0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan42 halaman

Laporan PKL Servis dan Tune Up di RJM Motor

Laporan ini merupakan hasil Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilakukan oleh Muhamad Algi Fary S di RJM Motor, Cianjur, Jawa Barat, dengan fokus pada servis dan tune up engine sepeda motor. Tujuan PKL adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam bidang teknik dan bisnis sepeda motor serta mempersiapkan mereka untuk dunia kerja. Laporan ini mencakup berbagai kegiatan, metode pengumpulan data, dan hasil pengamatan selama pelaksanaan PKL.

Diunggah oleh

inti cell
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan42 halaman

Laporan PKL Servis dan Tune Up di RJM Motor

Laporan ini merupakan hasil Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilakukan oleh Muhamad Algi Fary S di RJM Motor, Cianjur, Jawa Barat, dengan fokus pada servis dan tune up engine sepeda motor. Tujuan PKL adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam bidang teknik dan bisnis sepeda motor serta mempersiapkan mereka untuk dunia kerja. Laporan ini mencakup berbagai kegiatan, metode pengumpulan data, dan hasil pengamatan selama pelaksanaan PKL.

Diunggah oleh

inti cell
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN

PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)


DI RJM MOTOR Jl. CIKONDANG, KP. GENTENG, KEC.
BOCONGPICUNG, KABUPATEN CIANJUR, JAWA BARAT

Disusun oleh :

Nama: Muhamad Algi fary s

Nis :

KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK DAN BISNIS SEPEDA MOTOR

SMK PLUS INSAN MANDIRI


TAHUN 2024/2025
HALAMAN PENGESAHAN

Praktik Kerja Lapangan (PKL)

Judul Laporan. : Servis Dan Tune Up Engine

Yang Telah Telah Dilaksanakan Oleh Siswa

Nama Siswa : Muhamad algi fary s

NIS/NSN : .............................

Program Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor

Menyetujui

Pembimbing Sekolah,
Pembimbing DU/DI,

.
.....................................
.............................

Kepala Program Keahlian


Pimpinan DU/DI TBSM
PT/Nama kantor

......................................... ……………………
Menyetujui,

Kepala SMK Plus Insan Mandiri


.............................................

IDENTITAS SISWA

Nama : Muhammad algi fary s

NISN :

Program Keahlian : Teknik Otomotif

Sekolah Induk. : SMK Plus Insan Mandiri

Jenis Kelamin : Laki - Laki

Agama. : Islam

Tempat Tanggal Lahir :

Alamat :

Nama Orang Tua / Wal :

Alamat Orang Tua / Wali. :

Telp. :

Catatan Kesehatan : Sehat

Golongan Darah. :-

..............................

Penulis,

MUHAMAD ALGI FARY S


NISN.
IDENTITAS TEMPAT INSTANSI/PERUSAHAAN

Nama Instansi : Rjm motor

Bidang Kegiatan. : servis ngelas Dan Memperbaharui


Mesin Kendaraan

Alamat Perusahan. : Jl. Cikondang, Kp Genteng Kec.


Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

No. Telpon : -

Fax : -

Kde Pos : -

Email : -

Website : -

Nama Pimpinan : Taupik walhidayat

Nama Pembimbing : Intan nuraeni


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah
melimpahkan rahmat dan karunianya kepada saya, sehingga
laporan ini dapat diselesaikan. Laporan ini disusun berdasarkan
hasil (Instansi/Perusahaan) yang dilaksanakan di Bengkel Perto
motor. Maksud dan pelaksanaan Proyek tugas ini adalah untuk
memenuhi tuntutan kurikulum di sekolah menengah kejuruan
Smk plus insan Mandiri dan merupakan salah satu persyaratan
dalam mengikuti ujian Nasional guna menyelesaikan pendidikan
kejuruan pada Sekolah Menengah Kejuruan Smk plus insan
[Link] kesempatan ini tidak lupa saya ucapkan terima
kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam
pelaksanaan (PKL) maupun dalam menyusun laporan. Dengan
selesainya Project work ini yang diakhiri dengan penyusunan
laporan ini, maka saya tidak lupa mengucapkan terima kasih
pada

1. [Link] Zainal Ibrahim,[Link], selaku kepala sekolah


SMK Plus insan mandir yang telah memberikan kesempatan
kepada saya untuk melaksanakan tugas ini.

2. ..............................Sebagai Koordinator Praktik Kerja


Lapangan (PKL)

3. ....................................Selaku Ketua program


Keahlian.....................................

