MODUL AJAR
(DEEP LEARNING)
Satuan Pendidikan : SMP.................
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Nama Guru : ..................
Kelas/ Semester : VII / Ganjil
Alokasi Waktu : 6 x 45 menit (6 Pertemuan)
Tahun Ajaran : 2025 /2026
IDENTIFIKASI Peserta Didik:
Peserta didik kelas VII di SMP ......... memiliki keberagaman dalam kesiapan
belajar. Beberapa peserta didik mungkin telah memiliki pengetahuan awal
yang baik tentang teks deskripsi dari pendidikan dasar sebelumnya, terbiasa
dengan kegiatan membaca dan menulis, serta memiliki akses yang luas ke
media sosial dan internet. Namun, ada pula peserta didik yang memiliki
minat baca yang kurang, mungkin belum terbiasa dengan berbagai jenis teks
(termasuk media digital dan audiovisual), atau memerlukan pendampingan
khusus dalam mengembangkan keterampilan berkomunikasi lisan maupun
tertulis. Minat peserta didik juga bervariasi, dengan sebagian menyukai fiksi
dan media sosial, sementara yang lain mungkin lebih tertarik pada topik
faktual atau kegiatan langsung. Latar belakang sosial dan akses terhadap
fasilitas daring juga perlu dipertimbangkan untuk memastikan pembelajaran
yang inklusif dan terdiferensiasi.
Materi Pelajaran:
Materi pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII berfokus pada
pengembangan kemampuan berkomunikasi efektif, kreativitas, dan daya
kritis peserta didik, mempersiapkan mereka menghadapi tantangan abad ke-
21 serta mengukuhkan jati diri sebagai warga negara Indonesia yang
berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Pembelajaran ini akan mencakup berbagai
jenis teks, dimulai dengan teks prosedur. Peserta didik akan belajar tentang
ciri kalimat dan unsur dalam teks prosedur, menyimak paparan prosedur
lisan, serta berlatih menyajikan teks prosedur sederhana secara lisan, tertulis,
dan audiovisual dengan efektif dan menarik. Analisis materi akan
mempertimbangkan relevansi dengan kehidupan nyata peserta didik, seperti
penggunaan teks prosedur dalam panduan hidup sehat untuk remaja. Tingkat
kesulitan materi akan disesuaikan secara bertahap, dimulai dari pemahaman
konsep dasar prosedur hingga analisis unsur kebahasaan yang lebih
mendalam, seperti pelesapan, inversi, ajakan, dan larangan. Materi juga akan
mengintegrasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila seperti bernalar kritis,
kreatif, bergotong royong, dan mandiri.
Dimensi Profil Lulusan:
1. Bernalar Kritis: Peserta didik mampu memperoleh dan memproses
informasi serta gagasan, mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan
mengolah informasi dan gagasan, serta menganalisis dan
mengevaluasi penalaran.
2. Kreativitas: Peserta didik mampu menghasilkan gagasan yang
orisinal serta menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal.
3. Kolaborasi: Peserta didik memiliki kemampuan kolaborasi,
termasuk komunikasi untuk mencapai tujuan bersama dan kerja
sama.
4. Kemandirian: Peserta didik memiliki pemahaman diri dan situasi
yang dihadapi, serta mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan
yang dihadapi.
DESAIN Capaian Pembelajaran:
PEMBELAJARAN
Pada akhir fase D, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk
berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, dan
akademis. Peserta didik mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi
informasi paparan tentang topik yang beragam dan karya sastra. Peserta
didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi, mempresentasikan, dan
menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi yang dipaparkan; Peserta didik
menulis berbagai teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya
dengan lebih terstruktur, dan menuliskan tanggapannya terhadap paparan dan
bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya. Peserta didik
mengembangkan kompetensi diri melalui pajanan berbagai teks untuk
penguatan karakter.
Lintas Disiplin Ilmu :
● IPA (Prosedur percobaan ilmiah sederhana)
● TIK (Prosedur penggunaan aplikasi/alat digital)
● PJOK (Prosedur gerakan olahraga atau pola hidup sehat)
● SENI/PRAKARYA (Prosedur membuat karya seni atau makanan)
Topik Pembelajaran:
Hal yang Baik bagi Tubuh: Teks Prosedur.
Tujuan Pembelajaran:
Pada bab ini, peserta didik akan mempelajari ciri kalimat serta unsur dalam
teks prosedur, menyimak paparan prosedur lisan, serta berlatih menyajikan
teks prosedur secara lisan dan tertulis dengan runtut dan menarik.
● Peserta didik mengakses informasi dan menyimpulkan dalam teks
prosedur.
● Peserta didik menganalisis isi dan kejelasan teks infografik.
● Peserta didik memahami kosakata baru dalam konteks berbeda.
● Peserta didik merefleksi isi bacaan dalam teks prosedur.
● Peserta didik membandingkan tujuan dua teks prosedur.
● Peserta didik menyunting kalimat menggunakan pelesapan.
● Peserta didik menemukenali ciri kebahasaan teks prosedur.
● Peserta didik menemukenali pola kalimat inversi.
● Peserta didik menyimak informasi dan memahami instruksi.
● Peserta didik menyajikan prosedur lisan dalam bentuk vlog.
● Peserta didik memahami ciri teks prosedur.
● Peserta didik mengenali ciri kebahasaan dengan tepat.
● Peserta didik mengenali ragam teks prosedur dalam karya fiksi.
● Peserta didik menulis teks prosedur untuk beragam konteks dan
tujuan.
● Peserta didik menyajikan teks prosedur secara lisan, visual, atau
audiovisual.
Praktik Pedagogis:
1. Problem Based Learning.
2. Diskusi kelompok, eksplorasi lapangan, wawancara, dan presentasi.
Mitra Pembelajaran:
1. YouTuber, koki, atau barista untuk berbagi pengalaman.
2. Sentra UMKM daerah untuk mempelajari langsung tahap prosedur.
3. Orang tua/wali peserta didik dalam kegiatan memasak bersama di
rumah.
Lingkungan Pembelajaran:
1. Ruang Fisik: Kelas dengan pojok baca yang dilengkapi buku resep
masakan, minuman, kudapan, atau buku membuat hasil karya.
Lingkungan sekitar sekolah atau sentra UMKM daerah.
2. Ruang Virtual: Laman Badan Bahasa Kemdikbud, KBBI, Wikihow,
media cetak, media elektronik, YouTube, aplikasi Instagram,
Cookpad.
3. Budaya Belajar: Kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan rasa ingin tahu
dalam mengeksplorasi ragam teks prosedur.
Pemanfaatan Digital:
1. Perencanaan: Canva untuk membuat visual presentasi atau materi
ajar tambahan.
2. Pelaksanaan: Video pembelajaran dari YouTube, aplikasi Cookpad
untuk menulis dan berbagi resep.
3. Asesmen: Google Form untuk kuis formatif, Rubrik penilaian daring
untuk presentasi.
PENGALAMAN Pertemuan 1 (6x45 menit)
BELAJAR
Topik: Memahami Isi Teks Prosedur & Mengidentifikasi dan Menganalisis
Kualitas Penyajian Informasi dalam Infografik.
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik untuk memimpin doa.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran, tujuan pembelajaran
yang akan dicapai yang disampaikan oleh guru.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan mengajukan
pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang akan dibahas.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
8. Guru memulai dengan menampilkan video dari laman YouTube
sebagai pembuka diskusi tentang tema hidup sehat.
