Penilaian Gerak Dasar Sepak Bola Kelas 5
Penilaian Gerak Dasar Sepak Bola Kelas 5
Fase : C
Kelas : 5 / 1 ( Ganjil)
[Link]
[Link] Awal
B. Materi Pokok :
Pola pengembangan Gerak Dasar lokomotor, non lokomotor dan manipulatif dalam permainan Sepak
Bola
2. Disain Pembelajaran
A. Capaian Pembelajaran
Elemen : Terampil Bergerak
Peserta didik menyesuaikan dan memodifiikasi keterampilan gerak melintasi berbagai situasi
gerak , Peserta didik menstranfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi
gerak yang berbeda, peserta didik menginvestigasi berbagai konsep gerak yg dapat diterapkan
untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak
C. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan memahami variasi
pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif menendang/mengoper,
menghentikan, dan menggiring bola dalam permainan sepak bola sesuai potensi dan kreativitas
yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Dimensi Profil Lulusan pada eleman kolaborasi,
Kreatifitas, Penalaran Kritis dan Kesehatan dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai
gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, kerjasama, berbagi, pemahaman diri dan situasi yang
dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam
kehidupan sehari-hari.
D. Topik Pembelajaran
Aktivitas pembelajaran variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif
menendang/mengoper, menghentikan, dan menggiring bola dalam permainan sepak bola
melalui:
Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola
menggunakan kaki bagian dalam.
Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola
menggunakan kaki bagian luar.
Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola
menggunakan kaki bagian punggung kaki.
Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola
menggunakan kaki bagian dalam.
Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola
menggunakan kaki bagian luar.
Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola
menggunakan punggung kaki.
Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola
menggunakan telapak kaki.
Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menggiring bola menggunakan
kaki bagian dalam.
Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menggiring bola menggunakan
kaki bagian luar.
E. Praktik Paedagogis
Pendekatan: Saintifik dan Humanistik
Model: Model Discovery Learning dan Cooperative Learning
Metode: Demonstrasi, permainan simulasi, diskusi kelompok, refleksi terpandu. Model-model
ini mendorong eksplorasi, kerja sama, dan refleksi mendalam yang sesuai dengan dimensi
profil lulusan.
F. Kemitraan Pembelajaran
- Guru Bahasa Indonesia (penguatan komunikasi strategi permainan)
- Komite Sekolah atau wali murid (dukungan sarana dan pemahaman rumah)
- Komunitas olahraga lokal (sparing friendly match / coaching)
- Puskesmas setempat (edukasi pentingnya kebugaran dan olahraga sehat)
G. Pemanfaatan Digital
- Perencanaan: Google Docs, Canva untuk membuat media visual dan LKS
- Pelaksanaan: Video pembelajaran YouTube atau animasi taktik
- Asesmen: Google Form untuk kuis, Flip (video refleksi), dan e-portofolio digital
H. Lingkungan Pembelajaran
- Fisik: Lapangan sekolah, aula, ruang kelas (untuk diskusi reflektif)
- Virtual: Google Slides/Padlet untuk refleksi strategi dan dokumentasi video
- Budaya: Budaya belajar kolaboratif, sportif, dan reflektif berbasis penguatan nilai karakter
dan kebugaran jasmani
3. Pengalaman Belajar
A. Awal (Kegiatan Pendahuluan) 15 Menit
1. Guru memberi salam dan memimpin doa bersama.
2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara komunikatif.
3. Apersepsi: Menayangkan video pendek tentang permainan Sepak Bola
4. Tanya jawab untuk menggali pengalaman siswa terkait permainan yang pernah mereka
mainkan.
5. Guru memotivasi siswa melalui tantangan menyenangkan (contoh: “Hari ini siapa yang bisa
membuat strategi terbaik di timnya?”).
Aktivitas pembelajaran variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif
menendang/mengoper, menghentikan, menggiring bola permainan sepak bola melalui:
a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola dengan kaki
bagian dalam.
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menendang/mengoper bola dengan kaki
bagian dalam permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas
yang diberikan oleh guru.
Cara melakukan praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola dengan kaki bagian dalam permainan
sepak bola adalah:
(1) Posisi awal berdiri dengan sikap tubuh menghadap ke arah bola.