4. Ibu Intan Nuraeni Selaku Guru Pembimbing Selama


Plaksanaan
Praktik kerja Lapangan (PKL)

Seluruh staf dan Kariyawan PT/Instansi/Prusahaan Benkel Petro


Motor
Serta rekan-rekan yang turut membantu dalam penyelesaian
pembuatan laporan ini.
Penyusun berharap agar penyusunan laporan (PKL) dapat
bermanfaat dan berarti bagi kita semua. Amin

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL…………………………………….....………i

LEMBAR PENGESAHAN DARI INSTANSI……………....………ii

LEMBAR PENGESAHAN DARI SEKOLAH………….......………iii

IDENTITAS SISWA……………………………………….........……iv

IDENTITAS TEMPAT INSTANSI/PERUSAHAAN……...........……v

KATA PENGANTAR…………………………………….......………vi

DAFTAR ISI……………………………………………....…………ix

BAB I PENDAHULUAN……………………………………………

1.1 Latar Belakang…………………………………….……………1

1.2 Maksud dan Tujuan Praktek Keja Lapangan……………………


2

1.3 Metode Pengumpulan Data……………………...………………3

1.4 Sistem Penulisan Laporan…………………………….…………3

BAB II LANDASAN TEORI…………………………..…………5

2.1 Servis dan Tune UP Engine……………………………………5

2.2 Perbaikan Sistem Penerangan…………………………………10


2.2 Struktu organisasi Bengkel……………………………………16

BAB III MANAJEMEN INSTANSI/PERUSAHAAN

3.1 Sejarah Berdirinya Bengkel……………………………………21

3.2 Struktur Organisasi Bengkel…………………………...………21

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Pengamatan………………………………………………25

4.1.1 Jadwal Kegiatan PKL……………………….......……………25

4.1.2 Program Kerja Kegiatan Kerja Lapangan……………………


26

4.1.3 Fasilitas Bengkel…………………………………..…………26

4.2 Pembahasan……………………………………....……………37

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan………………………………….....………………39

5.2 Saran……………………………………………………………40

Daftat Pustaka

Lampiran
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)


Pelaksanaan Praktek Keria Lapangan (PKL) sebagai

perwujudan kebijaksanaan dari "Link and match" dalam

prosesnya dilaksanakan dalam dua tempat yaitu di sekolah

dan dunia usaha atau dunia industri. Upaya ini dilaksanakan

dalam rangka peningkatan untuk tamatan Sekolah Menengah

Kejuruan (SMK) Khususnya SMK Plus Insan Mandiri dalam

mencapai tujuan relevansi dengan kebutuhan tenaga kerja.

Harapan utama dari penyelenggaraan Praktek Kerja Lapangan

atau PKL tersebut adalah agar siswa dapat memilih atas kerja

yang meliputi :

1. Kemampuan dalam bekerja di perusahaan.

2. Memiliki inisiatif yang luas.

3. Memiliki kuantivitas.

4. Hasil pekerjaan yang berkualitas dan benilai.


5. Disiplin dalam belajar maupun disiplin waktu.

6. Mematuhi peraturan dan tata tertib yang berlaku.

7. Mengembangkan ketrampilan di dunia usaha.

B. MAKSUD DAN TUJUAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

(PKL)

1. Meningkatkan, memperluas dan memantapkan

ketrampilan yang membentuk kemampuan siswa sebagai

bekal untuk memasuki lapangan kerja sesuai dengan

bidangnya masing-masing

2. Meningkatkan pengalaman siswa pada aspek-aspek

usaha yang potensial dalam lapangan kerja antara lain

Struktur organisasi usaha, jenjang karier, asosiasi usaha yang

potensial dalam lapangan kera antara lain struktur organisasi

usaha, jenjang karier, asosiasi usaha, manajemen usaha dan

sebagainya

3. Meningkatkan, memperluas serta memantapkan proses

penyerapan teknologi baru dari lapangan kerja ke sekolah.

4. Menumbuhkembangkan dan memantapkan sikap

proesionalisme yang diperlakukan oleh siswa untuk memasuki

lapangan kerja sesuai dengan jurusan atau bidangnya.

5. Memberikan kesempatan siswa untuk memasyarakatkan

baik sebagai pekerja penerima upah (emplove) maupun


pekeria mandiri (enteremer) terutama yang berkenaan

dengan disiplin kera lapangan yang sedang dilaksanakan.

6. Memperoleh pendidikan dan sekolahan yang akan

diterapkan di lapangan kerja industri kera atau dunia industri

atau sebaliknya.

7. Meningkatkan kemampuan ketrampilan di dalam

pelaksanaan praktek kerja lapangan dan maupun

mengembangkan ide-ide yang bagus

8. Memperoleh masukan dari dunia usaha yang belum

diberikan dibangku sekolah tentang ketrampilan dalam

bekena maupun berorganisasi dalam berusaha

9. Dapat menerapkan ajaran yang diberikan oleh Bapak Ibu

Guru waktu di bangku sekolah di dunia industri/waktu bekerja

di lapangan

10. Mampu menyesuaikan diri dan berikap baik atau disiplin

dalam bekerja waktu masuk dan sebagainya.