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik "Bagaimana kita bisa
menjaga tubuh kita tetap sehat dan bugar?" untuk menstimulasi
pengetahuan awal peserta didik.
10. Peserta didik mendata kebiasaan baik yang biasa mereka lakukan dan
makanan sehat yang sering mereka konsumsi.
11. Guru memodelkan curah gagasan tentang cara hidup sehat dengan
menuliskannya di papan tulis. Peserta didik dapat menuliskan cara
hidup sehat yang lain pada buku tulisnya.
12. Guru memaparkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Kegiatan Inti (Memahami – Berkesadaran, Bermakna)
● Orientasi Siswa pada Masalah:
1. Peserta didik mengamati gambar "Isi Piringku" yang
berfungsi untuk membangun pemahaman terhadap materi
bacaan.
2. Peserta didik membaca wacana "Tip Sehat dan Bugar di Masa
Remaja" secara mandiri, sambil menandai hal-hal yang telah
dan belum dilakukan dari bacaan.
● Mengorganisasi Siswa untuk Belajar:
1. Peserta didik duduk dalam kelompok untuk mendiskusikan
catatan kosakata yang mereka dapatkan dari kegiatan
menganotasi bacaan.
2. Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan tanggapan
terhadap pertanyaan bacaan, seperti siapa pembaca sasaran,
apa pesan yang disampaikan, mengapa makanan penting, dan
cara mengatur pola makan sehat (contohnya seperti yang
tertera pada Contoh Jawaban Peserta Didik dalam Kegiatan
Memahami Teks Prosedur ).
● Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok:
1. Peserta didik dapat mendiskusikan jawaban mereka, dan guru
dapat mengelaborasi jawaban lebih dalam, misalnya
menanyakan "Bagaimana peserta didik tahu bahwa bacaan ini
ditujukan untuk remaja?" atau "Tunjukkan kalimat dalam
bacaan yang mendukung jawaban tersebut".
2. Peserta didik menganalisis dua infografik, "Tip Waktu Makan
Ideal" dan "Lebih Baik Bawa Bekal", yang memuat teks
prosedur dan teks persuasi.
3. Dengan membandingkan kedua jenis teks ini, peserta didik
diharapkan mampu memperdalam pemahaman mereka
terhadap ciri teks prosedur.
4. Peserta didik mendiskusikan perbandingan kedua infografik
(contohnya seperti yang tertera pada Contoh Jawaban Peserta
Didik dalam Kegiatan Membandingkan Infografik ).
MENGAPLIKASIKAN (Bermakna, Menggembirakan)
● Mengembangkan dan Menyajikan Hasil:
1. Peserta didik secara individu menuliskan jawaban dari hasil
diskusi kelompok tentang pertanyaan-pertanyaan teks
prosedur dan infografik.
2. Perwakilan kelompok menyajikan hasil diskusi mereka di
depan kelas.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
● Menganalisis dan Mengevaluasi:
1. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan
jawaban antar kelompok dan mengklarifikasi pemahaman.
2. Guru mengarahkan peserta didik untuk menyimpulkan
infografik yang memuat teks prosedur setelah
membandingkan dua infografik.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran mengenai
memahami isi teks prosedur dan menganalisis kualitas infografik.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya dan strategi belajar yang akan digunakan.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai partisipasi aktif
mereka dalam diskusi dan analisis.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 2 (6x45 menit)
Topik: Mengidentifikasi Kata-Kata Fokus & Menyimpulkan Isi Teks
Prosedur & Mengenali Tujuan Teks Prosedur.
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik untuk memimpin doa.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik "Mengapa memahami
kosakata baru itu penting?" dan "Bagaimana cara kita
menghubungkan apa yang kita baca dengan pengalaman kita
sendiri?"
6. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti (Mengaplikasi – Bermakna, Menggembirakan)
● Orientasi Siswa pada Masalah:
1. Guru menampilkan gambar atau video tentang aneka
makanan populer yang biasa dikonsumsi peserta didik
(misalnya makanan cepat saji, olahan susu) untuk
memperdalam pembahasan tentang makanan sehat.
● Mengorganisasi Siswa untuk Belajar:
1. Untuk memperdalam makna dan penggunaan kata "transisi",
guru dapat meminta peserta didik membuat kata baru dari
kata tersebut dan menuliskannya dalam kalimat, lalu
dibacakan dan dinilai teman.
2. Guru memandu peserta didik mendiskusikan pertanyaan: "Di
mana peserta didik pernah mendengar kata-kata transisi,
formalin, boraks, dan kudapan?", "Apa yang peserta didik
ketahui tentang kata-kata tersebut?", dan memotivasi peserta
didik untuk berbagi pengalaman dan pengetahuannya.
3. Peserta didik mengerjakan soal kosakata dengan memilih
kalimat yang menggunakan kata "transisi", "kudapan",
"boraks", dan "formalin" dengan tepat (contoh jawaban ada di
ilustrasi umum, pada Kegiatan 3 ).
● Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok:
1. Guru mencatat partisipasi dan kompetensi peserta didik dalam
mengidentifikasi kata-kata fokus sesuai format umum (seperti
Lembar Penilaian Kegiatan Mengidentifikasi Kata-Kata
Fokus ).
2. Peserta didik melakukan kegiatan membaca berpasangan
untuk mendiskusikan bacaan "Tetap Rileks Saat di Kelas".
3. Peserta didik diminta untuk menandai kosakata atau frasa
yang belum mereka mengerti selama membaca.
4. Setelah membaca, peserta didik mengisi lembar membaca
berpasangan (seperti Contoh Isian Lembar Membaca
Berpasangan ) lalu mendiskusikan isian pada lembar tersebut.
5. Guru membimbing peserta didik untuk mengenali kata kunci
pada pertanyaan dan menemukan kata kunci yang tepat pada
wacana.
6. Guru membimbing peserta didik untuk menuliskan
pemahamannya dengan kata-katanya sendiri, mengenali kata
kunci pada setiap langkah, dan menilai apakah langkah-
langkah telah disampaikan dengan baik.
7. Peserta didik menilai dampak bacaan terhadap kegiatan yang
dianjurkan dalam bacaan terhadap tubuhnya.
8. Guru mencatat partisipasi dan kompetensi peserta didik dalam
kegiatan membaca berpasangan sesuai format umum (seperti
Lembar Penilaian Kegiatan Membaca Berpasangan ).
9. Guru dapat memberikan pendampingan khusus bagi peserta
didik yang belum terampil memahami bacaan.
10. Peserta didik membaca kembali teks "Tip Sehat dan Bugar di
Masa Remaja" dan "Tetap Rileks Saat di Kelas".
11. Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membantu
mereka menemukan tujuan penulisan dalam tiap teks:
"Mengapa masing-masing penulis membuat kedua teks
tersebut?" dan "Apakah tujuan penulisan kedua teks tersebut
sama?".
MENGAPLIKASIKAN (Bermakna, Menggembirakan)
● Mengembangkan dan Menyajikan Hasil:
1. Peserta didik menyajikan hasil diskusi mereka tentang kata-
kata fokus.
2. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang
isi dan tujuan teks prosedur.
