0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan21 halaman

Penilaian Gerak Dasar Sepak Bola Kelas 5

Dokumen ini adalah perencanaan pembelajaran mendalam untuk pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di SD Negeri 1 Banyuasri untuk kelas 5, tahun ajaran 2025/2026. Fokus pembelajaran adalah pada permainan invasi, khususnya sepak bola, dengan tujuan meningkatkan keterampilan gerak, kolaborasi, dan pemahaman strategi. Metode pengajaran mencakup pendekatan saintifik dan humanistik, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.

Diunggah oleh

shalehuddin908
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan21 halaman

Penilaian Gerak Dasar Sepak Bola Kelas 5

Dokumen ini adalah perencanaan pembelajaran mendalam untuk pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di SD Negeri 1 Banyuasri untuk kelas 5, tahun ajaran 2025/2026. Fokus pembelajaran adalah pada permainan invasi, khususnya sepak bola, dengan tujuan meningkatkan keterampilan gerak, kolaborasi, dan pemahaman strategi. Metode pengajaran mencakup pendekatan saintifik dan humanistik, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.

Diunggah oleh

shalehuddin908
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM (PPM)

PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN


PERMAINAN INVASI KELAS 5
SEKOLAH DASAR NEGERI 1 BANYUASRI

SD NEGERI 1 BANYUASRI TAHUN 2025

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM


IDENTITAS PENULIS’’

Nama Penyusun : …………………..

Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Banyuasri

Tahun Pelajaran : 2025/2026

Mata Pelajaran : PJOK

Fase : C

Kelas : 5 / 1 ( Ganjil)

Alokasi Waktu : 9 JP ( 3 x 35 menit )

[Link]

[Link] Awal

Identifikasi Peserta Didik :


Peserta didik kelas 5 umumnya telah memiliki pengalaman dasar dalam berbagai bentuk gerak dasar
seperti berjalan, berlari, dan melempar. Mereka memiliki energi tinggi, suka tantangan fisik, serta
mulai memahami kerja sama dan aturan permainan. Motivasi mereka tinggi bila pembelajaran
dikaitkan dengan aktivitas menyenangkan dan kompetitif. Melalui topik ini, peserta didik akan
memperoleh manfaat berupa peningkatan keterampilan gerak, kolaborasi, serta pemahaman strategi
yang dapat diterapkan dalam situasi nyata dan membentuk karakter sportif dan tangguh.

Identifikasi Mata Pelajaran :


Materi PJOK terkait permainan invasi memberikan pengetahuan prosedural dan konseptual seperti
strategi menyerang dan bertahan, serta kerja tim. Relevansi materi ini sangat tinggi karena
mengajarkan keterampilan motorik kompleks dan social emosional yang berguna dalam kehidupan
sehari-hari. Materi memiliki tingkat kesulitan sedang hingga tinggi, namun dapat disesuaikan
melalui modifikasi permainan. Nilai karakter seperti kerjasama, sportivitas, dan tanggung jawab
sangat terintegrasi dalam proses pembelajaran.

B. Materi Pokok :
Pola pengembangan Gerak Dasar lokomotor, non lokomotor dan manipulatif dalam permainan Sepak
Bola

C. Dimensi Profil Lulusan


 Kolaborasi
 Kreativitas
 Penalaran Kritis
 Kesehatan

2. Disain Pembelajaran

A. Capaian Pembelajaran
Elemen : Terampil Bergerak
Peserta didik menyesuaikan dan memodifiikasi keterampilan gerak melintasi berbagai situasi
gerak , Peserta didik menstranfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi
gerak yang berbeda, peserta didik menginvestigasi berbagai konsep gerak yg dapat diterapkan
untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak

B. Lintas Disiplin Ilmu


- PPKn (kerjasama, tanggung jawab)
- Bahasa Indonesia (komunikasi strategi)
- Informatika (penggunaan media digital pembelajaran)

C. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan memahami variasi
pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif menendang/mengoper,
menghentikan, dan menggiring bola dalam permainan sepak bola sesuai potensi dan kreativitas
yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Dimensi Profil Lulusan pada eleman kolaborasi,
Kreatifitas, Penalaran Kritis dan Kesehatan dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai
gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, kerjasama, berbagi, pemahaman diri dan situasi yang
dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam
kehidupan sehari-hari.