C. METODE PENGUMPULAN DATA


Adapun metode yang digunakan dalam pembuatan laporan ini

adalah sebagai berikut


a. Metode survey, yaitu dengan cara mendatangi objek

kera secara langsung yang berkaitan dengan materi

dilapangan sebagai bahan pertimbangan

b. Metode observasi, yaitu dengan cara mengamati yang

teradi dilapangan dengan mencatat dala-data untuk laporan.

c. Metode interview, yaitu dengan cara mewawancarai

pihak-pihak yang bersangkutan pada saat proses sedang

berlangsung sebagai bahan permasalahan proses produksi

D. SISTEM PENULISAN LAPORAN


Sistem penulisan laporan ini dibuat dengan tujuan agar

mempermudah pembaca untuk mencari atau melihat hal hal

atau isi pokok yang dicari Berikut ini adalah sistematis

penulisan laporan yang biasa digunakan.

Bab I Pendahuluan
Menguraikan mengenai latar belakang. maksud dan tujuan

PKL, teknik pengumpulan data, sistematika penulisan.

Bab II Landasan Teori


Bab ini membahas servis dan Tune UP Engine, perbaikan
system penerangan,

Overhaul Kopling

Bab III Manajemen Perusahaan


Bab ini penulis menguraikan mengenai sejarah pendirian

bengkel. struktur organisasi perusahaan, jenis bidang usaha.


Bab IV Deskrispi Lokasi PKL
Membahas tentang Jadwal kegiatan, program kerja kegiatan,

fasilitas perusahaan

Bab V Kesimpulan dan Saran.

Pada bab terakhir ini menyajikan kesimpulan terhadap semua

materi yang telah di sajikan pada bab -bab sebelumnya serta

berisikan saran saran yang perlu disampaikan mengacu pada

teon, analisa dan kesimpulan.

BAB II

LANDASAN TIORI
2.1 SERVIS DAN TUNE UP ENGINE
Jenis-jenis kegiatan

Selama kegiatan PKL yang kami laksanakan, kami mendapat

bimbingan dari pembimbing di Bengkel. Adapun jenis-jenis

kegiatan nya sebagai berikut

a. Pengecekan Rem dan Lampu indicator

b. Pemeriksaan Peredam Kejut

c. Pembersihan Carburator

d. Penyetelan Katup klep


e. Pemeriksaan Sistim Kemudi

f. Penyetelan Rantai

g. Pembersihan Spark Plug (Busi)

h. Pembersihan Filter Carburator

i. Penyetelan Handle Gas

j. Penggantian Oli

k. Pengecekan Baterai

l. Pengecekan Settingan Carburator

m. Test Drive (Uji Coba Jalan)

Alat-alat yang digunakan

1. Kunci pas 10-12

2. Kunci ring 14-17

3. Obeng

4. Obeng setting

5. Kunci shock 16

6. Tang

7. Tracker

8. Ratchet Handle

9. Kunci shock 17

10. Screwdriver Pounding(Obeng Ketok)

11. Puller

12. Kunci T8

13. Kunci T10

14. Kunci T12


15. Kunci L5

16. Kunci LA

17. Adjuster (Penahan)

18. Kunci Ring 8-10

19. Tang Jepit

20. Palu

Langkah-langkah kegiatan

a. TUNE UP
Adalah kegiatan mengembalikan kinerja mesin ke seperti

semula. Pada uraian ini, saya akan menguraikan cara tune

up sepeda motor, Pada uraian ini kegiatan saya batasi

hanya membahas cara penyervisan dari awal hingga akhi

pada sepeda motor. Adapun langkah-langkah cara

penyervisan sepeda motor, adalah sebagai berikut

a. Pengecekan Rem dan Lampu indicator


Untuk pengecekan rem, cek rem depan dan belakang

Untuk pengecekan rem depan ockan handle rem depan,

apakah pengereman rem depan masih kuat atau lemah.