3. Peserta didik menyajikan tujuan penulisan tiap teks dalam alat
bantu yang telah disediakan (seperti Contoh Jawaban Peserta
Didik dalam Kegiatan Mengenali Tujuan Teks Prosedur ).
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
● Menganalisis dan Mengevaluasi:
1. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan
jawaban dan mengklarifikasi pemahaman.
2. Guru memberikan umpan balik terhadap hasil identifikasi
kata-kata fokus, simpulan isi, dan pengenalan tujuan teks
prosedur.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran mengenai
identifikasi kata fokus, simpulan isi teks prosedur, dan tujuan teks
prosedur.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya dan strategi belajar yang akan digunakan.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai upaya mereka
dalam memahami kosakata dan merefleksikan bacaan.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 3 (6x45 menit)
Topik: Mengenali Unsur Kebahasaan dalam Teks Prosedur: Menelaah
Kalimat Pelesapan pada Teks Prosedur & Mengenali Kalimat Ajakan dan
Larangan dalam Teks Prosedur & Mengenali Kalimat Inversi dalam Teks
Prosedur.
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik untuk memimpin doa.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik "Bagaimana cara membuat
petunjuk yang jelas dan mudah diikuti?" dan "Apakah ada cara
singkat untuk menyampaikan instruksi?".
6. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti (Memahami – Berkesadaran, Bermakna)
● Orientasi Siswa pada Masalah:
1. Guru menjelaskan bahwa mengenali ciri kebahasaan dalam
teks prosedur membantu peserta didik menyajikan teks
prosedur dengan baik.
2. Guru menjelaskan bahwa pelesapan kalimat lazim dilakukan
dalam penulisan teks prosedur.
3. Guru menampilkan beberapa contoh teks prosedur dari
sumber lain untuk menunjukkan kalimat-kalimat yang
dilesapkan.
● Mengorganisasi Siswa untuk Belajar:
1. Peserta didik berlatih melesapkan kalimat-kalimat pada alat
bantu pelesapan sesuai format umum (seperti Contoh Jawaban
Tepat pada Pelesapan ).
2. Peserta didik membaca ulang bacaan "Tip Sehat dan Bugar di
Saat Remaja", "Tip Waktu Makan Ideal", serta "Tetap Rileks
Saat di Kelas".
3. Peserta didik mengidentifikasi kalimat-kalimat ajakan,
perintah, dan larangan pada bacaan-bacaan tersebut.
● Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok:
1. Peserta didik dapat melakukan kegiatan ini secara mandiri,
lalu mendiskusikan jawabannya secara klasikal di kelas,
dipimpin oleh seorang peserta didik. Contoh jawaban peserta
didik dapat dilihat di ilustrasi umum (seperti Contoh Jawaban
Peserta Didik pada Contoh Kalimat Ajakan dan Larangan ).
2. Peserta didik menemukenali kalimat inversi dalam teks
prosedur (predikat mendahului subjek).
3. Peserta didik dapat menunjukkan contoh kalimat inversi dari
daftar kalimat perintah dan ajakan yang telah mereka
diskusikan.
4. Dalam setiap kesempatan peserta didik mengamati dan
mendiskusikan beragam contoh teks prosedur, peserta didik
dapat diingatkan untuk mengamati contoh kalimat pelesapan,
kalimat ajakan, perintah, larangan, serta kalimat inversi yang
telah mereka pelajari.
MENGAPLIKASIKAN (Bermakna, Menggembirakan)
● Mengembangkan dan Menyajikan Hasil:
1. Peserta didik menyajikan hasil penyuntingan kalimat
pelesapan.
2. Peserta didik memaparkan kalimat ajakan, perintah, dan
larangan yang mereka temukan.
3. Peserta didik menyajikan contoh kalimat inversi.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
● Menganalisis dan Mengevaluasi:
1. Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang hasil identifikasi dan
penyuntingan kalimat.
2. Guru memberikan umpan balik terhadap pemahaman peserta
didik tentang ciri-ciri kebahasaan teks prosedur.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran mengenai
kalimat pelesapan, ajakan, larangan, dan inversi dalam teks prosedur.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya dan strategi belajar yang akan digunakan.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai kemampuan
mereka dalam menelaah unsur kebahasaan.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 4 (6x45 menit)
Topik: Mengenali Ragam Kalimat dalam Teks Prosedur Lisan & Berkreasi
dengan Paparan Prosedur Lisan & Mengidentifikasi Struktur Teks Prosedur.
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik untuk memimpin doa.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik "Bagaimana kita bisa
membuat video tutorial yang menarik dan mudah diikuti?" dan
"Apakah semua petunjuk selalu berupa daftar langkah-langkah?".
6. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti (Mengaplikasi – Bermakna, Menggembirakan)
● Orientasi Siswa pada Masalah:
1. Guru meminta peserta didik menutup buku dan mencatat ide
pokok serta ide perinci paparan saat menyimak teks prosedur
cara membuat sorbet buah yang dibacakan teman.
2. Guru menampilkan video "Buatlah Sendiri" (DIY = Do It
Yourself) sebagai contoh untuk menerapkan teks prosedur.
● Mengorganisasi Siswa untuk Belajar:
1. Peserta didik menjawab pertanyaan tentang paparan lisan
yang disimak (misalnya, judul wacana, tujuan, apakah
mengajak/memerintah/melarang, apakah informasi dapat
diingat dan disebutkan kembali, bagian mana yang
mudah/sulit diingat). Jawaban dapat dituliskan dalam Lembar
Kegiatan Menyimak.
2. Peserta didik mencatat partisipasi dan kompetensinya pada
kegiatan menyimak sesuai format umum (seperti Lembar
Penilaian Kegiatan Menyimak ).
3. Peserta didik diajak mendiskusikan materi video DIY atau
video lain dengan materi mengandung teks prosedur. Dengan
mendiskusikan video seperti ini, peserta didik akan terpajan
dengan materi yang menarik dan bermanfaat bagi mereka.
4. Peserta didik memperhatikan apakah video tersebut mengajak
melakukan sesuatu, melarang, atau memberi perintah.
5. Peserta didik diajak untuk mengamati struktur teks prosedur
pada kegiatan ini, termasuk jenis pembuka yang digunakan
dan penyesuaian sapaan dengan pemirsa/pendengar/pembaca
sasaran.
6. Peserta didik menandai alat bantu Struktur Teks Prosedur
sesuai format umum (seperti Struktur Teks Prosedur ).
● Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok:
1. Peserta didik mengisi kalimat ajakan pada bagian pembuka
dan penutup pada skrip prosedur lisan.
2. Peserta didik menandai kata keterangan dalam skrip.
3. Saat peserta didik menulis naskah untuk video, guru
mengingatkan mereka untuk menggunakan kalimat ajakan,
perintah, atau larangan, serta kalimat inversi dan pelesapan.
4. Guru menjelaskan bahwa memahami bagian-bagian dalam
teks prosedur membantu peserta didik menyajikan teks
prosedur dengan efektif dan menarik.
● Mengembangkan dan Menyajikan Hasil:
1. Peserta didik menyajikan hasil menyimak mereka tentang
ragam kalimat dalam teks prosedur lisan.
2. Peserta didik berkreasi dengan paparan prosedur lisan
(misalnya membuat vlog sebagai YouTuber).