D. Topik Pembelajaran
Aktivitas pembelajaran variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif
menendang/mengoper, menghentikan, dan menggiring bola dalam permainan sepak bola
melalui:
 Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola
menggunakan kaki bagian dalam.
 Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola
menggunakan kaki bagian luar.
 Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola
menggunakan kaki bagian punggung kaki.
 Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola
menggunakan kaki bagian dalam.
 Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola
menggunakan kaki bagian luar.
 Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola
menggunakan punggung kaki.
 Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola
menggunakan telapak kaki.
 Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menggiring bola menggunakan
kaki bagian dalam.
 Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menggiring bola menggunakan
kaki bagian luar.

E. Praktik Paedagogis
Pendekatan: Saintifik dan Humanistik
Model: Model Discovery Learning dan Cooperative Learning
Metode: Demonstrasi, permainan simulasi, diskusi kelompok, refleksi terpandu. Model-model
ini mendorong eksplorasi, kerja sama, dan refleksi mendalam yang sesuai dengan dimensi
profil lulusan.

F. Kemitraan Pembelajaran
- Guru Bahasa Indonesia (penguatan komunikasi strategi permainan)
- Komite Sekolah atau wali murid (dukungan sarana dan pemahaman rumah)
- Komunitas olahraga lokal (sparing friendly match / coaching)
- Puskesmas setempat (edukasi pentingnya kebugaran dan olahraga sehat)

G. Pemanfaatan Digital
- Perencanaan: Google Docs, Canva untuk membuat media visual dan LKS
- Pelaksanaan: Video pembelajaran YouTube atau animasi taktik
- Asesmen: Google Form untuk kuis, Flip (video refleksi), dan e-portofolio digital

H. Lingkungan Pembelajaran
- Fisik: Lapangan sekolah, aula, ruang kelas (untuk diskusi reflektif)
- Virtual: Google Slides/Padlet untuk refleksi strategi dan dokumentasi video
- Budaya: Budaya belajar kolaboratif, sportif, dan reflektif berbasis penguatan nilai karakter
dan kebugaran jasmani

3. Pengalaman Belajar
A. Awal (Kegiatan Pendahuluan) 15 Menit
1. Guru memberi salam dan memimpin doa bersama.
2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara komunikatif.
3. Apersepsi: Menayangkan video pendek tentang permainan Sepak Bola
4. Tanya jawab untuk menggali pengalaman siswa terkait permainan yang pernah mereka
mainkan.
5. Guru memotivasi siswa melalui tantangan menyenangkan (contoh: “Hari ini siapa yang bisa
membuat strategi terbaik di timnya?”).

B. Kegiatan Inti (80 Menit)


1. Memahami
- Siswa mengamati demonstrasi gerakan dasar dalam permainan invasi (passing, dribbling,
marking).
- Diskusi makna kerja tim dan strategi dasar menyerang/bertahan melalui gambar/skema di
papan tulis atau video animasi.
2. Mengaplikasi
- Siswa dibagi kelompok kecil untuk bermain permainan invasi mini (contoh: permainan
bendera, bola tangan modifikasi).
- Siswa mencoba strategi menyerang dan bertahan sambil diberi tantangan berpikir kritis
(“Bagaimana memanfaatkan ruang kosong di lapangan?”).
3. Merefleksi
- Siswa menuliskan pengalaman bermain dan strategi timnya dalam lembar refleksi (LKS -
Diskusi terbuka: “Strategi mana yang paling efektif? Apa tantangannya?”

C. Penutup (10 Menit )


1. Guru dan siswa menyimpulkan hasil pembelajaran hari ini secara bersama-sama.
2. Guru memberikan umpan balik positif terhadap strategi dan kerja sama tim siswa.
3. Guru menugaskan siswa untuk mempersiapkan strategi tim pada pertemuan berikutnya.
4. Menutup dengan refleksi singkat: “Apa hal yang paling kamu pelajari hari ini?” dan doa
bersama.