Untuk rem belakang injak dengan kaki pedal rem

belakang apakah rem belakang masih dalam keadaan

baik atau tidak.

b. Pembersihan Carburator
Buka carburator dengan obeng lalu lepaskan komponen-

komponen yang ada pada carburator meliputi :

Pilot jet
Main jet
Needlle Jet
Float (pelampung)
Katup pelampung
Pilot air screw
Mangkok pelampung

Pin pelampung

Kemudian bersihkan masing-masing komponom tersebut

dengan bensin dan air compressor, lalu pasang kembali

seperti semula.

c. Penyetelan Katup Klep


Buka tutup klep, lalu atur klep dengan menggunakan adjuster

(penahan) dan kunci ring 8-10

d. Pemeriksaan Sistim Kemudi


- Pemeriksaan kemudi steering

Periksa kemudi / steering head pegang dengan kuat

bagian bawah fork. dan goyangkan kedepan dan

kebelakang, kemudian setel kemudi dengan

- Kendorkan mur bagian atas

- Atur kekencangan mur bagian bawah - Kencangkan sesuai

spesifikasi
e. Penyetelan Rantai
Kendorkan mur as roda belakang dengan kunci ring 14-

17, lalu atur kekencangan rantai dengan kunci pas 10-

12 Jika telah di atur kekencangan rantai nya

kencangkan kembali mur as roda belakang.

f. Pembersihan Spark Plug (Busi)


Buka spark plug dengan kunci shock 16, lalu bersihkan

dengan sikat kawat dan amplas, jika sudah pasangkan

kembali.

g. Pembersihan Filter Karburator


Buka filter, lepaskan baut filter dengan obeng lalu semprotkan

dengan air kompresor agar filter kembali bersih, setelah di

bersih kan pasang kembali.

h. Penyetelan Handle Gas


Atur mur handle gas dengan kunci pas 10-12, lalu setel

handle gas sesuai spesifikasi.

[Link] Oli
Buka baut oli dengan kunci l4-17 lalu keluarkan oli dari

mesin setelah habis semua Tutup kembali baut lalu buka

tuangkan oli yang baru ke dalam mesin.

j. Pengecekan Baterai
Meliputi sebagai berikut:

- Pemeriksaan tegangan baterai dengan avometer dengan


standard
12 V

- Pengecekan terminal baterai dari kotoran yang

menempel pada terminal positive maupun negative

- Pemeriksaan elektroda baterai (PbSoo4) dengan

menggunakan hydrometer

k. Pengecekan settingan Carburator


Atur sekrup langsam dan sekrup udara pada Carburator.

Settingan Sekrup Udara dari masing-masing tipe carburetor

- Bs (Vacum) 2 ¾ Putaran

- TV Konvensional 1 ½

Putaran

l. Test Drive (Uji Coba Jalan)


Test drive dilakukan setelah semua kegiatan tune up telah

dilaksanakan, tujuan test drive adalah memeriksa keadaan

motor saat berjalan

2.2 PEMERIKSAAN DAN PERBAIKAN SISTEM


PENERANGAN SEPEDA MOTOR
Pembahasan tentang perawatan dan perbaikan sistem

kelistrikan ini tentang pemeriksaan dan perbaikan sistem

penerangan sepeda motor, yang diperiksa meliputi:

Pemeriksaan sakelar, pemeriksaan lampu kepalan

pemeriksaan lampu sein, pemeriksaan klakson dan

pemeriksaan pengukur tinggi bahan bakar.

a. Pemeriksaan Saklar (Switch)


1) Periksa sambungan antar terminal yang ada switch

(atau konektor switch) dengan menggunakan multimeter

(skala ohmmeter x 1 Ὠ) untuk menentukan benar atau

baik tidaknya sambungan.

2) Tanda "0 0" menunjukkan terminal yang memiliki

hubungan (kontinuitas) yaitu sirkuit rangkaian tertutup

pada posisi switch yang ditunjukkan (yang

bersangkutan)

3) Jika terdapat sambungan yang kurang baik atau

tidak ada hubungan (kontinuitas) perbaiki atau ganti

(bila perlu) switch tersebut.

Catatan:

a) Warna kabel pada switch (konektor switch) setiap merek

sepeda motor kemungkinan berbeda.

b) Bentuk switch setiap merek sepeda motor kemungkinan


berbeda.

c) Tabel berikut ini adalah contoh pemeriksaan switch (saklar)

pada sepeda motor Honda Supra PGM-FI


Keterangan warna

Y/R = Kuning / Merah = Putih

Br = Coklat B = Hitam

Bu = Biru G = Hijau

Lb = Biru Muda

Gr = Abu-abu

Lg = Hijau Muda

b. Pemeriksaan Lampu kepala Jika lampu kepala (depan) tidak

menyala, maka:

1. Periksa bola lampu, ganti bila bola lampu putus.

2. Periksa tahanan lighting coil (kumparan penerangan atau

spul lampu) Standar tahanan dan warna kabel kumparan

penerangan berbeda setiap merek sepeda motor, lihat buku

manual masing-masing. Jika hasil pengukuran terlalu dari

standar, ganti kumparan penerangan atau stator alternator.