3. Peserta didik menyajikan hasil identifikasi struktur teks
prosedur.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
● Menganalisis dan Mengevaluasi:
1. Guru memfasilitasi diskusi dan umpan balik terhadap video
DIY, dan membantu peserta didik menyebarkan video
tersebut agar mendapatkan 'like' dari pemirsa.
2. Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang hasil identifikasi
struktur teks prosedur.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran mengenai ragam
kalimat, kreasi paparan lisan, dan struktur teks prosedur.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya dan strategi belajar yang akan digunakan.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai kreativitas dan
pemahaman mereka.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 5 (6x45 menit)
Topik: Mengenali Adverbia dalam Teks Prosedur & Mengenali Teks
Prosedur dalam Fiksi & Merancang Teks Prosedur Sederhana.
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik untuk memimpin doa.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik "Bagaimana kita bisa
membuat petunjuk yang lebih detail?" dan "Apakah cerita fiksi bisa
memberikan petunjuk cara melakukan sesuatu?".
6. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti (Mengaplikasi – Bermakna, Menggembirakan)
● Orientasi Siswa pada Masalah:
1. Guru menjelaskan bahwa adverbia menguatkan diskusi untuk
mengaktifkan pengetahuan latar peserta didik.
2. Guru memperkenalkan bahwa teks prosedur juga dapat
ditemukan pada karya fiksi.
● Mengorganisasi Siswa untuk Belajar:
1. Peserta didik memperdalam pengetahuan mereka terhadap
penggunaan adverbia pada teks prosedur setelah
mendiskusikan berbagai jenis adverbia.
2. Peserta didik mengisi kalimat rumpang pada resep Es Kelapa
Jeruk dengan adverbia yang tepat (contoh jawaban ada di
ilustrasi umum, seperti Es Kelapa Jeruk ).
3. Peserta didik membaca kutipan novel Amelia yang
mengandung teks prosedur.
4. Peserta didik menjawab pertanyaan tentang teks prosedur
dalam kutipan novel Amelia (contoh jawaban ada di ilustrasi
umum ).
5. Peserta didik berlatih menulis teks prosedur sederhana.
6. Peserta didik dibimbing ketika menuliskan rancangan untuk
teks prosedur.
● Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok:
1. Guru dapat meminta peserta didik mempresentasikan
rancangannya.
2. Guru memberi masukan kepada rancangan tersebut
menggunakan rubrik penilaian teks prosedur sesuai format
umum (seperti Rubrik Penilaian Teks Prosedur dan Lembar
Penilaian Kegiatan Menulis ).
3. Penilaian untuk kegiatan ini dilakukan per kelompok.
4. Guru perlu memotivasi peserta didik untuk berani
berpendapat dalam diskusi dan memodelkan proses berpikir
kritis untuk menjawab pertanyaan subjektif.
MENGAPLIKASIKAN (Bermakna, Menggembirakan)
● Mengembangkan dan Menyajikan Hasil:
1. Peserta didik menyajikan hasil identifikasi adverbia.
2. Peserta didik memaparkan temuan teks prosedur dalam karya
fiksi.
3. Peserta didik menyajikan rancangan teks prosedur sederhana
mereka.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
● Menganalisis dan Mengevaluasi:
1. Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang penggunaan
adverbia dan teks prosedur dalam fiksi.
2. Guru memberikan umpan balik terhadap rancangan teks
prosedur peserta didik.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran mengenai
adverbia, teks prosedur dalam fiksi, dan merancang teks prosedur.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai kemampuan
mereka dalam merancang dan menganalisis teks prosedur.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 6 (6x45 menit)
Topik: Menyajikan Teks Prosedur Visual dan Asesmen Umum.
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik untuk memimpin doa.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada
pertemuan terakhir bab ini.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik "Bagaimana cara terbaik
untuk menyajikan petunjuk agar mudah dipahami semua orang?" dan
"Apa yang membuat sebuah presentasi menjadi efektif dan
menarik?".
6. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti (Merefleksi – Berkesadaran, Bermakna)
● Orientasi Siswa pada Masalah:
1. Guru menjelaskan bahwa menyajikan teks prosedur dalam
beragam media melatih keterampilan berkomunikasi secara
efektif dengan mempertimbangkan karakteristik pemirsa atau
pembaca yang dituju.
2. Guru menjelaskan bahwa pada akhir pertemuan ini akan
diadakan asesmen umum untuk mengukur pemahaman
seluruh materi Bab 3.
● Mengorganisasi Siswa untuk Belajar:
1. Guru menjelaskan kepada peserta didik bahwa mereka akan
mengonversi rancangan teks prosedur yang telah mereka buat
dalam kelompok ke format poster, infografik, atau video.
2. Setiap kelompok menentukan apakah mereka membuat
konversi dalam poster, infografik, atau video, dengan jumlah
kelompok yang seimbang untuk setiap format.
● Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok:
1. Pada saat yang ditentukan, setiap kelompok akan
mempresentasikan poster, infografik, atau video yang
dibuatnya.
2. Seluruh anggota kelompok lain menyimak presentasi tersebut.
3. Melalui kegiatan menyampaikan pendapat dan masukan
kepada presentasi teman, peserta didik dilatih untuk
memberikan apresiasi dan kritik dengan cara yang baik.
4. Peserta didik menuliskan tanggapannya dalam lembar
penilaian presentasi sesuai format umum.
5. Seusai presentasi, peserta didik dipersilakan untuk bertanya
atau menanggapi presentasi dengan merujuk kepada lembar
penilaian presentasi tersebut.
6. Guru dapat menanyakan beberapa pertanyaan untuk
mengembangkan lembar penilaian, seperti: "Apa yang paling
mereka sukai dari karya kelompok tersebut?" dan "Hal apa
yang dapat dipelajari dari proses pengerjaan atau karya
kelompok lain tersebut?".
7. Peserta didik mengerjakan soal-soal asesmen umum yang
mencakup seluruh materi Bab 3 (misalnya, sesuai format soal
pada Kunci Jawaban Asesmen Umum Bab 3).
MENGAPLIKASIKAN (Bermakna, Menggembirakan)
● Mengembangkan dan Menyajikan Hasil:
1. Peserta didik menyajikan teks prosedur visual mereka (poster,
infografik, atau video).
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
● Menganalisis dan Mengevaluasi:
1. Peserta didik melakukan refleksi individual terhadap
kemampuan dan proses belajar mereka sepanjang bab ini
(misalnya, Refleksi Peserta Didik seperti di Refleksi Peserta
Didik).
2. Peserta didik melakukan evaluasi diri terhadap pencapaian
tujuan pembelajaran.
3. Peserta didik menemukan solusi dan atau peran lanjutan
mereka setelah belajar.
4. Guru melakukan pengamatan awal terkait pemahaman peserta
didik terhadap konsep prosedur sederhana.
5. Guru merumuskan kemampuan peserta didik dalam data
pemetaan sesuai format umum (seperti Pemetaan Kemampuan
Peserta Didik).
6. Guru merencanakan pendekatan pembelajaran pada bab
berikutnya berdasarkan pemetaan ini, termasuk bimbingan
individual atau kelompok kecil, serta kegiatan pengayaan
untuk peserta didik yang melampaui kompetensi.
7. Guru mendampingi peserta didik merefleksi kemampuannya
pada setiap kegiatan dengan memberikan masukan (misalnya,
apakah kegiatan dapat dilakukan mandiri, dengan bantuan,
atau tidak dipahami sama sekali).
