki dua faktor yaitu: 1 dan bilangan itu sendiri. Ingatkan
siswa bahwa prime number hanya bias dibagi oleh dua bilangan yaitu 1
dan bilangan itu sendiri.
Jelaskan bahwa prime factor (factor prima) dari suatu bilangan adalah
faktor dari bilangan tersebut yang merupakan prime number.
Jelaskan kepada siswa dengan membuat daftar faktor-faktor dari sebuah
bilangan untuk mengidentiikasi faktor prima dari bilangan tersebut.
Lihat contoh ini:
Tanyakan: Apa faktor prima dari 12?
Langkah 1
Katakan: Tulis semua faktor dari 12
12 = 1 x 12
12 = 2 x 6
12 = 3 x 4
Langkah 2
Katakan: Faktor dari 12 adalah1, 2, 3, 4, 6 dan 12.
Step 3
Dari daftar tersebut, (1 ,2, 3, 4, 6 and 12), 2 dan 3 adalah prime numbers.
Jadi, 2 dan 3 adalah faktor prima dari 12.
7-8
Gunakan pertanyaan ini untuk menilai apakah siswa dapat mengidentifikasi
prime factor dari kumpulan bilangan atau tidak.
9
Prime factorisation Textbook 4, hal. 65
Jelaskan kepada siswa bahwa beberapa bilangan dapat dinyatakan sebagai
hasil kali dari faktor prima.
Bahas contoh-contoh yang ada di buku untuk menunjukkan bagaimana
sebuah bilangan dapat ditulis sebagai hasil kali dari faktor prima.
Tanyakan: Bagaimana menyatakan bilangan 12 sebagai hasil kali dari
prime factors?
Katakan: Pertama, nyatakan 12 sebagai hasil kali dari 2
bilangan.
Awali dengan prime number yang paling kecil yaitu 2.
Prosedur Pembelajaran Yang Dibutuhkan
Tulis di papan tulis:
12
/ \
2x6
Say: Lalu, nyatakan 6 sebagai hasil dari 2 bilangan
6 = 2 x 3.
Tulis di papan tulis:
12
/ \
2x6
/ / \
2x2x3
2 dan 3 adalah prime numbers
Jadi, 12 = 2 x 2 x 3.
10
Gunakan pertanyaan ini untuk menilai siswa secara informal apakah
mereka dapat mengidentifikasikan factor prima dari sebuah bilangan. Textbook 4, hal. 66
11
Gunakan pertanyaan ini untuk menilai siswa secara informal apakah
mereka dapat mengidentifikasikan factor prima dari sebuah bilangan,
dimulai dengan bilangan prima lainnya yaitu 3 dan bukan 2.
12-13
Tujuan dari soal tersebut adalah untuk memberikan kesempatan siswa
memperdalam pengetahuannya tentang bagiamana menyatakan beberapa
bilangan sebagai hasil kali dari faktor primanya.
Tugas Individu
Tugaskan siswa untuk mengerjakan Practice 3, Workbook 4 Workbook 4, Practice
3,
hal. 44 - 46
LESSON 4 FINDING THE HIGHEST COMMON FACTOR (HCF) BY PRIME FACTORISATION
INDIKATOR :
Siswa akan dapat:
Menyatakan bahwa faktor persekutuan terbesar (highest common factor) adalah faktor persekutuan yang
memiliki nilai yang paling besar
Mencari faktor persekutuan terbesar dari kumpulan 3 bilangan di bawah 100 dengan membuat daftar
semua faktor dari masing-masing bilangan.
Mencari faktor persekutuan terbesar dengan menggunakan prime factorisation (faktorisasi prima)
Menggunakan konsep faktor persekutuan terbesar untuk menyelesaikan soal cerita
KATA KUNCI 4 :
Factor - Faktor
Prime factorisation – Faktorisasi Prima
Common factor – faktor persekutuan
Highest Common Factor – Faktor Persekutuan Terbesar
KONSEP 4:
The Highest Common Factor adalah faktor persekutuan dari beberapa bilangan yang memiliki nilai
paling besar.