(2) Tumpuan menggunakan kaki kiri yang berada di samping bola.
(3) Tubuh agak sedikit dicondongkan ke belakang.
(4) Untuk menjaga keseimbangan, tekuk sedikit kedua tangan di samping badan.
(5) Pandangan ke arah bola dan sasaran tembak.
(6) Ayunkan kaki kanan untuk menendang bola tepat di tengah-tengah bola.
(7) Aktivitas menendang atau mengumpan bola dilakukan secara berpasangan dengan jarak
tertentu.
(8) Pembelajaran ini dilakukan di tempat.
(9) Lakukan berulang-ulang selama 3 menit.
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menendang/mengoper bola dengan kaki luar
dalam permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang
diberikan oleh guru.
Cara melakukan praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola dengan kaki bagian luar permainan
sepak bola adalah:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menendang/mengoper bola dengan punggung
kaki permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang
diberikan oleh guru.
Cara melakukan praktik/latihan gerak menendang/mengoper bola dengan punggung kaki permainan
sepak bola adalah:
(1) Posisi awal berdiri dan tubuh menghadap bola saat itu.
(2) Kaki yang digunakan untuk menumpu berada tepat di samping bola dengan lutut agak ditekuk.
(3) Jaga keseimbangan tubuh dengan merilekskan tangan.
(4) Pandangan tertuju pada bola yang akan ditendang.
(5) Pergelangan kaki yang hendak dipakai untuk menendang bola perlu ditekuk ke bawah.
(6) Ayunkan salah satu kaki ke belakang lalu tendang bola menggunakan punggung kaki.
(7) Sesaat setelah menendang, lalu berat badan bertumpu ke arah depan.
(8) Aktivitas menendang atau mengumpan bola dilakukan secara berpasangan.
(9) Pembelajaran ini dilakukan di tempat.
Setelah peserta didik melakukan aktivitas 1 pembelajaran variasi pola gerak dasar lokomotor,
non-lokomotor, dan manipulatif menendang bola permainan sepak bola, dilanjutkan dengan
mempelajari aktivitas 2 variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif
menghentikan bola.
Bentuk-bentuk aktivitas variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif
menghentikan bola permainan sepak bola, adalah sebagai berikut.
a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan kaki
bagian dalam.
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menghentikan bola dengan kaki bagian dalam
permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan
oleh guru.
Cara melakukan praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan kaki bagian dalam permainan sepak
bola adalah:
(1) Posisi awal berdiri tegak dan bersiap untuk menghentikan bola.
(2) Pandangan tertuju pada arah datangnya bola.
(3) Pergelangan kaki yang akan digunakan untuk menghentikan bola diputar ke
arah luar.
(4) Menghentikan bola dengan cara kaki tersebut ditarik ke arah belakang
menyesuaikan datangnya bola.
(5) Pembelajaran ini dilakukan secara berpasangan.
(6) Pembelajaran ini dilakukan di tempat.
b) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan kaki
bagian luar.
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menghentikan bola dengan kaki bagian luar
permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan
oleh guru.
Cara melakukan praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan kaki bagian luar permainan sepak bola
adalah:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menghentikan bola dengan punggung kaki
permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan
oleh guru.
Cara melakukan praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan punggung kaki permainan sepak bola
adalah:
d) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan
telapak kaki.
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menghentikan bola dengan telapak kaki
permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan
oleh guru.
Cara melakukan praktik/latihan gerak menghentikan bola dengan telapak kaki permainan sepak bola
adalah:
Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan
manipulatif menggiring bola permainan sepak bola dapat dilakukan dengan beberapa cara
antara lain sebagai berikut:
a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan gerak menggiring bola menggunakan
kaki bagian dalam.
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menggiring bola menggunakan kaki
bagian dalam permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar
tugas yang diberikan oleh guru.
Cara melakukan praktik/latihan gerak menggiring bola menggunakan kaki bagian dalam
permainan sepak bola adalah:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak menggiring bola menggunakan kaki
bagian luar permainan sepak bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar
tugas yang diberikan oleh guru.
Cara melakukan praktik/latihan gerak menggiring bola menggunakan kaki bagian luar
permainan sepak bola adalah:
(1) Gunakan kaki bagian luar atau dalam sesuai dengan arah bola.
