Tujuan Meningkatkan kesadaran terhadap siswa akan pentingnya
bacaan doa sholat yang benar
Menganalisis pola kesalahan dan kesulitan yang dialami
siswa dalam melafalkan doa sholat
Mengidentifikasi tingkat penguasaan bacaan doa sholat
siswa-siswi Sekolah Dasar
Faktor Pendukung Dukungan dari pihak sekolah, guru, orang tua dan lingkungan
sekitar
Metode Perencanaan: Menentukan tempat pelaksanaan kegiatan, target
kegiatan, dan susunan kegiatan
Koordinasi: Berkoordinasi dengan pihak sekolah, terutama guru
agama bahwasanya akan melakukan penilaian bacaan doa sholat
pada siswa-siswi Sekolah Dasar
Persiapan: Membuat daftar bacaan doa sholat misalnya (doa
iftitah, doa ruku’, doa I’tidal, doa sujud, doa duduk diantara dua
sujud, doa tahiyat awal dan akhir). Menyusun tabel penilaian
untuk setiap bacaan misalnya (kelancaran hafalan, pelafan doa,
dengan skala lancar/kurang lancar, hafal/belum hafal)
Pelaksanaan: Menentukan jadwal pelaksanaan dan penilaian yang
tidak mengganggu jam pelajaran. Penilaian dilakukan secara satu
per satu siswa bergantian. Hasil penilaian dicatat pada instrument
penilaian yang telah disiapkan
Evaluasi: Membuat laporan yang berisi deskripsi doa-doa sholat
yang paling sering menjadi kesulitan siswa-siswi Sekolah Dasar
Sasaran Siswa – siswi Sekolah Dasar kelas 6
Waktu Pelaksanaan 1 Jam pelajaran, Minggu ke 2,3,4
Anggaran Rp 16.000
Hasil yang Siswa menjadi lebih sadar akan pentingnya bacaan sholat
diharapakan yang benar dan terdorong untuk memperbaiki kualitas
ibadah mereka
Tumbuhnya motivasi pada siswa untuk belajar dan
menghafal doa-doa sholat dengan lebih baik.
Penanggung Jawab Dewangga Lu’Ayna Kamal
a. Metode Efektif Mengajar Al-Qur’an Menggunakan Metode Iqra’ dengan Pendekatan
Individual
Sifat kegiatan Non-Formal
Penjelasan Metode ini menekankan pada pengenalan huruf hijaiyah secara
bertahap dengan menggunakan Iqra, dimulai dari pengenalan
huruf hijaiyah hingga pengenalan harakat. Setiap siswa akan
dibimbing secara privat (individual) dengan menyesuaikan
kebutuhan dan kemampuan belajarnya masing-masing
Tujuan Membantu dan mempermudah peserta didik, terutama anak-anak
dan pemula, agar sisa dapat dengan cepat menguasai kemampuan
dalam membaca Al-Qur’an
Faktor Pendukung Adanya TPQ di Desa Wlahar
Banyaknya anak-anak di Desa Wlahar yang ikut kegiatan
di TPQ
Metode Perencanaan: Merencanakan tempat dan waktu
pelaksanaan kegiatan Koordinasi: Berkoordinasi dengan
pihak TPQ untuk menentukan waktu dan tempat
pelaksanaan kegiatan. Mengundang peserta dan
memastikan kehadiran mereka
Persiapan: Menyiapkan alat dan media pembelajaran
seperti Iqro, Al-Qur’an, dan alat tulis
Pelaksanaan: Peserta akan didampingi oleh pengajar
secara bergantian satu per satu anak. Pengajar
memperkenalkan huruf-huruf hijaiyah dan tanda baca
(harakat). Peserta dapat belajar sesuai kecepatannya
sendiri, tidak ada tekanan untuk mengkuti peserta lain.
Jika ia cepat memahami, ia bisa langsung naik ke jilid
berikutnya, namun jika ia butuh waktu lebih ia akan
didampingi hingga benar-benar menguasai.
Evaluasi: Mengevaluasi efektivitas pelaksanaan tersebut,
apakah berjalan sesuai rencana dan memberikan masukan
untuk kegiatan selanjutnya
Sasaran Anak-anak atau pemula yang belum bisa membaca huruf hijaiyah
Waktu Pelaksanaan Kondisional
Anggaran Rp 30.000
Hasil yang Siswa dapat membaca huruf hijaiyah secara urut dan
diharapakan benar, serta menghafal huruf hijaiyah
Meningkatkan kemampuan anak dalam membaca huruf
hijaiyah
Siswa dapat membaca,memahami Al-Qur’an, dan
mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari
Menumbuhkan motivasi pada anak untuk belajar membaca
huruf hijaiyah
Penanggung Jawab Dewangga Lu’Ayna Kamal