3. Periksa saklar (switch) lampu.


4. Periksa saklar lampu jauh dekat (dimmer switch). Untuk

memeriksa tahanannya (kontinuitas-nya), Untuk memeriksa

tegangannya:

a) Hubungkan multimeter (skala voltmeter) terminal (H) ke

konektor lampu Jauh maupun lampu dekat secara bergantian

(tergantung posisi saklar dimmer tersebut).

b) Hubungkan terminal multimeter ke massa atau kabel yang


menuju

massa

c) Hidupkan mesin

d) Geser saklar lampu ke posisi ON

e) Geser saklar dimmer ke posisi lampu dekat atau ke lampu

jauh bergantian.

f) Multimeter harus menunjukkan tegangan sebesar tegangan

baterai (12V) pada sambungan konektor bola lampu depan

tersebut. Jika tegangan yang diperoleh di luar spesifikasi


ierdapar kerusakan rangkaian kabel dari kunci kontak

kesambungan soket lersebut

5. Periksa sambungan kabel. Periksa seluruh sambungan

kabel system penerangan Perbaiki jika ada yang rusak,

terputus, longgar dan sebagainya.

6. Periksa kondisi tiap sirkuit/rangkaian sistem penerangan.

c. Pemeriksaan Lampu sein Jika lampu tanda belok (sein) tidak


menyala.

Maka :

1)Periksa bola lampu, ganti bila bola lampu putus.

2) Periksa sekering, ganti jika sekering terbakar atau

putus. Periksa sambungan kabel rangkaian sistem lampu

sein. Perbaiki jika ada yang rusak, terputus, longgar dan

sebagainya.

3) Periksa relay (flasher) lampu sein Jika seluruh

sambungan dan kabel sistem lampu sein masih bagus,

periksa relay lampu sein dengan cara Menghubung

singkatkan antara terminal yang ada dalam lampu sein

menggunakan kabel jumper. Kemudian periksa nyala

lampu sein dengan memposisikan saklar lampu sein ke

"ON". Jika lampu sein menyala. berarti relay rusak dan

harus diganti dengan yang baru.

d. Pemeriksaan Klakson Jika klakson tidak berbunyi, maka:

1) Periksa saklarrombol klakson. Lihat bagian 9.a tentang


pemeriksaan
saklar.

2) Periksa tegangan yang menuju klakson, dengan cara:

a. Periksa dengan menggunakan multimeter (skala

voltmeter), yaitu terminal multimeter ke kabel di

terminal klakson (kabel yang mendapat arus dari

bauera) dan terminal multimeter ke masa.

b. Putar kunci kontak ke posisi ON

c. Multimeter harus menunjukkan tegangan sebesar

tegangan baterai (12 V ) pada pengukuran tersebut.

Jika tegangan yang diperoleh di luar spesifikasi,

terdapat kerusakan rangkaian kabel dari kunci

kontak ke klakson 3) Periksa klakson, dengan cara:

a) Periksa dengan menggunakan multimeter (skala

voltmeter) yaitu terminal multimeter ke terminal klakson

(erminal yang kabelnya menuju massa) dan terminal

multimeter ke massa.

b) Putar kunci kontak ke posisi ON

c) Multimeter harus menunjukkan tegangan sebesar

tegangan baterai (12 V ) pada pengukuran tersebut. Jika

tegangan yang diperoleh di luar spesifikasi, terdapat

kerusakan pada kakson

Ganti klakson dengan yang baru


4) Cara lain memeriksa klakson adalah menghubungkan

langsung baterai 12v ke terminal klakson seperti terlihat

pada gambar di bawah ini:

5) Jika klakson berbunyi nyaring, maka klakson normal.

e. Pemeriksaan Pengukur Tinggi Permukaan Bensin

1. Buka/lepaskan pengukur tinggi permukaan bensin.

2. Periksa tahanan dengan menggunakan multimeter (skala


ohmmeter) pada setiap posisi pelampung.

2.3 OVERHAUL KOPLING


a. Pengertian dan Fungsi Kopling

Kopling terletak di antara engine dan transmisi yaitu suatu

unit penggerak atau system yang merupakan bagian dari


system pemindah daya dengan fungsi untuk memutus dan

menghubungkan putaran dan daya mesin ke unit pemindah

tenaga dengan lembut dan cepat

b. Syarat-syarat Kopling

1. Harus dapat memutus dan menghubungkan putaran

dari mesin ke transmisidengan lembut artinya

terjadinya proses pemutusan dan penghubungan

adalah secara bertahap.

2. Harus dapat memindahkan tenaga mesin dengan tanpa

selip jika kopling sudah terhubung penuh, maka antara

fly wheel dan plat kopling tidak boleh teradi slip

sehingga daya dan putaran mesin harus dapat

terpindahkan 100%.