8. Guru merefleksi strategi pembelajaran yang telah digunakan
(misalnya, Refleksi Strategi Pembelajaran seperti di Refleksi
Strategi Pembelajaran).
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah
dicapai di Bab 3.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya dan strategi belajar yang akan digunakan berdasarkan
hasil refleksi.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai pencapaian
mereka sepanjang proses pembelajaran.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
ASESMEN Asesmen pada Awal Pembelajaran:
PEMBELAJARAN
Kuis singkat (pilihan ganda)
Asesmen pada Proses Pembelajaran:
Kuis singkat (pilihan ganda)
Asesmen pada Akhir Pembelajaran:
Proyek/Praktik
Mengetahui, ............, Juli 2025
Kepala Sekolah, Guru Mapel
…………. ………………
Bahan Ajar Bab 3: Hal yang Baik bagi Tubuh
Tujuan Pembelajaran
Pada bab ini, peserta didik akan mempelajari ciri kalimat serta unsur dalam teks prosedur,
menyimak paparan prosedur lisan, serta berlatih menyajikan teks prosedur secara lisan dan
tertulis dengan runtut dan menarik.
Materi
A. Mengidentifikasi Karakteristik Teks Prosedur
Teks prosedur adalah jenis teks yang memberikan petunjuk, panduan, atau instruksi agar
seseorang dapat melakukan suatu pekerjaan secara tepat. Teks ini membantu kita untuk
memahami dan mengerjakan sesuatu dengan tahapan-tahapan yang benar. Perbedaan antara
teks prosedur dan tip adalah bahwa tip merupakan saran-saran praktis tanpa urutan tertentu
agar orang berhasil melakukan sesuatu. Teks prosedur dapat disajikan dalam bentuk gambar
atau grafis, di mana informasi yang tersaji dalam bentuk gambar disebut dengan infografik.
Memahami Isi Teks Prosedur
Memahami isi teks prosedur melibatkan kemampuan untuk mengakses informasi dan
membuat simpulan dari teks. Misalnya, teks "Tip Sehat dan Bugar Pada Masa Remaja"
menjelaskan bahwa total kebutuhan gizi pada masa remaja paling tinggi dibandingkan
tahapan usia lainnya karena perubahan fisik, mental, dan meluasnya lingkungan sosial yang
mendorong aktivitas lebih sering. Oleh karena itu, masa remaja merupakan masa transisi
sebelum menjadi dewasa seutuhnya. Teks ini memberikan informasi tentang cara mengatur
pola makan yang sehat, seperti makan tiga kali sehari dengan sayuran hijau, lauk-pauk
sumber protein hewani dan nabati, mengonsumsi buah kaya vitamin minimal sekali sehari,
serta produk olahan susu. Untuk hasil maksimal, disarankan membatasi konsumsi makanan
cepat saji, jajanan, dan makanan manis/asin/berlemak, serta minum delapan gelas air putih
sehari dan rutin beraktivitas fisik setidaknya 30 menit sehari.
Mengidentifikasi dan Menganalisis Kualitas Penyajian Informasi dalam Infografik
Infografik adalah cara menyajikan teks prosedur dalam bentuk gambar atau grafis. Dengan
membandingkan dua infografik, kita dapat menganalisis kualitas penyajian informasi.
Misalnya, membandingkan infografik "Tip Waktu Makan Ideal" dan "Lebih Baik Bawa
Bekal". Infografik "Tip Waktu Makan Ideal" menyajikan perintah dan ajakan terkait jadwal
makan, sementara "Lebih Baik Bawa Bekal" lebih banyak memberikan alasan persuasif.
Dalam menganalisisnya, kita dapat melihat apakah gambar mendukung informasi, apakah
pemilihan bentuk dan ukuran huruf mendukung kejelasan informasi, dan apakah informasi
disampaikan dengan kalimat yang jelas.
Contoh pertanyaan untuk analisis infografik:
1. Pesan apakah yang ingin diberikan oleh pembuat infografik ini?
2. Jenis informasi apakah yang digunakan pembuat infografik untuk mencapai pesan
tersebut?
3. Apakah gambar pada infografik mendukung informasi tersebut?
4. Apakah pemilihan bentuk dan ukuran huruf telah mendukung kejelasan informasi
pada infografik?
5. Apakah informasi telah disampaikan dengan kalimat yang jelas dan dapat
menyampaikan pesan pembuat infografik?
6. Menurut saya, infografik yang menyampaikan pesan melalui gambar dan teks dengan
lebih jelas adalah ....
Mengidentifikasi Kata-Kata Fokus
Memahami isi bacaan akan lebih mudah jika kita mengenali makna sebagian besar kosakata
pada bacaan. Kata-kata fokus dalam teks prosedur dan infografik dapat mencakup istilah-
istilah seperti transisi, produk pengolahan susu, kudapan, boraks, serta formalin.
● Transisi: Peralihan dari satu keadaan (tempat, tindakan, dan sebagainya) ke yang lain.
Contoh: "Masa remaja adalah transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa."
● Produk olahan susu: Makanan atau minuman yang diolah dari susu sapi, seperti
keju, es krim, dan yoghurt. Yoghurt dihasilkan dari fermentasi susu sapi dengan
penambahan bakteri baik.
● Kudapan: Makanan yang dimakan di luar waktu makan.
● Boraks: Bahan pembersih berupa hablur kristal berwarna kuning atau serbuk
berwarna cokelat, dilarang sebagai pengawet makanan karena dapat merusak organ
tubuh.
● Formalin: Larutan bening berbau menyengat, mengandung sedikit metanol untuk
bahan pengawet dan pembunuh kuman.
Melatih pengetahuan tentang kata-kata fokus ini dapat dilakukan dengan memilih kalimat
yang menggunakan kata-kata tersebut dengan tepat atau tidak tepat.
B. Mengidentifikasi Tujuan Ragam Teks Prosedur
Teks prosedur memberikan petunjuk, panduan, atau instruksi agar seseorang dapat
melakukan suatu pekerjaan secara tepat. Teks ini dapat berisi ajakan, perintah, atau larangan.
Tujuan penulisan teks prosedur dapat berbeda-beda.
Menyimpulkan Isi Teks Prosedur
Penting untuk dapat menyimpulkan isi teks prosedur dengan merefleksikan materi bacaan.
Misalnya, teks "Tetap Rileks Saat di Kelas" menganjurkan pembaca untuk melakukan
peregangan agar tubuh tidak kaku, kembali ringan, dan lentur. Teks ini menjelaskan empat
gerakan peregangan yang mudah dilakukan. Dengan melakukan peregangan, peserta didik
diharapkan dapat merasakan tubuh yang lebih ringan dan segar.
Pertanyaan untuk menyimpulkan isi teks prosedur:
1. Mengapa penulis menganjurkan pembaca untuk melakukan peregangan?
2. Ada berapa gerakan peregangan yang dianjurkan penulis? Tuliskan kembali dengan
bahasa kalian sendiri.
3. Dapatkah kalian melakukan semua gerakan yang dianjurkan oleh penulis? Gerakan
mana yang paling mudah dan paling sulit dilakukan?
4. Menurut kalian, apakah penulis telah menuliskan langkah-langkah peregangan dengan
baik dan jelas? Penjelasan gerakan mana yang paling sulit dipahami?