The Highest Common Factor dari beberapa bilangan dapat dicari dengan mengidentifikasi common
factors (faktor persekutuan) dan melihat faktor yang mana yang paling besar.
The Highest Common Factor juga dapat dicari dengan menyatakan setiap bilangan sebagai hasil kali dari
prime factor.
Prosedur Pembelajaran Yang dibutuhkan
1.
Tugaskan siswa untuk bekerja secara berpasangan. Textbook 4, hal. 67
Berikan cubes untuk tiap pasangan. Kumpulan 4, 12 and
Baca langkah-langkah kepada siswa dan peragakan dengan aksi jika 16 cubes dengan
diperlukan. warna berbeda tiap
Setelah aktifitas tersebut, minta siswa untuk mendiskusikan pertanyaan di kumpulannya
langkah 3.
Ada berapa cara yang bisa dilakukan (3 cara: 1 group, 2 equal groups, 4
equal groups)
Berapa banyak group yang paling besar yang dapat dibuat? (4)
Ready, Set, Go!
2.
Ingatkan siswa mengenai konsep common factors. Common factors
adalah faktor persekutuan dari beberapa bilangan.
Jelaskan kepada siswa bahwa highest common factor adalah common
factor yang paling besar dari beberapa bilangan atau yang biasa disebut
HCF (highest common factor) atau FPB (Faktor Persekutuan Terbesar).
Jelaskan kepada siswa bahwa siswa dapat mendapatkan highest common
factor dengan menyatakan tiap-tiap bilangan sebagai hasil kali dari prime
factors.
Langkah 1
Katakan: Kita dapat menyatakan tiap bilanga sebagai hasil kali dari prime
factor. Tuliskan di papan tulis:
6=2x3
12 = 2 x 3 x 3
18 = 2 x 3 x 3
Langkah 2
Katakan: lingkarilah faktor yang sama dan faktor itu adalah prime
number: 2 dan 3.
Langkah 3
Kalikan common prime factors
2x3=6
Jadi, Highest Common Factor dari 6, 12 dan 18 adalah 2 x 3 = 6.
3.
Gunakan pertanyaan ini untuk memberikan kesempatan siswa
memperdalam pemahamannya mengenai bagaiaman menemukan Highest
Common Factor (HCF) melalui faktorisasi prima.
Prosedur Pembelajaran Yang dibutuhkan
Jelaskan kepada siswa bahwa menggunakan prime factorisation dalam
mencari highest common factor untuk beberapa bilangan yang besar akan
lebih cepat dibanding mencari semua faktor terlebih dahulu seperti di no.
2
4-5
Gunakan pertanyaan ini untuk menilai siswa secara informal apakah
mereka dapat menemukan Highest Common Factor dengan prime Textbook 4, hal. 68
factorisation.
6
Gunakan pertanyaan ini untuk menunjukkan siswa bahwa mencari
Highest Common Factor sangat diperlukan dalam menyelesaikan
beberapa situasi yang tergambar dalam soal cerita.
Bimbing siswa untuk memahami permasalahan dan membuat mereka
memahami bahwa untuk menyelesaikan permasalahan matematika Textbook 4, hal. 69
tersebut dapat dilakukan dengan cara menemukan highest common factor
dari 45 dan 60.
Tugas Individu
Berikan pekerjaan kepada siswa untuk mengerjakan Practice 4, Workbook 4, Practice
Workbook 4. 4,
hal. 47 - 49
LESSON 5 FINDING THE LOWEST COMMON MULTIPLE (LCM) BY PRIME
FACTORISATION
INDIKATOR :
Siswa akan dapat:
Menyatakan Lowest Common Multiple (Kelipatan Persekutuan Terkecil) adalah kelipatan yang sama
dari beberapa bilangan yang memiliki nilai yang paling kecil.