Aktivitas pembelajaran variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif
menendang/mengoper, menghentikan, menggiring bola permainan sepak bola melalui:

a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola dengan kaki
bagian dalam.
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menendang/mengoper bola dengan kaki
bagian dalam permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas
yang diberikan oleh guru.

Cara melakukan praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola dengan kaki bagian dalam permainan
sepak bola adalah:

(1) Posisi awal berdiri dengan sikap tubuh menghadap ke arah bola.
(2) Tumpuan menggunakan kaki kiri yang berada di samping bola.
(3) Tubuh agak sedikit dicondongkan ke belakang.
(4) Untuk menjaga keseimbangan, tekuk sedikit kedua tangan di samping badan.
(5) Pandangan ke arah bola dan sasaran tembak.
(6) Ayunkan kaki kanan untuk menendang bola tepat di tengah-tengah bola.
(7) Aktivitas menendang atau mengumpan bola dilakukan secara berpasangan dengan jarak
tertentu.
(8) Pembelajaran ini dilakukan di tempat.
(9) Lakukan berulang-ulang selama 3 menit.

b) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola


menggunakan kaki bagian luar.

Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menendang/mengoper bola dengan kaki luar
dalam permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang
diberikan oleh guru.

Cara melakukan praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola dengan kaki bagian luar permainan
sepak bola adalah:

(1) Posisi awal tubuh berdiri tegak.


(2) Letakkan kaki kiri disamping bola.
(3) Jaga keseimbangan badan dengan merilekskan kedua tangan.
(4) Putar ke dalam salah satu kaki yang akan digunakan untuk menendang bola.
(5) Pandangan ke arah bola dan sasaran tembak.
(6) Ayunkan kaki kanan untuk menendang bola.
(7) Aktivitas menendang atau mengumpan bola dilakukan secara berpasangan.
(8) Pembelajaran ini dilakukan di tempat.
c). Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola dengan
punggung kaki.

Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menendang/mengoper bola dengan punggung
kaki permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang
diberikan oleh guru.

Cara melakukan praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola dengan punggung kaki permainan
sepak bola adalah:

(1) Posisi awal berdiri dan tubuh menghadap bola saat itu.
(2) Kaki yang digunakan untuk menumpu berada tepat di samping bola dengan lutut agak ditekuk.
(3) Jaga keseimbangan tubuh dengan merilekskan tangan.
(4) Pandangan tertuju pada bola yang akan ditendang.
(5) Pergelangan kaki yang hendak dipakai untuk menendang bola perlu ditekuk ke bawah.
(6) Ayunkan salah satu kaki ke belakang lalu tendang bola menggunakan punggung kaki.
(7) Sesaat setelah menendang, lalu berat badan bertumpu ke arah depan.
(8) Aktivitas menendang atau mengumpan bola dilakukan secara berpasangan.
(9) Pembelajaran ini dilakukan di tempat.

Setelah peserta didik melakukan aktivitas 1 pembelajaran variasi pola gerak dasar lokomotor,
non-lokomotor, dan manipulatif menendang bola permainan sepak bola, dilanjutkan dengan
mempelajari aktivitas 2 variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif
menghentikan bola.

Bentuk-bentuk aktivitas variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif
menghentikan bola permainan sepak bola, adalah sebagai berikut.
a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan kaki
bagian dalam.

Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menghentikan bola dengan kaki bagian dalam
permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan
oleh guru.

Cara melakukan praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan kaki bagian dalam permainan sepak
bola adalah:

(1) Posisi awal berdiri tegak dan bersiap untuk menghentikan bola.
(2) Pandangan tertuju pada arah datangnya bola.
(3) Pergelangan kaki yang akan digunakan untuk menghentikan bola diputar ke
arah luar.
(4) Menghentikan bola dengan cara kaki tersebut ditarik ke arah belakang
menyesuaikan datangnya bola.
(5) Pembelajaran ini dilakukan secara berpasangan.
(6) Pembelajaran ini dilakukan di tempat.

b) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan kaki
bagian luar.

Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menghentikan bola dengan kaki bagian luar
permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan
oleh guru.