(2) Bola harus selalu bersentuhan dengan kaki, sementara lutut agak ditekuk.
(3) Kaki yang lain berusaha mengimbangi gerakan menggiring.
(4) Usahakan bola berada di antara kedua kaki agar tidak mudah direbut lawan.
(5) Badan agak bungkuk ke depan kedua lengan mengimbangi gerak badan.
(6) Pandangan mengarah pada bola dan ke depan.
(6) Usahakan gerakan menggiring tidak kaku, harus lentur.
8) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu maupun kelompok.
9) Seluruh aktivitas pola gerak dasar menendang/mengoper, menghentikan, dan menggiring bola
peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan gerakan.
10) Peserta didik secara individu dan dan kelompok melakukan aktivitas pola gerak dasar
menendang/mengoper, menghentikan, dan menggiring bola sesuai dengan koreksi oleh guru.
11) Seluruh aktivitas pola gerak dasar menendang/mengoper, menghentikan, dan menggiring bola
peserta didik setelah diberikan umpan balik diamati oleh guru secara individu maupun
kelompok.
12) Peserta didik secara individu, berpasangan, dan atau kelompok melakukan aktivitas pola gerak
dasar menendang/mengoper, menghentikan, dan menggiring bola sesuai dengan koreksi yang
diberikan oleh guru.
13) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan aktivitas pola gerak dasar
menggiring bola permainan sepak bola secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai
selama proses dan di akhir pembelajaran.
C. Penutup ( 10 menit )
1. Salah seorang peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru
mempertanyakan apa manfaatnya.
2. Guru dan peserta didik melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai
dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul
saat melakukan aktivitas pembelajaran.
3. Guru menginformasikan kepada peserta didik, kelompok dan peserta didik yang paling baik
penampilannya selama pembelajaran permainan sepak bola.
4. Guru menugaskan peserta didik yang terkait dengan pembelajaran yang telah dilakukan untuk
membaca dan membuat kesimpulan tentang aktivitas pola gerak dasar menendang/mengoper,
menghentikan, dan menggiring bola, hasilnya dijadikan sebagai tugas asesmen penugasan.
5. Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam.
6. Peserta didik kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi peserta didik yang
bertugas mengembalikan peralatan ke tempat semula
4. Assesmen
a. Petunjuk Asesmen
No Pernyataan Ya Tidak
Kriteria
Teknik Bentuk Contoh Instrumen
Asesmen
a. Tes kinerja aktivitas variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif
menendang/mengoper, menghentikan dan menggiring bola permainan sepak bola.
1) Butir Tes
Lakukan aktivitas variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif,
menendang/mengoper bola, menghentikan, dan menggiring bola permainan sepak bola. Unsur-unsur
yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (asesmen proses) dan ketepatan melakukan
gerakan (asesmen produk).
2) Petunjuk Asesmen
Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau
menampilkan pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif yang diharapkan.
Contoh lembar asesmen proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar asesmen).
Ya Tidak
No Indikator Esensial Uraian Gerak
(1) (0)
1. Posisi dan Sikap a. Kaki
Awal
b. Badan
d. Pandangan mata
b. Badan
d. Pandangan mata
d. Pandangan mata
4) Pedoman penskoran
a) Penskoran
o Skor 1 jika: Peserta didik dapat melakukan 80% dari komponen gerakan sikap awal, sikap
pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar.
o Skor 0 jika: Peserta didik kurang dari 80% melakukan komponen gerakan sikap awal, sikap
pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar.
Skor 3 jika:
(a) Posisi awal berdiri dengan sikap tubuh menghadap ke arah bola.
(b) Tumpuan menggunakan kaki kiri yang berada di samping bola.
(c) Tubuh agak sedikit dicondongkan ke belakang.
Skor 1 jika: hanya satu sampai dua kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor 4 jika:
Skor 2 jika: hanya dua sampai tiga kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor 1 jika: hanya satu sampai dua kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor 3 jika:
Skor 1 jika: hanya satu sampai dua kriteria yang dilakukan secara benar.
b) Pengolahan skor
Skor maksimum: 10
Skor perolehan peserta didik: SP
Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/10.