3. Harus dapat memutuskan hubungan dengan sempurna


dan cepat.

c. Komponen Unit Kopling

Komponen konstruksi utama sebuah unit kopling gesek adalah

1) Plat Kopling

Berfungsi untuk meneruskan tenaga mesin dari fly wheel

dan plat penekan ke input shaft transmisi, plat kopling

disebut dengan kanvas kopling terbuat dari paduan


bahan asbes dan logam. Bagian-bagian plat kopling

meliputi

a) Clutch Hub
Berfungsi sebagai tempat perkaitan unit plat kopling

dengan input shaft transmisi yang memungkinkan

unit plat kopling dapat bergerak sedikit maju dan

mundur,

b) Disc Plate
Berfungsi sebagai rangka utama dari unit plat kopling untuk

menahan beban kerja.

c) Torsion Dumper
Berfungsi untuk meredam hentakan puntiran saat

kopling mulai menghubungkan meneruskan putaran

dan pada saat akselerasi maupun deselerasi

d) Kampas Kopling Facing


Berfungsi untuk memperbesar gesekan, sehingga effisiensi

pemindahan tenaga dan daya mesin optimal.

e) Cushion Plate
Berfungsi untuk dudukan facing atau kampas kopling serta

memperhalus kera kopling.

f) Paku Keling/ Rivet


Berfungsi untuk menyatukan kampas kopling dan cushion

plate serta menyatukan cushion plate dan disc plate,


2) Plat penekan
Berfungsi untuk menekan plat kopling terhadap fly wheel

dengan adanya tekanan pegas penekan.

3) Pegas Penekan
Berfungsi untuk memberikan gaya tekan kepada plat penekan.

4) Rumah Kopling / Tutup Kopling

Berfungsi untuk dudukan komponen-komponen unit

kopling, sebagai tumpuan tuas penekan serta untuk

memungkinkan teriadinya pemutusan dan

penghubungan tenaga mesin dengan akurat dan cepat

5) Tuas Penekan
Berfungsi untuk meneruskan gaya pedal kopling yang melalui

bantalan pembebas untuk menckan pegas penekan

6) Bantalan Pembebas
Berfungsi untuk meneruskan gaya dorong dari release fork ke

tuas pembebas pegas diaphragm pada saat pedal kopling

ditekan.

7) Garpu Pembebas
Berfungsi untuk mencruskan gaya dorong tarik dan pedal

kopling untuk menekan bantalan pembebas.

d. Cara Kerja Kopling


1. Pada Saat Pedal Kopling Di Injak

Saat pedal kopling di injak maka release fork akan menekan

release bearing ke depan sekaligus menekan diafragma spring

sehingga diafragma spring akan mengungkit pressure plate.


Dengan demikian disc clutch akan terbebas sehingga putaran

mesin tidak di teruskan ke transmisi

2. Pada saat Pedal Kopling Di Lepaskan

Saat kopling di lepas maka release fork kembali ke posisi

semula dan release bearing tidak menekan diafragma

spring sehingga pressure plate kembali menekan clutch

disc dengan fly wheel sehingga daya dari mesin di

teruskan ke transmisi.

BAB III

MANAJEMEN BENGKEL PETRO MOTOR

3.1 SEJARAH BERDIRINYA BENGKEL

Petro motor adalah bengkel yang bergerak di bidang bubut,


perbaikan, pada tanggal perawatan mesin kendaraan
didirikan pada tanggal 7 September 2001 beralamat Jl.
cikondang, Kp. nangkorek, Kec. bojongpicung, Kabupaten
cianjur, jawa barat

Bengkel ini berorientasi pada kepuasan pelanggan, baik

penelitian, perawatan, maupun mesin lainnya, dengan

memperhatikan dan

mementingkan kualitas yang akan di perbaiki,


3.2 STRUKTUR BENGKEL PETRO MOTOR
Adapun struktur organisasi terbentuk sejak berdirinya Bengkel

petro motor adalah sebagai berikut :

Pemilik Bengkel

PEPEN

Pemilik Bengkel

PEPEN

3.3 KEPEGAWAIAN
Bengkel RJM motor Merupakan usaha di bidang sepeda motor.

oleh karena itu karyawan yang bekerja di bengkel tersebut

juga mempunyai pengetahuan tentang sepeda motor, seperti

bubut, ngorter,pengganti spare part, over Houle dan Tune Up.

Maka dari itu karyawan harus memiliki latar belakang

Pendidikan yang baik dan mempunyai pengetahuan dan

keahlian mengenai seluk beluk mesin sepeda motor.