Menemukan Lowest Common Multiple (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dari 3 bilangan di bawah 100
dengan membuat daftar semua kelipatan (multiples)
Mencari Lowest Common Multiple dengan prime factorisation
Menggunakan Lowest Common Multiple untuk menyelesaikan soal cerita
KATA KUNCI:
Common Multiple – Kelipatan Persekutuan
Highest Common Multiple – Kelipatan Persekutuan Terkecil
Prime factorisation – Faktorisasi Prima
KONSEP:
Lowest Common Multiple (Kelipatan Persekutuan Terkecil) adalah kelipatan yang sama dari beberapa
bilangan yang memiliki nilai yang paling kecil.
Lowest Common Multiple (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dari beberapa bilangan dapat ditemukan
dengan cara mengidentifikasi common multiples (kelipatan yang sama) dan melihat kelipatan-kelipatan
tersebut mana yang paling kecil.
The Lowest Common Multiple juga dapat ditemukan dengan cara menyatakan setiap bilangan sebagai
hasil kali dari prime factors.
Prosedur Pembelajaran Yang Dibutuhkan
Carry out this activity.
1. Textbook 4, hal. 69
Minta siswa untuk bekerja secara berkelompok dengan 4 anggota di
dalamnya.
Baca langkah-langkahnya dengan siswa dan peragakan aksi jika
diperlukan.
Setelah aktifitas tersebut, minta siswa untuk mendiskusikan pertanyaan di
langkah 3.
Di angka berapa setiap orang akan lompat secara bersamaan? (30)
Bilangan pertama apa ketika setiap orang lompat bersamaan? (30)
Ready, Set, Go!
2.
Lihat hal. 70. Ingatkan siswa mengenai konsep common multiple.
Common multiple adalah multiples (kelipatan) yang sama dari beberapa
bilangan.
Jelaskan kepada siswa bahwa lowest common multiple adalah common Textbook 4, hal. 70
multiples yang paling kecil dari beberapa bilangan. Ini biasanya disebut
LCM (Lowest Common Multiple).
Jelaskan kepada siswa bahwa siswa dapat menemukan Lowest Common
Multiple (LCM) dengan menyatakan tiap bilangan sebagai hasil kali dari
prime factor.
Ask: highest common factor apa yang paling besar dari 6, 12, dan 15?
Langkah 1
Katakan: Kita dapat menyatakan tiap bilangan sebagai hasil kali dari
prime factors. Lingkari faktor persekutuan: 2 dan 3.
(Tuliskan di papan tulis) Susun faktor prima sedemikian rupa sehingga
faktor prima persekutuan berada dalam kolom yang sama.
6= 2x3
12 = 2 x 2 x 3
15 = 3x5
Katakan: Lalu, kalikan semua prime factors, kecuali faktor prima
persekutuan, gunakan satu kali saja.
Tuliskan di papan tulis:
LCM = 2 x 2 x 3 x 5
= 60
So, the lowest common multiple (LCM) dari 6, 12 dan 15 adalah 60.
3–4
Gunakan pertanyaan ini untuk menilai siswa secara informal jika siswa
dapat menemukan Lowest Common Multiple melalui prime
factorisation.
5
Gunakan pertanyaan ini untuk memberikan kesempatan kepada siswa
Prosedur Pembelajaran Yang Dibutuhkan
untuk memperdalam pemahaman mereka bagaimana menemukan
Lowest Common Multiple melalui prime factorisation.
6
Gunakan pertanyaan ini untuk menunjukkan kepada siswa bahwa Lowest
Common Multiple dapat digunakan dalam menyelesaikan beberapa soal
cerita.
Textbook 4, hal. 71
Bimbing siswa untuk memahami permasalahan matematika dan bantu
siswa untuk melihat bahwa untuk menyelesaikan soal cerita dapat
dilakukan dengan menemukan Lowest Common Multiple dari 15, 8, dan
20.
Tugas Individu
Berikan tugas kepada siswa untuk mengerjakan Practice 5, Workbook 4. Workbook 4, Practice
5,
hal. 50 – 52
Bekasi, Juli 2022
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
Hartono, [Link] Amellya Septiayu, [Link]