Perolehan Nilai
Klasifikasi Nilai
Putera Puteri
…… > 17 kali …… > 13 kali Sangat Baik
15 – 17 kali 10 – 13 kali Baik
12 – 14 kali 7 – 9 kali Cukup
........ < 12 kali ........ < 7 kali Kurang
Perolehan Nilai
Klasifikasi Nilai
Putera Puteri
……. > 15 kali ……. > 12 kali Sangat Baik
12 – 14 kali 9 – 11 kali Baik
9 – 11 kali 6 – 8 kali Cukup
…… < 9 kali …… < 6 kali Kurang
Keterangan:
Tabel di atas digunakan untuk menilai gerak menendang/mengoper, menghentikan, dan
menggiring bola.
Tanggal : .................................................................
Fase/Kelas :C/V
1. Panduan umum
a. Pastikan kalian dalam keadaan sehat dan siap untuk mengikuti aktivitas
pembelajaran.
b. Ikuti gerakan pemanasan dengan baik, sesuai dengan instruksi yang
diberikan guru untuk menghindari cedera.
c. Mulailah kegiatan dengan berdoa.
d. Selama kegiatan perhatikan selalu keselamatan diri dan keselamatan
bersama.
Lakukan variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif menendang/mengoper,
menghentikan, dan menggiring bola permainan sepak bola dalam permainan yang dimodifikasi!
Pelaku : Bermainlah sepak bola dengan peraturan sederhana yang menekankan pada kemampuan
menendang, menghentikan, da menggiring bola dalam berbagai variasi dan kombinasi dengan berbagai
cara dan posisi sesuai dengan situasi yang terjadi dalam permainan. Permainan dilakukan dalam waktu
10 menit.
Pengamat : Gunakan kriteria, berikan tanggapan kepada pemain, dan catat gerakan menendang dan
menghentikan bola yang dilakukan oleh pemain dalam permainan sepak bola sederhana.
Catat berapa gerakan variasi dan kombinasi menendang, menghentikan dan menggiring bola yang
muncul dan dilakukan!
PELAKU 1 PELAKU 2
MENEND MENGHE MENGGIR MENEND MENGHE MENGGIR
Aspek harus diamati ANG NTIKAN ING ANG NTIKAN ING
kana kiri kana kiri kana kiri kana kiri kana kiri kana kiri
n n n n n n
1. Menggunakan kaki
bagian dalam
2. Menggunakan kaki
bagian luar
3. Menggunakan
punggung kaki
JUMLAH
a. Peraturan permainan sepak bola yang standar. Untuk membantu dalam mencari sumber bacaan
tersebut, dapat diperoleh melalui: buku, majalah, koran, internet, atau sumber lainnya.
b. Materi variasi pola gerak dasar permainan sepak bola. Untuk membantu dalam mencari sumber
bacaan tersebut, dapat diperoleh melalui: buku, majalah, koran, internet, atau sumber lainnya.
4. Bahan Bacaan Guru
Glosarium
Sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara menyepak bola kian-kemari. Tujuan
bermain untuk memasukkan bola ke gawang lawan dan mempertahankan gawang sendiri agar tidak
kemasukan bola.
Menendang merupakan gerakan yang paling banyak dilakukan dalam permainan sepak bola yang dapat
dilakukan dengan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan punggung kaki.
Menghentikan bola merupakan kemampuan pemain saat menerima bola dengan menggunakan kaki
dalam, kaki bagian luar, punggung kaki, dan telapak kaki.
Menggiring bola adalah kemampuan pemain dalam mengasai bola, baik dengan berjalan, berlari,
berkelok maupun berputar tanpa dapat direbut oleh lawan. Menggiring bola dapat dilakukan dengan
menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan punggung kaki.
Referensi
Muhajir. 2017. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SMP/[Link] Kelas VII. Bogor :
Penerbit Yudhistira.
Muhajir. 2017. Buku Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SMP/[Link] Kelas VII. Bogor :
Penerbit Yudhistira.
Muhajir. 2020. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk
SMP/[Link] Kelas VII. Jakarta: Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Dirjen Pendidikan
Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kemendikbud.
Tim Direktorat SMP. 2017. Panduan Asesmen oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Sekolah Menengah
Pertama. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Tim Direktorat SMP. 2016. Panduan Pembelajaran Untuk Sekolah Menengah Pertama. Jakarta : Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.