3.2.2 DISIPLIN KERJA DAN KESELAMATAN KERJA [Link] DISIPLIN

KERJA

Pekerjaan adalah salah satu keperluan yang teramat penting

kepada manusia. Kehidupan kita bergantung kepada Kerja. Ini

karena ia merupakan sumber ekonomi untuk keperluan

Pekeraan juga boleh mengangkat status da pengiktirafan


seseorang individu dalam masyarakatnya. Selain itu,

pekerjaan juga meletakkan nilai dan harga diri seseorang.

Agama sangat mengalahkan setiap penganutnya bekerja dan

tidak meminta minta la merupakan tuntutan yang perlu

dilaksanakan dengan jujur dan ananah. Dengan pekerjaan

inilah kita dapat memberi nafkah untuk diri dan keluarga di

samping membangun ekonomi bangsa serta negara.

Lazimnya, kebanyakan mereka yang beraya adalah orang

yang berdisiplin dalam kerja. Dengan memiliki disiplin

membolehkan seseorang itu menjadi pekeria yang

beraktivitas dan berkualitas. Untuk menjadi pekeja tersebut

memerlukan banyak kemahiran dan pengalaman. la hanya

diperoleh dengan adanya disiplin kedisiplinan di Bengkel petro

motor. Sebagai berikut

a) Setiap pagi karyawan masuk pukul 08.00 wib, dan sebelum

bekerja karyawan melakukan doa bersama.

b) Jam istirahat yaitu pukul 12.00 WIB dan masuk kembali


Pukul 13.00

WIB

c) Setiap karyawan harus menggunakan pakaian warpack, bagi

siswa (Pkl) diwajibkan untuk memakai baju praktik.


[Link] KESELAMATAN KERJA
Keselamatan kerja adalah upaya yang dilakukan untuk

mengurangi terjadinya kecalakaan, kerusakan dan segala

bentuk kerugian terhadap manusia, maupun yang

berhubungan dengan peralatan, obyek kerja,bengkel Tempat

bekerja, dan lingkungan kerja, secara langsung dan tidak

langsung Keselamatan kerja merupakan tanggung jawab

semua orang baik yang terlibat langsung dalam pekerjaan

dan juga masyarakat produsen dan konsumen pemakai

teknologi pada umumnya Bahkan, sikap dan kebiasaan kerja

merupakan kunci utama seorang teknisi yang sukses.

secara umum, tujuan keselamatan kena bagi pekerja

professional teknologi sepeda motor dapat dijelaskan sebagai

berikut :

1. Sebelum memulai kerja, sebaiknya setiap siswa wajib


memahami

peraturan dan tata tertib bengkel

2. Melindungi tenaga kera atas keselamatan fisik dan mental


dalam melaksanakan pekerjaan.

3. Menjamin keselamatan setiap orang yang berada di tempat


kerja

4. Obyek kerja di serahkan kepada siswa dari instruktur.

[Link] JENIS BIDANG USAHA PETRO MOTOR


Jenis bidang usaha perto motor adalah Jasa, seperti bubut,
ngorter, pemasangan spare part, tune up, over haul dan lainnya
yang masih bersangkutan dengan sepeda motor
33 VISI DAN MISI BENGKEL PETRO MOTOR
Visi dan Misi bengkel petro motor :

Menjadi Bengkel otomotif yang paling sukses dan dihormati di

kawasan Ranau dengan memberikan pengalaman terbaik

dalam kepemilikan

kendaraan.

Misi

1. Secara berkesinambungan menyediakan produk dan

jasa yang berkualitas tinggi serta memenuhi kebutuhan

pelanggan melalui program pemasaran yang terbaik.

2. Mengembangkan karyawan yang berkompeten dengan

menciptakan lingkungan kerja yang baik untuk mendukung

tercapainya kepuasan pelanggan

3. Untuk mengembangkan bengkel yang sehat dalam

segala aspek, misalnya pemenuhan peraturan, lingkungan

dan lain-lain

34 TUGAS POKOK DAN FUNGSI


a. Pimpinan Bengkel

Pimpinan di bengkel adalah jabatan pimpinan yang


bertanggung jawab di bengkel. Adapun tugas-tugas sebagai
berikut :

1. Bertanggung jawab akan keamanan dan tata tertib di dalam


bengkel.

2. Bertanggung jawab dalam mendayagunakan sarana dan


prasarana
Bengkel

b. Teknisi

1. Memeriksa keadaan peralatan mesin-mesin

2. Menerima informasi kerusakan pada peralatan dan mesin

dari pemakai dan memperbaiki terjadinya kerusakan dan

cara pelaksanaan perbaikannya.