Cara melakukan praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan kaki bagian luar permainan sepak bola
adalah:

(1) Posisi badan berdiri tegak.


(2) Pandangan selalu memperhatikan arah datangnya bola.
(3) Pergelangan kaki yang akan digunakan untuk menghentikan bola diputar ke arah dalam.
(4) Kaki siap menghentikan bola dengan cara menarik ke arah belakang menyesuaikan datangnya
bola.
(5) Pembelajaran ini dilakukan berulang-ulang selama 2 – 3 menit.
c) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan
punggung kaki.

Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menghentikan bola dengan punggung kaki
permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan
oleh guru.

Cara melakukan praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan punggung kaki permainan sepak bola
adalah:

(1) Posisi badan berdiri tegak di belakang bola.


(2) Pandangan selalu memperhatikan arah datangnya bola.
(3) Lalu angkat kaki kanan di bawah lambungan bola.
(4) Punggung kaki diarahkan pada bola.
(5) Sentuhkan punggung kaki pada bola.
(6) Pembelajaran ini dilakukan secara berpasangan.
(7) Pembelajaran ini dilakukan berulang-ulang selama 2 – 3 menit.

d) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan
telapak kaki.

Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menghentikan bola dengan telapak kaki
permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan
oleh guru.

Cara melakukan praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan telapak kaki permainan sepak bola
adalah:

(1) Badan menghadap ke arah sasaran.


(2) Kemudian jemputlah bola yang meluncur agar mudah mengontrolnya.
(3) Putarlah tungkai yang akan digunakan untuk menerima bola yang datang.
(4) Dengan sedikit mengangkat kaki, telapak kaki mengenai bola hingga gerakan terhenti.
(5) Badan agak membungkuk, lengan mengimbangi badan.
(6) Pandangan mengarah ke bola.
Setelah peserta didik melakukan aktivitas 2 pembelajaran variasi pola gerak dasar lokomotor,
non-lokomotor, dan manipulatif menghentikan bola permainan sepak bola, dilanjutkan dengan
mempelajari aktivitas 3 variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif
menggiring bola permainan sepak bola.

Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan
manipulatif menggiring bola permainan sepak bola dapat dilakukan dengan beberapa cara
antara lain sebagai berikut:

a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menggiring bola menggunakan
kaki bagian dalam.

Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menggiring bola menggunakan kaki
bagian dalam permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar
tugas yang diberikan oleh guru.

Cara melakukan praktik/latihan gerak menggiring bola menggunakan kaki bagian dalam
permainan sepak bola adalah:

(1) Gunakan kaki bagian dalam sesuai dengan arah bola.


(2) Bola harus selalu bersentuhan dengan kaki, sementara lutut agak ditekuk.
(3) Kaki yang lain berusaha mengimbangi gerakan menggiring.
(4) Usahakan bola berada di antara kedua kaki agar tidak mudah direbut lawan.
(5) Badan agak bungkuk ke depan kedua lengan mengimbangi gerak badan.
(6) Pandangan mengarah pada bola dan ke depan.
(7) Usahakan gerakan menggiring tidak kaku, harus lentur.
a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menggiring bola menggunakan
kaki bagian luar.

Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menggiring bola menggunakan kaki
bagian luar permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar
tugas yang diberikan oleh guru.

Cara melakukan praktik/latihan gerak menggiring bola menggunakan kaki bagian luar
permainan sepak bola adalah:

(1) Gunakan kaki bagian luar atau dalam sesuai dengan arah bola.
(2) Bola harus selalu bersentuhan dengan kaki, sementara lutut agak ditekuk.
(3) Kaki yang lain berusaha mengimbangi gerakan menggiring.
(4) Usahakan bola berada di antara kedua kaki agar tidak mudah direbut lawan.
(5) Badan agak bungkuk ke depan kedua lengan mengimbangi gerak badan.
(6) Pandangan mengarah pada bola dan ke depan.
(6) Usahakan gerakan menggiring tidak kaku, harus lentur.

8) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu maupun kelompok.
9) Seluruh aktivitas pola gerak dasar menendang/mengoper, menghentikan, dan menggiring bola
peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan gerakan.
10) Peserta didik secara individu dan dan kelompok melakukan aktivitas pola gerak dasar
menendang/mengoper, menghentikan, dan menggiring bola sesuai dengan koreksi oleh guru.
11) Seluruh aktivitas pola gerak dasar menendang/mengoper, menghentikan, dan menggiring bola
peserta didik setelah diberikan umpan balik diamati oleh guru secara individu maupun
kelompok.
12) Peserta didik secara individu, berpasangan, dan atau kelompok melakukan aktivitas pola gerak
dasar menendang/mengoper, menghentikan, dan menggiring bola sesuai dengan koreksi yang
diberikan oleh guru.
13) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan aktivitas pola gerak dasar
menggiring bola permainan sepak bola secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai
selama proses dan di akhir pembelajaran.

C. Penutup ( 10 menit )
1. Salah seorang peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru
mempertanyakan apa manfaatnya.
2. Guru dan peserta didik melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai
dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul
saat melakukan aktivitas pembelajaran.
3. Guru menginformasikan kepada peserta didik, kelompok dan peserta didik yang paling baik
penampilannya selama pembelajaran permainan sepak bola.
4. Guru menugaskan peserta didik yang terkait dengan pembelajaran yang telah dilakukan untuk
membaca dan membuat kesimpulan tentang aktivitas pola gerak dasar menendang/mengoper,
menghentikan, dan menggiring bola, hasilnya dijadikan sebagai tugas asesmen penugasan.
5. Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam.
6. Peserta didik kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi peserta didik yang
bertugas mengembalikan peralatan ke tempat semula

4. Assesmen

Jenis Asesmen Tahap Teknik & Instrumen Indikator yang Dinilai


Assessment As Proses Refleksi LKS & Video Pemahaman konsep, evaluasi diri,
Learning Pembelajaran Flip kerja sama
Assessment For Awal Observasi awal, Tanya Pengetahuan awal tentang
Learning Pembelajaran jawab, Kuis permainan dan strategi
Penilaian kinerja saat
Keterampilan teknis dan taktik,
Assessment Of Akhir bermain, Portofolio
kolaborasi, evaluasi strategi,
Learning Pembelajaran taktik tim, Laporan
pengembangan konsep gerak
refleksi

A. Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi Profil Lulusan)

a. Petunjuk Asesmen

1) Isikan identitas kalian.


2) Berikan tanda cek (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai
dengan sikap Kalian, dan “Tidak” jika belum sesuai.
3) Isilah pernyataan tersebut dengan jujur.
4) Hitunglah jumlah jawaban “Ya”.
5) Lingkari kriteria Sangat Baik, Baik, atau Baik sesuai jumlah “Ya” yang terisi.
b. Rubrik Asesmen

No Pernyataan Ya Tidak

1. Saya membuat target asesmen yang realistis sesuai kemampuan dan


minat belajar yang dilakukan.

2. Saya memonitor kemajuan belajar yang dicapai serta memprediksi


tantangan yang dihadapi.

3. Saya menyusun langkah-langkah dan strategi untuk mengelola


emosi dalam pelaksanaan belajar.

4. Saya merancang strategi dalam mencapai tujuan belajar.

5. Saya mengkritisi efektivitas diri dalam bekerja secara mandiri


dalam mencapai tujuan.

6. Saya berkomitmen dan menjaga konsistensi dalam mencapai tujuan


yang telah direncanakannya.

7. Saya membuat tugas baru dan keyakinan baru dalam


melaksanakannya.

8. Saya menyamakan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain


untuk melaksanakan tujuan kelompok.

9. Saya memahami hal-hal yang diungkapkan oleh orang lain secara


efektif.

10. Saya melakukan kegiatan kelompok dengan kelebihan dan


kekurangannya dapat saling membantu.

11. Saya membagi peran dan menyelaraskan tindakan dalam kelompok


untuk mencapai tujuan bersama.

12. Saya tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan


peran sosialnya di masyarakat.

13. Saya menggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan orang


lain menampilkan reaksi tertentu.