5. Apakah kalian telah sepakat dengan bacaan tersebut bahwa peregangan dapat
membuat tubuh terasa ringan?
Mengenali Tujuan Teks Prosedur
Mengenali tujuan teks prosedur berarti membandingkan tujuan penulisan pada dua teks
prosedur. Contohnya, membandingkan tujuan teks "Tip Sehat dan Bugar pada Masa Remaja"
dan "Tetap Rileks Saat di Kelas".
Pertanyaan untuk mengenali tujuan teks prosedur:
1. Menurut kalian, mengapa setiap penulis membuat kedua teks tersebut?
2. Apakah tujuan penulisan kedua teks tersebut sama?
3. Tuliskan tujuan penulisan setiap teks pada alat bantu yang tersedia.
C. Mengenali Unsur Kebahasaan dalam Teks Prosedur
Teks prosedur memiliki unsur kebahasaan khas yang membantu penyampaian instruksi
menjadi jelas dan efektif.
Menelaah Kalimat Pelesapan pada Teks Prosedur
Pada teks prosedur, langkah-langkah panduan dapat dihubungkan dengan kata penghubung
seperti kemudian, berikutnya, dan setelah ini. Namun, terkadang penulis menggunakannya
terlalu sering sehingga diperlukan pelesapan. Pelesapan adalah penghilangan bagian tertentu
yang sama dan sudah disebutkan pada kalimat sebelumnya. Umumnya, pelesapan ini terjadi
pada kalimat majemuk rapatan, yaitu gabungan beberapa kalimat tunggal yang memiliki
subjek atau predikat atau objek yang sama.
Contoh pelesapan dalam prosedur membuat puding:
● "Masukkan sebungkus agar-agar, jeli, dan susu cair sebanyak 500 ml, kemudian aduk
(agar-agar, jeli, dan susu) sampai larut dalam air."
● "Masak (campuran agar-agar, jeli, dan susu) di atas api."
● "Tambahkan gula, kemudian aduk terus (campuran yang sedang dimasak ini) selama
30 menit."
● "Setelah mendidih, matikan api, kemudian aduk lagi selama 1 menit. Pudingmu sudah
jadi!"
● "Tuang puding dalam cetakan. Berikutnya, setelah (puding) agak dingin, simpan
dalam lemari es."
Mengenali Kalimat Ajakan dan Larangan dalam Teks Prosedur
Teks prosedur dapat berisi ajakan, perintah, atau larangan. Kalimat ajakan atau perintah
sering menggunakan partikel lah atau kan pada predikat dan diakhiri tanda seru (!).
Sementara kalimat larangan menggunakan kata seperti hindari atau jangan.
Contoh kalimat ajakan atau perintah:
● "Makanlah makanan utama sebanyak tiga kali sehari!"
● "Duduklah dengan tegak di kursi!"
Contoh kalimat larangan:
● "Hindari makanan cepat saji!"
● "Tenang, jangan menyerah dahulu!"
Mengenali Kalimat Inversi dalam Teks Prosedur
Kalimat inversi adalah kalimat dengan susunan predikat mendahului subjek (P-S). Kalimat
perintah sering berpola inversi.
Contoh kalimat inversi:
● "Peganglah (P) + pinggiran kursi (S)!"
● "Ambillah (P) + dua buku pelajaran (S)!"
● "Perhatikan (P) + makanan kalian (S)!"
Mengenali Ragam Kalimat dalam Teks Prosedur Lisan
Teks prosedur lisan sering ditemukan dalam bentuk video tutorial, yang menunjukkan cara
melakukan sesuatu. Saat menyimak video tutorial, penting untuk mencatat ide pokok dan ide
perinci paparan, serta mengidentifikasi apakah teks tersebut mengajak melakukan sesuatu,
memberikan perintah, atau melarang.
Contoh skrip video tutorial "Membuat Sorbet Buah Gampang dan Enak":Skrip ini
menggunakan kalimat ajakan ("Nah, hari ini aku mau mengajak kalian membuat kudapan
manis segar yang namanya sorbet buah." ), perintah ("Pertama-tama, cuci stroberi atau buah-
buahan lain yang kalian punya sampai bersih, lalu buang daun dan tangkainya." ), dan
menjelaskan langkah-langkah secara runtut.
Mengenali Adverbia dalam Teks Prosedur
Kata keterangan atau adverbia adalah kelas kata yang memberikan keterangan kepada kata
lain seperti kata kerja (verba) dan kata sifat (adjektiva). Dalam teks prosedur, sering
digunakan kata keterangan cara, alat, dan tujuan, serta kata keterangan jumlah.
● Kata keterangan cara: "Cucilah buah sampai bersih."
● Kata keterangan alat: "Hancurkan semua bahan dengan blender atau mesin
penghancur."
● Kata keterangan tujuan: "Masukkan ke dalam lemari pendingin agar beku."
● Kata keterangan jumlah: "Sisihkan buah cincang sebanyak satu mangkuk."
Contoh resep "Es Kelapa Jeruk" dapat digunakan untuk melengkapi kalimat rumpang dengan
adverbia yang tepat.
Mengenali Teks Prosedur dalam Fiksi
Teks prosedur juga dapat ditemukan dalam karya fiksi, seperti kutipan novel "Amelia" karya
Tere Liye. Dalam novel ini, Paman Unus menjelaskan cara memilih biji kopi kepada tokoh
Amel dan teman-temannya. Bentuk kalimat ajakan dan perintah ditentukan oleh usia tokoh
yang berbicara, usia tokoh yang diajak berbicara, dan tujuan petunjuk atau imbauan tersebut.
Pertanyaan untuk analisis teks prosedur dalam fiksi:
1. Dapatkah kalian menemukan kalimat perintah, ajakan, atau imbauan pada kutipan
cerita tersebut? Tuliskan kalimat-kalimat tersebut.
2. Adakah yang unik dan berbeda pada kalimat-kalimat yang telah kalian catat tersebut?
3. Apa saja keterangan yang terdapat dalam kutipan cerita tersebut?
4. Menurut kalian, apakah kutipan cerita di atas memuat tahapan prosedur yang jelas
untuk membuat kultur jaringan?
5. Setelah membaca kutipan cerita di atas, menurut kalian, apakah mudah atau sulit
untuk membuat sebuah kultur jaringan? Tuliskan alasan kalian!
D. Menyajikan Teks Prosedur Melalui Berbagai Media
Menyajikan teks prosedur secara efektif dan menarik melibatkan kemampuan untuk
mengonversi rancangan teks ke berbagai format media. Teks prosedur harus bertujuan
mengajak, memerintahkan, atau melarang pembaca melakukan sesuatu, serta memiliki unsur
kalimat ajakan, perintah, dan larangan, dengan struktur pendahuluan, alat dan bahan, serta
langkah-langkah kegiatan. Penting juga untuk merencanakan siapa pembaca teks prosedur
agar dapat memilih sapaan dan kosakata yang tepat.
Merancang Teks Prosedur Sederhana
Merancang teks prosedur melibatkan pengisian skema yang mencakup tujuan teks, bagian
pendahuluan, alat dan bahan, langkah-langkah kegiatan, dan bagian penutup (opsional).