3. Memelihara kebersihan ruangan dan penyimpanan alat alat

yang telah dan akan diperbaiki supaya teratur dan rapi

4.1.3 FASILITAS INSTANSI/PERUSAHAAN

Di perto motor, terdapat berbagai macam alat alat perbaikan


kendaraan.

Data Tools Mekanik diantaranya

1. Kunci T

2. Kunci Shock

3. Kunci Ring

4. Kunci Pas

5. Tang Kombinasi Kombinasi

6. Talang Lancip

7. Kunci L

8. Kunci Busi

9. Kunci Ratchet

10. Bak Oli Bekas

11. Test Pen

12. Sikat Kuningan


13. Ragum

14. Treker

15. Kape

16. Feeller Gauge

17. Obeng

18. Pahat Besi

19. Palu Timah

20. Palu Besi

21. Gunting

22. Tang Stel

23. Grip

24. Jangka Sorong

25. Lampu Kerja

26. Dongkrak

27. Mesin Korter

28. Mesin Bubut

29. Kompresor

30. Las Listrik

4.2 PEMBAHASAN
Praktik Kerja Lapangan ini dilaksanakan di Akhir Tahun 2024

Praktek Kerja Lapangan ini dilaksanakan hingga dengan akhir

batas waktu yang di tentukan, penulis menjalaninya dengan

sungguh-sungguh dan mengingat setiap pelajaran dan

pengalaman baru yang diperoleh sehingga penulis tidak


mengalami kendala yang berarti Ketika ada hal yang tidak di

fahami oleh penulis, maka penulis bertanya dengan

pembimbing dari instansi, dan pembimbing instansi akan

memberikan arahan atau penjelasan tentang kendala yang di

hadapi. Begitupun dengan penulisan laporan ini. bisa

terselesaikan berkat bimbingan dari Tendi Hidayatulloh sebagai

pembimbing dari sekolah.

BAB IV

PENUTUP

5.1 KESIMPULAN
Dengan berakhirnya pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL)
yang dilaksanakan di Bengkel Petro motor Kp. Nangkorek selama
5 Bulan dan dengan ini saya menarik kesimpulan bahwa dengan
melaksanakan PRAKERIN ini saya mendapat pengalaman baru,
yang tidak saya dapatkan bangku sekolah Selama saya
melaksanakan pkl, saya mendapat pengalaman dalam Bekerja di
lapangan, serta pengalaman untuk menyesuaikan diri didalam
dunia kerja, selain itu menambah wawasan saya tentang dunia
otomotif yang sesungguhnya,
5.2 SARAN SARAN
Saran Untuk Perusahaan

Dengan berakhirnya pelaksanaan (PKL) serta berdasarkan

uraian diatas maka dengan ini saya akan sedikit

memberikan saran saran yang bersifat positif yang

sekiranya dapat berguna dan bermanfaat.

Adapun saran-saran tersebut yaitu:

1. Selama kami melaksanakan (PKL) di Bengkel Petro motor Kp.

Nangkorek saya merasakan bahwa Bengkel Motor

tersebut sangat baik dan ramah dalam membimbing

saya, oleh karena itu saya berharap agar keramahan dan

kebaikan Pengelola Bengkel Petro Motor bukan hanya

kepada saya pribadi, melainkan kepada siswa dari

sekolah kami. Tidak lupa saya juga ingin mengucapkan

terima kasih pegawai yang telah membantu kami dalam

melaksanakan PKL

2. Para pegawai harus menjunjung rasa solidaritas dan


kebersamaan dengan

baik

3. Perlu di tingkatkannya disiplin dalam bekerja

4. Mempertahankan rasa kekeluargaan yang erat dan harmonis


5. Bengkel Petro Motor bersedia memberikan ilmu pelajaran

yang berguna bagi siswa ataupun siswi yang

melaksanakan PKl di Bengkel Perto Motor Kp. Nangkorek.

6. Memberikan kesempatan PKL lagi kepada siswai periode

berikutnya

7. Memberikan pengarahan pada kami dengan sabar dan

mampu menerima kekurangan kami

5.3. SARAN UNTUK SEKOLAH.

Untuk lebih meningkatkan mutu lulusan Sekolah Menengah


Kejuruan SMK

Plus insan mandiri. Saya berharap kepada pihak sekolah SMK

Plus insan Mandiri agar lebih di tingkatkan lagi proses belajar

mengajar serta meningkatkan mutu dan keterampilan dan

menambah fasilitas yang ada.


LAMPIRAN FOTO 1
LAMPIRAN FOTO 2
LAMPIRAN FOTO 3
LAMPIRAN FOTO 4
LAMPIRAN FOTO 5
LAMPIRAN FOTO 6

Anda mungkin juga menyukai