14. Saya mengupayakan memberi hal yang dianggap penting dan


berharga kepada masyarakat.

Sangat Baik Baik Perlu Perbaikan


Jika lebih dari 10 Jika lebih dari 8 Jika lebih dari 6 pernyataan terisi “Ya”
pernyataan terisi “Ya” pernyataan terisi “Ya”
1. Asesmen Pengetahuan Gerak

Kriteria
Teknik Bentuk Contoh Instrumen
Asesmen

Tes Pilihan 1. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut Jawaban


Tulis ganda ini, yang merupakan pola gerak dasar benar
dengan permainan sepak bola. mendapatkan
4 opsi skor 1 dan
(1) Posisi badan berdiri tegak di salah 0.
belakang bola.
(2) Pandangan selalu memperhatikan
arah datangnya bola.
(3) Lalu angkat kaki kanan di bawah
lambungan bola.
(4) Punggung kaki diarahkan pada bola.
(5) Sentuhkan punggung kaki pada bola.

Berdasarkan pernyataan-pernyataan di atas,


gerakan tersebut merupakan pola gerak dasar
….

A. menghentikan bola dengan telapak


kaki
B. menghentikan bola dengan punggung
kaki

C. menghentikan bola dengan kaki


bagian luar
D. menghentikan bola dengan kaki
bagian dalam

Kunci: B. Menghentikan bola dengan


punggung kaki.
Uraian 1. Tulislah salah satu variasi pola gerak dasar Mendapatkan
tertutu menendang/mengoper, menghentikan, dan skor;
p menggiring bola permainan sepak bola 4, jika
beserta tujuannya! seluruh
urutan
Alternatif jawaban: dituliskan
dengan benar
(1) menendang/mengoper bola dengan dan isi benar.
kaki bagian dalam agar bola sampai
3, jika urutan
kepada teman dengan tepat. dituliskan
(2) Menendang bola dengan punggung salah tetapi
kaki agar bola sampai kepada teman isi benar.
yang jauh dan untuk mencetak gol. 2, jika
(3) Menendang bola dengan kaki bagian sebagian
luar agar bola sampai kepada teman urutan
yang berada di belakang lawan. dituliskan
dengan benar
dan sebagian
isi benar.
1, jika urutan
dituliskan
salah dan
sebagian
besar isi
salah.

2. Asesmen Keterampilan Gerak

a. Tes kinerja aktivitas variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif
menendang/mengoper, menghentikan dan menggiring bola permainan sepak bola.

1) Butir Tes

Lakukan aktivitas variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif,
menendang/mengoper bola, menghentikan, dan menggiring bola permainan sepak bola. Unsur-unsur
yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (asesmen proses) dan ketepatan melakukan
gerakan (asesmen produk).

2) Petunjuk Asesmen

Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau
menampilkan pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif yang diharapkan.

3) Rubrik Asesmen Keterampilan Gerak

Contoh lembar asesmen proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar asesmen).

Nama :____________________________ Kelas: __________

Ya Tidak
No Indikator Esensial Uraian Gerak
(1) (0)
1. Posisi dan Sikap a. Kaki
Awal
b. Badan

c. Lengan dan tangan

d. Pandangan mata

2. Pelaksanaan Gerak a. Kaki

b. Badan

c. Lengan dan tangan

d. Pandangan mata

3. Posisi dan Sikap a. Kaki


Akhir
b. Badan

c. Lengan dan tangan

d. Pandangan mata

Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir

4) Pedoman penskoran

a) Penskoran

o Skor 1 jika: Peserta didik dapat melakukan 80% dari komponen gerakan sikap awal, sikap
pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar.
o Skor 0 jika: Peserta didik kurang dari 80% melakukan komponen gerakan sikap awal, sikap
pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar.

(1) Sikap awalan melakukan gerakan

Skor 3 jika:

(a) Posisi awal berdiri dengan sikap tubuh menghadap ke arah bola.
(b) Tumpuan menggunakan kaki kiri yang berada di samping bola.
(c) Tubuh agak sedikit dicondongkan ke belakang.

Skor 2 jika: hanya tiga kriteria yang dilakukan secara benar

Skor 1 jika: hanya satu sampai dua kriteria yang dilakukan secara benar.