Menyajikan Teks Prosedur Visual
Untuk membuat teks prosedur lebih menarik, rancangan dapat diubah ke dalam format
gambar atau infografik, atau bahkan video untuk diunggah ke media sosial. Dalam
menyajikan teks prosedur visual atau lisan, penting untuk menggunakan sapaan yang santun
dan bahasa yang menarik agar pemirsa tertarik. Lembar penilaian dapat digunakan untuk
mengevaluasi presentasi visual atau video, dengan kriteria seperti pendahuluan, bahan dan
alat, langkah-langkah, kejelasan tujuan, segmen pembaca/pemirsa sasaran, dan daya tarik
kalimat.
ASESMEN FORMATIF PROSES PEMBELAJARAN
SATUAN PENDIDIKAN : SMP..............
KELAS / SEMESTER : VII / Ganjil
MATA PELAJARAN : Bahasa Indonesia
TOPIK : Hal yang Baik bagi Tubuh: Teks Prosedur
TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik diharapkan mampu:
● Mengakses dan menyimpulkan informasi dalam teks prosedur.
● Menganalisis infografik dan isi teks prosedur.
● Memahami kosakata dalam konteks berbeda.
● Membandingkan dua teks prosedur dari segi tujuan.
● Menyunting kalimat efektif dan pelesapan.
● Menemukenali ciri kebahasaan dan pola kalimat inversi.
● Menyajikan teks prosedur dalam bentuk vlog atau visual.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
● Mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan teks prosedur
● Menganalisis isi dan tujuan dari dua teks prosedur
● Memahami dan menggunakan kosakata baru dalam teks
● Menyunting kalimat menggunakan pelesapan dan pola inversi
● Menyimpulkan informasi dalam infografik prosedural
KISI-KISI SOAL
No Indikator Pencapaian Level Kognitif Bentuk Soal
1 Mengidentifikasi struktur teks prosedur C2 Pilihan Ganda
2 Menemukan ciri kebahasaan teks prosedur C3 Pilihan Ganda
3 Menyimpulkan isi teks prosedur sederhana C4 Pilihan Ganda
4 Menganalisis tujuan teks prosedur C4 Pilihan Ganda
5 Menyunting kalimat pelesapan dan inversi C5 Pilihan Ganda
6 Menafsirkan kosakata baru dalam konteks C3 Pilihan Ganda
7 Menganalisis isi infografik prosedur C4 Pilihan Ganda
8 Membedakan dua teks prosedur dari tujuannya C5 Pilihan Ganda
9 Menyusun urutan teks prosedur yang tepat C6 Pilihan Ganda
10 Menentukan bentuk penyajian prosedur yang C4 Pilihan Ganda
tepat
SOAL PILIHAN GANDA
Stimulus untuk soal 1–3:
Bacalah teks berikut!
Cara Membuat Infused Water Lemon
1. Siapkan satu buah lemon segar.
2. Iris tipis lemon dan masukkan ke dalam botol berisi air putih.
3. Diamkan selama 1–2 jam di dalam kulkas.
4. Infused water siap diminum.
1. Struktur teks prosedur di atas terdiri dari...
A. Tujuan – Penutup
B. Bahan – Penjelas
C. Tujuan – Langkah-langkah
D. Judul – Penegasan
E. Sebab – Akibat
Jawaban: C
2. Kalimat yang termasuk ciri kebahasaan teks prosedur dari teks di atas adalah...
A. “Lemon segar memiliki banyak vitamin.”
B. “Infused water baik untuk kesehatan.”
C. “Iris tipis lemon dan masukkan ke dalam botol.”
D. “Lemon berasal dari keluarga jeruk.”
E. “Air lemon menyegarkan.”
Jawaban: C
3. Tujuan dari teks tersebut adalah...
A. Menjelaskan manfaat lemon
B. Menginformasikan jenis minuman sehat
C. Menjelaskan cara membuat infused water
D. Menawarkan produk infused water
E. Mempromosikan gaya hidup sehat
Jawaban: C
Stimulus untuk soal 4–6:
Bacalah dua judul teks berikut!
● Teks A: Cara Membuat Masker Wajah dari Buah Alpukat
● Teks B: Langkah-Langkah Mencuci Tangan dengan Benar
4. Tujuan Teks A dan Teks B adalah sama-sama untuk...
A. Mengiklankan produk kecantikan
B. Menjelaskan hasil dari suatu kegiatan
C. Menyampaikan fakta tentang buah dan tangan
D. Memberi petunjuk melakukan sesuatu
E. Menjelaskan manfaat buah dan air
Jawaban: D
5. Kalimat berikut yang menggunakan pelesapan adalah...
A. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
B. Setelah itu, bilas sampai bersih.
C. Kemudian tangan dikeringkan dengan handuk.
D. Gunakan tisu bersih untuk menyeka tangan.
E. Sabun membantu membunuh kuman.
Jawaban: B
6. Makna kata infused pada teks sebelumnya adalah...
A. Ditambahkan
B. Dicampur
C. Dilarutkan
D. Dimasukkan dan didiamkan agar bercampur
E. Dihaluskan
Jawaban: D
Stimulus untuk soal 7–8 (Infografik):
INFOGRAFIK: Cara Tidur yang Sehat
● Tidur 7–8 jam per hari
● Hindari gawai 30 menit sebelum tidur
● Gunakan lampu redup
● Minum air putih hangat
7. Kesimpulan dari infografik tersebut adalah...
A. Kita harus tidur lebih dari 10 jam
B. Tidur tidak perlu aturan khusus
C. Tidur yang sehat dapat diusahakan dengan kebiasaan tertentu
D. Gawai sebaiknya digunakan saat tidur
E. Minum kopi sebelum tidur itu baik
Jawaban: C
8. Jika tujuan Anda adalah menyegarkan badan setelah olahraga, teks prosedur
yang paling sesuai adalah...
A. Cara Mengikat Tali Sepatu
B. Cara Membuat Minuman Herbal
C. Cara Menulis Puisi
D. Cara Membaca Cepat
E. Cara Menjawab Ujian
Jawaban: B
9. Urutan langkah yang benar untuk membuat teh jahe:
10. Tambahkan gula secukupnya
11. Iris jahe dan rebus dalam air
12. Sajikan dalam gelas
13. Saring rebusan jahe
A. 2 – 1 – 4 – 3
B. 2 – 4 – 1 – 3
C. 1 – 2 – 3 – 4
D. 4 – 2 – 3 – 1
E. 3 – 2 – 1 – 4
Jawaban: B
10. Bentuk penyajian prosedur yang paling menarik untuk anak usia SMP saat ini
adalah...
A. Cerita sejarah
B. Artikel opini
C. Vlog dengan demonstrasi
D. Naskah drama
E. Gambar kartun saja
Jawaban: C
RUBRIK PENILAIAN
Rentang Nilai Kategori
85 – 100 Sangat Baik
70 – 84 Baik
55 – 69 Cukup
40 – 54 Kurang
< 40 Sangat Kurang
Total Nilai: 100 (masing-masing soal bernilai 10 poin)
ASESMEN FORMATIF AKHIR (PROYEK)
SATUAN PENDIDIKAN : SMP ............
KELAS / SEMESTER : VII / Ganjil
MATA PELAJARAN : Bahasa Indonesia
MATERI : Hal yang Baik bagi Tubuh – Teks Prosedur
TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu:
● Menulis teks prosedur dengan struktur dan ciri kebahasaan yang tepat.
● Menyajikan teks prosedur secara lisan, visual, atau audiovisual (misalnya dalam
bentuk vlog) dengan bahasa yang runtut dan menarik.