(2) Sikap pelaksanaan melakukan gerak variasi

Skor 4 jika:

(a) Kedua tangan di samping.


(b) Kaki ditarik kebelakang kemudian diayunkan ke depan.
(c) Perkenaan kaki tepat di tengah-tengah bola.
(d) Pandangan mata tertuju ke bola.

Skor 3 jika: hanya tiga kriteria yang dilakukan secara benar.

Skor 2 jika: hanya dua sampai tiga kriteria yang dilakukan secara benar.

Skor 1 jika: hanya satu sampai dua kriteria yang dilakukan secara benar.

(3) Sikap akhir melakukan gerakan.

Skor 3 jika:

(a) badan tetap seimbang


(b) pandangan mata tertuju pada lepasnya bola.
(c) kaki kanan kembali ke posisi semula.

Skor 2 jika: hanya dua kriteria yang dilakukan secara benar

Skor 1 jika: hanya satu sampai dua kriteria yang dilakukan secara benar.

b) Pengolahan skor

Skor maksimum: 10
Skor perolehan peserta didik: SP
Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/10.

5. Lembar pengamatan asesmen hasil menendang/mengoper bola dalam sepak bola.

Asesmen hasil gerakan menendang/mengoper bola dalam sepak bola.


(1) Tahap pelaksanaan pengukuran
Asesmen hasil/produk menendang/mengoper bola dengan cara:
(a) Peserta didik dengan cara berpasangan melakukan pengamatan terhadap teman yang sedang
melakukan permainan sepak bola yang dimodifkasi.
(b) Peserta didik mencatat dalam lembar pengamatan berapa kali gerak menendang/mengoper bola
yang dilakukan oleh pasangannya selama permainan berlangsung.
(c) Pengamatan dilakukan secara bergantian dengan pasangannya.
(d) Jumlah tendangan yang dicatat adalah hasil dari pengamatan yang dilakukan.

(2) Konversi jumlah tendangan dengan skor

Perolehan Nilai
Klasifikasi Nilai
Putera Puteri
…… > 17 kali …… > 13 kali Sangat Baik
15 – 17 kali 10 – 13 kali Baik
12 – 14 kali 7 – 9 kali Cukup
........ < 12 kali ........ < 7 kali Kurang

5) Lembar pengamatan asesmen hasil menggiring bola permainan sepak bola.

Asesmen hasil gerakan menggiring bola permainan sepak bola.


(1) Tahap pelaksanaan pengukuran
Asesmen hasil/produk menghentikan bola dengan cara:
(a) Peserta didik dengan cara berpasangan melakukan pengamatan terhadap teman yang sedang
melakukan permainan sepak bola yang dimodifkasi.
(b) Peserta didik mencatat dalam lembar pengamatan berapa kali gerak menggiring bola yang
dilakukan oleh pasangannya selama permainan berlangsung.
(c) Pengamatan dilakukan secara bergantian dengan pasanganya.
(d) Jumlah gerakan menggiring bola yang dicatat adalah hasil dari pengamatan yang dilakukan.

(2) Konversi jumlah ulangan

Perolehan Nilai
Klasifikasi Nilai
Putera Puteri
……. > 15 kali ……. > 12 kali Sangat Baik
12 – 14 kali 9 – 11 kali Baik
9 – 11 kali 6 – 8 kali Cukup
…… < 9 kali …… < 6 kali Kurang

Keterangan:
Tabel di atas digunakan untuk menilai gerak menendang/mengoper, menghentikan, dan
menggiring bola.

Lembar Kerja Peserta Didik

Tanggal : .................................................................

Lingkup/materi pembelajaran : .................................................................

Nama Siswa : .................................................................

Fase/Kelas :C/V

1. Panduan umum

a. Pastikan kalian dalam keadaan sehat dan siap untuk mengikuti aktivitas
pembelajaran.
b. Ikuti gerakan pemanasan dengan baik, sesuai dengan instruksi yang
diberikan guru untuk menghindari cedera.
c. Mulailah kegiatan dengan berdoa.
d. Selama kegiatan perhatikan selalu keselamatan diri dan keselamatan
bersama.