● Menggunakan pelesapan dan kalimat inversi secara tepat dalam penyampaian
prosedur.
● Menganalisis dan memahami isi prosedur yang berkaitan dengan kehidupan sehari-
hari, khususnya terkait gaya hidup sehat.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
Peserta didik:
1. Menulis teks prosedur berdasarkan topik yang ditentukan secara runtut.
2. Menggunakan unsur kebahasaan seperti kata kerja imperatif, pelesapan, dan kalimat
inversi secara tepat.
3. Menyajikan teks prosedur dalam bentuk vlog atau visualisasi lain dengan bahasa yang
menarik dan informatif.
4. Memahami dan menjelaskan isi teks prosedur buatan sendiri.
KISI-KISI PROYEK
No IPK Level Bentuk
Kognitif Asesmen
1 Menulis teks prosedur dengan struktur dan ciri C6 Proyek
kebahasaan tepat
2 Menggunakan kalimat pelesapan dan inversi dalam C5 Proyek
teks prosedur
3 Menyajikan teks prosedur dalam bentuk visual atau C6 Proyek
vlog
4 Menjelaskan isi dan tujuan dari teks prosedur yang C4 Proyek
disusun
SOAL PROYEK (HOTS)
STIMULUS
Perhatikan situasi berikut:
Akhir-akhir ini banyak siswa yang kurang memperhatikan kebiasaan sehat dalam kehidupan
sehari-hari. Padahal, banyak hal sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga kebugaran
tubuh, seperti cara mencuci tangan dengan benar, membuat minuman herbal, atau menyusun
menu makan sehat harian.
TUGAS PROYEK
Judul Proyek:
“Panduan Sehatku” – Menyajikan Teks Prosedur Gaya Hidup Sehat
Instruksi Proyek:
1. Tentukan satu tema kebiasaan sehat (misalnya: cara membuat air lemon, olahraga
ringan pagi hari, cara mencuci tangan yang benar, membuat salad buah, dll.).
2. Tulislah teks prosedur dengan struktur lengkap:
o Tujuan
o Alat dan bahan (jika ada)
o Langkah-langkah
3. Gunakan ciri kebahasaan teks prosedur yang sesuai, termasuk:
o Kata kerja imperatif
o Konjungsi urutan
o Kalimat pelesapan dan kalimat inversi
4. Sajikan teks prosedur tersebut dalam bentuk:
o Vlog berdurasi 1–3 menit atau
o Poster visual/infografik prosedur jika tidak memungkinkan membuat video
5. Presentasikan hasil karya secara lisan di depan kelas atau unggah di platform
pembelajaran.
KUNCI JAWABAN (PANDUAN PENILAIAN)
Tidak berupa jawaban tunggal, tetapi mengacu pada kriteria rubrik berikut untuk menilai
hasil proyek peserta didik.
RUBRIK PENILAIAN PROYEK
Total Nilai: 100 poin
Aspek Penilaian Skor Deskripsi
Maksimal
Kesesuaian Struktur Teks 20 Ada tujuan, alat/bahan, dan langkah-
Prosedur langkah yang runtut dan jelas
Ciri Kebahasaan (imperatif, 20 Menggunakan bahasa yang tepat dan
konjungsi, pelesapan) sesuai dengan kaidah teks prosedur
Kreativitas Penyajian 20 Inovatif, komunikatif, dan menarik
(vlog/poster menarik) secara visual/audio
Ketepatan Isi dan Relevansi 20 Topik sesuai dengan tema “Hal yang
Topik Baik bagi Tubuh”
Kemampuan Menyampaikan 20 Bahasa jelas, intonasi baik, dan percaya
secara Lisan/Tulis diri dalam presentasi
Total Skor 100
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
SATUAN PENDIDIKAN : SMP ............
KELAS / SEMESTER : VII / Ganjil
MATA PELAJARAN : Bahasa Indonesia
MATERI : Hal yang Baik bagi Tubuh: Teks Prosedur
TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan:
1. Mengakses dan menyimpulkan informasi dalam teks prosedur.
2. Menganalisis isi infografik prosedur.
3. Memahami kosakata baru dalam konteks berbeda.
4. Menyunting kalimat dengan pelesapan dan kalimat inversi.
5. Menulis dan menyajikan teks prosedur secara tertulis atau audiovisual.
ALAT DAN BAHAN
● Kertas tulis / buku catatan
● Infografik teks prosedur
● Kamus / KBBI daring
● HP/kamera (jika membuat vlog)
● Alat peraga (jika diperlukan dalam prosedur)
TUGAS/SOAL
STIMULUS
Bacalah teks berikut!
Judul: Cara Membuat Minuman Lemon Hangat
1. Siapkan satu buah lemon, air hangat, dan madu.
2. Potong lemon menjadi dua, lalu peras airnya.
3. Campurkan air lemon dengan air hangat.
4. Tambahkan satu sendok madu dan aduk hingga rata.
5. Minuman siap disajikan.
TUGAS
A. Pemahaman Teks Prosedur
1. Tuliskan struktur teks prosedur di atas (Tujuan, Alat/Bahan, Langkah).
2. Temukan dan salin tiga kosakata baru dari teks, lalu tulis maknanya.
3. Temukan kalimat pelesapan dan kalimat inversi dari teks tersebut (jika ada), atau
ubahlah satu kalimat menjadi bentuk pelesapan dan satu kalimat menjadi inversi.
B. Proyek Mini
Buatlah teks prosedur dengan tema:
“Hal Sehat yang Bisa Dilakukan di Rumah”
Pilih salah satu ide:
● Cara membuat camilan sehat
● Langkah-langkah peregangan pagi
● Cara mencuci tangan dengan benar
● Membuat minuman herbal penghangat tubuh
Langkah-langkah:
1. Tentukan judul dan tujuan prosedur.
2. Tuliskan alat dan bahan (jika ada).
3. Susun langkah-langkah dengan kata kerja imperatif.
4. Sajikan dalam bentuk tulisan atau vlog singkat (1–2 menit).
5. Presentasikan hasil karya secara lisan atau unggah videomu.
KUNCI JAWABAN (Untuk A)
1. Struktur teks prosedur:
o Tujuan: Membuat minuman lemon hangat
o Alat dan Bahan: Lemon, air hangat, madu
o Langkah-langkah: Lihat nomor 1–5 dalam teks
2. Kosakata baru (contoh):
o Peras: menekan dan memutar agar keluar airnya
o Campurkan: menggabungkan beberapa bahan
o Sajikan: mempersembahkan untuk dikonsumsi
3. Kalimat pelesapan:
o Asli: "Tambahkan satu sendok madu dan aduk hingga rata."
o Bentuk pelesapan: "Tambahkan satu sendok madu, lalu aduk hingga rata."
(pelesapan subjek)
Kalimat inversi:
o Asli: "Campurkan air lemon dengan air hangat."
o Inversi: "Dengan air hangat, campurkan air lemon."
RUBRIK PENILAIAN
Aspek yang Dinilai Skor Maksimal
Struktur teks prosedur sesuai 20
Penggunaan kosakata dan kebahasaan tepat 20
Kreativitas dan kerapian presentasi 20
Ketepatan dalam pelesapan/inversi 20
Kejelasan dalam penyajian lisan/visual 20
Total Skor 100