2. Panduan aktivitas pembelajaran

a. Bersama dengan teman, buatlah kelompok sejumlah maksimal 7 orang.


b. Lakukan aktivitas pembelajaran variasi gerak dasar permainan sepak bola secara berpasangan
dengan temanmu satu kelompok.
c. Perhatikan penjelasan berikut ini:

Lakukan variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif menendang/mengoper,
menghentikan, dan menggiring bola permainan sepak bola dalam permainan yang dimodifikasi!

Isilah lembar kerja resiprokal berikut ini :


Lembar Kerja (Work Sheet)

Nama Pelaku I : ……………………..

Nama Pelaku II : ……………………..

Materi : Variasi menendang bola, menghentikan bola, menggiring bola.

Pelaku : Bermainlah sepak bola dengan peraturan sederhana yang menekankan pada kemampuan
menendang, menghentikan, da menggiring bola dalam berbagai variasi dan kombinasi dengan berbagai
cara dan posisi sesuai dengan situasi yang terjadi dalam permainan. Permainan dilakukan dalam waktu
10 menit.

Pengamat : Gunakan kriteria, berikan tanggapan kepada pemain, dan catat gerakan menendang dan
menghentikan bola yang dilakukan oleh pemain dalam permainan sepak bola sederhana.

Setelah 10 menit, bergantilah peran.

Catat berapa gerakan variasi dan kombinasi menendang, menghentikan dan menggiring bola yang
muncul dan dilakukan!

PELAKU 1 PELAKU 2
MENEND MENGHE MENGGIR MENEND MENGHE MENGGIR
Aspek harus diamati ANG NTIKAN ING ANG NTIKAN ING
kana kiri kana kiri kana kiri kana kiri kana kiri kana kiri
n n n n n n
1. Menggunakan kaki
bagian dalam

2. Menggunakan kaki
bagian luar

3. Menggunakan
punggung kaki

JUMLAH

3. Bahan Bacaan Peserta Didik

a. Peraturan permainan sepak bola yang standar. Untuk membantu dalam mencari sumber bacaan
tersebut, dapat diperoleh melalui: buku, majalah, koran, internet, atau sumber lainnya.
b. Materi variasi pola gerak dasar permainan sepak bola. Untuk membantu dalam mencari sumber
bacaan tersebut, dapat diperoleh melalui: buku, majalah, koran, internet, atau sumber lainnya.
4. Bahan Bacaan Guru

a. Teknik dasar permainan sepak bola.


b. Bentuk-bentuk variasi pola gerak dasar permainan sepak bola.
c. Bentuk-bentuk permainan sepak bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi.

Glosarium
 Sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara menyepak bola kian-kemari. Tujuan
bermain untuk memasukkan bola ke gawang lawan dan mempertahankan gawang sendiri agar tidak
kemasukan bola.
 Menendang merupakan gerakan yang paling banyak dilakukan dalam permainan sepak bola yang dapat
dilakukan dengan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan punggung kaki.
 Menghentikan bola merupakan kemampuan pemain saat menerima bola dengan menggunakan kaki
dalam, kaki bagian luar, punggung kaki, dan telapak kaki.
 Menggiring bola adalah kemampuan pemain dalam mengasai bola, baik dengan berjalan, berlari,
berkelok maupun berputar tanpa dapat direbut oleh lawan. Menggiring bola dapat dilakukan dengan
menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan punggung kaki.

Referensi
Muhajir. 2017. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SMP/[Link] Kelas VII. Bogor :
Penerbit Yudhistira.
Muhajir. 2017. Buku Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SMP/[Link] Kelas VII. Bogor :
Penerbit Yudhistira.
Muhajir. 2020. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk
SMP/[Link] Kelas VII. Jakarta: Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Dirjen Pendidikan
Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kemendikbud.
Tim Direktorat SMP. 2017. Panduan Asesmen oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Sekolah Menengah
Pertama. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tim Direktorat SMP. 2016. Panduan Pembelajaran Untuk Sekolah Menengah Pertama. Jakarta : Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.

Anda mungkin juga menyukai